Blog

  • Lembaga Bela Negara Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Sejumlah Titik Strategis

    Lembaga Bela Negara Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Sejumlah Titik Strategis

    Cilegon, Djawaranews.com – Aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar marak terjadi di jalan menuju Pelabuhan Merak Banten. Hal ini dikhawatirkan oleh masyarakat, lantaran lokasinya yang berdekatan dengan pemukiman warga, Selasa (17/06/25).

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga PPPK-RI (Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) Sat-Bela Negara Mada II Kota Cilegon, Bela Negara H. Suwarni meminta, agara Aparat Penegak Hukum dapat bertidak secara tegas untuk menertibkan lokasi-lokasi yang dijadikan penimbunan solar.

    “Informasi yang kami dapatkan, bahwa ada 3 lokasi yang menjadi titik penimbunan solar. di jalan cikuasa bawah ada 2 lokasi, sementara di Cikuasa atas ada 1 lokasi. Aparat penegak hukum seharusnya bisa bertindak tegas,” kata Ketua Lembaga Bela Negara H. Suwarni, Selasa (17/6/2025).

    Suwarni menjelaskan, bahwa penimbunan solar jika dilakukan tanpa mengindahkan regulasi, berpotensi dikenakan pidana undang-undang nomor 22 tahun 2001.

    “Pada UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, diatur bahwa setiap orang yang melakukan penyimpanan BBM tanpa izin usaha penyimpanan dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling tinggi Rp 30 miliar. itu regulasinya sudah jelas, tinggal bagaimana rekan-rekan aparat penegak hukum,” tegasnya.

    Selain itu, kata dia, penyimpanan BBM dalam jumlah besar di lingkungan padat penduduk dan tanpa pengamanan standar juga berpotensi melanggar UU tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

    “Ada peraturan yang mengatur itu. ini persoalan serius, karena akan berdampak kepada hajat orang banyak,” tandasnya.

    Ia selaku Ketua Lembaga Bela Negara akan menyikapi lebih jauh terkait maraknya penimbunan Bahan Bakar Minyak yang berada di Merak, Cilegon Banten. Ia pun berencana akan mengajak sejumlah lembaga untuk ikut serta dalam menyikapi persoalan ini.

    “Kami akan membangun kepada rekan-rekan lembaga untuk menyikapi persoalan ini,” tutupnya. (Lan)

  • Bupati Serang Terjang Genangan Air Sapa Warga Korban Banjir di Pulo Ampel

    Bupati Serang Terjang Genangan Air Sapa Warga Korban Banjir di Pulo Ampel

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi banjir di Kampung Mekarsari, Desa Margasari, Kecamatan Pulo Ampel, akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Selasa, 17 Juni malam hingga Rabu, 18 Juni 2025 dini hari. Ratu Zakiyah tidak risih menerjang genangan air dengan ketinggian sekitar 15-20 sentimeter untuk menyapa warga korban banjir satu persatu.

    Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) warna coklat dipadu kerudung coklat tua, Ratu Zakiyah tiba sekira pukul 09.20 WIB dan langsung berbincang dengan Tokoh Masyarakat Desa Marga Sari, Sanwani. Turut mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Ajat Sudrajat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Yadi Priadi Rochdian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Okeu Oktaviana, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rahmat Fitriadi, Camat Pulo Ampel Teguh Nugroho, serta Kepala Desa (Kades) Argawana.

    Ratu Zakiyah meninjau lokasi banjir untuk memastikan warga selamat dan tidak terganggu aktivitasnya akibat banjir. Ia juga memasuki kediaman warga untuk memastikan kondisi mereka. Selanjutnya, Ratu Zakiyah meninjau lokasi banjir di SMKN 1 Pulo Ampel yang menurut informasi banjir dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa. Pada Rabu, 18 Juni 2025 pagi, banjir sudah mulai surut.

    Ratu Zakiyah mengatakan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan kondisi drainase yang tidak baik atau menyempit. Dampaknya, ada dua titik kecamatan di Kabupaten Serang yang terdampak banjir, yakni di Kecamatan Pulo Ampel dan Baros, dan yang terparah di Kampung Mekar Sari, Desa Marga Sari, Kecamatan Pulo Ampel.

    ”Kami sudah berkunjung ke lokasi banjir di Kampung Mekarsari, Desa Margasari dan terlihat ternyata memang tinggi air hingga masuk ke dalam rumah warga itu kurang lebih sekitar 50-60 sentimeter,” ujarnya.

    Ratu Zakiyah memastikan bahwa pihaknya akan mencari solusi terbaik agar banjir tidak terjadi kembali di Kampung Mekar Sari, Desa Marga Sari, Kecamatan Pulo Ampel. Ia juga akan mengoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang kemungkinan ada kewenangan-kewenangan yang bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

    Ratu Zakiyah mengajak masyarakat khususnya di Kampung Mekar Sari, Desa Marga Sari, dan Desa Banyuwangi, Kecamatan Pulo Ampel, agar menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

    ”Kondisi drainase kecil, kemudian membuang sampah sembarangan maka itu tentu pasti akan banjir lagi kalau kita tidak menjaga lingkungan. Ayo gerakan gerebeg sampah agar desa menjadi bebas sampah,” tandasnya.

    Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Kecamatan Pulo Ampel tepatnya di dua desa yakni Desa Margasari dan Banyuwangi, akibat intensitas hujan tinggi dan sempitnya drainase.

    ”Intensitas sedang hingga lebat dan disebabkan oleh jebolnya tanggul dengan kondisi drainase yang sempit, sehingga air meluap ke pemukiman warga,” ujarnya. (Trg)

  • Tinjau Stand Banten di FKD-MPU 2025, Gubernur Banten Optimis Tembus Pasar Ekspor

    Tinjau Stand Banten di FKD-MPU 2025, Gubernur Banten Optimis Tembus Pasar Ekspor

    Jakarta, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni meninjau Stand Provinsi Banten dalam rangkaian kegiatan Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/6/2025). Stand itu menjadi salah satu bagian dari pameran antarprovinsi yang turut memeriahkan agenda forum sejak dibuka pada Senin (16/6/2025).

    Dalam tinjauannya, Andra Soni secara langsung mencoba salah satu produk unggulan yang ditampilkan, yaitu Rompi Kombinasi Rajutan hasil racikan rajutan tenun berkonsep ethnic style modern karya K-Wan, pelaku industri kreatif asal Tangerang binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten.

    “Saya sangat mengapresiasi karya anak daerah seperti ini. Rompi yang saya coba tadi sangat unik menggabungkan unsur tradisional Banten dengan sentuhan modern. Ini membuktikan bahwa UMKM Banten punya potensi besar untuk menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Andra Soni.

    Rompi buatan tangan tersebut menjadi daya tarik pengunjung stand Banten. Produk dari K-Wan menonjolkan nilai budaya lokal yang dikemas dalam desain kekinian, sesuai dengan selera pasar masa kini, tanpa meninggalkan akar tradisi.

    Ning Mardliyah, owner K-Wan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk memamerkan produknya dalam ajang nasional ini. Ia mengatakan stand Banten dibuka selama dua hari penuh, sejak pembukaan forum pada Senin (16/6) hingga penutupan acara.

    “Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi dalam FKD-MPU ini. Stand Banten menjadi etalase bagi produk lokal unggulan. Kami menampilkan rompi, pakaian wastra, dan lainnya berbasis etnik yang seluruhnya handmade,” ujar Ning.

    Dirinya juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas perhatian dan dukungan terhadap pelaku UMKM.

    “Terima kasih Pak Gubernur Andra Soni sudah hadir dan mencoba langsung produk kami. Beliau memuji desain dan kualitas rompi rajutan kami. Itu jadi motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang,” kata Ning dengan antusias.

    Kehadiran Stand Banten dalam FKD-MPU 2025 menjadi upaya strategis memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif daerah. Selain K-Wan, berbagai produk kuliner, kerajinan tangan, dan batik khas 10 Provinsi yang tergabung dalam anggota FKD-MPU juga turut ditampilkan, hal itu menunjukkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memajukan industri daerah. (Trg)

  • Kakorsabhara Baharkam Polri Buka Acara Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Obter T.A. 2025

    Kakorsabhara Baharkam Polri Buka Acara Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Obter T.A. 2025

    Jakarta, Djawaranews.com – Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga membuka acara Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu T.A. 2025 yang diselenggarakan di Ballroom Royal Palm Hotel Outer Ring Road, Mutiara Taman Palem Blok C No. 1 Cengkareng Jakarta, Rabu 18 Juni 2025.

    Acara sosialisasi SMP ini di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan di lanjutkan dengan do’a bersama serta rangkaian acara lainnya.

    Acara Sosialisasi SMP ini dihadiri langsung Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga, Didampingi oleh Dirpamobvit Korsabhara, Dirsamapta, Auditor Utama TK II, Anjak Korsabhara, Para Kabag, Para Kasubdit, Para Auditor Madya Para Auditor Profesional, Dirpamobvit Polda seindonesia, Benma dan Perusahaan Pengelola Obvitnas dan obter di Indonesia.

    Turut dihadiri oleh Kementerian, yaitu Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Inspektur Utama PT Pupuk Indonesia (persero), Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, ⁠Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (Persero), dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas

    Dalam sambutannya Kakorsabhara Baharkam PolriIrjen Pol Drs. M.H Ritonga menyampaikan, Dengan adanya sosialisasi ini untuk obvitnas dan obter mau dan mampu mengimplementasikan SMP.

    “SMP merupakan suatu awareses dalam mengambil keputusan sehingga menimbulkan rasa aman pada perusahaan dan juga lingkungan sosialnya. “Jangan sampai Bila di perusahaan sudah terjadi masalah, baru langsung mengajukan penilaian obvitnas kepada Polri, maka dari itu kami mengajak pada sosialisasi ini untuk mengimplementasi SMP guna meminimalir kerugian materil dan menimbulkan rasa aman bagi investor., Ujar Irjen Pol Drs. M.H Ritonga

    “Ketika akan ada penilaian internasional obvitnas dan obter meminta bantuan kepada polri. mendapatkan sertifikat semoga tidak ada masalah ataupun permasalahan. Kami polri khususnya Ditpamobvit memiliki salah satu sistem pengaman yaitu Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Sudah ada 82 objek vital yang kami nilai. Pada tahun ini sampai bulan juni sudah melaksakaan bintek ke 13 objek vital nasional dan tertentu. Diharapkan tahun ini dilaksanakan 70 bintek. Selama 71 tahun polri menemukan formula yang tepat guna meningkatkan pengamanan obvitnas dan obter diharpakan polri melaksanakan sosialiasi kepada seluruh obvitnas dan obter”, tutupnya.

  • Jadi Percontohan Peningkatan Kualitas Data, Gubernur Banten : Siap Berkolaborasi Dengan BPS

    Jadi Percontohan Peningkatan Kualitas Data, Gubernur Banten : Siap Berkolaborasi Dengan BPS

    Serang, Djawaranews.com – Provinsi Banten menjadi salah satu proyek percontohan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) dalam peningkatan kualitas data, Provinsi Banten menjadi daerah dan wilayah yang penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

    Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pihaknya mendukung dan akan berkolaborasi dengan BPS dalam rangka memperkuat dan memaksimalkan pendataan di Provinsi Banten.

    Hal itu disampaikan Andra Soni usai menerima kunjungan Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi beserta jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang, Selasa (17/6/2025).

    “Terima kasih atas kunjungan ke Provinsi Banten, tadi dalam diskusi disampaikan kita akan berkolaborasi dalam rangka memperkuat dan memaksimalkan pendataan di Provinsi Banten untuk proses pengambilan kebijakan, supaya kita tidak salah arah,” ungkap Andra Soni.

    Selanjutnya, Andra Soni juga menyampaikan Pemprov Banten menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar dalam mengambil kebijakan terkait langkah intervensi penanganan kemiskinan, bidang pendidikan dan yang lainnya.

    “Prinsipnya kami akan berkolaborasi dan ada beberapa hal yang akan kami kerjakan secara bersama-sama untuk memperbaiki data, memperkuat data dan berupaya menyempurnakan data. Walau tadi disampaikan tidak ada yang sempurna, tapi mendekati sempurna,” katanya.

    Sementara, Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk data yang berkualitas.

    “Sesuai arahan Presiden bahwa BPS harus mengintegrasikan seluruh data yang ada dan seluruh lembaga pemerintah, termasuk pemda itu menggunakan data tunggal yang dihasilkan BPS,” ujarnya.

    Dikatakan, untuk menghasilkan data yang semakin baik. Pihaknya membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan pemda.

    “Tadi Pak Gubernur dengan senang hati dan tangan terbuka menerima kolaborasi dengan kami, data Provinsi Banten ini akan menjadi salah satu proyek percontohan untuk ditingkatkan kualitasnya, cakupannya pencatatan di Provinsi Banten akan ditingkatkan dan diperbaiki terus,” katanya.

    Sonny menuturkan Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah yang penting. Karena banyak industri yang terkonsentrasi di Provinsi Banten, jumlah penduduk yang besar, aktivitas pertanian sangat tinggi dan sektor penunjang yang lainnya.

    “Sehingga ini menunjukan aktivitas ekonomi di Provinsi Banten itu tumbuh sangat cepat dan jangan sampai kita tertinggal dalam pencatatannya,” imbuhnya.

    Sonny menyampaikan Pemprov Banten telah berkomitmen dalam mendukung dan berkolaborasi dalam meningkatkan pendataan di Provinsi Banten untuk mendekati sempurna.

    “Sesuai arahan Presiden, kita juga harus bergerak cepat. Terutama melihat bagaimana potensi pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Banten, itu bisa dioptimalkan,” pungkasnya. (Trg)

  • Gubernur Banten : Kendaraan Listrik Tumbuh Di Atas 100 Persen

    Gubernur Banten : Kendaraan Listrik Tumbuh Di Atas 100 Persen

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten mendukung program nasional peralihan penggunaan bahan bakar fosil menuju bahan bakar ramah lingkungan dan elektrifikasi kendaraan. Sejak tahun 2022, kendaraan listrik di Provinsi Banten tumbuh di atas 100 persen.

    Hal itu diungkap Andra Soni saat meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging Arista Power di Denza Tower, BSD City, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/6/2025).

    Dikatakan, saat ini kendaraan listrik mendapatkan insentif dari pemerintah. Insentif bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemakaian kendaraan listrik atau peralihan bahan bakar fosil menuju bahan bahan bakar ramah lingkungan.

    Andra Soni meyakini dengan insentif dan pertumbuhan kendaraan listrik saat ini, nantinya subsidi besar melalui bahan bakar fosil bisa dialihkan ke program yang lain.

    Menurutnya, proses peralihan bahan bakar fosil ke bahan bakar ramah lingkungan di masyarakat seperti pada program peralihan minyak tanah ke gas beberapa waktu lalu.

    Dikatakan, Tangerang Raya merupakan wilayah dengan pemakai kendaraan listrik terbanyak di Provinsi Banten. Dibanding tahun 2022, untuk sepeda motor listrik tumbuh di atas 150 persen. Sedangkan untuk mobil listrik tumbuh di atas 100 persen.

    Masih menurut Andra Soni, Provinsi Banten merupakan wilayah pemasok listrik. Saat ini, di Provinsi Banten beroperasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Kota Cilegon, PLTU Jawa 7 di Desa Terate Kabupaten Serang, PLTU Banten di Desa Pulo Ampel Kabupaten Serang, PLTU Lontar di Kabupaten Tangerang, dan PLTU Labuan Kabupaten Pandeglang.

    Dikatakan, hadirnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mendukung integrasi program peralihan bahan bakar fosil ke bahan bahan ramah lingkungan dan elektrifikasi kendaraan.

    “Ke depan, SPKLU harus disediakan juga di lingkungan perumahan,” ucap Andra Soni.

    Dalam kesempatan itu, General Manager Unit Induk Distribusi Banten Muhammad Johan Arifin mengatakan, saat di di Provinsi Banten telah hadir 188 unit SPKLU di 103 lokasi.

    “Selamat atas Peresmian SPKLU Denza BSD City. Mari kita menyambut masa depan yang lebih hijau,” ucapnya.

    Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita penggunaan SPKLU dan pengisian daya secara cepat (fast charging, red) oleh Andra Soni. (Trg)

  • BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Serahkan Santunan Sebesar Rp. 229 Juta Alm Suherman Aldo Seorang Petugas Taman

    BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Serahkan Santunan Sebesar Rp. 229 Juta Alm Suherman Aldo Seorang Petugas Taman

    Sukabumi, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia kepada Almarhum Suherman Aldo.

    Diketahui, Almarhum Suherman Aldo merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang bekerja sebagai Petugas Taman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi. Almarhum meninggal dunia mendadak saat sedang melakukan pekerjaan.

    Adapun santunan yang diberikan sebesar Rp 229.000.000 dengan rincian santunan kematian Rp 144.000.000, santunan berkala Rp 12.000.000, biaya pemakaman Rp 10.000.000 dan beasiswa 1 orang anak (maks) Rp 63.000.000.

    Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Ryan Gustaviana kepada ahli waris Neng Rian Haryani selaku istri Almarhum di Aula Setda Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan “Rapat Dinas Bulan Juni Tahun 2025 dan Expose Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Kepala Daerah dan seluruh jajaran Pemda Kabupaten Sukabumi. Selasa, 17 Juni 2025.

    Turut hadir dalam penyerahan tersebut ialah Wakil Bupati H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi Lukman Sudrajat dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palabuhanratu Eliwati.

    Saat ditemui, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar melalui Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengucapkan turut berdukacita kepada ahli waris yang menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

    “Kami Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan turut berdukacita kepada ahli waris yang menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan ini merupakan hak pribadi dari Almarhum untuk keluarga yang ditinggalkan,” kata Ade.

    Lebih lanjut, Ade juga mengapresiasi program BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa santunan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat.

    “Tentunya kami sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan ini. Untuk itu, jika masih ada dinas yang belum mendaftarkan para non ASN-nya, dihimbau untuk segera mendaftarkan pekerja non ASN karena BPJS Ketenagakerjaan itu memberikan manfaat yang luar biasa bagi peserta dan ahli waris,” ucap Ade.

    Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana menambahkan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Saya juga mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Ryan.

    “Dan kami hadiri disini untuk menyerahkan hak para almarhum. Semoga dengan santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang tinggalkan,” tambah Ryan.

    Selain itu, Ryan juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi tentang pentingnya peningkatan Coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Sukabumi. “Harapannya agar semua masyarakat pekerja yang berada di Kabupaten Sukabumi dapat merasakan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

  • BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    JAKARTA, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan menegaskan dukungannya terhadap inisiatif kolaboratif antara Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam menghadirkan alternatif kesempatan berusaha dan perlindungan sosial bagi masyarakat melalui program “Rekrutmen Mitra Digital: Menjadi Pengusaha UMKM Bersama Grab!”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, dan membuka ruang bagi ribuan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk menjadi bagian dari ekosistem digital sebagai Mitra Pengemudi maupun Mitra Merchant.

    Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyampaikan bahwa transformasi ketenagakerjaan digital membawa peluang besar sekaligus risiko bagi para pekerja informal.

    “Mitra digital menghadapi risiko kerja yang nyata, mulai dari kecelakaan hingga ketidakpastian di hari tua. Dalam kerja sama ini, mitra yang bergabung akan mendapatkan perlindungan jaminan kerja, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), bahkan satu bulan bebas iuran dari Grab. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem kerja yang layak dan terlindungi,” ujar Pramudya.

    Hingga Mei 2025, tercatat belasan ribu mitra Grab telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Angka tersebut diharapkan meningkat mengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial dan jumlah para profesi driver ojek online yang belum memiliki perlindungan. Khusus Grab, tercatat sudah 34 mitra telah menerima manfaat JKK dengan total klaim Rp489 juta, dan 14 mitra lainnya menerima manfaat JKM sebesar Rp588 juta. Salah satu kasus menonjol berasal dari mitra pengemudi Jabodetabek yang mengalami kecelakaan kerja dan seluruh biaya pengobatannya ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa batas plafon.

    “Pekerja berhak bekerja keras dan bebas cemas dari seluruh kemungkinan risiko yang muncul. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai contoh pembangunan ekosistem ketenagakerjaan masa depan yang adaptif, inklusif, dan melindungi seluruh lapisan pekerja Indonesia,” lanjut Pramudya.

    Selanjutnya Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap transformasi UMKM berbasis digital.

    “Digitalisasi adalah kunci masa depan UMKM. Platform seperti Grab menjadi jembatan antara pengusaha UMKM dengan pasar yang lebih luas. Dengan adanya akses layanan pengantaran, pembayaran digital, hingga pelatihan, masyarakat bisa tumbuh menjadi wirausaha tangguh. Dalam kondisi sulit, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, tapi peluang. Dan hari ini, Grab hadir memberi peluang itu,” jelas Maman.

    Program ini tidak hanya memperluas akses kerja, tetapi juga memastikan perlindungan sosial secara menyeluruh bagi mitra. Grab memfasilitasi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di lokasi acara, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi mitra merchant, serta penyediaan solusi kendaraan melalui PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

    Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa Grab hadir sebagai bantalan sosial di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

    “Tujuan utama dari acara ini adalah memberikan akses yang inklusif bagi siapa pun yang ingin berusaha. Melebihi target, acara ini dihadiri hampir 2.000 orang yang berpotensi menjadi Mitra GrabBike, GrabCar, GrabMart, GrabFood dan Agen GrabKios. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Grab hadir sebagai bantalan sosial. Lebih dari 50% Mitra Pengemudi Grab sebelumnya adalah korban PHK, tidak memiliki pekerjaan, atau kehilangan sumber pendapatan (Riset ITB 2023). Sekarang mereka punya penghasilan, akses pelatihan, bahkan sebagian besar penghasilannya meningkat lebih dari dua kali lipat (Data Internal Grab). Hari ini mereka punya kembali kendali atas hidupnya. Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi momentum pembukaan harapan agar Indonesia terus melaju,” tutup Neneng.

    Sementara itu ditempat terpisah, Adi Hendarto selaku PPS Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel menyambut atas kolaboratif antara Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam menghadirkan alternatif kesempatan berusaha dan perlindungan sosial bagi masyarakat.

    “Ini merupakan langkah yang positif. Sehingga melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak UMKM yang terlindung program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucapnya.

  • Refleksi Semangat Persatuan dan Kesatuan, Rutan Kabanjahe Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

    Refleksi Semangat Persatuan dan Kesatuan, Rutan Kabanjahe Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

    KARO SUMUT, Djawaranews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe menggelar upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di halaman utama Rutan pada Selasa pagi (17/6). Upacara ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat persatuan, kesatuan, serta dedikasi para petugas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

    Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya meningkatkan disiplin, integritas, serta loyalitas dalam menjalankan tugas-tugas pemasyarakatan. Ia juga menyoroti nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Hari Kesadaran Nasional ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi refleksi bersama tentang tanggung jawab kita sebagai ASN. Di tengah berbagai tantangan bangsa, semangat persatuan dan kesatuan harus senantiasa kita jaga, khususnya dalam lingkungan kerja kita di Rutan Kabanjahe,” ujar Bahtiar dalam amanatnya.

    Upacara yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Rutan Kabanjahe dan warga binaan ini berlangsung tertib dan penuh semangat.

    Para peserta mengenakan seragam lengkap, menunjukkan kesiapan dan komitmen mereka dalam mendukung pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.

    Peringatan Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 merupakan momen strategis bagi aparatur sipil negara untuk menguatkan kembali tekad dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Rutan Kabanjahe, melalui kegiatan ini, menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat solidaritas internal dan mempererat sinergi dalam pelaksanaan tugas, sesuai dengan semangat Reformasi Birokrasi dan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dibawah pimpinan Menteri Agus Andrianto.

    Dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan tanggung jawab, jajaran Rutan Kabanjahe bertekad untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, berkeadilan, dan bermartabat. (Erianto Perangin-Angin)

  • Patroli Malam Polsek Tigapanah Antisipasi Geng Motor, Begal, dan Balap Liar di Jalur Kabanjahe-Merek

    Patroli Malam Polsek Tigapanah Antisipasi Geng Motor, Begal, dan Balap Liar di Jalur Kabanjahe-Merek

    KARO SUMUT, Djawaranews.com – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Tigapanah melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar patroli malam di sepanjang Jalan Besar Kabanjahe – Merek, wilayah hukum Polsek Tigapanah, pada Selasa(17/6/2025).

    Patroli dimulai pukul 21.30 WIB hingga selesai dan melibatkan lima personel Polsek Tigapanah, yakni AIPTU TJ. Sinaga, AIPDA K. Barus, AIPDA Pirdaus Sembiring, AIPDA P. Sipahutar, dan Brigadir SM. Lingga.

    Dalam kegiatan ini, sasaran utama adalah kelompok masyarakat, khususnya kaum muda, yang diduga melakukan aksi balap liar, begal, tindak kejahatan jalanan (3C), serta tindakan lain yang mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas.

    Patroli dilakukan secara dialogis menggunakan mobil patroli dan kendaraan dinas, menyusuri titik-titik rawan di sepanjang jalur utama.

    Personel juga membubarkan kelompok pemuda yang berkerumun di pinggir jalan dan tempat nongkrong yang dicurigai akan melakukan aksi negatif. Kepada mereka diberikan imbauan tegas agar tidak melakukan balap liar maupun tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

    Selain patroli, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor guna memastikan kelengkapan surat dan mencegah penggunaan kendaraan tidak layak jalan atau hasil kejahatan.

    Kapolsek Tigapanah, AKP Dedy S. Ginting, S.H., menyampaikan bahwa dari hasil patroli tersebut tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar, begal, maupun tindak kriminal lainnya. Situasi di wilayah hukum Polsek Tigapanah selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif.

    “Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkala demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di malam hari. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar AKP Dedy.

    Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menekan potensi gangguan keamanan, khususnya di jalur rawan seperti Jalan Besar Kabanjahe – Merek. (Erianto Perangin-Angin)