Blog

  • Gubernur Banten Saksikan Laga Profesional Perdana di BIS

    Gubernur Banten Saksikan Laga Profesional Perdana di BIS

    Serang – Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan laga sepakbola Profesional Perdana di Banten International Stadium (BIS), Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kab. Serang, Sabtu (9/8/2025) malam. Pekan pertama BRI Super League 2025/2026 di BIS mempertandingkan Dewa United Banten FC vs Malut United dengan skor akhir 1 – 3.

    “Alhamdulillah akhirnya stadion ini bisa digunakan untuk liga atau Super League 2025/2026,” ucapnya.

    “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Banten. Kita punya stadion bertaraf internasional,” tambahya.

    Andra Soni mengaku bahwa pertandingan itu menjadi kesempatan bagi dirinya untuk memperhatikan penonton, supporter, dan perangkat pertandingan. “Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik sesuai dengan standar stadion ini, yaitu standar internasional,” ucapnya.

    Andra Soni mengaku bersyukur bahwa fasilitas pendukung BIS berjalan dengan baik sesuai dengan saat uji coba pada tiga tahun lalu.

    “Memang ada fasilitas-fasilitas yang perlu kita kembangkan. Pertama pagar perimeter, kemudian parkir, penerangan, akses masuk, dan beberapa jalan akses lain untuk mencegah penumpukan.

    Andra Soni mengaku bersyukur penonton antusias menyaksikan pertandingan di BIS. Juga adanya keterlibatan UMKM meski jumlah penonton masih dibatasi.

    “Kita akan kembangkan bersama-sama. Terima kasih telah menyaksikan laga big match BRI Super League 2025/2026,” pungkas Andra Soni. (Trg)

  • HUT ke-18 Kota Serang, Wali Kota Budi Rustandi Paparkan Capaian dan Rencana Pembangunan

    HUT ke-18 Kota Serang, Wali Kota Budi Rustandi Paparkan Capaian dan Rencana Pembangunan

    Kota Serang – Kota Serang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 melalui rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Kota Serang, Minggu (10/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, para bupati/wali kota se-Banten, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa peringatan HUT ke-18 menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan menetapkan arah kebijakan ke depan. Ia memaparkan visi Kota Serang untuk “menjadikan Kota Serang yang madani, maju kotanya bahagia dan sejahtera warganya” yang diturunkan ke dalam lima misi utama:

    1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan melayani.

    2. Mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing.

    3. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

    4. Menguatkan perekonomian daerah berbasis potensi lokal.

    5. Membangun infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan.

     

    Budi Rustandi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan, di antaranya:

    Pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 4,71%, berada pada tren positif.

    Pendapatan per kapita naik menjadi Rp58,49 juta.

    Tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,45% menjadi 7,12%.

    Tingkat kemiskinan menurun dari 6,20% menjadi 5,65%.

    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,43 poin menjadi 76,90 poin.

    Program strategis yang telah dan akan dilakukan meliputi penanganan banjir, penataan kawasan Tamansari, revitalisasi Stadion Maulana Yusuf menjadi pusat olahraga dan ruang terbuka hijau, serta penataan ulang Pasar Rau menjadi pasar tradisional modern yang lebih tertata dan produktif.

    Selain itu, Kota Serang juga berhasil meraih berbagai prestasi, antara lain:

    8 kali berturut-turut opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

    Peringkat 1 Regional Jawa dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2022.

    Kategori lingkungan “Sangat Baik” pada Digital Innovation Award 2025.

    Juara 3 lomba inovasi teknologi tingkat nasional.

    Budi Rustandi menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. “Mari kita jadikan HUT ke-18 ini sebagai semangat baru untuk berkarya, berinovasi, dan membangun Kota Serang yang kita cintai,” pungkasnya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi seluruh elemen masyarakat adalah modal penting untuk membawa Kota Serang lebih maju,” ujarnya. (Trg)

  • Imigrasi Tanjung Balai Karimun Meriahkan Olahraga Bersama Jelang HUT RI Ke-80

    Imigrasi Tanjung Balai Karimun Meriahkan Olahraga Bersama Jelang HUT RI Ke-80

    Karimun, Djawaranews.com – Dalam rangka menyambut HUT RI Ke -80 Tahun, jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun turut hadir dalam kegiatan olahraga bersama.

    Diketahui olahraga bersama ini dilaksanakan di Panggung Puteri Kemuning Coastal Area Kabupaten Karimun pada Minggu, 10 Agustus 2025.

    Turut hadir dalam olahraga bersama ini ialah Bupati Kabupaten Karimun, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Kapolres Karimun, Wadanlanal, Kasdim Karimun, Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun dan seluruh stakeholder lainnya serta masyarakat Kabupaten Karimun.

    Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid yang didampingi Kasi Inteldakim, Ramono Winawan, Kasubsi Lantaskim, Elmi, Kasubsi Dakkim, Nofirman, Kaur Umum, Renold beserta CPNS Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun mengapresiasi atas terlaksananya olahraga bersama tersebut.

    Lebih lanjut, Farid menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat hubungan sinergis antara seluruh Forkopimda Kabupaten Karimun.

    “Hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh semangat untuk menyambut HUT RI. Di mana kegiatan ini sangat luar biasa dan berlangsung meriah,” kata Farid.

    “Dan kegiatan olahraga bersama ini juga merupakan wadah bersilaturahmi serta upaya dalam membangun semangat kebersamaan serta memperkokoh persaudaraan antar instansi jelang HUT ke-80 Tahun Kemerdekaan RI,” ungkapnya.

    Terakhir, Farid berharap melalui olahraga bersama ini dapat memupuk semangat nasionalisme dan kebersamaan antar jajaran instansi dan masyarakat.

    “Mari kita sambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini dengan penuh sukacita. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” tutupnya.

  • HUT Kota Serang ke-18, Ketua DPRD Muji Rohman Pimpin Rapat Paripurna

    HUT Kota Serang ke-18, Ketua DPRD Muji Rohman Pimpin Rapat Paripurna

    Kota Serang – DPRD Kota Serang menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Serang pada Minggu (10/8/2025). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, mulai dari Wakil Gubernur Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, Wali Kota Serang, wakil walikota serang, ketua DPRD Kabupaten Serang, hingga para undangan dari berbagai instansi.

    Dalam sambutannya, Muji Rohman menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 18 tahun Kota Serang sejak resmi dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007. Ia berharap momen ini menjadi motivasi untuk terus mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

    “HUT ke-18 ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga identitas Kota Serang sebagai pusat kreativitas, budaya, dan pendidikan di Provinsi Banten,” ujarnya.

    Rapat paripurna ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Wali Kota Serang, doa bersama, dan rangkaian acara resmi lainnya. Perayaan HUT ke-18 Kota Serang juga dirangkai dengan berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan yang berlangsung sejak awal Agustus. (Trg)

  • Pengerjaan Jalan oleh CV. KMM Diduga Lalai, Pengendara Alami Patah Tulang

    Pengerjaan Jalan oleh CV. KMM Diduga Lalai, Pengendara Alami Patah Tulang

    Karo – Pengerjaan pengorekan aspal di Jalan Kapten Pala Bangun, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, diduga tidak mematuhi prosedur keselamatan kerja. Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor mengalami patah tulang saat melintas di lokasi tersebut.

    Korban bernama Kanon Ginting (56), warga Jalan Mariam Ginting Gang Tarigan, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe. Ia terjatuh di area proyek yang tidak dilengkapi rambu peringatan, sehingga mengalami patah tulang pada kaki kanan.

    Peristiwa itu terjadi pada Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Kanon hendak mengisi bahan bakar di SPBU Lau Dah Kabanjahe.

    “Saya datang dari Centrum Jalan Kapten Pala Bangun, beriringan dengan mobil. Saat sampai di lokasi pengerjaan proyek, saya jatuh dan terpental di depan Gereja Oukomene 125/SMB karena ada lubang korekan aspal tanpa rambu-rambu,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025)

    Kanon mengaku sempat pusing akibat jatuh, lalu ditolong dua orang warga. Kakinya tak bisa digerakkan dan ia langsung dibawa ke pengobatan patah tulang Rehmalemna di Sukadame. Sepeda motor miliknya juga mengalami kerusakan.

    Ia menambahkan, saat kejadian, pekerja proyek tengah mengorek aspal di depan pohon nangka dekat persimpangan Hotel Pelawi. Mereka tidak mengetahui dirinya jatuh karena sibuk bekerja.

    “Saya minta pihak pemborong bertanggung jawab atas apa yang saya alami,” tegasnya.

    Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 273, penyelenggara jalan yang tidak segera memperbaiki kerusakan jalan hingga mengakibatkan kecelakaan dapat dipidana maksimal enam bulan atau denda Rp12 juta.

    Diketahui, proyek ini berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Sumatera Utara.

    Nama Proyek: Rehabilitasi Mayor Jalan Pala Bangun Kabanjahe

    Nomor Kontrak: HK.0201/APBN-Wil 44 02025

    Tanggal Kontrak: 26 Mei 2025

    Sumber Dana: APBN

    Nilai Kontrak: Rp2.094.449.000

    Waktu Pelaksanaan: 180 hari kalender

    Kontraktor: CV Karya Mora Mandiri

    Konsultan Supervisi: PT Akriton KSO PT Puri Dimensi, CV Manunggal Ria Merta

    Pihak keluarga korban mengaku telah menghubungi salah satu pengawas proyek, namun hingga kini belum ada bentuk pertanggungjawaban dari pihak pelaksana. (Plt)

  • HUT RI Ke 80, BRI BO Kabanjahe Menghias Kantor Dengan Bahan Daur Ulang

    HUT RI Ke 80, BRI BO Kabanjahe Menghias Kantor Dengan Bahan Daur Ulang

    TANAH KARO, SUMUT – Bulan Agustus adalah bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana pada bulan Agustus negara kita Republik Indonesia akan merayakan hari ulang tahun kemerdekaan.

    Pada tahun 2025 ini, bangsa kita akan memperingati hari kemerdekaan yang ke 80, pada tanggal 17 Agustus 2925.
    Seperti tahun-tahun sebelumnya seluruh kalangan masyarakat,elemen bangsa dengan bersemangat menyambut hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan, baik itu individu maupun instansi.

    Pada kesempatan ini BRI BO Kabanjahe juga tidak lepas dari semangat kemerdekaan tersebut. Dalam menyambut hari kemerdekaan juga membuat beberapa kegiatan, salah satunya melakukan perlombaan menghias kantor.

    Menghias kantor tahun 2025 ini, BRI BO Kabanjahe menggunakan bahan sebagian besar dari bahan daur ulang. Plastik, kardus karton, triplek bekas pakai dipergunakan sebagai bahan untuk mendekorasi kantor di cabang Jalan Veteran 100 Kel Gung Leto. Kabanjahe dan di kantor unit dan teras

    Branch Office Head BRI BO Kabanjahe, A. Donny Cahyono dalam Siaran Persnya, Sabtu (9/8) menyampaikan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, yang ke 80, Insan Brilian (sapaan untuk pekerja BRI) agar memaknai semangat kemerdekaan dengan cara yang kreatif, inspiratif, inovatif dan relevan dengan nilai-nilai masa kini.

    “Kegiatan Dekorasi Brilian tidak hanya menjadi sarana ekspresi semangat nasionalisme, namun diharapkan dapat mencerminkan komitmen BRI terhadap prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial” tambahnya dengan semangat juang merdeka.
    (Erianto.Perangin-Angin)

  • Wabup Najib Hamas Pastikan Kolaborasi Chadra Asri dan UGM Jaga Ekosistem Laut Terus Berlanjut

    Wabup Najib Hamas Pastikan Kolaborasi Chadra Asri dan UGM Jaga Ekosistem Laut Terus Berlanjut

    Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan kolaborasi antara PT. Chandra Asri Pacific Tbk dan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta akan terus berlanjut dalam upaya menjaga ekosistem laut.

    Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, usai Seminar Konservasi Ekosistem Mangrove di Wilayah Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang, yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Jumat, 8 Agustus 2025.

    “Saya hadir di seminar konservasi mangrove mewakili Ibu Bupati, menyampaikan pesan-pesan beliau dalam forum yang pertama, Pemerintah Kabupaten Serang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada keluarga besar UGM yang telah bersinergi untuk KKN mahasiswa UGM yang sudah 25 hari di Kabupaten Serang di dua Kecamatan Tirtayasa dan Tanara,” ujarnya.

    Kemudian, yang kedua, kata Najib Hamas, mengapresiasi kepada Management PT. Chandra Asri Pacific Tbk yang telah berpartisipasi aktif untuk menyukseskan proses kolaborasi antara Pemkab Serang, PT. Chandra Asri Pacific Tbk, dan KKN-PPM UGM Yogyakarta. “Beberapa hal yang sudah kita sampaikan di forum, bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut sesuai komitmen kita semua untuk menjaga ekosistem lingkungan, khususnya di laut,” katanya.

    Dijelaskan Najib Hamas, ekosistem mangrove merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka mengurangi emisi karbon dengan menyerap CO2 dari udara selama fotosintesis. “Yang kedua adalah untuk bersama-sama mewujudkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya lingkungan laut kita,” ucapnya.

    Untuk saat ini, Najib Hamas juga menjelaskan, ekosistem mangrove terkonsentrasi di kawasan Kecamatan Tanara dan Tirtayasa. Sesuai dengan mitigasi dan diskusi dengan pihak PT. Chandra Asri Pacific Tbk dan KKN-PPM UGM Yogyakarta, masih ada MoU hingga Tahun 2026 mendatang. “Insya Allah, kita akan perdalam kesepakatan-kesepakatan secara tematik bagaimana kesinambungan MoU ini bagian dari tekad kita semua untuk menjaga lingkungan kita di Kabupaten Serang, khususnya,” terangnya.

    Lebih lanjut, Najib Hamas memastikan bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut sesuai dengan tekad semua pihak, di mana beberapa perusahaan juga siap melakukan kesinambungan. Mengingat, untuk wilayah masih luas dari sekitar 160 hektare, baru sekitar 5 persen yang tertanami mangrove. “Yang tertanam (mangrove) baru 5 persen dari 160 hektare, jadi masih sangat luas. Ini bagian tanggung jawab kita bersama, pemerintah daerah, akademisi, perusahaan, masyarakat, pemerhati lingkungan, dan masyarakat umum,” paparnya.

    “Ini bertahap sesuai perencanaan kita, 3 tahun ini, ini sudah sesuai 2028 untuk memastikan bahwa ini bagian dari kerja sama semua gotong-royong. Jadi Insya Allah industri juga punya komitmen yang sama karena proses produksi, kemudian iklim usaha itu bagian keinginan kita bersama supaya semuanya bahagia,” paparnya.

    Corporate Shared Value (CSV) Department Manager PT. Chandra Asri Pacific Tbk, Wawan Mulyana, mengatakan bahwa Chandra Asri bukan hanya intervensi di wilayah Kabupaten Serang, khususnya di pesisir Serang Utara, juga wilayah pesisir Panimbang Kabupaten Pandeglang. “Tapi luasannya sangat luas di Serang Utara, kurang lebih kami akan mengintervensi sesuai dengan MoU sekitar 180-200 hektare. Kurang lebih sekitar 800 ribu pohon mangrove yang sudah tertanam di pesisir Serang Utara,” ujarnya.

    Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Yogyakarta, Sudaryatmo, mengapresiasi kinerja Pemda Kabupaten Serang dan PT. Chandra Asri Pacific Tbk dalam masalah rehabilitasi dan pengelolaan lahan pesisir, dalam hal ini untuk konservasi mangrove. “Kami akan terus belajar ke sana di tempat yang sudah berjalan seperti Pandeglang, kemudian itu akan diterapkan di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, dan sekitarnya, tentunya akan menambah pendapatan masyarakat desa,” ujarnya.

    Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Ida Nuraida, Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Haryadi, Plt Kepala Dinas Kelautan (Diskan), Suhardjo, Kepala Disporapar, Anas Dwi Satya Prasadya, Sekretaris DLH, Iman Saiman, Camat Tanara, Farid Anwar Ibrahim, dan Sekretaris Diskan, Rochyan Aglan. (Trg)

  • Buku Perjalanan Hidup Margono Djojohadikusumo Diluncurkan

    Buku Perjalanan Hidup Margono Djojohadikusumo Diluncurkan

    Jakarta  – Buku Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946 karya HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto resmi diluncurkan Penerbit Buku Kompas di Kompas Institute, Jumat (8/8/2025). Buku ini mengupas perjalanan hidup Margono, yang juga kakek Presiden Prabowo Subianto, sebagai tokoh perintis ekonomi nasional sekaligus pendiri Bank Negara Indonesia pada 1946, menyoroti perannya dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi bangsa pasca-kemerdekaan.

    Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya menyambut baik peluncuran buku Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946 karya HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto untuk menjaga memori kolektif bangsa. Dia juga menegaskan bahwa Margono mewariskan 2 (dua) hal penting bagi bangsa Indonesia yakni BNI 1946 dan Koperasi yang digunakannya sebagai alat perjuangan di bidang ekonomi untuk menopang kemerdekaan Indonesia. “Selamat kepada mas Jimmy dan mas Kurniadi atas bukunya. Semoga ini menjadi bagian yang penting di dalam menjaga memori kolektif bangsa,” kata Fadli..

    Hadir pada peluncuran buku ikonik tersebut, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Wakil Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, keluarga besar Margono Djojohadikusumo, anggota Komisi IX DPR Achmad Ruyat, Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal dan Komisaris Independen BNI Vera Febyanthy, Staf Khusus Panglima TNI Mayjend TNI Oni Junianto, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Muhammad Asrian, pengacara kondang OC Kaligis serta kedua penulis.

    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menilai gagasan Margono Djojohadikusumo tentang perbankan nasional yang berpihak pada rakyat sangat relevan untuk menjawab tantangan penyediaan rumah layak dan terjangkau di Indonesia.
    “Margono mengajarkan bahwa lembaga keuangan harus menjadi alat pemerataan kesejahteraan, bukan sekadar mesin keuntungan. Prinsip itu yang kami terjemahkan dalam kebijakan perumahan hari ini, khususnya melalui skema kredit rumah murah,” ujar Fahri.

    Fahri menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh pihak untuk meneladani keberanian Margono dalam membuat terobosan ekonomi. “Kredit rumah murah bukan sekadar program perumahan, tetapi instrumen membangun martabat dan kemandirian rakyat, seperti yang diperjuangkan Margono.”

    Wakil Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menilai perjuangan Margono Djojohadikusumo sangat relevan dengan tantangan pembangunan ekonomi Indonesia masa kini. Menurutnya, Margono adalah sosok yang memahami bahwa kedaulatan ekonomi tidak bisa bergantung pada kekuatan asing, melainkan harus dibangun dengan kekuatan dan sumber daya bangsa sendiri. “Margono tidak hanya pendiri Bank Negara Indonesia pada 1946, tetapi juga penggagas sekaligus pelaksana pencetakan uang pertama Republik Indonesia. Di tengah keterbatasan dan ancaman pasca-proklamasi, beliau berani mengambil langkah strategis yang menjamin peredaran uang kita bebas dari kendali kolonial,” ujar Qodari.

    Ia menekankan bahwa pencetakan Oeang Republik Indonesia (ORI) adalah langkah monumental yang memantapkan kedaulatan bangsa di bidang moneter, sejalan dengan visi pembangunan ekonomi yang berdikari. Qodari juga mengusulkan agar Margono Djojohadikusumo diakui secara resmi sebagai Bapak Uang Republik Indonesia, mengingat jasanya dalam memimpin proses pencetakan dan distribusi ORI.
    “Seperti halnya para pejuang di medan tempur, Margono berjuang di medan ekonomi. Menghadirkan uang Republik bukan hanya soal transaksi, tetapi soal harga diri dan kemerdekaan. Saya kira layak jika negara memberi penghormatan formal sebagai Bapak Uang Republik Indonesia,” tambahnya.

    Mora Dharma Silitonga yang mewakili keluarga besar Margono, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas penerbitan buku ini. “Eyang kami selalu mengajarkan bahwa ukuran keberhasilan bukan harta pribadi, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat diberikan untuk rakyat,” ungkapnya.

    Direktur Commercial banking BNI Muhammad Iqbal mengungkapkan, ada satu statement Margono menjadi inspirasi bagi BNI di tahun 1946 bahwa bangsa ini butuh bank sendiri bukan hanya untuk menghitung uang tetapi untuk menyusun harga diri. “Saya merinding bacanya karena ini suatu kata-kata yang membuat kami di BNI sebagai bank pertama oleh republik ini untuk terus mampu bertahan untuk menghadapi dinamika perjalanan bangsa hingga hari ini,” kata Iqbal.

    Penulis HMU Kurniadi mengungkapkan riset buku ini memakan waktu lebih dari satu tahun, mencakup penelusuran arsip sejarah dan wawancara dengan berbagai pihak. Jimmy S. Harianto menambahkan, semangat Margono yang menolak ketergantungan pada kekuatan asing menjadi pesan penting bagi generasi sekarang.

    Wakil Pemimpin Umum Kompas Paulus Tri Agung Kristanto yang akrab disapa Mas Tra mengungkapkan, Buku Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946 dapat menjadi salah satu sumber rujukan penting mengenai peran strategis para founding father meletakkan pondasi perekonomian pada era kemerdekaan. “Pak Margono adalah penggerak perekonomian Indonesia saat itu,” katanya.

    Peluncuran buku ini dihadiri akademisi, sejarawan, ekonom, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat umum dan diakhiri dengan penandatanganan buku dan sesi foto bersama. Suasana peluncuran memadukan diskusi akademis dengan nuansa emosional mengenang jasa seorang tokoh bangsa. Buku kini tersedia di toko buku seluruh Indonesia dan platform daring.

  • Perdana se-Jabodetabek, Menteri LH: Siap Dukung Penuh Satgas Langit Biru Kota Tangerang

    Perdana se-Jabodetabek, Menteri LH: Siap Dukung Penuh Satgas Langit Biru Kota Tangerang

    Kota Tangerang – Inisiatif Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan kualitas udara dan lingkungan yang lebih baik mendapat apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, saat berkunjung ke Kota Tangerang, Sabtu (09/08/2025).

    Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian Satgas Langit Biru dan peluncuran Gerakan Kembalikan Langit Biru Kita yang melibatkan unsur perangkat daerah, lembaga, TNI, Polri, dunia usaha, dunia industri, media, dan para pegiat lingkungan di Kota Tangerang.

    “Ini yang pertama dan perdana di Jabodetabek. Kota Tangerang menjadi daerah pertama yang memulai. Maka saya, selaku Menteri Lingkungan Hidup, siap mendukung penuh gerakan Satgas ini demi terwujudnya lingkungan hidup yang baik bagi masyarakat, khususnya di Kota Tangerang,” ungkap Hanif.

    Menteri LH mengungkapkan, kualitas udara di wilayah Jabodetabek dalam lima hingga enam tahun terakhir masuk kategori tidak bersih. Namun, dengan tekad dan komitmen yang kuat, Kota Tangerang menjadi pionir yang berani bergerak mengembalikan kualitas udara yang sehat di wilayahnya.

    “Saya harap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Jabodetabek, sehingga upaya mewujudkan lingkungan bersih dan sehat untuk anak cucu kita dapat berlangsung secara berkesinambungan. Saya apresiasi dan dukung penuh komitmen Pak Wali Kota beserta jajaran, forkopimda, dan seluruh lembaga yang terlibat,” tambah Hanif.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan, deklarasi Satgas Langit Biru menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan kebersihan udara serta mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

    “Udara dan lingkungan yang bersih adalah hak semua warga. Maka ini adalah upaya kolektif untuk memenuhi hak tersebut,” ujar Sachrudin.

    Menurutnya, komitmen bersama ini akan menjadi modal utama dan ujung tombak pengendalian pencemaran udara demi terwujudnya Kota Tangerang yang bersih dan sehat.

    “Kami bersama seluruh elemen masyarakat akan terus bergerak dan menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Ad)

  • Bupati Tangerang Jumling di Masjid Jami Hidayatul Mubtadiin Cileles

    Bupati Tangerang Jumling di Masjid Jami Hidayatul Mubtadiin Cileles

    TANGERANG – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid melakukan kunjungan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Hidayatul Mubtadiin, Kampung Munjul, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (8/8/25).

    Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa program Jumling merupakan upaya pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi warga secara langsung serta menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

    “Jumling bukan sekadar ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung. Dari sini kami bisa mengetahui kebutuhan warga dan memastikan program pemerintah menyentuh langsung, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar Bupati.

    Dalam kesempatan tersebut, dia juga teringat kembali masa-masa saat dia bertugas sebagai Camat Tigaraksa pada awal tahun 2000. Dirinya juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa bersilahturahmi dan bertemu sapa dengan para tokoh dan masyarakat Tigaraksa, khususnya di Desa Cileles.

    “Datang ke Cileles ini seperti bernostalgia. Sekarang kondisinya sudah jauh berkembang. Saya senang bisa kembali dan berkumpul bersama masyarakat,” ucapnya.

    Selain melaksanakan salat Jumat, Bupati juga berinteraksi langsung dengan jamaah dan tokoh masyarakat setempat. Ia berharap silaturahmi ini dapat memperkuat kebersamaan serta memperlancar pembangunan di Desa Cileles.

    Pihaknya juga menyerahkan bantuan pemerintah kepada Masjid Jami Hidayatul Mubtadiin yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

    “Terima kasih kepada seluruh warga yang telah menerima kami dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini terus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya. (Shj)