Blog

  • Pemkab Tangerang dan 3 Instansi Tanda Tangani Kesepakatan Penanganan Korban Kecelakaan Melalui Program TACS

    Pemkab Tangerang dan 3 Instansi Tanda Tangani Kesepakatan Penanganan Korban Kecelakaan Melalui Program TACS

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemkab Tangerang Bersama Polres Metro Tangerang Kota, PT Jasa Raharja cabang Tangerang, dan BPJS Kesehatan Kancab Tigaraksa menandatangani kesepakatan bersama penanganan korban kecelakaan lalu lintas jalan melalui Program Traffic Accident Claim System (TACS).

    Penandatanganan bersama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Kaplres Metro Tangerang Kota, Kencab Jasa Marga Tangerang, dan Kancab BPJS Kesehatan Tigaraksa di Pendopo Bupati, Kota Tangerang, Jum’at (16/5/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengatakan, penandatangan kesepakatan ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis. Acara tersebut menandai komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan terhadap penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

    “Dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama ini secara resmi, semua pihak menyatukan komitmen dan langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan penanganan korban kecelakaan lalu melalui program TACS,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

    Dia menjelaskan program TACS merupakan sebuah inovasi sinergis yang inovatif untuk mempercepat proses pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas, mulai dari sisi evakuasi, perawatan medis, proses klaim asuransi sampai dengan santunan.

    “Program TACS ini bukan sekedar sistem digital saja tapi wujud nyata sinergitas lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan yang terpadu, demi pelayanan yang cepat, tepat dan terintegrasi,” jelasnya.

    Selanjutnya dia, Pemkab Tangerang berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan program TACS ini, termasuk dengan keterlibatan rumah sakit daerah agar pelayanan terhaap korban kecelakaan benar-benar dapat dilakukan secara cepat, efisien dan akuntabel tanpa tertunda.

    “Kita berharap kerjasama yang dilakukan ini tidak hanya berhenti pada tataran formalitas penandatanganan saja tapi benar-benar dapat segera diimplementasikan secara konsisten dengan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

    Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam kesepakatan program TACS ini.    

    “Semoga program TACS ini menjadi model budaya pelayanan publik yang cepat tanggap dan kolaboratif. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah bersama dalam membangun pelayanan publik yang terpadu, responsif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tutupnya. (Shj)

  • Tingkatkan Kepedulian Masyarakat Dalam Keselamatan Berlalu Lintas, Jasa Raharja Tangerang Sosialisasikan Aplikasi JR Safety Road di Samsat Ciputat

    Tingkatkan Kepedulian Masyarakat Dalam Keselamatan Berlalu Lintas, Jasa Raharja Tangerang Sosialisasikan Aplikasi JR Safety Road di Samsat Ciputat

    Tangerang, Djawaranews.com – Jasa Raharja Cabang Tangerang memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi JR Safety Road kepada masyarkat khususnya wajib pajak yang sedang berada di Samsat Ciputat, Tangerang Selatan (16/05/2025)

    Pada kesempatan tersebut, Staff Administrasi Gerai Samsat Bintaro, Rama Adhitya turut mensosialisasikan aplikasi JR Safety Road yang dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. “Aplikasi JR Safety Road adalah program edukasi berkendara aman yang dikemas menarik untuk meningkatkan kemampuan berkendara, yang menampilkan berita, tips, dan informasi lain terkait keselamatan berkendara” Jelas Rama.

    Fitur keselamatan yang disajikan dalam aplikasi tersebut antara lain, checklist keselamatan berkendara, peringatan batas kecepatan, peringatan pengereman mendadak, peringatan menerima telepon, dan peringatan batas waktu berkendara.

    Dari tempat berbeda Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha menegaskan bahwa penggunaan aplikasi JR Safety Road memberikan manfaat bagi para pengendara yang ada di lalu lintas. “Penggunaan aplikasi JR Safety Road diharapkan Masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan meningkatkan awareness seputar keselamatan berkendara sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas jalan maupun penumpang angkutan umum”, Tutup Panji. (At)

  • Dini Hari, 393 Jemaah Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan

    Dini Hari, 393 Jemaah Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan

    Serang, Djawaranews.com – Sebanyak 393 Jemah Haji Kloter 2 asal Kabupaten Serang Tahun 1446 Hijriyah diberangkatkan dari Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jemaah Haji Kloter 37 Nasional dilepas oleh Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Serang, Febrianto.

    Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, sejumlah Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Oesul Qurni , Kepala Bakesbangpol, Epi Priatna dan Kepala DPRKP Okeu Oktaviana, perwakilan Kanwil Kemenag Banten dan Kejari Serang.

    Asda II Kabupaten Serang, Febrianto menyampaikan imbauan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada para jemaah khususnya petugas yang mendampingi para jamaah yang pertama jaga kesehatan, kestabilan stamina karena ibadah haji itu memakai fisik. “Harus di jaga tentunya kesehatan dengan sempurna, itu yang pertama,” ujarnya.

    Kemudian imbauan Bupati Serang yang kedua, agar para jemaah selama di tanah suci untuk memperbanyak ibadah, jangan banyak istirahat, karena memang tanah suci itu tempat beribadah. Yang ketiga, para jemaah haji untuk mendoakan Kabupaten Serang terus menjadi daerah baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.

    “Ibu Bupati juga berharap jamaah haji yang di berangkat pada kloter 37 ini sebanyak 393, pulang pun sebanyak 393 dan semoga mereka meraih haji yang mabrur dan mabruroh,”ucapnya.

    Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni menyebutkan jumlah Jemaah Haji asal Kabupaten Serang tahun 2025 berjumlah 1.244 orang. “Jemaah Haji Kloter 37 Kabupaten Serang yang diberangkatkan saat ini 393 jamaah. Usia termuda 18 tahun dan usia tertua 94 tahun,” ujarnya.

    Sekadar diketahui, untuk rangkaian perjalanan Jemaah Haji Kloter 37 yakni tiba di Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 Pukul 02:00 WIB, kemudian tiba di Asrama Haji Tangerang pada 16 Mei 2025 pukul 07:00 WIB, dan selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 01:00 WIB dan tiba di Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 06:55 WIB.

    Uesul Qurni menyampaikan terima kasih kepada Bupati Serang dan DPRD Kabupaten Serang yang telah mengalokasikan anggaran untuk keperluan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.

    “Semua yang telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan Pemda Kabupaten Serang baik pembernagkatan maupun kepulangan jemaah haji,” katanya.

    Uesul Qurni memastikan, para jemaah haji kloter 37 Kabupaten Serang seluruhnya telah memenuhi persyaratan istitho’ah dan siap diberangkatkan, dengan harapan semoga jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di tanah suci. “Semoga kembali utuh dengan harapan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. (Trg)

  • Diduga Paksa Ambil Alih Area Blok Cipicung, Humas PT SBJ Diprotes Warga

    Diduga Paksa Ambil Alih Area Blok Cipicung, Humas PT SBJ Diprotes Warga

    Lebak, Djawaranews.com – Terjadi insiden di area PT Samudra Banten Jaya (PT SBJ) tepatya di wilayah blok Cipicung kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten pada Kamis (15/5/25). Ratusan warga sekitar yang berasal dari Kampung Cikoneng merangsek mendatangi lokasi pengolahan Emas yang dikelola oleh PT HGS yang merupakan mitra kerja dari PT SBJ sebagai pemilik IUP pertambangan di wilayag tersebut.

    Menurut informasi yang berhasil di peroleh awak meedia, Insiden berawal ketika Humas dari PT SBJ mendatangi Blok Cipicung dengan dikawal 5 orang anggota Brimob Polda Banten bersenjata lengkap.

    Kedatangan Humas beserta rombongan anggota Brimob tersebut untuk menggantikan petugas pengamanan yang bertugas di Blok Cipicung.

    Adapun blok Cipicung merupakan lokasi pertambangan emas yang dikelola oleh PT HGS dan memakai jasa pengamanan dari warga setempat yang di berdayakan.

    “Kami tidak terima tiba-tiba Humas datang bersama anggota Brimob mau menggantikan kerja kami tanpa pemberitahuan bahkan tanpa surat tugas resmi dari Direktuir PT SBJ” Ujar kepala pengamanan di blok Cipicung, Eka saat dikonfirmasi Jum’at (16/5/25).

    Menurutnya, tindakan Humas yang datang besama anggota Brimob bersenjatakan lengkap merupakan sebuah tindakan tendensius atau tindakan penekanan secara sepihak.

    “Ini sebuah tindakan dzolim terhadap kami yang bekerja di sini, wajar kalau masyarakat bereaksi, tapi alhamdulillah semuanya bisa di redam” jelas Eka.

    Hal senada dikatakan perwakilan masyarakal lainnya, Ho, bahwa tindakan memaksakan diri dari pihak humas tanpa pemberitahuan dan tanpa surat tugas yang resmi adalah sebuah perbuatan yang berpotensi melawan aturan yang ada.

    “Situasi sempat memanas, sebab kami yang bekerja di Blok Cipicung tanpa pemberitahuan apapu akan digantikan oleh Huimas PT SBJ, saya sih menganggap ini adalah sebuah sikap pengusiran terhadap kami oleh pihak Humas” kata Ho.

    Atas kejadian itu, waga masyarakat yang bekerja dan di berdayakan sebagai Pengamanan di Blok Cipicung meminta agar direktur PT SBJ sebagai pemilik IUP pertabangan untuk segera mengkaji ulang kinerja Humas dan membuat semua keputusan yang sesuai dengan aturan yang ada.

    “Kepada direktur utaman PT SBJ, kami minta agar kinerja para staf bawhannya di evaluasi kembali, kami khawatir jika ada perbuatan sewenang-wenang yang nantinya akan berimbas dan berpotensi menimbulkan konflik” kata Ho lagi.

    Sampai berita ini di publis, awa media masih berusaha untuk bisa menghubungi pihak-pihak yang terkait dengan insiden ini. (Yon)

  • Disperindag Banten Terima Kunjungan BBSPJILM Kemenperin, Bahas Kerja Sama Kawasan Industri

    Disperindag Banten Terima Kunjungan BBSPJILM Kemenperin, Bahas Kerja Sama Kawasan Industri

    Banten, Djawaranews.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menerima kunjungan kedinasan dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, pada Kamis (15/05/25).

    Kunjungan berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.

    Kunjungan ini bertujuan membahas rencana kerja sama pengembangan Kawasan Industri Nasional di Provinsi Banten, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan sektor industri logam dan mesin.

    Rombongan BBSPJILM dipimpin oleh Kepala Balai, Gunawan, bersama Penanggung Jawab Program Inisiatif BBSPJILM, Pujianto. Mereka diterima oleh Sekretaris Disperindag Banten, Dr. Tubagus Regiasa Fajar, SE, M.TP, yang hadir mewakili Kepala Disperindag, H. Babar Suharso, ST, M.Si.

    Dalam sambutannya, Sekretaris Disperindag mengatakan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar di sektor industri, khususnya logam dan mesin, yang dapat dikembangkan lebih optimal melalui kolaborasi lintas kelembagaan. “Kami menyambut baik kunjungan BBSPJILM dan berharap sinergi ini dapat menghasilkan langkah nyata dalam penguatan kawasan industri nasional di Banten,” ujarnya.

    Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Industri Disperindag Banten, Dr. Iwan Hermawan, ST, MM, dan Kepala UPT PTSI Dwi Nopriadi Atma Wijaya, SH, M.Si. Diskusi berlangsung aktif, membahas dukungan layanan standardisasi dan pendampingan teknis bagi industri daerah.

    Kepala BBSPJILM, Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pertumbuhan industri di Banten melalui penyediaan jasa uji laboratorium, pelatihan SDM industri, dan fasilitasi sertifikasi guna meningkatkan daya saing pelaku usaha.

    Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal bagi kerja sama strategis dalam membangun kawasan industri yang modern. (Trg)

  • Gubernur Banten Tandatangani Komitmen Bersama Penempatan dan Promosi Tenaga Kerja Disabilitas

    Gubernur Banten Tandatangani Komitmen Bersama Penempatan dan Promosi Tenaga Kerja Disabilitas

    Cilegon, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni tandatangani Komitmen Bersama Penempatan dan Promosi Tenaga Kerja Disabilitas di Aula Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PT Krakatau Steel, Cilegon, Rabu (14/5/2025). Turut menandatangani: Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Yassierli, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Noor Achmad dan perusahaan-perusahaan di kawasan industri Provinsi Banten.

    Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi atas penandatangan Komitmen Bersama Antara Kementerian Tenaga Kerja, Pemerintah Provinsi Banten, Badan Amil Zakat Nasional dan Perusahaan di Kawasan Industri Banten tentang Penempatan dan Promosi Tenaga Kerja Disabilitas. Menurutnya, komitmen Bersama tersebut sebagai upaya meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar penyandang disabilitas, khususnya dalam promosi dan penempatan kerja. Andra Soni meyakini, kegiatan tersebut menambah semangat, antusias dan optimisme penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitasnya.

    Dirinya berharap terjalin sebuah sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan program teaching factory bersama sektor industri. Pemerintah telah mengamanatkan agar dunia industri membuka kesempatan yang setara kepada penyandang disabilitas sehingga penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama, kesempatan yang luas untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang luas untuk bekerja dan berkarir, serta kesempatan yang luas untuk berkarya bagi penyandang disabilitas.

    Andra Soni menjelaskan, Pemprov Banten telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas, yaitu Perda No 14 tahun 2019. Perda tersebut berfungsi sebagai sumber hukum formal bagi Pemprov Banten dalam penyelenggaraan program perlindungan disabilitas.

    Diungkapkan, data penyandang disabilitas di Provinsi Banten pada tahun 2020 mencapai 27.539 orang. Untuk itu, Andra Soni berharap Penandatangan Komitmen Bersama Penempatan dan Promosi Tenaga Kerja Disabilitas dapat meningkatkan kemandirian dan semangat bagi penyandang disabilitas untuk berkreasi dan beraktivitas. Andra Soni mengajak mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu membahu membantu dan memberikan dukungan dan bantuannya kepada penyandang disabilitas.

    Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Yassierli mengatakan pemerintah memberikan kesempatan yang luas kepada penyandang disabilitas dengan membuka balai Latihan kerja untuk meningkatkan keterampilannya. Selain itu, pemerintah sudah menerbitkan peraturan yang mengharus semua Perusahaan atau lembaga-lembaga publik dan swasta memberikan kesempatan yang setara kepada penyandang disabilitas. “No one leave behind. Jangan sampai ada yang tertinggal,” katanya.

    Sebagai informasi, Pasal 53 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas menyatakan, bahwa Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2% (dua persen) penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Sementara itu, perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% (satu persen) penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Negara memiliki kewajiban dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dan seluas-luasnya kepada masyarakat dan sebagai realisasi dari campur tangan pemerintah dalam menjalankan fungsi negara, yakni memenuhi hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Aturan yang termaktub dalam Undang-Undang tentang penyandang disabilitas pun merupakan suatu peran dari negara untuk mewujudkan harapan para penyandang disabilitas dalam mendapatkan hak-haknya. (Lan)

  • Optimalisasi Perkebunan Sawit, Gubernur Banten Terima Kunjungan Rombongan PTPN IV

    Optimalisasi Perkebunan Sawit, Gubernur Banten Terima Kunjungan Rombongan PTPN IV

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menerima Kunjungan Rombongan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV regional I Distrik Jawa Barat-Banten di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (15/5/2025). Kunjungan membahas optimalisasi perkebunan sawit di Provinsi Banten.

    Rombongan dipimpin oleh General Manajer KSO PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV regional I Distrik Jawa Barat-Banten R Wahyu Cahyadi bersama jajaran. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan.

    Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah, Pemprov Banten perlu meningkatkan koordinasi dengan seluruh lembaga vertikal yang ada di Provinsi Banten.

    “Ada banyak hal yang tadi kami bicarakan, termasuk terkait dengan pengoptimalan potensi perkebunan sawit yang ada di Provinsi Banten,” katanya.

    Oleh karena itu, kata Andra Soni, penguatan koordinasi dengan PTPN penting bagaimana perkebunan sawit yang ada bisa dikembangkan. Pemprov Banten terbuka untuk menerima berbagai masukan dari PTPN.

    “Apa yang bisa dikolaborasikan dengan Pemprov untuk penguatan usaha PTPN akan kita dukung. Yang paling penting keberadaan PTPN itu bisa mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

    Sementara itu General Manajer KSO PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV regional I Distrik Jawa Barat-Banten R Wahyu Cahyadi mengatakan, pihaknya meminta dukungan dari Pemprov Banten serta pemerintah daerah setempat untuk memperkuat skala usaha yang menjadi inti PTPN.

    “Apalagi potensi sawit di Provinsi Banten ini terhitung sangat bagus,” katanya.

    Diakui Wahyu, produktivitas PTPN saat ini jauh meningkat lebih baik. Bahkan pada tahun 2023-2024 kemarin CSR yang disalurkan kepada masyarakat mencapai Rp2,9 miliar. Termasuk juga peningkatan kesejahteraan pegawai di PTPN.

    “Ke depan kami berencana akan mengembangkan skala usaha sawit yang ada. Oleh karena itu kami minta dukungan dari pemda setempat,” pungkasnya. (Trg)

  • Launching dan Bedah Buku Legasi Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Gubernur Banten : Semoga Memberikan Inspirasi Generasi Muda

    Launching dan Bedah Buku Legasi Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Gubernur Banten : Semoga Memberikan Inspirasi Generasi Muda

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pada Launching dan Bedah Buku Legasi Maulana Hasanuddin Banten yang diselenggarakan Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten di Aula DPUPR Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (15/5/2025). Andra Soni berharap buku tersebut dapat menjadi referensi historiografi Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai pendiri Kesultanan Banten.

    “Pada masa awal Kesultanan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin fokus dalam pembangunan termasuk infrastruktur kota, pelabuhan di pesisir utara Banten dan pembangunan Keraton Surosowan,” ungkap Andra Soni.

    Selanjutnya, Andra Soni berharap seluruh pemangku kepentingan di bidang kesejarahan untuk bersama-sama melengkapi berbagai catatan sejarah Kesultanan Banten.

    “Semoga buku ini memberikan inspirasi dan khususnya bagi generasi muda tentang generasi Sultan Maulana Hasanuddin serta asal usul Banten,” katanya.

    Dikatakan, melalui buku itu tidak hanya mengenal sosok Maulana Hasanuddin sebagai pemimpin. Tetapi juga sebagai seseorang yang memiliki visi jauh ke depan dalam sejumlah aspek kehidupan.

    “Beliau juga sangat mementingkan dalam mengoptimalkan potensi alam dan jalur pelayaran yang ada pada pengelolaan sumber daya alam dan manusia,” imbuhnya.

    Andra Soni menyampaikan Pemprov Banten akan mendukung penulis-penulis lokal sehingga dapat memberikan hasil-hasil karya terbaiknya.

    Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menuturkan buku menjadi sebuah jendela dunia, buku Legasi Maulana Hasanuddin Banten ini menjadi inspirasi bagi semua pihak.

    “Saya mengapresiasi Prof Mufti Ali atas buku yang baru dilaunching. Buku Legasi Maulana Hasanuddin Banten ini menjadi inspirasi kita dalam proses penguatan pengetahuan kita,” ujarnya.

    Fahmi menuturkan buku tersebut juga dapat menjadi salah satu pencerahan semua pihak untuk melanjutkan sejarah pembangunan di Provinsi Banten.

    “Saya sangat banyak mengapresiasi dan terima kasih kepada para tokoh dan sejarawan, mari kita sempurnakan karya-karya dari Prof Mufti Ali ini untuk menjadikan salah satu bagian dari proses kemajuan di Provinsi Banten,” katanya.

    Lebih lanjut, Fahmi juga berharap karya buku ini dapat menginspirasi generasi muda untuk dapat lebih mengenal dan memahami kesejarahan Banten.

    “Kita juga harap ke depan di Provinsi Banten dapat penuh dengan karya-karya dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia,” jelasnya.

    Di tempat yang sama, Prof Mufti Ali mengungkapkan, di dalam buku yang berjudul Legasi Maulana Hasanuddin Banten bukan hanya dapat memahami Sultan Maulana Hasanuddin sebagai ulama. Melainkan dihadapkan dengan berbagai kekayaan peninggalannya, baik itu warisan maupun jejak penting yang ditinggalkan.

    “Dalam buku ini terdapat empat bab yang akan diulas, yakni Geohistoria Banten, Zaman Kuno, Kebangkitan Banten, dan Tapak Karya,” pungkanya.

    Sebagai informasi, buku yang berjudul Legasi Maulana Hasanuddin Banten tersebut merupakan hasil karya Prof Mufti Ali, Dr Moh Ali Fadillah DEA, dan Brigjen TNI Fierman Sjafirial Agustus yang telah terbit di tahun 2025. (Trg)

  • Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Tuntaskan Peninjauan Transformasi New Posyandu di Kabupaten Pandeglang

    Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Tuntaskan Peninjauan Transformasi New Posyandu di Kabupaten Pandeglang

    Pandeglang, Djawaranews.com – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni bersama tim menuntaskan Peninjauan Transformasi New Posyandu di seluruh kabupaten/ kota se-Provinsi Banten dengan titik akhir di Kabupaten Pandeglang, Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini berfokus pada penerapan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu yang meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketertiban dan Ketentraman Umum, serta Perlindungan Masyarakat dan Sosial.

    Setiap kabupaten/ kota sebanyak tiga hingga empat titik Posyandu yang ditinjau untuk memastikan implementasi transformasi New Posyandu terintegrasi dengan Enam SPM berjalan sesuai standar. Di Kabupaten Pandeglang, peninjauan dilakukan di Posyandu Melati Putih II di Kampung Ciatuy, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikedal; Posyandu Teratai IV di Kampung Marga Mukti, Desa Bojong, Kecamatan Bojong; dan Posyandu Mawar IV di Kampung Monggor, Desa Batu Bantar, Kecamatan Cimanuk.

    Saat berkunjung ke Posyandu Mawar IV, Tinawati Andra Soni menyampaikan bahwa meski transformasi New Posyandu telah berjalan, belum semua Posyandu sepenuhnya memenuhi Enam SPM.

    “Pelaksanaan intervensi Enam SPM oleh Posyandu di seluruh titik rata-rata berjalan dengan baik. Namun masih terdapat beberapa Posyandu belum sepenuhnya terealisasi. Artinya masih banyak yang perlu mendapat perhatian dari kami, termasuk kepala daerah,” ujarnya

    Ia juga menyoroti perkembangan di Tangerang Raya yang dianggap transformasi New Posyandu berjalan dengan baik.

    “Untuk Tangerang Raya, penerapannya sudah baik. Hanya perlu pembenahan dan pembinaan. Namun, beberapa kabupaten/ kota lain masih perlu didorong dengan sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif,” tambahnya.

    Dalam peninjauan itu, Tinawati juga menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, terutama terkait sanitasi di bidang Pekerjaan Umum, rumah layak huni di bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta ketentraman dan ketertiban umum, bahkan pendidikan khususnya tingkat TK/PAUD/Kelompok Belajar (Kober). Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan perangkat desa setempat untuk mendata tantangan dan kebutuhan yang perlu diintervensi demi suksesnya transformasi New Posyandu.

    “Setiap kabupaten/ kota memiliki tantangan yang berbeda dalam menerapkan Enam SPM. Jadi, kami perlu masukan dari perangkat desa untuk membantu kami melaporkan perkembangan Posyandu dan mengidentifikasi tingkat kesulitan yang perlu diintervensi,” jelas Tinawati.

    Tinawati berpesan agar seluruh pihak di Provinsi Banten terus bergerak bersama untuk menjadikan Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia sehingga Provinsi Banten berkontribusi persiapkan Generasi Emas Tahun 2045.

    “Mulai dari tingkat rumah tangga, desa, dan kelurahan. Insya Allah, jika ini sampai ke tingkat pusat, Banten akan menjadi provinsi yang maju, adil, merata, dan bebas dari korupsi,” tutupnya.

    Dalam peninjauan ini, Tinawati didampingi Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani, Ketua TP Posyandu Kabupaten Pandeglang Rina Haryawati Fahmi, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, serta para kader kesehatan Kecamatan.

    Di kesempatan yang sama, Ketua TP Posyandu Kabupaten Pandeglang Rina Haryawati Fahmi, menyampaikan bahwa Pandeglang memiliki 1.923 Posyandu yang terus berbenah untuk merealisasikan Enam SPM.

    “Kami masih harus banyak berbenah. Mudah-mudahan Enam SPM ini bisa dilaksanakan di seluruh Posyandu di Kabupaten Pandeglang,” kata Rina.

    Rina juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, yang telah berkunjung ke Pandeglang untuk meninjau langsung tiga titik Posyandu.

    “Hari ini kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua TP Posyandu Provinsi Banten beserta rombongan yang telah mengunjungi Posyandu di Pandeglang. Mudah-mudahan dengan kolaborasi dan kerjasama multi pihak Posyandu di Pandeglang mampu melaksanakan Enam SPM secara menyeluruh dengan baik,” tambahnya.

    Selain meninjau implementasi Enam SPM, di setiap titik kunjungan, Tinawati disambut antusias oleh masyarakat, anak-anak TK/PAUD, kader Posyandu setempat, serta TP PKK Desa/Kelurahan dan Kecamatan. Ia juga menyalurkan bantuan berupa alat bantu jalan untuk lansia, telur kepada keluarga berisiko stunting, bibit tanaman cabai, serta tas siaga bencana kepada masyarakat. (Yon)

  • Buka Diklat Kepemimpinan Pengawas, Gubernur Banten Minta Peserta Disiplin, Serius dan Tekun

    Buka Diklat Kepemimpinan Pengawas, Gubernur Banten Minta Peserta Disiplin, Serius dan Tekun

    Banten, Djawaranews.com – Gubernur Banten membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan XVIII, XIX, XX dan XXI di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, Kamis (15/5/2025). Diharapkan menghasilkan calon-calon pejabat pada masa yang akan datang. “Untuk itu, peserta saya minta untuk disiplin, serius dan tekun sesuai fakta integritas yang sudah disampaikan sebelum pelatihan,” katanya.

    Dalam sambutannya, Andra Soni mengatakan pejabat pengawas memiliki peranan yang menentukan dalam proses perencanaan sektoral dan dalam pelaksanaan kegiatan – kegiatan instansi, dan mengajak seluruh stakeholder untuk melaksanakan kegiatan – kegiatan itu.

    Untuk itu, lanjut Andra Soni, peserta diklat diharapkan mampu menterjemahkan program-program strategis untuk dilaksanakan secara operasional pada organisasi perangkat daerah sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan.

    Kepala BPSDM Provinsi Banten Untung Saritomo mengatakan, peserta Diklat Kepemimpinan Pengawas berjumlah 160 orang. Peserta merupakan para Pejabat Pengawas Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Kota Cilegon, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Pemerintah Kota Serang, dan Pemerintah Kabupaten Lebak.

    Waktu pelaksanaan sebanyak 905 jam atau 104 hari. Sedangkan metode pembelajaran menggunakan blended learning, yaitu metode pembelajaran memadukan jalur klasikal dan non-klasikal. “Selama pembelajaran klasikal, peserta diwajibkan menginap di asrama BPSDM Provinsi Banten,” kata Untung.

    Sedangkan tujuan pelatihan, menurut Untung, untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan struktural untuk menjamin terwujudnya akuntabilitas jabatan.

    Prosesi Pembukaan Diklat Kepemimpinan Pengawas ditandai dengan penyematan tanda peserta diklat oleh Gubernur Banten Andra Soni didampingi Kepala BPSDM Provinsi Banten Untung Saritomo. Selanjutnya, Andra Soni memberikan ucapan selamat menjalani diklat kepada peserta dengan menyalami satu persatu peserta dan diakhiri dengan foto bersama. (Trg)