Blog

  • BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama dengan Disnaker Kota Sukabumi Guna Lindungi Pekerja Rentan

    BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama dengan Disnaker Kota Sukabumi Guna Lindungi Pekerja Rentan

    Sukabumi, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi.

    Adapun kerjasama ini terkait perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025 Kota Sukabumi.

    Penandatanganan PKS ini dilakukan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi Abdul Rachman di De Kebonjati Kota Sukabumi. Selasa, 05 Agustus 2025.

    Turut hadir pada penandatanganan perjanjian kerjasama ini ialah Inspektur Kota Sukabumi Yudi Yustiawan, Kepala Bagian Perekonomian Sekretarian Daerah Kota Sukabumi Rahmi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi dan Dinas Sosial Kota Sukabumi.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Abdul Rahman dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan telah ditandatangani PKS ini harapannya dapat meningkatkan kepesertaan pekerja rentan di Kota Sukabumi.

    “Semoga dengan adanya kerjasama ini semakin banyak pekerja rentan yang ada di Kota Sukabumi terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan sehingga membantu peningkatan perekonomian masyarakat Kota Sukabumi,” katanya.

    “Dan PKS ini juga merupakan bentuk hadirnya Pemerintah untuk melindungi pekerja rentan dan keluarganya yang ada di Kota Sukabumi,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Sukabumi.

    “Melalui kolaborasi ini, kita bisa bersama-sama dalam meningkatkan perlindungan pekerja rentan dan keluarganya yang berada di Kota Sukabumi,” katanya.

    “Dan perlindungan ini bentuk hadirnya Negara melalui program BPJS Ketenagkerjaan dalam memberikan perlindunga bila terjadi risiko yang dialami oleh pekerja rentan,” tambahnya.

    Terkahir, Ryan berharap melalui perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan ini dapat menurunkan angka kemiskinan yang berada di Kota Sukabumi.

    “Melalu PKS ini, saya berharap seluruh pekerja rentan yang berada di Kota Sukabumi dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sehingga dapat membantu Pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan yang berada di Kota Sukabumi,” tutupnya.

  • Budaya Karo Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-18 Kota Serang

    Budaya Karo Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-18 Kota Serang

    Serang, Djawaranews.com – Pawai Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Serang berlangsung meriah, Rabu (6/8/2025). Namun ada yang berbeda tahun ini. Kehadiran budaya Karo dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sukses mencuri perhatian penonton.

    Sepasang duta budaya Karo tampil anggun dan gagah mengenakan busana adat khas Karo. Mereka berdiri di atas mobil pickup yang dihias penuh dengan buah dan sayuran, simbol dari sukacita dan rasa syukur yang kental dalam tradisi Karo.

    Di belakang kendaraan hias itu, rombongan Karo Banten Bersatu (KBB) ikut berjalan dengan semangat, membawa pesan keberagaman yang harmonis di tengah masyarakat Kota Serang.

    Tak hanya tampil memukau, sebuah momen spesial terjadi di tengah arak-arakan. Lesman Bangun, Penasehat DPD KBB Serang-Cilegon, secara spontan menyematkan Beka Buluh — kain khas Karo — kepada Wali Kota Serang, Budi Rustandi.

    “Itu spontanitas saja karena melihat pemimpin daerah. Dan itu adalah budaya kami untuk memberikan ‘Beka Buluh’ kepada pejabat sebagai bentuk penghormatan,” ujar Lesman kepada wartawan usai pawai.

    Lesman mengaku bangga karena budaya Karo bisa tampil dalam panggung resmi Pemerintah Kota Serang.

    “Saya merasa bangga. Ini membuktikan bahwa budaya Karo bisa diterima dan turut mewarnai kebudayaan di Banten,” katanya.

    Ia pun mengajak seluruh masyarakat Karo di tanah perantauan untuk terus memperkenalkan budaya leluhur mereka.

    “Mari terus kita kenalkan budaya Karo di tanah rantau, agar anak cucu kita tetap mengenalnya dan masyarakat pun semakin memahami keberagaman budaya kita,” ucapnya.

    Sekretaris KBB DPD Banten Barat, Sanjaya Sitepu bersama duta budaya karo saat pawai budaya menyambut HUT Kota Serang ke 18.

    Sementara itu, Sekretaris KBB DPD Banten Barat, Sanjaya Sitepu, juga menyampaikan rasa bangganya. Ia mengaku baru kali ini budaya Karo mendapat ruang di acara resmi Pemerintah Daerah.

    “Selama saya tinggal di Banten, baru kali ini Pemerintah mengikutsertakan budaya Karo. Ini suatu kebanggaan,” ungkap Sanjaya.

    Menurutnya, keterlibatan budaya Karo dalam Pawai HUT Kota Serang bukan hanya sebagai bentuk pelestarian, tapi juga bukti bahwa komunitas Karo bisa berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat di Kota Serang.

    “Ini sekaligus memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat luas dan memperlihatkan bahwa kita bisa hidup berdampingan serta bekerja sama dalam keberagaman,” pungkasnya. (Trg)

  • Pemkab Tangerang Akan Aktifkan Kembali Program Jumsih

    Pemkab Tangerang Akan Aktifkan Kembali Program Jumsih

    Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengungkapkan akan kembali menyosialisasikan dan mengaktifkan kembali program Jum’at Bersih (Jumsih)

    Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri gerakan gotong royong menjaga kebersihan sungai dan penanggulangan banjir yang digelar di Susukan Ngalor Situ Kelapa Dua, Rabu (6/8/25)

    “Sebetulnya saya dan Pak Bupati juga akan mensosialisasikan lagi Jumat Bersih, beliau sekarang sudah menyosialisasikan Jumat keliling tapi Jumat Bersih ini harus diaktifkan kembali,” ungkap Wabup Intan

    Dia mengatakan kehadirannya bersama anggota DPRD, salah satunya adalah untuk melihat langsung gerakan gotong royong membersihkan saluran air yang menjadi salah satu titik banjir dan mencari solusi menangani sampah di wilayahKec. Kelapa Dua

    “Pagi ini saya bersama dewan Provinsi Banten juga DPRD Kabupaten Tangerang beserta pak camat Pak Lurah dan seluruh jajaran kelurahan dan kecamatan Kelapa Dua melihat langsung agenda masyarakat bergotong-royong membersihkan saluran yang memang jadi salah satu titik banjir,” ujarnya.

    Dia juga menegaskan bahwa sampah di Kabupaten Tangerang saat ini menjadi tantangan besar yang harus ditangani bersama, tidak hanya pemerintah tapi semua pihak dan masyarakat harus bersinergi dan berkolaborasi mengatasi sampah. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus berupaya memperbanyak dam memaksimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) yang berada di kecamatan-kecamatan.

    “Sampah yang dikirim ke Jatiwaringin sudah overload. Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat ini akan mengaktifkan dan memaksimalkan beberapa TPS 3R di masing-masing kecamatan,” ujarnya

    Dirinya juga berharap masyarakat lebih peka dan peduli terhadap sampah, dengan membiasakan pola hidup bersih, memilah sampah dan tidak buang sampah sembarangan. Pihaknya juga mendorong pihak kecamatan, desa, kelurahan, RW dan RT di wilayah Kelapa Dua bisa membuka peluang kerjasama dengan swasta melalui program CSRnya dalam hal pengelolaan sampah.

    “Saya minta kecamatan sampai dengan RT dan RW di Kelapa Dua terus galakan pola hidup bersih, masyarakat jangan buang sembarangan dan jajaki buka kerja sama dengan Lippoland dalam program CSR-nya untuk pengelolaan sampah, paling tidak lingkup Kelurahan Kelapa Dua,”

    Dirinya berharap gerakan gotong royong tersebut menjadi komitmen awal bersama seluruh pemangku dan masyarakat di seluruh wilayah Kec. Kelapa Dua untuk senantiasa menjaga lingkungan dan bergotong royong menangani sampah.

    “Jadi mudah-mudahan acara gotong royong ini bukan cuma hari ini aja tapi rutin nanti dilakukan pak camat di seluruh wilayahnya. Nanti di Kecamatan Kelapa Dua tiap Jumat ada Jumsih yang dilakukan untuk seluruh unsur Kecamatan Kelapa Dua, bergerak bersama untuk bersih-bersih lingkungan,” pungkasnya

    Pihaknya juga menyatakan apresiasi dan terima kasihnya kepada anggota DPRD, kecamatan beserta seluruh jajarannya dan masyarakat yang bergerak cepat untuk merapikan beberapa saluran yang tersumbat yang diharapkan pada bulan Desember nanti semuanya sudah terbuka. (Shj)

  • Kesehatan Mental Prioritas, Sekda Minta TPKJM Gencarkan Edukasi hingga Tingkat Akar Rumput

    Kesehatan Mental Prioritas, Sekda Minta TPKJM Gencarkan Edukasi hingga Tingkat Akar Rumput

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Kesehatan jiwa merupakan tantangan nyata yang tidak bisa diabaikan di tengah kompleksitas kehidupan perkotaan yang kian dinamis. Kesadaran ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk memperkuat upaya promotif dan preventif dalam menangani persoalan kesehatan mental di masyarakat.

    Dalam kegiatan Penguatan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) yang digelar pada Rabu (06/08/2025).

    Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan, perhatian terhadap kesehatan jiwa harus menjadi prioritas bersama. Menurutnya, tekanan ekonomi, dinamika sosial, hingga gaya hidup masyarakat perkotaan berkontribusi besar terhadap meningkatnya kasus gangguan mental.

    “Masalah kesehatan jiwa bukan lagi hal tabu. Ini isu nyata yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan sejak dini, secara komprehensif, dan dengan dukungan semua pihak,” ujar Herman, di hadapan peserta kegiatan.

    Lebih lanjut, Herman, menyebut, TPKJM memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menangani permasalahan kesehatan jiwa di tingkat masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi teknis, TPKJM diharapkan mampu menjadi agen edukasi dan perubahan pola pikir masyarakat terhadap isu kejiwaan.

    “TPKJM harus hadir di tengah masyarakat, menyampaikan bahwa gangguan jiwa bisa disembuhkan dan bukan sesuatu yang memalukan. Ini adalah kondisi medis yang membutuhkan perhatian dan penanganan, bukan stigma,” tegasnya.

    Sekda, juga menekankan pentingnya mengubah paradigma lama yang menganggap gangguan jiwa sebagai aib. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga relawan, untuk membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan jiwa yang lebih inklusif.

    “Kami di Pemkot Tangerang siap mendukung setiap inovasi dan gerakan yang lahir dari TPKJM maupun pihak-pihak yang peduli. Kota ini harus menjadi tempat yang aman dan ramah bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kondisi psikososialnya,” kata Herman.

    Menutup arahannya, Herman, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik dan teknologi, tetapi juga kuat dan sehat secara mental.

    “Kesehatan mental adalah fondasi produktivitas dan kesejahteraan. Mari kita bangun Kota Tangerang sebagai kota yang lebih tangguh secara mental, tempat di mana setiap warganya memiliki kesempatan untuk pulih, tumbuh, dan berkontribusi,” pungkasnya. (Ad)

     

  • The Adams, Kangen Band, Hingga Tabligh Akbar Siap Guncang Kota Serang Fair 2025, Cek Jadwalnya di Sini

    The Adams, Kangen Band, Hingga Tabligh Akbar Siap Guncang Kota Serang Fair 2025, Cek Jadwalnya di Sini

    Kota Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) akan menggelar perhelatan akbar bertajuk Kota Serang Fair 2025.

    Acara ini diselenggarakan sebagai puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Serang.

    Pesta rakyat yang terbuka untuk umum dan gratis ini akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari tanggal 6 hingga 10 Agustus 2025, bertempat di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.

    Acara ini menjanjikan rangkaian kegiatan yang sangat beragam, memadukan hiburan modern, kegiatan religi, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

    Panggung utama akan dimeriahkan oleh deretan musisi papan atas dari berbagai genre.

    Nama-nama besar seperti The Adams, Kangen Band, Bondan Prakoso and Fade 2 Black, Batas Senja, dan Momonon dipastikan akan tampil menghibur warga Serang.

    Tidak hanya itu, sisi religi juga akan diisi dengan tausiyah dari Ustadz Muhammad Assad, M.Sc. dalam sesi Tabligh Akbar.

    Selain festival musik, Kota Serang Fair 2025 juga menjadi etalase bagi produk-produk unggulan lokal melalui Pameran UMKM.

    Pengunjung juga dapat menikmati festival kuliner, pertunjukan kebudayaan, talk show inspiratif, kompetisi e-sport, hingga pagelaran Serang Fashion Week.

    Berikut adalah rincian kegiatan utama Kota Serang Fair 2025:

    – Waktu: 6 – 10 Agustus 2025

    – Tempat: Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang

    – Tiket: Gratis (Free Entry)

    Acara ini juga akan menampilkan puluhan penampil lainnya seperti Paranoise, Efek Rumah Dinas, Misery, Adara, dan masih banyak lagi, memastikan panggung hiburan terus semarak sepanjang hari.

    Sebagai terobosan baru untuk mendongkrak ekonomi lokal, Pemkot akan menerapkan skema unik bagi masyarakat yang ingin menyaksikan konser di panggung utama.

    Nantinya, pengunjung diwajibkan untuk berbelanja produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terlebih dahulu sebagai syarat masuk.

    “Nanti salah satu skema dari kita adalah yang masuk ke panggung utama untuk nonton konser itu harus membeli dulu produk UMKM,” kata Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang Wahyu Nurjamil.

    “Misalnya, pengunjung sudah membawa struk senilai Rp30.000, baru boleh menonton konser,” jelasnya.

    Dijelaskan Wahyu, rangkaian acara akan dimulai dengan kegiatan lari sejauh 5 kilometer pada 3 Agustus 2025.

    Selanjutnya, pada 6 Agustus akan digelar Pawai Budaya yang meriah di pagi hari.

    Pada malam harinya, Kota Serang Fair 2025 akan resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 10 Agustus 2025.

    Kota Serang Fair 2025 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian dan menampilkan potensi kreatif masyarakat Kota Serang di hari jadinya yang ke-18. (Trg)

  • BPJS Ketenagakerjaan Anugrahkan Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Jambi

    BPJS Ketenagakerjaan Anugrahkan Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Jambi

    JAMBI, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah dan pelaku usaha, sebagai bentuk apresiasi telah mendukung penuh implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui ajang Penganugerahan Paritrana Award Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jambi. Kegiatan itu digelar secara resmi di Ballroom Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, Rabu (06/08/2025) .

    Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi tinggi dalam mendukung program Pemerintah Pusat melalui BPJS Ketenagakerjaan, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

    Gubernur Jambi, Al Haris dalam sambutan dan arahannya, mengatakan Paritrana Award merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah dalam mendorong perlindungan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. “Penghargaan ini bukan semata bentuk apresiasi, tapi juga pemicu semangat kita bersama untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial, terutama bagi para pekerja informal, petani, nelayan, dan pelaku UMKM,” ujarnya.

    Ia juga menekankan, pentingnya kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga kerja, terutama di sektor informal dan rentan. “Tujuan daripada Paritrana Award ini adalah memberikan penghargaan kepada Bupati, Wali Kota, dan seluruh pihak yang peduli terhadap ketenagakerjaan. Semua dimulai dari proses pendataan siapa yang layak menerima perlindungan hingga mereka yang terkena musibah, tentunya sangat membutuhkan manfaat dari program ini,” ujar Gubernur Al Haris.

    Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini aktif dalam mendorong mendorong perlindungan bagi pekerja. Semoga dapat dapat memperluas jaringan, dan semakin banyak anak bangsa yang tercover melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

    Kepala wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Muhyidin menambahkan, para pemenang yang terpilih dalam ajang Paritrana Award Provinsi Jambi ini nantinya akan mengikuti pertandingan di tingkat nasional. Juga akan diselenggarakan pula pertandingan tingkat zona Sumatera, di mana Provinsi Jambi akan turut berpartisipasi.

    Dengan adanya ajang ini, Provinsi Jambi patut diapresiasi atas langkah-langkah baik yang telah dilakukan dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja. “Dari total sekitar 460.000 pekerja, sebanyak 119.000 pekerja telah terlindungi melalui Program BKBK Provinsi Jambi. Program ini telah berjalan selama tiga tahun dan dapat menjadi contoh baik bagi provinsi lain,” katanya.

    Di tingkat kabupaten, Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah yang patut dijadikan model. Kabupaten ini berhasil memberikan perlindungan kepada 55.000 pekerja rentan, yang sebelumnya sama sekali belum terjangkau oleh program perlindungan sosial ketenagakerjaan.

    Selain itu, saat ini terdapat 586 anak di Provinsi Jambi yang telah menerima beasiswa dari program BPJS Ketenagakerjaan. Namun demikian, cakupan perlindungan tenaga kerja di Jambi masih berada pada angka 37,5%, sementara target nasional yang ingin dicapai adalah 55%. “Artinya, masih terdapat lebih dari 214.000 pekerja yang perlu dijangkau dan diberikan perlindungan. Upaya perlu terus ditingkatkan agar seluruh pekerja, khususnya yang rentan, dapat memperoleh perlindungan yang layak dan berkelanjutan,” imbuhnya

    Ajang ini memberikan penghargaan kepada beberapa kategori, mulai dari Pemerintah Kabupaten/Kota, perusahaan besar, BUMD, institusi pendidikan, hingga pelaku usaha mikro.
    Berikut adalah penerima Paritrana Award Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025: 1. Bupati Sarolangun, 2. Bupati Muaro Jambi, 3. Wali Kota Jambi, 4. Bank 9 Jambi, 5. Permata Griya Husada, 6. Lontar Papyrus & Paper Inds, 7. Perkebunan Nusantara lV Regional 4, 8. Universitas Batanghari, 9. Desa Arang-arang Kabupaten Muaro Jambi, dan 10. Onoy’s Bakery.

    Bupati Sarolangun, Hurmin mengapresiasi atas penghargaan yang telah diterima, ia berharap melalui penghargaan ini semakin banyak masyarakat Sarolangun yang tercover progam BPJS Ketenagakerjaan. “Program seperti ini sangat penting, kita berkomitmen untuk terus meningkatkan pesertanya,” ungkapnya. (*)

  • Pesta Rakyat Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-18 Kota Serang dan HUT ke-80 RI

    Pesta Rakyat Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-18 Kota Serang dan HUT ke-80 RI

    Kota Serang, Djawaranews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Serang dan HUT ke-80 Republik Indonesia berlangsung meriah dengan digelarnya Pawai Budaya yang memukau ribuan warga. Sejak pagi hari, warga tumpah ruah di sepanjang jalan protokol Kota Serang untuk menyaksikan kirab budaya yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal, 6 Agustus 2025.

    Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, yang turut memberikan sambutan. Dalam gelaran tahun ini, kehadiran berbagai perwakilan berbagai budaya daerah lain juga ikut ditampilkan salah satunya Budaya Karo dari Sumatera Utara semakin menambah semarak suasana.

    Wali Kota Serang, Budi Rustandi, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme masyarakat serta seluruh peserta yang turut ambil bagian dalam pawai tersebut.

    “Budaya yang tinggi ini merupakan salah satu aset milik Kota Serang yang harus kita jaga, kita rawat, kita lindungi, kita banggakan, dan kita lestarikan,” ujar Wali Kota Budi.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada para peserta, mulai dari pelajar, komunitas, sanggar budaya, OPD, hingga masyarakat umum yang telah menunjukkan kreativitas terbaik mereka.

    “Partisipasi aktif semuanya membuktikan bahwa semangat kebangsaan dan cinta daerah terus tumbuh di tengah masyarakat kita,” tambahnya.

    Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menyebut usia 18 tahun sebagai momentum strategis bagi Kota Serang untuk berkembang sebagai pusat peradaban di Provinsi Banten.

    “Budaya adalah pengikat antara masa lalu dan masa depan. Dalam konteks pembangunan, pelestarian budaya menjadi landasan penting untuk membentuk masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan berbudi pekerti luhur,” ungkap Deden.

    Ia menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga harus menyentuh nilai-nilai budaya dan warisan leluhur. “Mari kita bersama-sama melanjutkan pembangunan Kota Serang yang maju, religius, dan berbudaya,” ajaknya.

    Pawai Budaya kali ini menampilkan berbagai atraksi menarik, mulai dari pertunjukan tari tradisional, peragaan busana adat yang semarak, hingga demonstrasi seni bela diri seperti pencak silat. Berbagai peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, sanggar seni, komunitas pelajar, dan masyarakat umum tampil dengan semangat tinggi, menjadikan jalanan Kota Serang sebagai panggung budaya raksasa.

    Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya lokal tetap hidup dan terus berkembang, seiring semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang tak pernah padam di tengah masyarakat Kota Serang. (Trg)

  • Presiden Prabowo Dorong Lompatan Layanan Kesehatan: Dari Cek Kesehatan Gratis hingga Rumah Sakit Baru

    Presiden Prabowo Dorong Lompatan Layanan Kesehatan: Dari Cek Kesehatan Gratis hingga Rumah Sakit Baru

    Jakarta, Djawaranews.com – Presiden Prabowo Subianto terus mendorong percepatan pembangunan layanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa program prioritas yang menjadi perhatian Kepala Negara adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang baru saja diluncurkan secara nasional di sekolah-sekolah, rumah sakit baru di daerah terpencil, dan peningkatan fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan.

    “Kan Cek Kesehatan Gratis baru diluncurkannya di sekolah tanggal 4 Agustus kemarin. Jadi Pak Presiden senang sekali karena sekarang sudah 17 juta dan beliau ingin kalau bisa nanti 17 Agustus bisa nggak 20 juta supaya bisa ada pencapaian yang baik di sana,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

    Selain pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan rumah sakit di wilayah-wilayah terpencil juga menjadi salah satu fokus utama. Budi juga menjelaskan bahwa dari total 32 rumah sakit yang direncanakan, 22 telah dilakukan peletakan batu pertama, dan sisanya akan menyusul di paruh kedua tahun ini.

    “Sisanya 10 akan di-groundbreaking juga di semester kedua ini. Diharapkan mungkin 12 sampai 15 rumah sakit bisa selesai juga di tahun ini, dan itu masyarakat senang sekali dengan pembangunan rumah sakit-rumah sakit di daerah-daerah seperti Reda Bolo, di Borong, itu daerah yang pasti teman-teman nggak pernah dengar lah. Konawe, Buton, Anambas, Taliabu, di Nias. Itu daerah-daerah yang memang Bapak Presiden perhatikan,” jelasnya.

    Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa Kepala Negara ingin agar seluruh kabupaten dan kota di Indonesia memiliki fasilitas rumah sakit yang memadai. Budi juga menyampaikan bahwa Presiden mendorong agar target awal ditingkatkan secara bertahap hingga menjangkau seluruh daerah. Presiden juga memberi arahan agar penugasan dokter dan penyediaan alat kesehatan berjalan beriringan.

    “Beliau pengen kalau bisa 514 kabupaten dan kota semua rumah sakitnya bagus-bagus. Kemudian kita juga bicara mengenai rumah sakit ini kalau sudah ada alat-alatnya akan butuh SDM dan butuh pembiayaan. Beliau juga menyampaikan bagaimana arahan supaya dokter-dokternya, dokter-dokter spesialisnya itu bisa dipercepat. Kemudian mengenai pembiayaannya juga bisa dipercepat,” tambahnya.

    Menteri Kesehatan juga menyampaikan rencana peresmian tiga rumah sakit besar oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat. Ketiga rumah sakit tersebut berlokasi di Jayapura, Jakarta, dan Solo, serta menjadi bagian dari transformasi infrastruktur layanan kesehatan nasional.

    “Kita juga bahas tentang peresmian tiga rumah sakit. Jadi ada rumah sakit di Jayapura, rumah sakit Kemenkes yang besar. Itu juga beliau setuju nanti akan meresmikan. Terus juga ada rumah sakit PON yang baru di Jakarta. Kalau teman-teman naik Cawang itu kelihatan gede. Itu rumah sakitnya juga beliau setuju mungkin dalam waktu dekat akan diresmikan beliau, dan ada rumah sakit jantung khusus di Solo yang merupakan hibah dari Raja UAE,” kata Budi. (Red)

  • Satpol PP Kab. Tangerang Tutup Aktivitas Kupasan Tanah di wilayah Kecamatan Balaraja

    Satpol PP Kab. Tangerang Tutup Aktivitas Kupasan Tanah di wilayah Kecamatan Balaraja

    TANGERANG, Djawaranews.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menutup aktivitas Kupasan Tanah di Jalan Raya Kresek, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, pada Selasa (5/8/2025). Penindakan ini dilakukan menyusul laporan masyarakat yang mengeluhkan dampak lingkungan dan keselamatan akibat aktivitas galian tersebut.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait aktivitas Kupasan Tanah yang menyebabkan jalan menjadi kotor dan berlumpur, hingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    “Kami menerima keluhan masyarakat akibat aktivitas kupasan tanah di wilayah Balaraja yang mengganggu dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Ana Supriyatna.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP Kabupaten Tangerang segera melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah ditemukan adanya pelanggaran, petugas langsung menghentikan aktivitas dan melakukan penutupan dengan memasang garis larangan di area tersebut.

    “Kami terjunkan personel ke lokasi dan langsung memberikan tindakan tegas dengan menutup lokasi kupasan tanah menggunakan garis kuning agar tidak ada aktivitas kembali,” tambahnya.

    Penutupan lokasi kupasan tanah berlangsung tanpa hambatan. Saat petugas tiba, aktivitas galian telah dihentikan oleh pengelola yang bersikap kooperatif dan mengikuti instruksi Satpol PP.

    “Proses penutupan berjalan lancar. Pengelola menghentikan aktivitas sebelum kami tiba dan bersedia mengikuti aturan,” jelasnya.

    Ana Supriyatna menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pelanggaran yang merugikan dan membahayakan masyarakat.

    “Tindakan ini kami lakukan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas galian atau kegiatan lain yang melanggar peraturan daerah dan mengganggu ketertiban umum.

    “Kami akan bertindak tegas terhadap siapapun yang melanggar perda dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

    Tambahnya, dalam proses penyegelan, petugas menemukan satu unit alat berat di lokasi yang turut diberi garis larangan. Pihaknya juga telah memberikan teguran langsung kepada pengelola agar tidak melanjutkan aktivitas tersebut.

    “Satu unit alat berat ditemukan di lokasi dan kami pasangi garis kuning sebagai tanda larangan. Kami juga telah menegur pengelola untuk menghentikan seluruh aktivitas kupasan tanah,” pungkasnya. (Shj)

  • Sachrudin: Bukan Hanya Gelar, Kota Sehat Butuh Aksi Bersama

    Sachrudin: Bukan Hanya Gelar, Kota Sehat Butuh Aksi Bersama

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Predikat Kota Sehat tingkat nasional yang telah diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bukanlah akhir dari perjuangan. Bagi Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, pencapaian tersebut justru menjadi awal komitmen baru untuk menjaga konsistensi dalam menciptakan kota yang lebih nyaman, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

    “Kita tidak semata memburu penghargaan. Ini tentang kesadaran bersama dan konsistensi dalam menjaga lingkungan. Jangan sampai masih ada warga buang sampah sembarangan, atau pedagang kaki lima yang mengganggu fasilitas umum,” tegas Sachrudin, saat memimpin Rapat Persiapan Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional 2025, Selasa (05/08/2025), di Ruang Rapat Wali Kota Tangerang.

    Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) dan para Kepala Perangkat Daerah terkait, yang selama ini berperan aktif dalam mendukung program Kota Sehat.

    Didampingi Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, Sachrudin, juga menekankan, evaluasi rutin sangat penting agar pelaksanaan program tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada kualitas hidup masyarakat.

    “Kota Sehat bukan sekadar urusan pemerintah. Ini tugas kolektif kita semua, mulai dari ASN, tokoh masyarakat, kader, hingga warga biasa. Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujarnya.

    Sachrudin, juga menginstruksikan kepada para camat dan lurah agar mendorong keterlibatan semua pihak di tingkat kelurahan dan RW dalam menyukseskan program ini.

    “Kita punya modal sosial yang kuat mulai dari RT/RW, kader Posyandu, PSM, Pokdar, FKTS. Libatkan dan ajak mereka secara aktif untuk terus bergerak bersama demi Kota Tangerang yang lebih sehat dan layak huni bagi semua,” pungkasnya. (Ad)