Blog

  • Sampah Menumpuk di Kali Angke Serpong, Pilar Turun Pastikan Normalisasi Berjalan Optimal

    Sampah Menumpuk di Kali Angke Serpong, Pilar Turun Pastikan Normalisasi Berjalan Optimal

    SERPONG, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan turun langsung melakukan pengecekan pembersihan sampah ke lokasi aliran Kali Angke yang melintasi beberapa RT dan RW di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Serpong pada Rabu (14/5/2025).

    Pilar mengambil tindakan tegas untuk segera menormalisasi Kali Angke dengan melakukan pembersihan, guna menangani persoalan serius tumpukan sampah serta kayu bambu yang menyumbat aliran sungai dan mengakibatkan banjir di lingkungan warga sekitar.

    Didampingi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, camat, pengurus RW, serta tokoh masyarakat setempat, Pilar menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap kondisi sungai yang memprihatinkan.

    “Nah, ini penyumbatannya cukup parah, dikhawatirkan nanti terjadi penumpukan yang lebih parah lagi dan juga khawatir menyumbat saluran air pada saat hujan. Jadi kami melalui Dinas Bina Marga dan SDA langsung melakukan perapihan,” ujar Pilar.

    Pembersihan Kali Angke hari ini dilakukan di Kelurahan Mekarjaya, Serpong tepatnya di Jalan Mentawai 5 dan 6 (RT 05), Jalan Mentawai 4 (RT 03), Jalan Bintan (RT 02), dan Jalan Bintan 4 (RT 01).

    Proses normalisasi akan berlangsung selama 3 hingga 5 hari, tergantung pada cuaca dan kondisi lapangan. Sekitar 34 petugas diterjunkan untuk membersihkan sampah sepanjang 30 meter dengan lebar sungai sekitar 17 meter di titik rawan tersebut.

    Menanggapi potensi bahaya penggunaan alat berat di lokasi yang curam dan aliran yang deras dalam pembersihan tumpukan sampah itu, Pilar menyebut, pihaknya sedang mengkaji berbagai opsi aman, termasuk pengerjaan manual yang tetap mengedepankan keselamatan petugas.

    Bukan hanya sekadar pembersihan, Pemkot Tangsel juga akan membangun turap dan memasang beronjong di titik rawan longsor untuk memperkuat struktur tepi sungai.

    “Di titik spot rawan, seperti yang di sini kita lihat tadi itu spot rawan, karena khawatir semakin ambles lagi kita akan melakukan pemasangan beronjong,” ujarnya.

    Pemasangan turap ataupun beronjong ini akan dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), karena sungai ini termasuk wilayah kerja BBWS.

    Ke depan, Pemkot Tangsel juga melanjutkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir seperti tandon, polder air, dan pompa di sejumlah titik rawan.

    Namun, Pilar juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai untuk menjaga kebersihan sungai ini dalam jangka panjang.

    Menurutnya, kebersihan lingkungan termasuk area sungai merupakan tanggung jawab dan kewajiban bersama, tidak hanya instansi dan pemerintah daerah, tetapi masyarakat juga.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat Tangerang Selatan untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena ini nanti akan mengakibatkan masalah banjir dan lain sebagainya,” jelasnya.

    Dari hasil pengamatan di lokasi tumpukan sampah tersebut banyak sekali sampah-sampah seperti kain, plastik, beberapa bekas perabotan rumah tangga, dan lain sebagainya. (Trg)

  • Benyamin Lepas 10 Pelajar Terbaik Tangsel untuk Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional

    Benyamin Lepas 10 Pelajar Terbaik Tangsel untuk Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dengan penuh semangat melepas sepuluh pelajar terbaik yang akan mewakili Kota Tangerang Selatan dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional.

    Dalam kegiatan pelepasan di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Rabu (14/5/2025), Benyamin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada lima putra dan lima putri terpilih.

    Dari total 559 pendaftar yang mengikuti seleksi awal, hanya 106 peserta yang lolos ke tahap lanjutan. Dari jumlah itu, sepuluh siswa kini melangkah lebih jauh untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi dan nasional.

    “Kalian adalah anak-anak terbaik. Kalian sudah melewati proses yang ketat, bukan hanya dari sisi fisik, tapi juga mental, sikap dan kedisiplinan. Kalian ini bukan anak biasa, dan kita semua patut berbangga,” ujar Benyamin di hadapan para siswa dan orang tua.

    Dalam kesempatan itu, Benyamin menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan semata soal mengibarkan bendera di upacara 17 Agustus 2025, tetapi membentuk karakter yang kuat untuk masa depan.

    Ia juga mengingatkan para siswa untuk terus menjaga semangat dan fokus meski harus melewati berbagai tantangan, termasuk godaan dari lingkungan dan media sosial.

    “Keberhasilan kalian bukan hanya di tanggal 17 Agustus nanti, tapi lihat 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun ke depan. Saat kalian jadi dokter, tentara, pengusaha, atau bahkan ibu rumah tangga yang berkarakter-itulah keberhasilan sesungguhnya,” kata dia.

    Orang tua dan para guru yang hadir juga tidak bida menyembunyikan rasa haru. Mereka bangga anak-anak mereka bisa melangkah sejauh ini.

    Benyamin meminta para siswa untuk terus menyebarkan semangat Paskibraka ke teman-temannya.

    “Jadilah sinar buat yang lainnya. Ceritakan pengalaman-pengalaman kamu selama mengikuti seleksi ini, dan ini harus jadi pengetahuan bagi yang lain,” ucapnya. (Trg)

  • Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang baru saja melepas pemberangkatan atlet untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts (IBCA MMA) di Surabaya, 15-18 Mei 2025.

    Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menuturkan, pihaknya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang mendukung penuh para atlet yang diberangkatkan agar dapat bersaing secara kompetitif selama kejuaraan berlangsung.

    Dispora Kota Tangerang menargetkan delapan atlet yang diberangkatkan dapat membawa pulang medali prestasi yang diperebutkan ke Kota Tangerang.

    “Kami mendukung penuh perkembangan cabang olahraga (cabor) baru ini dengan memberikan dukungan moral dan materi agar para atlet yang akan berlaga besok bisa memberikan pestasi yang terbaik sekaligus mengukir sejarah bagi Kota Tangerang,” ujar Kaonang didampingi Ketua Pengurus Cabang IBCA MMA Kota Tangerang, Arief Wibowo, di Kantor KONI Kota Tangerang, Rabu (14/5/25).

    Ia melanjutkan, pemberangkatan para atlet cabor IBCA-MMA tersebut merupakan perdana kali dilakukan di Kota Tangerang. Terlebih, cabor IBCA-MMA baru saja diakui secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, kemarin.

    Selain itu, Dispora Kota Tangerang menekankan pemberangkatan para atlet untuk berlaga di Kejurnas IBCA-MMA 2025 dilakuakn sebagai tindak lanjut persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan.

    “Kami berharap dengan diberangkatkannya para atlet cabor baru ini dapat mendukung antusias masyarakat untuk berpartisipasi mendorong kemajuan cabor yang mulai dikembangkan di Kota Tangerang ini,” pungkasnya. (Ad)

  • Pemkot Tangerang Siap Maksimalkan Kampung KB di 104 Kelurahan

    Pemkot Tangerang Siap Maksimalkan Kampung KB di 104 Kelurahan

    Kota Tangerang  – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memaksimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di 104 kelurahan yang ada di Kota Tangerang.

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengungkapkan, pihaknya akan terus memaksimalkan seluruh kelurahan di Kota Tangerang sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga, setiap Kampung KB mampu berdaya baik secara sosial, hingga ekonomi.

    “Setiap wilayah memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Maka kami juga terus berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan yang lebih mengenal wilayahnya. Sehingga, warga juga mampu berdaya baik secara sosial, hingga ekonomi melalui potensi yang mereka miliki,” ungkapnya, Rabu (14/5/25).

    Ia melanjutkan, Kampung KB juga tidak dapat berdiri sendiri. Maka, pembentukan Kampung KB harus dimulai dari masyarakat dengan dukungan kelurahan, kecamatan dan DP3AP2KB.

    “Masyarakat adalah sebagai pelaku dan Pemkot Tangerang yang menyediakan program. Jadi, titik beratnya ada pada masyarakat yang mampu menjalankan program-program yang sudah disediakan dan berkelanjutan,” lanjutnya.

    Diharapkan, seluruh Kampung KB di Kota Tangerang mampu memaksimalkan potensi tiap wilayah dan dapat menginspirasi wilayah lain. (Ad)

  • Soal Polemik Ketua DPC HNSI Cilegon di Project PT CAA, Pengurus Beri Klarifikasi

    Soal Polemik Ketua DPC HNSI Cilegon di Project PT CAA, Pengurus Beri Klarifikasi

    Cilegon – Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon mengklarifikasi terkait berita viral di proyek investasi pembangunan pabrik Chandra Asri Alkali (CAA) yang menyeret nama HNSI Kota Cilegon dalam polemik tersebut.

    Sebelumnya terungkap dalam rekaman video viral saat perwakilan China Chengda Engineering Co., Ltd (CCE), salah satu Main Kontraktor proyek pembangunan pabrik CAA, melakukan audiensi dengan pengusaha lokal termasuk didalam forum tersebut terlibat Ketua HNSI Kota Cilegon.

    Sekretaris DPC HNSI Kota Cilegon Dedi Kusnadi mengatakan dalam hal ini kami sebagai pengurus HNSI Kota Cilegon tidak terlibat secara organisasi dalam polemik vidio viral di proyek PT CAA.

    “Tindakan ketua DPC HNSI Kota Cilegon tersebut diduga merupakan tindakan pribadi sebab tidak ada pembahasan ke kami sebagai pengurus sebelumnya, dan perlu menjadi catatan bahwa HNSI Kota Cilegon selama ini terakomodir dengan adanya investasi PT CAA,” ujarnya pasca menggelar rapat evaluasi dan konsolidasi HNSI Kota Cilegon, Rabu (14/05/2025).

    Dedi juga menjelaskan bahwa tahapan pembahasan AMDAL PT CAA melibatkan dan terbuka terhadap masyarakat terdampak diantaranya nelayan terdekat project, sebagaimana diatur dalam undang-undang 32 tahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan serta Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    “Tahapan AMDAL PT CAA konsultasi publik yang dilaksanakan di kecamatan Citangkil Kota Cilegon sekitar tanggal 12 Juli 2023 yang dihadiri sekitar 79 peserta dan terkait nelayan yang hadir diantaranya dari perwakilan nelayan tanjung Peni yang merupakan pangkalan terdampak dari project pembangunan dan tentu nelayan terdampak telah menyampaikan aspirasinya dan di terima oleh konsultan maupun pihak PT CAA,” ungkapnya.

    Atas Kejadian vidio viral di Project PT CAA pada Jum’at (09/5) kemarin dan kejadian Minggu (11/5) kemarin yang tertera dalam surat panggilan dari Polda Banten, Dedi menyayangkan sikap dan tindakan Ketua HNSI Kota Cilegon yang dalam kajian organisasi kami gegabah dan tidak mempertimbangkan kami selaku pengurus lainnya termasuk marwah profesi nelayan Kota Cilegon.

    “Tahapan AMDAL sudah dilaksanakan PT CAA sesuai prosedur dan transparan melibatkan berbagai pihak dan masyarakat terdampak, Kami menyangkan statement Ketua DPC HNSI Kota Cilegon tolak AMDAL PT CAA? sedangkan tahapan AMDAL sudah selesai, kami hawatir kalau tindakan dan ucapan Ketua DPC HNSI Kota Cilegon yang viral hingga ke tingkatan nasional bisa mencederai marwah organisasi,” tegasnya.

    Dilokasi yang sama, Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi DPC HNSI Kota Cilegon, Supriyadi menegaskan atas kejadian tersebut pengurus HNSI kota Cilegon bersama kepengurusan nelayan HNSI di Tingkatan Kecamatan dan Rukun nelayan Kota Cilegon akan mengambil tindakan secara organisasi.

    “Beredar kabar atas kejadian vidio viral tersebut terdapat ketua DPC HNSI Kota Cilegon pada Jum’at (09/5) kemarin dan kejadian Minggu (11/5) kemarin yang tertera dalam surat Undangan Klarifikasi dari Polda Banten yang di tunjukan kepada saudara ketua DPC HNSI Kota Cilegon, oleh karenanya dari hasil kajian internal dan atas nama Organisasi HNSI Kota Cilegon apa yang dilakukan oleh ketua DPC HNSI Kota Cilegon berpotensi melanggar AD/ART HNSI khususnya di pasal 7 ART HNSI bahwa atas perbuatannya tersebut berpotensi Menodai dan mencemarkan nama baik organisasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia,” ucapnya.

    “Bedasarkan hal tersebut kami pengurus HNSI Kota Cilegon segera menggelar rapat evaluasi dan pleno kepengurusan HNSI Kota Cilegon untuk mengambil langkah sesuai AD/ART organisasi,” imbuh Supriyadi.

    Sementara itu, Wakil Ketua III DPC HNSI Kota Cilegon, Roni mengatakan, pertama hasil dari konsolidasi dan pertimbangan pengurus HNSI di Kota Cilegon mendukung penuh Proyek Strategis Nasional PT CAA.

    “Selama ini hubungan kami HNSI Cilegon dengan manajemen PT CAA serta kontraktor project PT CAA baik-baik saja, bahkan kami HNSI Cilegon di support dalam bentuk kegiatan usaha, dan kompensasi untuk kegiatan operasional HNSI Kota Cilegon juga telah dilaksanakan, hal ini merupakan tanggung jawab project PT CAA terhadap nelayan karena aktivitas nelayan melaut pasti ada potensi terganggu dengan adanya proyek tersebut, tetapi itikad baik manajamen project PT CAA terhadap nelayan sudah kami rasakan baik,” ungkapnya. (Mgr)

  • Gubernur Banten Andra Soni Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Investasi PT Chandra Asri Alkali

    Gubernur Banten Andra Soni Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Investasi PT Chandra Asri Alkali

    Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Todotua Pasaribu pimpin Rapat Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Investasi PT Chandra Asri Alkali di Gedung Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Republik Indonesia Jl Gatot Subroto No. 44, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

    Andra Soni mengaku sangat menyayangkan kejadian atau insiden yang viral antara PT Chandra Asri dengan Kadin Kota Cilegon.

    Kepada wartawan, Andra Soni mengatakan, rapat fasilitasi yang dilaksanakan tegas mendukung komitmen realisasi investasi di Provinsi Banten untuk bisa berjalan baik dan tepat waktu. “Memberikan kebermanfaatan di wilayah Provinsi Banten khususnya Kota Cilegon,” ucapnya.

    Menurut Andra Soni, untuk para investor ada relaksasi yg diberikan oleh Pemerintah berupa tax holiday maupun Tax Allowance. Aturan pelaksanaannya diharapkan berdampak baik untuk ekosistem lokal.

    “Jangan sampai Provinsi Banten tidak ramah investasi. Kita sosialisasikan aturan main yang sudah ada,” ucapnya.

    Dikatakan, pada tahun 2024, Provinsi Banten merupakan peringkat kelima nasional untuk realisasi investasi, dan Pada tahun 2025 realisasi Investasi ditargetkan oleh Pusat sebesar Rp119 triliun. Guna mendukung upaya pencapaianya tentu dibutuhkan kerjasama kita semua, terutama dalam menciptakan iklim yg kondusif dlm berinvestasi.

    “Insya Allah, ke depan tidak akan terjadi lagi insiden – insiden seperti yang kemarin terjadi,” pungkas Andra Soni.

    Saat memimpin rapat, Wamen Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Todotua Pasaribu mengatakan pertemuan itu menindaklanjuti surat Chandra Asri atas kejadian yang viral terhadap proyek Chandra Asri.

    “Insiden ini cukup merisaukan terhadap kondisi investasi kita. Atas perintah Bapak Menteri saya melaksanakan konsolidasi investasi PT Chandra Asri Alkali,” ucapnya.

    Dikatakan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM mengambil alih pelaksanaan monitoring dalam memastikan kondisi investasi berlangsung kondusif. Investasi PT Chandra Asri Alkali termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di kawasan obyek vital.

    Menurut Todotua, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi menuju delapan persen, Indonesia membutuhkan realisasi investasi sekitar Rp13 ribu triliun. “Ini tantangan besar tapi disatu sisi potensinya cukup besar,” ucapnya.

    Dirinya berharap, rapat fasilitasi yang dilaksanakan dapat menjadi model penyelesaian di provinsi lain secara nasional. Tidak hanya untuk Provinsi Banten.

    Kepada wartawan, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, Polri adalah bagian dari Satgas Percepatan Investasi. “Di wilayah Banten, kami adalah bagian Satgas Percepatan Investasi,” ucapnya.

    Dikatakan, dengan adanya video yang viral, Polda Banten akan menurunkan tim dan akan melakukan upaya penyelidikan. “Apabila ada dugaan tindakan pidana apalagi mengganggu iklim investasi di negeri ini, tentunya akan kami lakukan upaya penyelidikan dan penyidikan. Kami proses secara hukum agar ada efek jera,” tegas Kapolda Banten.

    Tampak hadir: Wali Kota Cilegon Robinsar, Kapolres Cilegon AKBP Kemas Indra Natanegara, Manajemen PT Chandra Asri Alkali, serta Perwakilan Kadin Pusat dan Cilegon. (Trg)

  • Pelatihan Sosial Kultural BKPSDM, ASN Dituntut Jadi Jembatan Komunikasi, Mediator dan Pemersatu

    Pelatihan Sosial Kultural BKPSDM, ASN Dituntut Jadi Jembatan Komunikasi, Mediator dan Pemersatu

    Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka Pelatihan Sosial Kultural Angkatan I dan II bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Ashrof Farhan Firzada, dilaksanakan secara daring pada Rabu (14/05/2025) di Ruang Rapat BKPSDM Kabupaten Tangerang. Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Ashrof Farhan Firzada, mengungkapkan, Kabupaten Tangerang merupakan daerah pluralis dengan adat, budaya, bahasa dan latar belakang sosial ekonomi. Karena itu, diperlukan sikap dan prilaku ASN yang menghargai perbedaan dalam pelayanan publik bagi seluruh lapisan masyarakat.

    “Saya berharap pelatihan sosial kultural yang diberikan kepada para ASN Kabupaten Tangerang ini bisa memberikan pemahaman dan keterampilan peserta untuk memiliki sensitivitas sosial. ASN dituntut untuk mampu menjadi jembatan komunikasi, mediator konflik serta agen pemersatu dalam dinamika sosial yang ada di masyarakat,” katanya.

    Dia juga mengatakan bahwa menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten baik dari sisi intelektual, teknis, manajerial dan sosial kultural. Dengan begitu, pelatihan sosial kultural tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi jajaran aparatur Pemerintahan Daerah.

    “Saya mengapresiasi penyelenggaraan yang dibuat oleh BKPSDM, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya yang sistematis dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hadiyanto, menjelaskan bahwa pelatihan sosial kultural angkatan I dan II tahun anggaran 2025 dilaksanakan pada 14 hingga 26 Mei 2025, pembelajaran dilaksanakan secara blended learning dan tenaga pengajar berasal dari Direktorat Pembelajaran Karakter dan Sosial Kulturan LAN RI.

    “Ada beberapa materi yang akan disampaikan yaitu Generik yang merupakan belajar mandiri atau online melalui platform ASN Berpijar, muatan lokal dengan tema mitigasi konflik horizontal suku, ras dan agama di lingkup Pemkab Tangerang, aktualisasi dan sharing session hasil aktualisasi terkait tema. Total keseluruhan jumlah jam pelajaran sebanyak 73 JP (Jam Pelajaran) pada setiap angkatan.

    Sebagai informasi, pada Pelatihan Sosial Kultural Angkatan I dan II tahun Anggaran 2025 diikuti oleh para peserta yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Tangerang dengan target Jabatan Pengawas sebanyak 80 orang. Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kinerja sehari-hari dan menjadi motor penggerak pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada masyarakat. (Shj)

  • Bapenda Kota Serang Sosialisasikan Program Pemutihan Pajak Kendaraan

    Bapenda Kota Serang Sosialisasikan Program Pemutihan Pajak Kendaraan

    KOTA SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang menggelar sosialisasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor di salah satu rumah makan di Kota Serang, Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh warga dari wilayah Kecamatan Cipocok Jaya dan sekitarnya.

    Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah 2 Bapenda Kota Serang, Fajar Chairil Alam menjelaskan, bahwa program ini memberikan pembebasan pokok dan/atau sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor.

    Kebijakan ini, kata Fajar, ditujukan kepada wajib pajak yang belum melakukan pembayaran pajak sejak tahun 2024 ke bawah. Dengan ketentuan pembayaran dilakukan untuk masa pajak tahun 2025 hingga 2026.

    “Selain itu, ada juga pembebasan sanksi administrasi untuk wajib pajak yang menunggak di tahun 2025. Namun, pembebasan pokok dan denda ini tidak berlaku bagi kendaraan yang dimutasi keluar dari Provinsi Banten,” jelas

    Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait regulasi terbaru serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

    Melalui kegiatan ini, Bapenda berharap kesadaran masyarakat untuk taat pajak semakin meningkat sehingga berdampak positif bagi pembangunan daerah. (Adv)

  • Tingkatkan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers

    Tingkatkan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers

    TANGERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka meningkatkan akusisi kepesertaa sektor Bukan Penerima Upah (BPJS), BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers Kota Tangerang guna melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Bersama Paguyuban Brilinkers Kota Tangerang. Turut hadir dalam kegiatan ini ialah Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan Bapak Hary Dwi Marwoko, Ketua Paguyuban Brilinkers Ibu Samsiah, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan dari Bank BRI KC Tangerang dan seluruh anggota Paguyuban Brilinkers.

    Ditempat yang terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Zain Setyadi mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan untuk memperluas kepesertaa BPJS Ketenagakerjaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU).

    “Kegiatan ini sebagai salah satu tindaklanjut kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) tentang program joint marketing racing untuk pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di Agen BRIlink,” kata Zain usai menghadiri kegiatan tersebut di Sari Rasa Seafood Taman Royal 3. Rabu, 14 Mei 2025.

    “Adapun dalam kegiatan ini, kami memberikan sosialisasi kepada teman-teman Paguyuban Brilinkers mengenai program BPJS Ketenagakerjaan sehingga nantinya dapat mensosialisasikannya lagi kepada masyarakat pekerja BPU/Informal yang ada di sekitarnya,” tambahnya.

    Apalagi saat ini, lanjut Zain menjelaskan bahwa pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan melalui Agen BRIlink. Sehingga harapannya Paguyuban Brilinkers ini dapat menjadi mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas kepesertaan.

    “Untuk itu, kami berharap kolaborasi ini sebagai upaya kita dalam memberikan kemudahan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU)/ Informal yang ada di sekitar kita,” harapnya.

  • TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

    TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

    Serang, Djawaranews.com – Infrastruktur jalan maupun jembatan merupakan kebutuhan masyarakat yang vital dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian, khususnya masyarakat di pedesaan.

    Tentu saja, karena dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus, transportasi barang dan jasa akan lebih lancar serta membuka akses ke pasar yang lebih luas bagi petani dari hasil buminya dan para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    Hal itu akan terwujud dalam waktu dekat ini bagi masyarakat Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tepatnya warga Desa Silebu dan Suka Jadi.

    Saat ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0602/Serang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tengah membangun jembatan di wilayah tersebut.

    Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter dapat menghubungkan antara Desa Silebu dan Suka Jadi.
    Tidak sedikit warga yang antusias membantu proses pembangunan jembatan tersebut bersama TNI.

    Curhat warga Desa Silebu, Nuraeni, meyakini bakal merasakan dampak pembangunan jembatan di desanya.

    Karena sebelumnya, adanya jembatan warga harus memutar jalan jika hendak ke antar desa tersebut dengan jarak 3 sampai 5 kilometer, namun setelah jembatan jadi, kemungkinan berjarak hanya 541 meter.

    “Dulu sebelum ada jembatan, kita kalau mau ke arah Batu Belah, Nyapah harus muter ke arah Suka Maju ke Baru Belah. Nanti kalau jembatan jadi, lebih enak nganter anak sekolah di SDN Nyapah lebih dekat dari sini. Bersyukur jalan dan jembatan dibangun, lebih dekat lebih enak kita,” ucap Nuraini saat ditemui di lokasi yang tengah mengasuh anak balitanya.

    Sekadar diketahui, pembangunan jembatan merupakan bagian dari Program TMMD ke-124 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah pedesaan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih mudah.

    Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Arm Oke Kistianto, mengatakan jembatan ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

    Letkol Arm Oke Kistianto menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung dalam waktu dekat agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
    “Semoga berdampak terhadap perekonomian masyarakat meningkat,” ucapnya. (Trg)