Blog

  • Wabup Najib Komitmen Stop Pencaloan Rekrutmen Tenaga Kerja Program Kemenaker

    Wabup Najib Komitmen Stop Pencaloan Rekrutmen Tenaga Kerja Program Kemenaker

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas siap membangun komitmen bersama stop pencaloan perekrutan tenaga kerja bersama Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Hal ini ditegaskan Najib Hamas usai menghadiri kegiatan Stop Pencaloan ’Melalui Pembangunan Komitmen Bersama untuk Rekrutmen Tenaga Kerja yang Adil dan Transparan yang digelar Kemenaker Republik Indonesai di Swiss Belinn Modern Cikande pada Selasa, 8 Juli 2025.

    ”Acara Kementerian Tenaga Kerja ini memperkuat dan mempertegas apa yang menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Serang bersama Forkopimda, sebelumnya kita sudah melakukan deklarasi Satgas tingkat Kabupaten Serang dan hari ini lebih di perketat lagi oleh Pak Menaker, Pak Gubernur, dan Kapolda bahwa sesungguhnya ini konsen kita bersama,”katanya.

    Oleh karenanya, kata Najib, tidak ada alasan lagi semua perusahaan agar melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni wajib melapor, menyampaikan lowongan secara terbuka, kemudian melakukan seleksi secara kompeten yang kemudian disampaikan kepada publik. ”Ini sebenarnya yang diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Serang,”tegasnya.

    Menindaklanjuti kegiatan hari ini, Najib memastikan akan dilakukan secara pararel di Kabupaten Serang yang mana saat ini pun tengah menyusun Satuan Tugas (Satgas) Pungutaan Liar (Pungli) tenaga kerja. ”Satgas melibatkan pemerintah daerah, bidang usaha, Polri, TNI dan unsur masyarakat. Jadi dalam waktu dekat ini akan di tandatangani SK oleh Ibu Bupati Serang,”tandasnya.

    Meski belum berjalan, Najib memastikan jika secara fungsional sudah berjalan adanya edukasi kepada masyarakat, kepala desa dan dunia usaha. ”Kemudian setelah SK di tandatangani Ibu Bupati kami akan mengundang stakeholder, karena ini adalah bagian semangat dari kita semua untuk menjaga ekosistem investasi khususnya di Kabupaten Serang,”terangnya.

    Pada initinya, Najib kembali menegaskan bahwa yang terpenting saat ini mengedukasi memberikan penjelasan kepada masyarakat yang pertama. Kedua penjelasan kepada dunia usaha, pada saat informasi lowongan itu terbuka dan menjadi hak publik secara keseluruhan.

    ”Selama ini kan kesannya sembunyi-sembunyi. Oleh karena itu kita mengapresiasi acara hari ini penguatan oleh Pak Menteri, Pak Gubernur dan Kapolda, unsur DPRD dan lainnya. Kedepan ini menjadi konsen kita bersama, kalau temn-teman melihat praktek begitu segera laporkan kepada kepolisian setempat,”tegasnya.

    Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli mengatakan, kegiatan stop pencaloan merupakan insiatif Kementerian Tenaga Kerja merupakan lokasi ketiga yang sebelumnya di Karawang dan Bekasi. Pada intinya, sebagai semangat membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik, salah satu prosesnya rekrutmen yang membuat gelisah masyarakat.

    ”Kami melihat terkait stop percaloan ini tidak bisa sebatas surat edaran, ini adalah butuh dukungan semua belah pihak untuk komitmen semua bersama, dan sekarang kita di Banten, Kabupaten Serang komitmen kalau kita lihat itu ada mulai dari pak gubernur, pak kapolda, bupati dan polresnya. Ini yang kita inginkan, hadir juga industri,”ujarnya.

    ”Jadi kami hadir memfasilitasi, kita punya komitmen bersama dan kita kuatkan komitmen itu dan satu persatu. Kita baru bicara stop percaloan, nanti kita bicara yang lain-lain terkait dengan norma kerja, hubungan industrial bahkan juga nanti proaktif. Tadi sudah luar biasa Pak Kapolda punya program Poliran yaitu Polisi Peduli Pengangguran, itu yang kita inginkan. Jadi sekali lagi permasalahan ketenagakerjaan ini tentu kami dari kementerian tenaga kerja membutuhkan support dari semua pihak,”tandasnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Menaker, Immanuel Ebenezer, Gubernur Banten Andra Soni, Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko, perwakilan perusahaan se-Kabupaten Serang, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang Ida Nuraida, dan tamu undangan lainnya. (Trg)

  • Takziah, Wabup Najib Hamas Harap Kejadian Alm Pegawai BRI Link yang Terakhir

    Takziah, Wabup Najib Hamas Harap Kejadian Alm Pegawai BRI Link yang Terakhir

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas melakukan takziah ke kediaman orangtua almarhum Ifat Fatimah (26 tahun) di Kampung Kadu Kacapi, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pabuaran pada Senin, 7 Juli 2025 sore.

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melalui Wabup Najib Hamas berharap bahwa kejadian kekerasan yang mengakibatkan Ifat meninggal dunia adalah kejadian terakhir dan tidak ada lagi kejadian serupa di Kabupaten Serang.

    “Saya bersama seluruh jajaran hadir atas tugas dari Ibu Bupati Serang, kita harapkan bahwa ini kejadian yang terakhir di Kabupaten Serang. Kejadian ini adalah kejadian atau sesuatu yang diluar harapan dan nalar pikiran kita,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Najib Hamas berpesan agar sesama masyarakat tetap menjaga silaturahmi agar saling mengenal dan saling peduli terhadap sesama. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap sehat dalam bermedsos dan mengambil hal positif, serta menolak hal-hal negatif dari medsos.

    Terkait dengan pelaku, Najib Hamas menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

    “Pesan umum yang bermasyarakat mari bersama-sama kita kenali lingkungan supaya kita saling paham, saling peduli dan kita saling meningkatkan kewaspadaan di wilayah kita masing-masing,” katanya.

    Najib Hamas juga menyebutkan bahwa Kabupaten Serang termasuk zona merah peredaran narkotika pada Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pekan lalu. Oleh karenanya, ia berdiskusi dengan Kepala DKBP3A Encup Suplikhah, Kepala Dinsos Subur Prianto, dan Camat Pabuaran Idham Danal untuk mengantisipasi dengan program pencegahan, penyuluhan, dan edukasi yang melibatkan para ulama atau masyarakat.

    “Kita sangat bersedih, karena kader-kader harapan bangsa yang seharusnya berkiprah lebih baik di bidangnya masing-masing berakhir usianya dengan yang tidak kita harapkan,” paparnya.

    Najib berharap bahwa masyarakat secara pendapatan meningkat dan kesempatan berusaha ditingkatkan melalui UMKM untuk terhindar dari pinjaman online atau pinjol.

    Najib Hamas tiba sekira pukul 15.30 WIB dan disambut oleh Kepala DKBP3A Encup Suplikhah, Kepala Dinsos Subur Prianto, Camat Pabuaran Idham Danal, belasan masyarakat, orangtua, dan kakak kandung almarhum Ifat.

    Secara simbolis Najib Hamas juga memberikan bantuan berupa sembako kepada Kaka korban. Ia juga memerintahkan kepada Camat Pabuaran agar hadir pada malam tahlil sampai malam ke tujuh.

    Kakak korban, Mumuh Muhyi (38 tahun), menceritakan kejadian dan kronologi penemuan jasad adiknya pada Sabtu, 5 Juli 2025 sekitar pukul 12.30 WIB.

    “Pulang dari kebun ke kios memanggil ‘Fat, Fat’, tapi nggak ada jawaban. Pas saya ke kasir, dia sudah tergeletak. Di mulutnya masih ada palu, pelaku sudah kabur,” ujar Mumuh.

    Dengan kejadian ini, Najib Hamas berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan saling peduli terhadap sesama untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. (Trg)

  • Tegur Sapa di Tanah Kabut: Satgas TNI Menyapa Hati, Bukan Sekedar Wilayah

    Tegur Sapa di Tanah Kabut: Satgas TNI Menyapa Hati, Bukan Sekedar Wilayah

    Mage’abume, Djawaranews.com – Di antara perbukitan sunyi dan kabut yang menggulung pelan di Distrik Mage’abume, ada kisah tentang langkah kaki prajurit yang tak membawa senjata, tapi membawa niat mulia. Melalui Pos Pintu Jawa, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melaksanakan kegiatan teritorial dengan menyusuri Kampung Wombru, sebuah desa yang terpencil namun penuh kehidupan. (8/7/2025).

    Dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Risal, para prajurit menyapa warga satu per satu, menyusuri jalan-jalan tanah yang basah, bukan untuk patroli tempur, tapi untuk mengetuk hati dan mendengarkan suara rakyat. Mereka hadir bukan sebagai aparat, tapi sebagai saudara. Wajah-wajah ramah warga menyambut mereka seperti keluarga yang lama tak bertemu.

    “Kami datang bukan untuk memerintah, tapi untuk mendengar. Di balik senyum warga, tersimpan cerita, harapan, dan keinginan akan damai. Itulah yang kami jaga,” ucap Letda Inf Risal, lirih namun pasti.

    Dalam kegiatan anjangsana dan tegur sapa ini, Satgas tak hanya menanyakan kebutuhan, tapi juga meresapi denyut kehidupan yang selama ini tersembunyi di balik bukit dan sunyi.

    Dan saat matahari mulai condong ke barat dan para prajurit hendak pamit, warga pun membalas kehadiran mereka dengan keikhlasan yang tulus menyerahkan ubi, sayuran segar, dan alpukat sebagai buah tangan sederhana, namun penuh makna.

    Tak ada seremoni megah, hanya pelukan hangat, tawa ringan, dan secuil rasa percaya yang mulai tumbuh di tanah yang dahulu penuh curiga. Di Wombru, hari itu, TNI dan rakyat kembali menyatu, bukan hanya di langkah, tapi juga dalam rasa.

    Karena di Papua, cinta tanah air bisa dimulai dari sebuah senyuman… dan sebutir alpukat. (Red)

  • Terdampak Longsor Turap, Pemkot Tangsel Beri Bantuan Logistik untuk Warga Puri Pamulang

    Terdampak Longsor Turap, Pemkot Tangsel Beri Bantuan Logistik untuk Warga Puri Pamulang

    PAMULANG, Djawaranews.com – Warga Puri Pamulang, Bambu Apus, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang terdampak longsor turap kini mengungsi dan membuat dapur darurat serta menerima bantuan sembako.

    Bantuan sembako itu diberikan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Satpol-PP hingga Kecamatan Pamulang.

    Diketahui, musibah turap longsor berada di wilayah RT 02 RW 05 dan menimpa tujuh rumah di wilayah RT 04 RW 09 di Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang.

    Ketua RT 04 RW 09 Puri Pamulang A Ghozali Mukti mengatakan, total ada tujuh Kepala Keluarga atau 30 orang warga yang terdampak akibat longsor turap tersebut.

    “Warga terdampak sekarang ditampung di rumah sementara milik yang kosong dan balai serbaguna. Jadi rumah kosong milik warga saya sewa satu bulan untuk tempat penampungan,” kata Ghozali, Selasa, (08/07/2025).

    Ghozali menerangkan, saat ini warga telah membuat dapur darurat di samping balai warga. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak longsor.

    “Alhamdulillah dari BPPD sudah memberikan bahan masakan mentah yang sekarang dimasak oleh dapur umum oleh warga, Camat Pamulang, dan stakeholder yang lain,” terang Ghozali.

    Ghozali juga menyambut baik rencana dari BPBD Kota Tangsel yang akan membangun tenda darurat.

    “Semalam pihak PBBD akan menyiapkan tenda darurat untuk penampungan mana kala mungkin ada kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh warga. Termasuk matras dan kebutuhan tempat tidur lainnya,” paparnya.

    Dia berharap, ada tindakan cepat dan intervensi dari Pemerintah Kota Tangsel untuk menangani longsor dan mencegah adanya longsor susulan.

    “Saat ini potensi longsor masih akan terjadi dan warga cemas, semoga segera ada penanganan cepat dari pihak terkait terutama Pemkot Tangsel,” pungkasnya. (At)

  • Pembukaan Pelatihan Penyehat Tradisional dan Kewirausahaan Jamu di Rutan Kelas I Pondok Bambu

    Pembukaan Pelatihan Penyehat Tradisional dan Kewirausahaan Jamu di Rutan Kelas I Pondok Bambu

    JAKARTA, Djawaranews.com – Rutan Kelas I Pondok Bambu bekerjasama dengan Yayasan Bina Warga Indonesia melaksanakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Penyehat Tradisional dan Kewirausahaan Jamu, Selasa, 09 Juli 2025.

    Hadir pada kegiatan ini adalah Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Kepala Kanwil Ditjen PAS DK Jakarta, Ketua Umum Yayasan Bina Warga Indonesia, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni UII, dan Kepala UPT Kanwil Ditjen PAS DK Jakarta.

    Peserta pada kegiatan ini adalah 23 orang Pegawai UPT Kanwil DK Jakarta, Jawa Barat dan Banten, serta 30 orang wargabinaan Rutan Kelas I Pondok Bambu.

    Rangkaian kegiatan pembukaan pelatihan ini meliputi penampilan tari warga binaan dan laporan kegiatan oleh Kepala Subdit Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Kesehatan Lingkungan, sambutan Kepala Kantor Wilayah DK Jakarta, sambutan Ketua Umum Yayasan Bina Warga Indonesia, dan dibuka oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi.

    Selanjutnya dilakukan peninjauan area ketapang untuk melihat tanaman toga dan herbal yang ditanam di Rutan Kelas I Pondok Bambu

    Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi kewirausahaan kamu oleh Dr. Rianti dilanjutkan dengan praktik pembuatan jamu yang diikuti oleh seluruh peserta.

    Kedepannya pelatihan ini akan berlangsung selama 1 tahun dengan periode pelatihan yang berkelanjutan.

  • Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

    Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

    PONDOK AREN, Djawanews.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bakal menambah 10 pompa mesin penyedot air di Komplek Pondok Maharta. Hal ini untuk lebih cepat dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

    Banjir yang terjadi di Komplek Pondok Maharta bukan hanya disebabkan oleh banyaknya debit air di kali sekitar. Namun, curah hujan dengan intensitas tinggi juga membuat banjir singgah di lingkungan.

    Untuk mengatasi banyaknya debit air kiriman di aliran sungai, Pemkot Tangerang Selatan telah melakukan normalisasi. Disamping itu, untuk mengeluarkan air dari pemukiman Pemkot Tangsel juga telah menyediakan delapan pompa raksasa penyedot air.

    Kata Benyamin, mesin pompa penyedot tersebut terbilang efektif untuk menyedot air di lingkungan. Namun jumlahnya perlu ditambah agar bisa bekerja lebih cepat.

    “Mesin pompa air berfungsi, tapi memang kalau melihat debit seperti ini masih kurang. Dan ya Insya Allah di APBD 2025 ini sudah kita siapkan lagi pengadaan pompa airnya,” ujarnya saat meninjau langsung banjir di Pondok Maharta siang ini.

    Penambahan pompa penyedot air juga akan disertakan dengan penambahan pintu air. Hal itu agar mesin bekerja seimbang dan lebih maksimal.

    “Kemudian juga kita bangun lagi pintu air, kurang lebih 10 pintu air sepanjang wilayah Tangerang Selatan, sungai Maharta ini sepanjang wilayah Tangerang Selatan, akan kita bantu, akan kita bangun lagi 10 pompa air, pintu air, kemudian penambahan pompa airnya di beberapa titik,” ujarnya.

    Benyamin mengaku sedih melihat warganya terdampak banjir akibat buruknya cuaca beberapa hari terakhir. Dengan itu dirinya meminta agar jajarannya bisa bekerja secara maksimal.

    “Saya prihatin dengan kejadian banjir kali ini ya, jadi selain curah hujannya yang sangat tinggi kemarin, dan ini masih akan terus curah hujan yang tinggi ini, masih akan terus berlangsung menurut dari BMKG kan, makanya kita akan siap-siap sebaik mungkin,” ujarnya.

    Sementara itu salah seorang warga sekitar Fitri Dwi 37 tahun mengaku senang dengan adanya penambahan mesin pompa penyedot air.

    “Alhamdulillah kalau ditambah jadi bisa lebih cepat surutnya air. Dan saya merasa bangga jika orang nomor satu di kota ini masih mau meninjau langsung ke lokasi banjir,” tukasnya.

    Diketahui banjir melanda wilayah Pondok Maharta sejak kemarin malam. Debit air kian meningkat dengan meningkatnya kiriman air dari wilayah bogor.

    Hal ini juga diantisipasi dengan disiagakannya petugas BPBD dan Dinas Kesehatan dalam respons tanggap bencana banjir. (At)

  • Deden Apriandhi Resmi Dilantik Gubernur Banten Andra Soni Sebagai Sekda Banten

    Deden Apriandhi Resmi Dilantik Gubernur Banten Andra Soni Sebagai Sekda Banten

    Banten, Djawaranews.com – Deden Apriandhi Hartawan resmi dilantik oleh Gubernur Banten Andra Soni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, pada Rabu, 9 Juli 2025. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang. Rabu, (9/7/25).

    Proses pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Forkopimda, politisi, serta ulama kharismatik Abuya KH Ahmad Muhtadi Dimyati. Dalam upacara tersebut, Gubernur Andra Soni memandu langsung pengambilan sumpah jabatan Deden Apriandhi sebagai Sekda Banten.

    “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Deden saat mengucapkan sumpah jabatan mengikuti pembacaan oleh Gubernur Banten.

    Usai pengambilan sumpah, Gubernur Banten secara resmi menyatakan pelantikan. “Pada hari ini, Rabu, 9 Juli 2025, saya Gubernur Banten secara resmi melantik Deden Apriandhi Hartawan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Banten,” ujar Andra Soni dalam prosesi pelantikan.

    Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan agar Sekda yang baru dapat segera menuntaskan berbagai tugas strategis, termasuk pengisian jabatan kosong kepala OPD yang masih menunggu proses seleksi dan pelantikan.

    Sementara itu, Sekda Banten Deden Apriandhi menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah yang diberikan. Ia menegaskan akan fokus pada penguatan birokrasi dan koordinasi antar perangkat daerah demi mendukung visi misi Gubernur Banten.

    Pelantikan Sekda ini menjadi bagian penting dalam penyegaran dan percepatan roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Dengan telah diisinya jabatan Sekda secara definitif, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan pelayanan publik semakin optimal. (Trg)

  • Wabup Intan Hadiri High Level Meeting on the Leprosy Progamme Kemenkes RI

    Wabup Intan Hadiri High Level Meeting on the Leprosy Progamme Kemenkes RI

    BALI, Djawaranews.com – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri High Level Meeting on the Leprosy Progamme yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bersama Sasakawa Health Foundation di Convention Center Nusa Dua, Bali, Senin (7/7/25).

    Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Kesehatan Budi G Sadikin, WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination Yohei Sasakawa, perwakilan organisasi internasional, lembaga non-pemerintah, peneliti, jajaran pemerintah daerah serta Penyintas Kusta (OYPMK) dalam rangka Penetapan Pilot Project percepatan eliminasi kusta melalui kegiatan pemeriksaan kusta pada program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di lima kabupaten/kota dengan beban tinggi kusta yaitu Kabupaten Tangerang, Bekasi, Brebes, Sampang dan Kota Jayapura.

    Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan bahwa kusta masih menjadi masalah dan tantangan kesehatan, khususnya di Kabupaten Tangerang. Saat ini masih ditemukan kasus baru penderita kusta anak dan dewasa di Kabupaten Tangerang.

    “Penyakit ini terutama menyerang kulit, saraf tepi, dan jika tidak diobati, dapat menyebabkan kecacatan permanen. Capaian persentase kasus anak di Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 masih di atas target nasional yaitu 5%,” ungkap Wabup Intan.

    Menurut dia, capaian persentase kasus anak terdiagnosa kusta Kabupaten Tangerang yang masih di atas 5 persen tersebut dikarenakan selain belum optimalnya Kelompok Perawatan Diri (KPD) juga masih adanya stigma negatif tentang penyakit kusta di masyarakat. Untuk itu, pihaknya mendukung penuh pencapaian eliminasi kusta di Indonesia dan berharap Gerakan Bersama Tim Percepatan Eliminasi Kusta dapat berjalan optimal.

    “Saya mendukung penuh upaya percepatan eliminasi kusta di Indonesia khususnya di Kabupaten Tangerang melalui Gerakan Bersama Tim Percepatan Eliminasi Kusta Kabupaten Tangerang. Saya berharap gerakan ini dapat mewujudkan Eliminasi Kusta 2030 demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat, sejahtera dan berdaya saing”, ujarnya.

    Pihaknya juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung penuh Gerakan Bersama Tim Percepatan Eliminasi Kusta tersebut agar prosentase kasus kusta di Kabupaten Tangerang dapat ditekan sekecil mungkin bahkan sampai nol kasus.

    “Saya juga mengajak semua pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, para camat dan seluruh pihak terkait termasuk masyarakat, mari bersama-sama akhiri stigma negatif dan atasi kusta bersama. Kabupaten Tangerang Bisa,” tandasnya.

    Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa kusta sempat tidak menjadi prioritas utama dibandingkan penyakit menular lain seperti tuberkulosis, HIV, dan malaria. Namun demikian, pertemuan dengan Sasakawa pada World Health Assembly tahun 2023 menginspirasi komitmen baru Pemerintah Indonesia untuk menghapus penyakit yang seharusnya sudah tidak ada lagi.

    “Saya menyadari bahwa kusta bukan sekadar persoalan angka kasus. Kusta adalah penyakit yang membawa stigma dan diskriminasi. Karena itu, kita perlu langkah luar biasa agar Indonesia segera mencapai 0 kusta, 0 disabilitas, dan 0 stigma,” ujar Budi.

    Menurut dia, Kementerian Kesehatan telah merancang langkah-langkah strategis percepatan eliminasi kusta, yaitu: perluasan wilayah akselerasi target eliminasi kusta dari 42 menjadi 111 kabupaten/kota pada 2030, pelaksanaan skrining masif yang dimulai Juli 2025, penerapan skrining bagi populasi dengan risiko tinggi sindrom hipersensitivitas Dapsone, khususnya di Papua, Maluku, dan Sulawesi, penguatan ketersediaan pengobatan MDT dan partisipasi aktif dalam riset dan uji klinis vaksin kusta internasional.

    “Pelaksanaan skrining masif dimulai pada bukan Juli 2025 di 5 kabupaten prioritas yaitu Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Brebes, Kota Jayapura, dan Kabupaten Sampang,” jelasnya. (Shj)

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi, Pemkot Tangerang Distribusikaan 5.755 Bantuan Permakanan dan 245 Logistik

    Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi, Pemkot Tangerang Distribusikaan 5.755 Bantuan Permakanan dan 245 Logistik

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir sejak Minggu (6/7) hingga saat ini terpenuhi, Selasa (8/7/25).

    Melalui Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Tangerang telah mendistribusikan sebanyak 5.755 bantuan permakanan dan 245 bantuan logistik ke berbagai wilayah yang terdampak banjir sejak beberapa hari terakhir.

    Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk respons cepat Pemkot Tangerang dalam mengantisipasi dampak bencana serta menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

    “Kami mengutamakan keselamatan dan kebutuhan warga. Bantuan ini kami salurkan secara langsung ke titik-titik terdampak agar masyarakat segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

    Bantuan permakanan yang diberikan meliputi 5.755 nasi bungkus, 15 kasur lipat, lima selimut, 15 family kit, 24 kain sarung, 10 pembalut, enam pampers dewasa, 100 pampers bayi, 20 baju anak dan bayi, 15 kids ware, lima terpal alas, 18 air minweal, delapan mie instan, dan empat karung beras 5kg.

    Selain distribusi bantuan, Pemkot Tangerang juga telah membuka posko-posko tanggap darurat dan dapur umum di sejumlah lokasi yang tersebar di 13 kecamatan, bekerja sama dengan BPBD, Dinas Kesehatan, dan relawan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal aduan resmi Pemkot seperti aplikasi LAKSA atau call center 112,” imbaunya.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat, diharapkan penanganan banjir dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (Ad)

     

  • Pemkot Serang Treatment Ratusan Koperasi Agar Menjadi Sehat

    Pemkot Serang Treatment Ratusan Koperasi Agar Menjadi Sehat

    KOTA SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus melakukan treatment kepada ratusan Koperasi di Kota Serang agar bisa tumbuh kembang dan semakin sehat.

    Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, dari 300 lebih koperasi di Kota Serang, hanya sekitar 140 lebih diantaranya yang dinyatakan aktif, 17 koperasi lainnya lagi dinyatakan sehat.

    Jumlah tersebut, kata dia, belum termasuk koperasi merah putih yang rencananya akan dilaunching pada 12 Juli besok. Sebanyak 76 koperasi merah putih siap ambil bagian untuk mensejahterakan warga Kota Serang kedepan.

    “Untuk itu, kita akan melakukan treatmen bersama dengan koperasi merah putih untuk perbaikan-perbaikan tata kelolanya kedepan, ” jelas Wahyu Nurjamil.

    Upaya peningkatan managerial dalam struktur kepengurusan koperasi terus dilakukan Pemkot Serang agar semakin kuat, sambung Wahyu, dari sebelumnya hanya 12 koperasi dikategorikan sehat, saat ini naik menjadi 17 koperasi yang dinyatakan sehat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

    “Tiga tahun ini kita terus berupaya, tadinya yang sehat ada 12, bertambah jadi 17 yang sehat,” bebernya.

    Lebih jauh Wahyu menjelaskan, sejumlah persyaratan harus dipenuhi pihak koperasi apabila ingin masuk kedalam kategori sehat, mulai dari persyaratan Rapat Anggota Tahunan (RAT), tata kelola, keanggota, managerial keuangan dan masih banyak lagi, semuanya itu harus dipenuhi pihak koperasi.

    Melihat dalam pelaksanaannya dilapangan, masih kata Wahyu, kebanyakan koperasi yang ada di Kota Serang bergerak pada bidang simpan pinjam atau yang biasa dikenal dengan Kosipa.

    Meski begitu, kata dia, Kosipa tidak ada kaitannya dengan koperasi merah putih, karena pada pendiriannya, koperasi merah putih didirikan berdasarkan pembentukan badan hukum baru.

    “Hasil musyawarah, koperasi merah putih itu membentuk sendiri, bukan dari penguatan koperasi yang ada, atau pengaktifan koperasi yang tidak aktif, ” katanya.

    Sejumlah tantangan besar dalam menumbuh kembangkan koperasi, mulai soal Pembinaan, pendampingan dan pengawasannya, semua terus dijalankan agar mimpi-mimpi koperasi di Kota Serang bisa segera terwujud. (Trg)