Blog

  • Mengapa Memilih Hendry Ch Bangun ?

    Mengapa Memilih Hendry Ch Bangun ?

    Hendry Ch Bangun (HCB) terpilih secara demokratis sebagai Ketua Umum PWI periode 2023-2028 dalam Kongres di Bandung pada 26-27 September 2023 lalu. Selama 6 bulan pertama masa jabatannya, Pengurus PWI Pusat pimpinan Hendry Ch Bangun telah berhasil melakukan Uji Kompetensi (UKW) Gratis di 20 Provinsi, dari Aceh sampai Papua Selatan, dari Sulawesi Utara sampai NTT, kemudian melakukan  Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) gratis di 6 provinsi.

    Namun di tengah upayanya menjadikan PWI sebagai organisasi semakin berkualitas dengan program peningkatan wawasan, kapasitas , kompetensi anggota,  HCB digoyang isu penyalahgunaan dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kerjasama PWI Pusat dengan Forum Humas BUMN oleh sekelompok orang  tertentu yang tidak suka dengan kepemimpinannya.

    Mereka menggalang kekuatan untuk melengserkan HCB secara ilegal dengan menggelar apa yang mereka sebut sebagai  Kongres Luar Biasa (KLB), yang jelas-jelas tidak  memenuhi syarat PDPRT PWI. Mereka memaksakan KLB meski tidak memenuhi syarat yakni sekurang-kurangnya diusulkan oleh 2/3 jumlah provinsi, Ketua Umum ditetapkan sebagai terdakwa, Ketua Umum berhalangan tetap (Pasal 28 ayat 1 PRT). Alasan mereka Ketua Umum sudah diberhentikan dan dianggap merendahkan harkat dan martabat profesi wartawan.

    Meski pun telah dilakukan mekanisme organisasi, dengan diadakan rapat pleno lengkap, yakni diperluas, dan masalah dinyatakan sudah selesai oleh Dewan Kehormatan, tetapi sekelompok pengurus ini melaporkan Hendry Ch Bangun ke Mabes Polri, dengan tuduhan penggelapan dalam jabatan.

    Mereka yang memulai kegiatan ‘makar’ itu akhirnya  dilaporkan oleh Hendry Ch Bangun ke polisi  untuk membuktikan dirinya tidak bersalah dan kini dalam proses penyidikan setelah kepolisian mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Mengapa ini jadi urusan polisi ? Karena mereka melakukan tindakan pidana yakni membuat keterangan palsu. Di samping itu pula dilaporkan pula pidana membuat keterangan palsu dalam Akte Notaris yang menyatakan KLB itu didukung 20 provinsi, yang ternyata kemudian bohong belaka, dan saat ini prosesnya masih berlangsung di Mabes Polri.

    Upaya ‘kelompok makar’ ini nampaknya telah berhasil mempengaruhi opini publik, sehingga seolah-olah terjadi dualisme  kepemimpinan PWI. Dewan Pers yang seharusnya netral dan tidak ikut campur malah ikutan mengakui keabsahan KLB, padahal konstituan Dewan Pers yang sah, haruslah organisasi berbadan hukum sementara PWI KLB hanya bermodalkan Akte Notaris yang belakangan terbukti berisi keterangan palsu. PWI yang dipimpin HCB telah disahkan melalui Menteri Hukum dan HAM nomor AHU 0000946.AH.01.08 tahun 2024 tanggal 9 Juli 2024 yang mencantumkan Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI. Sampai saat ini SK tersebut tidak dicabut, sehingga de facto de jure masih berlaku, meski diblokir secara kongkalikong dengan unsur pemerintah karena kedekatan.

    Bahkan, mereka coba meyakinkan pemerintah bahwa merekalah PWI yang sah. Kampanye buruk mereka share secara masif di media-media online yang mereka kuasai maupun grup WA. Banyak  media terbukti melanggar Kode Etik Jurnalistik setelah diadukan ke Dewan Pers, melakukan pelanggaran KEJ khususnya dalam uji informasi, tidak berimbang, dan partisan. Anehnya, mereka para pelaku itu adalah orang yang menganggap mereka wartawan senior yang lama menjabat sebagai pengurus di Dewan Kehormatan PWI. Mereka terang-terangan melanggar kode etik yang selama ini  mereka anjurkan ke para anggota PWI.

    Bagaimana HCB merespons semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya, terutama terkait tuduhan penyalahgunaan dana sponsorsip terkait UKW hasil Kerjasama MoU PWI Pusat dengan Forum Humas BUMN yang terbukti tidak benar itu? HCB nampak tenang karena sangat yakin kebenaran akan menemukan jalannya sendiri. Fakta-fakta pun mulai terungkap dan kebenaran mulai menemukan jalannya. Hasil audit akuntan publik independen Haryo Tienmar Nomor 008/HT/LAI/VII/24 yang dikeluarkan pada Juli 2024 menyatakan tidak ada penyimpangan di dalam penggunaan anggaran BUMN untuk UKW.

    Tak hanya itu, laporan mereka kepada polisi yang menuduh HCB menyalahgunakan dana sponsorship UKW dari Forum Humas BUMN mental alias tidak terbukti dan hanya fitnah belaka. Secara legal formal, hal itu dibuktikan dengan terbitnya Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2Lid) oleh Polda Metro Jaya nomor B/1609/VI/RES.1.11/2025/Direskrimum tertanggal 10 Juni 2025. Mengapa polisi menerbitkan SP2Lid ? Karena tidak ditemukan bukti terjadinya tindak pidana sebagaimana dituduhkan mereka.

    Sebenarnya HCB dapat melaporkan mereka yang telah menuduhnya menyalahgunaan dana UKW dari BUMN ke polisi, namun hal itu tidak atau belum ia lakukan. HCB lebih memilih merangkul kelompok yang berseberangan dengannya. Tanpa  jiwa besar dan keikhlasan, hal itu tak mungkin dilakukan seorang pemimpin. Bahkan, dalam konteks itu, HCB rela masa jabatannya sebagai Ketua Umum PWI Pusat dipangkas, yang seharusnya ia memimpin hingga 2028, namun terhenti pada 2025 sehingga dapat digelar Kongres Persatuan yang akan diadakan pada 29-30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.

    Ini ia lakukan tidak lain demi persatuan PWI, merangkul mereka yang memusuhinya. Agar PWI yang terpuruk selama satu tahun, dapat bangkit kembali, memajukan anggotanya, berpartisipasi untuk memberi dukungan kepada program pemerintah yang pro rakyat, dan ikut memperjuangan kemerdekaan pers.

    HCB adalah korban fitnah dan penzaliman secara luar biasa, massif, dan terstruktur. Namun ia tetap tegar dan mencalonkan diri dalam kongres yang bertujuan mempersatukan Kembali PWI yang dicabik-cabik para penghianat. Ia melawan narasi-narasi negatif dengan kerja nyata dan bukti. Jadi, dalam konteks kontestasi Kongres Persatuan, kita kembalikan pada akal sehat dan hati nurani, untuk memilih kembali HCB sebagai Ketum PWI periode 2025-2030. Ia bukanlah kaleng-kaleng, dan itu sudah teruji !

    Jogja, 17 Agustus 2025
    Hudono Ketua PWI DIY

  • Korem 064/MY Gelar Sosialisasi Inteltek TNI AD 2025, Perkuat Keamanan Data Digital dan Siber

    Korem 064/MY Gelar Sosialisasi Inteltek TNI AD 2025, Perkuat Keamanan Data Digital dan Siber

    Serang – Korem 064/Maulana Yusuf menggelar Sosialisasi Bidang Inteltek TNI AD Tahun 2025 dengan tema “Keamanan Data Digital dan Siber di Jajaran Korem 064/MY” bertempat di Aula Panjang Korem 064/MY, Serang. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 personel jajaran Korem 064/MY yang terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama insan Intelijen. 19 Agustus 2025

    Dalam kesempatan tersebut, Danrem 064/MY Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol. diwakili oleh Kasi Intel Kasrem 064/MY Kolonel Inf Yoyok Pramudya.

    Amanat Asisten Intelijen Kasad Mayjen TNI Drajat Brima Yoga S.I.P., M.H. dibacakan oleh Paban V Inteltek Sintelad Kolonel Inf Donny Pramono, S.E., M.Han. Beliau menegaskan bahwa keamanan data digital merupakan faktor strategis dalam pertahanan negara.

    “Insan intelijen dituntut untuk meningkatkan kesadaran keamanan data digital, menguasai teknologi intelijen dan siber, menjaga kerahasiaan informasi di semua level, serta disiplin dalam penggunaan media sosial. Dunia maya adalah ruang operasi yang tidak kalah berbahaya dari medan tempur nyata,” tegas Kolonel Donny saat membacakan amanat Asintel Kasad.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Danrem 064/MY menekankan bahwa sosialisasi ini harus dimaknai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan intelijen di era digital.

    Jadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk memperkokoh disiplin digital dan profesionalisme insan intelijen. Menjaga data berarti menjaga rahasia negara, dan menjaga rahasia negara berarti menjaga masa depan bangsa,” pesan Danrem.

    Melalui sosialisasi ini, seluruh personel Intelijen di jajaran Korem 064/MY diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pengamanan informasi digital, membangun budaya disiplin digital dengan prinsip “think before click”, meningkatkan profesionalisme dan literasi siber agar selalu selangkah lebih maju dari pihak yang berusaha mengganggu keamanan negara dan menjadi teladan dalam menjaga citra TNI AD di dunia maya.

    Sebagai penutup rangkaian, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh Pabanda Analis Data Intelijen Geospasial Spaban V/Inteltek Sintelad, Kapten Inf Shofa Amrin Fajrin, S.S.T.Han. yang memberikan pemahaman teknis terkait pengelolaan data intelijen digital dan geospasial sebagai bagian integral dari sistem pertahanan siber TNI AD. (Trg)

  • Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Donor Darah

    Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Donor Darah

    Karimun, Djawaranews.com – Sebagai wujud kepedulian kepada sesama manusia, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menggelar kegiatan donor darah.

    Adapun donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80.

    Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid saat ditemui di Aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun usai melakukan donor darah. Selasa, 19 Agustus 2025.

    “Masih dalam suasana Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, kami Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menggelar kegiatan donor darah,” kata Farid.

    Farid menambahkan bahwa kegiatan donor darah tersebut pihaknya bekerjasama dengan PMI Kabupaten Karimun.

    “Dan kegiatan donor darah ini diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun, TNI, Polri, masyarakat dan seluruh stakeholder lainnya,” ucap Farid.

    Lebih lanjut, Farid menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Imigrasi Tanjung Balai Karimun untuk berkontribusi kepada masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Imigrasi tidak hanya melayani di bidang keimigrasian, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan,” ungkapnya.

    “Selain itu, melalui kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi momentum bagi Imigrasi Tanjung Balai Karimun untuk semakin mempererat hubungan dengan masyarakat dan mitra kerja. Semoga semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Karena setiap tetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.

  • Webinar Anti Korupsi, Kemenkum Dorong Jajaran Berintegritas dari Kesadaran Menuju Kebiasaan

    Webinar Anti Korupsi, Kemenkum Dorong Jajaran Berintegritas dari Kesadaran Menuju Kebiasaan

    Jakarta, Djawaranews.com  – Kementerian Hukum terus mendorong jajaran untuk berkerja dan berkinerja dengan penuh integritas. Salah satunya dengan menyelenggarakan Webinar Nasional Integritas dan Anti Korupsi dengan tema “Dari Kesadaran menjadi Kebiasaan”, Selasa (19/08/2025).

    Turut mengikuti langsung di Graha Pengayoman, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten Pagar Butar Butar didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Agus Salim. Serta turut mengikuti seluruh jajaran Kemenkum Banten secara virtual.

    Wakil Menteri Hukum Eddy O.S. Hiariej dalam sambutannya menyebut bahwa tema webinar sekarang ini sangat sederhana, namun mengimplementasikannya tidaklah mudah.

    “Kesadaran hukum kita masih hetronom berbeda jika kesadaran hukum kita sudah otonom, yang datangnya dari diri sendiri, dari hati nurani, jadi tema kita sangat sederhana namun untuk mengimplementasikannya tidaklah mudah,” tuturnya.

    Wamen juga menyebut terdapat 4 langkah strategis untuk menanamkan integritas dalam diri jajaran. Keempat langkah tersebut adalah Reformasi birokrasi yang berlanjutan, Peran serta KPK, Transformasi digital dan Peningkatan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani menyampaikan bahwa webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang korupsi, membangun integritas, dan memperkuat nilai-nilai antikorupsi.

    “Dengan adanya webinar ini juga bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi yang berkelanjutan,” tuturnya.

  • Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala Terima Penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama

    Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala Terima Penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama

    TASIKMALAYA – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat, KRA, Ir. Tundra Meliala Wartonagoro, MM., GRCE menerima penghargaan bergengsi Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama dengan kategori Tokoh Media Nasional Pelestari Budaya dan Pakar Kewirausahaan.

    Penghargaan ini diberikan oleh Majelis Tritangtu Forum Silaturahmi Sunda Sabuana dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Penganugerahan diserahkan langsung oleh Pupuhu Utama Karatua Tritangtu, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N., pada Upacara Peringatan Kemerdekaan yang digelar di kawasan Wisata Alam Geopark Batu Mahpar, Kampung Benjan, Desa Sukamulih, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (18/8).

    Penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama diberikan kepada para tokoh yang dinilai berjasa dalam memelihara dan melestarikan adat, tradisi, sejarah, seni, religi, serta pendidikan berbasis budaya Sunda.

    Tundra Meliala hadir bersama jajaran pengurus AMKI Pusat, di antaranya Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, S.H., Bendahara Umum Dra. Umi Sjarifah, S.H., GRCE, Ketua Bidang Hukum Rukmana, S.H., Ketua Bidang Pendidikan Anita Fitria, S.H., M.H., serta Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Iman Handiman beserta anggota Ario Yuniarto, S.H., dan Dicky.

    Selain Tundra Meliala, sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang juga menerima penghargaan serupa sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kelestarian budaya dan pembangunan masyarakat.

    Acara turut dihadiri Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P., para tokoh budaya Sunda, perwakilan LSM, serta masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Anton Charliyan menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan sekaligus seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Sunda.

    “Momentum kemerdekaan ini bukan sekadar perayaan nasionalisme, melainkan juga panggilan untuk terus merawat jati diri bangsa melalui kebudayaan. Para penerima penghargaan hari ini adalah teladan nyata bagi masyarakat,” ujar budayawan yang pernah menjabat Kadiv Humas Polri dan Kapolda Jabar itu.

    Sementara itu, Tundra Meliala menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai media memiliki tanggung jawab moral untuk tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal.

    “Penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi, melainkan juga untuk seluruh insan media yang terus bekerja menjaga nilai-nilai luhur bangsa. AMKI berkomitmen mengembangkan media konvergensi yang berpihak pada budaya dan kemajuan masyarakat,” ungkap Alumni Lemhannas PPRA 51 itu.

    Diketahui, belum lama ini Tundra Meliala juga memperoleh gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo (KRA) dari Keraton Surakarta atas kontribusinya dalam bidang kebudayaan dan kewirausahaan.(red)

  • Cegah TPPO, Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun Ingatkan Jajarannya Perketat Pemeriksaan

    Cegah TPPO, Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun Ingatkan Jajarannya Perketat Pemeriksaan

    Karimun, Djawaranews.com – Dalam rangka pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun memperketat pemeriksaan dan pengawasan keimigrasian.

    Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid usai memberikan pengarahan kepada jajarannya di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Laut, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, yang didampingi Kasi Lalintalkim, Rery Yudhistira dan Kasubsi Lantaskim, Elmi. Minggu, 17 Agustus 2025.

    “Menindaklanjuti instruksi Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau melalui surat beliau tertanggal 12 Agustus 2025, kami Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun akan semakin memperketat pengawasan keimigrasian terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berangkat ke Luar Negeri. Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya korban TPPO di wilayah Kepulauan Riau, khususnya yang melalui TPI Tanjung Balai Karimun,” kata Farid.

    Farid juga berpesan kepada jajarannya agar lebih teliti dan semakin ketat dalam melakukan pemeriksaan terhadap WNI yang akan ke luar negeri.

    “Jika menemukan kecurigaan terhadap penumpang atau yang diduga sebagai calon korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) agar segera dilakukan penundaan keberangkatan,” ucap Farid kepada seluruh jajarannya.

    Selain itu, dalam rangka penanganan pencegahan yang lebih komprehensif terhadap penumpang calon korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun juga melakukan beberapa langkah-langkah diantaranya akan bekerjasama dengan pihak BP3MI dan pihak kepolisian setempat.

    “Langkah-langkah ini kita lakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” ucapnya.

    Lebih lanjut, Farid juga memastikan petugas Imigrasi Tanjung Balai Karimun dalam melaksanakan tugas sesuai Pasal 16 UU nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

    “Dimana pejabat imigrasi dapat menolak setiap orang keluar wilayah Indonesia apabila tidak memiliki dokumen perjalanan yg sah dan berlaku, diperlukan untuk kepentingan penyidikan dan masuk dalam daftar pencegahan. Hal ini menjadi dasar dalam mengantisipasi terjadinya komplain oleh penumpang yang apabila dilakukan penundaan keberangkatan,” ujarnya.

    Terakhir, Farid menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun yang ingin bekerja ke luar negeri agar mengikuti aturan yang berlaku dan jangan menjadi Pekerja Migran Indonesia-Non Prosedural (PMI-NP) dengan berangkat melalui bukan melalui pelabuhan internasional yang terdapat Tempat Pemeriksaan Imigrasi.

    “Jangan sampai kita atau saudara kita menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” tutupnya.

  • SMP Negeri 1 Kabanjahe  Meriahkan HUT RI ke 80, Ocha Tetap Menjadi Mayoret

    SMP Negeri 1 Kabanjahe Meriahkan HUT RI ke 80, Ocha Tetap Menjadi Mayoret

    TANAH KARO, SUMUT – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 80 dirayakan dengan meriah di Kabanjahe Kabupaten Karo,Minggu (17/08/2025).

    Salah satu peserta yang mengikuti pawai dan menampilkan Marching Band adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kabanjahe,kali ini mereka tampil dengan memukau.

    Salah satu Mayoret SMP Negeri 1 Kabanjahe adalah Riahna Pepayocha Br Ginting Munthe yang sering dipanggil “Ocha”.

    Dalam kesempatan ini “Ocha” dipercaya memimpin para Marching Band dengan tangan cekatan memberikan aba aba dan pengaturan tempo dalam memimpin peserta SMP Negeri 1 Kabanjahe ini.

    Terlihat penampilan mereka apik dan sangat menarik,mulai dari Pawai dari Lapangan Samura sampai dengan depan Panggung Kehormatan, dimana disana Bupati Karo yang juga mantan Siswa SMP Negeri 1 Kabanjahe berdiri dan menerima serta memberi semangat para peserta dari SMP Negeri 1 Kabanjahe.

    Ocha saat dikonfirmasi oleh pihak Media Takasima Group mengatakan kalau dia sangat senang kembali diberi kesempatan dalam memimpin Marching Band SMP N 1 Kabanjahe ini dan saya akan terus termotivasi.”Pungkasnya.
    Ocha adalah Putri tercinta dari Ketua Macab Laskar Merah Putih ( LMP) Kabupaten Karo, Gembira Ginting yang baru baru ini memberikan sumbangan “Drumband kepada SMP Negeri 1 Kabanjahe, dan Ibunya adalah Anggota DPRD Karo Rehulina Br Tarigan.

    Pantauan Media Takasima Group ribuan orang memadati Kota Kabanjahe untuk menyaksikan pawai ini,dimana kita ketahui ini adalah penampilan SMP dan SMA yang dimana tingkat PAUD,TK dan SD sudah terlaksana pada tanggal 14/08/2025.

    Walau tidak juara, SMP Negeri 1 Kabanjahe tidak merasa kecewa,dan tetap semangat dalam merayakan HUT RI ke 80 ini.

    (Erianto Perangin-Angin)

  • Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia Laksanakan Bakti Sosial dalam Rangka Peringati HUT RI ke-80

    Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia Laksanakan Bakti Sosial dalam Rangka Peringati HUT RI ke-80

    SERANG – Indonesia (KMDI) Banten, turut memeriahkan 17 Agustus 2025 dengan sekaligus menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (BAKSOS).

    Kegiatan baksos itu sendiri di laksanakan di sekitaran wilayah Kecamatan Cipocok Jaya Kota – Serang Provinsi Banten. Baksos yang dilakukan mahasiswa itu juga adalah sebagai bentuk penyambutan HUT RI ke-80, dan wujud nyata Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia (KMDI) Banten terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

    Dalam kegiatan tersebut juga disebutkan bahwa pelaksanaan baksos yang digelar Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia bertujuan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan, solidaritas, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Minggu (17-8-2025)

    Seperti disebutkan Dedi Setiawan, selaku Presidium Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia dirinya telah menyampaikan kepada media, bahwasanya Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

    “Delapan puluh tahun kemerdekaan adalah pengingat bahwa perjuangan kita hari ini adalah melawan kemiskinan, kebodohan, dan perpecahan”, tegas Dedi, seraya kembali menambahkan.

    “Bakti sosial yang saat ini dilaksanakan meliputi pembagian paket sembako kepada masyarakat, dan makan siang gratis di beberapa titik daerah Provinsi Banten. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar warga, memperkuat ikatan kebersamaan dalam semangat kemerdekaan, jelasnya.

    Dalam kegiatan yang dilakukan Mahasiswa adalah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dan semoga akan menjadi bukti bahwa mahasiswa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan menjadi solusi setiap persoalan yang di rasakan oleh masyarakat, Harap Dedi Setiawan, selaku Presidium Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia (Banten)

    Dengan tema HUT RI ke 80 “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan, yakni rela berkorban demi kepentingan bersama. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bakti sosial ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kepedulian sosial di setiap hati masyarakat.

    “Semoga melalui kegiatan ini, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan lomba dan hiburan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang membawa keberkahan bagi semua. Tutup, Dedi Setiawan. (Dvd)

  • Wali Kota Serang Hadiri Penyerahan Remisi di Lapas Kelas IIA Serang, Momentum Kemerdekaan untuk Harapan Baru

    Wali Kota Serang Hadiri Penyerahan Remisi di Lapas Kelas IIA Serang, Momentum Kemerdekaan untuk Harapan Baru

    Kota Serang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang menggelar upacara penyerahan remisi umum dan dasawarsa kepada para warga binaan. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, serta Wali Kota Serang, Budi Rustandi.

    Pemberian remisi ini menjadi simbol penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan kedisiplinan, prestasi, serta dedikasi dalam mengikuti program pembinaan. Langkah ini juga menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di luar tembok penjara, tetapi juga di dalamnya memberi harapan bagi mereka yang tengah menata kembali kehidupannya.

    Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya menyampaikan,
    “Pemerintah melalui Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan memberikan penghargaan berupa remisi bagi narapidana, dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan, serta telah memenuhi syarat administrasi yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.”

    Sementara itu, kehadiran Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang dalam mendukung program pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan. Menurutnya, kemerdekaan adalah hak setiap manusia, dan melalui pembinaan yang tepat, para warga binaan dapat kembali berkontribusi membangun masyarakat.

    Momentum 17 Agustus ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya diperingati sebagai sejarah, melainkan juga diwujudkan dalam kesempatan kedua bagi setiap individu untuk memperbaiki diri. (Trg)

  • Kepala Imigrasi Tanjung Balai Apresiasi Penyerahan Remisi Bagi Warga Binaan Rutan Tanjung Balai Karimun

    Kepala Imigrasi Tanjung Balai Apresiasi Penyerahan Remisi Bagi Warga Binaan Rutan Tanjung Balai Karimun

    Karimun, Djawaranews.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid hadiri upacara pemberian remisi umum dan Dasawarsa bagi warga binaan pemasyarakatan di Rutan Tanjung Balai Karimun. Minggu, 17 Agustus 2025.

    Adapun pemberian remisi dan Dasawarsa ini dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80.

    Diketahui, pemberian remisi ini diserahkan langsung oleh Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah bersama Kepala Rutan Tanjung Balai Karimun Yoga Hadhi Wijaya kepada perwakilan warga binaan Rutan Tanjung Balai Karimun.

    Kepala Rutan Tanjung Balai Karimun Yoga Hadhi Wijaya mengatakan bahwa sebanyak 329 warga binaan mendapatkan remisi HUT Ke-80 RI.

    “Pemberian remisi ini sebagai bentuk apresiasi negara atas sikap positif dan pembinaan yang dijalani oleh warga binaan secara konsisten dalam jangka waktu panjang,” kata Yoga.

    Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengucapkan selamat kepada warga binaan Rutan Tanjung Balai Karimun yang telah menerima remisi pada peringatan HUT RI Ke-80 tersebut.

    “Remisi ini merupakan hak warga binaan. Semoga melalui remisi ini menjadikan warga binaan semakin lebih baik lagi,” katanya.