Blog

  • Pemkab Tangerang Dorong Kaum Milenial Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak

    Pemkab Tangerang Dorong Kaum Milenial Tingkatkan Kesadaran Taat Pajak

    TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya bagi kaum milenial untuk sadar dan taat pajak.

    Salah satu terobosan tersebut adalah dengan menggelar kegiatan sosialisasi yang dikemas dengan pertunjukan hiburan dan dialog interaktif bertakjub ‘Tangkab Moment’ yang digelar di Se.Tujuan Coffe & Eatery, Jalan Raya Legok, Kecamatan Kelapa Dua.

    Acara ‘Tangkab Moment’ tersebut dihadiri langsung Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah dan perkwakilan kepala OPD, Jum’at malam (8/8/25).

    Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang mampu memfasilitasi kreatifitas kaum muda, sekaligus juga sosialisasi program-program pemerintah daerah, khususnya kesadaran taat pajak bagi seluruh warga Kabupaten Tangerang.

    “Saya ingin apresiasi kepada ‘Tangkab moment’ ini. Ternyata luar biasa yang hadir di sini, mayoritas anak-anak muda calon pimpinan di masa yang akan datang Jadi terima kasih dan selamat kepada teman-teman anak-anak muda yang hadir di sini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Dia mengatakan bahwa melalui acara Tangkab Moment tersebut, kaum melenial bisa menikmati hiburan tapi juga didorong untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    “Dengan hadir di sini saja sudah menunjukkan adanya kebersamaan anak-anak muda di Kabupaten Tangerang itu yang pertama. Yang kedua, kita hadir di sini bukan hanya untuk hiburan dan diskusi, sekaligus juga dalam rangka memberikan kontribusi terhadap Kabupaten Tangerang, salah satunya dengan membayar dengan baik dan menitipkan pajak untuk Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

    Dia menambahkan, dengan membayar pajak berarti sudah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang. Pajak yang dibayar tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jembatan, jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan dan berbagai berbagai pembangunan lainnya untuk peningkatan layanan kepada masyarakat.

    “Dengan pajak yang dititipkan oleh teman-teman, anak-anak muda milenial di sini berarti sudah memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang. Pembayaran di sini digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Tangerang, seperti membangun jembatan, jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan, dan sarana prasarana lainnya,” katanya.

    Dia juga menyampaikan, aparat Pemerintah Kabupaten Tangerang juga turun dan hadir dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat. Palayanan masyarakat terus digalakkan bahkan hingga malam hari.

    “Terima kasih semuanya ya mereka datang ke sini sengaja dijemput bola bagi anak-anak muda yang hadir di sini yang belum punya KTP sekarang itu langsung tuh KTP ktp-nya ada KTP digital nggak bayar gratis,” katanya.

    Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi, mengungkapkan bahwa acara ‘Tangkab Moment’ merupakan wadah ajang kreativitas kaum muda sekaligus juga sebagai wadah kolaborasi pemerintah daerah dan anak-anak muda dengan berbagai komunitas untuk sosialisasi membayar pajak.

    “Maksud dan tujuan Tangkab moment sebagai wadah kreativitas bagi anak muda untuk bisa tampil begitu juga sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan anak-anak muda yang biasa main band yang punya komunitas untuk menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat membayar pajak,” ungkap Slamet Budhi.

    Pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan Tangkab Moment tersebut secara rutin dengan kemasan yang lebih menghibur, interaktif dan informatif, khususnya untuk sosialisasi terhadap program-program pajak yang ada di Kabupaten Tangerang.

    Selain hiburan dari komunitas band kaum muda dan sosialisasi pajak, pada acara tersebut juga digelar pelayanan jemput bola pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) gratis. (Shj)

  • Hari Jadi Kota Serang Ke-18, Berkolaborasi untuk Membangun Kota

    Hari Jadi Kota Serang Ke-18, Berkolaborasi untuk Membangun Kota

    Kota Serang – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah berharap peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum dalam intropeksi diri untuk melihat dan menciptakan langkah upaya guna mewujudkan harapan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Dimyati Natakusumah saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Serang Memperingati Hari Jadi Kota Serang ke-18 di Gedung DPRD Kota Serang, Minggu (10/8/2025).

    “Selamat Dirgahayu Kota Serang ke-18, umur 18 itu umur yang dewasa, kalau kita bicara hari jadi. Maka kita berbicara terkait dengan intropeksi diri dan inventarisir berbagai permasalahan,” ungkap Dimyati.

    Selanjutnya, Dimyati juga menyampaikan untuk pembangunan Kota Serang membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Terutama dalam penataan kota yang bersih dan mengedepankan keberlanjutan.

    “Kita harus berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Kota Serang,” katanya.

    Dimyati juga menuturkan, terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian oleh Pemkot Serang. Di antaranya terkait permasalahan sampah, kebersihan lingkungan, infrastruktur dan lainnya.

    “Saya melihat sepak terjangnya, keberaniannya, ketegasannya Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta birokrasi yang ada, ini ada semangat baru. Saya yakin Kota Serang akan berubah dan Kota Serang akan ada kemajuan,” imbuhnya.

    Sementara, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan peringatan Hari Jadi Kota Serang ke-18 menjadi momentum perjalanan Kota Serang serta evaluasi atas capaian yang telah diraih selama enam bulan kepemimpinan Budi Rustandi dan Agis Nur Aulia.

    “Saya bersama Wakil Walikota Serang mengerahkan langkah awal dalam membangun pondasi dasar untuk mewujudkan visi besar Kota Serang, dimana menjadikan Kota Serang Madani yang maju kotanya, bahagia dan sejahtera warganya,” ujarnya.

    Dalam mencapai visi tersebut, kata Budi Rustandi, pihaknya akan melaksanakan 5 misi utama. Diantaranya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik bersih dan melayani, mewujudkan sumber daya manusia yang unggul berbudaya dan berdaya serta mewujudkan kehidupan masyarakat kota Serang yang mandiri dan berkarya.

    “Kemudian meningkatkan perekonomian daerah yang tumbuh dan inklusif berbasis potensi unggulan daerah dan mewujudkan infrastruktur yang berkualitas merata dan berkelanjutan,” katanya.

    Budi juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama turut serta dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kota Serang, dengan mengedepankan semangat gotong royong.

    “Mari bersama-sama berkolaborasi, berinovasi dan bergandengan tangan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Bersama adalah kunci keberhasilan kita,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 18 tahun Kota Serang sejak resmi dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007. Ia berharap momen ini menjadi motivasi untuk terus mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

    “HUT ke-18 ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga identitas Kota Serang sebagai pusat kreativitas, budaya, dan pendidikan di Provinsi Banten,” ujarnya. (Trg)

  • Kirab Budaya BC-FIFA 2025, Ribuan Warga Padati Jalanan Kota Cilegon

    Kirab Budaya BC-FIFA 2025, Ribuan Warga Padati Jalanan Kota Cilegon

    CILEGON – Suasana Kota Cilegon pada Minggu (10/8) pagi berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati jalur utama untuk menyaksikan Kirab Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Budaye Cilegon Fest & International Folk Arts (BC-FIFA) 2025.

    Sejak matahari terbit, masyarakat sudah memadati trotoar sambil bersorak dan bertepuk tangan menyambut setiap penampilan. Kirab dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, melintasi Landmark Kota Cilegon, lalu berakhir di Alun-alun Kota Cilegon.

    Sepanjang rute, peserta kirab menampilkan beragam tarian, musik, dan atraksi khas dari empat negara sahabat—India, Korea Selatan, Rusia, dan Bulgaria—yang berpadu dengan penampilan memukau seniman lokal.

    Wali Kota Cilegon, Robinsar, hadir langsung memimpin rangkaian acara. Ia menyampaikan bahwa Kirab Budaya hanya salah satu dari berbagai agenda BC-FIFA yang akan terus berlanjut hingga malam hari.
    “Pagi ini kita gelar Kirab Budaya, nanti malam ada pertunjukan seni dari seniman lokal dan nasional,” ungkapnya.

    Robinsar menegaskan, keterlibatan seniman dari berbagai negara menjadikan BC-FIFA 2025 sebagai momentum penting dalam mengenalkan seni dan budaya Cilegon ke pentas internasional.
    “Ini pertama kalinya kita melibatkan seniman lokal, nasional, dan internasional dalam satu panggung. Ada dari India, Korea, Rusia, dan Bulgaria,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas bangsa.
    “Kita ingin seni dan budaya terus berkembang di Cilegon. Budaya adalah jati diri yang harus kita pelihara bersama,” tegasnya.

    Kirab Budaya BC-FIFA 2025 tak hanya menjadi tontonan memukau, tetapi juga memperkuat hubungan antarbudaya di tengah masyarakat. Perpaduan seni lokal dan internasional ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang membawa Cilegon semakin dikenal di kancah global. (Lan)

  • Empat Negara Ramaikan Budaye Cilegon Festival 2025

    Empat Negara Ramaikan Budaye Cilegon Festival 2025

    CILEGON – Budaye Cilegon Festival & International Folk Arts (BC-FIFA) 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (7/8) malam. Gelaran ini menjadi ajang bertemunya ragam seni budaya, baik lokal maupun internasional, di satu panggung yang memikat.

    Dalam sambutannya, Robinsar menegaskan bahwa BC-FIFA 2025 bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian dari strategi besar Pemkot Cilegon untuk mengangkat budaya sebagai pilar pembangunan. “Festival ini mempererat persaudaraan, membangun citra kota, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

    Tahun ini, BC-FIFA terasa istimewa dengan kehadiran delegasi dari empat negara sahabat: Korea Selatan, Rusia, Bulgaria, dan India. Masing-masing akan menampilkan kekhasan budaya mereka, mulai dari tarian tradisional, musik, hingga busana khas. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya pengalaman budaya masyarakat Cilegon.

    Robinsar juga memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari panitia, relawan, hingga para seniman lokal dan internasional.
    “Kerja keras dan dedikasi Anda semua menjadi kebanggaan bagi kita, sekaligus membuka peluang Cilegon dikenal sebagai kota budaya kelas dunia,” tuturnya.

    BC-FIFA 2025 akan berlangsung hingga 10 Agustus mendatang, menghadirkan beragam penampilan seni dan pameran budaya. Robinsar mengajak masyarakat untuk hadir dan ikut memeriahkan.
    “Mari sambut tamu kita dengan keramahan, menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama acara. Semoga festival ini memberi manfaat sosial, menumbuhkan semangat kebudayaan, dan mengangkat nama Cilegon di kancah internasional,” tutupnya. (Lan)

  • BPBD Tangsel Bergerak Cepat Tangani Banjir di Lima Titik Kota

    BPBD Tangsel Bergerak Cepat Tangani Banjir di Lima Titik Kota

    Tangsel – Kota Tangerang Selatan, Banten, kembali diuji dengan banjir di sejumlah titik pada Minggu (10/8/2025) pagi. Sedikitnya 240 rumah di lima lokasi terendam air akibat luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan. Meski begitu, tak ada laporan warga mengungsi, berkat penanganan cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

    Penata Layanan Operasional Danton PB BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, menyebut banjir mulai terpantau sekitar pukul 06.45 WIB. Tim langsung dikerahkan ke lapangan untuk memantau, membantu warga, dan memastikan jalur evakuasi aman.

    “Total ada sekitar 240 rumah terdampak. Di Pondok Benda, air mulai surut siang hari sehingga tidak ada warga yang harus mengungsi,” kata Dian.

    Lokasi dan Kondisi Terkini

    Perum Villa Pamulang, Kelurahan Pondok Benda – Air setinggi 10–35 cm berdampak pada 160 kepala keluarga (KK). Menjelang siang, surut menjadi 5–20 cm.

    Jalan Lembah 1, Kelurahan Cirendeu – Genangan 25 cm merendam 12 KK. Luapan Kali Pesanggrahan memutus akses menuju Pondok Cabe.

    Kampung Jati, Kelurahan Buaran – Sebanyak 10 KK terdampak banjir setinggi 25 cm.

    Komplek Dago Tol, Kelurahan Ciater – 60 KK terdampak genangan setinggi 20 cm.

    Komplek BSR, Kelurahan Buaran – Air setinggi 10–25 cm merendam halaman masjid dan menutup akses warga.

    BPBD Tangsel menurunkan tim untuk membersihkan saluran, membantu warga memindahkan barang, dan memantau debit air. Di beberapa titik, warga bersama petugas melakukan penyedotan air untuk mempercepat surut.
    “Kami terus siaga memantau perkembangan di seluruh titik. Meski sebagian wilayah sudah surut, beberapa lokasi masih tergenang,” ujar Dian.

    Pemerintah Kota Tangsel mengimbau warga tetap waspada, terutama di area bantaran sungai. Intensitas hujan yang tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu menjadi faktor utama terjadinya genangan di wilayah ini. (At)

  • Kejuaraan Dayung Tangsel Open 2025 Digelar, Pilar: Harus Jadi Annual Event

    Kejuaraan Dayung Tangsel Open 2025 Digelar, Pilar: Harus Jadi Annual Event

    SERPONG – Kejuaraan Dayung Tangsel Open 2025 resmi digelar. Semarak pembukaan begitu terasa saat kehadiran Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan hadir dan ikut melepas para peserta kejuaraan, di Situ Pondok Jagung, pada Sabtu (09/08/2025).

    Kejuaraan yang digelar selama 2 hari ini mendapat respons positif dari masyarakat. Atas hal itu, Pilar mengatakan kejuaraan ini harus menjadi annual event.

    “Kejuaraan Dayung Tangsel ini merupakan event yang luar biasa dengan lintasan 500 meter. Alhamdulillah temen-temen kita dari berbagai provinsi datang kesini untuk jadi peserta. Mudah-mudahan ini awal yang baik bisa jadi annual event menjelang HUT Tangsel,” ujarnya.

    Terselenggaranya kejuaraan ini kata Pilar, berkat kolaborasi yang terjalin baik antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel, Dispora, dan tentunya Persatuan Olahraga Dayung Nasional Indonesia (PODSI).

    “Event seperti ini positif. Semakin besar event itu, tingkat nasional semakin baik untuk kemajuan pariwisata Tangsel. Ternyata di Tangsel ini, tempat yang representatif untuk kejuaraan dayung,” terangnya.

    Untuk memaksimalkan kedepannya, Pemkot Tangsel menaruh perhatian serius untuk menambah fasilitas penunjang. Seperti podium, hingga tempat untuk penonton.

    “Kedepan kita usulkan sarana prasarananya, seperti podium, tempat penoton, toiletnya kita tambah juga, lalu juga gudang alatnya. Supaya, alatnya bisa disimpan dengan aman dan tenang,” katanya.

    Pilar juga berpesan untuk menghasilkan kejuaraan yang maksimal, perlu juga peran serta secara bersama masyarakat. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lokasi pertandingan.

    “Pesan untuk masyarakat ya menjaga kebersihan, menjaga situ kita jangan sampai membuang sampah sembarangan, karena ini aliran sungai kita juga,” tutupnya. (At)

  • Sinergi TNI dan Pemerintah Kota Tangerang Atasi Banjir Jelang HUT ke-80 RI

    Sinergi TNI dan Pemerintah Kota Tangerang Atasi Banjir Jelang HUT ke-80 RI

    Kota Tangerang – Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya menggelar Serbuan Teritorial Serentak di Kota Tangerang sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang berfokus pada kerja bakti ini dilaksanakan di Pasar Sipon, Kecamatan Cipondoh, dengan melibatkan berbagai unsur termasuk TNI, Polri dan Pemerintah Kota Tangerang.

    Dandim 05/06 Tangerang Letkol Inf Ary Sutrisno menjelaskan, pemilihan Pasar Sipon sebagai lokasi kegiatan Serbuan Teritorial Serentak didasarkan pada pertimbangan strategis.

    Menurutnya, beberapa wilayah di Kota Tangerang dalam dua bulan terakhir mengalami isu banjir. Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan di Pasar Sipon sebagai upaya nyata untuk mengatasi permasalahan tersebut.

    “Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi banjir dengan membersihkan saluran sungai. Selain itu, drainase yang bersih juga akan mengurangi potensi timbulnya penyakit dan hal-hal lain yang tidak diinginkan,” ungkapnya. sabtu, (9/8/25).

    Berbeda dengan tahun lalu yang berlokasi di Sungai Cisadane, kegiatan tahun ini dipusatkan di Pasar Sipon untuk memberikan dampak langsung pada lingkungan yang membutuhkan penanganan segera.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi dapat berlanjut dan menjadi contoh serta menekankan pentingnya peran mereka sebagai pelopor untuk menyadarkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,”kata Dandim.

    Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan, pentingnya kolaborasi ini dalam upaya penanggulangan banjir. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan dua alat berat dan sekitar 75 personel tim pemeliharaan untuk melakukan pengerukan Kali Sipon pada hari ini.

    “Dukungan dari TNI dan Polri sangat membantu agar kegiatan ini bisa selesai tepat waktu,” tambahnya.

    Diskusi antara Kodim 05/06 Tangerang bersama Dinas PUPR Kota Tangerang juga telah dilakukan untuk merumuskan kolaborasi berkelanjutan dalam penanggulangan banjir.

    “Kami sudah berdiskusi dengan Dandim tentang bagaimana kegiatan-kegiatan penanggulangan banjir ini bisa terus kita kolaborasikan,” lanjut Taufik.

    “Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menjangkau area-area yang sulit terjangkau, menangani bangunan liar di sepanjang kali serta membersihkan saluran-saluran air untuk menjaga kapasitas hidrolik dalam menghadapi musim hujan,” tutupnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan di sekitar Pasar Sipon tidak hanya menjadi lebih bersih dan indah, tetapi juga memiliki infrastruktur yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman banjir. Sinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah Kota Tangerang diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. (Ad)

  • Color Run HUT KNPI, Maryono: Pemuda Harus Terus Menginspirasi dan Berkontribusi

    Color Run HUT KNPI, Maryono: Pemuda Harus Terus Menginspirasi dan Berkontribusi

    Kota Tangerang – Ribuan pelari memadati kawasan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, untuk mengikuti Color Run Night Tangerang 2025, yang menjadi puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kota Tangerang.

    Saat melepas peserta Colo Run Night, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KNPI Kota Tangerang, yang dinilainya telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang kepemudaan.

    Menurutnya, peran pemuda-pemudi Kota Tangerang sangat strategis sebagai generasi penerus dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

    “Tentunya kemajuan dan pembangunan daerah tak lepas dari peran pemuda, termasuk KNPI di dalamnya,” ujarnya.

    Maryono menambahkan, perayaan HUT KNPI kali ini menjadi momentum kebersamaan yang positif, terlebih dilakukan melalui olahraga yang menyatukan semua kalangan.

    “Seperti malam ini, ribuan pemuda-pemudi berkumpul, berlari bersama, dan merayakan HUT KNPI dengan penuh semangat,” ungkapnya usai melepas peserta, Sabtu malam (09/08/2025).

    Di usia yang semakin matang, lanjut Maryono, KNPI diharapkan terus menjadi pelopor perubahan dan melahirkan generasi muda yang inspiratif serta inovatif.

    “Terus menginspirasi! Jadilah generasi muda yang hebat, dan bangun Kota Tangerang ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (Ad)

  • Bupati Tangerang Lepas Gerak Jalan dan Buka Bazar UMKM di Kecamatan Kelapa Dua

    Bupati Tangerang Lepas Gerak Jalan dan Buka Bazar UMKM di Kecamatan Kelapa Dua

    TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melepas peserta gerak jalan sehat yang dirangkaikan dengan bazar dan pameran UMKM Ngider Kecamatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Kelapa Dua. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan media partner About Tangerang, bertempat di Stadion Mini Kecamatan Kelapa Dua, Minggu (10/8/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memeriahkan perayaan HUT RI dengan penuh semangat dan kegembiraan sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan, cinta dan bangga kepada bangsa.

    “Alhamdulillah, semuanya hadir dalam keadaan sehat, bahagia dan penuh kegembiraan. Kita hadir di sini untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah memerdekakan Republik Indonesia. Terima kasih kepada warga Kecamatan Kelapa Dua yang telah memasang Bendera Merah Putih, sebagai wujud cinta dan bangga kepada bangsa kita,” ujar Bupati.

    Bupati juga mengajak peserta dan masyarakat Kec. Kelapa Dua untuk memanfaatkan momentum kegiatan tersebut bukan hanya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tetapi juga untuk mempererat kebersamaan dan persatuan, sekaligus mendukung ekonomi lokal dan daerah

    “Setelah gerak jalan, mari kita belanja di UMKM. Selain menyehatkan badan, kita juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Saya bangga kepada masyarakat Kelapa Dua, semoga UMKM semakin maju dan perekonomian semakin berkembang,” imbuhnya.

    Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan daya saing produk lokal. 

    “Pameran festival UMKM ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Tangerang dalam memberdayakan koperasi dan usaha mikro. Harapannya, produk-produk UMKM dapat semakin dikenal, pasar semakin luas, dan terjalin jejaring usaha yang kuat,” ujar Anna.

    Sementara itu, Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian acara dalam rangka memeriahkan HUT Ke-80 RI.

    “Partisipasi masyarakat yang luar biasa membuktikan bahwa semangat kebersamaan di Kelapa Dua sangat tinggi. Kegiatan ini bukan hanya memperingati HUT RI, tapi juga menjadi wadah silaturahmi dan dukungan nyata untuk UMKM. Kami siap bersinergi dengan semua pihak untuk terus memajukan Kelapa Dua,” ungkapnya.

    Acara ini diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat, perangkat kecamatan, keluaran dan desa, para pelaku UMKM, serta organisasi kemasyarakatan. Selain gerak jalan sehat, pengunjung juga menikmati bazar dan pameran UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal serta cek kesehatan gratis. (Adv)

  • Bapenda Tindak Restoran Danau Abah Cisauk

    Bapenda Tindak Restoran Danau Abah Cisauk

    TANGERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang kembali melakukan tindakan penagihan pajak daerah terhadap salah satu wajib pajak yang tidak patuh yaitu Restoran Danau Abah yang berlokasi di Kelurahan Suradita, Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang.

    Tindakan penagihan dilakukan melalui pemasangan stiker, spanduk, papan informasi, plang dan media lainnya. Langkah ini merupakan bentuk penegakan sanksi administratif penagihan aktif terhadap penunggakan pajak daerah dan bukan tindakan penyegelan.

    Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Slamet Budi menyebutkan bahwa Restoran Danau Abah tercatat memiliki total tunggakan pajak daerah sebesar Rp318.969.406 sesuai dengan Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB) yang telah diterbitkan. Hingga jatuh tempo, restoran tersebut belum juga melaksanakan kewajiban perpajakannya.

    “Sebelum penindakan ini dilakukan, kami telah menyampaikan Surat Teguran kepada Wajib Pajak. Namun hingga saat ini, belum ada itikad baik dari pemilik atau penanggung jawab untuk melunasi utang pajak tersebut,” jelasnya.

    Ditegaskan bahwa apabila Wajib Pajak melunasi kewajibannya sebelum pemasangan media penagihan dilakukan, maka proses pemasangan dapat dibatalkan.

    Tindakan pemasangan media penagihan ini akan berlangsung selama utang pajak belum dilunasi. Jika dalam jangka waktu tertentu tidak ada penyelesaian, maka akan dilakukan eskalasi penanganan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), hingga pelaporan kepada Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui MCP sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Langkah selanjutnya bisa berupa penyegelan, penyitaan aset, penutupan izin usaha, dan pelibatan penegak hukum,” tambahnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengimbau kepada seluruh Wajib Pajak Daerah untuk segera melunasi utang pajaknya. Penerapan tindakan tegas dan sanksi administratif seperti ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi pembelajaran bagi Wajib Pajak lainnya.

    “Pajak daerah yang dibayarkan masyarakat akan digunakan untuk membiayai pembangunan daerah. Maka kepatuhan terhadap pajak merupakan wujud kontribusi nyata untuk kemajuan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” tutupnya. (Shj)