Blog

  • Dinkes Kota Serang Berharap Jumlah Stunting Turun

    Dinkes Kota Serang Berharap Jumlah Stunting Turun

    SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) tim pembina Posyandu tingkat Kota Serang tahun 2025, bertempat di Garuda Hall Hotel Flamengo, Senin (21/04/2025).

    Kepala Dinkes Kota Serang A. Hasanuddin menyebutkan, bahwa terdapat 665 Posyandu   di enam kecamatan di Kota Serang.

    Dari 665 posyandu, lanjut dr Hasan sapaan akrabnya, terdapat 3 posyandu yang dinyatakan kurang aktif.

    “saya sampaikan bahwa 665 itu, yang aktif adalah sebanyak 662 Posyandu, dan yang tidak aktifnya ada 3 Posyandu karena Posyandu baru,” jelas dr Hasan

    Ia juga menyampaikan, terkait dengan data dan/atau jumlah stunting di Kota Serang per awal tahun 2025

    “jumlah stunting per Kecamatan, ini data tanggal tahun 2025 awal, yaitu Curug terdapat 48 orang, Walantaka 128 orang , kemudian Cipocok 77 orang , kemudian Serang 289 orang, Taktakan 374 orang, dan Kesemen sebanyak 177 orang.  Jadi itu adalah sebaran daripada data stunting yang ada di Kecamatan se-Kota Serang,” ucapnya

    Adapun data dan/atau jumlah terbaru, kata dr Hasan belum keluar, sehingga belum bisa di publikasikan.

    “mudah-mudahan dari data sementara itu, bisa turun. Jadi harapan kita semuanya, kita doakan dan dukungannya agar stunting turun,” imbuhnya.

    Terkait dengan adanya intervensi dan/atau percepatan penanganan stunting pasca rapat Koordinasi ini, dr Hasan berharap support dan sinergi.

    “Saya harap yang mengikuti acara rapat koordinasi terkait posyandu sekolah-sekolah. Ini agar mereka segera melakukan percepatan penanganan stunting dan lain-lain,” harapnya. (Trg)

  • Pemkot Serang Resmi Lepas 130 Kafilah MTQ ke XXII Tingkat Provinsi

    Pemkot Serang Resmi Lepas 130 Kafilah MTQ ke XXII Tingkat Provinsi

    SERANG – Pemerintah Kota Serang melalui bagian Kesra Setda Kota Serang menggelar acara pelepasan kafilah Kota Serang dalam acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIK tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 bertempat di halaman Puspemkot Serang, Jum’at (25/4/2025).

    Dalam sambutannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan selamat dan sukses atas terpilihnya para santri menjadi kafilah Kota Serang pada perlombaan MTQ tingkat provinsi Banten ke XXII di kabupaten Tangerang.

    Ia mengapresiasi, atas kerja keras, semangatnya dalam belajar, sehingga bisa mewakili Pemerintah Kota Serang.

    “Adik-adik tetap semangat ya, saya berharap nantinya dapat membawa prestasi dan mengharumkan Kota Serang,” ucap Budi

    Kafilah Kota Serang yang mengikuti MTQ tingkat Provinsi Banten, Kata Budi berjumlah 130 orang, terdiri 60 peserta, 20 Orang Pembina, 20 orang Official, dan 30 kesekretariatan.

    “Semoga semuanya selalu sinergi dan saling support satu sama lain, dan bisa membawa Prestasi Juara untuk Kota Serang,” harap Budi. (Trg)

  • Maryono: Mitigasi Risiko Sejak Dini adalah Langkah Nyata Implementasi Good Governance

    Maryono: Mitigasi Risiko Sejak Dini adalah Langkah Nyata Implementasi Good Governance

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan kapasitas pengelolaan risiko pada perencanaan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Program APBD Tahun 2025, yang diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kasubag Perencanaan, serta perwakilan kecamatan se-Kota Tangerang.

    Dalam sambutannya, Maryono, menegaskan bahwa pengelolaan risiko yang efektif merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance).

    “Salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah dengan memperkuat pengelolaan risiko secara terstruktur dan sistematis,” ujarnya.

    Ia menambahkan, identifikasi, analisis, serta mitigasi risiko secara dini akan mempermudah proses pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan, dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi.

    “Dokumen hasil pengelolaan risiko ini bukan hanya sebagai alat evaluasi, melainkan juga sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, hingga peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan,” lanjut Maryono.

    Di akhir sambutannya, Maryono, mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam memastikan anggaran daerah dikelola secara optimal.

    “Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap rupiah yang digunakan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pengelolaan risiko yang baik akan menjadi fondasi utama agar setiap program berjalan tepat sasaran, sesuai rencana, dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga Kota Tangerang,” pungkasnya. (Ad)

     

  • Bupati Tangerang Tinjau Perbaikan Jalan Syekh Nawawi

    Bupati Tangerang Tinjau Perbaikan Jalan Syekh Nawawi

    Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau langsung proses perbaikan Jalan Raya Syekh Nawawi di Kecamatan Gunung Kaler, usai menghadiri peringatan Milad ke-19 Kecamatan Gunung Kaler, Rabu (24/4/25).

    Acara milad ke-19 Kecamatan Gunung Kaler berlangsung meriah dengan dihadiri para tokoh masyarakat, kepala desa, anggota DPRD. Bupati mengapresiasi kekompakan dan semangat warga dalam membangun daerahnya.

    “Alhamdulillah, semua tokoh hadir, termasuk para kepala desa, dewan, dan masyarakat Gunung Kaler. Semua bersemangat dan mendoakan agar kecamatan ini semakin maju dan sejahtera di usia yang ke-19 ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

    Setelah kegiatan milad, Bupati langsung meninjau perbaikan infrastruktur jalan di Jalan Syekh Nawawi. Perbaikan jalan berupa betonisasi sepanjang 170 meter tersebut dilakukan di titik-titik yang mengalami kerusakan.

    “Kami tadi bersama petugas teknis langsung mengecek kualitas pekerjaan di lapangan. Ketebalan beton sesuai RAB, yaitu 15 cm. Ini penting untuk memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar berkualitas,” ungkap Bupati.

    Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam meningkatkan infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan warga.

    “Komitmen kami jelas, pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat. Jalan yang baik akan mendukung aktivitas warga dan memperlancar roda perekonomian. Karena itu kualitas menjadi perhatian utama,” tegasnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan wilayah, khususnya di Kecamatan Gunung Kaler. (Shj)

  • Sidak Pasar Ciputat Malam Hari, Pilar: Kita Pastikan Ini Permanen Penertibannya

    Sidak Pasar Ciputat Malam Hari, Pilar: Kita Pastikan Ini Permanen Penertibannya

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangsel dalam menertibkan PKL Pasar Ciputat.

    Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan sidak di malam hari bersama seluruh jajaran di Pasar Ciputat, pada Kamis (24/04/2025).

    “Penertiban terus kita lakukan, dan tidak ada lagi orang apa petak umpet ya, pas tidak ada pengawas, tidak ada Satpol PP nanti masuk lagi ke trotoar. Kita pastikan ini permanen,” ujarnya.

    Saat melakukan sidak, Pilar mendengar cerita dari masyarakat, termasuk Kepuasan masyarakat terkait penataan Pasar Ciputat.

    “Saya ini dari ujung sana jalan di trotoar. Alhamdulilah sekarang kita lihat ini kata masyarakat saya dengar langsung sudah lama sekali belum pernah melihat seperti ini, apalagi sampe ada trotoar, tidak macet lagi bahkan berkegiatan juga nyaman,” kata Pilar.

    Langkah penataan Pasar Ciputat kata Pilar secara bertahap. Termasuk merapihkan masalah parkir hingga strategi agar los yang sudah disiapkan bisa ramai dan daya beli tetap meningkat.

    “Ini secara bertahap ya, mohon sabar. Jadi nanti kita rapihkan parkirnya, kita pikirkan gimana kedepannya los-los yang sudah kita siapkan terisi, termasuk membangun aksesnya masukan dari masyarakat,” terangnya.

    Bahkan, Pilar juga berkeinginan menyulap Pasar Ciputat seperti Malioboro di Yogyakarta.

    “Saya saran ini ya kedepan itu jangan lagi, sayur, buah, ikan, daging di pinggir jalan ini karena kotor, kumuh. Saya pengennya ini area kuliner seperti Malioboro, tinggal nanti lampu-lampunya kita pasang, jadi Jalan Haji Usman ini bisa area kuliner,” tutupnya. (At)

  • Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Jum’at Berkah, Bagikan Sarapan Kepada Masyarakat

    Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Jum’at Berkah, Bagikan Sarapan Kepada Masyarakat

    Tanjung Balai Karimun, Djawaranews.com – Dalam rangka Jum’at Berkah, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun bagikan ratusan bungkus sarapan kepada masyarakat sekitar.

    Dari pantauan, terlihat Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid bersama jajarannya membagikan ratusan bungkus sarapan kepada masyarakat Tanjung Balai Karimun.

    Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengatakan kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan wujud kepedulian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun kepada masyarakat sekitar.

    “Kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan. Dimana kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada sesama manusia,” Dwi Avandho Farid. Jumat, (25/04/25).

    Farid juga menambahkan bahwa kegiatan Jum’at Berkah ini juga selaras dengan program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo.

    “Untuk itu, kami Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang bermanfaat serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” ucapnya.

    “Dan saya berharap kegiatan Jum’at Berkah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” harapnya.

    Sementara itu, Rizal salah satu warga yang mendapatkan sarapan dari Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun merasa senang dan mengapresiasi program Jum’at Berkah tersebut.

    “Terimakasih saya ucapkan kepada Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun yang telah memberikan sarapan pagi gratis. Program ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya.

  • Dari Lensa Bandung untuk Dunia: Karya Khairizal Maris Menang di Sony World Photography Awards 2025

    Dari Lensa Bandung untuk Dunia: Karya Khairizal Maris Menang di Sony World Photography Awards 2025

    Bandung, Djawaranews.com – Bandung kembali menorehkan kebanggaan di kancah internasional. Khairizal Maris, fotografer lepas asal Bandung, kelahiran Desember 1987, berhasil meraih penghargaan dalam ajang bergengsi Sony World Photography Awards 2025.

    Lewat bidikan lensanya, ia menangkap momen euforia para pendukung Persib Bandung alias bobotoh yang tengah merayakan kemenangan tim kesayangan mereka di jalanan Kota Bandung. Sebuah potret semangat, kebersamaan, dan cinta terhadap kota yang tak pernah padam.

    Sony World Photography Awards dikenal sebagai salah satu kompetisi fotografi paling prestisius di dunia.

    Ajang ini terbuka bagi fotografer dari berbagai latar belakang, mulai dari amatir hingga profesional dan tahun ini tercatat lebih dari 419.000 foto dikirim dari sekitar 200 negara.

    Dalam persaingan ketat tersebut, karya Khairizal yang dikirimkan dalam kategori Street Photography berhasil mencuri perhatian juri.

    “Enggak ada alasan tertentu, cuma ingin coba lagi aja,” ujar Khairizal dengan rendah hati kepada Tim Humas Kota Bandung, Kamis, 24 April 2025.

    “Tahun kemarin 2024 sempat gagal, tahun ini mencoba lagi, alhamdulillah dikasih rezeki,” ungkapnya.

    Foto yang diambilnya merupakan hasil dari kejelian menangkap momen yang belum pernah ia publikasikan sebelumnya.

    Menurutnya, keaslian dan kekuatan emosi dalam foto tersebut menjadi alasan kuat mengapa karya itu layak dikirimkan.

    “Momennya menarik, waktu cari-cari foto saya pilih yang belum pernah dipublish, yang benar-benar fresh,” ucapnya.

    Saat mengetahui menjadi pemenang, Khairizal mengaku sempat tak percaya.

    “Perasaannya mah kaget, bungah, enggak nyangka bisa juara. Alhamdulillah aja,” ungkapnya.

    Meski tak menyampaikan pesan khusus, Khairizal berharap prestasinya bisa menjadi semangat baru bagi anak-anak muda dan masyarakat Kota Bandung.

    “Berkarya aja terus, apapun profesinya. Jangan takut mencoba,” pesannya singkat namun penuh makna.

    Dari jalanan Bandung yang penuh semangat hingga pengakuan dunia, karya Khairizal Maris adalah bukti bahwa semangat kreatif warga Kota Bandung mampu menembus batas-batas global.

    Sebuah inspirasi bahwa dari lensa kecil di tangan, bisa lahir cerita besar yang menggetarkan dunia. (Red)

  • Hari Otonomi Daerah ke-29, Gubernur Banten Andra Soni: Kunci Pemerataan Pembangunan

    Hari Otonomi Daerah ke-29, Gubernur Banten Andra Soni: Kunci Pemerataan Pembangunan

    Kota serang, DJawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni mengatakan otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan antara pusat dan daerah. Namun, merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Andra Soni saat memimpin dan membacakan amanat Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian pada Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (25/4/2025).

    Peringatan Hari Otda ke-29 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan itu menjadi momentum dalam refleksi atas perjalanan pelaksanaan otonomi daerah selama hampir tiga dekade.

    Mendagri M Tito Karnavian dalam amanat yang dibacakan Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, otonomi daerah harus menjadi sarana dalam mempercepat pembangunan, memperkuat integrasi nasional, dan meningkatkan daya saing daerah.

    “Otonomi daerah memberi ruang bagi daerah untuk mengelola urusan rumah tangganya sendiri, tetapi tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui kebijakan ini, pembangunan bisa lebih merata karena disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal,” baca Andra Soni.

    Dibacakan pemerintah daerah menjalankan dua fungsi utama dalam sistem pemerintahan Indonesia, yakni sebagai pelaksana urusan pemerintahan konkuren (desentralisasi) dan pelaksana tugas pembinaan dan pengawasan (dekonsentrasi) dari Pemerintah Pusat.

    “Kedua peran ini menuntut kapasitas kelembagaan yang kuat dan kolaborasi yang harmonis lintas sektor dan tingkatan pemerintahan,” bacanya.

    Lebih lanjut, dengan kontribusi dan dukungan semua pihak dalam pelaksanaan otonomi daerah mampu mewujudkan fondasi yang kuat agar membentuk tata kelola pemerintahan daerah yang responsif.

    “Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai elemen bangsa menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel,” baca Andra Soni.

    Tidak hanya itu, lanjutnya, dalam menghadapi tantangan global dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, otonomi daerah dinilai semakin relevan. Sehingga, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan pusat, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam merumuskan kebijakan strategis yang relevan dengan kondisi lokal.

    “Pembangunan nasional tidak akan berhasil tanpa sinergi yang efektif antara pusat dan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus terus meningkatkan kapasitasnya agar mampu melaksanakan otonomi secara efektif dan berkontribusi terhadap arah kebijakan nasional,” bacanya.

    Lebih lanjut, Andra Soni membacakan, melalui Peringatan Hari Otda ke-29 diharapkan mampu menjadi pijakan dalam mengoptimalkan penyelenggaraan urusan dan meningkatkan pelayanan publik di tengah-tengah tantangan dan dinamika yang ada.

    “Penguatan kapasitas daerah menjadi hal yang harus dikedepankan dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Trg)

  • Gelar Workshop Telaah Sejawat Eksternal, Sekda Bambang: Untuk Tingkatkan Kualitas Auditor

    Gelar Workshop Telaah Sejawat Eksternal, Sekda Bambang: Untuk Tingkatkan Kualitas Auditor

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Inspektorat bersama Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) Provinsi Banten menggelar kegiatan workshop telaah sejawat eksternal yang diselenggarakan di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Kamis (24/04/2025).

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo.

    “Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah bagi para insan pengawasan terbaik se-Provinsi Banten. Para penjaga integritas, para pengawal akuntabilitas dan garda terdepan menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

    Telaah sejawat eksternal ini merupakan salah satu bentuk penguatan kapasitas dan integritas dalam pelaksanaan fungsi APIP.

    “Inisiatif dari AAIPI ini patut kita apresiasi sebagai upaya bersama meningkatkan profesionalisme dan sinergi antar instansi pengawasan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, kata Bambang, kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun check and balances yang sehat di lingkungan aparat pengawasan intern pemerintah.

    “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbagi praktik terbaik, tetapi juga menguatkan komitmen moral dan profesional untuk menjaga standar mutu, objektivitas dan integritas pengawasan internal di wilayah Provinsi Banten,” tutupnya. (At)

  • Dukung Kemudahan Ekspor, Disperindag Sosialisasikan Penerbitan SKA Di Provinsi Banten

    Dukung Kemudahan Ekspor, Disperindag Sosialisasikan Penerbitan SKA Di Provinsi Banten

    BANTEN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menggelar kegiatan Sosialisasi Surat Keterangan Asal (SKA) pada tahun anggaran 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha dan aparatur dalam Kebijakan dan Pengaturan Ekspor, khususnya terkait Manfaat SKA. Rabu, (23/04/25).

    Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Dr. Tubagus Regiasa Fajar, S.E., M.TP., yang hadir mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, H. Babar Suharso, S.T., M.Si.

    Peserta kegiatan berasal dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten/kota se-Provinsi Banten, serta Eksportir di wilayah Provinsi Banten yang sangat antusias mengikuti sesi demi sesi sosialisasi yang digelar di ruang rapat Disperindag Provinsi Banten.

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Imam Tri Wahyudi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Banten, serta Lukman Hakim dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

    Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya pemahaman teknis dan prosedural dalam penerbitan SKA, mengingat dokumen ini menjadi syarat utama dalam pengajuan pengurangan dan pembebasan tarif bea masuk di negara tujuan ekspor yang telah memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia, baik bilateral, regional maupun multilateral.

    Melalui kegiatan ini, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Zulkarnaen, SE, M.Si, berharap seluruh Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) se-Provinsi Banten dan para Eksportir dapat mematuhi regulasi terkait Kebijakan dan Pengaturan Ekspor dengan sebaik-baiknya. (Trg)