Kategori: Tangsel

  • Dinkes Tangsel Turunkan Tim Ngider Sehat, Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Warga Terdampak Banjir

    Dinkes Tangsel Turunkan Tim Ngider Sehat, Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Warga Terdampak Banjir

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menurunkan tim medis Ngider Sehat dari sejumlah puskesmas untuk melakukan pemeriksaan langsung kepada warga terdampak banjir di berbagai wilayah, Selasa (8/7/2025).

    Kepala Dinkes Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pemeriksaan langsung ini dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau di tengah situasi pasca-banjir.

    “Banjir bukan hanya soal genangan air, tapi juga potensi munculnya penyakit. Untuk itu, kami proaktif menurunkan tim medis Ngider Sehat ke lapangan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan di kondisi seperti ini,” ujar Allin dalam keterangannya.

    Tim Ngider Sehat dari Puskesmas Jombang (Kecamatan Ciputat), Kedaung (Kecamatan Pamulang), Bambu Apus (Kecamatan Ciputat) dan Pondok Kacang Timur (Kecamatan Pondok Aren) bergerak ke wilayah kerja masing-masing untuk memberikan layanan kesehatan dasar.

    Pelayanan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kondisi umum, hingga pemberian obat-obatan ringan.

    Menurut Allin, kunjungan kesehatan ini juga menjadi bagian dari strategi mitigasi agar potensi penyakit seperti ISPA, diare, infeksi kulit, hingga leptospirosis dapat dicegah sedini mungkin.

    Selain memudahkan akses pelayanan, hal ini juga mempercepat deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang mungkin timbul setelah banjir.

    Kegiatan ini akan terus berlanjut ke beberapa titik lainnya sesuai laporan dari posko banjir dan puskesmas setempat.

    “Tim kami juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mengenali gejala awal penyakit pasca-banjir. Edukasi ini penting agar masyarakat waspada dan segera melapor jika merasakan gejala tertentu,” jelasnya. (At)

  • Sigap, Benyamin Temui Warga Terdampak Banjir di Pondok Maharta Tangsel

    Sigap, Benyamin Temui Warga Terdampak Banjir di Pondok Maharta Tangsel

    PONDOK AREN, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Dia mengerahkan mesin pompa tambahan untuk menyedot air yang menggenang di pemukiman sejak malam hari.

    Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak akhir pekan lalu. Tak heran jika beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan dilanda banjir.

    Sejak pagi ini Benyamin beserta jajaran melakukan tinjauan langsung ke titik banjir di komplek Maharta.

    “Saya pagi menjelang siang ini melihat banjir di Pondok Maharta ya, yang sejak kemarin memang debit air curah hujannya sangat tinggi, kemudian juga sampai dengan hari ini masih belum surut untuk di Pondok Maharta,” kata Benyamin, Selasa (08/07/2025).

    Pemerintah Kota Tangerang Seatan pun tidak tinggal diam. Benyamin mengaku telah meminta mesin pompa air mobil.

    “Kita sudah kerahkan mesin mobil pompa air, termasuk dari BBWS Ciliwung Cisadane, punya Tangsel juga dari Dinas Sumberdaya Air, kemudian dari BPBD sudah kita kerahkan. Memang karena debit airnya yang tinggi, debit airnya yang curah hujannya yang besar, sehingga sampai dengan siang ini belum surut juga,” ujarnya.

    Kata Benyamin akibat banjir ini setidaknya terdapat 400 keluarga yang terdampak. Pihaknya pun memastikan akan mengirimkan bantuan untuk warga Pondok Maharta.

    “Kurang lebih ada 400 KK yang terdampak. Kita juga akan menyalurkan bantuan makanan di 3 RW, di RW 9, 10, dengan 11 di lingkungan Pondok Maharta ini,” tukasnya.

    Dalam kunjungan ini juga Benyamin banyak berbincang dengan warga yang ditemui. Dia juga berpesan agar para orangtua mengawasi anak mereka saat bermain banjir.

    Diketahui dalam penanganan banjir ini juga Pemkot Tangerang Selatan menyiagakan tim BPBD untuk mengevakuasi, Dinas Kesehatan untuk mengecek kondisi masyarakat dan memberikan logistik atau makanan siap saji. (At)

  • Gubernur Banten Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan

    Gubernur Banten Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan

    Tangsel, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni meninjau persiapan Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan di Perumahan Griya Asri Raya Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin (7/7/2025). Di Provinsi Banten selain, di Kota Tangerang Selatan, sekolah berasrama untuk anak dari keluarga yang masuk Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional Desil 1 dan 2 Kementerian Sosial Republik Indonesia itu juga berdiri di Kabupaten Lebak.

    “Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung perbaikan atau proses persiapan Sekolah Rakyat yang ada di Provinsi Banten, tepatnya di Tangerang Selatan,” ungkap Andra Soni.

    Dijelaskan, Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan memanfaatkan bangunan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Latihan Kerja Provinsi Banten.

    “Alhamdulillah, didampingi oleh Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Di provinsi Banten, insya Allah akan ada dua sekolah rakyat. Selain di Tangerang Selatan, satu lagi di Kabupaten Lebak,” ungkap Andra Soni.

    Masih menurut Andra Soni, Sekolah Rakyat adalah menyekolahkan anak-anak yang diambil dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Untuk Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan siswanya terdiri dari 150 anak dari keluarga yang masuk ke DTSEN desil 1 dan desil 2 yang artinya miskin ekstrem,” jelasnya.

    Diungkapkan, untuk Sekolah Rakyat, kebutuhan akan dipenuhi oleh Pemerintah Pusat. “Alhamdulillah kita mendapatkan dua Sekolah Rakyat dan semoga Sekolah Rakyat ini berjalan dengan baik. Tujuan Pak Prabowo untuk angkat derajat dari keluarga miskin melalui pendidikan. Keyakinan kita bersama, bahwa salah satu cara untuk keluar dari kemiskinan adalah pendidikan,” tegas Andra Soni.

    Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan Gina Intana Dewi menjelaskan untuk peluncuran Sekolah Rakyat secara nasional dilaksanakan dalam dua gelombang. Pada 14 Juli 2025 di 63 titik dan 30 Juli 2025 di 37 titik.

    Dijelaskan, untuk siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan sebanyak 150 anak yang berasal dari seluruh Provinsi Banten kecuali Kabupaten Lebak karena sudah ada Sekolah Rakyat. “Terbagi dalam enam rombongan belajar dengan kurikulum nasional plus karena berasrama,” ungkapnya.

    “Semoga Sekolah Rakyat ini bisa memutus rantai kemiskinan di Indonesia, dan memuliakan keluarga miskin. Sehingga bisa menjadikan generasi kita generasi yang makmur sejahtera, dan menjadikan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (At)

  • Tingkatkan Daya Saing Pekerja, Gubernur Banten Andra Soni Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

    Tingkatkan Daya Saing Pekerja, Gubernur Banten Andra Soni Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

    Tangsel, Djawaranews.com – Gubernur Andra Soni membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang 2 di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten Jl. Kencana I No. 20, Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin (7/7/2025). Tujuannya, meningkatkan daya saing pekerja atau sumber daya manusia (SDM) Provinsi Banten.

    “Saya berkeyakinan, orang yang bersungguh insyaAllah akan berhasil,” ucapnya.

    Andra Soni menjelaskan, pelatihan kerja berbasis kompetensi dirancang untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan sikap kerja seseorang sesuai dengan standar kompetensi tertentu yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

    “Materi pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan riil industri dan dunia kerja. Fokus pada pencapaian kemampuan kerja tertentu, bukan hanya proses belajar,” ungkapnya.

    Ditambahkan, pelatihan berdasarkan klaster diharapkan dapat meningkatkan daya saing pekerja, memenuhi kebutuhan SDM sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, menyiapkan pekerja agar siap kerja dan mampu bersaing secara profesional, serta mendorong tercapainya link and match antara pelatihan dan lapangan kerja.

    “Kita ingin, semua warga negara mendapatkan kesempatan dan hak yang sama. Di sini pemerintah hadir,” tegas Andra Soni.

    Andra Soni juga berpesan kepada para peserta pelatihan untuk mengikuti dengan seksama. “Jangan hanya mengejar ijazah atau sertifikat,” pesannya.

    Dirinya juga instruksikan UPTD Pelatihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten terus berinovasi. Melahirkan tenaga kerja yang unggul, handal, dan berkompetensi kerja.

    “Untuk betul – betul merancang dan menyiapkan UPTD selalu ramai pelatihan,” ucap Andra Soni.

    Dikatakan saat ini Pemprov Banten bekerjasama dengan Pemerintah Pusat terkait dengan besarnya permintaan tenaga kerja terampil beberapa negara khususnya Jepang.

    “Kita harus menindaklanjuti dengan SDM yang punya minat bekerja di luar negeri,” pungkas Andra Soni.

    Dalam laporannya, Kepala UPTD Latihan Kerja Muhammad Bayuni mengatakan, pelatihan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis disnaker terwujudnya tenaga kerja yang berkualitas.

    “Pelatihan diikuti oleh 208 orang. Mendapatkan sertifikat internal dan sertifikat bnsp,” ucapnya.

    Sebagai informasi, pelatihan meliputi kejuruan operator bubut dan mesin frais, autocad manufaktur, otomasi industri, instalasi tenaga, juru las 1 GMAW, juru las 1 SMAW A, juru las 1 SMAW B, menjahit, kecantikan kulit, TIK program advance office operator, TIK animasi, autocad gambar bangunan, serta teknik sepeda motor. (At)

  • Pemkot Tangsel Tanggap Banjir: Evakuasi, Mesin Pompa dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

    Pemkot Tangsel Tanggap Banjir: Evakuasi, Mesin Pompa dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

    TANGSEL, Djawaranews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Senin siang (7/7/2025) menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah titik.

    Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangsel langsung bergerak cepat menurunkan tim gabungan untuk membantu warga terdampak.

    Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pihak kecamatan dan kelurahan, serta didukung oleh relawan Tangsel Siaga, upaya evakuasi, pemantauan wilayah hingga distribusi bantuan logistik langsung dilakukan hingga Selasa dini hari.

    Kepala BPBD Tangsel, Sutang Suprianto menjelaskan bahwa tingginya intensitas hujan membuat beberapa saluran drainase tidak mampu menampung debit air, hingga menyebabkan luapan ke permukiman warga.

    “Ya penyebab utama genangan ini terjadi karena hujannya cukup deras dan berlangsung lama, sehingga air meluap dari saluran drainase kali ke lingkungan rumah warga,” ujar Sutang pada Selasa (8/7/2025).

    Selain evakuasi ke tempat yang lebih aman, Pemkot Tangsel juga memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan, mulai dari makanan cepat saji, selimut hingga bantuan lainnya langsung ke masyarakat.

    “Kita distribusikan bantuan kebutuhan dasar seperti sembako, dan terus koordinasi untuk evakuasi di titik-titik yang masih ada sisa genangan,” tambahnya.

    Selain itu, untuk mempercepat proses penyudutan air, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) mengoperasikan mesin pompa di titik-titik genangan.

    Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar wilayah telah surut. Tersisa di wilayah Perum Bintaro Indah Ciputat, Pondok Maharta, dan di wilayah Pondok Kacang Timur.

    Upaya penanganan terus dilakukan, termasuk langkah-langkah antisipatif untuk menghindari terjadinya banjir kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

    “Kita pastikan tim tetap siaga, dan terus pantau kondisi lapangan. Alhamdulillah sebagian besar sudah surut,” jelasnya. (At)

  • SAH! Engkos Kosasih Nahkodai PWI Serang Raya, Langsung Beri Ultimatum Soal Stigma ‘Wartawan Bodrex’

    SAH! Engkos Kosasih Nahkodai PWI Serang Raya, Langsung Beri Ultimatum Soal Stigma ‘Wartawan Bodrex’

    Tangsel, Djawaranews.com – Engkos Kosasih secara resmi terpilih untuk menahkodai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serang Raya periode 2025–2028.

    Penetapannya dilakukan secara aklamasi dalam konferensi luar biasa yang digelar di sebuah hotel di Tangerang Selatan, Jumat (4/7).

    Konferensi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan Ketua PWI Provinsi Banten Mashudi.

    Ketua Steering Committee (SC), Delfion Saputra, menyatakan Engkos menjadi calon tunggal. Hal ini membuatnya terpilih secara aklamasi sekaligus ditunjuk sebagai formatur tunggal untuk menyusun jajaran pengurus baru.

    “Engkos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Serang Raya sekaligus formatur tunggal kepengurusan,” ujar Delfion saat memimpin sidang.

    Dalam pidato perdananya, Engkos Kosasih langsung menekankan pentingnya persatuan internal.

    Menurutnya, soliditas adalah kunci untuk menghadapi beratnya tantangan organisasi di wilayah Serang Raya yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Banten.

    “Kalau sampai ada dua calon, itu bukan persatuan. Kita harus bersatu karena tugas kita cukup berat,” tegas Engkos.

    Ia juga menyoroti isu krusial mengenai citra wartawan di mata publik. Engkos secara terbuka mengakui adanya stigma negatif yang muncul akibat praktik-praktik oknum yang tidak profesional.

    “Saya hanya berupaya menjalankan roda organisasi agar PWI semakin kuat. Tidak bisa dipungkiri, citra wartawan semakin hari menurun. Istilah ‘wartawan Bodrex’ pun muncul dan sangat familiar di lapangan.”

    “Akan tetapi sejatinya tidak ada istilah ‘Wartawan Bodrex’ dalam kamus jurnalistik yang ada hanyalah wartawan kompeten dan tidak kompeten,” ungkapnya.

    Sebagai pondasi utama profesionalisme, Engkos menegaskan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan menjadi prioritas.

    Ia mengajak seluruh anggota PWI Serang Raya untuk meningkatkan kompetensi melalui program sertifikasi tersebut.

    Dukungan Penuh PWI Banten
    Ketua PWI Banten, Mashudi, menyambut baik terpilihnya Engkos Kosasih.

    Ia optimistis kepemimpinan baru ini akan membawa PWI Serang Raya menjadi lebih maju dan solid.

    “Selamat atas terpilihnya Engkos. Mudah-mudahan ini pilihan yang tepat. Saya meyakini Engkos mampu membawa PWI Serang Raya lebih maju,” kata Mashudi.

    Mashudi mengingatkan bahwa PWI adalah rumah bersama untuk meningkatkan kapasitas wartawan, tidak hanya dalam teknis penulisan, tetapi juga dalam wawasan yang luas.

    Ia menekankan pentingnya kekompakan tanpa memandang latar belakang media tempat bernaung.

    “Di PWI, kita harus kompak. (At)

  • Benyamin Sebut Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Melebihi Target

    Benyamin Sebut Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Melebihi Target

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Realisasi investasi triwulan I 2025 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat hasil positif. Capaian investasi tercatat lampaui target yakni mencapai 30 persen.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie usai kegiatan Forum Konsultasi Publik Pelayanan Perizinan Kota Tangsel di Ruang Command Center, Puspemkot Tangsel, Kamis, (03/07/2025).

    “Target investasi 2025 sebesar Rp8,7 triliun, triwulan I sudah 30 persen tercapai. Target per triwulan 25 persen, jadi ini sudah melebihi target kita,” kata Benyamin.

    Benyamin menuturkan, realisasi investasi di triwulan I 2025 itu masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri. Investasi paling banyak dari pendidikan, konstruksi, perumahan, dan kuliner.

    “Ini menandakan pelayanan perizinan di Kota Tangsel yang dilaksanakan temen-temen khususnya DMPTSP sudah berjalan dengan baik, meningkatkan itu diperlukan dialog dua arah,” tutur Benyamin.

    Benyamin berharap, adanya forum konsultasi publik tersebut diharapkan dapat menciptakan inovasi baru untuk meningkatkan realiasi investasi di Kota Tangsel.

    “Konsultasi ini kita lakukan, tidak hanya berhenti di sini. Saya minta diciptakan aplikasi yang memberikan adanya komunikasi dua arah dengan pelaku bisnis di Tangsel. Jadi kita akan berikan pelayanan terbaik bagi pelaku bisnis di Tansgel, investasi di Tangsel insyaAllah akan meningkat,” ungkap Benyamin.

    Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel Maulana Yoga Pratama mengatakan, capaian investasi triwulan I 2025 itu merupakan jerih payah semua pihak.

    “Realisasi 30 persen dari target tahun 2025 Rp8,7 triliun itu hampir Rp3 triliun yang sudah tercapai, alhamdulillah,” kata Yoga.

    Yoga menjelaskan, forum konsultasi publik itu dilaksanakan sebagai wadah komunikasi para pelaku usah dan pihak yang terlibat untuk menjaring masukan pelayanan publik di Kota Tangsel.

    “Ini forum kami, selaku penyedia pelayanan publik di bidang penanaman modal bertemu dengan para pengguna layanan. Ada interaksi, ada feedback, ada informasi apa saja yang terkini yang akan kami lakukan dan kami ingin juga mendapatkan masukan dari layanan yang mereka terima,” jelas Yoga.

    Soal investasi triwulan II 2025, Yoga menyebut, akan disampaikan setelah adanya laporan investasi rampung di akhir Juli 2025. (At)

  • Benyamin Pastikan Gaji PPPK Tangsel Dianggarkan di APBD Perubahan 2025

    Benyamin Pastikan Gaji PPPK Tangsel Dianggarkan di APBD Perubahan 2025

    SERPONG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran belanja di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 untuk gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Pemkot Tangsel menambah anggaran belanja pegawai sebanyak Rp135.690.371.320,21 untuk gaji 6.139 PPPK yang baru dilantik pada Senin, 30 Juni 2025 lalu.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai rapat paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (03/07/2025).

    “Belanja pegawai naik untuk PPPK yang baru dilantik. Gajihnya tetep dianggarkan di APBDP 2025 ini, tapi tunjangan prestasi pegawainya dianggarkan di tahun depan,” kata Benyamin.

    Benyamin menerangkan, dalam APBD Perubahan 2025 itu, Pemkot Tangsel menambahkan anggaran untuk penanganan banjir, bedah rumah, pendidikan, perbaikan jalan, dan program prioritas lainnya.

    “Ada penambahan anggaran hampir tersebar merata di Dinas SDABMBK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, bedah rumah di Disperkimta, dan dinas lainnya,” terang Benyamin. (At)

  • Urai Kemacetan, Dishub Tangsel Siap Uji Coba SSA Di Jalan H. Usman Ciputat Mulai 2 Juli 2025

    Urai Kemacetan, Dishub Tangsel Siap Uji Coba SSA Di Jalan H. Usman Ciputat Mulai 2 Juli 2025

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan H. Usman, Ciputat, mulai Rabu, 2 Juli 2025.

    Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangsel Martha Lena mengatakan, uji coba SSA H. Usman Ciputat itu akan dilakukan mulai pukul 05.00-08.00 WIB.

    “Uji coba SSA Jalan H. Usman ini sebagai salah satu upaya untuk mengurai kemacetan lalu lintas di pagi hari. Total ada 25 petugas yang dikerahkan amankan SSA,” kata Martha, Selasa, (01/07/2025).

    Martha menerangkan, aktivitas lalu lintas di Jalan H. Usman Ciputat itu mengalami hambatan lantaran sebagian badan jalan digunakan parkir motor. Akibatnya, ada penyempitan jalan dari 7,2 meter hanya 3,8 meter jalan yang dapat dilalui kendaraan.

    Masalah itu, kata Martha, lantaran minimnya fasilitas parkir kendaraan untuk masyarakat yang beraktivitas di Pasar Ciputat.

    “Fasilitas parkir yang terbatas sehingga kendaraan banyak yang melakukan parkir di badan jalan, perlu dievaluasi yaitu optimalisasi sarana ruang parkir pada ruko Plaza Ciputat dan Gg. Bancet,” terang Martha.

    Tak hanya itu, Hambatan lalu lintas juga terjadi lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas dari Jalan Aria Putra menuju Jalan KH. Dewantara sebanyak 1.063 kendaraan perjam. Dan sebaliknya dari Jalan KH. Dewantara ke Jalan Aria Putra sebanyak 672 kendaraan perjam.

    “Dengan adanya penerapan SSA titik konflik lalu lintas diharapkan berkurang, pada Simpang Tiga Jl. Aria Putra – Jl. KH. Dewantara yaitu menjadi 4 titik pada Simpang Tiga Kantor POS yaitu 3 titik konflik, dan Simpang Tiga Jl. KH. Dewantara – Jl. H. Usman yaitu 9 titik. Total 16 titik dan hambatan lalu lintas berkurang sebesar 60%,” papar Martha.

    Selama uji coba SSA Jalan H Usman Ciputat itu, Dishub Tangsel juga menyiapkan sejumlah kantong parkir kendaraan untuk masyarakat yang beraktivitas di Pasar Ciputat. Yakni di Gedung Plaza Ciputat, Kantor Pos Ciputat, Parkiran Gang Bancet, GOR Ciputat, dan Parkiran Masjid Agung Al-Jihad.

    Uji coba SSA Jalan H. Usman ini, lanjut Martha, telah disiapkan beberapa bulan lalu dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, pedagang di Pasar Ciputat dan stakeholder di kewilayahan.

    Dia berharap, uji coba SSA Jalan H. Usman itu berjalan lancar dan didukung oleh masyarakat sekitar untuk mengatasi kemacetan.

    “Ini salah satu upaya mengatasi kemacetan di Ciputat, diharapkan masyarakat mendukung, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berlalulintas,” pungkasnya. (At)

  • Dinkes Tangsel Gencarkan RW Bebas TBC, Target 100 Persen Eliminasi di 2030

    Dinkes Tangsel Gencarkan RW Bebas TBC, Target 100 Persen Eliminasi di 2030

    SERPONG, Djawaranews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah gencar membentuk RW Bebas TBC. Ini sebagai upaya eliminasi kasus TBC dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

    Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pembentukan RW Bebas TBC itu sebagai langkah Pemerintah Kota Tangsel mencapai Indonesia bebas TBC pada 2030 mendatang.

    “TBC ini masih jadi penyakit menular yang harus kita perangi bersama, di 2030 Indonesia harus eliminasi TBC. Di Tangsel kita melakukan kegiatan berbasis kewilayahan dengan membuat RW Bebas TBC,” kata Allin dikutip Senin, 30 Juni 2025.

    Allin menerangkan, pada 2025 ini pihaknya menargetkan akan membentuk RW Bebas TBC di 10 persen RW di 54 kelurahan yang ada di Kota Tangsel.

    “Di tahun ini targetnya 10 persen RW harus sudah deklarasikan RW bebas TBC kemudian. Di 2030 100 persen RW sudah deklrasikan bebas TBC,” terang Allin.

    Allin menuturkan, nantinya pihak wilayah di RW yang ditunjuk kelurahan sebagai RW Bebas TBC bertanggungjawab untuk mengedukasi masyarakat sekitar sehingga jadi garda depan deteksi dini orang yang alami gejala TBC.

    “Seluruh stakeholder di kewilayahan harus memiliki kepedulian yang sama, cepat tanggap dalam mengawal pengobatan dan menangani TBC. Kalau ada orang yang alami gejala dia akan sadar langsung memeriksakan diri. Atau kalaupun belum ada kesadaran, warga sebelah bisa ngajak ngobrol sehingga di rw tersebut tidak ada ketersinggungan dan kesungkanan,” tutur Allin.

    Allin menyebutkan, pada Januari-Juni 2025, tercatat ada 2.639 orang yang sedang menjalani pengobatan TBC. Pihaknya berkomitmen, dapat memenuhi target pemerintah pusat mengeliminasi penderita TBC di Kota Tangsel.

    “Kita mengupayakan jangan ada penderita TBC baru dan yang ada jangan putus obat, karena akan terjadi resisten obat dan itu lebih lama lagi pengobatannya. Semua penderita TBC sangat bisa disembuhkan,” ungkap Allin.

    Allin berharap, masyarakat Tangsel komitmen untuk sama-sama mengeliminasi kasus TBC dan menghapuskan stigma kepada para penderita TBC.

    “Saat ini yang kita perangi adalah masih terjadi stigma, bahwa TBC itu jangan dekat-dekat karena menular padahal harusnya didukung,” harapnya.

    Diketahui, saat ini sudah ada 12 RW Bebas TBC yang dibentuk, tersebar di Kecamatan Ciputat Timur, Pondok Aren, Pamulang dan Setu.

    Berikut Daftar RW Bebas TBC di Tangsel:

    Kecamatan Ciputat Timur
    – RW 08 Kelurahan Rempoa
    – RW 09 Kelurahan Rempoa

    Kecamatan Pondon Aren
    – RW 07 Kelurahan Parigi
    – RW 02 Kelurahan Parigi
    – RW 05 Kelurahan Parigi
    – RW 001 Kelurahan Jurangmangu Timur
    – RW 03 Kelurahan Jurangmangu Timur
    – RW 04 Kelurahan Jurangmangu Barat
    – RW 013 Kelurahan Jurangmangu Barat

    Kecamatan Pamulang
    – RW 20 Kelurahan Pamulang Timur

    Kecamatan Setu
    – RW 01 Kelurahan Babakan. (At)