Blog

  • Peredaran 12 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama Digagalkan di Banjarbaru

    Peredaran 12 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama Digagalkan di Banjarbaru

    Banjarbaru, Djawaranews.com – Satresnarkoba Polres Banjarbaru berhasil mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar yang diduga terkait jaringan Fredy Pratama. Petugas mengamankan tiga pelaku beserta lebih dari 12 kilogram sabu selama Operasi Antik Intan 2025.

    Dalam konferensi pers di Aula Joglo Polres Banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menjelaskan pengungkapan kepemilikan sabu berawal dari penangkapan dua orang tersangka berinisial R (34) dan S (40) pada 3 Juli 2025 dini hari di Desa Pasar Kamis, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

    “Dari tangan kedua pelaku petugas menyita sabu seberat 42,56 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan, R mengaku memperoleh sabu dari pria berinisial MR (23) yang kemudian ditangkap sehari setelahnya di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dengan barang bukti sabu seberat 99,08 gram,”jelasnya, Senin (14/7/2025).

    Penggeledahan lanjutan, ujar Pius, di rumah MR mengungkap sabu tambahan, sehingga total barang bukti yang diamankan dari tangan ketiga pelaku mencapai 12,01 kilogram sabu. Seluruh tersangka kini diamankan di Mako Polres Banjarbaru untuk proses hukum lebih lanjut.

    Total sabu yang diamankan ditaksir bernilai Rp7,8 miliar dan mampu menyelamatkan lebih dari 149 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkoba,”imbuhnya.

    Atas Perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara hingga hukuman mati.

    Diketahui, sebelumnya Operasi ANTIK 2025 periode 17–30 Juni 2025 berhasil mengungkap 23 kasus narkoba dengan 26 tersangka diamankan beserta barang bukti 189,5 gram sabu dan 69 butir ekstasi.

    Dengan Penemuan ini, Satresnarkoba Polres Banjarbaru menemukan 13 kasus dengan 16 tersangka dan 167,9 gram sabu 61 butir ekstasi. Sementara, Polsek Banjarbaru Utara menemukan 2 kasus dengan 2 tersangka dan 10,18 gram sabu, Polsek Cempaka menemukan 3 kasus dengan 3 tersangka dan 6,65 gram sabu, Polsek Liang Anggang menemukan 3 kasus dengan 3 tersangka serta 12,8 gram sabu 8 butir ekstasi, Polsek Aluh-Aluh menemukan 1 kasus dengan 1 tersangka dan 1,04 gram sabu, serta Polsek Beruntung Baru menemukan 1 kasus dengan 1 tersangka dan barang bukti 1,11 gram sabu. (Red)

  • Gubernur Banten Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Maung Tahun 2025

    Gubernur Banten Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Maung Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Maung 2025 di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Banten, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Banjarsari, Kota Serang, Senin (14/7/2025). Apel dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto.

    Dalam amanatnya Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan apel sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan sarana dan prasarana sebelum melaksanakan operasi.

    Kapolda Banten juga imbau seluruh untuk meningkatkan keamanan lalu lintas serta budaya tertib dan disiplin berlalu lintas. Kehadiran kendaraan listrik dan kendaraan autopilot, Polri harus siap dan mampu mengantisipasi modernisasi alat transportasi.

    Dikatakan Operasi Maung Tahun 2025 berlangsung selama 14 hari. Mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

    Sasaran operasi antara lain kepada yang menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur, pengendara sepeda motor bonceng lebih dari dua orang, memakai helm non SNI, pengemudi mobil tidak memakai sabuk keselamatan, pengemudi yang terpengaruh minuman keras/ alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.

    Kapolda Banten juga berpesan untuk utamakan tindakan simpatik, manis, serta tidak arogan. Senantiasa berdoa sebelum bertugas, ikhlas dan tulus serta senantiasa mengutamakan keamanan.

    Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Maung Tahun 2025 dilakukan potong tumpeng ulang tahun Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang ke 52. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Gubernur Banten. Potongan kedua diserahkan kepada Danrem 064 Maulana Yusuf Brigjen TNI Andrian Susanto. (Trg)

  • Pemkot Tangerang Ubah Eks Relokasi Pasar Anyar Jadi Ruang Terbuka Hijau

    Pemkot Tangerang Ubah Eks Relokasi Pasar Anyar Jadi Ruang Terbuka Hijau

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pascarevitalisasi Pasar Anyar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan penataan untuk memperindah dan menambah kenyamanan pengunjung.

    Tak terkecuali, lahan eks relokasi Pasar Anyar tepatnya di area depan yang kini perlahan diubah menjadi taman penghijauan, Senin (14/7/25).

    Diketahui, hal ini dilakukan Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pada Bidang Pertamanan, sejak bangunan semi permanen lokasi relokasi ditertibkan jajaran Satpol PP Kota Tangerang.

    Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, saat ini timnya tengah fokus mengubah eks relokasi Pasar Anyar menjadi taman penghijauan yang terbuka untuk umum.

    Lahan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat relokasi sementara pedagang Pasar Anyar saat proses revitalisasi berlangsung, kini disulap menjadi ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat sekaligus estetika bagi warga sekitar dan pengunjung.

    “Pembangunan taman ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta menyediakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” ucap Boyke.

    “Lahan yang sebelumnya digunakan untuk kepentingan sementara, kini kami manfaatkan kembali untuk kepentingan jangka panjang yaitu ruang hijau kota. Taman ini menjadi bagian dari strategi penghijauan urban yang juga mendukung kesehatan dan kenyamanan warga,” sambungnya.

    Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, taman ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial serta sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Pemkot Tangerang juga mengajak warga, nantinya untuk turut menjaga dan merawat taman demi keberlangsungan manfaatnya.

    “Transformasi lahan bekas relokasi ini merupakan bagian dari program besar Pemkot Tangerang dalam meningkatkan rasio Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Pasar Anyar,” katanya.

    Hingga kini, Pemkot Tangerang terus melakukan pemetaan lahan-lahan potensial yang bisa dialihfungsikan menjadi taman kota atau ruang terbuka lainnya. (Ad)

     

  • Kunker Ketua MPR RI di Banten, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan 2 Aspirasi

    Kunker Ketua MPR RI di Banten, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan 2 Aspirasi

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan dua aspirasi saat kunjungan kerja (Kunker) Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Pendopo Gubernur Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug Kota Serang Senin, 17 Juli 2025.

    Kedua aspirasi itu yakni terkait aktivitas galian C atau penambangan pasir ilegal yang ada di beberapa kecamatan dan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Cikande.

    “Alhamdulillah hari ini kami hadir di acara kunjungan kerja Bapak Ketua MPR RI Bapak H. A. Muzani tadi ada kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan aspirasi,” ujar Bupati Ratu Zakiyah kepada wartawan.

    Ratu Zakiyah mengatakan, ada beberapa aspirasi yang disampaikan kepada Ketua MPR RI yaitu tentang galian pasir ilegal yang tersebar di wilayah Kabupaten Serang. Bupati meminta untuk bisa menjembatani kepada Kementerian terkait sehingga aktivitas galian pasir ilegal tidak marak lagi.

    “Galian pasir banyak tersebar di Kabupaten Serang yang dampaknya sangat merugikan masyarakat. Saya mohon kepada Ketua MPR RI untuk bisa menjembatani kepada kementerian dimaksud sehingga hal itu bisa ditertibkan lagi sesuai dengan izin peruntukkan nya,”ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan aspirasi di sektor kesehatan.

    Ratu Zakiyah mengatakan, saat ini Kabupaten Serang juga membutuhkan rumah sakit di kec. Cikande selain kawasan industri jumlah warga disana jg banyak kurang lebih 350 ribuan jiwa, maka kami mohon dibangun rumah sakit Tipe D atau C, sehingga ketika warga membutuhkan pelayanan kesehatan bisa segera tertangani dengan baik,”ungkapnya.

    Ratu Zakiyah mengaku bersyukur, Ketua MPR RI Ahmad Muzani bisa mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

    “Kami mengucapkan terima kepada Bapak Ahmad Muzani yang telah berkenan hadir di di Banten, sangat senang dan bangga bisa datang di hari ini,”paparnya.

    Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, para kepala daerah atau wakil kepala daerah di delapan kabupaten dan kota se Provinsi Banten, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten dan instansi vertikal lainnya. (Trg)

  • Pemkot Tangsel Gencar Jemput Bola Perangi TBC, Warga Diajak Aktif Dukung Pengobatan Sampai Tuntas

    Pemkot Tangsel Gencar Jemput Bola Perangi TBC, Warga Diajak Aktif Dukung Pengobatan Sampai Tuntas

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat langkah konkret dalam memerangi Tuberkulosis (TBC) dengan mengedepankan aksi jemput bola dan kolaborasi masyarakat.

    Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menegaskan komitmennya dalam memerangi TBC lewat gerakan masif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

    Lewat pendekatan jemput bola dan edukasi berbasis komunitas, Tangsel kini tak lagi menunggu pasien datang ke puskesmas, tapi aktif mendatangi warganya.

    “TBC adalah persoalan serius yang harus ditangani bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan layanan di faskes (fasilitas kesehatan) saja ya, menunggu mereka yang datang, jadi kalau mau cepat ya kita juga harus jemput bola tim kesehatan yang ngider ke warga-warga,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).

    Langkah ini sejalan dengan upaya Dinkes Tangsel melalui program andalan Ngider Sehat dan RW Bebas TBC. Keduanya menjadi program strategi dalam menemukan kasus secara aktif dan menekan penularan di lingkungan padat penduduk.

    Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menyebut, tim kesehatan kini secara rutin melakukan skrining dan investigasi kontak di lingkungan pasien TBC, terutama di kalangan kontak serumah dan kontak erat.

    “Salah satu strategi kami adalah melalui kegiatan Ngider Sehat dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), baik yang digelar di fasilitas kesehatan maupun langsung mengunjungi warga,” ujar Allin.

    Melalui kegiatan Ngider Sehat, tim medis melakukan skrining dan investigasi kontak terhadap pasien TBC yang telah terdata, terutama kepada kontak serumah dan kontak erat.

    Bagi mereka yang tidak bergejala, akan diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), sementara yang menunjukkan gejala langsung diarahkan menjalani pemeriksaan seperti Tes Cepat Molekuler (TCM) atau rontgen.

    TCM biasanya digunakan untuk mengetahui apakah kontak tersebut sudah mendapatkan penularan dari indeks kasus.

    Tidak hanya itu, Dinkes Tangsel juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program RW Bebas TBC.

    Warga diajak untuk tidak hanya memahami gejala dan penularan TBC, tetapi juga terlibat langsung dalam mendukung pasien agar tidak menyerah di tengah jalan.

    “Masyarakat juga bagian dari kunci eliminasi TBC ini. Makanya, kita perluas edukasi dari petugas fasyankes, dan warga juga perlu peduli jika ada pasien TBC yang berpindah tempat tinggal agar dapat dilacak dan dipantau kembali,” jelasnya.

    Menurut Allin, kesadaran kolektif inilah yang akan memperkuat langkah-langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penularan TBC.

    Dengan percepatan skrining yang telah dilakukan, hingga pertengahan Juni 2025, total kasus TBC di Tangsel mencapai 8.720 kasus, terdiri dari 6.205 kasus pada 2024 dan 2.515 kasus terdeteksi sejak Januari hingga 13 Juni 2025. (At)

  • Pemkot Tangsel Usulkan Penambahan Anggaran Penanganan Banjir di Perubahan APBD 2025

    Pemkot Tangsel Usulkan Penambahan Anggaran Penanganan Banjir di Perubahan APBD 2025

    SERPONG, Djawaranews.com – Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.

    Diketahui, hingga saat ini Perubahan APBD 2025 itu masih bergulir dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD tahun anggaran 2025 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjhajo mengatakan, penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas pada Perubahan APBD 2025 itu. Pihaknya pun telah mengusulkan penambahan anggaran untuk penanganan banjir.

    “Kita di anggaran murni juga sudah menganggarkan untuk penanganan banjir, tapi karena melihat situasi yang berkembang kita hitung ulang. Menurut dinas terkait diperlukan beberapa kegiatan antisipatif dan solutif terhadap kondisi banjir-banjir yang kita hadapi. Harapannya kita bisa lebih mengontrol,” kata Bambang usai Rapat Badan Anggaran di DPRD Kota Tangsel, Senin, (14/07/2025).

    Pemkot Tangsel, kata Bambang, mengusulkan penambahan anggaran untuk penanganan banjir pada Perubahan APBD tahun anggaran 2025 itu hingga Rp25 miliar.

    “Ada beberapa segmen program penanganan banjir, kemungkinan sekira Rp20-25 miliar akan kita insight ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi untuk penanganan banjir. Ini kan tentunya masih kita diskusikan dengan DPRD,” papar Bambang.

    Dalam penanganan banjir itu, kata Bambang, perlu intervensi dari berbagai pihak mulai dari tingkat kota hingga provinsi. Pasalnya, banjir yang terjadi di Tangsel juga dirasakan oleh warga di Kota Tangerang.

    Bambang menyebut, pihaknya telah diskusi dengan Pemerintah Kota Tangerang yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Banten terkait penanganan banjir. Dengan diskusi tersebut, diharapkan terbangun pemahaman yang sama tentang penanganan banjir yang terjadi di wilayah masing-masing.

    “Ada beberapa kali diskusi yang difasilitasi provinsi, mereka juga memiliki pemahaman yang sama, cuma kita tidak bisa menunggu terus. Kita akan lakukan apa yang bisa dilakukan. Diskusi dan juga analisa teknis dilakukan, harapannya bisa melakukan melangkah bersama seputar penanganan banjir,” ungkap Bambang.

    Diketahui, banjir di Kota Tangsel terbaru terjadi pada 8 Juli 2025 setelah hujan deras intens dan menyebabkan sejumlah aliran kali dan sungai meluap. Banjir terjadi di 22 titik, salah satunya Perumahan Pondok Maharta yang berdekatan dengan wilayah Kota Tangerang. (At)

  • Optimalkan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Jasa Raharja Tangerang Lakukan Kegiatan Sinergitas Penagihan Daerah Bersama Bapenda Provinsi Banten

    Optimalkan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Jasa Raharja Tangerang Lakukan Kegiatan Sinergitas Penagihan Daerah Bersama Bapenda Provinsi Banten

    Tangerang, Djawaranews.com – PT. jasa Raharja Cabang Tangerang terus berkomitmen dalam memberikan pemahaman kepada Masyarakat mengenai peran dan fungsinya dalam memberikan perlindungan bagi pengguna jalan dan bersinergi bersama dalam optimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor  . Salah satu Upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi interaktif Bersama di Kantor Kecamatan Kelapa Dua yang dihadiri semua Ketua RT, Ketua RW dan tokoh Masyarakat pada jumat, 11 Juli 2025.

    Rapat sosialisasi ini dibuka langsung oleh Bapak Dadang Sudrajat,S.sos.,MM.,M.Si selaku Camat Kelapa Dua. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan dari Jasa Raharja Tangerang diwakili oleh Irwansyah, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan dan Kasubid Pendaftaran, Penetapan & Penagihan Pajak Daerah Bapenda.

    Pada kesempatan ini diharapkan agar semua Masyarakat untuk memnafaatkan kegiatan pemutihan/ pembebasan pajak kendaraan bermotor yang diperpanjang sampai tanggal 30 Oktober 2025.

    Selanjutnya, Irwansyah selaku perwakilan dari Jasa Raharja Tangerang menjelaskan pentingnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) karena memiliki kontribusi dalam memberikan santunan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan lalu lintas.

    “Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan adalah salah satu bentuk negara hadir untuk memberikan perlindungan dasar kepada Masyarakat khususnya korban kecelakaan, maka pada kesempatan ini saya menghimbau kepada perangkat desa dari Tingkat RT, RW, hingga lurah untuk aktif mensosialisasikan kepada warganya atas pentingnya mematuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotornya sebagai bentuk kesadaran untuk melindungi diri saat berkendara atau melakukan perjalanan” tutur Irwansyah.

    Dari Lokasi berbeda Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha menyampaikan kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan SWDKLLJ yang dibayarkan bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat. “Jasa Raharja turut mensosialisasikan kepada Masyarakat atau wajib pajak untuk taat dan tertib dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan tingkat kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ,” imbuhnya. (Trg)

  • Aktivis Mahasiswa Banten Tolak Wacana Pemakzulan Wapres Terpilih, Dengan Membagikan Poster Gibran Rakabuming Raka

    Aktivis Mahasiswa Banten Tolak Wacana Pemakzulan Wapres Terpilih, Dengan Membagikan Poster Gibran Rakabuming Raka

    Serang Banten, Djawaranews.com – Sejumlah Organisasi Aktivis Mahasiswa Banten telah menggelar kegiatan pembagian poster berisi penolakan terhadap wacana pemakzulan Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Poster tersebut dibagikan di sejumlah titik keramaian di Wilayah Provinsi Banten, yang tepatnya di Kota Serang, pada minggu 13 Juli 2025.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap atas berkembangnya isu pemakzulan yang dinilai tidak berdasar dan bertentangan dengan ketentuan Pasal 7B UUD 1945. Bahkan Organisasi Aktivis Mahasiswa Banten menilai bahwa pemakzulan bukanlah perkara politik biasa, melainkan proses konstitusional yang hanya dapat dilakukan melalui mekanisme hukum yang ketat dan tidak bisa didasarkan atas opini atau tekanan kelompok tertentu.

    Selanjutnya, Organisasi Aktivis Mahasiswa Banten yang di nakhodai oleh Muhammad Haikal, dirinya menyampaikan bahwa wacana pemakzulan ini sangat berbahaya bagi stabilitas nasional, dan dapat mencederai semangat demokrasi yang telah berjalan secara sah dalam Pemilu 2024.

    “Kami ingin mengingatkan bahwa negara ini dibangun di atas konstitusi dan hukum. Pemilu telah berjalan jujur, adil, serta hasilnya sudah diterima rakyat”, Maka adanya upaya pemakzulan yang kami anggap tanpa dasar konstitusi sama saja dengan merusak demokrasi dan mengabaikan kehendak rakyat,” tegasnya.

    Kemudian juga, selain membagikan poster penolak pemakzulan Gibran Rabuming Raka, Mahasiswa yang tergabung mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu politik yang bertujuan memperkeruh suasana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa demokrasi harus dihormati, dan konstitusi tidak boleh dipermainkan demi kepentingan politik sesaat.

    Muhammad Haikal, kembali menegaskan bahwa organisasi Aktivis Mahasiswa Banten akan terus mengawal isu ini dan mendorong para pemangku kebijakan untuk lebih fokus menyelesaikan persoalan rakyat ketimbang sibuk mengurus wacana politik yang kontraproduktif, tutupnya diakhir penyampaian. (Trg)

  • Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Mozambik, Menteri Nusron Harap Kerja Sama dengan Indonesia Terus Diperkuat

    Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Mozambik, Menteri Nusron Harap Kerja Sama dengan Indonesia Terus Diperkuat

    Jakarta, Djawaranews.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid hadir mewakili pemerintah Indonesia dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan ke-50 Republik Mozambik, yang digelar di Jakarta pada Jumat (11/07/2025). Dalam sambutannya, Menteri Nusron menekankan peringatan emas ini sebagai tonggak bersejarah untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Mozambik di berbagai bidang.

    “Indonesia berkomitmen kuat untuk terus mempererat kerja sama kedua negara. Mari bersama-sama, kita eksplorasi berbagai peluang baru, kita atasi berbagai tantangan global yang ada, dan kita bangun masa depan yang sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Nusron Wahid.

    Hubungan bilateral Indonesia-Mozambik sudah berlangsung selama 33 tahun lamanya. Kemitraan ini semakin erat setelah kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Mozambik pada Agustus 2023. Sejumlah kerja sama strategis pun terus dikembangkan, mulai dari perdagangan, energi, hingga infrastruktur.

    Mozambik menjadi negara Afrika pertama yang menandatangani Perjanjian Perdagangan Preferensial dengan Indonesia, yang berlaku sejak 2022. Ini membuka peluang besar untuk meningkatkan volume perdagangan dan kesejahteraan rakyat kedua negara.

    “Atas nama pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, izinkanlah saya mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Republik Mozambik atas pencapaian yang luar biasa selama lima dekade terakhir,” tutur Menteri Nusron.

    Ucapan selamat tersebut juga sejalan dengan apresiasi yang disampaikan Duta Besar Mozambik untuk Indonesia, Belmiro José Malate. Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya peran negara-negara sahabat, termasuk Indonesia, dalam perjalanan panjang kemerdekaan Mozambik.

    “Kemerdekaan Mozambik tidak akan mungkin terwujud tanpa dukungan negara-negara sahabat dan masyarakat di berbagai belahan dunia, serta organisasi-organisasi progresif yang memperjuangkan perdamaian, kebebasan, dan kemajuan. Rasa terima kasih kami pada hari ini tidak hanya didasarkan pada kebersamaan di masa lalu, tetapi juga pada perjalanan kita bersama yang terus berlanjut,” pungkas Belmiro José Malate. (Red)

  • Menteri Nusron Ajak Alumni PMII Berperan dalam Mewujudkan Keadilan, Pemerataan, dan Kesinambungan Ekonomi

    Menteri Nusron Ajak Alumni PMII Berperan dalam Mewujudkan Keadilan, Pemerataan, dan Kesinambungan Ekonomi

    Jakarta, Djawaranews.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) untuk berperan aktif dalam mewujudkan keadilan, pemerataan, dan kesinambungan ekonomi melalui program Reforma Agraria. Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara Pengukuhan dan Orientasi Nasional PB IKA-PMII di Jakarta, Minggu (13/07/2025).

    “Prinsip kesinambungan ekonomi berarti apa yang sudah ada jangan dimatikan. Prinsip keadilan dan pemerataan, jika ada sesuatu yang baru, jangan diberikan kepada mereka yang sudah mendapatkan sebelumnya. Nah, di sinilah sebenarnya terbuka peluang bagi Sahabat-sahabat sekalian, keluarga besar PMII, NU, Muhammadiyah, dan kelompok masyarakat lainnya, untuk mengisi ruang tersebut,” ujar Menteri Nusron.

    Ia mengungkapkan, dari total 55,9 juta hektare tanah yang telah terpetakan dan bersertipikat, saat ini terdapat 1,4 juta hektare tanah telantar yang tercatat sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Tanah tersebut dapat dimanfaatkan oleh siapapun yang memiliki kepentingan untuk masyarakat, termasuk alumni PMII, baik untuk kepentingan pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi umat. “Prinsipnya kami terbuka, sekarang ini ada potensi luar biasa berupa tanah. Daripada tidak dimanfaatkan, ayo kita manfaatkan,” tutur Menteri Nusron.

    Untuk memanfaatkan program TORA, Menteri Nusron menjelaskan pentingnya kolaborasi dengan kepala daerah dalam proses pengajuannya. Pemerintah pusat menetapkan objek tanah, sementara kepala daerah selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di tingkat daerahlah yang menentukan subjek atau penerima manfaat. “Maka itu penting bersinergi dengan bupati/wali kota. Mereka yang tahu siapa yang layak menerima manfaat tanah reforma ini,” imbuhnya.

    Atas segala bentuk pemanfaatan tanah yang akan dilakukan, Menteri Nusron mengingatkan untuk tetap mengacu pada tata ruang yang berlaku. “Kalau untuk bangun pesantren, maka yang dicari adalah harus lahan yang tata ruangnya permukiman atau industri. Tapi, kalau tata ruangnya perkebunan, pertahanan, pertanian, maka tidak boleh dibangun untuk pondok pesantren. Bolehnya koperasi pondok pesantren,” jelas Menteri Nusron.

    Acara ini turut dihadiri oleh Mustasyar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj; Ketua Umum PB IKA-PMII, Fathan Subchi; Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal; serta sejumlah tokoh dan alumni PMII dari berbagai daerah. (Red)