Blog

  • Tingkatkan Akses Air Minum Masyarakat, DPUPR Kabupaten Serang Terus Bangun SPAM

    Tingkatkan Akses Air Minum Masyarakat, DPUPR Kabupaten Serang Terus Bangun SPAM

    SERANG – Pembangunan Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) terus dilakukan DPUPR Kab Serang dari tahun ke tahun guna meningkatkan akses Air Minum masyarakat Kab Serang. Pada tahun 2025, DPUPR melakukan pembangunan maupun peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan pada 21 lokasi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

    Hal ini tentunya harus diapresiasi mengingat Kabupaten Serang adalah Kabupaten yg mendapatkan DAK Bidang Air Minum dengan lokasi desa paling banyak dan nilai tertinggi dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain di Banten.

    Pembangunan pondasi untuk menara tampungan air (water torn).

    Kabid Sanitasi dan Air Minum pada DPUPR Kabupaten Serang Muhammad Ronny Natadipraja mengatakan pencapaian tersebut tentunya harus didukung oleh peran serta semua stakeholder agar Program DAK Bidang Air Minum di Kabupaten Serang dpt berjalan dg baik. Kegiatan DAK  dilakukan dengan metode swakelola masyarakat, tiap desa membentuk Kelompok Masyarakat (POKMAS) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan di desanya masing masing.

    “Untuk memastikan POKMAS mengerti dan memahami tugas dan kewajibannya, maka sebelum mulai kegiatan DPUPR telah melakukan pelatihan peningkatan kapasitas POKMAS untuk mengupgrade pengetahuan dan keilmuan POKMAS tentang Program,” Ronny. Kamis, (24/7/25).

    “Selain itu POKMAS juga didampingi Tenaga Fasilitator Masyarakat yang akan membimbing POKMAS dalam tiap tahapan kegiatan,” sambungnya.

    Menurut Ronny, dengan dilibatkannya masyarakat dalam tiap tahapan kegiatan, diharapkan kualitas bangunan SPAM yang dihasilkan dapat sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan agar bangunan dapat berfungsi optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat akan air minum.

    Sedangkan untuk pengelolaan dan pemeliharaan sarana, lanjutnya, dibentuklah Kelompok Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum (Kp Spam) di tiap desa yg bertanggung jawab atas keberlanjutan sarana.

    “Namun yg harus kita garis bawahi bahwa peran pemerintah desa dalam hal ini Kepala Desa sangat signifikan dlm mensukseskan program air minum ini,” jelasnya.

    Menurut Ronny, Kepala Desa serta Pokmas bertanggung jawab atas keberhasilan pembangunan SPAM di desanya. Kepala desa juga harus mampu mengawal Kp Spam dalam mengoperasionalkan dan memelihara sarana air minum yang sudah dibangun.

    “Sudah saatnya semua stake holder peduli akan pentingnya kebersamaan dan sinergitas dlm mencapai akses air minum layak dan aman di Kabupaten Serang,”pungkasnya. (Adv)

  • Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Sosialisasikan Prosedur Visa dan Izin Tinggal Prosedur Penggunaan TKA

    Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Sosialisasikan Prosedur Visa dan Izin Tinggal Prosedur Penggunaan TKA

    CILEGON, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keimigrasian terkait Prosedur Perizinan Visa dan Izin Tinggal bagi Pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA).

    Acara yang berlangsung di Aston Boutique Hotel Cilegon ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah yang diwakili Kabid Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Banten, Bapak Eben Rifky Taufan.

    Kegiatan dihadiri oleh perwakilan perusahaan, HRD, dan pelaku usaha dari berbagai sektor industri di wilayah Banten. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai ketentuan keimigrasian dalam pemanfaatan TKA, berdasarkan kebijakan selektif (selective policy) yang menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia, diatur masuknya orang asing ke dalam wilayah Indonesia, demikian pula bagi orang asing yang memperoleh izin tinggal di wilayah Indonesia, harus sesuai dengan maksud dan tujuannya berada di Indonesia.

    Berdasarkan kebijakan dimaksud serta dalam rangka melindungi kepentingan nasional, hanya orang asing yang memberikan manfaat serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Indonesia.

    “Pemahaman yang tepat tentang regulasi keimigrasian sangat krusial bagi perusahaan. Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan kejelasan prosedur perizinan, tetapi juga mencegah potensi pelanggaran imigrasi yang dapat merugikan semua pihak. Kami berkomitmen memfasilitasi kemudahan berusaha sekaligus menjamin kedaulatan hukum di wilayah Banten.”

    Imigrasi banten berusaha memberikan kontribusi maksimal dalam memberikan pelayanan publik yang dapat dilihat dari kemudahan pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat.

    “Kami apresiasi respon positif dunia usaha. Kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di seluruh wilayah Banten guna memastikan akses informasi yang merata,”

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan stakeholders terhadap peraturan keimigrasian dan ketenagakerjaan terkait TKA, serta mendorong pemanfaatan prosedur yang telah disederhanakan untuk kemudahan berusaha yang berkelanjutan di Provinsi Banten.

  • DPP KNPI Peringati HUT ke-52 dengan Penganugerahan 15 Tokoh Nasional

    DPP KNPI Peringati HUT ke-52 dengan Penganugerahan 15 Tokoh Nasional

    Jakarta, Djawaranews.com – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 pada Rabu (23/7/2025) di Kantor DPP KNPI, Jakarta Selatan. Acara yang diawali dengan bakti sosial untuk 250 anak yatim ini ditutup dengan malam penganugerahan penghargaan kepada 15 tokoh nasional dan kepala daerah yang dinilai berjasa dalam memajukan pembangunan dan pemberdayaan pemuda Indonesia.

    Ketua Umum DPP KNPI, Dr. H. Ali Hanafiah, S.E., S.H., M.Si, dalam sambutannya yang bergelora menyampaikan semangat untuk terus mengobarkan peran pemuda sebagai agen perubahan bangsa.

    “Pemuda adalah nyawa pembangunan Indonesia! Penghargaan ini kami dedikasikan untuk para tokoh yang telah menjadi teladan, menginspirasi, dan memberdayakan generasi muda untuk membawa negeri ini menuju kejayaan. Bersama, kita wujudkan Indonesia Emas dengan semangat juang yang tak pernah padam!” tegas Ali, disambut tepuk tangan meriah.

    Para penerima penghargaan berasal dari berbagai daerah, termasuk tokoh dari Banten seperti Gubernur Andra Soni yang diakui atas kebijakan pendidikan gratis, Bupati Lebak M Hasbi Asyidiki Jayabaya atas kontribusi ketahanan pangan, dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atas dukungan pada UMKM dan pemberdayaan perempuan. Sebanyak 12 tokoh lainnya dari berbagai wilayah juga mendapat penghargaan atas dedikasi mereka di bidang pendidikan, ekonomi, dan penguatan generasi muda.

    Acara ini mencerminkan komitmen DPP KNPI untuk terus memotivasi pemuda Indonesia dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Red)

  • Berikut Jadwal Layanan Sertipikat Keliling di Pantura, Kabupaten Tangerang

    Berikut Jadwal Layanan Sertipikat Keliling di Pantura, Kabupaten Tangerang

    Kab Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan bersama Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia, Yeka Hendra Fatika mengunjungi lokasi Layanan Sertipikat Keliling Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang “Membara” (Mendekat Merapat Bersama Rakyat) bertempat di Kantor Kecamatan Kosambi, Jl. Raya Salembaran, Salembaran, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten pada Rabu (23/07/2027) pagi.

    Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Sudaryanto mengatakan ia mendorong kantor pertanahan membuat inovasi pelayanan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

    “Pada saat rapat-rapat pimpinan di kanwil, kami memancing ide-ide kreatif dari kantor pertanahan. Masing-masing ide itu disampaikan, kemudian setelah kita analisa cocok dengan wilayahnya dan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya masing-masing sehingga munculah ide-ide kreatif yang salah satunya adalah Layanan Sertifikat Keliling,” jelas Sudaryanto.

    Layanan Sertipikat Keliling ini seperti halnya Layanan Sim Keliling, mendekatkan loket layanan pertanahan Kabupaten Tangerang kepada masyarakat di wilayah Pesisir Pantai Utara (Pantura), Kabupaten Tangerang. Layanan Sertipikat Keliling ini akan mengunjungi secara terjadwal ke 4 (empat) kantor kecamatan yaitu Kecamatan Teluk Naga, Kecamatan Paku Haji, Kecamatan Mauk, dan Kecamatan Kosambi;

    Berikut Jadwal Layanannya:

    1. Minggu 1 & 3, bertempat di:
    – Kantor Kecamatan Teluknaga (Selasa)
    – Kantor Kecamatan Mauk (Rabu)
    2. Minggu 2 & 4, bertempat di:
    – Kantor Kecamatan Pakuhaji (Selasa)
    – Kantor Kecamatan Kosambi (Rabu)
    Jam layanan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

    Pada Layanan Sertipikat Keliling melayani seperti halnya layanan yang ada di Loket Kantor Pertanahan, yaitu:
    1. berkonsultasi seputar administrasi pertanahan;
    2. bertanya informasi seputar pertanahan;
    3. menyerahkan berkas permohonan;
    4. mengambil produk layanan;
    5. mengajukan permohonan Pemetaan Sertipikat yang masuk ke kategori 4 yakni sudah bersertipikat namun memerlukan perbaikan informasi pada peta; dan
    6. dapat pula menyampaikan pengaduan sengketa pertanahan.

    Ossy Dermawan menyampaikan apresiasi setinggi tingginya dengan adanya inovasi yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, oleh karena masyarakat Pantura tidak perlu lagi menempuh 1,5 jam perjalanan menuju Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

    “Kita memperbaiki sistem agar lebih memudahkan dan tidak memberatkan, tapi juga tetap dengan ketelitian yang tinggi inilah tugas utama kita di bagian pembaikan sistem. Diantaranya dengan memanfaatkan inovasi teknologi akan sangat berarti termasuk pemanfaatan sarana prasarana seperti menggunakan kendaraan,” ujarnya. (Shj)

  • Kolaborasi Mahasiswa KKM 46 Kasunyatan Universitas Primagraha dan KNPI BANTEN Gelar Edukasi “Clean up & Go Green

    Kolaborasi Mahasiswa KKM 46 Kasunyatan Universitas Primagraha dan KNPI BANTEN Gelar Edukasi “Clean up & Go Green

    Kota serang, Djawaranews.com – Sebuah kolaborasi apik antara mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas primagraha dan organisasi KNPI BANTEN sukses menggelar acara edukasi “Clean up & Go green” hari ini.

    Acara yang berfokus pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengadopsi gaya hidup berkelanjutan ini turut dihadiri langsung oleh perwakilan Walikota Bpk Asep setiawan, DLHK Cecep Heri. Kecamatan Trisdiyanto. Kelurahan ibu Kusnia.

    Program “clan up & Go green” ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak positif dari praktik ramah lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga konservasi energi. Perwakilan Walikota Asep Setiawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya, “Inisiatif seperti ini sangat kami dukung. Keterlibatan aktif dari generasi muda, khususnya mahasiswa KKM, dalam isu lingkungan adalah kunci untuk masa depan kota Serang dan provinsi Banten kita yang lebih bersih dan hijau.”

    Senada dengan perwakilan Walikota, DLHK juga menyoroti pentingnya edukasi lingkungan. “Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Kolaborasi dengan KNPI Banten semangat para mahasiswa KKM adalah kekuatan besar untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Mari jadikan acara ini sebagai momentum untuk terus menyebarkan virus kebaikan bagi lingkungan kita,” tegas Cecep Heri.

    Dalam acara ini, mahasiswa KKM dan KNPI Banten menyelenggarakan berbagai kegiatan interaktif, di antaranya:  Edukasi mengenai pemilahan sampah, praktik daur ulang, dan penanaman bibit.

    Sesi Tanam Bersama: Mengajak masyarakat menanam bibit pohon sebagai simbol komitmen terhadap penghijauan.

    Heri Suheri Ketua KKM mengungkapkan rasa bangganya. “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Knpi banten dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota dan provinsi. Semoga edukasi ini bisa menjadi langkah awal bagi perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih ramah lingkungan.”

    Sementara itu, Ahmad Jayani KNPI BANTEN menambahkan, “Acara ini membuktikan bahwa sinergi berbagai pihak dapat menciptakan dampak positif yang signifikan. Kami berharap edukasi clean up & Go green ini dapat menumbuhkan bibit kepedulian lingkungan yang kuat di tengah masyarakat.”

    Diharapkan, kesuksesan acara ini dapat menjadi pemicu bagi lebih banyak inisiatif serupa di masa mendatang, demi mewujudkan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan bagi generasi kini dan nanti.

    Dari kecamatan juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa KKM 46 Universitas Primagraha atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka dalam berbagai kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan Kasemen Hususnya di kelurahan Kasunyatan.

    Selama masa KKM, mahasiswa telah aktif terlibat dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Beberapa kegiatan yang berhasil dilaksanakan seperti pada hari ini yaitu melaksanakan kegiatan clean up dan Go green.

    Terimakasih atas semangat gotong royong dan kerja keras para mahasiswa dalam membantu kami mewujudkan program-program pembangunan di Kecamatan kasemen ini. Kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan energi baru dan semangat positif bagi masyarakat,” ujar camat kasemen.

    Lebih lanjut, ibu kurnia Dari kelurahan juga menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan dan kerja nyata yang telah ditunjukkan oleh mahasiswa KKM 46 Universitas Primagraha dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat.

    “Kami berharap, pengalaman berharga selama KKM ini dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa dalam melanjutkan perjalanan studi dan pengabdian mereka di masa depan. Kami juga berharap, jalinan silaturahmi yang telah terjalin selama KKM ini dapat terus terjaga dengan baik,” tambahnya.

    Pembimbing Lapangan, Udin bahrudin sangat bangga dengan semangat dan dedikasi mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Selama masa pengabdian mereka di masyarakat, mahasiswa menunjukkan sikap yang sangat positif, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Mereka tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga membangun hubungan yang erat dan memberi dampak positif bagi warga.

    Semoga di kegiatan Clean up dan go green ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dan menjadikan langkah awal untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kita, bukan hanya pada hari ini, tetapi juga di masa yang akan datang. (Trg)

  • Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Provinsi Banten Terbuka Untuk Investasi, Namun Harus Taat Aturan

    Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Provinsi Banten Terbuka Untuk Investasi, Namun Harus Taat Aturan

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah menegaskan, Provinsi Banten terbuka dan menyambut investasi yang masuk. Syaratnya, harus taat atau sesuai aturan.

    Hal itu ditegaskan Dimyati saat berkunjung ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten di Jl. Raya Serang – Jakarta, Kampung Kemang, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (23/7/2025). Dalam kesempatan itu, Dimyati diterima oleh anggota DPD RI asal Provinsi Banten Habib Ali Alwi, Abdi Sumaithi, Ade Yuliasih, serta Kepala Kantor DPD RI PROV Banten Hendri Jhon.

    Dimyati mengaku kedatangan dirinya mendiskusikan beberapa terkait aspirasi masyarakat yang masuk ke anggota DPD RI yang kini sedang memasuki masa reses. Diantaranya terkait pemekaran wilayah atau Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk isu Tangerang Raya, DOB Cilangkahan, hingga pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

    Menurut Dimyati, untuk isu Tangerang Raya masih dibutuhkan lima kabupaten/ kota, sehingga belum memenuhi syarat. “Saat ini yang menjadi prioritas utama adalah Kabupaten Cilangkahan. Kita minta progres yang bagus anggota DPD RI yang sekarang, yaitu menelorkan DOB Cilangkahan. Kalau berhasil, sukses itu,” ucapnya.

    Ditegaskan Pemerintah Provinsi Banten welcome untuk investasi, welcome untuk industri. Namun harus menempuh persyaratan – persyaratannya. Pertama lingkungan serta kedua menyerap tenaga dari lokal. (Trg)

  • Gubernur Banten Tegaskan Lindungi Industri dari Gangguan Premanisme dan Pungli

    Gubernur Banten Tegaskan Lindungi Industri dari Gangguan Premanisme dan Pungli

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni kembali menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat komitmen dalam menciptakan iklim industri yang aman, bersih, dan berpihak pada masyarakat. Menjaga kawasan industri ini dari gangguan-gangguan seperti premanisme dan pungli.

    “Pemprov Banten bersama Forkopimda memiliki kesepakatan kuat untuk menjaga stabilitas dan integritas kawasan industri dari segala bentuk gangguan, termasuk praktik percaloan tenaga kerja, premanisme, serta pungutan liar,” kata Andra Soni usai melaksanakan kunjungan kerja ke PT Polyplex Films Indonesia di Kawasan Industri Modern, Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (23/7).

    Andra Soni mengatakan dunia usaha jangan khawatir. “Kami akan jaga kawasan industri ini dari gangguan-gangguan seperti premanisme dan pungli. Kalau ada masalah, sampaikan ke kami. Kami siap bantu,” ujar Andra Soni.

    Dikatakan, kunjungan ke PT Polyplex menjadi simbol penguatan hubungan pemerintah dengan pelaku industri. Gubernur menyambut baik upaya perusahaan dalam melakukan reformasi rekrutmen, setelah sebelumnya sempat ditemukan praktik percaloan. Kini, sistem rekrutmen di perusahaan diklaim telah jauh lebih bersih dan berbasis merit.

    Andra Soni mengatakan, di PT Polypex tenaga kerja sudah menggunakan tenaga kerja lokal. “90% tenaga kerjanya warga Banten, dan itu patut diapresiasi. Kita dorong agar industri lain mengikuti langkah seperti ini, berpihak kepada masyarakat lokal,” tambahnya.

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mengusulkan pendirian koperasi pekerja dan penguatan program CSR perusahaan. Pemprov Banten, lanjutnya, akan kembali mengaktifkan Forum CSR untuk memastikan bahwa kontribusi sosial perusahaan berjalan lebih terarah, berdampak, dan berkelanjutan.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Polyplex Somvir Singh, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gubernur dan menegaskan komitmen perusahaannya terhadap sistem rekrutmen yang transparan dan berbasis prestasi. “Kami telah membangun sistem yang ketat dan adil,” ungkapnya.

    Langkah tersebut sejalan dengan visi Gubernur Banten untuk menjadikan dunia industri sebagai ruang kerja yang adil, bersih, dan bermartabat. Pemerintah Provinsi Banten juga terus menjalankan kebijakan strategis melalui program “Banten Ramah Investasi” serta menjaga konektivitas industri besar dengan sentra IKM sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Banten.

    “Pertumbuhan industri jangan hanya soal mengolah bahan, tapi juga harus memperhatikan tata kelola, kesejahteraan karyawan, dan dampak sosialnya. Kami akan terus mendampingi, tapi juga akan bertindak tegas jika ada pelanggaran,” tegas Andra Soni.

    Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, Pemprov Banten berharap industri di Provinsi Banten dapat tumbuh secara inklusif, berkelanjutan, dan terbebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

    Kunjungan Andra Soni ke PT Polypex Films Indonesia didampingi anggota DPRD Provinsi Banten, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Babar Suharso, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Septo Kalnadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wawan Gunawan dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten, Beni Ismail. Kedatangan Andra Soni disambut dengan kalungan rangkaian bunga melati. Kemudian Andra Soni melakukan penanaman pohon palem di halaman depan pabrik. Selanjutnya meninjau proses produksi di dalam pabrik. PT Polypex Films Indonesia merupakan perusahaan pengolah plastik. (Trg)

  • Peringati HAN 2025, Bupati Zakiyah Komitmen Lindungi Anak dan Ciptakan Generasi Unggul

    Peringati HAN 2025, Bupati Zakiyah Komitmen Lindungi Anak dan Ciptakan Generasi Unggul

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi bangsa yang tangguh dan berkualitas. Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahujn 2025 di Lapangan Tennis Indoor pada Rabu, 23 Juli 2025.

    “Saya selalu mendukung kegiatan anak-anak karena mereka adalah generasi penerus kita. Oleh karena itu, kami terus mendorong berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak, terutama di masa usia belajar,” ujar Bupati Zakiyah.

    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk perundungan dan kekerasan seksual.

    “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan peran serta masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, untuk melaporkan berbagai potensi ancaman terhadap anak,” tegasnya.

    Bupati Zakiyah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan edukasi kepada anak-anak agar mereka berani berbicara jika mengalami atau melihat hal-hal yang tidak pantas.

    “Kita dorong anak-anak agar bisa speak up, menyampaikan kepada keluarga atau orang terdekat jika ada hal-hal yang tidak menyenangkan. Ini bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka,” tambahnya.

    Selain itu, peran Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) juga diapresiasi atas kontribusinya dalam pendampingan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Pemerintah terus melakukan inovasi dan sosialisasi hingga ke tingkat desa untuk memperkuat perlindungan anak.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Serang juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kecamatan yang dinilai ramah anak, sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif mereka dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

    “Kecamatan ramah anak bukan hanya simbol, tapi bentuk nyata bahwa ada ruang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan menyampaikan aspirasinya,”tuturnya.

    Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Encup Suplikah mengatakan Perinatah HAN Tahun 2025 dikolaborasikan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang dirangkaikan dengan Lebaran Anak Yatim dengan memberikan santunan kepada 1.510 anak yatim. ”Peringatan Hari anak Nasional dan Lebaran Anak Yatim sebagai bentuk kepedulian terhadpa generasi penerus khususnya di Kabupaten Serang,”ujarnya.

    Turut hadir Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Pj Sekda Kabupaten Serang Ida Nuraida, para kepala OPD, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Badruddin, para tamu undangan dan ribuan anak yatim. (Trg)

  • Bupati Ratu Zakiyah Grand Opening Pusat Oleh-oleh KM 142 Cinangka

    Bupati Ratu Zakiyah Grand Opening Pusat Oleh-oleh KM 142 Cinangka

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meresmikan Pusat Oleh-oleh Khas Banten di Rest Area KM 142 wisata Pantai Anyer-Cinangka dan Gebyar UMKM Kabupaten Serang pada Rabu, 23 Juli 2025.

    Pembangunan rest area dan pusat oleh-oleh ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Serang.

    “Kita semua tahu, pengusaha UMKM adalah jantung perekonomian daerah, penggerak utama kesejahteraan masyarakat, sekaligus penopang ketahanan ekonomi di tengah berbagai tantangan,” ucap Ratu Zakiyah.

    Rest Area KM 142 ini diharapkan menjadi etalase strategis bagi produk lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini adalah kesempatan emas bagi UMKM kita untuk dikenal lebih luas dan meningkatkan omzet penjualan,” harapnya.

    Ratu Zakiyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, berinovasi, dan terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

    Pusat oleh-oleh ini bukan hanya penambahan fasilitas baru di wilayah Cinangka, melainkan cerminan nyata dari kolaborasi dan sinergi luar biasa antara pemerintah dan para pelaku usaha.

    Turut hadir Ketua Formikimba Kecamatan Cinangka, Asep Saefullah, Ketua Formikimba Kabupaten Serang, Fatani, Ketua Formikimba Provinsi Banten Sukma Wijaya, Kepala Diskoumperindag, Adang Rahmat, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, G.S. Ashok Kumar, Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, dan ratusan warga setempat. Pada kesempatan itu dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim.

    Ketua Formikimba Provinsi Banten Sukma Wijaya mengatakan bahwa kendala klasik yang dialami para pelaku UMKM adalah permodalan dan pemasaran. “Untuk permodalan kita sounding ke BPR Serang, dan KUR (Kredit Usaha Rakyat) BRI hanya tinggal persyaratan perlu sesuai dan tidak fiktif,” ujarnya. (Trg)

  • Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Ingatkan Kantah Tangsel Soal Pelaksanaan Pilot Project NIB dan NOP Agar Tidak Mundur

    Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Ingatkan Kantah Tangsel Soal Pelaksanaan Pilot Project NIB dan NOP Agar Tidak Mundur

    Tangsel, Djawaranews.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan mengingatkan jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) agar tidak mundur ketika menemukan masalah dalam pelaksanaan pilot project (proyek percontohan) integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP).

    “Pesan saya hanya satu, jangan sampai semangat di awal tapi pada saat menemui masalah, lalu langsung mundur di tengah akhirnya menyerah. Nah, ini jangan sampai terjadi,” tutur Ossy saat mengunjungi Kantah Kota Tangerang Selatan, Rabu (23/7/2025).

    Dia menilai, integrasi NIB dan NOP ini sangat menguntungkan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) secara finansial.

    “Karena dengan adanya integrasi ini, apabila dilakukan pemecahan sertifikat misalnya, orang-orang tidak bisa lagi berlindung bahwa seolah-olah, saya gak usah banyak tanya, toh Pemda enggak ngerti kan, yang ngerti hanya BPN. Sekarang tidak bisa dilakukan seperti itu,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Banten Sudaryanto menyampaikan, integrasi NIB dan NOP merupakan solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam proses administrasi pertanahan danperpajakan yang berjalan secara terpisah.

    “Selama ini, proses perubahan hak atas tanah tidak otomatis diikuti dengan perubahan data pada SPPT PBB,” ujar Sudaryanto.

    Akibatnya, masyarakat harus mengurus dua jenis layanan secara terpisah, yang memakan waktu, biaya, dan tenaga, serta membuka celah bagi praktik percaloan.

    “Melalui integrasi ini, kami harap prosesnya bisa dilakukan secara digital, otomatis, dan terintegrasi dalam satu sistem layanan pemerintah,” tuntasnya. (At)