Blog

  • TMMD ke-125 Kodim 0623/Cilegon Resmi Dibuka: Wujud Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Membangun Desa

    TMMD ke-125 Kodim 0623/Cilegon Resmi Dibuka: Wujud Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Membangun Desa

    Kota Cilegon, Djawaranews.com – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di wilayah Kodim 0623/Cilegon resmi dibuka. Upacara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Cikerai, Kota Cilegon, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar selaku Inspektur Upacara. Bertempat di

    Kehadiran Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto S.I.P., M.Han., M.I.Pol diwakili oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kasrem 064/MY Kolonel Inf Sigit Dwi Cahyono S.Sos., M.IP., M.Han. menandai dukungan penuh Korem terhadap kegiatan lintas sektoral yang telah menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.

    Acara pembukaan juga ditandai dengan penandatanganan berita acara TMMD oleh Dansatgas TMMD ke-125, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Miftakhul Khoir, S.E., M.M., bersama unsur pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang menurutnya telah sejalan dengan arah pembangunan Kota Cilegon.
    “Kami pastikan seluruh kegiatan TMMD ke-125 ini sinergi dengan program Pemerintah Kota, mulai dari pembukaan jalan baru, renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga penyediaan sarana sanitasi. Yang luar biasa, masyarakat turut mendukung secara sukarela, bahkan rela menyerahkan lahan untuk pembukaan jalan,” ujarnya.

    Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon menjelaskan bahwa sasaran utama fisik TMMD kali ini adalah pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 8 meter di Kelurahan Cikerai. Disertai sasaran tambahan seperti pembangunan mushola, penyediaan air bersih melalui sumur bor, perbaikan rumah warga, dan pembangunan jamban sehat.

    “TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik. Kami juga membawa program penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, mulai dari kebersihan lingkungan, kesehatan, hingga bela negara. Semua ini terlaksana berkat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan dukungan dari BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta,” jelas Dandim.

    TMMD ke-125 akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025, dan dilaksanakan serentak di 50 Kodim di seluruh Indonesia. Di wilayah Kodim 0623/Cilegon, kegiatan difokuskan di Kelurahan Cikerai, namun juga menjangkau wilayah lain berdasarkan kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan air bersih.

    TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui program ini, pembangunan desa dapat dipercepat sekaligus mempererat kebersamaan, gotong royong, dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat. (Lan)

  • Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidikalang Diduga Main Mata Dengan Jaksa

    Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidikalang Diduga Main Mata Dengan Jaksa

    DAIRI SUMUT, Djawaranews.com – Seorang ibu rumah tanggga inisial SMG, 54 tahun, bertempat tinggal di Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi telah menjadi Terdakwa dan di tahan oleh Pengadilan Negeri Sidikalang pada tanggal (09/07/2025), karena dianggap telah melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

    Ketika Penasihat Hukum Terdakwa mendapati ada “Keganjilan”dalam perkara tersebut, dimulai dari penetapan Tersangka pada Ibu SMG pada tingkat Polres Dairi maupun sampai dengan ditetapkannya menjadi Terdakwa.

    Maka, kemudian Imanuel Elihu Tarigan, SH sebagai Penasihat Hukum (Pengacara) Ibu SMG meminta Salinan Berita Acara Pemeriksaan perkara kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Dairi.

    Adapun tujuan permintaan dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersebut adalah agar Penasihat Hukum dapat melihat isi perkara tersebut secara utuh, sekaligus untuk kepentingan pembelaan terhadap Terdakwa dipersidangan.

    Ketika persidangan pertama dimulai pada tanggal (16/07/ 2025) yang lalu, Pengacara Terdakwa Imanuel Elihu Tarigan, SH sudah meminta secara langsung terkait Salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Perkara kepada Jaksa Penuntut Umum Josua Frans Hutagalung, SH dan sudah bermohon secara tertulis kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidikalang, agar segera diberikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersebut dalam rangka untuk mempersiapkan pembelaan terhadap terdakwa nantinya. Hal tersebut telah sesuai dengan Pasal 72 KUHAP.

    Akan tetapi sampai dengan persidangan yang kedua dilaksanakan, pada Senin, (21/07/2025) Majelis Hakim yang diketuai Johanes Edison Haholongan, SH tetap belum memberikan arahan atau perintah kepada Panitera maupun Jaksa Penuntut Umum, supaya Salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersebut dapat segera diserahkan kepada Penasehat Hukum terdakwa.

    Alhasil, justru yang terjadi dalam persidangan adalah Ketua Majelis Hakim tetap ngotot memaksakan agar sidang tetap dilanjutkan dengan agenda sidang pemeriksaan saksi-saksi, maka seketika itu juga, Penasihat Hukum Terdakwa memohon kepada Ketua Majelis Hakim agar persidangan dapat ditunda sampai diterimanya Berita Acara Pemeriksaan tersebut.

    Oleh karena Ketua Majelis Hakim Johanes Edison Haholongan, SH tetap memaksakan persidangan dilanjutkan, maka Penasehat Hukum terdakwa melakukan protes dengan melakukan “Aksi Walk Out” dari persidangan dan langsung berusaha menemui Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang Ibu Eva Rina Sihombing, SH.MH untuk melakukan protes atas ketidak adilan yang dilakukan Ketua Majelis Hakim yang dianggap telah “Main Mata” dan berpihak kepada kepentingan Jaksa Penuntut Umum sehingga telah merugikan Hak-Hak Terdakwa maupun Penasihat Hukumnya.

    Penasihat Hukum Terdakwa merasa aneh dan menganggap ada kejanggalan dalam perkara tersebut, karena sudah 2 (dua) kali permintaan agar diserahkannya Berita Acara Pemeriksaan dalam perkara Nomor. 91/L.3.20/Eoh.2/07/2025 tetapi tetap tidak diberikan juga.

    Atas aksi walk out yang di lakukan Penasehat Terdakwa tersebut, maka Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang mengutus 2 orang hakim yakni Dimas Ari Wicaksono, SH dan Agung Christofan D. Sinuhaji, SH sebagai juru bicara Pengadilan Negeri Sidikalang untuk menerima keluhan dan protes dari Penasihat Hukum Terdakwa tersebut.

    Imanuel Elihu Tarigan SH selaku pengacara terdakwa menyatakan dengan tegas kepada Juru Bicara Pengadilan Negeri Sidikalang tersebut, untuk segera menyerahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Perkara, demi untuk kepentingan pembelaan terhadap Terdakwa.

    Dalam pertemuan tersebut, Penasihat Terdakwa juga meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang agar Majelis Hakim yang memeriksa perkara tersebut, agar dapat segera diganti dan pemeriksaan saksi-saksi yang sudah sempat berlangsung agar dapat diulang kembali.

    Akhirnya Juru Bicara Pengadilan Negeri Sidikalang memberikan secara langsung Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kepada Penasihat Hukum Terdakwa dan mengenai permintaan agar Majelis Hakim diganti, Juru Bicara Pengadilan mengatakan agar segera dibuat surat permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang. (Erianto Perangin-Angin)

  • 38 Anak Binaan Kembali ke Keluarga di Hari Peringatan Anak Nasional 2025

    38 Anak Binaan Kembali ke Keluarga di Hari Peringatan Anak Nasional 2025

    JAKARTA, Djawaranews.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.310 Anak Binaan di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Rabu (23/7). Dari jumlah tersebut, 38 Anak Binaan langsung Bebas usai mendapat PMP HAN II, sedangkan 1.272 Anak Binaan masih harus menjalankan pembinaan setelah diberikan PMP HAN I.

    Pada PMP HAN I, 938 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana sebanyak 1 bulan; 174 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana sebanyak 2 bulan; 143 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 3 bulan; dan 17 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 4 bulan.

    Sementara untuk PMP HAN II, 23 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 1 bulan; 8 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 2 bulan; dan 7 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 3 bulan.

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan PMP memiliki beberapa manfaat, yakni meningkatkan motivasi dan perilaku positif, mempercepat reintegrasi sosial, mengurangi beban psikologis, memperkuat hubungan keluarga, serta membangun harapan dan masa depan yang lebih baik.

    “PMP merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai penghargaan kepada Anak Binaan yang telah berbuat baik dan memperbaiki diri. Ini menjadi indikator Anak Binaan telah menaati peraturan dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

    Menteri Agus berharap PMP HAN dijadikan semangat dan tekad bagi Anak Binaan untuk mengisi hari-hari dengan memperbanyak melakukan kegiatan bermanfaat. Ia juga mengapresiasi seluruh petugas Pemasyarakatan yang telah menjalankan tugas dan kewajiban dalam membina Warga Binaan serta jajaran pemerintah, instansi, dan lembaga sosial terkait yang telah berpartisipasi mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

    Menteri Agus menyebutkan bahwa fokus utama Anak binaan khususnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) adalah pendidikan dan peningkatan skill keterampilan, yaitu pendidikan formal SD, SMP dan SMA, pendidikan informal program Paket A, B,C, serta program pengembangan bakat dan keterampilan.

    “Kami bangga tidak sedikit Anak binaan kami dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbekal ijazah yang mereka dapat saat sekolah di LPKA. Bahkan cukup banyak yang sukses mendapatkan pekerjaan yang bergengsi. Itulah sebenarnya tujuan pentingnya, selain mereka menyadari kesalahannya juga menjadikan mereka generasi tangguh, intelectual, dan mandiri. Karena sekali lagi mereka bagian dari generasi emas Indonesia,” ungkapnya.

    “Saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar Anak Binaan yang mendapatkan PMP terus memperbaiki diri, memperkuat iman dan takwa, serta meningkatkan kualitas diri. Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna bagi pembangunan bangsa,” pesan Menteri Agus.

    Tahun ini, penerima PMP HAN terbanyak berasal dari Sumatra Utara sebanyak 163 Anak Binaan, Jawa Timur sebanyak 132 Anak Binaan, dan Jawa Barat sebanyak 97 Anak Binaan. Melalui PMP HAN, negara menghemat biaya makan Anak Binaan sebesar Rp939.930.000,00.

    PMP bagi Anak Binaan merupakan bagian dari pendekatan rehabilitatif yang menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.(yp)

  • Peringati Hari Anak Nasional 2025, Ada 38 Anak Binaan Kembali ke Keluarga

    Peringati Hari Anak Nasional 2025, Ada 38 Anak Binaan Kembali ke Keluarga

    JAKARTA INDONESIA, Djawaranews.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.310 Anak Binaan di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Rabu (23/7). Dari jumlah tersebut, 38 Anak Binaan langsung Bebas usai mendapat PMP HAN II, sedangkan 1.272 Anak Binaan masih harus menjalankan pembinaan setelah diberikan PMP HAN I.

    Pada PMP HAN I, 938 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana sebanyak 1 bulan; 174 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana sebanyak 2 bulan; 143 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 3 bulan; dan 17 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 4 bulan.

    Sementara untuk PMP HAN II, 23 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 1 bulan; 8 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 2 bulan; dan 7 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana 3 bulan.

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan PMP memiliki beberapa manfaat, yakni meningkatkan motivasi dan perilaku positif, mempercepat reintegrasi sosial, mengurangi beban psikologis, memperkuat hubungan keluarga, serta membangun harapan dan masa depan yang lebih baik.

    “PMP merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai penghargaan kepada Anak Binaan yang telah berbuat baik dan memperbaiki diri. Ini menjadi indikator Anak Binaan telah menaati peraturan dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

    Menteri Agus berharap PMP HAN dijadikan semangat dan tekad bagi Anak Binaan untuk mengisi hari-hari dengan memperbanyak melakukan kegiatan bermanfaat. Ia juga mengapresiasi seluruh petugas Pemasyarakatan yang telah menjalankan tugas dan kewajiban dalam membina Warga Binaan serta jajaran pemerintah, instansi, dan lembaga sosial terkait yang telah berpartisipasi mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

    Menteri Agus menyebutkan bahwa fokus utama Anak binaan khususnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) adalah pendidikan dan peningkatan skill keterampilan, yaitu pendidikan formal SD, SMP dan SMA, pendidikan informal program Paket A, B,C, serta program pengembangan bakat dan keterampilan.

    “Kami bangga tidak sedikit Anak binaan kami dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbekal ijazah yang mereka dapat saat sekolah di LPKA.

    Bahkan cukup banyak yang sukses mendapatkan pekerjaan yang bergengsi.

    Itulah sebenarnya tujuan pentingnya, selain mereka menyadari kesalahannya juga menjadikan mereka generasi tangguh, intelectual, dan mandiri. Karena sekali lagi mereka bagian dari generasi emas Indonesia,” ungkapnya.

    “Saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar Anak Binaan yang mendapatkan PMP terus memperbaiki diri, memperkuat iman dan takwa, serta meningkatkan kualitas diri.

    Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna bagi pembangunan bangsa,” pesan Menteri Agus.

    Tahun ini, penerima PMP HAN terbanyak berasal dari Sumatra Utara sebanyak 163 Anak Binaan, Jawa Timur sebanyak 132 Anak Binaan, dan Jawa Barat sebanyak 97 Anak Binaan. Melalui PMP HAN, negara menghemat biaya makan Anak Binaan sebesar Rp939.930.000,00.

    PMP bagi Anak Binaan merupakan bagian dari pendekatan rehabilitatif yang menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama.

    Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. (Erianto Perangin-Angin)

  • Pastikan Keterjaminan Penumpang Angkutan Umum, Jasa Raharja Banten Lakukan Kunjungan ke PO Relisa Trans

    Pastikan Keterjaminan Penumpang Angkutan Umum, Jasa Raharja Banten Lakukan Kunjungan ke PO Relisa Trans

    Serang, Djawaranews.com – Dalam rangka memperkuat kemitraan dan memastikan keterjaminan penumpang angkutan umum, Jasa Raharja melalui Petugas Samsat Serang, Nurochman, melaksanakan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) dengan melakukan kunjungan ke Perusahaan Otobus (PO) Relisa Trans yang berlokasi di Kota Serang, Banten, 23/7/25.

    Kunjungan ini disambut langsung oleh pengurus PO Relisa Trans. Dalam kesempatan tersebut, Nurochman menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan konsolidasi data unit armada, mencakup kendaraan yang masih beroperasi, sudah dijual, maupun rencana penambahan unit baru. Selain itu, Jasa Raharja juga mengimbau pengelola PO agar senantiasa tertib dalam administrasi kendaraan, khususnya dalam hal pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta pelunasan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).

    Sebagai bagian dari upaya preventif, dilakukan pula pengecekan langsung terhadap kondisi armada guna memastikan bahwa kendaraan berada dalam kondisi prima dan layak jalan. Pemeriksaan juga mencakup validasi status IWKBU dari masing-masing unit armada.

    “Dengan memastikan kendaraan bermotor umum dalam kondisi baik dan telah memenuhi kewajiban IWKBU, Jasa Raharja berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar Nurochman di sela kegiatan.

    Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah aktif Jasa Raharja untuk membina hubungan yang solid dengan pelaku usaha angkutan umum serta memastikan bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi telah terdaftar dalam lingkup jaminan sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964. Selain itu, dilakukan pula pendataan kendaraan perorangan di wilayah Kota Serang guna mendukung pembaruan data yang akurat di sistem Jasa Raharja. (Trg)

  • Jasa Raharja Catat Kinerja Gemilang di Setiap Sektor, Siap Perkuat Layanan dengan Strategi Terukur

    Jasa Raharja Catat Kinerja Gemilang di Setiap Sektor, Siap Perkuat Layanan dengan Strategi Terukur

    Jakarta, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja mengumumkan pencapaian kinerja keuangan dan operasional yang membanggakan hingga Juni 2025. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan signifikan pada pendapatan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan laba bersih, sekaligus menunjukkan capaian berupa respons cepat dalam penanganan insiden kecelakaan, 22/7/25.

    Hingga pertengahan tahun 2025, pendapatan SWDKLLJ Jasa Raharja tumbuh sebesar 29,51% secara Year-on-Year (YoY). Ini adalah indikator kuat atas kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya serta efektivitas upaya pengumpulan dana yang dilakukan perusahaan. Lebih impresif lagi, laba bersih Jasa Raharja melonjak drastis sebesar 67,37% YoY, mencapai Rp992,34 miliar. Angka ini merefleksikan pengelolaan keuangan yang sangat prudent dan efisien, serta keberhasilan dalam optimalisasi sumber daya perusahaan.

    Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan apresiasinya terhadap capaian ini. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas kinerja yang telah dicapai hingga pertengahan tahun ini. Pertumbuhan yang signifikan ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh insan Jasa Raharja,” ujar Rubi.

    Respon Cepat dalam Penanganan Insiden Kecelakaan Selain capaian finansial, Jasa Raharja juga memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat dan tanggap dari para insan Jasa Raharja dalam penanganan insiden kecelakaan transportasi laut yang terjadi beberapa waktu lalu. Penanganan insiden kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya di perairan selat Bali oleh Jasa Raharja Kanwil Bali dan Jawa Timur, serta kecelakaan KM Barcelona 5 di perairan Talise, Sulawesi Utara, oleh Jasa Raharja Kanwil Sulawesi Utara, menjadi bukti nyata komitmen Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan transportasi umum yang resmi.

    “Respons cepat tim kami di lapangan dalam menangani insiden kecelakaan merupakan cerminan nyata dari dedikasi Jasa Raharja sebagai BUMN yang hadir memberi perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang transportasi umum. Kami tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada kecepatan dan empati dalam melayani,” tegas Rubi, menggarisbawahi pentingnya aspek kemanusiaan dalam operasional.

    Arah Strategis Jasa Raharja untuk Peningkatan Berkelanjutan Menyongsong paruh kedua tahun 2025, Jasa Raharja menetapkan sejumlah arah strategis yang akan menjadi prioritas utama. Fokus utama adalah optimalisasi penguatan sinergi dengan berbagai pihak terkait, baik dari instansi pemerintah maupun swasta, guna menciptakan ekosistem keselamatan lalu lintas yang lebih baik.

    Selain itu, inisiatif strategis dan implementasi sentralisasi akan terus digencarkan untuk efisiensi operasional dan peningkatan layanan. Peningkatan kualitas layanan akan mencakup seluruh tahapan, mulai dari layanan pre-crash (pencegahan kecelakaan), on-crash (saat kejadian kecelakaan), hingga post-crash (pasca kecelakaan). Hal ini bertujuan untuk memastikan perlindungan yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat.

    Jasa Raharja juga akan berfokus pada peningkatan kepatuhan masyarakat sebagai pemilik kendaraan bermotor dan terus mengedukasi masyarakat untuk selalu memilih kendaraan umum resmi dalam rangka membangun kesadaran berkeselamatan berkendara.

    Arah strategis ini diperkuat dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tahun 2025 yang diadakan pada Selasa, 22 Juli 2025. Rakortas ini menjadi forum penting bagi Jasa Raharja untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun peta jalan strategis perusahaan ke depan.

    Rubi menekankan pentingnya integrasi strategi dari berbagai unit dan aspek perusahaan, serta perlunya setiap strategi dapat diukur. “Lebih baik satu strategi dijalankan dengan baik daripada seribu strategi hanya dibahas tanpa akhir,” pungkasnya, mendorong seluruh jajaran Jasa Raharja untuk fokus pada eksekusi yang terukur dan berdampak nyata.

    Rakortas 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih terlindungi. (Red)

  • Anggaran Pendidikan 20% Belum Sentuh Kebutuhan Masyarakat Secara Menyeluruh

    Anggaran Pendidikan 20% Belum Sentuh Kebutuhan Masyarakat Secara Menyeluruh

    Jakarta, Djawaranews.com – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyoroti anggaran pendidikan 20 persen yang masih belum tersampaikan sepenuhnya ke masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan pada saat acara diskusi tentang hasil draf awal RUU Sistem Pendidikan Nasional di gedung pusat penyiaran dan informasi parlemen, Gedung Nusantara 1, DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (22/7/2025).

    Hetifah mengungkapkan bahwa dana pendidikan yang saat ini diatur pada amanat konstitusi pasal 31 seharusnya bisa dialokasikan lebih banyak. “Kalau tentang anggaran pendidikan, kalau kita mengacu pada pasal 31 itu dikemukakan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang- kurangnya 20%. Boleh lebih nggak? Boleh. Bagaimana kita membuat anggaran kita itu kayak upah minimum itukan harusnya lebih dari itu,” jelasnya.

    Akibat alokasi dana tak optimal itu menimbulkan dampak pada kualitas pendidikan di Indonesia. “Belum lagi kalau kita bicara APBD, kan APBD itu seperti tadi sedang dibahas, jadi ada dana transfer daerah yang digunakan untuk membayar guru tetapi dihitung kembali di dalam 20% APBD mereka. Jadi sebenarnya dalam tanda kutip inilah seolah-olah menjadi formalitas saja bahwa ada 20%. Tetapi 20% itu ke mana?” tanya Hetifah.

    “Belum lagi kita bicara apakah di kementerian langsung yang terkait seperti Kemendikdasmen, itu pun apakah sepenuhnya juga tidak dikorupsi? Gitu ya, itu juga masih ada lagi uang yang walaupun itu dialokasikan untuk kepentingan pendidikan langsung ternyata mungkin tidak terpakai,” tambahnya lagi.

    Ia juga menambahkan bahwa masih mendapatkan banyak keluhan dari guru tentang belum terpenuhinya infrastruktur pendidikan, “Seperti kemarin ada teman-teman yang mengatakan, mengeluh di Komisi 10, kami diberi bantuan untuk digitalisasi dan ini dan itu, perangkat teknologi, tapi jalan menuju ke sekolah kami masih rusak berat. Kemudian toilet di sekolah kami tidak ada aliran air yang higienis dan sebagainya. (Kebutuhan) Hal-hal yang lebih mendasar sebenarnya masih ditemui,” urainya. (Red)

  • Pantau Layanan Korban Laka, Jasa Raharja Kunjungi RS Kurnia

    Pantau Layanan Korban Laka, Jasa Raharja Kunjungi RS Kurnia

    Cilegon, Djawaranews.com – Kuatnya sinergi antara Jasa Raharja dan rumah sakit terus diperkuat melalui kunjungan rutin lapangan. Pada Rabu (23/07), petugas Jasa Raharja Tim Samsat Cilegon, Dede Nurul Hadi dan Moch Farouk Afero, menyambangi Rumah Sakit Kurnia Cilegon untuk menjalin silaturahmi dan memonitor langsung validasi tagihan korban kecelakaan dalam sistem JR-Care, guna memastikan kecepatan dan ketepatan layanan bagi masyarakat, 23/7/25.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam memastikan setiap korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di rumah sakit memperoleh pelayanan terbaik. Melalui sistem digital JR-Care, proses verifikasi dan penjaminan tagihan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan.

    Setiap korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka-luka akan mendapatkan manfaat jaminan biaya perawatan yang diberikan langsung oleh Jasa Raharja melalui Guarantee Letter (GL) atau surat jaminan. GL ini diterbitkan secara digital melalui sistem JR-Care dan langsung dikirim ke rumah sakit rekanan, sehingga korban tidak perlu mengeluarkan biaya di awal. Jaminan ini merupakan bentuk perlindungan dasar yang bertujuan meringankan beban korban dan memastikan mereka mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

    Jasa Raharja secara aktif memantau kondisi korban serta menjamin biaya perawatan di rumah sakit yang telah bekerja sama, sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan publik yang prima.

    Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Arny Irawati Tenriajeng, menegaskan pentingnya pendekatan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami hadir langsung ke rumah sakit untuk memastikan bahwa korban kecelakaan mendapatkan haknya tanpa hambatan. Dengan pendekatan jemput bola ini, kami ingin memastikan bahwa kecepatan pelayanan bukan hanya janji, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Arny.

    Melalui kegiatan seperti ini, Jasa Raharja terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan dan memperkuat sinergi dengan seluruh mitra pelayanan. (Lan)

  • TMMD ke-125 di Desa Barusjahe Bangun Infrastruktur dan Tingkatkan Ketahanan Sosial Masyarakat

    TMMD ke-125 di Desa Barusjahe Bangun Infrastruktur dan Tingkatkan Ketahanan Sosial Masyarakat

    KARO SUMUT, Djawaranews.com – Kodim 0205/TK bersama Polri dan masyarakat memulai persiapan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo.

    Kegiatan tersebut nantinya akan berlangsung selama 30 hari kedepan, terhitung dari 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.

    Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” akan melibatkan Komando Satgas 15 orang, Tim Asistensi dan Penyuluh 25 orang, satuan setingkat kompi 110 orang , masyarakat Barusjahe 50 orang, mahasiswa 25 orang dan organisasi kepemudaan 25 orang.

    Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyani Rangkuti menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka akses ekonomi masyarakat.

    “Dan sekaligus melalui TMMD ini akan adamemperkuat solidaritas masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mensejahterahkan masyarakat desa terpencil,” ucapnya

    Dandim juga menjelaskan saat ini pekerjaan pembukaan jalan 600 meter, pembukaan boxs culvert 2 titik, pembuatan tembok penahan 15 x 12 meter, pengkerasan jalan 4,5 x 350 meter, pembuatan parit gendong 75 meter, pembuatan rabat beton 4,5 x 275 meter, pembuatan sumur bor 5 titik dan berbagai penyuluhan termasuk penyuluhan kesehatan.

    “Selain itu, TMMD juga akan merehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK),” terangnya.

    Untuk memperkuat ketahanan air, lima titik sumur bor akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat desa.

    Selain pembangunan fisik, TMMD ke-125 juga membawa program non-fisik yang menyasar peningkatan wawasan masyarakat.

    “Penyuluhan bela negara, hukum, bahaya narkoba, dan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari agenda penyadaran sosial,” jelas Dandim.

    Program kesehatan seperti pelayanan KB, Posyandu, penyuluhan stunting, serta ketahanan pangan dan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) ikut digelar secara serentak demi membentuk masyarakat yang sehat dan sadar hukum.

    “Program TMMD terus menjadi salah satu strategi nyata TNI dalam mendorong percepatan pembangunan desa, terutama wilayah tertinggal.

    Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kegiatan ini juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai pondasi ketahanan nasional,” tutup Dandim.

    Ditempat yang sama, Bupati Karo Brigjen Pol [ Purn ] Dr.dr Antonius Ginting Sp.OG M.Kes mengatakan, Program TMMD harus kita sukseskan bersama, dengan adanya kerjasama dan gotong-royong dari semua unsur yang terlibat, seperti TNI-POLRI, Pemerintah Kabupaten Karo maupun masyarakat.

    Oleh karena itu, saya menghimbau agar TNI Polri, Pemerintah desa dan masyarakat Barusjahe dapat saling bahu membahu untuk mensukseskan Program TMMD ini,” ucap Bupati Karo Brigjen Pol [ Purn ] Dr.dr Antonius Ginting Sp.OG M.Kes.

    Pembukaan TMMD ke 125 di wilayah Kodim 0205/TK tersebut dihadiri Bupati Karo, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti, Kajari Karo Darwis Burhansyah SH.MH, Kadis PU, Kadis Pertanian dan tamu undangan lainnya. (Erianto Perangin-Angin)

  • Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Tutup Usia, Wamenpora Taufik: Almarhum Guru dan Sosok Panutan Bulu Tangkis Indonesia

    Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Tutup Usia, Wamenpora Taufik: Almarhum Guru dan Sosok Panutan Bulu Tangkis Indonesia

    Bandung, Djawaranews.com – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat, takziah ke almarhum Iie Sumirat di rumah duka Jl. Sukabakti VII No.60, RT/RW. 03/07, Sukapura, Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat.

    Wamenpora tiba di rumah duka sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (23/7) dini hari, usai mendapat kabar duka dari kerabat sesama bulu tangkis. Kedatangan Wamenpora dan rombongan disambut hangat sanak keluarga almarhum.

    Iie Sumirat lahir di Bandung, 15 November 1950. Almarhum juga sebagai orang yang pertama kali menemukan bakat luar biasa bulutangkis Wamenpora Taufik Hidayat kala masih berada di kampung halamanya, Pangalengan.

    “Tanpa beliau saya tidak akan bisa sampai ke titik ini, dari umur 9 tahun saya mulai latihan sama beliau sampai umur 14 tahun. Diajarin dasar-dasar bulu tangkis seperti apa dan beliau juga menjadi salah satu panutan bulu tangkis tanah air,” kenang Wamenpora Taufik.

    Di tengah duka dan rasa kehilangan yang mendalam, Wamenpora Taufik mengaku sangat kehilangan sosok Iie Sumirat yang ia anggap sudah seperti orang tuanya sendiri.

    “Yang nemuin saya, yang lahirin saya ya beliau ini. Dan buat saya sangat kehilangan sekali, dari kemarin memang sudah niatan ke Bandung saat beliau sakit tapi belum, dan tadi dikabarin dan ya langsung kesini,” paparnya.

    “Beliau sudah saya anggap seperti orang tua sendiri, karena waktu kecil kalau tidak latihan bahkan tidur dirumahnya sampai sekarang ya, karena rumah sama lapangannya sebelahan sampai sekarang masih ada,” urai Wamenpora menambahkan.

    Iie Sumirat merupakan salah satu legenda olahraga bulu tangkis yang membawa kejayaan Indonesia di panggung dunia, beliau tutup usia pada Selasa, 22 Juli 2025. Nama Iie Sumirat mulai mencuat di era 1970-an sebagai tunggal putra andalan tim bulutangkis Indonesia. Prestasinya paling menonjol saat membawa Indonesia menjadi juara Thomas Cup 1976 dan 1979, di mana ia tampil sebagai pemain kunci.

    Salah satu tonggak penting lainnya adalah keberhasilannya meraih gelar juara di Kejuaraan Invitasi Asia 1976 yang digelar di Bangkok. Turnamen ini spesial karena mempertemukan Indonesia dan China, dua raksasa bulu tangkis yang saat itu belum sering beradu di arena internasional resmi.

    Ia juga mencatatkan namanya dalam sejarah dunia bulu tangkis dengan merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 1977, yang merupakan edisi pertama turnamen tersebut. Ini sekaligus menegaskan kelasnya sebagai pemain elite dunia. Usai pensiun dari dunia atlet, Iie aktif sebagai pelatih dan mentor. Ia menjadi bagian penting dari PB SGS Bandung dan dikenal memiliki andil besar dalam mencetak atlet-atlet muda berbakat dari Jawa Barat.

    “Semua tidak ada yang abadi, untuk para atlet usia olahraga bulu tangkis itu ada batasnya, saya harap bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, yang pasti harus ada daya juang untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkas Wamenpora Taufik. (Red)