Kategori: Sumut

  • Breaking News..!! Polres Simalungun Bongkar Sindikat Narkoba dengan Sitaan 159 Gram Sabu dan Ganja

    Breaking News..!! Polres Simalungun Bongkar Sindikat Narkoba dengan Sitaan 159 Gram Sabu dan Ganja

    SIMALUNGUN SUMUT, Djawaranews.com – Satuan Narkoba Polres Simalungun kembali menunjukkan ketegasannya dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

    Dalam operasi terencana yang dijalankan secara profesional, petugas berhasil membongkar sindikat perdagangan narkoba dengan mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat 53,98 gram dan ganja mencapai lebih dari 100 gram.

    Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Minggu (14/9/2025) sekira pukul 17.24 WIB memberikan penjelasan lengkap mengenai operasi yang berlangsung pada Jumat dini hari, 12 September 2025 tersebut.

    “Operasi penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang memberitahukan bahwa di sebuah rumah yang berada di Huta 4 Batu 5 Nagori Silau Malaha Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” ujar AKP Henry menjelaskan latar belakang operasi kepada wartawan.

    Berdasarkan informasi berharga dari masyarakat tersebut, personel Satnarkoba Polres Simalungun langsung melakukan tindak lanjut dengan melaksanakan penyelidikan dan pengintaian menyeluruh di seputar lokasi yang dimaksud.

    Aksi nyata dimulai pada pukul 00.30 WIB ketika tim melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka pertama yang mengaku bernama Ranto Damanik (43), seorang wiraswasta yang berdomisili di lokasi tersebut.

    “Selanjutnya personel melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dari Ranto Damanik yang terletak di atas meja tempat ia duduk.

    Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut miliknya,” ungkap Kasat Narkoba mendetailkan temuan di lokasi pertama.

    Dari tersangka Ranto Damanik, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas perdagangan narkoba dalam skala besar.

    Barang bukti tersebut meliputi 2 bungkus plastik klip besar berisi sabu, 31 bungkus plastik klip kecil berisi sabu dengan berat total brutto 53,98 gram, 1 bungkus plastik kresek kecil berisi ganja dengan berat brutto 4,32 gram, 1 unit handphone Android merek Vivo warna biru, uang tunai Rp 200.000, serta berbagai perlengkapan pengemasan seperti timbangan digital, sekop dari pipet, dan plastik klip kosong.

    Pengembangan kasus berlanjut setelah tersangka Ranto Damanik memberikan keterangan bahwa narkotika tersebut diperoleh dari seseorang bernama Rudiansyah Siregar yang berada di Huta 2 Pematang Simalungun. Tim segera bergerak ke lokasi kedua untuk melakukan operasi lanjutan.

    “Personel melakukan pengembangan ke lokasi yang dimaksud dan berhasil mengamankan Rudiansyah Siregar di kediamannya.

    Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan narkotika jenis ganja di dalam kamar miliknya,” ucap AKP Henry menjelaskan tahapan operasi di tempat kedua.

    Di kediaman Rudiansyah Siregar (36), wiraswasta yang tinggal di Jalan H. Ulakma Sinaga Pematang Simalungun, petugas menemukan 1 bungkus plastik kresek berisi ganja, 1 bungkus plastik klip besar berisi ganja dengan berat brutto 100 gram, 1 linting rokok berisi ganja dengan berat brutto 0,92 gram, 1 unit handphone Android merek Vivo warna biru, dan 1 bungkus kertas tik-tak.

    Ketika dilakukan interrogasi lebih mendalam, Rudiansyah Siregar mengakui kepemilikan barang bukti narkotika tersebut. Tersangka juga memberikan informasi penting mengenai jaringan supply narkoba yang lebih luas.

    “Setelah dilakukan interrogasi, Rudiansyah Siregar mengakui bahwa narkotika jenis sabu dan ganja tersebut miliknya. Narkotika jenis sabu diperoleh dari seseorang bernama Adi yang berada di Kota Tanjung Balai, sedangkan narkotika jenis ganja diperoleh dari seseorang bernama Alvin yang berada di Kota Medan,” tegas AKP Henry mengungkapkan hasil interrogasi.

    Kedua tersangka kini telah diamankan di Mapolres Simalungun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Pihak kepolisian akan menerbitkan laporan polisi, melakukan gelar perkara, dan memproses kasus ini ke Kejaksaan Negeri untuk tahap penuntutan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    “Kami akan terus mengungkap jaringan di atasnya berdasarkan informasi yang telah diperoleh.

    Operasi ini membuktikan komitmen serius Polri dalam memberantas peredaran narkoba demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari ancaman bahaya narkotika,” pungkas AKP Henry dengan penuh keyakinan.

    Kasus ini akan diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana yang berat. Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam memerangi kejahatan narkoba. (Erianto Perangin-Angin)

  • Polda Sumut Ungkap 114 Kasus Narkoba ! Selamatkan Lebih dari 125 Ribu Jiwa

    Polda Sumut Ungkap 114 Kasus Narkoba ! Selamatkan Lebih dari 125 Ribu Jiwa

    MEDAN, SUMUT – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

    Dalam kurun waktu 1 Juli hingga 10 September 2025, sebanyak 114 kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap dengan 149 tersangka diamankan.

    Dalam konferensi pers yang digelar di Direktorat Resnarkoba Polda Sumut pada Kamis siang (11/09/2025), turut hadir Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., Wadir Resnarkoba AKBP Diari Astetika, S.I.K., serta para Kasubdit Ditresnarkoba.

    Kabid Humas menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Polda Sumut, jajaran Polres, serta dukungan dari masyarakat dan media.

    “Selama periode ini, kami berhasil mengamankan barang bukti narkotika dengan estimasi menyelamatkan 125.164 jiwa dan nilai ekonomi mencapai Rp 30,4 miliar. Tentu ini menjadi atensi kami untuk terus konsisten, konsekuen, dan kontinyu dalam menindak peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ungkap Kombes Pol Ferry.

    Adapun barang bukti yang berhasil disita selama periode itu meliputi 23,69 kg Sabu, 44 Gram Ganja, 1.577 butir Pil ekstasi, 5,5 butir Happy Five.

    Sementara itu, Wadir Resnarkoba AKBP Diari Astetika menjelaskan, modus peredaran narkoba di Sumut semakin beragam.

    “Ada yang melalui jalur perairan dan darat, loket-loket di pemukiman umum, tempat hiburan malam, kost-kostan, rumah kontrakan, hingga modus terbaru yakni penyimpanan narkoba di tempat pemakaman umum (TPU),” jelasnya.

    Polda Sumut menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah tegas dalam memberantas narkoba, sekaligus mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan.

    “Jangan ragu melapor. Kami pastikan setiap informasi akan ditindaklanjuti secara serius dan tuntas,” tegas Kabid Humas.

    Dengan hasil pengungkapan ini, Polda Sumut berharap sinergi aparat penegak hukum bersama masyarakat dapat semakin mempersempit ruang gerak para bandar narkoba di wilayah Sumatera Utara.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Tokoh dan Sesepuh Masyarakat Karo Barata Brahmana Selenggarakan Merdang Merdem dan Peluncuran Buku Peradaban Karo

    Tokoh dan Sesepuh Masyarakat Karo Barata Brahmana Selenggarakan Merdang Merdem dan Peluncuran Buku Peradaban Karo

    MEDAN, SUMUT – Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan Tahun 2025 ini tidak di selenggarakan di Lapangan Benteng atau Lapangan Merdeka Medan mengingat inisiator dan pemrakarsa tidak mampu untuk mempersiapkan dana yang jumlahnya Rp 1 miliar lebih. Hal tersebut di sampaikan Roy Fachraby Ginting SH M.Kn selaku Inisiator dan Pemrakarsa Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan.

    Dikatakan Roy Fachraby Ginting, Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan Tahun 2025 sebenarnya setiap tahun di laksanakan setiap bulan Juli dalam rangka Ulang tahun Kota Medan, namun karena inisiator dan pemrakarsa belum mampu untuk membuat acara ini di lapangan Benteng atau Lapangan Merdeka Medan yang membutuhkan dana sebesar Rp 1 miliar maka acara budaya ini agak tertunda.

    ” Oleh karena itu, inisiator dan pemrakarsa meminta bantuan dan dukungan dari Barata Brahmana salah satu pengusaha dan tokoh serta sesepuh masyarakat Karo untuk membantu pelaksanaan kerja tahun merdang merdem Kuta Medan sekaligus Peluncuran buku Peradaban Bangsa Karo dan beliau langsung mengabulkan dan mendukung penuh acara budaya ini dengan langsung memesan dan mempersiapkan Hotel JW Marriot Medan untuk tempat acara Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan” kata Roy Fachraby Ginting

    Selanjutnya Roy Fachraby Ginting juga meminta bantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemko Medan dalam hal ini kepala Bidang Kebudayaan untuk membantu dan memfasilitasi dan mensuport segala atraksi dan kegiatan budaya dan makanan tradisional serta seluruh rangkaian kegiatan Kebudayaan yang materi dan acara sepenuhnya yang di persiapkan oleh Inisiator dan Pemrakarsa dalam mendukung kegiatan dan program Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam mewujudkan Medan sebagai kota yang Berbudaya dan Inisiator serta Pemrakarsa sangat berterimakasih atas dukungan dan bantuan serta fasilitas seluruh rangkaian acara budaya yang di berikan, kata Roy Fachraby Ginting.

    Untuk itu, Roy Fachraby Ginting atas nama inisiator dan pemrakarsa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu dan mendukung seluruh rangkaian acara khususnya kehadiran Ketua DPRD MEDAN Drs Wong Chun Sen Tarigan dan Bupati Karo Antonius Ginting dan seluruh tamu undangan.

    Sehingga acara Kerja Tahun Merdang Merdem Kuta Medan Tahun 2025 tetap dapat kita lakukan dengan sederhana dan berbiaya lebih murah dengan dana 200 juta lebih yang di bantu sepenuhnya oleh Barata Brahmana dan Pemko Medan hanya mendukung dari program misi seni budaya sesuai dengan materi Acara yang kita persiapkan, kata Roy Fachraby Ginting.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Polres Tanjung Balai Gelar Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Bhakti

    Polres Tanjung Balai Gelar Acara Syukuran dan Pelepasan Purna Bhakti

    TANJUNG BALAI SUMUT, Djawaranews.com – Sebagai rasa bentuk kekeluargaan, Polres Tanjungbalai menggelar acara syukuran dan pelepasan purna bhakti untuk 2 anggota Polres Tanjungbalai yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

    Acara yang berlangsung di Aula SAR pada Rabu (3/9) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, SIK, MIK, serta di hadiri oleh PJU Polres Tanjungbalai, ketua Bhayangkari Cab Tanjungbalai Chintia Welman, Pengurus Bhayangkari Cab. Tanjungbalai dan Personil Polres Tanjungbalai.

    Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri memberikan perhatian penuh kepada Personil yang purna Bhakti, Kasat Binmas Kompol Eddy Siswoyo dan Kasat Lantas Kompol Agustinus Banjarnahor sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh para purnawirawan selama puluhan tahun mengabdi.

    Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pesan mendalam yang tidak hanya mencerminkan rasa syukur, tetapi juga nilai-nilai pengabdian yang telah ditanamkan oleh para purnawirawan.

    “Masa purna bukanlah akhir dari perjalanan seorang anggota kepolisian.

    Bapak-bapak adalah inspirasi bagi kami semua. Meskipun masa tugas telah selesai, semangat pengabdian tidak akan pernah berakhir. Kami berharap nilai-nilai integritas dan dedikasi yang telah ditunjukkan dapat terus menjadi teladan bagi kami gererasi penerus institusi”, ungkap Kapolres.

    Kapolres juga menitipkan pesan khusus kepada 2 purnawirawan tersebut. Ia mengimbau agar tetap menjaga hubungan baik dengan Polres Tanjungbalai sebagai senior dan orang tua serta dengan masyarakat, serta terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

    Acara syukuran tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga penuh kehangatan dan kekeluargaan. 2 purnawirawan yang dilepas diberikan penghargaan berupa plakat dan kenang-kenangan dari Polres Tanjungbalai. Tidak sedikit pula yang larut dalam suasana emosional ketika para purnawirawan memberikan kesan dan pesan terakhir mereka. (Erianto Perangin-Angin)

  • Polres Dairi Berhasil Amankan 2 Tersangka Kasus Pemerkosaan

    Polres Dairi Berhasil Amankan 2 Tersangka Kasus Pemerkosaan

    DAIRI SUMUT, Djawaranews.com – Sat Reskrim Polres Dairi berhasil mengamankan 2 tersangka kasus pemerkosaan yang terjadi di Dusun Sumbul Karo Desa Palding Jaya Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi.

    Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Wilson Manahan Panjaitan mengatakan, kedua tersangka yakni NIT alias Natan (27) dan DB (46) yang melakukan pemerkosaan kepada korban, DE (36).

    “Ya kami berhasil mengamankan tersangka kasus pemerkosaan yang terjadi di Desa Palding Jaya, ” ujarnya, Rabu (3/9/2025).

    Kata Wilson, awalnya korban dan tersangka Natan berkenalan melalui media sosial. Keduanya menjalani hubungan yang dekat hingga akhirnya bertukar nomor telfon.

    Dalam perkenalan itu, tersangka Natan kemudian menjanjikan pekerjaan kepada korban di Kecamatan Tigalingga.

    “Korban yang membutuhkan pekerjaan itu pun langsung menerima tawaran dari Natan,” jelasnya.

    Keduanya pun sepakat bertemu di jembatan Sumbul Karo, dan Natan kemudian berboncengan dengan korban menuju tempat kerja yang sudah dijanjikannya.

    Namun, tersangka Natan malah membawanya kerumah tersangka DB, yang saat itu sedang menghisap narkotika jenis sabu di dalam kamar.

    “Kemudian tersangka Natan mengatakan bahwa mereka singgah dulu kerumah DB untuk beristirahat, setelah itu baru akan dibawa ke lokasi tempat kerjanya, ” kata Kasat Reskrim.

    Akan tetapi, korban malah dibawa masuk kedalam kamar DB. Korban pun dipaksa untuk menghisap sabu yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh DB.

    Setelah menghisap sabu sebanyak 3 kali, korban kemudian merasa pusing akibat efek dari sabu tersebut.

    Memanfaatkan situasi itu, tersangka DB kemudian keluar dari kamar, dan tersangka Natan langsung mengunci pintu dari dalam dan melakukan perbuatan tak senonoh kepada korban.

    “Disana korban kemudian di rudapaksa oleh Natan sebanyak 1 kali, ” bebernya.

    Setelah selesai, tersangka Natan kemudian keluar dari kamar dan langsung pergi dari rumah tersebut. Sekarang giliran DB yang kembali melakukan pemerkosaan kepada korban didalam kamar.

    Setelah puas berhubungan badan, DB kemudian keluar dari rumah untuk mandi di sungai. Momen tersebut dimanfaatkan oleh korban untuk melarikan diri.

    “Korban berhasil melarikan diri hingga bertemu dengan petugas Polsek Tigalingga yang saat itu sedang melintas. Korban kemudian dibawa ke Mapolsek Tigalingga, ” katanya.

    Petugas Polsek Tigalingga Bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dairi langsung bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan para tersangka.

    Keduanya tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Dairi guna penyelidikan lebih lanjut.

    Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 12 tahun 2022 tentang kekerasan seksual Jo 285 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimall 15 tahun penjara. (Erianto Perangin-Angin)

  • Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal

    Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal

    BINJAI SUMUT, Djawaranews.com – Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Thomas dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek di Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

    Kegiatan ini mengusung tema Inkubator Bisnis Halua Tradisional: Inovasi Kewirausahaan Digital Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal.

    Program ini berfokus pada pemberdayaan UMKM Rumah Manis Kasih Ibu, kelompok industri rumah tangga yang memproduksi manisan tradisional khas Melayu Halua.

    Adapun Halua yang biasanya mereka buat seperti halua pepaya, mangga, dan kedondong, serta buah-buah khas Melayu lainnya.

    Melalui kegiatan ini, tim pengabdi membantu mitra dalam peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, legalitas usaha, serta pemasaran digital agar mampu di pasar yang lebih luas.

    Ketua Tim Pengabdian, Dra.Elisabeth Simangunsong, S.E., M.S menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong meningkatnya ekonomi keluarga serta menumbuhkan kreatifitas berbasis potensi lokal.

    UMKM Rumah Manis Kasih Ibu memiliki produk khas yang bernilai budaya, secara terkhusus budaya Melayu. Namun dalam prosesnya masih menghadapi kendala pada aspek produksi dan pemasaran.

    Melalui inkubator bisnis ini, kami mendampingi mitra agar dapat mengembangkan usaha dengan sentuhan teknologi digital, ungkapnya.

    Sementara itu, anggota tim pelaksana, Kristina Bangun, SKM., M.K.M, menekankan pentingnya aspek higienitas dan mutu produk.

    Selain kemasan dan pemasaran digital, kami juga memberikan pendampingan terkait standar kebersihan, penyimpanan, dan distribusi produk agar kualitas tetap terjaga dan aman.

    Hal ini amat penting agar produk halua tradisional dapat diterima pasar yang lebih luas dan memenuhi standar pangan yang baik, jelasnya.

    Kegiatan yang berlangsung sejak awal tahun 2025 ini melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai fasilitator dan pendamping, sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Mahasiswa turut membantu pelatihan kewirausahaan digital, desain kemasan, pencatatan keuangan sederhana, hingga promosi melalui media sosial.

    Pimpinan UMKM Rumah Manis Kasih Ibu, Erna, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan tim pengabdian masyarakat, karena selama ini kami hanya menjual produk secara sederhana dari mulut ke mulut.

    Dengan adanya pelatihan ini, kami belajar cara membuat kemasan menarik, mencatat keuangan dengan benar, serta memasarkan produk lewat Instagram dan marketplace,” ujarnya.

    Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM lokal di Kelurahan Limau Sundai tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

    Ke depan, produk halua tradisional khas Binjai ditargetkan dapat menjadi oleh-oleh unggulan yang dikenal luas, sekaligus memperkuat identitas budaya kuliner Sumatera Utara. (Erianto Perangin-Angin)

  • Wanita Korban Tabrak Lari di Dolok Kahean, Jenazah Masih di RS Djasamen Saragih,Sat Lantas Simalungun Minta Warga Agar Mengenali

    Wanita Korban Tabrak Lari di Dolok Kahean, Jenazah Masih di RS Djasamen Saragih,Sat Lantas Simalungun Minta Warga Agar Mengenali

    SIMALUNGUN SUMUT, Djawaranews.com – Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun terus bekerja profesional dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang wanita tanpa identitas.

    Korban yang sementara ini disebut Mrs. X menjadi korban tabrak lari di Jalan Umum Km 19-22 jurusan Pematangsiantar–Tebing Tinggi, tepatnya di Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, pada Rabu (20/8/2025) dini hari sekira pukul 04.30 WIB.

    Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian belakang kepala akibat tersambar spion sebuah truk yang melaju dengan kecepatan tinggi.

    Hingga kini, identitas maupun keluarga korban belum diketahui.

    Saat dikonfirmasi pada Senin (25/8/2025) pukul 12.30 WIB, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun IPDA Win Okto Silitonga menjelaskan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat untuk segera melapor bila mengenali korban.

    “Kami sampaikan kepada masyarakat, bagi yang mengenali korban agar segera datang ke Rumah Sakit dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

    Jenazah masih berada di ruang jenazah menunggu pihak keluarga,” ujar IPDA Win Okto.

    Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, peristiwa terjadi ketika sebuah truk yang belum diketahui jenis, merek, maupun nomor polisinya melaju dari arah Pematangsiantar menuju Tebing Tinggi.

    “Diduga pengemudi tidak memperhatikan pejalan kaki yang berjalan searah.

    Spion truk mengenai kepala korban hingga membuatnya meninggal dunia di tempat. Usai kejadian, pengemudi truk langsung melarikan diri ke arah Tebing Tinggi,” ungkap IPDA Win Okto.

    Jasad korban baru ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB oleh Menty Situmorang (48), seorang warga yang sedang menggembalakan ternak. Ia lalu memberi tahu Hariono (50), warga lainnya, dan keduanya melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

    Kasat Lantas Polres Simalungun, IPTU Devi Siringo Ringo, S.H., S.Sos., M.H., menegaskan bahwa pihaknya masih berupaya mengungkap identitas korban.

    “Korban adalah seorang perempuan, tinggi badan sekitar 156 cm, berkulit sawo matang, rambut sebagian beruban, dengan ciri khusus jari telunjuk tangan kanan terputus atau puntung,” ucapnya.

    Saat ditemukan, korban mengenakan kaos oblong lengan pendek abu-abu dan merah, serta celana pendek biru kombinasi putih. Kondisi pakaian korban kotor atau kumal.

    “Kami mohon masyarakat yang merasa mengenali atau kehilangan anggota keluarga dengan ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian atau mendatangi RSUD dr. Djasamen Saragih,” tambah IPTU Devi.

    Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk.

    “Faktor manusia diduga menjadi penyebab utama karena pengemudi truk melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang memperhatikan situasi jalan,” ujar Kanit Gakkum.

    Selain itu, kondisi jalan juga dinilai berkontribusi.

    Jalan kabupaten tersebut memiliki lebar 6,80 meter, beraspal hotmix, lurus, terdapat marka jalan, namun minim rambu lalu lintas, tanpa penerangan, dan berada di area perkebunan. Sementara faktor kendaraan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

    Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan pada Rabu siang (20/8/2025) pukul 14.25 WIB.

    Personel Unit Gakkum langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, membuat sketsa lokasi, mencatat keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit.

    “Kami sudah melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari mendatangi TKP hingga melaporkan kepada atasan.

    Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lanjutan, pemeriksaan saksi, gelar perkara, dan melengkapi berkas untuk mengungkap pelaku tabrak lari ini,” ungkap IPTU Devi.

    Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus memburu identitas pengemudi truk yang melarikan diri. Polres Simalungun menegaskan akan menindak tegas pelaku tabrak lari yang telah menyebabkan korban jiwa.

    Di sisi lain, polisi mengajak masyarakat untuk peduli terhadap peristiwa ini.

    “Kami berharap informasi masyarakat sangat membantu. Bagi yang merasa kehilangan keluarga perempuan dengan ciri yang disebutkan, segera laporkan ke Polres Simalungun atau RSUD dr. Djasamen Saragih,” imbau IPDA Win Okto.

    Kepolisian juga kembali mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan. “Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan abaikan pejalan kaki.

    Tindakan ceroboh dapat merenggut nyawa orang lain,” tegas IPTU Devi menutup keterangannya. (Erianto Perangin-Angin)

  • Meriah…! Mamre Betlehem GBKP Berastagi Kota Ikuti Gerak Jalan HUT Mamre ke 30, Turunkan 2 Tim

    Meriah…! Mamre Betlehem GBKP Berastagi Kota Ikuti Gerak Jalan HUT Mamre ke 30, Turunkan 2 Tim

    TANAH KARO, Djawaranews.com – Dalam rangka memeriahkan dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Mamre ke XXX,Mamre Runggun Gereja GBKP Berastagi Kota Menggelar Gerak Jalan dan Vocal Group antar Sektor Mamre.

    Dalam kesempatan ini akan digelar olahraga santai yakni Gerak jalan ,Sabtu (23/08/2025) di mulai dari Simpang Desa Daulu Kuta Kecamatan Berastagi dan finish di Permandian Air Panas Mitra Sibayak Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Sumatera Utara.

    Dalam kesempatan ini Mamre Betlehem menyambut antusias dengan menurunkan tim dua (2) regu, dengan nomor peserta 4 dan 9.

    Ketua PJJ Sektor Betlehem GBKP Berastagi Kota,Donald Fransisco Sinuhaji ( Bp Gabriel) mengatakan ini HUT Mamre,kami menyambut dengan antusias,ini juga persembahan untuk memuliakan nama Tuhan,dan suatu ibadah.

    Kami tetap mengedepankan kebersamaan serta kekompakan, Mamre Betlehem berbagai usia tapi kali ini berbagi kebahagiaan dengan jalan santai bersama.”Pungkasnya.

    Dalam perjalanan gerakan jalan ini,yel yel terus dikumandangkan dengan “Betlehem…!!! Bisa…Bisa..Bisaaa…”teriak mereka serentak.

    Suatu kebanggaan kita bersama,dimana Mamre Kita dapat bersama sama mengikuti kegiatan “Gerak Jalan” ini,semoga ini sebuah kebanggan.”Kata Diaken Sentosa Ginting ( Bp Elsa).

    Mamre Erdiate Mamre Erpemere,tetap semangat man banta kerina Mamre Betlehem.”Kata Pt.Em Terang Milala (Bp Kaliaga).

    Pantauan Media Takasima Group acara Gerak Jalan ini diawali oleh Doa Pendeta Anna Br Surbakti,dan acara ini langsung dipimpin oleh Panitia untuk membagikan nomor peserta.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto Tutup TMMD ke-125 Kodim 0205 Tanah Karo, TNI Tuntaskan Pembukaan dan Pengkerasan Jalan

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto Tutup TMMD ke-125 Kodim 0205 Tanah Karo, TNI Tuntaskan Pembukaan dan Pengkerasan Jalan

    TANAH KARO, SUMUT – Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 TA 2025 di Wilayah Kodim 0205/TK tepatnya di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo. Penutupan program tersebut berlangsung di Lapangan Mikky Holiday Resort Berastagi, Kamis 21/8/2025.

    Penutupan TMMD ke-125 tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kab Karo antara lain, Bupati Karo Brigjen Pol [ Purn ] Dr.dr Antonius Ginting Sp.Og M.Kes, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kajari Karo Darwis Burhansyah SH.MH, Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Plt Sekda Eddy Suryanta Surbakti, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar dan relawan.

    Pangdam menyampaikan bahwa TMMD ke-125 merupakan wujud nyata sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan wilayah.

    “TMMD ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Namun juga membangun karakter dan wawasan kebangsaan masyarakat.

    Bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Pangdam.

    Program TMMD ke-125 TA 2025 berlangsung selama 30 hari pada empat wilayah Kodim jajaran Kodam I/BB khususnya di Kodim 0205/TK.

    Beberapa hasil pembangunan fisik yakni pembukaan jalan 600 meter, pembukaan boxs culvert 2 titik, pembuatan tembok penahan 15 x 12 meter, pengkerasan jalan 4,5 x 350 meter, pembuatan parit gendong 75 meter, pembuatan rabat beton 4,5 x 275 meter, pembuatan sumur bor 5 titik dan berbagai penyuluhan termasuk penyuluhan kesehatan.

    “Selain itu, TMMD juga akan merehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK),” terangnya.

    Untuk memperkuat ketahanan air, lima titik sumur bor akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat desa.

    Selain pembangunan fisik, TMMD ke-125 juga membawa program non-fisik yang menyasar peningkatan wawasan masyarakat.

    Penyuluhan bela negara, hukum, bahaya narkoba, dan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari agenda penyadaran

    Selain sasaran fisik, TMMD juga menyentuh masyarakat melalui program penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, hukum, dan kamtibmas.

    Kemudian penyuluhan anti-narkoba, pertanian, peternakan, juga UMKM, hingga penanganan stunting.

    Usai pelaksanaan upacara, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto didampingi Danrem 023/KS Kolonel Inf Jansen Nainggolan, Forkopimda Karo, menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda dan paket sembako kepada warga dan pasar murah kepada masyarakat serta membuka umkm untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

    Pangdam juga mengunyung pita atas peresmian jalan TMMD, peresmian sumur bor dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi TMMD di Desa Barusjahe Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Bupati Karo Buka Turnamen Bola Volly Merdeka Cup 2025 di Lapangan Kodim 0205 Tanah Karo

    Bupati Karo Buka Turnamen Bola Volly Merdeka Cup 2025 di Lapangan Kodim 0205 Tanah Karo

    TANAH KARO SUMUT, Djawaranews.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., secara resmi membuka Turnamen Bola Volly Putra Merdeka Cup 2025 Piala Bupati Karo di Lapangan Kodim 0205/TK, Berastagi pada Selasa (19/08/2025). Ajang olahraga ini diikuti 13 klub bola volly dari berbagai daerah di Kabupaten Karo.

    Dalam sambutannya, Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit atlet volly berbakat yang nantinya dapat dibina lebih lanjut oleh Pengcab PBVSI Karo.

    “Pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan sendiri oleh PBVSI. Ini adalah tanggung jawab bersama—pemerintah, organisasi masyarakat, pecinta olahraga, serta seluruh lapisan masyarakat. Semua diawali dengan penggalian potensi, pembinaan jangka panjang, kompetisi baik didalam maupun luar daerah, serta evaluasi yang berkesinambungan” ujar Bupati.

    Lebih lanjut, Bupati Karo menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga sarana mempererat persahabatan, meningkatkan rasa kekeluargaan, serta mengarahkan pelajar dan remaja pada kegiatan positif agar terhindar dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

    Ia berharap, ke depannya turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan dan bahkan berkembang menjadi event terbuka tingkat Sumatera Utara dengan peserta yang lebih banyak.

    Pada kesempatan itu, Bupati Karo Antonius Ginting juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Dandim 0205/TK atas dukungan fasilitas venue, panitia pelaksana, wasit, serta seluruh peserta. Tak lupa, beliau memberikan penghargaan kepada organisasi masyarakat Aron Karo, khususnya Ketua Umum Aron Karo Susi Susanty Br Ginting dan Ketua Harian Aryalan Ginting, yang telah peduli dalam mendukung pembinaan olahraga bola volly di Kabupaten Karo.

    “Bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, junjung sportivitas, dan jadikan turnamen ini sebagai ajang pembinaan sekaligus hiburan yang sehat bagi masyarakat” pesan Bupati Karo menutup sambutannya.

    Turnamen Bola Volly Putra Merdeka Cup 2025 berlangsung pada 19–21 Agustus 2025 di Lapangan Kodim 0205/TK. Sebanyak 13 klub berpartisipasi, yaitu: BJS VC, SMA RK VC, Polres Tanah Karo VC, Damkar Karo VC, Brahmana VC, Sipitu Kuta VC, Pertibi VC, Kalimbawang VC, Kacinambun VC, Paribun VC, Bunga N’Cole VC, SMA Negeri 1 Berastagi VC, dan Siberteng VC.
    Turnamen ini memperebutkan Piala Bupati Karo dengan total hadiah puluhan juta rupiah. (Erianto Perangin-Angin)