Blog

  • Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Gubernur Banten Upayakan Pemerataan Nakes dan Dokter

    Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Gubernur Banten Upayakan Pemerataan Nakes dan Dokter

    SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten komitmen melakukan pemerataan sebaran tenaga kesehatan (nakes) dan dokter di seluruh daerah di Provinsi Banten. Tujuannya, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang terjangkau, adil, dan merata kepada seluruh masyarakat Banten.

    “Saat ini sebaran dokter dan nakes lebih banyak di wilayah Tangerang Raya, sementara untuk wilayah selatan dan barat masih mengalami kekurangan, terutama di wilayah yang masuk kategori 3T,” kata Andra Soni usai berdiskusi bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) se-Provinsi Banten, Rabu (3/9/2025). Turut hadir juga dalam diskusi tersebut ketua dan jajaran pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten dan Dekan Fakultas Kedokteran Untirta Serang, Omat Rachmat.

    Andra Soni menjelaskan, poin utama pertemuan itu adalah semua berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Andra Soni mengatakan, dirinya menyikapi pertumbuhan penduduk Provinsi Banten yang cukup tinggi. Hal itu, menyebabkan meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan masyarakat. Salah satunya pelayanan kesehatan. Hal itu juga harus dibarengi dengan ketersediaan tenaga kesehatan.

    Andra mengakui, untuk jumlah dokter dan nakes-nya memang sudah cukup. Namun, ketersediaannya belum merata.

    Untuk itu, Andra Soni mengaku membutuhkan banyak masukan dari berbagai sudut dalam rangka mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, permasalahan pelayanan kesehatan. Antara lain dari pemerintah daerah, para dokter, IDI, perguruan tinggi, hingga pengelola rumah sakit swasta.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pertemuan itu merupakan awal untuk menyerap seluruh aspirasi dan persoalan yang dihadapi oleh masing-masing daerah. Sehingga Pemprov Banten mempunyai gambaran langkah strategis apa yang harus dilakukan.

    “Kita akan melakukan upaya jangka pendek dan jangka panjang,” katanya.

    Untuk jangka pendek, lanjut Ati, ada dua alternatif yang akan dilakukan, pertama mengembangkan nakes khusus untuk pemenuhan sembilan kebutuhan di Puskesmas di Provinsi Banten wilayah Barat dan Selatan.

    “Kita juga akan menjajaki outsourcing terhadap tenaga kesehatan khususnya dokter, sehingga kita tidak perlu lagi melakukan perekrutan. Tapi nanti kita akan melakukan pertemuan lagi,” ujarnya.

    Kemudian untuk jangka panjang, lanjut Ati, Gubernur Banten Andra Soni menginginkan adanya beasiswa kepada nakes secara berjenjang. Nakes yang ada bisa disekolahkan untuk menjadi dokter umum. Lalu dokter umum disekolahkan untuk menjadi dokter spesialis dan dokter spesialis menjadi dokter sub spesialis.

    Untuk melaksanakan program jangka panjang tersebut, menurut Ati, perlu dukungan perguruan tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Dokter di Provinsi Banten, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah Hamka (Uhamka), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Pelita Harapan (UPH). “Mereka juga harus mendukung terhadap rencana program Bapak Gubernur ini,” pungkasnya.

    Ketua IDI Provinsi Banten Muhammad Rifki menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik terhadap rencana program yang dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni. Menurutnya, IDI Banten akan selalu seiring langkah dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat seperti yang dicanangkan oleh Pemprov Banten.

    “Kami akan support terhadap berbagai program Bapak Gubernur Banten,” katanya. (Trg)

  • Bersilaturahmi dan Makan Siang Dengan Rekan Pers, Dandim 0205 Tanah Karo : Tetap Jaga Kondusifitas

    Bersilaturahmi dan Makan Siang Dengan Rekan Pers, Dandim 0205 Tanah Karo : Tetap Jaga Kondusifitas

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert B Panjaitan mengajak Insan Pers.

    Makan siang yang diinisiasi oleh Dandim ditujukan untuk menjalin silaturahmi dan sinergitas, antara TNI khususnya Kodim 0205/TK dan rekan-rekan Insan Pers yang dilaksanakan di Rumah Makan Maspon Kabanjahe pada hari Kamis (04/09/2025).

    Meskipun belum genap tiga bulan menjabat sebagai Dandim, namun Letkol Inf Robert B Panjaitan begitu cepat berbaur dengan rasa kekeluargaan mencairkan suasana berbincang-bincang dan ketawa lepas bersama rekan-rekan Insan Pers.

    Duduk bersama di satu meja, banyak perbincangan yang dibicarakan, terkait kondisi kultur masyarakat Kabupaten Karo kemudian terkait program yang sedang dilaksanakan.

    Selain itu masih banyak lagi hal-hal penting yang dibahas, mengalir seakan tidak ada sekat antara Dandim dan para awak media.

    Sesekali Dandim juga bersenda gurau bersama para Insan Pers sembari mencairkan suasana dan ketawa bersama, setelah itu serius lagi membahas perkembangan terkini berbagai kondisi di Kabupaten Karo.

    Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert B Panjaitan, mengucapkan terimakasih kepada para awak media, yang sudah membangun komunikasi baik dan membantu publikasi maupun pemberitaan seputar kegiatan Kodim.

    “Kami sangat terbantu dengan rekan-rekan media semuanya.

    Saya yang belum genap tiga bulan disini sudah bertemu teman-teman media yang sangat luarbiasa.

    Terimakasih kami sudah dibantu dengan pemberitaan yang teman-teman terbitkan.

    Saya rasa hubungan baik ini harus tetap dijaga dan dijalin dengan baik,” ujar Dandim Letkol Inf Robert B Panjaitan.

    Dandim berharap sinergisitas antara Kodim 0205/TK bersama Insan Pers dapat berjalan dengan baik.

    Sekaligus mohon dukungan dan bantuan rekan-rekan Insan Pers untuk jaga kekompakan.

    “Saya yakin kekompakan antara kita ini salah satu hal yang dapat membawa dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Karo.

    Saya selalu terbuka dan mengajak semua organisasi maupun generasi muda yang ada di Kabupaten Karo untuk bersinergi agar Kabupaten Karo menjadi Kabupaten yang maju, aman dan nyaman. Mari kita bersama-sama tetap menjaga Kondusifitas di Kabupaten Karo ini ,” tutup Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert B Panjaitan. (Erianto Perangin-Angin)

  • Ringankan Beban Warga, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa

    Ringankan Beban Warga, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya kondusif. Melalui program Gerakan Pangan Murah, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Perum Bulog menghadirkan beras bersubsidi dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

    Program ini digelar di Kecamatan Tigaraksa, yang menjadi titik ketiga pelaksanaan setelah sebelumnya menyasar kecamatan lain di wilayah Kabupaten Tangerang, Kamis (4/9/25).

    Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah pun menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut yang diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.

    “Alhamdulillah, hari ini kita menghadirkan Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa. Ini sudah menjadi titik ketiga, dan insyaAllah akan terus berlanjut ke kecamatan lain. Dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram, tentu sangat membantu, apalagi di pasaran harga beras sudah menyentuh Rp76.000 hingga Rp80.000. Program ini disubsidi oleh pemerintah agar masyarakat bisa sedikit lega dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar wabup Intan.

    Sebanyak 400 paket beras ukuran 5 kilogram disediakan untuk masyarakat dengan harga hanya Rp55.000 perpaket. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran yang saat ini berada di kisaran Rp76.000 hingga Rp80.000.

    Tak hanya itu, dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda yang berkelanjutan, terutama di tengah ketidakpastian harga pangan. “Walaupun kondisi masih belum sepenuhnya kondusif, insyaAllah gerakan ini bisa membantu masyarakat dalam beberapa bulan ke depan,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih menuturkan bahwa total beras yang disediakan untuk warga mencapai 2 ton yang disalurkan untuk masyarakat di kecamatan-kecamatan dengan tujuan menjaga stabilisasi harga di pasaran.

    “Karena memang kita tahu akhir-akhir ini harga beras naik cukup tinggi dan pasokannya agak sulit. Dengan adanya program ini, kami ingin masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Resmiyati.

    Ia menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. “Harapannya, seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dapat merasakan ketersediaan beras dengan harga yang lebih stabil dan sesuai kemampuan mereka,” tegasnya.

    Kehadiran Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan paket beras murah tersebut. Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu dengan adanya subsidi dari pemerintah, terlebih harga beras di pasar tradisional dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat.

    Seorang warga Tigaraksa, Ninis, mengungkapkan rasa syukurnya bisa mendapatkan beras murah yang diadakan Pemkab Tangerang. “Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kalau beli di pasar harganya sudah tinggi sekali, bisa sampai Rp80 ribu. Dengan harga Rp55 ribu, saya bisa hemat untuk kebutuhan lain,” katanya. (Shj)

  • Tradisi Maulid Semarak!, Wali-Wakil dan Warga Rayakan Lewat Arak-arakan Muludan

    Tradisi Maulid Semarak!, Wali-Wakil dan Warga Rayakan Lewat Arak-arakan Muludan

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Tangerang terasa begitu meriah. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti arak-arakan Perahu Maulud dan Gunungan hasil bumi, yang dilepas dari Masjid Raya Al-A’zhom hingga berakhir di Masjid Agung Al-Ittihad.

    Tradisi Ngarak Perahu Muludan, yang sudah berjalan sejak tahun 1939 di Kampung Kalipasir, kembali menghidupkan suasana penuh suka cita dan kebersamaan.

    Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang hadir melepas peserta arak-arakan, menyampaikan rasa syukur dan bangganya.

    “Alhamdulillah, tahun ini suasana Muludan makin semarak. Kita syukuri nikmat Allah dengan arak-arakan perahu maulud, pembacaan Al-Barzanji, serta lantunan salawat. Semua ini agar kita semakin dekat dengan Rasulullah,” ujarnya.

    Selain arak-arakan, perayaan juga dimeriahkan dengan makan bersama 1.447 porsi nasi kebuli dan khitanan massal bagi anak-anak. Kedua kegiatan ini menjadi simbol berbagi nikmat sekaligus wujud kepedulian sosial.

    Sachrudin menekankan pentingnya menjadikan Maulid sebagai momentum meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

    “Di tengah situasi yang penuh tantangan, kita perlu menumbuhkan kesabaran, menjaga hati, dan menghidupkan nilai-nilai Nabi Muhammad yang jujur, peduli, penuh kasih sayang. Inilah yang akan menjaga Kota Tangerang tetap rukun dan diberkahi,” pesannya.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, yang turut serta dalam prosesi, menyebut acara ini bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga perekat kebersamaan warga.

    “Perahu maulud ini simbol perjalanan hidup kita. Mari terus berlayar bersama dalam iman dan persaudaraan,” ungkap Maryono.

    Dengan semangat kebersamaan, kata Maryono, Maulid Nabi di Kota Tangerang tidak hanya menjadi ajang meriah, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Semoga tradisi ini terus hidup, diwariskan kepada generasi muda, dan menjadi pengingat bahwa kebersamaan serta cinta kepada Rasulullah adalah sumber kekuatan kita sebagai warga Kota Tangerang,” tutup Maryono. (Ad)

     

  • Pemkab Basel Serahkan Simbolis Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sebanyak 1.768 Tenaga Kerja

    Pemkab Basel Serahkan Simbolis Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sebanyak 1.768 Tenaga Kerja

    Bangka Selatan, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyerahkan secara simbolis kepesertaan sebanyak 1.768 tenaga kerja dari berbagai segmen yang terdaftar sebagai pekerja rentan selama enam bulan, Rabu (3/9).

    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Selatan, Suhendar mengatakan bantuan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.768 tenaga kerja ini di mulai dari Agustus 2025 hingga Januari 2026.

    “Bantuan kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan para pekerja rentan pada tahun ini dilaksanakan pada 2024, tetapi karena ada suatu hal akhirnya Pemkab Basel memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan di tahun ini,” kata Suhendar.

    Ia menyebutkan, masyarakat calon penerima bantuan BPJS ketenagakerjaan ini ada beberapa segemen, yaitu miskin ekstrem sebanyak 50 orang sesuai surat keputusan bupati dan seluruhnya mendapatkan perlindungan dari BPJS ketenagakerjaan. Kemudian ada pekerja seni sebanyak 2 persen, ojek 2 persen, nelayan 5 persen, petani/pekebun 24 persen, buruh harian 49 persen dan pedagang 16 persen.

    “BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan suatu komitmen pemerintah daerah yang digawangi oleh bupati dan wakil bupati sesuai visi misi mereka, bahwa masyarakat rentan yang paling diutamakan pemkab Bangka selatan untuk diberikan perlindungan. Bahkan bantuan perlindungan dari BPJS ketenagakerjaan ini bukan hanya pada tahun ini saja, tetapi akan berlanjut pada 2026 mendatang,” katanya.

    Sementara Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyampaikan dan berdiskusi terkait apa yang menjadi pekerjaan rumah Bangka Selatan ke depan.

    “Alhamdulillah BPJS ketenagakerjaan telah memberikan arahan agar pemerintah daerah mengikutsertakan para pekerja rentan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan hingga ke desa-desa. Saat ini seluruh perangkat desa sudah menjadi peserta dan kedepan kita fokus untuk mencakup seluruh pekerja rentan yanga ada di Basel,” katanya.

    “Kami kepala daerah berkomitmen walaupun pesertanya belum seluruhnya, namun untuk tahun ini untuk pesertanya sebanyak 1.768 orang dengan total anggaran kurang lebih sebesar Rp190 juta. Ini anggarannya termasuk seluruh segmen, baik itu kemiskinan ektrem, pekerja seni, ojek, nelayan, petani/pekebun, buruh harian dan pedagang yang kami daftarkan ke BPJS ketenagakerjaan,” katanya.

    Menurutnya, cakupan ini masih jauh dari persentase yang ada di Bangka selatan, tetapi setidaknya Pemkab Bangka Selatan berkomitmen dan peduli terhadap keselamatan dengan memberikan jaminan kecelakaan kerja dan jaminann kematian terhadap para pekerja rentan.

    “Saya harapkan kepada para Kepala Desa dan Ketua Apdesi dapat membantu Pemkab Bangka Selatan untuk terus mendukung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui APBDesnya,” ujarnya.

    Kepala Kantor Wilayah Sumbagsel, Muhyidin, menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemkab bangka selatan atas dukungan yang terus diberikan untuk BPJS Ketenagakerjaan.

    “Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan per 31 Agustus 2025, cakupan kepesertaan di Kabupaten Bangka Selatan sudah mencapai 21,12 persen dengan 13.746 peserta dari total potensi 65.093 pekerja. Namun, dalam beberapa sektor, perlindungan sudah mencapai 100 persen, seperti pada Kepala/Perangkat Desa dan Tenaga Kependidikan. Selain itu, sudah ada 1.233 Pegawai Honorer Pemerintah Daerah dan 339 Tenaga Kesehatan Non-ASN yang terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

    Hingga 31 Agustus 2025, total 1.083 klaim dengan nilai nominal mencapai Rp10,95 miliar telah dibayarkan. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga telah memberikan beasiswa senilai Rp34,5 juta kepada 13 anak dari peserta.

    Manfaat lainnya termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Manfaat beasiswa, yang bisa mencapai Rp174 juta untuk dua anak, mendapat menjamin keberlangsungan pendidikan hingga jenjang sarjana.

  • Polres Tanjung Balai Gelar Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Bhakti

    Polres Tanjung Balai Gelar Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Bhakti

    TANJUNG BALAI SUMUT, Djawaranews.com – Sebagai rasa bentuk kekeluargaan, Polres Tanjungbalai menggelar acara syukuran dan pelepasan purna bhakti untuk 2 anggota Polres Tanjungbalai yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

    Acara yang berlangsung di Aula SAR pada Rabu (3/9) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, SIK, MIK, serta di hadiri oleh PJU Polres Tanjungbalai, ketua Bhayangkari Cab Tanjungbalai Chintia Welman, Pengurus Bhayangkari Cab. Tanjungbalai dan Personil Polres Tanjungbalai.

    Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri memberikan perhatian penuh kepada Personil yang purna Bhakti, Kasat Binmas Kompol Eddy Siswoyo dan Kasat Lantas Kompol Agustinus Banjarnahor sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh para purnawirawan selama puluhan tahun mengabdi.

    Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pesan mendalam yang tidak hanya mencerminkan rasa syukur, tetapi juga nilai-nilai pengabdian yang telah ditanamkan oleh para purnawirawan.

    “Masa purna bukanlah akhir dari perjalanan seorang anggota kepolisian.

    Bapak-bapak adalah inspirasi bagi kami semua. Meskipun masa tugas telah selesai, semangat pengabdian tidak akan pernah berakhir. Kami berharap nilai-nilai integritas dan dedikasi yang telah ditunjukkan dapat terus menjadi teladan bagi kami gererasi penerus institusi”, ungkap Kapolres.

    Kapolres juga menitipkan pesan khusus kepada 2 purnawirawan tersebut. Ia mengimbau agar tetap menjaga hubungan baik dengan Polres Tanjungbalai sebagai senior dan orang tua serta dengan masyarakat, serta terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

    Acara syukuran tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga penuh kehangatan dan kekeluargaan. 2 purnawirawan yang dilepas diberikan penghargaan berupa plakat dan kenang-kenangan dari Polres Tanjungbalai. Tidak sedikit pula yang larut dalam suasana emosional ketika para purnawirawan memberikan kesan dan pesan terakhir mereka. (Erianto Perangin-Angin)

  • Kantor DPRD Kabupaten Serang Tak Ada Penjagaan Kepolisian, Bahrul Ulum: Kita Terbuka Lebih Baik Diskusi Ketimbang Aksi

    Kantor DPRD Kabupaten Serang Tak Ada Penjagaan Kepolisian, Bahrul Ulum: Kita Terbuka Lebih Baik Diskusi Ketimbang Aksi

    Serang, Djawaranews.com – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyebutkan, tidak ada penjagaan ketat dari aparat kepolisian di kantor DPRD Kabupaten Serang, menyusul adanya rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh kelompok masyarakat ataupun mahasiswa.

    Pihaknya terbuka, bagi siapapun yang ingin menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kabupaten Serang, namun alangkah baiknya apalagi dilakukan dengan duduk bersama berdiskusi dan berdialog

    Dirinya khawatir, aksi demonstrasi yang dilakukan terdapat oknum yang tidak bertanggungjawab, yang membuat aksinya menjadi tidak murni dan malah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Kantor DPRD Kabupaten Serang milik masyarakat Kabupaten Serang, kami terbuka silahkan sampaikan aspirasi kita hargai itu kita tampung. Namun, lebih baik kita diskusi bersama biar terkendali, kita bukan tidak mau didemo namun khawatir ada oknum-oknum yang menunggangi aksi murni ini, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya, Kamis 4 September 2025.

    Bahrul Ulum mengaku, ada beberapa surat tembusan untuk melaksanakan aksi demonstrasi yang ditujukan ke DPRD Kabupaten Serang.

    Namun, sudah ada beberapa yang sudah diselesaikannya dengan cara duduk bersama menyampaikan aspirasinya.

    “Contoh kemarin dari forum SMP swasta, mereka awalnya ingin melakukan aksi demonstrasi namun kita ajak duduk bersama dan kita beri solusinya. Ketika nanti ada yang mau menyampaikan aspirasi, kita buka pintu diskusi dan dialog secara terbuka, kalau ditujukan ke lembaga nasional akan kita sampaikan kesana,” ujarnya.

    Dikatakan Bahrul Ulum, pihaknya sudah menyampaikan kepada Pemkab Serang, apabila kedepannya ada aksi demonstrasi bisa diterima bersama dengan berdiskusi dan berdialog.

    Ia berharap, tidak ada kejadian-kejadian yang dapat merugikan kelembagaan dan masyarakat Kabupaten Serang.

    “Kuncinya yaitu, ketika ingin menyampaikan diskusi hayu kita terbuka untuk duduk bersama berdialog. Sehingga, ketika nanti ada yang mau menyampaikan aspirasi, kita terima bersama dari DPRD Kabupaten Serang dan Pemkab Serang,” ucapnya. (Trg)

  • Pemkot Tangsel Buka Dapur Umum hingga Berikan Kebutuhan Korban Kebakaran Asrama Polsek Serpong

    Pemkot Tangsel Buka Dapur Umum hingga Berikan Kebutuhan Korban Kebakaran Asrama Polsek Serpong

    SERPONG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan (Tangsel) membuka dapur umum di halaman kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Dapur umum ini dibuat untuk melayani para korban kebakaran di Asrama Polsek Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong.

    Setelah berjibaku menjinakan api pada kebakaran hebat yang terjadi Rabu 3 September 2025 ini, BPBD Kota Tangsel tidak berhenti memberikan pelayanan. Mereka dengan tanggap membuka dapur umum bagi para korban yang mengungsi.

    Dengan satu mobil dapur umum berukuran besar mereka menyulap bahan mentah untuk didistribusikan bagi para pengungsi.

    Dian Wiryawan Danton BPBD yang bertugas mengatakan kejadian kebakaran ini terjadi pada siang hari tepatnya pukul 14.00 WIB.

    Kata Dian, akibat kebakaran ini setidaknya 20 KK Terdampak. Pihaknya pun berkoordinasi dengan Polres Tangsel, Kecamatan Serpong dan beberapa perangkat daerah untuk pembuatan posko.

    “Polres Tangsel menjadi insider commander penanganan. Damkar Tangsel lakukan operasi pemadaman hingga kondusif, Kecamatan Serpong fasilitasi aula kecamatan untuk pengungsian, BPBD Kota Tangsel, Dinsos Kota Tangsel dan Baznas Tangsel fasilitasi logistik dan dapur umum sedangkan PMI Tangsel fasilitasi pengecekan kesehatan dan bantuan distribusi logistik lainnya,” kata dia.

    Dian mengatakan saat ini pihaknya menekankan untuk penanganan para korban kebakaran yang mengungsi. Pemerintah Kota Tangsel pun memastikan memenuhi kebutuhan para korban pengungsi.

    “Kami sudah assessment dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti mendistribusikan bantuan logistik berupa paket sembako, paket tambahan gizi, matras, selimut, popok,air mineral serta Layanan dapur umum , dan cek kesehatan,” ujarnya. (At)

  • Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Sembako hingga Pendampingan Psikologis Korban Kebakaran Asrama Polisi

    Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Sembako hingga Pendampingan Psikologis Korban Kebakaran Asrama Polisi

    SERPONG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) memastikan kebutuhan pokok warga korban kebakaran asrama Polsek Serpong di Jalan Raya Serpong, Cilenggang terpenuhi.

    Diketahui, musibah kebakaran dialami penghuni asrama Polsek Serpong pada Rabu, 3 September 2025. Kobaran si jago merah itu melahap hingga 20 rumah aset bangunan milik Polri.

    Untuk memastikan kebutuhan pokok para warga terpenuhi, Dinsos Kota Tangsel memberikan berbagai bantuan. Mulai dari bingkisan sembako hingga perlengkapan kebutuhan sehari-hari seperti kasur, selimut, pakaian, hingga pampers bayi.

    Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tangsel Yasir Arafat menuturkan, pihaknya telah menyerahkan bantuan berbagai kebutuhan pokok para korban kebakaran kepada perwakilan Polres Kota Tangsel.

    “Kami serahkan bantuan sembako, kebutuhan alat mandi, perlengkapan tidur, pakaian dan juga popok untuk balita serta kebutuhan pokok lainnya,” papar Yasir.

    Selain kebutuhan pokok, Yasir juga menuturkan Dinsos Kota Tangsel bakal berikan bantuan pendampingan psikologis kepada para korban kebakaran.

    “Pendampingan psikologis ini penting diberikan karena para korban kebakaran tentu mengalami trauma setelah musibah kebakaran. Maka kami akan berikan pendampingan dari psikolog untuk psikologis para korban,” ungkapnya.

    Rincian Bantuan Dinsos Kota Tangsel kepada korban kebakaran asrama Polri:

    1. Shower kids 20 paket
    2. Kasur 20 buah
    3. Pakaian dewasa 20 pcs
    4. Paket ibadah laki-laki 20 pcs
    5. Paket ibadah perempuan 20 pcs
    6. Terpal 22 buah
    7. Kids wear 15 pcs
    8. Makanan anak 10 paket
    9. Handuk 20 pcs
    10. Selimut 25 pcs
    11. Sandang anak 20 pcs
    12. Beras 10 karung
    13. Minyak goreng 12 kantong
    14. Air mineral 10 dus
    15. Bihun putih 46 bks
    16. Tepung terigu 10 bks
    17. Mie instan 4 dus
    18. Sarden 1 dus
    19. Sembako 10 paket
    20. Siap saji 5 dus
    21. Pampers anak 6 boks
    22. Pampers dewasa 3 boks
    23. Tenda dewasa 1 buah
    24. Dan lainnya. (At)

  • Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kejaksaan ke-80, BRI BO Kabanjahe Lakukan Kunjungan ke Kantor Kejaksaan Kabanjahe

    Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kejaksaan ke-80, BRI BO Kabanjahe Lakukan Kunjungan ke Kantor Kejaksaan Kabanjahe

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Dalam rangka mempererat sinergi antara lembaga perbankan dan aparat penegak hukum, BRI BO Kabanjahe melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabanjahe pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 tahun 2025, Selasa 2 September 2025.

    Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang BRI BO Kabanjahe, Albertus Donny Cahyono, bersama jajaran manajemen.

    Kehadiran rombongan BRI disambut dengan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabanjahe, Darwis Burhansyah, SH, MH, beserta staf Kejaksaan.

    Albertus Donny Cahyono menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Kabanjahe.

    “Kami dari keluarga besar BRI BO Kabanjahe mengucapkan selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-80. Semoga Kejaksaan Negeri Kabanjahe semakin sukses, profesional, dan terus menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum di Tanah Karo,” ujarnya.

    Sementara itu, Kajari Kabanjahe, Darwis Burhansyah, SH, MH, mengapresiasi kunjungan BRI tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga perbankan dan aparat penegak hukum sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

    Melalui momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini, diharapkan hubungan baik antara BRI BO Kabanjahe dan Kejaksaan Negeri Kabanjahe semakin erat, serta dapat bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Karo. (Erianto Perangin-Angin)