Blog

  • Bidang Prasarana Distan Banten Dongkrak Produktivitas Pertanian Melalui Optimasi Lahan Non Rawa dan Pompanisasi

    Bidang Prasarana Distan Banten Dongkrak Produktivitas Pertanian Melalui Optimasi Lahan Non Rawa dan Pompanisasi

    Banten – Pemerintah Provinsi Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni terus berbenah dalam berbagai sektor salah satunya sektor pertanian.

    Diketahui pada tahun 2025 ini, Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian mendapatkan anggaran dana tugas pembantuan kegiatan irigasi perpompaan sebanyak 30 unit.

    Plt Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Banten, Saeful Bahri Maemun, SP, MM berharap bantuan tersebut dapat berguna dalam mendongkrak produktivitas sektor pertanian di Banten.

    “Harapannya dapat membantu kelompok tani, gapoktan dan masyarakat petani dapat mengairi lahan sawah untuk peningkatan indek pertanaman,” ujar Saeful Bahri ketika dihubungi, Minggu (27/7/2025).

    Selain itu, diungkapkan Saeful, program pompanisasi yang disalurkan saat ini menjadi lebih efektif dan efisien.

    “Berbeda sekarang menggunakan
    sumber tenaga listrik PLN untuk mengalirkan air, yang sebelumnya menggunakan
    BBM,” tuturnya.

    Untuk diketahui, 30 unit program pompanisasi tersebar di kabupaten/kota Provinsi Banten meliputi, Kabupaten Pandeglang 11 unit, Kabupaten Lebak 7 unit, Kabupaten
    Serang 6 unit, Kabupaten Tangerang 4 unit, dan Kota Serang 2 unit.

    Optimasi Lahan Non Rawa

    Pada tahun 2025 Pemerintah Provinsi Banten akan melaksanakan kegiatan pengembangan lahan non rawa dalam format optimasi lahan dengan target 8000 hektar.

    Plt Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Banten, Saeful Bahri Maemun, SP, MM menyebut langkah yang dilakukan Pemprov Banten tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian melalui perbaikan
    infrastruktur lahan dan air.

    “Harapannya nanti akan terjadi peningkatan indeks pertanaman atau produktivitas komoditas pertanian yang berdampak pada
    penambahan ketersediaan pangan,” terang Saeful.

    Saeful menerangkan, optimasi lahan non rawa tersebut dilaksanakan diluar Sistem Irigasi Teknis dan akan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025.

    “Jadi ada beberapa tahapan dimulai dengan pembuatan dokumen
    survey identifikasi dan design melalui jasa konsultan, kemudian kontruksi yang dilaksanakan oleh kelompok tani penerima melalui pola padat karya, dan terakhir yaitu pengolahan lahan sawah,” pungkas Saeful.

    Penanganan Kekeringan Wilayah Beririgasi

    Plt Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Banten, Saeful Bahri Maemun, SP, MM mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian guna menangani masalah kekeringan di wilayah beririgasi, dilakukan melalui empat langkah konkrit.

    “Langkah awal kita melakukan pengawalan ketat gilir, giring irigasi dari waduk,” ujarnya.

    “Langkah kedua, dan ketiga yaitu pemanfaatan sumber-sumber air yang masih tersedia melalui pompanisasi serta pemanfaatan irigasi air tanah dangkal,” imbuh Saeful seraya menyebut upaya yang terkahir adalah dengan melakukan normalisasi saluran atau pembersihan saluran dari sedimentasi.(Esa)

  • Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

    Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh perempuan di Provinsi Banten bangga mengenakan pakaian kebaya. Simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman

    Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menghadiri acara Hari Kebaya Nasional Tingkat Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Sabtu (26/7/2025).

    Kegiatan peringatan Hari Kebaya Nasional dikemas santai. Kegiatan diawali dengan tarian nusantara yang dibawakan oleh sejumlah anak perempuan dan Ibu-ibu pengurus Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten dengan mengenakan pakaian kebaya.

    Menurut Andra Soni, Provinsi Banten merupakan daerah yang kaya akan tradisi dan nilai budayanya. Melalui kegiatan seperti itu, dirinya yakin ekspresi perempuan Banten semakin kuat untuk menjaga budayanya. Serta tetap mengambil peran aktif mengisi pembangunan daerah maupun nasional.

    “Saya juga mengajak seluruh masyarakat Banten khususnya generasi muda untuk mencintai dan bangga terhadap warisan budaya kita,” kata Andra Soni.

    Andra Soni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PBI Banten yang terus memperjuangkan kelestarian budaya, khususnya dalam mengangkat nilai dan filosofi kebaya sebagai warisan budaya bangsa.

    “Karena kebaya merupakan pakaian sarat makna bagi perempuan Indonesia khususnya perempuan Banten. Ia simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.

    Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan dengan adanya kegiatan itu dirinya semakin bangga mengenakan kebaya dalam kegiatan formal maupun sehari-hari.

    Menurut Tinawati, berkebaya bukan hanya soal pakaian, tapi tentang identitas dan jati diri. Kebaya mengingatkan pada kekuatan perempuan Indonesia yang anggun cerdas dan berbudaya.

    “Lewat Gerakan Perempuan Berkebaya ini, kita menunjukkan bahwa modernisasi tidak harus menghapus tradisi, tapi justru memperkuatnya,” pungkas Tinawati.

    Ketua PBI Banten Ina Suhud mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan dari Pemprov Banten, sehingga kegiatan memperingati Hari Kebaya Indonesia bisa berjalan dengan baik.

    “Ini merupakan kolaborasi yang baik, untuk kita sama – sama mengangkat nilai budaya perempuan,” katanya.

    Diakui Ina, PBI ini merupakan sebuah organisasi mandiri yang baru terbentuk sembilan bulan lalu. Namun dengan semangat kuat dari pada pengurus, eksistensi PBI bisa diakui pemerintah.

    “Tapi kami punya semangat tinggi untuk mempromosikan budaya kebaya Indonesia, khususnya Provinsi Banten melalui kegiatan sederhana yang kami sebar melalui media sosial,” jelasnya. (Trg)

  • Jasa Raharja Gelar Peringatan Hari Anak Nasional 2025, Jadikan3.000 Anak Indonesia sebagai Duta Informasi Keselamatan LaluLintas

    Jasa Raharja Gelar Peringatan Hari Anak Nasional 2025, Jadikan3.000 Anak Indonesia sebagai Duta Informasi Keselamatan LaluLintas

    Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional 2025, Jasa Raharja menyelenggarakan kegiatan bertema ‘Anak Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas’ yang dilaksanakan secara serentak di Kantor Pusat dan 29 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia pada hari ini (26/07).

    Kegiatan ini melibatkan 3.000 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat yang dipilih sebagai representasi anak-anak Indonesia yang peduli dan siap menjadi agen perubahan di bidang keselamatan lalu lintas dan pencegahan perundungan.

    Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2025 ini merupakan upaya Jasa Raharja dalam mendukung terbentuknya budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Dengan menunjuk dan membekali anak-anak sebagai Duta Informasi Keselamatan LaluLintas, Jasa Raharja mendorong mereka untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat sekitarnya.

    Pelaksanaan kegiatan ini didasari oleh data dan realitas yang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024, tercatat 227.435 kecelakaan lalu lintas terjadi di Indonesia,dengan 56.526 kasus di antaranya melibatkan anak-anak. Di sisi lain, laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa kasus perundungan disekolah terus meningkat signifikan, bahkan mencapai 30–60% per tahun. Hal ini menjadi dasar urgensi hadirnya program edukasi yang berfokus pada keselamatan dan perlindungan anak.

    Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 juga menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 88 juta anak di Indonesia, mencakup sepertiga populasi nasional. Namun demikian, anak-anak masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan kasus perundungan di lingkungan sekolah. Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 56.526 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak. Di sisi lain, kasus perundungan juga meningkat 30–60% per tahun berdasarkan laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

    Melihat urgensi tersebut, Jasa Raharja menghadirkan program ini sebagai bagian dari upaya edukasi sosial sekaligus bentuk kontribusi terhadap pembangunan karakter anak Indonesia. Ribuan siswa dari SMP dan sekolah sederajat yang berada di wilayah rawan kecelakaan turut dilibatkan sebagai peserta dan ditetapkan sebagai Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas

    Dalam sambutannya di Kantor Pusat Jasa Raharja Jakarta, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan apresiasi dan semangat kepada seluruh peserta yang terdiri dari 100 siswa-siswi pilihan dari Jakarta.

    “Hari ini, kalian tidak hanya belajar, tapi juga dipilih menjadi Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas. Artinya, kalian punya peran penting. Kalian bisa menjadi penyampai pesan keselamatan untuk teman-teman di sekolah, adik di rumah, bahkan orang tua. Kalian adalah agen perubahan yang bisa membuat lingkungan sekitar menjadi lebih aman, nyaman, dan peduli pada sesama,” ujar Dewi.

    Dewi juga menyampaikan bahwa selama satu jam berkumpul di acara tersebut, ada tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, dan penyebab utamanya adalah kecelakaan sepeda motor.

    “Maka pada 2045 nanti Indonesia akan seperti apa kalau Anak-Anakku tidak mengamalkan ilmu yang didapat hari ini sebagai Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas di sekolah dan rumahnya masing-masing? Bisa jadi nanti di sekelilingnya banyak yang cacat akibat kecelakaan lalu lintas, maka kita tidak akan sampai pada Indonesia Emas. Pesan utamanya adalah itu, bahwa dampak dari kecelakaan lalulintas sangat luar biasa,” jelasnya.

    Pada kesempatan ini, Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Bakharuddin Muhammad Syah ikut menyampaikan sambutannya. Ia menjelaskan bahwa para pelajar yang hadir di acara tersebut adalah Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas yang memberikan informasi, mengantarkan pesan kepada teman-teman, kepada lingkungannya, mulai dari keluarga, mulai dari sekolahan, lingkungan tempat tinggal, dan teman-teman bergaul.

    “Lalu lintas adalah urat nadi kehidupan, karena saat beraktivitas sehari-hari, kita melakukan pergerakan dan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Tak hanya itu, lalu lintas juga adalah cermin budaya bangsa dan menjadi tolok ukur kemajuan suatu negara atau suatu daerah. Sayangnya, banyak ketidaktertiban berlalu lintas yang mengancam keselamatan masyarakat saat beraktivitas,” jelasnya, menekankan pentingnya tugas yang diemban oleh para Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas.

    Pada kegiatan ini, para siswa dibekali dengan pemahaman tentang larangan berkendara di bawah umur, pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, serta cara mengenali dan menghadapi perundungan. Mereka juga diberikan pin khusus sebagai simbol keikutsertaan dan komitmen sebagai Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas.

    Kegiatan ini selaras dengan program kerja Jasa Raharja dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kehidupan yang sehat dan sejahtera, serta komunitas yang aman dan inklusif. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat posisi Jasa Raharja sebagai BUMN yang aktif dalam membangun budaya keselamatan dan kesejahteraan sosial.

    Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, Jasa Raharja berharap bahwa para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan nilai-nilai keselamatan dan anti-perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

  • Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Paspor Simpatik

    Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Paspor Simpatik

    Karimun, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun kembali menggelar kegiatan Paspor Simpatik guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membuat paspor.

    Kegiatan Paspor Simpatik ini dilaksanakan di Ruang Pelayanan Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Sabtu, 26 Juli 2025.

    Untuk diketahui, bahwa Paspor Simpatik adalah layanan pembuatan atau perpanjangan paspor yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun di akhir pekan atau hari libur, bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu mengurus paspor pada hari kerja.

    Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid didampingi Kasi Lalintalkim, Rery Yudhistira dan Kasubsi Lantaskim, Elmi mengatakan Paspor Simpatik ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian di luar hari kerja.

    “Paspor Simpatik hadir untuk mengakomodasi pemohon yang memiliki kesibukan di hari kerja dan ingin mengurus paspor di waktu luang, seperti akhir pekan,” kata Farid.

    Farid menyebutkan bahwa kegiatan Paspor Simpatik ini akan rutin dilakukan. “Layanan Paspor Simpatik ini rutin kita lakukan, mengingat banyaknya masyarakat Kabupaten Karimun yang bekerja sehingga layanan ini menjadi solusinya,” ungkap Farid.

    Lebih lanjut, Farid berharap melalui Paspor Simpatik ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Karimun dalam pembuatan paspor.

    “Dan ini merupakan bentuk pelayanan kita kepada masyarakat Kabupaten Karimun. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Karimun yang tidak bisa mengurus paspor pada hari kerja agar memanfaatkan layanan Paspor Simpatik ini. Karena kami hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu masyarakat Karimun, Euis mengaku terbantu dengan adanya layanan Paspor Simpatik tersebut.

    “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya, selama ini saya mau buat paspor sangat sulit karena terkendala dengan hari kerja, tapi dengan adanya Paspor Simpatik ini saya bisa membuat paspor. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun,” ucap Euis.

  • Launching Gapudakan TP PPK, Bupati Ratu Zakiyah Harap Bakal jadi Percontohan

    Launching Gapudakan TP PPK, Bupati Ratu Zakiyah Harap Bakal jadi Percontohan

    SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Launching Gerakan Perempuan Berbudidaya Ikan atau Gapudakan dan Pelatihan Budidaya Ikan bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di 29 kecamatan di Aula Tb Suwandi pada Jum’at, 25 Juli 2025. Bupati berharap, program-program inovasi yang digagas Dinas Perikanan (Diskan) bisa menjadi percontohan untuk daerah lain.

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku bersyukur dengan adanya program Gapudakan yang peruntukan bagi para TP PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Serang. ”Alhamdulillah hari ini saya bersama ibu-ibu PKK telah melaunching program Gapudakan gerakan perempuan membudidaya ikan. Gapudakan program pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Serang, semoga ini akan berhasil dan nanti bisa di tiru oleh kabupaten dan kota lain,” ungkapnya kepada wartawan.

    Dijelaskan Ratu Zakiyah, Program Gapudakan dalam rangka swasembada pangan salah satu dari asta cita Presiden Prabowo Subianto. Oleh karenanya, ia meminta kepada Ibu-ibu TP PKK untuk bergerak melakukan budidaya ikan di rumahnya masing-masing. ”Tadi kita sudah melihat semua ternyata sesimpel itu dan sebetulnya kita semua bisa swasembada pangan di depan rumah masing-masing,” katanya.

    Berkaitan dengan antusias TP PKK, Ratu Zakiyah mengapresiasi karena antusiasnya sangat luar biasa. Hanya saja, karena program ini merupakan program perdana maka hanya menyiapkan 4 kecamatan meliputi Kecamatan Anyer, Mancak, Kopo, dan Kecamatan Cikeusal untuk percontohan awal lantaran keterbatasan anggaran. “Maka kedepan kita akan kolaborasi bersama perusahaan untuk dana CSR (Corporate Social Responsibility) nya, sehingga nanti semua kecamatan bisa mendapatkan program (Gapudakan) ini,” harapnya.

    Dengan demikian, Ratu Zakiyah juga berharap TP PKK di 4 kecamatan yang mendapatkan program bantuan Gapudakan bisa berhasil. Sehingga keberhasilan itu dapat meningkatkan swasembada pangan di daerah, terutama dalam budidaya ikan. “Adapun untuk budidaya ikan meliputi ikan patin, ikan lele, dan ikan nila,” jelasnya.

    Lebih lanjut Ratu Zakiyah menjelaskan, budidaya ikan lebih utamanya dalam rangka untuk ketahanan pangan keluarga karena berada di depan pekarangan rumah. Disisi lain, dalam rangka juga mencegah dan menekan angka stunting. “Karena mengonsumsi ikan itu bagus ada kandungan proteinnya, jadi kita terimakasih kepada dinas perikanan yang menginisiasi program ini. Doakan semoga berhasil,” pintanya.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskan Kabupaten Serang Suhardjo program Gapudakan di inisiasi supaya perempuan pun beraktivitas juga di perikanan karena selama ini hanya ada pengolah dan pemasaran saja. Akan tetapi untuk ini membudidaya, agar wanita-wanita juga mencintai ikan.

    ”Kalau sudah mencintai otomatis mereka akan membudidaya ikan. Kalau di awali dengan kecintaannya mereka akan termotivasi untuk bisa berbudidaya ikan, intinya yang pertama untuk gizi keluarganya dulu, nanti kalau hasil berlebih yang di butuhkan bisa di jual untuk penghasilan keluarganya,” ujarnya.

    Adapun untuk bantuan program Gapudakan, kata Suhardjo meliputi paralon kemudian ada pompa, 200 benih ikan, dan bantuan pakan ikannya. Kedepannya, jika anggaran tersedia akan ada penambahan bantuan dan kecamatan yang mendapatkan bantuan tersebut.

    ”Pakan kita siapkan, nanti kalau udah mencintai mereka berapapun akan beli, untuk pakan nanti pasti pengadaan sendiri, untuk saat ini kita kasih dulu,” katanya.

    Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib mengatakan, program Gapudakan adalah salah satu program yang ditunggu. Karena memang PKK ingin fokusnya memberdayakan ibu-ibu supaya bisa memaksimalkan kesejahteraan keluarganya.

    ”Pelatihan seperti ini memang sangat pas sekali, kami berharap semua warga bisa mendapatkan pelatihan seperti ini di semua kecamatan karena ini dampaknya besar sekali. Intinya sangat berharap dan berterima kasih sekali adanya kegiatan ini supaya bisa meningkatkan kesehatan keluarga,” ujarnya.

    Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Ida Nuraida, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A), Encup Suplikah dan Pengurus TP PKK se Kabupaten Serang.(Trg)

  • ASTON Anyer BEACH HOTEL Tawarkan Liburan Untuk Keluarga Dengan Paket “SEASIDE EXPLORES”

    ASTON Anyer BEACH HOTEL Tawarkan Liburan Untuk Keluarga Dengan Paket “SEASIDE EXPLORES”

    Anyer – 26Juli 2025, Aston Anyer Beach Hotel menghadirkan Seaside Explores, sebuah penawaran eksklusif yang memungkinkan tamu luar menikmati berbagai fasilitas hotel tanpa perlu menginap. Penawaran ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga yang menginginkan liburan singkat dengan pengalaman hotel berbintang di kawasan Anyer.

    Melalui penawaran Seaside Explores, tamu dapat mengakses berbagai fasilitas unggulan Aston Anyer Beach Hotel, antara lain pantai privat, kolam renang, area bermain anak, kids club, aktivitas anak, serta hiburan special seperti foam party. Penawaran ini juga sudah termasuk satu buah homemade pizza yang dapat dinikmati bersama keluarga.

    Harga penawaran Seaside Explores tersedia untuk 2 orang dewasa dan anak anak :
    ● Hari Kerja (Weekdays)
    ▪ Paket 2 Dewasa + 1 Anak : IDR 348.000 Nett
    ▪ Paket 2 Dewasa + 2 Anak : IDR 398.000 Nett
    ● Akhir Pekan (Weekends)
    ▪ Paket 2 Dewasa + 1 Anak : IDR 398.000 Nett
    ▪ Paket 2 Dewasa + 2 Anak : IDR 458.000 Nett

    “Penawaran Seaside Explores menjadi bentuk upaya kami dalam memberikan alternatif liburan singkat yang menyenangkan bagi keluarga. Tanpa harus menginap, para tamu tetap bisa menikmati fasilitas terbaik Aston Anyer Beach Hotel dan merasakan suasana tepi pantai yang nyaman dan menyegarkan. Kami berharap penawaran ini dapat menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin bersantai sejenak dari rutinitas harian” ujar Nandang Permana, General Manager Aston Anyer Beach Hotel.

    Dengan lokasi tepi laut yang strategis serta berbagai fasilitas ramah keluarga, Aston Anyer Beach Hotel tetap menjadi pilihan utama bagi para wisatawan yang mencari kenyamanan dan keindahan alam dalam satu destinasi.

    Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telepon 0254 849 5060, atau nomor Whatsapp Business 0851-7977-0775, kunjungi website www.astonhotelsinternational.com Informasi lain mengenai hotel juga bisa didapatkan melalui Instagram resmi di @astonanyer. (Trg)

  • Terkait Karlhutla, Kapolres Tanah Karo: Asap Bukan Warisan, Stop Bakar Lahan!

    Terkait Karlhutla, Kapolres Tanah Karo: Asap Bukan Warisan, Stop Bakar Lahan!

    TANAH KARO, SUMUT – Menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

    Tindakan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga meninggalkan dampak buruk bagi generasi mendatang.

    “Asap bukan warisan. Kita punya tanggung jawab moral untuk menjaga alam, bukan mewariskan bencana bagi anak cucu kita,” tegas Kapolres dalam keterangannya kepada media.

    Polres Tanah Karo terus mengintensifkan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla, terutama di wilayah rawan kebakaran.

    Langkah ini dilakukan bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, untuk memastikan kesiapsiagaan sejak dini.

    Menurut Kapolres, pembakaran lahan secara sengaja adalah tindak pidana yang dapat dijerat dengan hukuman berat.

    Ia juga mengajak seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, serta para petani agar mengedepankan metode ramah lingkungan dalam mengelola lahan pertanian mereka.

    “Kami tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang dengan sengaja membakar hutan atau lahan.

    Undang-undang sudah jelas, dan kami tidak ingin Kabupaten Karo menjadi penyumbang kabut asap yang merugikan banyak pihak,” ujarnya.

    Kapolres juga mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berhenti pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta potensi konflik sosial antarwarga akibat dampak lintas wilayah.

    Dengan semangat kolaborasi, Polres Tanah Karo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian hutan dan lahan.

    Edukasi, pengawasan, dan pelaporan dini adalah kunci mencegah bencana yang seharusnya bisa dihindari.

    (Erianto Perangin-Angin)

  • Sifa Herdini Sekar Masuk 40 Besar ASN Talent Academy LAN RI 2025

    Sifa Herdini Sekar Masuk 40 Besar ASN Talent Academy LAN RI 2025

    Jakarta – Salah satu ASN dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Sifa Herdini Sekar, S.E., berhasil terpilih sebagai peserta Akademi Talenta ASN 2025. Dari 900 pendaftar seluruh Indonesia, Sifa masuk dalam 40 besar ASN dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang lolos seleksi program bergengsi ini. Jumat, 25 Juli 2025

    Akademi Talenta ASN merupakan program pengembangan kompetensi dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), yang bertujuan mencetak pemimpin masa depan sektor publik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Seleksi awal dilakukan secara daring melalui jalur Free Access, dan peserta yang lolos melanjutkan ke tahap pembelajaran klasikal (Bundling).

    Tahap Bundling akan berlangsung mulai 9 hingga 31 Juli 2025 di Kampus ASN Corporate University, Pejompongan, Jakarta. Selama pelatihan, peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan strategis, seperti Outdoor Learning Experience di Wikasatrian Bogor, magang korporasi di PT Pertamina (Persero), dan benchmarking secara virtual ke Jepang dan Australia.

    Kepala BPKAD Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. “Kami bangga salah satu ASN kami masuk dalam 40 besar ASN Talent Academy tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa ASN Banten memiliki kompetensi dan potensi untuk bersaing di level nasional,” ujarnya.

    Senada dengan itu, Sekretaris BPKAD Provinsi Banten, Agus Setiyadi, SH., M.Si., menambahkan bahwa keikutsertaan Sifa diharapkan dapat membawa inspirasi dan dampak positif bagi pengembangan inovasi pelayanan publik di lingkungan kerja. “Kami mendukung penuh dan mendorong ASN lainnya untuk aktif dalam program pengembangan kompetensi seperti ini,” tuturnya.

    Selama mengikuti pelatihan, peserta diwajibkan fokus penuh, dibebaskan dari tugas kantor, dan diasramakan oleh penyelenggara. Selain pembelajaran di kelas, peserta juga menyusun dan mempresentasikan rencana aksi perubahan yang akan diterapkan di instansi masing-masing.

    Keikutsertaan ASN BPKAD Banten dalam program ini menjadi bukti komitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas aparatur negara yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern. (Dv)

  • Ketua DWP Rutan Kabanjahe Pimpin Pertemuan Dharma Wanita, Peran Istri dalam Mendukung Kinerja Suami

    Ketua DWP Rutan Kabanjahe Pimpin Pertemuan Dharma Wanita, Peran Istri dalam Mendukung Kinerja Suami

    TANAH KARO, SUMUT – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan peran aktif anggota, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Ny. Erlina Bahtiar Sembiring, memimpin langsung pertemuan rutin DWP yang digelar pada Jumat (25/07/2025) di aula Rutan Kabanjahe.

    Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, serta sebagai bentuk penguatan peran perempuan, khususnya para istri pegawai di lingkungan Rutan Kabanjahe.

    Dalam sambutannya, Ketua DWP menegaskan pentingnya peran istri sebagai pendamping yang turut serta menciptakan suasana harmonis dan kondusif dalam keluarga, yang secara tidak langsung berdampak positif pada kinerja suami di lingkungan kerja.

    “Seorang istri tidak hanya bertugas mengurus rumah tangga, tetapi juga menjadi penyemangat dan penyeimbang emosi bagi suami. Kehadiran dan dukungan moril dari istri sangat memengaruhi semangat dan produktivitas kerja suami,” ujar Ketua DWP.

    Kegiatan ini turut diisi dengan diskusi ringan dan berbagi pengalaman antaranggota, serta penyampaian agenda kerja DWP ke depan. Selain itu, Ketua DWP juga mengajak seluruh anggota untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dan keorganisasian guna memperkuat solidaritas serta memberikan kontribusi nyata di lingkungan Rutan.

    Di akhir kegiatan, para anggota menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peran suami sebagai abdi negara, serta siap berkontribusi membangun citra positif Dharma Wanita Persatuan.

    Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pegawai dan keluarga besar Rutan Kabanjahe semakin solid dalam mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Sosialisasi Remisi Dasawarsa, Rutan Kabanjahe Berikan Pemahaman Kepada Warga Binaan

    Sosialisasi Remisi Dasawarsa, Rutan Kabanjahe Berikan Pemahaman Kepada Warga Binaan

    TANAH KARO, SUMUT – Dalam rangka memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang hak-hak narapidana, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe menggelar sosialisasi terkait kebijakan Remisi Dasawarsa, Sabtu (26/07/2025).

    Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan penuh antusias di lapangan Rutan.

    Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Andry Petra Jaya Bangun, S.Sos, didampingi pejabat struktural dan Staf pelaksana, yang menjelaskan secara rinci mengenai dasar hukum, kriteria, prosedur pengusulan hingga jenis-jenis remisi, khususnya Remisi Dasawarsa yang merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi narapidana yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku positif selama menjalani masa pidana.

    “Remisi Dasawarsa ini merupakan bentuk penghargaan khusus dari negara yang diberikan kepada narapidana yang telah menjalani masa pidana minimal 10 tahun dengan syarat-syarat tertentu. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan aktif mengikuti pembinaan,” ujar Kasubsi Pelayanan Tahanan dalam paparannya.

    Selain memberikan pemahaman tentang regulasi, kegiatan ini juga menjadi ajang tanya jawab interaktif antara petugas dengan warga binaan.

    Beberapa WBP tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar perhitungan masa pidana, persyaratan administratif, hingga hak-hak lain yang berkaitan dengan program pembinaan dan pengurangan masa pidana.

    Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H dalam keterangannya, menyampaikan bahwa sosialisasi seperti ini merupakan bentuk komitmen Rutan untuk memberikan pelayanan yang transparan dan informatif kepada seluruh warga binaan.

    “Kami ingin semua warga binaan paham dan mengetahui hak-haknya, termasuk soal remisi. Dengan pengetahuan ini, mereka termotivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Karutan.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami pentingnya pembinaan dan perubahan perilaku sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
    (Erianto Perangin-Angin)