Blog

  • DJP Tegaskan Warisan Bukan Objek Pajak Penghasilan, Hanya Dikenakan BPHTB

    DJP Tegaskan Warisan Bukan Objek Pajak Penghasilan, Hanya Dikenakan BPHTB

    Jakarta, 12 September 2025 – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluruskan kesalahpahaman publik terkait istilah “pajak warisan” yang ramai dibicarakan. DJP menegaskan bahwa warisan bukan merupakan objek Pajak Penghasilan (PPh), sehingga ahli waris tidak dikenakan PPh atas tanah atau bangunan yang diperoleh dari pewaris.

    Dalam keterangan tertulis terbaru Nomor KT-16/2025, DJP menjelaskan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan karena warisan dikecualikan dari pengenaan PPh sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024. Meski begitu, ahli waris tetap perlu mengurus Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh agar terbebas dari kewajiban pajak penghasilan final.

    “Permohonan SKB dapat diajukan langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau secara daring melalui aplikasi Coretax. Prosesnya akan ditindaklanjuti dalam tiga hari kerja setelah dokumen lengkap diterima,” tulis DJP dalam keterangannya.

    Dokumen yang wajib dilampirkan salah satunya adalah Surat Pernyataan Pembagian Waris sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-8/PJ/2025. Setelah diverifikasi, KPP akan menerbitkan SKB sehingga balik nama sertipikat tanah atau bangunan dari pewaris ke ahli waris tidak dikenai PPh.

    DJP juga menegaskan adanya perbedaan antara PPh dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Meski warisan tidak dikenai PPh, BPHTB tetap berlaku karena merupakan pajak daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).

    “Tidak ada pajak penghasilan atas warisan. Namun, ahli waris tetap memiliki kewajiban membayar BPHTB sesuai ketentuan daerah,” tegas DJP.

    Masyarakat yang ingin mengetahui tata cara pengajuan SKB dapat mengakses laman resmi DJP di www.pajak.go.id, menghubungi Kring Pajak 1500200, atau datang langsung ke KPP terdekat. (Red)

  • Banyak Cabor Dukung, Abdul Salam Salim Siap Pimpin Koni Banten

    Banyak Cabor Dukung, Abdul Salam Salim Siap Pimpin Koni Banten

    SERANG – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon Abdul Salam Salim resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua KONI Provinsi Banten masa bakti 2025-2029, Jumat (12/9/2025).

    Kepastian pendaftaran Agus Salam Salim ditandai dengan pengambilan formulir pendaftaran di Sekretariat KONI Provinsi Banten oleh ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan Agus Salam, Amin Lukman dan Sugianto.

    Amin dan Sugianto diterima Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Bakal Calon Ketua KONI Provinsi Banten Ajat Sudrajat dan staf TPP Tantri.

    “Bismillahirohmanirrahim, di hari baik ini atas nama Bapak Haji Abdul Salam Salim, kami dari tim mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua KONI Provinsi Banten masa bakti 2025-2029,” ungkap Amin.

    Amin mengklaim, majunya Abdul Salim Salam lantaran banyaknya dukungan yang disebut amanah dari beberapa pengurus provinsi (pengprov)cabang olahraga (cabor).

    “Kami ambil formulir buat pak Salam karena beliau mendapat amanah dari beberapa cabang olahraga atau Pengprov yang sangat cukup untuk maju sebagai bakal calon ketua KONI Banten,” ucap Amin, yang juga Ketua Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Banten ini.

    Sementara, Sugianto menyebut pengambilan formulir akan ditindaklanjuti dengan melengkapi berkas persyaratan lain untuk pencalonan. Kelengkapan berkas persyaratan itu meliputi berkas administrasi pribadi Bakal Calon, terutama surat-surat seperti tidak terkait masalah hukum dan bebas narkotika.

    “Kalau berkas seperti KTP dan lainnya sudah siap semua, juga surat dukungan dan kalau itu, jangan ditanya. Beliau maju karena dukungan dari cabang olahraga atau Pengprov, bukan karena keinginan beliau sendiri,” tutur Sugianto

    Baik Amin ataupun Sugianto mengklaim, hampir semua cabang olaraga atau pengprov, KONI Kabupaten dan Kota, serta organisasi olahraga fungsional mendukung Abdul Salam Salim. Dikatakan pula, dukungan itu dilatarbelakangi pengalaman Abdul Salim Salam sebagai pembina olahraga.

    “Beliau bukan hanya mengurusi satu cabor tapi banyak cabor dan beliau sebagai pembina olahraga bukan ujug-ujug jadi, tapi memulai dari bawah sebagai pembina olahraga baik sebagai pengurus cabor maupun Ketua KONI Cilegon,” tegas Amin diamini Sugianto.

    Sebagai Tim Pemenangan, Amin dan Sugianto meyakini Abdul Salim Salam bisa meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Banten.

    “Kami yakin beliau bisa meningkatkan pembinaan prestasi olahraga Banten, bukan hanya di KONI Banten, tapi juga menyentuh kami di pengprov untuk bisa bersama-sama meningkatkan olahraga Banten,” tandas Sugianto. (Red)

  • Wali Kota Serang Kawal Langsung Penyaluran KKS dan Sembako Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

    Wali Kota Serang Kawal Langsung Penyaluran KKS dan Sembako Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

    Serang, Djawaranews.com – Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung memantau proses pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH) dan penyerahan bantuan paket sembako percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2025, yang digelar di Kantor Kecamatan Curug, Jumat (12/9/2025).

    Didampingi jajaran Dinas Sosial Kota Serang dan Camat Curug, Budi Rustandi menyapa masyarakat penerima bantuan serta memastikan bahwa seluruh proses penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran. Kehadiran Wali Kota ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Serang untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya.

    Dalam arahannya, Budi Rustandi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar bantuan diterima utuh oleh para penerima manfaat.

    “Hari ini saya menghadiri pembagian, pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera Program Keluarga Harapan dan penyaluran sembako percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2025.

    Jumlah uangnya nih ya, teman-teman kawal juga agar jangan sampai ada pemotongan. Hari ini saya turun langsung untuk mengawasi, melihat agar tepat sasaran, dan yang kedua jangan sampai ada pemotongan,” ujarnya.

    Budi Rustandi juga merinci besaran bantuan yang diterima masyarakat: Rp750.000 per tahap untuk ibu hamil dan balita, Rp225.000 untuk anak SD, Rp375.000 untuk anak SMP, Rp500.000 untuk anak SMA, serta Rp600.000 untuk lansia dan disabilitas.

    “Mudah-mudahan mulai di era pemerintahan ini, semua bisa dikontrol dan diawasi. Apabila sampai ada pemotongan, saya akan tindak tegas sesuai hukum. Dan apabila ini tidak tepat sasaran, kita evaluasi,” tegasnya.

    Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, yang diimplementasikan dengan pengawasan ketat oleh Pemerintah Kota Serang. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Wali Kota Budi Rustandi dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan bantuan sosial.

    Dengan hadir langsung di lapangan, Budi Rustandi menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan warganya, memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar meringankan beban masyarakat kurang mampu. (Trg)

  • AMKI Pusat Audiensi ke Dewan Pers, Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Media Konvergensi

    AMKI Pusat Audiensi ke Dewan Pers, Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Media Konvergensi

    Jakarta, Djawaranews.com – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat mengadakan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Dewan Pers Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025).

    Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi AMKI untuk memperkenalkan visi, misi organisasi kepada lembaga yang menaungi dan mengatur ekosistem pers nasional.

    Rombongan pengurus AMKI Pusat yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua Umum Tundra Meliala. Ia didampingi Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hubungan Internasional Budi Nugraha, Ketua Bidang Hukum Rukmana serta dua pengurus bidang humas, Simon Leo Siahaan dan Rendi Herdiana.

    Kehadiran mereka disambut hangat oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang turut didampingi oleh Tenaga Ahli Dewan Pers, Sudrajat. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan nuansa diskusi terbuka mengenai perkembangan dunia media di tengah arus digitalisasi.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, memaparkan secara rinci latar belakang terbentuknya AMKI. Ia menjelaskan bahwa AMKI hadir sebagai wadah berhimpun bagi perusahaan media lintas platform yang kini semakin berkembang dan menghadapi berbagai tantangan konvergensi.

    “Perubahan pola konsumsi informasi oleh masyarakat menuntut media untuk beradaptasi agar tetap relevan, berkualitas, dan berdaya saing,” ujar Tundra Meliala.

    “AMKI didirikan untuk memperkuat kolaborasi antarperusahaan media di berbagai platform, baik cetak, elektronik, maupun digital. Kami ingin menghadirkan ekosistem pers yang sehat, beretika, dan mampu menjawab kebutuhan publik di era serba cepat ini,” sambung alumnus Lemhannas PPRA 51 itu.

    Selain memperkenalkan visi dan misi, Tundra juga secara resmi menyerahkan dokumen legalitas AMKI kepada Dewan Pers. Penyerahan berkas tersebut menjadi langkah konkret AMKI dalam menunjukkan keseriusannya membangun organisasi yang sah secara hukum dan siap berkontribusi bagi dunia pers nasional.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengurus AMKI. Ia menilai kehadiran AMKI dapat memperkaya dinamika organisasi pers di Indonesia, khususnya dalam menghadapi era konvergensi media yang menuntut inovasi dan profesionalisme.

    “Dewan Pers menyambut baik kehadiran AMKI. Kehadiran organisasi ini menunjukkan bahwa industri media terus bergerak maju, menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kami berharap AMKI dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga independensi pers sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik di tanah air,” ungkap Totok.

    Sekjen AMKI Pusat Dadang Rachmat menyatakan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog mengenai peluang kerja sama antara AMKI dan Dewan Pers, terutama dalam hal peningkatan kapasitas perusahaan media, perlindungan hukum bagi jurnalis, hingga penguatan literasi digital masyarakat.

    “Diskusi berjalan konstruktif, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pers agar mampu menjawab tantangan disrupsi informasi, maraknya hoaks, serta tuntutan transparansi publik.

    Dadang Rachmat menjelaskan ke depan AMKI akan mendorong program-program pelatihan, riset media, serta advokasi bagi perusahaan anggota.

    “AMKI tidak hanya sekadar wadah formal, melainkan juga pusat pertukaran gagasan dan inovasi,” katanya.

    Umi Sjarifah menambahkan, dengan adanya pertemuan ini, pengurus AMKI berharap langkah awal yang ditempuh dapat membuka jalan menuju kemitraan berkelanjutan dengan Dewan Pers.

    AMKI optimistis mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat peran pers nasional sebagai pilar demokrasi sekaligus penyedia informasi yang kredibel.

    “Silaturahmi dan audiensi ini menandai babak baru bagi AMKI dalam memperkenalkan diri ke ranah publik sekaligus memperkokoh posisi AMKI. Dengan visi kolaboratif dan orientasi pada profesionalisme, AMKI bertekad menjadi motor penggerak media konvergensi di Indonesia,” ucap Umi. (Red)

  • Siapkan Lahan SPPG, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG

    Siapkan Lahan SPPG, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Serang, serta menyiapkan lahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pembentukan ini sebagai tindak lanjut surat Badan Gizi Nasional (BGN) kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

    Hal ini disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Febrianto usai Rapat menyusun rencana kerja percepatan program MBG, di ruang kerja Sekda Kabupaten Serang pada Rabu, 10 September 2025. Turut hadir Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Haryadi dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Serang.

    Febrianto mengatakan, pada awalnya ada surat dari BGN yang ditujukan ke Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah tentang permohonan dukungan penyediaan SPPG. “Surat tersebut telah dibalas yang berisikan bahwa Pemkab Serang menyetujui dan mendukung penyediaan lahannya untuk SPPG, dalam rangka menyukseskan program MBG kepada BGN,” ujarnya.

    Selanjutnya, sebut Febrianto, untuk menindaklanjutinya Pemkab Serang membentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Serang, yang kemudian mencari lokasi lahan yang awalnya ada lima lokasi. “Namun, setelah disurvei tim dari BGN hanya tiga lokasi yang masuk kriteria, dan kami juga sudah layangkan suratnya tinggal menunggu balasannya dari BGN,” katanya.

    Ketiga lahan itu, sebut Febrianto, Kantor Kecamatan Kopo, Kecamatan Lebakwangi, dan Fasos Fasum yang ada di Kecamatan Binuang dengan luas sekitar 800 meter sampai 1 hektare. “Saat ini, Pemkab Serang sedang menunggu surat persetujuan lahan dari Badan Gizi Nasional (BGN), untuk disetujui atau tidaknya lahan yang diusulkan tersebut,” katanya.

    Dijelaskan Febrianto, Satgas Percepatan Program MBG ini dibentuk mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 400.5.7/4072/SC tanggal 25 Juli 2025. Surat edaran itu berisikan pembentukan satuan tugas percepatan penyelenggara program makan bergizi gratis di daerah Kabupaten Serang.

    “Satgas percepatan MBG ini diketuai Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, lalu dibagi jadi tiga kelompok kerja, pertama perencanaan kerja, kedua pelaksanaan, ketiga pokja pengawasan. Untuk koordinator perencanaan ketuanya Asda 1, pelaksanaan itu Asda 2, serta pengawasan dan monitoring Asda 3,” terangnya.

    Lebih lanjut Febrianto menjelaskan, dalam tiga kelompok kerja ini tugasnya pertama menyusun rencana kerja percepatan program MBG di Kabupaten Serang, kedua melaksanakan koordinasi dengan BGN, instansi terkait dan seluruh OPD sesuai fungsinya. Kemudian, mengidentifikasi data sasaran penerima program sesuai kriteria yang ditetapkan oleh SPPG, keempat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kerja MBG, dan terakhir melaporkan hasil pelaksanaan program MBG secara berkala kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

    “Kita monitoring di wilayah yang sudah ada MBG nya, alhamdulillah sudah ada sekolah yang telah menerima MBG. Namun, SK kita masih godok, Insya Allah ada pertemuan terakhir akan kita SK kan secara formal oleh Ibu Bupati,” ucapnya.

    Sekadar diketahui, SPPG ini merupakan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didirikan untuk menyediakan dan mendistribusikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat terutama siswa. (Trg)

  • Jasa Raharja Raih Sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Tegaskan Fokus pada Kesejahteraan Pegawai dan Inovasi

    Jasa Raharja Raih Sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Tegaskan Fokus pada Kesejahteraan Pegawai dan Inovasi

    Jakarta, Djawaranews.com— Jasa Raharja mengumumkan bahwa pada September 2025 ini, perusahaan telah resmi memperoleh sertifikasi Great Place to Work® untuk periode 2025–2026. Pengakuan internasional tersebut diberikan oleh Great Place to Work® Institute, sebuah lembaga global independen yang menilai kualitas budaya kerja dan kepuasan karyawan melalui metode survei yang diakui secara internasional, 12 September 2025.

    Sertifikasi ini menegaskan bahwa Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada pelayanan publik yang berkualitas, tetapi juga pada penciptaan lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan mendukung pertumbuhan profesional setiap pegawai. Hasil survei menunjukkan bahwa lebih dari 95% karyawan merasa bangga bekerja di Jasa Raharja dan merekomendasikan perusahaan sebagai tempat kerja impian.

    Sertifikasi Great Place to Work® dikenal secara global sebagai standar emas dalam menilai budaya kerja di sebuah perusahaan. Proses penilaiannya menggunakan survei Trust Index™ yang menyoroti lima dimensi utama: kepercayaan terhadap pemimpin, rasa hormat, keadilan, kebanggaan atas pekerjaan, serta rasa memiliki terhadap organisasi.

    Di Jasa Raharja, Proses sertifikasi dilakukan secara nasional dan melibatkan seluruh unit kerja Jasa Raharja, baik Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah di Indonesia. Penilaian mencakup aspek kepercayaan terhadap manajemen, rasa bangga terhadap pekerjaan, rasa aman, hingga kualitas kolaborasi tim.

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang humanis, mendukung keseimbangan kehidupan kerja, serta mendorong inovasi berkelanjutan. Sertifikasi Great Place to Work® juga merupakan bagian dari strategi transformasi Jasa Raharja untuk menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

    Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Ia menyampaikan bahwa perolehan sertifikasi ini adalah buah kerja bersama seluruh insan Jasa Raharja.

    “Pengakuan dari Great Place to Work® merupakan hasil upaya bersama seluruh insan Jasa Raharja dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan produktif. Kami percaya bahwa kesejahteraan pegawai adalah kunci untuk menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. Karena itu, kami terus berkomitmen menciptakanruang yang mendukung pengembangan kompetensi, keseimbangan kehidupan kerja, dan lahirnya inovasi-inovasi baru,” ujar Rubi.

    Sebagai perusahaan yang memiliki mandat sosial untuk memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama. Lingkungan kerja yang kondusif memungkinkan setiap pegawai untuk berkontribusi maksimal dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.

    Dengan keberhasilan meraih sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Jasa Raharja menegaskan langkahnya sebagai perusahaan yang unggul dalam layanan publik serta menjadi rumah yang membanggakan bagi para pegawainya. (Red)

  • Kunjungan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten ke Samsat Ciledug

    Kunjungan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten ke Samsat Ciledug

    Tangerang, Djawaranews.com – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Banten melaksanakan kunjungan kerja ke Samsat Ciledug dalam rangka melakukan Kajian Cepat (Rapid Assessment) terkait pemenuhan Standar Pelayanan Publik serta kewajiban Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di lingkungan Samsat pada hari Kamis 11 September 2025.

    Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Sri Hernawati, Kanit Samsat Ciledug Polda Metro Jaya, bersama Andini Kumala Putri, Penanggung Jawab Samsat Ciledug PT Jasa Raharja.

    Dari pihak Ombudsman, kegiatan dihadiri oleh Zainal Muttaqin sebagai Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, beserta tim.

    Dalam sambutannya, Ibu Sri Hernawati menegaskan komitmen Samsat Ciledug untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penerapan standar pelayanan yang transparan, cepat, dan akuntabel. Hal senada disampaikan oleh Andini Kumala Putri yang menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga konsistensi mutu pelayanan, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik.

    Sementara itu, Zainal Muttaqin menyampaikan bahwa kajian cepat ini merupakan bagian dari tugas Ombudsman untuk memastikan terpenuhinya hak-hak masyarakat dalam pelayanan publik, termasuk akses terhadap mekanisme pengaduan yang mudah, jelas, dan responsif. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan sesuai standar serta memiliki saluran pengaduan yang efektif ketika menemui kendala,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, tim Ombudsman melakukan dialog dengan jajaran Samsat Ciledug, sekaligus meninjau langsung sarana dan prasarana pelayanan, mulai dari meja layanan, ruang tunggu, hingga fasilitas pengaduan.

    Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Ombudsman RI dan Samsat dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, bebas dari maladministrasi, serta memberikan kepuasan kepada masyarakat. (Ad)

     

  • Polri Hadiri Rapat Penting, Perkuat Perlindungan Nakes di Daerah Terpencil dan Rawan Konflik

    Polri Hadiri Rapat Penting, Perkuat Perlindungan Nakes di Daerah Terpencil dan Rawan Konflik

    Jakarta, Djawaranews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keamanan tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh wilayah Indonesia.

    Melalui Baharkam Polri, perwakilan kepolisian menghadiri rapat lanjutan pembahasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Perlindungan Keamanan dan Keselamatan bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan.

    Pertemuan ini digelar pada Jumat, 12 September 2025, bertempat di Poltekkes Kemenkes Jakarta, diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

    Rapat ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya pada 28 Agustus 2025. Dalam diskusi kali ini berfokus pada penyusunan Perpres yang akan menjadi payung hukum bagi nakes, terutama yang bertugas di daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, dan daerah rawan konflik.

    Kehadiran perwakilan dari Baharkam Polri, termasuk Kabaharkam Polri Irjen Pol Karyoto, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M.H. Ritonga, dan Dirpamobvit Brigjen Pol Suhendri S.IK, menegaskan keseriusan Polri dalam isu ini.

    Partisipasi Polri sangat krusial, mengingat Pasal 729 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengamanatkan agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memberikan perlindungan keamanan dan keselamatan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

    Selain Polri, rapat ini juga dihadiri oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kemenhan RI, Kemendagri, Komdigi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Kementerian Pekerjaan Umum, Kementrian Kesehatan.

    Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan upaya terpadu dari pemerintah untuk menciptakan landasan hukum yang komprehensif.

    Diharapkan, Perpres yang nantinya akan disahkan dapat menjadi jaminan hukum yang kuat. Ini akan memungkinkan para nakes untuk menjalankan tugas mulia mereka tanpa rasa khawatir, bahkan di lingkungan yang paling menantang.

    Dengan perlindungan yang memadai, pelayanan kesehatan di daerah-daerah sulit akan dapat berjalan lebih optimal, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. (**)

  • OJK dan Pemkab Serang Beri Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar SD-SMP

    OJK dan Pemkab Serang Beri Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar SD-SMP

    Serang, Djawaranews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten bersama Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, memberikan Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar Jenjang Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Kamis-Jum’at, 11-12 September 2025 di Aula Kecamatan Tirtayasa.

    Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Febrian Ripera menuturkan bahwa edukasi ini dalam rangka Implementasi Program Simpanan Pelajar (SIMPEL) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Serang. “Ini juga sebagai rangkaian kegiatan persiapan Pencanangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Wisata Bumi Tirtayasa Tahun 2025,” ungkap Febrian melalui keterangan tertulisnya pada Jum’at, 12 September 2025.

    Sekadar diketahui, narasumber dihadiri oleh Analis PEPK dan LMSt OJK Provinsi Banten, Suwariyanti. Tampak para siswa baik jenjang SD dan SMP antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    Lebih lanjut Febrian mengungkapkan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan minat serta kesadaran para pelajar terhadap manfaat SIMPEL. “Kemudian diharapkan untuk meningkatkan realisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di lingkungan Kecamatan Tirtayasa,” katanya. (Trg)

  • Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto Lepas Personel TNI Polri dan Satpol-PP Bagi Beras Ke Masyarakat Medan

    Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto Lepas Personel TNI Polri dan Satpol-PP Bagi Beras Ke Masyarakat Medan

    MEDAN SUMUT, Djawaranews.com – Mayjen TNI Rio Firdianto selaku Pangdam I/Bukit Barisan bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapolda Sumut, dan unsur Forkopimda melepas Patroli Gabungan Simpatik untuk Indonesia Damai di Lapangan Benteng, Jl. Pengadilan No.Kel, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan pada Rabu 10 September 2025.

    Dilaksanakannya Patroli Simpatik kali ini tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga membawa misi sosial.

    Personel TNI, Polri, Satpol PP dan instansi terkait sebanyak 496 diterjunkan dengan menyasar kelurahan-kelurahan di 22 Kecamatan se Kota Medan.

    Terlihat ratusan Sepeda Motor Patroli yang dilepas tidak hanya sekadar digunakan untuk pengamanan, tetapi juga mengangkut along-along berisi beras. Kemudian bantuan bahan pangan tersbut kemudian dibagikan langsung kepada warga yang membutuhkan di sepanjang rute Patroli Simpatik.

    Dalam kesempatan itu Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, menegaskan bahwa “Kegiatan Patroli Simpatik merupakan wujud nyata kehadiran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah berserta Instasi Terkait di tengah masyarakat. Patroli ini tidak hanya sekadar menjaga Kamtibmas, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial, sehingga masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan aparat,” ujarnya Pak Pangdam.

    Selain ratusan sepeda motor dioprasikan juga didukung 10 mobil dan 8 kendaraan logistik dalam Patroli Simpatik.

    Total bantuan yang dibagikan Total bantuan yang disalurkan mencapai 28 ton atau sekitar 5.600 karung beras, baik langsung di lokasi kegiatan maupun melalui iring-iringan patroli.

    Kemudian Patroli Simpatik ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI, dengan harapan Sumatera Utara tetap aman, damai, dan masyarakat semakin merasakan manfaat kehadiran aparat.

    Patroli simpatik ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI. Harapannya, kegiatan ini bisa semakin memperkuat rasa aman, damai, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Bobby Nasution Gubernur Sumatera Utara, yang hadir dalam pelepasan patroli tersebut menyampaikan apresiasi. “Patroli simpatik ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga ketenteraman sosial.

    Saya mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama menjaga Sumut tetap kondusif,” ujarnya. Patroli simpatik ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI. Harapannya, kegiatan ini bisa semakin memperkuat rasa aman, damai, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendam I/BB).

    TNI, Polri, Pemerintah, Patroli Simpatik, Medan, Sumut. (Erianto Perangin-Angin)