Kategori: Sumut

  • Bupati dan Wakil Bupati Karo Ikuti Upacara Penurunan Bendera di Lapangan Samura

    Bupati dan Wakil Bupati Karo Ikuti Upacara Penurunan Bendera di Lapangan Samura

    TANAH KARO, Djawaranews.com – Upacara Penurunan Bendera dalam Peringatan HUT RI ke – 80 di Kabupaten Karo berlangsung sukses.Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Pandjaitan bertindak selalu Inspektur Upacara yang berlangsung di Stadion Samura Kabanjahe, Minggu (17/08/2025) petang.

    Upacara dihadiri Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,Sp.OG., M.Kes. dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Wakil Ketua DPRD Imanuel Sembiring, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Kajari Karo Darwis Burhansyah, SH, MH, Danyon 125 Simbisa Letkol Inf Nur Prihanto. dan
    Hadir pula Pj. Sekdakab Karo Eddi Surianta Surbakti, sejumlah Anggota DPRD Karo, para Asisten dan Kabag Setdakab Karo, Kepala OPD Pemkab Karo.

    Sementara peserta upacara berasal dari ASN Pemkab Karo, Kodim 0205/TK, Polres Tanah Karo, Batalion 125 Siimbisa, dan para pelajar dari seluruh sekolah yang ada di Kota Kabanjahe.

    Pasukan Paskibraka yang dihunjuk mampu dan cakap melakukan tugasnya, termasuk saat upacara penurunan bendera Merah Putih.

    Momen sakral ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Karo yang sejak pagi telah diawali dengan upacara detik-detik Proklamasi, pemberian remisi di rutan kabanjahe dan pawai keliling Kota Kabanjahe.

    Sebelum berlangsungnya upacara, panitia pelaksana langsung mengumumkan para pemenang berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sebelum dan pada saat peringatan HUT RI ke – 80, termasuk pawai keliling.

    Sebelum berlangsungnya upacara, panitia pelaksana langsung mengumumkan para pemenang berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sebelum dan pada saat peringatan HUT RI ke – 80, termasuk pawai keliling. (Erianto Perangin-Angin)

  • Sempat Viral,Seorang Pria Melakukan Kekerasan Sudah Di Tangkap Polres TOBA

    Sempat Viral,Seorang Pria Melakukan Kekerasan Sudah Di Tangkap Polres TOBA

    TOBA, SUMUT – Sempat viral dan membuat hati memberontak saat beredar vidio seorang laki laki menghajar seorang perempuan akhirnya ditangkap Polres Toba.

    Diduga tersangka seorang pria berinisial MN (42) warga Laguboti,Kabupaten Toba ternyata suami sang korban.

    Korban berinisial WP (37) adalah istri tersangka,MN sudah diamankan dan kini ada di Mapolres Toba,dia diamankan di Rumah Orang tuanya di Kelurahan Sigumpar Dangsina,Kecamatan Sigumpar,ditangkap karena kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KD-RT) yang dilakukan Senin (11/08/2025).

    Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga,S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Erikson David Hutauruk,SH MH,Kamis (14/08/2025).

    Erikson David Hutauruk menjelaskan kronologi kejadian bermula si istri tiba dirumah mereka dari ladang,tanpa basa basi,pelaku langsung melakukan kekerasan dengan mejambak dan menyeret istrinya kesamping rumah.

    Bukan hanya itu,pelaku juga menendang wajah dan kepala korban hingga terlihat luka lembam bagian jidat,pelipis,hidung dan bibir.

    Pelaku juga sempat memukul korban menggunakan kayu tali sapu hingga mengakibatkan luka lembam bagian pinggang.”Ujarnya.

    Setelah melakukan kekerasan ini pelaku lari dan sembunyi dirumah orangtuanya Sigumbar.

    Dengan modal barang Bukti Vidio KD-RT dari masyarakat,Pihak Kepolisian langsung bergerak cepat menuju TKP di Desa Haunataa Laguboti,namun pelaku sudah tidak di lokasi.

    Tidak ada disana dan mendapat informasi dia bersembunyi dirumah orangtuanya,polisi gerak cepat ke Sigumpar, dan berhasil mengamankan pelaku.

    Pelakupun tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya sehingga diboyong ke Mapolres Toba guna penyelidikan lebih lanjut.
    (Erianto Perangin-Angin

  • Pengerjaan Jalan oleh CV. KMM Diduga Lalai, Pengendara Alami Patah Tulang

    Pengerjaan Jalan oleh CV. KMM Diduga Lalai, Pengendara Alami Patah Tulang

    Karo – Pengerjaan pengorekan aspal di Jalan Kapten Pala Bangun, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, diduga tidak mematuhi prosedur keselamatan kerja. Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor mengalami patah tulang saat melintas di lokasi tersebut.

    Korban bernama Kanon Ginting (56), warga Jalan Mariam Ginting Gang Tarigan, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe. Ia terjatuh di area proyek yang tidak dilengkapi rambu peringatan, sehingga mengalami patah tulang pada kaki kanan.

    Peristiwa itu terjadi pada Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Kanon hendak mengisi bahan bakar di SPBU Lau Dah Kabanjahe.

    “Saya datang dari Centrum Jalan Kapten Pala Bangun, beriringan dengan mobil. Saat sampai di lokasi pengerjaan proyek, saya jatuh dan terpental di depan Gereja Oukomene 125/SMB karena ada lubang korekan aspal tanpa rambu-rambu,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025)

    Kanon mengaku sempat pusing akibat jatuh, lalu ditolong dua orang warga. Kakinya tak bisa digerakkan dan ia langsung dibawa ke pengobatan patah tulang Rehmalemna di Sukadame. Sepeda motor miliknya juga mengalami kerusakan.

    Ia menambahkan, saat kejadian, pekerja proyek tengah mengorek aspal di depan pohon nangka dekat persimpangan Hotel Pelawi. Mereka tidak mengetahui dirinya jatuh karena sibuk bekerja.

    “Saya minta pihak pemborong bertanggung jawab atas apa yang saya alami,” tegasnya.

    Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 273, penyelenggara jalan yang tidak segera memperbaiki kerusakan jalan hingga mengakibatkan kecelakaan dapat dipidana maksimal enam bulan atau denda Rp12 juta.

    Diketahui, proyek ini berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Sumatera Utara.

    Nama Proyek: Rehabilitasi Mayor Jalan Pala Bangun Kabanjahe

    Nomor Kontrak: HK.0201/APBN-Wil 44 02025

    Tanggal Kontrak: 26 Mei 2025

    Sumber Dana: APBN

    Nilai Kontrak: Rp2.094.449.000

    Waktu Pelaksanaan: 180 hari kalender

    Kontraktor: CV Karya Mora Mandiri

    Konsultan Supervisi: PT Akriton KSO PT Puri Dimensi, CV Manunggal Ria Merta

    Pihak keluarga korban mengaku telah menghubungi salah satu pengawas proyek, namun hingga kini belum ada bentuk pertanggungjawaban dari pihak pelaksana. (Plt)

  • Keren….!!! FBB Karo 2025 Hadirkan 80 Ribu Pengunjung, Dorong Ekonomi hingga Rp 6 Miliar

    Keren….!!! FBB Karo 2025 Hadirkan 80 Ribu Pengunjung, Dorong Ekonomi hingga Rp 6 Miliar

    Tanah Karo, Djawaranews.com – Festival Bunga & Buah (FBB) Karo Tahun 2025 hasilkan nilai perputaran ekonomi sebesar 6 miliar rupiah.

    Sementara tingkat kunjungan ke event terbesar di Kabupaten Karo disebut sekitar 80 – an ribu orang lebih.

    Hal ini dinyatakan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting,Sp.OG,M. Kes, saat menutup kegiatan Festival Bunga & Buah (FBB) Karo Tahun 2025 di Open Stage Taman Mejuah juah Berastagi, Karo, Provinsi Sumut, Sabtu (02/08/2025) lalu.

    Menurutnya, besarnya jumlah perputaran nilai ekonomi itu dihasilkan dari jumlah pengunjung yang hadir menikmati tiga hari pelaksanaan Festival Bunga dan Buah 2025.

    “Selama tiga hari terakhir perputaran (ekonomi) mencapai 6 miliar rupiah,” ujar Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua DPRD Karo diwakili Wakil Ketua Imanuel Sembiring, Kapolres Tanah Karo diwakili Waka Polres Tanah Karo Kompol Zulham, dan Perwakilan Dandim 0205/TK Kapt. Inf. Vincent Bangun, Mewakili Kajari Karo.

    Selain itu, pada event FBB 2025 juga muncul salah satu konten yang berbeda dari event yang sama sebelumnya.

    FBB 2025 menampilkan business matching dan coaching clinic akses pasar pertanian Karo.
    Tindaklanjutnya, usai gelar konten event yang unggul ini, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes secara resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan para pelaku usaha dalam rangka pembangunan daerah di sektor pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
    Terobosan strategis ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menciptakan ekosistem yang positif dan berkelanjutan bagi UMKM.

    Langkah ini sekaligus menjadi program unggulan dalam Festival Bunga dan Buah Karo 2025.

    Tahun ini, dengan mengusung tema” Karo Paradise Symphony”, Festival Bunga dan Buah Karo 2025 juga menghadirkan zonasi produk unggulan Karo melalui peletakan Kampung Kopi, Cluster Pertanian dan Cluster
    UMKM/Ekonomi Kreatif.

    Meski demikian, Bupati Karo tidak ingin diam dengan pencapaian yang sudah dihasilkan.

    Bupati menekankan tentang pentingnya menampilkan Festival Bunga dan Buah yang unggul dari berbagai sudut pandang.

    Untuk itu, Bupati Karo meminta Panitia Pelaksana Festival Bunga & Buah (FBB) Karo Tahun 2025 untuk segera menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan untuk nantinya dijadikan argumentasi pada penyiapan kepanitiaan sejak dini.

    Bupati Karo mengatakan, penyiapan kepanitiaan Festival Bunga dan Buah 2026 penting agar nantinya memiliki waktu bekerja lebih lama untuk menyiapkan seluruh potensi keunggulan yang akan ditampilkan pada FBB 2026.

    Ini disebutnya penting untuk menjawab mimpi – mimpi mereka ( Bupati dan Wakil Bupati Karo) tentang kegiatan Festival Bunga dan Buah agar lebih unggul dan mendunia.

    “Semingu setelah ini kita akan bentuk kepanitiaan Festival Bunga dan Buah 2026.

    Penutupan event Festival Bunga & Buah Karo 2025 juga ditandai dengan penampilan spesial dari Ketua TP PKK Karo Ny. Roswitha Antonius Ginting, Ny. Dahlia Komado Tarigan dan Anggota DPD RI Badikenita Putri Br Sitepu, mereka menyuguhkan dua buah lagu dari atas stage megah FBB Karo 2025.
    Penutupan FBB 2025 juga menjadi tempat bagi pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang berlangsung selama tiga hari masa event berlangsung.

    Tampak hadir dalam closing event itu Pj. Sekdakab Karo Eddi Surianta Surbakti, para Kepala OPD Pemkab Karo, Camat se – Kabupaten Karo, Anggota DPRD Karo Davit Kristian Sitepu,M.Rafi Ginting, dan Bali Ukur Ginting, Karo Foundation diwakili tokoh masyarakat Sudarto Sitepu serta tamu undangan lainnya.

    Terlihat dari awal sampai berakhirnya penutupan FBB Karo 2025, Karanĝ Taruna Berastagi terus menjaga keamanan dan berusaha menciptakan kenyamanan,terimakasih buat Karanĝ Taruna Berastagi.”Pungkasnya. (Erianto Perangin-Angin.)

  • Sosialisasi Remisi Dasawarsa, Rutan Kabanjahe Berikan Pemahaman Kepada Warga Binaan

    Sosialisasi Remisi Dasawarsa, Rutan Kabanjahe Berikan Pemahaman Kepada Warga Binaan

    TANAH KARO, SUMUT – Dalam rangka memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang hak-hak narapidana, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe menggelar sosialisasi terkait kebijakan Remisi Dasawarsa, Sabtu (26/07/2025).

    Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan penuh antusias di lapangan Rutan.

    Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Andry Petra Jaya Bangun, S.Sos, didampingi pejabat struktural dan Staf pelaksana, yang menjelaskan secara rinci mengenai dasar hukum, kriteria, prosedur pengusulan hingga jenis-jenis remisi, khususnya Remisi Dasawarsa yang merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi narapidana yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku positif selama menjalani masa pidana.

    “Remisi Dasawarsa ini merupakan bentuk penghargaan khusus dari negara yang diberikan kepada narapidana yang telah menjalani masa pidana minimal 10 tahun dengan syarat-syarat tertentu. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan aktif mengikuti pembinaan,” ujar Kasubsi Pelayanan Tahanan dalam paparannya.

    Selain memberikan pemahaman tentang regulasi, kegiatan ini juga menjadi ajang tanya jawab interaktif antara petugas dengan warga binaan.

    Beberapa WBP tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar perhitungan masa pidana, persyaratan administratif, hingga hak-hak lain yang berkaitan dengan program pembinaan dan pengurangan masa pidana.

    Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H dalam keterangannya, menyampaikan bahwa sosialisasi seperti ini merupakan bentuk komitmen Rutan untuk memberikan pelayanan yang transparan dan informatif kepada seluruh warga binaan.

    “Kami ingin semua warga binaan paham dan mengetahui hak-haknya, termasuk soal remisi. Dengan pengetahuan ini, mereka termotivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Karutan.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami pentingnya pembinaan dan perubahan perilaku sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Surat Terbuka Hakim Torong SH Kepada Gubernur Jawa Barat KDM

    Surat Terbuka Hakim Torong SH Kepada Gubernur Jawa Barat KDM

    KARO SUMUT, Djawaranews.com – Kepada Yth. : KANG DEDI MULYADI (KDM) Gubernur Jawa Barat Di Tempat.

    Sampurasun, Saya yang menulis Surat Terbuka dibawah ini, HAKIM TORONG, SH, beralamat di Letjend Sutoyo Rt.002 Rw 008 Kel. Cililitan Besar, Jakarta Timur, dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri dan mewakili Umat Nasrani dimanapun berada.

    Bahwa dalam beberapa bulan Kepemimpinan KANG DEDI MULYADI sebagai Gubernur Jawa Barat, siapapun mengakui dan membenarkan KANG DEDI MULYADI banyak melakukan terobosan, baik dalam menjalankan Program Kerja KANG DEDI MULYADI maupun Program Kerja Pemda Provinsi Jawa Barat yang sangat menyentuh perasaan Masyarakat.

    Bahkan dapat disebutkan KANG DEDI MULYADI adalah Pemimpin yang sedang dicintai Rakyat, baik untuk Jawa Barat maupun Rakyat lainnya yang Simpatik kepada KANG DEDI MULYADI.

    Bahwa dalam beberapa dekade ini ditengah tengah Kepemimpinan KANG DEDI MULYADI yang Baik dan Disenangi Rakyat tersebut, justru di Jawa Barat terjadi 2 Peristiwa Intoleran yang sangat VIRAL di Media Sosial, baik Media Massa maupun Elektronik yakni : Peristiwa Pembubaran Retreat dan atau Pengrusakan Rumah Pribadi (Villa) olah Massa di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat Jumat, 27 Juni 2025 dan Penolakan Pembangunan Gereja GBKP Runggun (Majelis) Studio Alam, Depok Jawa Barat Sabtu, 5 Juli 2025.

    Bahwa menurut pandangan Saya, jangan-jangan peristiwa ini sebenarnya bukan hanya tertuju soal Intoleransi, tetapi diduga dilakukan/diatur oleh Orang yang sebenarnya menyerang Wibawa KANG DEDI MULYADI sebagai Gubernur Jawa Barat atau ada Aktor Intelektual dibelakangnya.

    Hal ini disebabkan sudah lama peristiwa Intoleransi di Jawa Barat tidak pernah muncul.

    Bahwa pada saat Kepemimpinan KANG DEDI MULYADI sedang bagus-bagusnya, diduga ada Kelompok Tertentu atau Aktor Intelektual yang tidak suka atas Keberhasilan KANG DEDI MULYADI Memimpin Jawa Barat, sehingga muncul peristiwa ini.

    Bahwa selama ini, baik Kegiatan Retreat atau Pembangunan Gereja yang telah mempunyai IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) tidak pernah ada pembubaran maupun penolakan.

    Bahwa untuk itu, Kami mohon agar KANG DEDI MULYADI dapat menyelesaikan Peristiwa tersebut dengan sebaik-baiknya, karena Kami percaya dan yakin KANG DEDI MULYADI Tegas, Berani, Bijaksana dan Adil.

    Hal ini agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

    Hatur Nuhun,
    Hormat Saya Pengagum KANG DEDI MULYADI (KDM), Hakim Torong SH. (Erianto Perangin-Angin)

     

  • Hendak ke Bukit Kubu,Bus Pariwisata Hangus Terbakar di Bandar Baru

    Hendak ke Bukit Kubu,Bus Pariwisata Hangus Terbakar di Bandar Baru

    DELI SERDANG, SUMUT – Hendak melakukan liburan ke Kota Wisata Berastagi,Kaum Ibu dari pengajian ini harus tertunda,karena Bus Pariwisata yang mereka tumpangi terbakar,Sabtu (05/07/2025) di Jalan Letjen Jamin Ginting,KM 51,Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.

    Bus Pariwisata nomor polisi BK 7685 LC ini habis dilalap si jago merah,terlihat dalamnya sudah betul-betul habis terbakar.

    Bus ini membawa 40 orang penumpang Kaum Ibu dari pengajian,berangkat dari Kota Medan,menuju Kota Wisata Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Hal ini diungkapkan oleh Kanit Lantas Polsekta Pancur Batu,AKP Rizal Purba.

    Kanit Lantas Polsek Pancur Batu ini mengatakan kalau penumpang Bus tersebut ingin berlibur ke Bukit Kubu Berastagi Kabupaten Karo.

    Tapi sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), daerah Bandar Baru,tiba tiba ada asap dari bagian mesin dan menyusul mengeluarkan api,sehingga terjadi kepanikan,Bus terhenti,penumpang langsung berhamburan keluar.

    Api cepat membesar,sehingga meludeskan bus tersebut,tidak ada korban jiwa,namun kerugian ditafsir sekitar puluhan juta rupiah,penyebab kebakaran kemungkinan besar karena korslet listrik.

    Menurut AKP Rizal Purba,tidak menimbulkan kemacetan karena tempat kejadian,jalan sangat lebar, dan bus tersebut berada dipinggir jalan.”Pungkasnya.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Festival Bunga & Buah 31 Juli-02 Agustus di Taman Mejuah-Juah Berastagi

    Festival Bunga & Buah 31 Juli-02 Agustus di Taman Mejuah-Juah Berastagi

    TANAH KARO, SUMUT – Festival Bunga & Buah salah satu program agenda yang banyak dinantikan masyarakat Kabupaten Karo,maupun dari luar Kabupaten Karo bahkan mancanegara.

    Festival Bunga dan Buah kali ini sudah ditemukan waktunya,yakni tanggal 31 Juli sampai dengan 02 Agustus 2025.

    Hal ini diketahui usai rapat yang dibuka oleh Wakil Bupati Karo,Komando Tarigan,S.P,Kamis (03/07/2025).

    Dalam kata sambutannya Wakil Bupati Karo Komando Tarigan,S.P berharap kegiatan ini sukses dan membawa hal yang positif serta keberuntungan.

    Mengangkat tema ” Karo Paradise & Sympony, Festival Bunga dan Buah, pemenang tender pelaksana event Festival Bunga dan Buah 2025 adalah PT.Cipta Aksi Bersama.

    Festival Bunga & Buah ini sempat tertunda,menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo,Munarta Ginting,S.P penundaan ini dilakukan,karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo berharap kehadiran tamu undangan VVIP dari Pusat dan Provinsi Sumatera Utara.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Menteri Imipas Resmikan 30 Unit Autogate di Bandara Kualanamu

    Menteri Imipas Resmikan 30 Unit Autogate di Bandara Kualanamu

    MEDAN, Djawaranews.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto meresmikan pengoperasian 30 autogate di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara pada Selasa (24/06/2025). Bandara Kualanamu merupakan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) kelima di Indonesia yang mengimplementasikan autogate.

    Sebelumnya, autogate telah dioperasikan di TPI Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Banten,Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, Pelabuhan Internasional Harbour Bay di Batam, serta Bandara Internasional Juanda di Surabaya.

    Dari total 30 autogate, sebanyak 20 unit ditempatkan di kedatangan internasional dan 10 unit ditempatkan di keberangkatan internasional. Pengoperasian autogate Bandara Kualanamu dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

    Rata-rata angka perlintasan keberangkatan dan kedatangan di Bandara Kualanamu mencapai sekitar 6.700 perlintasan per hari atau 194.000 perlintasan per bulan.Sedangkan, jumlah penerbangan di Bandara Kualanamu dalam periode Januari-Mei2025 mencapai 6.750 penerbangan. Dengan demikian, rata-rata penerbangan setiap bulan mencapai 1.350 atau sekitar 45 penerbangan per hari. Saat ini, Bandara Kualanamu melayani penerbangan internasional ke Malaysia, Singapura, Thailand serta Arab Saudi pada musim haji.

    “Autogate akan sangat membantu proses pemeriksaan imigrasi sehingga lebih efektif dan efisien, hanya butuh 10-15 detik per per orang. Meskipun prosesnya sangat cepat,pemeriksaan dengan autogate ini tetap aman karena sudah menggunakan teknologi termutakhir yang terintegrasi dengan sistem cekal bahkan Interpol. Dan tak hanya WNI, autogate juga dapat digunakan oleh Orang Asing yang memiliki paspor elektronik dan eVisa Indonesia,” jelas Agus.

    Menurutnya, posisi Medan dengan letak geografis yang berdekatan dengan Selat Malaka menjadi lokasi yang sesuai untuk perluasan pengoperasian autogate. Medan juga merupakan pusat berbagai kegiatan, baik perekonomian, pemerintahan, dan perdagangan untuk wilayah Sumatera Utara bahkan di pulau Sumatera.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agus juga meresmikan pekerja migran Indonesia PMI Lounge. Ruang tunggu khusus untuk para pekerja migran yang akan berangkat bekerja ke luar negeri.

    “Dengan menggabungkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan, sistem ini diharapkan bisa meningkatkan kepuasan penumpang terhadap layanan keimigrasian sekaligus memperkuat pengawasan dalam perlintasan orang,” tutup Agus.

  • Menjelang Pengukuhan, LPA Kabupaten Karo Audensi ke Ruang Dandim 0205 Tanah Karo

    Menjelang Pengukuhan, LPA Kabupaten Karo Audensi ke Ruang Dandim 0205 Tanah Karo

    KARO, Djawaranews.com Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti menerima kedatangan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Karo,Senin (16/06/2025) sekira pukul 11.20 WIB diruanganya.

    Kehadiran Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Karo,dalam rangka audensi serta mengundang Pak Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti beserta rombongan pada pengukuhan Lembaga Perlindungan Anak (LPA),serta meminta masukan masukan dari Pak Dandim 0205 Tanah Karo.

    Dandim 0205 Tanah Karo,Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti dalam sambutannya mengatakan selamat datang dan kami minta maaf kalau pada saat pengukuhan tidak bisa hadir karena besok sudah harus pergi ke Medan, dan kembali ke Tanah Karo,Sabtu (21/06/2025) namun kami pastikan akan ada perwakilan yang hadir, kemungkinan besar Pak Danramil 03/BT.”Ujarnya.

    Terkait masukan,ya yang terpenting sekarang ada edukasi terlebih kesekolah-sekolah,agar pelaku bullying atau perundungan tidak ada lagi.

    Kalau sekarang ini yang paling berbahaya adalah kelakuan yang dilakukan oleh anak laki laki,yang pertama menjadi korban akhirnya menjadi pelaku,beda dengan wanita,yang tingkat menjadi pelaku dibandingkan dengan laki-laki.”Ujar Dandim 0205 Tanah Karo ini.

    Beliau juga mengatakan kalau ada apa apa dalam melakukan tugas dilapangan,mendapat intimidasi,bisa bilang sama kami,agar ada perlindungan yang diberikan.”Ungkapnya.

    Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Karo,Erianto Perangin-Angin mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan hangat yang dilakukan oleh Pak Dandim,ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,LPA berharap agar kami terus diperhatikan, dan dibina.

    Erianto menjelaskan kalau kegiatan LPA Kabupaten Karo bukan harus terus berbicara hukum,tapi lebih ke edukasi dan sosialisasi serta penanggulangan anak-anak putus sekolah dan juga terkait administrasi anak agar bisa sekolah.

    Sementara Sekretaris LPA Kabupaten Karo,Raniwati Br Situkkir mengatakan kalau bermimpi ingin mendirikan rumah Damping,agar bisa tempat singgah bagi mereka anak anak yang terlantar,kami lihat dilapangan banyak anak anak disuruh mengemis dengan dalih berjualan,ini sangat miris,namun inilah yang membuat desakan dari LPAI Sumut, agar kami terlebih dahulu mengejar legalitas,agar tidak terbentur.”Katanya.

    Usai berbincang diruangan Pak Dandim,melakukan foto bersama sebelum pamit pulang dari Kodim O205 Tanah Karo.
    (Erianto Perangin-Angin)