Kategori: Tangsel

  • Didampingi Wali Kota Tangsel, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Tinjau Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Sekolah

    Didampingi Wali Kota Tangsel, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Tinjau Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Sekolah

    PAMULANG, Djawaranews.com – Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah resmi dimulai. Salah satunya di Sekolah Menengah Atas (SMA) 6 Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (04/08/2025).

    Pelaksanaan CKG di SMA 6 Tangsel disambut antusiasme puluhan pelajar yang sejak pagi secara bergantian dilakukan pengecekan kesehatan gratis oleh tenaga medis yang berasal dari puskesmas setempat.

    Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi melakukan peninjauan didampingi oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

    “Hari ini kami meninjau kick off cek kesehatan gratis di sekolah. Kalau, cek kesehatan gratis kan sudah dilaunching di tanggal 10 Februari 2025. Pada saat itu, masyarakat datang langsung ke puskesmas,” ujar Hasan Nasbi.

    “Hari ini, pemerintah jemput bola datang ke sekolah-sekolah untuk periksa kesehatan anak-anak sekolah. Mulai dari SD, SMP, SMA dan sederajat, ditargetkan bisa mengcover 53 juta penerima manfaat,” tambahnya.

    Untuk di SMA 6 Tangsel, siswa yang mendapatkan program cek kesehatan gratis sebanyak 1.225 siswa.

    Dirinya menjelaskan, pelaksanaan CKG ke anak-anak sekolah, mulai dari uji kebugaran, periksa darah, mata, telinga, gigi, tinggi badan, berat badan dan lainnya.

    Lebih lanjut, pelaksanaan CKG di sekolah ini bisa menjadi temuan awal agar bisa ditindaklanjuti supaya tidak lebih buruk di kemudian harinya.

    “Anak-anak sedari dini deteksi awal, potensi-potensi penyakit yang bisa berbahaya dan dapat ditangani sesegera mungkin,” katanya.

    Selain itu, manfaat yang juga besar dari pelaksanaan CKG yakni anak-anak memiliki rekam medik.

    “Medical check up generasi hari ini bisa juga nanti dicek oleh anak-anaknya. Riwayat penyakit kita, riwayat penyakit keluarga kita. Sehingga punya data yang lebih komprehensif, lebih mudah penanganannya,” jelasnya. (At)

  • Kick Off Cek Kesehatan Gratis, Siswa SMAN 6 Tangsel Senang Bisa Update Kondisi Kesehatan

    Kick Off Cek Kesehatan Gratis, Siswa SMAN 6 Tangsel Senang Bisa Update Kondisi Kesehatan

    PAMULANG, Djwaranews.com – Ribuan siswa SMAN 6 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) antusias mengikuti Kick Off Cek Kesehatan Gratis Sekolah, Senin, 4 Agustus 2025.

    Program Cek Kesehatan Gratis itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Hasbi, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

    Dalam Cek Kesehatan Gratis itu, Pemerintah Kota Tangsel mengerahkan ratusan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pamulang.

    Salah satu siswa SMAN 6 Kota Tangsel Kilau Kejora Awahita mengaku, senang adanya kegiatan Cek Kesehatan Gratis di sekolahnya itu.

    “Seneng sih, jadi tahu soal tinggi badan, tensinya berapa terus segala macam tentang kesehatan kita jadi tahu yanng di dalam diri kita ada apa aja,” katanya.

    Kilau menuturkan, ada banyak pemeriksaan kesehatan yang dia ikuti. Mulai dari tensi darah, tinggi badan, kesehatan mata, tinggi, telinga, hidung dan lainnya.

    Dia berharap, program Cek Kesehatan Gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tangsel khususnya, dapat dilaksanakan lagi.

    “Jujur sih pengen ada lagi (cek kesehatan gratis-red), karena ini gratis dan kita jadi tahu bagaimana kondisi kesehatan kita,” ungkapnya.

    Hal senada diungkapkan siswa lainnya, Elok Albania Diyas. Dia mengaku, sempat merasa takut lantaran menghadapi jarum suntik.

    “Pertamanya takut, karena bakal di suntik. Tapi ternyata nggak disuntik, cuma dicek darah, sakitnya pas ditusuk doang abis itu udah nggak sakit lagi,” ungkapnya.

    Elok beruntung bisa mendapatkan Cek Kesehatan Gratis itu sehingga dirinya mengetahui kondisi kesehatan saat ini.

    “Setelah diperiksa aku seneng, karena aku jadi tahu, aku punya keluhan apa dan aku harus cek lebih lanjut dikeluhan apa. Ternyata mata aku minus dan aku harus cek ke dokter mata. Tadi aku didagnosa depresi ringan mungkin karena suka tidur terlalu malam,” terangnya. (At)

  • Panen Raya Anggur di Ciputat, Benyamin : Kembangkan, Banyak Lahan Bisa Dipakai

    Panen Raya Anggur di Ciputat, Benyamin : Kembangkan, Banyak Lahan Bisa Dipakai

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Panen Raya anggur Pondok Jaya Benyamin Davnie (Ponjay Bendav) menjadi alarm utama pengembangan pertanian agrikultur untuk wilayah Kota Tangerang Selatan. Anggur ini diharapkan bisa menjadi produk unggulan di Tangsel.

    Dihadiri Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Banten Erry Yanuar dan Tinawati, Ketua TP PKK Provinsi Banten.

    Kegiatan yang dilakukan di Green House Kelompok Tani Cipayung, Kecamatan Ciputat digagas Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI). Panen raya anggur ini juga disambut meriah oleh warga dan tamu undangan yang hadir.

    Puluhan pohon anggur Ponjay Bendav ini berbuah lebat dan tertata rapi. Buahnya pun cukup besar dan manis bagi anggur lokal.

    Benyamin mengatakan anggur lokal dengan bibit unggulan dari Ukraina ini merupakan gagasan atau inisiatif warga sekitar dan ASPAI.

    “Kalau pemerintah pusat mendorong kami untuk mengembangkan kita banyak lahan yang bisa dipakai untuk ditanami anggur dan kita akan fasilitasi masyarakat,” kata Benyamin, Senin (04/08/2025).

    Benyamin menegaskan hasil dari produk lokal yang dikembangkan disini merupakan produk unggulan warga Tangsel. Padahal, kata dia, di Tangsel tidak ada lahan pertanian seperti di wilayah lainnya.

    “Hasilnya juga sangat bagus, ini lah unggulnya Tangsel, tidak ada sawah di Tangsel kita tidak punya, tapi pertamian agricultural bisa terus dikembangkan scara luas,” ujarnya.

    Benyamin berharap warga Kota Tangsel bisa terus menciptakan gagasan dan menuangkan kreatifitas agar dapat membangun kota lebih maju.

    “Mudah – mudahan prosesnya bisa sertifikasi, kemudian sangat penting kita lakukan pengembangan anggur,” tukasnya.

    Sementara itu Sekertaris Dinas Pertanian Provinsi Banten Erry Yanuar mengapresiasi adanya produk anggur lokal di wilayah ini.

    “Semua dirjen fokus sama pertanian tani. Khusus Tangsel kita fokuskan di beban tani, dengan kegiatan peluncuran ponjay ini baru pertama kali komunitas lokal. Semoga ini bisa dikembangkan,” ujarnya. (At)

  • MTQ ke-16 Kota Tangsel Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Lomba Khusus Disabilitas

    MTQ ke-16 Kota Tangsel Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Lomba Khusus Disabilitas

    SETU, Djawaranews.com – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran ke-16 tingkat Kota Tangerang Selatan di Kecamatan Setu resmi dimulai, Senin, 4 Agustus 2025 malam.

    Pembukaan MTQ ke-16 tingkat Kota Tangsel itu digelar semarak dengan parade defile pasukan dari tujuh kecamatan yang ada di Kota Tangsel.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah, Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Soleh Hidayat, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan jajaran Forkopimda Kota Tangsel.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menuturkan, MTQ ke-16 tingkat Kota Tangsel ini digelar dengan tema ‘Alquran sebagai Pedoman Hidup, Membentuk Masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas, Modern dan Religius’.

    “Tema ini sejalan dengan visi Kota Tangsel yang tidak hanya mengejar kemajuan secara fisik dan teknologi, tetapi juga meletakkan nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan masyarakat,” tutur Benyamin.

    Benyamin berharap, MTQ yang menjadi kegiatan rutin itu tak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi upaya membumikan Alquran dan menumbukan kecintaan terhadap kitab suci serta memperkuat literasi Alquran di tengah masyarakat terutama generasi muda.

    “Harapan kami dari MTQ ini akan lahir kafilah dan kafilah terbaik yang siap berkompetisi di tingkat Provinsi Banten. Terlebih lagi ada cabang yang khusus yaitu Musabakoh Para Tuna Rungu dan ini mudah-mudahan akan kita lanjutkan di tahun-tahun yang akan datang,” bebernya.

    Benyamin menerangkan, lomba khusus untuk disabilitas itu sebagai langkah maju dari LPTQ Kota Tangsel dalam inklusi sosial keagamaan bagi setiap warga tanpa terkecuali, berhak untuk dekat dengan Alquran dan menunjukkan kecintaannya terhadap kitab suci.

    “Selain itu yang membanggakan tahun ini juga diperlombakan cabang baru yaitu Musabakoh E-Kaligrafi atau Kaligrafi Digital sebagai bentuk ekspresi kreatif generasi digital. Kedua jenis lomba ini telah mendapat pengakuan nasional dan akan dipertandingkan juga di tingkat nasional sehingga Kota Tangerang Selatan patut berbangga karena menjadi pelopor,” terangnya.

    Benyamin berharap, inovasi dalam memajukan syiar Islam yang inklusif dan adaptif, menjadi inspirasi daerah lain dan terus dikembangkan dalam semangat keberagaman dan kebersamaan.

    “MTQ kali ini merupakan bukti nyata dan dedikasi serta kecintaan terhadap Alquran. Mari kita ambil momen ini sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Alquran dan mengambil hikmah serta pelajaran dari setiap ayat yang dibacakan,” harapnya.

    Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengapresiasi gelaran MTQ ke-16 Kota Tangsel itu. Menurutnya, event kompetisi tersebut sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Tangsel mencetak generasi qurani.

    “MTQ ini ajang silaturahmi juga. Mudah-mudahan nanti ada bibit-bibit atau kafilah-kafilah bagus mewakili Banten ke tingkat Nasional. Intinya mencetak generasi qurani, jiwa-jiwa quran,” ungkap Dimyati usai membuka MTQ.

    Dimyati menilai, Kota Tangsel berkembang dengan bagus lantaran banyak pondok pesantren ikut tumbuh subur di kota termuda di Provinsi Banten itu.

    “Di Tangsel ini saya lihat bagus, ada pesantren-pesantren yang sudah bagus-bagus. Ada boarding school yang spesial. Tangsel potensinya besar, dekat dengan Bogor dan Jakarta,” papar Dimyati.

    Dimyati juga mengapresiasi LPTQ Kota Tangsel yang telah berinovasi menghadirkan cabang lomba baru khusus disabilitas dalam gelaran MTQ tingkat kota.

    “Itu bagus itu, ada disabilitas ya. Kita mendorong itu, karena mereka juga perlu lomba seperti itu. Supaya mereka semangat dan jangan malas belajar,” katanya mengapresiasi.

    Diketahui, MTQ Kota Tangsel dilaksanakan pada 3 hingga 6 Agustus 2025 di Kecamatan Setu.

    Pelaksanaan MTQ ke-16 Kota Tangsel tahun ini akan berlangsung di 15 arena lomba, dengan satu arena utama berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Setu, dan 14 arena lainnya tersebar di masjid serta sekolah di wilayah Setu. (At)

  • Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Buka MTQ XVI Tingkat Kota Tangsel Tahun 2025

    Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Buka MTQ XVI Tingkat Kota Tangsel Tahun 2025

    Tangerang Selatan, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVI Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2025. MTQ untuk tumbuhkan generasi yang qurani, generasi Indonesia Emas yang siap menyongsong masa depan.

    Pembukaan di Kantor Kecamatan Setu, Senin (4/8/2025) malam itu dilakukan secara simbolis dengan memukul bedug oleh Dimyati bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ikhsan, Ketua LPTQ Provinsi Banten Soleh Hidayat, Ketua Pelaksana MTQ ke-XVI Khaerudin.

    Dimyati mengatakan, sejatinya tujuan utama pelaksanaan MTQ adalah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran. Setelah itu memahami, kemudian bisa melaksanakan apa yang diajarkan dalam Al Quran.

    “Sehingga kemudian tumbuhlah generasi yang qurani. Generasi Indonesia Emas yang siap menyongsong masa depan,” katanya.

    Ke depan, kata Dimyati, Pemprov Banten juga akan memberlakukan pelajaran membaca Al Quran sebagai salah satu muatan lokal (Mulok) di sekolah. Hal itu juga diharapkan bisa diikuti oleh seluruh Pemda di Provinsi Banten.

    Dengan begitu, lanjut Dimyati, anak – anak di Provinsi Banten sejak dini sudah dibekali dengan Al Quran. Spiritual mereka, emosional serta perilaku anak-anak akan semakin terjaga dengan baik karena dekat dengan Al Quran.

    Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, MTQ merupakan kegiatan keagamaan yang tidak terpisahkan antara masyarakat dengan pemerintah. Apalagi menciptakan generasi yang religius merupakan salah satu visi misinya.

    “Oleh karena itu, selain mempererat ukhuwah islamiyah, MTQ ini juga menjadi momen untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan membawa nama baik Tangsel,” pungkasnya.

    MTQ dilaksanakan dari tanggal 3-6 Agustus 2025. Diikuti oleh tujuh kafilah dari masing-masing kecamatan di Kota Tangsel. Ada 36 cabang yang diperlombakan, tersebar di lima arena. (At)

  • Tangsel Gelar Porseka 2025, Pemkot Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    Tangsel Gelar Porseka 2025, Pemkot Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar Pentas Olahraga dan Seni Pramuka (Porseka) 2025 sebagai bagian dari penguatan karakter dan semangat kebangsaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

    Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan pada Kamis (31/7/2025), dengan melibatkan ratusan anggota pramuka dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

    Asisten Daerah I Kota Tangsel, Chaerudin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pemuda Indonesia.

    “Porseka ini bukan sekadar ajang pertemuan atau lomba, melainkan wadah evaluasi pelatihan, penguatan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta penanaman karakter unggul yang dibutuhkan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Chaerudin.

    Ia menekankan bahwa gerakan pramuka berperan sebagai agent of change (agen perubahan), agent of development (agen pembangunan), dan agent of innovation (agen inovasi) di era digital. Oleh karena itu, penguatan literasi teknologi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan hari ini.

    Pemerintah Kota Tangsel, lanjut Chaerudin, berkomitmen mendukung seluruh kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, inklusif, dan berdaya saing.

    “Semoga kegiatan ini menjadi langkah baik Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar terciptanya pemuda kota tangerang selatan yang penuh semangat, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang sejati,” kata dia.

    Porseka 2025 menyuguhkan berbagai perlombaan olahraga dan seni yang dibagi dalam kategori siaga, penggalang, dan penegak.

    Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menjadi generasi muda yang berintegritas, semangat, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang sejati.

    “Saya mengajak semua pihak, termasuk pembina, pelatih, dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun gerakan pramuka di Tangsel yang lebih kuat dan berpengaruh,” tambahnya. (At)

  • Wawancara Calon Komisaris dan Direksi Perseroda PITS, Benyamin Tekankan Profesionalisme dan Jaga Kepercayaan Publik

    Wawancara Calon Komisaris dan Direksi Perseroda PITS, Benyamin Tekankan Profesionalisme dan Jaga Kepercayaan Publik

    SERPONG, Djawaranews.com – Calon Komisaris dan Direksi Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) diharapkan mampu menjaga sikap profesionalisme dalam melayani kebutuhan masyarakat.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie setelah wawancara pendalaman terhadap tiga calon komisaris dan direksi Perseroda PITS di wilayah Serpong, Kamis (31/07/2025).

    Benyamin melakukan wawancara pendalaman bersama dengan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo.

    Benyamin mengatakan, wawancara pendalaman itu lanjutan dari proses penilaian seleksi yang dilakukan panitia seleksi.

    “Hasilnya nanti kami diskusikan lebih lanjut. Kita lihat di dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) untuk dilakukan penetapan. Sementara jadwal RUPS saya menunggu usulan dari Direktur Utama,” kata Benyamin.

    Diketahui, ada tiga calon yang disarankan untuk dilakukan seleksi lanjutan dari hasil uji kelayakan dan kepatutan. Yakni Muhamad Taslim sebagai calon Komisaris, Sugeng Santoso sebagai Calon Direktur Operasional dan Agus Supadmo sebagai Calon Direktur Umum.

    Dalam wawancara tersebut, Benyamin menekan beberapa poin kepada para calon komisaris dan direksi Perseroda PITS itu.

    Benyamin menekankan para sosok terpilih harus mampu menjaga sikap profesionalisme dalam melayani kebutuhan masyarakat di Badan Usaha Milik Daerah Kota Tangsel itu.

    “Jangan bercampur dengan sikap birokrasi. Harus betul-betul profesional, amanat dari pemerintah kota yang diwujudkan dalam penyertaan modal harus diwujudkan dengan baik,” tekan Benyamin.

    Tak hanya itu, Benyamin juga berharap, para calon yang akan menduduki pimpinan Perseroda PITS itu harus mampu menjaga kepercayaan publik.

    “Saya tekankan untuk jaga kepercayaan publik. Karena ini pengelolaan air bersih, air minum kan orang perorang. Jadi soal kepercayaan publik, airnya bersih, tepat waktu, tidak bocor, tidak terlambat dan tidak bau,” tegas Benyamin. (At)

  • Langgar Jam Operasional, Pilar Tindak Tegas Truk Tonase Besar yang Melintas Tangsel

    Langgar Jam Operasional, Pilar Tindak Tegas Truk Tonase Besar yang Melintas Tangsel

    SERPONG, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turun gunung. Dia menindak tegas pengemudi truk tonase besar yang melintas melebihi jam operasional.

    Pilar melakukan penindakan ini dalam operasi gabungan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan Satlantas Polres Tangsel, Polisi Militer (POM), TNI, dan Kejaksaan Tangsel di Jalan Raya Serpong-Puspitek (Hutama Karya) pada Rabu (30/7/2025).

    “Hari ini kita melakukan razia gabungan terhadap kendaraan-kendaraan yang overload, ataupun lebih daripada 2 sumbu yang melintasi wilayah Tangsel melewati aturan yang seharusnya,” ujar Pilar.

    Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel telah memberikan ruang bagi para pengendara, pengusaha ekspedisi dengan tonase besar bisa mengikuti jam operasional. Namun sampai saat ini dia mengaku masih terdapat pengemudi yang melanggar.

    “Karena seharusnya mereka beroperasi mulai jam 10 malam sampai jam 5 subuh. Tapi ini saya lihat jam 11 (siang) masih ada juga mobil mobil overload yang masih melintas,” tegasnya.

    Padahal, kata Pilar, aturan tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) nomor 58 Tahun 2019 terkait pembatasan operasional mobil besar di Tangsel.

    “Jadi agenda ini kami lakukan secara rutin. Di tahun ini juga sudah 7 kali kami adakan lagi. Lalu juga setelah diadakan 7 kali ini alhamdulillah penurunan cukup besar terjadi, karena memang sopir-sopir ini tahu di Tangsel kontrolnya cukup ketat,” ujarnya.

    Ia mengimbau perusahaan yang bergerak di bidang logistik atau para pengusaha lainnya agar tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

    “Karena kami akan tindak tegas dan berikan sanksi melalui pengadilan,” kata dia.

    Bahkan, akibat tegasnya aturan yang diterapkan Pilar mengaku terdapat penurunan hingga 50 persen.

    “Kami juga berterima kasih terhadap pihak terkait telah mendukung kami,” kata dia.

    Pilar memastikan akan melakukan sanksi tegas terhadap pelanggar yang berulangkali.

    “Jika ada saksi denda uang atau tilang. Itu sudah ada aturannya, melalui proses pengadilan. Kalau bandel lagi ya kami panggil perusahaan atau pemilik, kendaraan tersebut juga dapat kami larang melintasi Tangsel,” tegas Pilar.

    “Mungkin juga kami juga akan berkoordinasi dengan Polda. Karena ini berulang dan bekerjasama,” tambahnya. (At)

  • Pilar Bersama Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras, Capai 18.024 Penerima Manfaat di Tangsel

    Pilar Bersama Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras, Capai 18.024 Penerima Manfaat di Tangsel

    SERPONG, Djawaranews.com – Sebanyak 18.024 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Tangerang Selatan menerima bantuan pangan berupa beras. Penyaluran dilakukan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) ke KPM Kelurahan Ciater, Serpong, pada Rabu (30/07/2025).

    “Hari ini simbolis untuk penyaluran bantuan beras. Dimana alokasi untuk bulan Juni-Juli di 2025 sebesar 18.024 KK se-Tangsel, dengan jumlah 360,480 ton. Masing-masing mendapatkan 20 kilogram,” ucap Pilar.

    Secara rinci disampaikan Pilar, untuk Kelurahan Ciater mendapatkan bantuan pangan beras untuk 442 KPM, dan Kecamatan Serpong sebanyak 2.130 KPM.

    Selain Serpong, penyaluran bantuan pangan beras juga diserahkan untuk KPM di kecamatan lainnya.

    Untuk di Kecamatan Pamulang bantuan pangan beras diserahkan ke 4.604 KPM, Setu 2.514 KPM, Serpong Utara 1.241 KPM, Pondok Aren 2.674 KPM, Ciputat 2.941 KPM, dan Ciputat Timur 1.920.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Bappanas, dan juga kerjasamanya dengan Bulog dalam penyaluran cadangan pangan pemerintah dan juga mendukung pensasaran penghapusan kemiskinan ekstrem,” katanya.

    Masyarakat yang menerima tersebut berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang setiap bulannya diperbaharui.

    “Jadi data semuanya kemiskinan itu terpadu satu pintu, tidak ada data-data lainnya. Semuanya data tunggal, jadi tiap 3 bulan sekali datanya diperbaharui oleh kecamatan, dinsos, dan kementerian sosial supaya tepat sasaran,” jelasnya.

    Sementara itu, disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Cabang Tangerang, Omar Syarif, bahwa penyaluran ini kembali menandai pemberian bantuan kepada masyarakat yang sempat terhenti.

    “Setelah 6 bulan berhenti, tidak hanya berhenti bantuan pangan, termasuk penyaluran beras lainnya berhenti. Karena saat itu Bulog sedang fokus membeli gabah dan membeli beras dari petani,” terangnya.

    Disamping itu, penerima bantuan juga bisa mendapatkan program lainnya, berupa program beras SPHP yakni beras dengan harga yang terjangkau.

    “Jadi bisa mendapatkan harga 11 ribu sampai 12.500 perkilo. Mungkin barangkali, kencenderungan harga semakin tinggi. Kami bisa sampaikan kalo beras dari Bulog bisa 11-12.500 harganya,” tutupnya. (At)

  • Tertibkan Pemilik Kendaraan Jasa Raharja Tangerang ,UPT Samsat Ciputat dan Polres Tangerang Selatan Gencar Razia Pajak Pajak Kendaraan

    Tertibkan Pemilik Kendaraan Jasa Raharja Tangerang ,UPT Samsat Ciputat dan Polres Tangerang Selatan Gencar Razia Pajak Pajak Kendaraan

    Tangerang Selatan, Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas tertib administrasi surat tanda kendaraan bermotor (STNK) dan memastikan kepatuhan pajak kendaraan bermotor (PKB) serta sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ). Jasa Raharja Tangerang bersama UPT Samsat Ciputat dan Unit Keselamatan Lantas Polres Metro Tangerang Selatan kembali mengelar Operasi Gabungan Razia Pajak Kendaraan Bermotor yang dimulai dari tanggal 28-07-2025 sampai dengan 29-07-2025 di Kawasan Bintaro dan Pamulang, Tangerang Selatan.

    Jasa Raharja sebagai Tim Pembina Samsat fokus mengedukasi kendaraan yang tidak membayar pajak kendaraan dan kendaraan plat kuning yang tidak membayar Asuransi IWKBU. Adapun pada giat operasi gabungan ini pemeriksaan pada kendaraan dilakukan secara sistem acak dan menyeluruh, serta untuk menertibkan para pengendara, Operasi Gabungan ini akan dilaksanakan terus secara berkala sepanjang tahun 2025 untuk menjaga keselamatan dan keteraturan lalu lintas di daerah tersebut. Para pengendara diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraan untuk menghindari sanksi atau denda.

    “Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan hukum dalam berbagai aspek, termasuk kelengkapan surat-surat, pajak dan sumbangan wajib kendaraan. Oleh karenanya Tim Pembina Samsat Ciputat berkomitmen untuk melaksanakan Operasi Gabungan ini secara rutin sepanjang tahun 2025 ini” ujar Shera, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Induk Ciputat.

    Dilain tempat, Kepala Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha menambahkan bahwa “Masyarakat perlu memahami tentang Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan pemilik kendaraan bermotor bersamaan dengan pengesahaan STNK dan Pelunasan PKB merupakan dana yang dikelola oleh PT Jasa Raharja yang dipergunakan untuk pemberian santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas, baik korban meninggal dunia, korban Luka-luka maupun korban yang mengalami cacat tetap sesuai ketentuan UU 34. Dengan prinsip gotong royong maka masyarakat yang patuh dalam pelunasan SWDKLLJ berarti sudah berkontribusi juga dalam meringankan beban para korban kecelakaan lalu lintas”, tutup Panji. (At)