Kategori: Tangsel

  • Gebyar Zakat: Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Baznas Bangun Kesejahteraan Warga

    Gebyar Zakat: Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Baznas Bangun Kesejahteraan Warga

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tangsel agar terus tumbuh menjadi lembaga strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Benyamin saat membuka acara Gebyar Tangsel Berzakat di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Selasa (6/5/2025).

    “Saya mendorong Baznas Tangsel ini menjadi organ, menjadi instrumen di luar pemerintah daerah dalam kaitan dengan kesejahteraan masyarakat,” ujar Benyamin.

    Menurut Benyamin, acara Gebyar Zakat merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai unit kerja dan kelompok masyarakat yang aktif dalam mengumpulkan dan mengelola zakat secara kolektif.

    Selain bentuk penghargaan, acara ini juga menandai konsistensi Baznas dalam menyalurkan bantuan untuk berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan lain sebagainya.

    Sepanjang tahun 2022 hingga 2024, Baznas Tangsel telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp25.051.124.000 kepada sebanyak 26.627 orang yang berhak menerima zakat (mustahik) yang tersebar di berbagai wilayah.

    Namun, ia mengingatkan terhadap pentingnya transpari dalam pengelolaan zakat. Bahkan, hal ini perlu disampaikan kepada masyarakat, melalui berbagai platform media sosial yang ada.

    “Jadi saya dorong terus Baznas Tangsel untuk terus tumbuh dan berkembang membangun kepercayaan di masyarakat supaya mereka mau membayarkan zakatnya seperti itu,” kata dia.

    Menurut Benyamin, acara Gebyar Zakat merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai unit kerja dan kelompok masyarakat yang aktif dalam mengumpulkan dan mengelola zakat secara kolektif.

    Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan daerah ini, kata dia, memang penting dilakukan kolaborasi antara instansi pemerintah dan lembaga-lembaga non-pemerintah, karena pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Ketua Baznas Kota Tangerang Selatan Mohamad Subhan mengatakan, Baznas memastikan penyaluran zakat ini sudah dilakukan dengan tepat kepada masyarakat, dengan program pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan pelayanan temporer.

    “Semua program sudah berjalan dengan baik, karena prinsipnya (Baznas) yaitu uang yang masuk ke Baznas itu akan segera kami salurkan, baik melalui program ataupun bantuan temporer,” jelasnya. (At)

  • Pemkot Revitalisasi 20 Sekolah di Tangsel, dari Penambahan Ruang Kelas hingga Pembangunan Gedung

    Pemkot Revitalisasi 20 Sekolah di Tangsel, dari Penambahan Ruang Kelas hingga Pembangunan Gedung

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) akan membangun dan merevitalisasi 20 gedung sarana pendidikan pada tahun 2025, dengan total anggaran mencapai Rp184 miliar.

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan bahwa pembangunan dan revitalisasi fasilitas serta gedung sekolah merupakan bagian penting dari upaya pemkot dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

    “Kita tahu betul kalau pendidikan adalah pondasi utama pembangunan di kota tercinta ini. Tentu, kita pastikan seluruh anak-anak di Tangsel bisa mendapatkan fasilitas belajar yang aman, nyaman dan memadai. Makanya, revitalisasi dan pembangunan fasilitas maupun gedung sekolah itu adalah jalan utama kita mewujudkan itu,” ujar Benyamin dalam keterangannya pada Senin (05/05/2025).

    Dihubungi terpisah, Kepala DCKTR Kota Tangsel Ade Suprizal menyebutkan, dari 20 gedung yang direncanakan, sembilan di antaranya adalah sekolah menengah pertama, sembilan sekolah dasar, dan dua taman kanak-kanak.

    “Ada 20 gedung sarana pendidikan yang direncanakan akan di revitalisasi atau tambah ruang atau pembangunan baru untuk tahun 2025 ini, dengan pagu anggaran total sebesar kurang lebih Rp184 milyar,” ujar Ade.

    Ade menjelaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan didasarkan pada dua indikator utama, yaitu kebutuhan ruang belajar (rombel) dan tingkat kerusakan bangunan sekolah.

    Selain pembangunan gedung utama, fasilitas penunjang seperti perpustakaan, laboratorium, musala, lapangan olahraga, dan toilet disabilitas juga akan disediakan.

    “Ya ini semua bukan hanya soal membangun gedung baru dan revitalisasi saja ya, tapi kita berupaya memastikan sekolah-sekolah di Tangsel ini punya sarana yang lengkap untuk mendukung proses belajar yang nyaman dan inklusif,” ujarnya.

    Pembangunan direncanakan mulai dilaksankan dibulan Juni dan target selesai dibulan Desember 2025.

    Berikut daftar sekolah di Tangsel yang akan dibangun atau direvitalisasi tahun 2025:

    – Taman Kanak-kanak (TK): TK Pembina 8 dan TK Pembina 9

    – Sekolah Dasar (SD): SDN Sawah, SDN Jombang 03, SDN Ciater 1, SDN Ciputat 1, SDN Babakan 1, SDN Keranggan, SDN Kademangan 2, SDN Pondok Pucung 2, dan SDN Benda Baru 2

    – Sekolah Menengah Pertama (SMP): SMPN 6, SMPN 8, SMPN 12, SMPN 16, SMPN 17, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, dan SMPN 24

    Pemerintah berharap proyek ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan ruang belajar di sejumlah wilayah. (At)

  • Benyamin Serahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang ke Konsorsium IEH-CNTY: Segera Bangun PSEL di TPA Cipeucang

    Benyamin Serahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang ke Konsorsium IEH-CNTY: Segera Bangun PSEL di TPA Cipeucang

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menandai langkah besar dalam pengelolaan sampah modern dan ramah lingkungan dengan menyerahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang (SPPL) kepada PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) melalui unit usahanya PT Indoplas Energi Hijau (IEH), bersama mitra teknologi asal Tiongkok, China Tianying Inc (CNTY).

    Penyerahan ini dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, hingga Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid beserta jajaran Wakil Ketua DPRD, di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Senin (5/5/2025).

    “Kota Tangerang Selatan akan menjadi tonggak lahirnya pengelolaan sampah perkotaan dengan teknologi modern yang ramah lingkungan di Indonesia,” ujar Benyamin.

    SPPL ini menjadi tonggak awal bagi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong.

    Proyek ini merupakan hasil lelang tender nasional yang dimenangkan oleh konsorsium IEH-CNTY, dengan Surat Keputusan Penetapan Pemenang yang telah diterbitkan sejak 17 April 2025.

    CNTY merupakan perusahaan asal China yang juga sudah berpengalaman dalam pengolahan sampah modern di berbagai negara. dan bergerak dalam industri perkotaan dan pemulihan sumber daya serta bidang teknologi energi bersih tanpa karbon, termasuk pengolahan limbah menjadi energi.

    “Pembangunan prasarana pengolahan sampah ini merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah daerah dalam membenahi tata-kelola persampahan di Kota Tangsel,” jelasnya.

    Proyek PSEL Cipeucang diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari dan 100 ton eksisting sampah yang sudah ada dengan menggunakan teknologi Moving Grate Incinerator (MGI).

    Teknologi ini dikenal mampu mereduksi sampah dalam skala besar secara efisien dan ramah lingkungan, menjadikannya solusi strategis bagi permasalahan sampah perkotaan.

    Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Konsorsium IEH-CNTY, Bobby Gafur Umar mengatakan, PSEL Cipeucang ini nantinya akan mampu mengurangi beban TPA yang sudah sangat sesak sampah dan cenderung menjadi lokasi yang tidak sehat.

    “Yang jelas, PSEL ini tidak hanya memberikan solusi modern bagi permasalahan sampah, tapi akan menjadi salah satu fasilitas yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tangsel,” kata dia. (At)

  • Lepas Ratusan Jemaah Haji dari Tangsel, Benyamin: Penantian Belasan Tahun, Kini Saatnya Jadi Tamu Allah

    Lepas Ratusan Jemaah Haji dari Tangsel, Benyamin: Penantian Belasan Tahun, Kini Saatnya Jadi Tamu Allah

    TANGSEL – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Islamic Center Baiturrahmi Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (03/05/2025) pagi, saat Wali Kota Benyamin Davnie secara resmi melepas keberangkatan rombongan jemaah haji tahun 2025.

    Benyamin melepas sekitar 393 jemaah haji yang berangkat dalam kloter pertama dari Tangsel hari ini.

    “Saya melepas 1.300 lebih jemaah haji asal Tangerang Selatan yang telah memenuhi persyaratan antara lain soal biaya, kesehatan dan lain sebagainya. Dan hari ini ada 393 jemaah yang berangkat dalam satu kloter pertama,” ujar Benyamin.

    Dalam kesempatan itu, Benyamin mengingatkan para jemaah bahwa menunaikan ibadah ke Tanah Suci ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan spiritual yang sudah lama dinanti-nantikan oleh semua jemaah.

    Untuk itu, para jemaah diharapkan benar-benar fokus untuk beribadah sembari menjaga kesehatan diri agar bisa kembali lagi ke tanah air dalam keadaan sehat.

    “Saya tadi sampaikan ke jemaah bahwa penantian mereka ada yang 12 tahun, ada yang 13 tahun sudah mereka tempuh sedemikian rupa, sudah mereka bayar dengan kesabaran, keikhlasan, maka penantian itu sekarang tiba waktunya. Oleh karena itu, jangan dikotori dengan hal-hal yang bersifat duniawi, dan serahkan semuanya kepada Allah SWT,” kata Benyamin.

    Ia juga membagikan pengalamannya selama berhaji, dan memberi motivasi agar para jamaah fokus beribadah dan menjaga kesehatan.

    Benyamin pun menegaskan bahwa boleh saja rindu keluarga, tapi jangan terlalu larut hingga melupakan tujuan utama berada di Tanah Suci.

    Sebagai informasi, total jemaah haji asal Tangerang Selatan tahun 2025 tercatat sebanyak 1.385 orang, dengan rentang usia dari 20 hingga 84 tahun. (At)

  • Hari Buruh 2025, Kolaborasi Jadi Kunci Kesejahteraan Pekerja Tangsel

    Hari Buruh 2025, Kolaborasi Jadi Kunci Kesejahteraan Pekerja Tangsel

    SETU – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Kota Tangerang Selatan.

    Bertempat di kawasan wisata Lubana Sengkol, Kecamatan Setu pada Kamis (1/5/2025)), ratusan pekerja dari berbagai perusahaan antusias mengikuti rangkaian acara menarik yang digelar dengan tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”.

    Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menekankan pentingnya kolaborasi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif, serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

    “Hal tersebut dapat terwujud apabila semua unsur berkolaborasi bersama-sama sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Benyamin.

    Dengan kolaborasi, bisa tercipta lingkungan kerja yang kondusif, menarik investasi, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan buruh.

    Benyamin juga menyoroti dinamika perkembangan teknologi informasi saat ini yang turut memberikan dampak kepada dunia industri, jasa dan perdagangan, tentunya memengaruhi dunia ketenagakerjaan, mengubah pola pikir dan pola tindak.

    Sehingga, Benyamin mengingatkan agar para buruh tidak boleh lupa akan pentingnya adaptasi semua pihak agar hubungan industrial tetap sehat dan saling menguntungkan.

    “Semoga kita mampu menciptakan kondusivitas dan kreativitas di Kota Tangerang Selatan, sehingga kita akan mampu menarik para pemangku usaha yang lebih banyak lagi di Kota Tangerang Selatan,” ucapnya.

    Melalui momentum ini, Benyamin berharap May Day tidak hanya diperingati sebagai simbol perjuangan buruh, tetapi juga menjadi pemacu kolaborasi demi menciptakan ekosistem kerja yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan. (Ad)

  • Benyamin Kukuhkan 7 Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Siap Sebarkan Nilai Kebangsaan ke Generasi Muda Tangsel

    Benyamin Kukuhkan 7 Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Siap Sebarkan Nilai Kebangsaan ke Generasi Muda Tangsel

    CIPUTAT – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie resmi mengukuhkan tujuh (7) Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (30/4/2025).

    Mereka adalah para alumni Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari berbagai angkatan, yang kini mengemban tugas baru sebagai agen penyebar nilai-nilai kebangsaan.

    “Tugas mereka itu nantinya mengkampanyekan nilai-nilai Pancasila di lingkungan terkecilnya, keluarga dan lingkungan yang terbesar, di sesama pemuda lah khususnya, sasarannya adalah anak-anak muda di Kota Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.

    Menurut Benyamin, penguatan nilai Pancasila di kalangan generasi muda sangat mendesak.

    Ia berharap para Duta Pancasila ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga motor penggerak nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebhinekaan di masyarakat.

    “Saya berharap mereka bisa juga nanti bermitra dengan komunitas-komunitas lain sebagai upaya untuk membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai modal dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata dia.

    Struktur Organisasi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia ini juga terkoneksi hingga tingkat nasional, lengkap dengan kode etik, Peraturan Organisasi, dan Program kerja.

    Pemkot Tangsel berharap mereka aktif membangun kolaborasi dengan berbagai unsur pemuda lintas organisasi dan agama. (At)

  • Pemkot Tangsel Tetapkan Konsorsium IEH-CNTY Jadi Pemenang Proyek PSEL Cipeucang

    Pemkot Tangsel Tetapkan Konsorsium IEH-CNTY Jadi Pemenang Proyek PSEL Cipeucang

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Konsorsium IEH-CNTY sebagai pemenang lelang proyek Pembangunan dan Pengoperasian Fasilitas Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

    Keputusan ini diumumkan melalui surat Panitia Pengadaan Badan Usaha Nomor 000.3.3/044/PHPBU-PSEL/2025 pada Senin (24/3/2025).

    Selain itu, Konsorsium GPE-AKP-SUS ditetapkan sebagai pemenang cadangan dalam proyek berbasis skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini.

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut, proyek ini sebagai titik awal transformasi pengelolaan sampah di wilayahnya.

    “Dengan KPBU ini, kita targetkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tapi juga mendorong energi ramah lingkungan,” ujar Benyamin dalam keterangannya, pada Selasa (29/04/2025).

    PSEL Tangsel ini merupakan proyek strategis dengan sistem pengelolaan persampahan yang terletak di TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong.

    Dalam skema KPBU ini, pemerintah dan badan usaha (swasta) bekerja sama untuk menyediakan infrastruktur dan/atau layanan publik, dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah, sedangkan pengerjaannya akan dilaksanakan oleh pihak swasta tersebut.

    Lingkup kerjasama ini juga meliputi desain, bangun, keuangan, operasi, pemeliharaan dan infrastruktur pendukung.

    PSEL ini dirancang untuk tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga mempercepat target pengurangan sampah nasional dan mendorong penggunaan energi terbarukan di daerah perkotaan.

    “Kita semua berharap seluruh proses dalam pelaksanaan PSEL Cipeucang ini dapat berjalan sesuai target, dan ini merupakan investasi besar bagi masa depan Kota Tangsel dan generasi berikutnya,” ucapnya. (Trg)

  • Gelar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Tangsel, Pilar Tekankan Harus Ramah Lingkungan

    Gelar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Tangsel, Pilar Tekankan Harus Ramah Lingkungan

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke- XIII tingkat Kota Tangerang Selatan yang diikuti dari tingkat SMA/SMK/MA se-Tangsel dan kategori umum yang mencakup masyarakat serta mahasiswa perguruan tinggi.

    Lomba inovasi TTG digelar di Plaza Puspemkot, Tangsel dan para peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan karyanya di hadapan khalayak luas, termasuk Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan yang membuka kegiatan tersebut, pada Selasa (29/04/2025).

    “Semua teknologi yang diciptakan oleh seluruh anak bangsa harus berbasis ramah lingkungan. Selain efektif, efisien, produktif dan lain sebagainya, harga terjangkau tetapi harus berbasis ramah lingkungan,” ucap Pilar.

    Hal ini bukan tanpa alasan, di tengah kemajuan era saat ini, permasalahan lingkungan menjadi sorotan utama. Oleh karenanya, semua inovasi diwajibkan memperhatikan hal tersebut.

    “Semua bicara masalah green building, bangunan aja sekarang harus seperti itu. Motor listrik misalnya. Sekali lagi adik-adik semua para pelaku inovasi, Anda bisa melanjutkan ke step selanjutnya dan Pemkot wajib mengawal,” terang Pilar.

    Ia menerangkan pemenang inovasi Teknologi Tepat Guna tidak hanya berhenti dalam ajang seperti ini. Tetapi, bagaimana Pemkot Tangsel terus memastikan inovasi bisa direalisasikan jauh lebih luas.

    “Acara kayak gini bukan gimana Wakil Wali Kota membuka acaranya, tetapi bagaimana mendukung ke depannya. Pemkot harus mengajak dunia usaha jadi bapak angkat mereka, hal-hal seperti itu,” katanya.

    Bahkan Pilar secara tegas menyoroti pemenang inovasi TTG. Dirinya, menekankan Bappelitbangda wajib memiliki database untuk pengembangan.

    “Banyak pengembang kita, dunia perbankan, bahkan dinas-dinas kita ajak mereka semua bisa permodalan atau pembiayaannya,” tutupnya. (Trg)

  • Benyamin: Pemkot Tangsel Segera Mulai Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik

    Benyamin: Pemkot Tangsel Segera Mulai Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik

    TANGSEL, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan segera dimulai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

    Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pembangunan PSEL ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak.

    “Pembangunan PSEL ini menjadi solusi jangka panjang persoalan sampah di Tangsel. Kami optimistis proyek ini bisa berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Benyamin pada Senin (28/4/2025).

    Proyek strategis ini melibatkan konsorsium perusahaan Indonesia dan Tiongkok, dengan nilai investasi mencapai Rp2,6 triliun.

    Saat ini, proses penetapan pemenang konsorsium masih berjalan. Setelahnya, proyek akan dilanjutkan dengan tahap penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta pembebasan lahan.

    Ditargetkan, pembangunan PSEL bisa dimulai pada akhir 2025 dan beroperasi penuh pada 2027.

    Selain menekan volume sampah, fasilitas PSEL ini nantinya juga akan menghasilkan energi listrik dari limbah, sejalan dengan komitmen Tangsel menuju kota ramah lingkungan, berkelanjutan, dan lestari.

    “Sembari kita mengatasi persoalan sampah, kita juga targetkan ini untuk masa depan Kota Tangsel yang ramah lingkungan, kota yang mendukung energi hijau dan sesuai visi kita menjadi kota lestari tentunya,” jelas Benyamin. (At)

  • Masuki Tahap Penandatanganan Kerja Sama, Pilar: MRT Tangsel Segera Terwujud

    Masuki Tahap Penandatanganan Kerja Sama, Pilar: MRT Tangsel Segera Terwujud

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan kehadiran Mass Rapid Transit (MRT) di Kota Tangsel akan segera terwujud.

    Setelah melalui proses panjang, baik Focus Grup Discuccion (FGD), feasibility study, penyiapan peta lintasan, hingga kebutuhan lahan. Proyek MRT akan memasuki tahap penandatanganan kerja sama.

    “Insyaallah penandatanganan kerja samanya segera di Senin, 28 April,” ucap Pilar, pada Minggu (27/04/2025).

    Keseriusan Pemkot Tangsel dalam merealisasikan MRT sebagai upaya mengurai masalah kemacetan di kota Tangsel.

    “MRT Tangsel patut disyukuri sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” katanya.

    Terkait skema pembiayaan, Pilar menyebut ada berbagai opsi pilihan yang dilakukan. Mulai dari skema GtoG loan seperti pembangunan jalur MRT Jakarta yang sudah terbangun, lalu skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU, hingga skema swasta murni dan pembiayaan alternatif lainnya.

    Untuk diketahui, proyek yang akan dilaksanakan yakni jalur MRT Lebak Bulus-Serpong, penyediaan lahan flyover Serpong dan underpass Jombang, serta pelebaran delapan titik simpang sebidang.

    Sebelum MRT, Pilar juga telah meresmikan Transjakarta rute Alam Sutera-Blok M. Sehingga semakin banyak masyarakat yang beralih ke tranportasi umum. (At)