Kategori: Olahraga

  • Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang baru saja melepas pemberangkatan atlet untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts (IBCA MMA) di Surabaya, 15-18 Mei 2025.

    Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menuturkan, pihaknya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang mendukung penuh para atlet yang diberangkatkan agar dapat bersaing secara kompetitif selama kejuaraan berlangsung.

    Dispora Kota Tangerang menargetkan delapan atlet yang diberangkatkan dapat membawa pulang medali prestasi yang diperebutkan ke Kota Tangerang.

    “Kami mendukung penuh perkembangan cabang olahraga (cabor) baru ini dengan memberikan dukungan moral dan materi agar para atlet yang akan berlaga besok bisa memberikan pestasi yang terbaik sekaligus mengukir sejarah bagi Kota Tangerang,” ujar Kaonang didampingi Ketua Pengurus Cabang IBCA MMA Kota Tangerang, Arief Wibowo, di Kantor KONI Kota Tangerang, Rabu (14/5/25).

    Ia melanjutkan, pemberangkatan para atlet cabor IBCA-MMA tersebut merupakan perdana kali dilakukan di Kota Tangerang. Terlebih, cabor IBCA-MMA baru saja diakui secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, kemarin.

    Selain itu, Dispora Kota Tangerang menekankan pemberangkatan para atlet untuk berlaga di Kejurnas IBCA-MMA 2025 dilakuakn sebagai tindak lanjut persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan.

    “Kami berharap dengan diberangkatkannya para atlet cabor baru ini dapat mendukung antusias masyarakat untuk berpartisipasi mendorong kemajuan cabor yang mulai dikembangkan di Kota Tangerang ini,” pungkasnya. (Ad)

  • Selamatkan Masa Depan Atlet, Kemenpora Gelar Seleknas Tenis Meja, Sepak Takraw dan Tinju

    Selamatkan Masa Depan Atlet, Kemenpora Gelar Seleknas Tenis Meja, Sepak Takraw dan Tinju

    Jakarta, Djawaranews.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) akan menggelar Seleksi Nasional (Seleksnas) tiga cabang olahraga yakni Tenis Meja, Sepak Takraw, dan Tinju. Seleknas tersebut digelar untuk menyelamatkan masa depan atlet dari tiga cabor tersebut.

    Penyelenggaraan seleknas tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo yang didampingi oleh Wamenpora Taufik Hidayat, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono di Media Center, Kemenpora, Jakarta, Kamis (8/5) siang.

    “Hari ini saya mengumumkan seleksi nasional tiga cabang olahraga yang akan dilakukan oleh Kemenpora. Kita membuka seleknas yang bisa diikuti seluruh atlet Indonesia dari cabor tenis meja, sepak takraw dan tinju,” kata Menpora Dito.

    “Kita membuka seleknas ini dalam rangka persiapan SEA Games 2025 Thailand. Kenapa Kemenpora melakukan seleknas, karena memang masing-masing cabor ini ada kendala yang membuat masa depan atlet terganggu,” tambahnya.

    Menpora Dito menilai bahwa untuk multi event adalah partisipasi negara, jadi Kemenpora mengambil sikap dengan melakukan seleknas agar tidak mengorbankan atlet. “Jadi kali ini kita mengambil sikap tidak mau mengorbankan atlet dan pelatih yang selama ini sudah berlatih dan memepersiapkan diri, jangan karena ada kendala dari luar yang membuat pelatih dan atlet tidak bisa berangkat ke multi event,” tegas Menpora Dito.

    Menpora Dito juga menyampaikan seleknas ini dilakukan secara terbuka. “Seleksi ini terbuka untuk siapapun atlet dari tiga cabor tersebut, yang pasti kami tidak melihat atlet yang ikut dari federasi mana dan versi siapa. Yang pasti atlet ini akan kita siapkan sebaik mungkin untuk SEA Games 2025 Thailand bulan Desember mendatang,” ujarnya.

    “Saya harap seleknas ini bisa disebarkan ke komunitas, daerah dan insan olahraga Indonesia agar bisa menemukan atlet-atlet yang nanti bisa mengkibarkan prestasi Indonesia,” tambah Menpora Dito.

    Sementara untuk teknis penyelenggaraanya, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono mengatakan bahwa, pelaksanaan seleknas nanti akan memanfaatkan jaringan mantan atlet, akademisi, atau pelatih yang bisa menemukan atlet terbaik.

    “Untuk pendaftaran dan pelaksanaan seleknas akan digelar di GBK Arena Lantai 4, dan pertandingan cabor tersebut akan dilakukan secara berjenjang dengan menggunakan sistem round robin yang semua atlet bisa bertemu,” kata Surono. (Red)

  • Bupati Tangerang Minta Koordinator Olahraga Kecamatan Identifikasi dan Bina Potensi Atlet Lokal

    Bupati Tangerang Minta Koordinator Olahraga Kecamatan Identifikasi dan Bina Potensi Atlet Lokal

    Tangerang – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta kepada semua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) agar aktif mengidentifikasi dan membina potensi atlet lokal. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat melantik 29 KOK Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2025-2029 di Pendopo Bupati Ki Samaun Kota Tangerang, Rabu (30/4/25).

    “KOK itu menjadi ujung tombak pembinaan di wilayahnya dan memiliki tugas mulia. Saya berharap KOK semakin aktif untuk mengidentifikasi dan membina potensi atlet lokal,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Menurut dia, pembangunan sumber daya pemuda merupakan salah satu sasaran strategis dalam misi Pemerintah Kabupaten Tangerang: “Mewujudkan pendidikan yang berkualitas” melalui Peningkatan daya saing olahraga yang dilakukan dengan pembinaan terhadap atlet yang berkualitas. Misi dan pencapaian ini tidak mungkin berhasil bilamana tidak ada pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

    “Dengan sinergi yang kuat antara KOK, KONI, pemerintah kecamatan, dan pemangku kepentingan lainnya, saya yakin akan lahir banyak talenta berbakat yang dapat membawa nama harum Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

    Dia menandaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sarana, prasarana, serta program pembinaan atlet di seluruh kecamatan. Hal ini bukan hanya sekedar mengejar prestasi, tetapi ada hal yang lebih utama yaitu pembentukan karakter, sikap sportivitas dan solidaritas.

    “Kita ingin atlet-atlet asal Kabupaten Tangerang berdiri tegak apapun hasilnya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” tandasnya.

    Dirinya pun mengucapkan selamat bekerja dan semoga sukses dalam menjalankan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan untuk kemajuan keolahragaan di Kabupaten Tangerang.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat kepada para Koordinator Olahraga Kecamatan yang telah resmi dilantik. Terima kasih juga kepada KOK sebelumnya atas segala jerih payah dan dedikasinya untuk memajukan olah raga di Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (Shj)

  • Porprov 2026 Digelar Efisien Tanpa Kurangi Gengsi Ajang Olahraga

    Porprov 2026 Digelar Efisien Tanpa Kurangi Gengsi Ajang Olahraga

    SERPONG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan penyelenggaraan ajang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 tetap berjalan optimal, meski dengan pendekatan yang lebih efisien.

    Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, dalam Rapat Kerja Kota KONI Tangsel di Serpong, Jumat (18/4/2025).

    Bambang menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel telah memilih opsi untuk menyewa venue milik swasta ketimbang membangun fasilitas baru, di ajang cabang olahraga (cabor) tertentu saja.

    Langkah ini dinilai sebagai keputusan paling rasional, terutama melihat kondisi keuangan daerah yang masih perlu efisiensi.

    “Selagi kita bisa menggunakan dengan pola sewa, otomatis lebih efektif. Kita sudah memetakan lokasi bersama KONI dan Dispora, dan dengan posisi yang kita saat ini lihat, dimungkinkan untuk penyelenggaraan itu. Jadi, sebagian besar venue akan memanfaatkan fasilitas milik swasta,” ujar Bambang.

    Ia menegaskan, keputusan ini bukan soal memilih opsi murah, tetapi lebih pada efektivitas dan keberlanjutan.

    Membangun venue baru dengan anggaran puluhan miliar dinilai tidak sebanding jika hanya digunakan satu atau dua kali.

    “Kalau kita memang sudah punya konsep kuat untuk pemanfaatan jangka panjang, mungkin akan dibangun. Tapi situasi saat ini mengharuskan kita mengambil langkah yang paling masuk akal,” tambahnya.

    Meski digelar dengan pendekatan efisiensi, Bambang memastikan bahwa kualitas penyelenggaraan Porprov 2026 tidak akan berkurang. Panitia pelaksana pun sudah terbentuk dan akan bekerja maraton demi kesuksesan acara tersebut.

    “Kita jaga agar Porprov 2026 ini tetap bernilai resmi dan prestisius. Rapat kerja ini juga akan menjadi acuan kerja bagi tim pelaksana,” pungkas Bambang.

    Ajang Porprov sendiri merupakan agenda olahraga besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk kalangan pelajar dan komunitas olahraga. Pemkot Tangsel berharap ajang ini tetap menjadi wadah pembinaan sekaligus pemacu semangat olahraga di Tangsel. (At)