Kategori: Tangsel

  • Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan, Sediakan Rumah Sewa hingga Trauma Healing untuk Korban Ledakan di Pamulang

    Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan, Sediakan Rumah Sewa hingga Trauma Healing untuk Korban Ledakan di Pamulang

    TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat memberikan bantuan bagi korban ledakan rumah akibat ledakan gas di Pondok Cabe Ilir, Pamulang pada Jumat (12/9/2025).

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah melalui BPJS dan mekanisme pembiayaan yang tersedia.

    Saat ini tercatat tujuh korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hermina Ciputat, termasuk satu korban luka bakar 100 persen yang dirujuk ke RS Tarakan.

    “InsyaAllah, kita dahulukan semua kebutuhan yang penting bisa dipakai para pengungsi, yang layak tentunya, misal makanan, kebutuhan anak, bayi, semuanya juga disiapkan,” kata Pilar saat berkunjung ke tiga lokasi yakni RS Hermina, rumah meledak dan tempat pengungsian pada Sabtu (13/9/2025).

    Selain bantuan medis, dukungan logistik darurat juga disalurkan untuk 16 kepala keluarga yang kini mengungsi di berbagai tempat baik di musala terdekat, rumah tetangga dan keluarga mereka.

    Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, perlengkapan bayi seperti susu dan popok, serta kebutuhan dasar lainnya.

    Pemkot juga menyiapkan opsi sewa rumah sementara agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di musala.

    Untuk anak-anak sekolah, Pilar meminta Dinas Pendidikan menyalurkan perlengkapan sekolah dan seragam agar mereka tetap bisa bersekolah tanpa kendala.

    “Anak-anak tetap harus sekolah, karena pendidikan tidak boleh terhenti akibat musibah ini,” tegasnya.

    Dari pendataan awal, tercatat ada rumah warga yang rusak dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Pemkot Tangsel telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk membantu perbaikan rumah-rumah tersebut.

    Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ditugaskan segera menginventarisasi kerusakan agar proses rehabilitasi bisa dilakukan sesegera mungkin.

    Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga menyiapkan program trauma healing khusus untuk anak-anak dan keluarga terdampak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama psikolog serta perguruan tinggi.

    “Kami juga dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, itu ada program dengan psikolog ya, psikolog anak. Untuk pemulihan trauma pasca kejadian. Jadi memang itu standar kami. Setiap ada kejadian, bencana, kebakaran, dan lain sebagainya ya, itu pasti kami turunkan psikolog untuk melakukan trauma healing,” kata dia.

    Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel pemerintah akan terus hadir mendampingi warga hingga pulih dari musibah. (at)

  • Semarak Setu Fest 2025: Festival UMKM, Jalan Sehat, Pentas Seni hingga Launching Koperasi Merah Putih

    Semarak Setu Fest 2025: Festival UMKM, Jalan Sehat, Pentas Seni hingga Launching Koperasi Merah Putih

    TANGSEL – Gelaran Setu Fest 2025 begitu semarak dan meriah. Terlihat antusiasme masyarakat yang meramaikan ragam kegiatan Setu Fest di tahun ini yang berlangsung selama dua hari, 13 dan 14 September 2025.

    Mulai dari Festival Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pentas seni, jalan sehat, senam bersama, launching koperasi merah putih hingga perayaan maulid nabi.

    Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid yang hadir dalam jalan sehat pada Setu Fest 2025, Minggu (14/09/2025) memberikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan masyarakat Setu.

    Terlebih lagi, dia menyoroti hadirnya koperasi merah putih di Kelurahan Setu. Dirinya berharap hal ini dapat mendorong aktivitas perekonomian yang berada di Kelurahan Setu.

    “Hari ini bahagia sekali tentunya, mencerminkan kondisi Tangerang Selatan yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

    Hal senada juga disampaikan Camat Setu, Erwin Gemala Putra. Ia menyampaikan apresiasinya atas kekompakan masyarakat Setu.

    Bahkan dirinya memuji konsep pelaksanaan Setu Fest 2025 yang melibatkan para pelaku usaha hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.

    “Ini harus terus diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap potensi lokal di Kelurahan Setu,” ujarnya.

    Tentunya dia berharap kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

    Pada kesempatan ini, Camat Setu juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Masyarakat diimbau untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu ke perangkat RT maupun RW agar tidak termakan berita bohong.

    “Kita ada perangkat RT, RW, lurah, camat. Cek dulu ya bapak-ibu ada berita yang belum tentu kebenarannya,” pesannya. (Pada)

  • Lestarikan Budaya Leluhur, Tangsel Gelar Festival Dongdang

    Lestarikan Budaya Leluhur, Tangsel Gelar Festival Dongdang

    SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui kewilayahan khususnya Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong menggelar Festival Dongdang di Tandon Ciater, pada Minggu (14/09/2025).

    Kepala Dinas Pariwisata, Heru Sudarmanto yang hadir mewakili Wali Kota Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa festival ini sebagai bentuk melestarikan budaya leluhur.

    “Festival ini untuk melestarikan budaya leluhur dan ini menjadi daya tarik wisata,” ucapnya.

    Selain itu, Festival Dongdang juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas Tangerang Selatan sebagai kota yang cerdas, modern, religius dan berbudaya.

    “Ini menjadi calendar of event Kota Tangerang Selatan. Sehingga, harapan kami kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilakukan terus menerus,” terangnya.

    Tak hanya itu, ajang ini juga untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan dan tentunya menumbuhkan rasa bangga.

    “Mari kita jaga nilai luhur tradisi ini sekaligus berinovasi menghadirkan Tangerang Selatan yang lebih maju dan berdaya saing. Namun, tetap berakar pada budaya lokal,” ucapnya.

    Sementara itu, Camat Serpong, Syaifuddin mengatakan terselenggaranya kegiatan ini berkat kebersamaan dan kekompakan tokoh masyarakat, alim ulama dan pemuda.

    “Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan ini kegiatan kedua, bisa berlanjut pada tahun-tahun yang akan datang. Ini budaya kita yang harus dilestarikan,” tutupnya. (At)

  • Gerakan Pangan Murah Tangsel di Ciputat Timur, Warga Antusias Buru Sembako Harga Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Tangsel di Ciputat Timur, Warga Antusias Buru Sembako Harga Terjangkau

    CIPUTAT TIMUR, Djawaranews.com – Ratusan warga terlihat antusias mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Ngider Tangsel yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) di halaman Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (11/9/2025).

    Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama mengaku senang dengan antusiasme warga yang bahkan sudah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan sembako dengan harga murah ini.

    “Alhamdulillah, bahkan sebelum sembakonya datang, dari jam setengah tujuh pagi (6.30 WIB), warga sudah mengantri dan sudah menunggu di kantor Kecamatan Ciputat Timur ini sangking antusiasnya,” ujarnya.

    Berbagai kebutuhan pokok dijajakan, mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga tepung terigu, dan semuanya ditawarkan dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.

    Plt Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKP3 Kota Tangsel, Mochammad Azwar Annas menjelaskan bahwa program GPM ini akan berlangsung rutin hingga Januari 2026 dengan menyasar seluruh 54 kelurahan di 7 kecamatan.

    Alhamdulillah, ini sudah masuk minggu kedua. Semua bahan pangan yang dijual lebih murah dari harga pasar karena kita langsung mengambil dari petani dan peternak. Jadi rantai distribusinya lebih pendek,” jelasnya.

    Azwar menambahkan, untuk stok pangan, Pemkot Tangsel memastikan ketersediaan beras, telur, hingga bahan pangan lainnya tetap aman.

    Hanya pasokan minyak goreng yang masih terbatas, namun pihaknya sedang berkoordinasi dengan produsen agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

    “InsyaAllah stok aman, jadi warga tidak perlu khawatir. Kami terus berupaya agar semua bahan pokok tersedia dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya.

    Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, Pemkot Tangsel berharap masyarakat bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi kerakyatan. (At)

  • Diskominfo Tangsel Gelar Bimtek Layanan Informasi Publik: Tekankan Kualitas Pelayanan

    Diskominfo Tangsel Gelar Bimtek Layanan Informasi Publik: Tekankan Kualitas Pelayanan

    CIPUTAT, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar bimbingan teknis layanan informasi publik, dengan menghadirkan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Banten Bidang Kelembagaan dan Kerja Sama, Kori Kurniawan dan Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Imron Mahrus.

    Bimtek diselenggarakan di Ruang Command Center, Puspemkot Tangsel, pada Kamis (11/09/2025), yang dibuka oleh Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin.

    Dalam kesempatannya, Kadiskominfo Tb. Asep Nurdin menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya Diskominfo bersama perangkat daerah lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya informasi publik.

    “Tanpa adanya pengetahuan dan kemampuan pelayanan informasi publik dan tanpa adanya koordinasi dan komunikasi dalam kerangka kerja memperoleh data, mengelola dan publikasi informasi, badan publik akan sulit memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.

    Dalam bimtek ini juga turut hadir, sekretaris dinas masing-masing perangkat daerah di lingkup Pemkot Tangsel. Hal ini penting, sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan informasi publik yang optimal.

    Selain itu, Tb. Asep menekankan bahwa pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) pelaksana di perangkat daerah agar mempersiapkan sarana dan prasarana pelayanan informasi.

    “Seperti ruang layanan, penyediaan formulir permohonan dan keberatan. Petugas layanan, dan penyiapan data maupun informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta memiliki pengetahuan dalam penyelesaian sengketa informasi,” jelasnya.

    Dengan demikian diharapkan ke depannya, bahwa kualitas pelayanan informasi publik di Pemkot Tangsel semakin berkualitas. (At)

  • Kemendagri Apresiasi Kota Tangsel Tetap Kondusif, Benyamin: Ini Karena Warga Jaga Bersama

    Kemendagri Apresiasi Kota Tangsel Tetap Kondusif, Benyamin: Ini Karena Warga Jaga Bersama

    SERPONG, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan situasi keamanan di wilayahnya tetap kondusif pasca aksi demonstrasi yang sempat berlangsung di Jakarta.

    Hal tersebut disampaikannya usai menerima kunjungan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Kecamatan Serpong pada Rabu (10/9/2025).

    Benyamin menjelaskan, dalam pertemuan itu Dirjen memberikan arahan serta apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangsel dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah.

    “Alhamdulillah di Tangerang Selatan relatif dinilai sangat kondusif, karena tidak ada penjarahan di fasilitas umum, karena dengan demikian tadi Pak Dirjen memberikan apresiasinya kepada Tangerang Selatan atau kerja-kerja Forum Komunikasi Pimpinan Daerah,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Benyamin menyampaikan bahwa dari sebanyak 11 arahan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri, hampir seluruh poin telah dilaksanakan di Tangsel, kecuali simulasi rekonstruksi kerusuhan yang memang belum dibutuhkan.

    Ia menambahkan, salah satu instruksi penting adalah mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tiap wilayah.

    “Siskamling itu sudah berjalan sangat lama ya, sudah berjalan di Tangerang Selatan karena dinilai bisa memberikan rasa aman kepada warga, masyarakat sekitarnya, tapi memang kita akan berikan apresiasi atau penilaian bagi hasil dari siskamling itu seperti apa,” jelasnya.

    Menurut Benyamin, selama ini siskamling memang terbukti efektif sebagai upaya preventif dan sarana membangkitkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungannya, tidak hanya ketika peristiwa ricuh terjadi.

    Ini juga sesuai dengan tagline Pemkot Tangsel saat polemik ricuh nasional terjadi yakni Jaga Tangsel yang kemudian diubah menjadi Warga Jaga Warga secara bersama.

    Benyamin menambahkan, pola pengamanan berbasis masyarakat ini akan diperkuat dengan sinergi bersama TNI-Polri, Satpam kompleks, hingga perangkat wilayah seperti camat dan lurah.

    Ia pun berharap pengalaman pasca demonstrasi ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat pertahanan rakyat semesta, di mana warga berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. (At)

  • Jasa Raharja Kolaborasi dengan Optik Melawai Ajak Masyarakat Taat Pajak Kendaraan Bermotor

    Jasa Raharja Kolaborasi dengan Optik Melawai Ajak Masyarakat Taat Pajak Kendaraan Bermotor

    Tangerang, bantenpedia.id – Siapa yang tak kenal Optik Melawai yang merupakan nama besar di jagat industri pasar optik dan  telah berkembang menjadi jaringan ritel optik terkemuka di Indonesia. Optik Melawai menjadi salah satu produsen kacamata dan kini sudah mempunyai banyak cabang di kota-kota besar di tanah air.

    Sehubungan dengan hal itu Jasa Raharja Tangerang sebagai bagian dalam Tim Pembina Samsat pada hari Rabu 10 September 2025 melakukan perjanjian kerjasama dengan Optik Melawai yang cabangnya ada di wilayah Serpong Tangerang Selatan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menarik minat dan kesadaran masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

    Adapun bentuk kerjasama ini berupa promo atau diskon bagi masyarakat yang telah melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan juga SWDKLLJ.  Pak Bowo yang mewakili perusahaan menjelaskan bahwa syarat untuk mendapatkan promo ini adalah dengan menunjukkan Surat Tanda Kendaraan Bermotor yang terdaftar di wilayah Banten dan dipastikan bahwa PKB maupun SWDKLLJ dari kendaraan bermotor tersebut masih aktif.

    Petugas Jasa Raharja Tangerang Satya Wardhani menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi kepada wajib pajak khususnya di Propinsi Banten yang taat dalam memenuhi kewajibannya membayar Pajak Kendaraan Bermotor, “Kami mengajak pengusaha di provinsi Banten untuk bekerjasama dengan memberikan potongan harga sesuai dengan kemampuan bagi wajib pajak yang tidak pernah terlambat membayar pajak kendaraan bermotornya”, ujar Satya.

    Di tempat berbeda, Kepala PT Jasa Raharja Tangerang, Panji Artha, mengungkapan bahwa kerjasama ini sebagai bentuk apresiasi kepada Wajib Pajak yang telah tepat waktu dalam membayar pajak kendaraan bermotornya, sekaligus turut mendukung mitra pengusaha  yang ada di Provinsi Banten. “Semoga dengan adanya bentuk kerjasama ini semakin meningkatkan pendapatan bagi para pemilik usaha yang sudah mau bekerjasama dengan Jasa Raharja,dan masyarakat mendapat benefit karena sudah tertib membayar pajak kendaraannya” tutup Panji. (Bt)

  • Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Tangsel Bersama Forkopimda Lakukan Pemantauan Siskamling di Wilayah

    Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Tangsel Bersama Forkopimda Lakukan Pemantauan Siskamling di Wilayah

    TANGSEL, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di antaranya Kapolres Tangsel, Dandim 05/06 TGR, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel melakukan pemantauan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di berbagai wilayah yang ada di Tangerang Selatan, pada Rabu malam (10/09/2025).

    Langkah ini kata Benyamin, merupakan tindak lanjut surat edaran (SE) dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian, agar di daerah kembali mengintensifkan siskamling sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, dan membantu pihak berwajib dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

    Dalam pantauannya, Benyamin menyambangi beberapa pos ronda dan berinteraksi langsung dengan warga yang sedang melaksanakan giat siskamling.

    Ia memberikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami hadir malam ini untuk memastikan bahwa arahan dari Mendagri mengenai penguatan siskamling dapat dilaksanakan dengan baik di tingkat wilayah. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai warga,” ujar Benyamin.

    Ia menambahkan, keberadaan siskamling bukan hanya untuk mengantisipasi tindak kriminalitas. Tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga.

    “Melalui ronda malam, kita bisa saling mengenal, saling menjaga, dan membangun kebersamaan. Ini penting agar Tangsel tetap kondusif dan aman,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, ia berpesan agar warga Tangsel terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap isu-isu yang dapat memicu gangguan keamanan.

    “Mari kita jadikan siskamling ini sebagai benteng pertama dalam menjaga keamanan. Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai,” tutupnya. (At)

  • Lanjutan Revitalisasi Pedestrian Ciater Tangsel: Bakal Lebih Luas, Nyaman, Ramah Difabel dan Estetis

    Lanjutan Revitalisasi Pedestrian Ciater Tangsel: Bakal Lebih Luas, Nyaman, Ramah Difabel dan Estetis

    SERPONG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) terus mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan warga, modern dan ramah difabel.

    Kepala Bidang Drainase dan Pedestrian DSDABMBK Kota Tangsel, Saflinawati mengatakan, pembangunan trotoar ini merupakan kelanjutan proyek tahun sebelumnya.

    “Desain trotoar atau pedestrian di Kawasan Ciater ini tetap mengutamakan kenyamanan pejalan kaki, menyediakan jalur untuk disabilitas dan area penghijauan, dan menambah estetika,” ujarnya dari keterangan yang didapat, Rabu (10/09/2025).

    Panjang jalur yang dikerjakan mencapai sekitar 1 kilometer dengan lebar bervariasi 3 hingga 4 meter.

    Dengan anggaran sekitar Rp7 miliar, trotoar Ciater diharapkan menjadi ruang publik yang benar-benar fungsional dan menjadi fasilitas publik yang bermanfaat jangka panjang, serta berkualitas.

    Untuk menjaga kualitas dan keberlangsungannya, DSDABMBK Kota Tangsel siap menggandeng Satpol PP dan masyarakat setempat agar fasilitas ini tidak salah fungsi.

    “Dinas SDABMBK bekerjasama dengan satpol PP untuk penertiban dan juga dengan masyarakat atau warga setempat untuk menjaga agar dapat memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan disabilitas sesuai fungsi trotoar tersebut,” kata dia.

    Saflina juga mengingatkan warga untuk menggunakan pedestrian sesuai peruntukannya. Trotoar tidak boleh digunakan sebagai area parkir, lintasan kendaraan bermotor, tempat berjualan, maupun modifikasi dengan betonisasi tambahan.

    “Trotoar ini milik kita bersama, mari kita rawat dan jaga bersama kebersihan juga fasilitas yang ada,” ucap Saflina. (Ad)

  • Dishub Tangsel Uji Coba Perdana Satu Arah di Pondok Cabe: Berjalan Lancar, Efektif Kurangi Kemacetan

    Dishub Tangsel Uji Coba Perdana Satu Arah di Pondok Cabe: Berjalan Lancar, Efektif Kurangi Kemacetan

    PAMULANG, Djawaranews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menerapkan sistem satu arah (SSA) di wilayah Pondok Cabe, Pamulang, Rabu (10/09/2025).

    Uji rekayasa SSA itu diberlakukan di Jalan Kemiri Raya dan Jalan Kunir Segmen Simpang Universitas Terbuka – Simpang Kunir – Simpang Gaplek mulai pukul 06.00 sampai dengan 09.00 WIB dan pukul 15.00 sampai dengan 19.00 WIB.

    Dishub Tangsel juga akan terapkan SSA di Jalan Kayu Manis Raya Segmen Simpang Kayu Manis – Simpang Kayu Manis 1 yang berlaku selama 24 jam.

    Uji coba SSA di Pondok Cabe itu dilakukan Dishub Kota Tangsel, bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Balai Pelaksana Jalan Nasional, Satlantas Polres Tangerang Selatan, stakeholder kewilayahan kecamatan dan kelurahan, Universitas Terbuka dan pihak terkait.

    Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangsel Martha Lena mengatakan, penerapan SSA itu dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah Pondok Cabe.

    “Kita ketahui Jalan Pondok Cabe Raya ini merupakan jalan provinsi yang memang dari awal Tangsel berdiri kondisinya sangat jenuh. Sekarang kita lakukan pengaturan mengingat kita tidak ada peningkatan infrastruktur makanya kita lakukan penambahan kapasitas jalan yang ada, dengan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu sistem satu arah dan pengaturan keluar masuk arus lalu lintas yang ada,” kata Martha.

    Selain sistem satu arah, Dishub Tangsel juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik dengan mengatur ulang waktu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

    “Untuk uji coba sistem satu arah ini tidak hanya sistem satu arah tapi ada rekayasa lalu lintas. Jadi ada tiga titik, pertama titik dari Simpang Gaplek, Simpang UT dan simpang Jalan Kayu Manis. Ada juga bukit golf, jadi ada 4 lokasi yang kita lakukan mitigasi,” ungkap Martha.

    Sedangkan di Simpang Gaplek, Martha menyebut, pihaknya melakukan pengaturan rambu dengan resetting yang dibantu Kementerian Perhubungan lantaran Simpang Gaplek merupakan jalan nasional.

    “Di simpang gaplek itu waktu siklusnya kita lakukan penambahan, jadi arah Parung kita tambah waktu siklusnya. Untuk di jalan RE Martadinata kita lakukan pengaturan, ada beberapa u-turn atau putaran kita tutup sementara,” papar Martha.

    Martha menuturkan, hasil penerapan hari pertama SSA di wilayah Pondok Cabe itu dinilai berhasil mengurai kepadatan arus lalu lintas kendaraan dan memangkas waktu perjalanan jadi lebih cepat.

    “Untuk sementara melihat kondisi yang ada, dari pagi tadi lancar. Pada saat jam 06.00 sampai jam 07.00 lalu lintas lancar dibandingkan sebelumnya yang sangat tersendat. Sebelumnya dari tol sampai UT bisa sampai 1 jam, roda dua bisa setengah jam. Artinya kita lihat lalu lintas terus mengalir, kondisi ini menunjukan adanya peningkatan kondisi lalu lintas secara signifikan,” tutur Martha.

    Uji coba SSA di wilayah Pondok Cabe itu akan dilakukan selama satu minggu dan akan dievaluasi. Dari hasil evaluasi itu nantinya Dishub Tangsel akan menerapkan permanen SSA jika uji coba tersebut dianggap berhasil mengurai kemacetan.

    Martha tak memungkiri, masih ada masyarakat yang protes terkait uji coba SSA tersebut. Dia berharap, masyarakat ikut mendukung dan menyukseskan SSA tersebut untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berlalulintas.

    “Masih ada masyarakat yang komplen, tapi itu wajar. Masyarakat perlu adaptasi dengan sistem satu arah ini. InsyaAllah dibantu kewilayahan, kepolisian dan semua stakeholder akan lakukan sosialisasi terus membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan untuk menyadari bahwa yang kita lakukan dari masyarakat untuk masyarakat,” pungkas Martha. (At)