Kategori: Olahraga

  • Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke-80, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pertandingan Persahabatan Bola Voli Antar Instansi

    Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke-80, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pertandingan Persahabatan Bola Voli Antar Instansi

    Karimun, Djawaranews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menggelar pertandingan persahabatan bola voli dan silaturahmi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Balai Karimun serta dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun di lapangan voli Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun. Kamis, 21 Agustus 2025.

    Dari pantauan, terlihat pertandingan persahabatan bola voli tersebut berlangsung seru, dengan masing-masing tim menampilkan kekompakan dan semangat juang yang tinggi.

    Ditambah lagi, dukungan penuh semangat dari para pegawai serta keluarga besar dari masing-masing instansi turut menambah kemeriahan acara. Meski hanya bersifat persahabatan, pertandingan tetap dijalankan dengan penuh sportifitas dan semangat kompetisi yang sehat.

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengatakan bahwa pertandingan olahraga bola voli ini merupakan kegiatan hiburan guna semakin mempererat soliditas yang telah terjalin dalam momentum memperingati Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ke-80.

    “Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan semangat kekeluargaan di antar instansi. Semoga kebersamaan ini semakin terjalin dengan baik,”ujar Farid.

    “Selain itu kegiatan ini merupakan kegiatan hiburan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-80. Kita harapkan semangat perjuangan kemerdekaan terus mengalir dalam aliran darah dan sanubari kita,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Farid juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan dukungan untuk menjalani silaturahmi serta meningkatkan sinergitas antar instansi.

    “Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun, Pak Supendi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Pak Riadul Afkar beserta tim masing-masing yang berkenan hadir untuk melaksanakan pertandingan sparring partner dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun. Semoga melalui kegiatan hari ini kita makin kompak dan kedepannya kita terus berkolaborasi dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang positif serta bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

  • Imigrasi Tanjung Balai Karimun Meriahkan Olahraga Bersama Jelang HUT RI Ke-80

    Imigrasi Tanjung Balai Karimun Meriahkan Olahraga Bersama Jelang HUT RI Ke-80

    Karimun, Djawaranews.com – Dalam rangka menyambut HUT RI Ke -80 Tahun, jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun turut hadir dalam kegiatan olahraga bersama.

    Diketahui olahraga bersama ini dilaksanakan di Panggung Puteri Kemuning Coastal Area Kabupaten Karimun pada Minggu, 10 Agustus 2025.

    Turut hadir dalam olahraga bersama ini ialah Bupati Kabupaten Karimun, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Kapolres Karimun, Wadanlanal, Kasdim Karimun, Kepala Imigrasi Tanjung Balai Karimun dan seluruh stakeholder lainnya serta masyarakat Kabupaten Karimun.

    Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid yang didampingi Kasi Inteldakim, Ramono Winawan, Kasubsi Lantaskim, Elmi, Kasubsi Dakkim, Nofirman, Kaur Umum, Renold beserta CPNS Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun mengapresiasi atas terlaksananya olahraga bersama tersebut.

    Lebih lanjut, Farid menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat hubungan sinergis antara seluruh Forkopimda Kabupaten Karimun.

    “Hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh semangat untuk menyambut HUT RI. Di mana kegiatan ini sangat luar biasa dan berlangsung meriah,” kata Farid.

    “Dan kegiatan olahraga bersama ini juga merupakan wadah bersilaturahmi serta upaya dalam membangun semangat kebersamaan serta memperkokoh persaudaraan antar instansi jelang HUT ke-80 Tahun Kemerdekaan RI,” ungkapnya.

    Terakhir, Farid berharap melalui olahraga bersama ini dapat memupuk semangat nasionalisme dan kebersamaan antar jajaran instansi dan masyarakat.

    “Mari kita sambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini dengan penuh sukacita. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” tutupnya.

  • Menpora Dito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo: 10 Bulan Penuh Karya, Kerja dan Prestasi

    Menpora Dito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo: 10 Bulan Penuh Karya, Kerja dan Prestasi

    Jakarta, Djawaranews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Sidang kabinet ini membahas sejumlah agenda strategis terkait peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus mendatang serta arahan Presiden dan Pencapaian Program Prioritas.

    Menpora Dito hadir di lingkungan kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.40 WIB, seperti menteri-menteri KMP lain yang juga hadir, Menpora Dito nampak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana warna gelap. Menpora juga mengenakan topi warna biru.

    “Alhamdulillah, dalam arahan beliau Pak Presiden mengapresiasi semua pencapaian,” ucap menpora Dito usai mengikuti jalannya Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (6/8) petang.

    Sejumlah menteri yang juga  hadir di antaranya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Imigrasi Agus Andrianto, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Koperasi Budi Arie.

    Lalu, tampak MenPAN-RB Rini Widyantini, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

    Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, Kepala BPJPH Haikal Hassan, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri PPMI Abdul Kadir Karding, dan Kepala Staf Presiden AM Putranto juga hadir serta yang lainnya.

    Sebelumnya, dari ruang Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo menyampaikan, apresiasi mendalam kepada jajaran menterinya yang dinilai bekerja solid dan kompak dalam mengawal kebijakan pemerintah. “Ini menjelang 10 bulan pertama pemerintahan yang kita jalankan atas mandat dari rakyat Indonesia. 10 bulan ini kita rasakan bersama adalah 10 bulan yang sangat penuh dengan karya, dengan kerja, dengan prestasi,” ujar Presiden Prabowo.

    Kepala Negara mengibaratkan dirinya sebagai kapten kesebelasan yang memimpin tim olahraga dengan semangat kebersamaan. Untuk itu, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja keras jajaran Kabinet Merah Putih.

    “Saya sebagai nahkoda, saya sebagai Presiden, saya sebagai pemimpin saudara-saudara, katakanlah saya sebagai Kapten Kesebelasan. Saya ingin menyampaikan terima kasih atas kerja keras saudara-saudara. Dari hati saya paling dalam, saya menyampaikan penghargaan atas kerja keras saudara-saudara,” ungkap Presiden.

    Presiden Prabowo menilai koordinasi antar menteri telah berjalan dengan baik sehingga sejumlah target strategis dapat dicapai. “Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang benar,” kata Presiden. (Red)

  • Hari Bhakti Adhyaksa: Rutan Banjarnegara Tunjukkan Komitmen Kolaborasi Antar-Instansi

    Hari Bhakti Adhyaksa: Rutan Banjarnegara Tunjukkan Komitmen Kolaborasi Antar-Instansi

    Banjarnegara, Djawaranews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara ambil bagian dalam kegiatan senam bersama yang digelar di Alun-Alun Banjarnegara, Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 dan menjadi simbol kuatnya sinergi antar Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

    Senam bersama tersebut diikuti oleh berbagai elemen penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Banjarnegara selaku tuan rumah, Polres Banjarnegara, Kodim 0704 Banjarnegara, Pengadilan Negeri Banjarnegara, serta jajaran Rutan Banjarnegara. Turut mendukung pula Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan sejumlah instansi vertikal, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta Sekretariat Daerah.

    Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan sambutan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara dan Bupati Banjarnegara. Setelah itu, peserta diajak mengikuti senam kebugaran yang dipandu instruktur profesional dengan iringan musik yang membangkitkan semangat. Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng, sesi ramah tamah, serta foto bersama seluruh peserta.

    Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyambut positif kegiatan ini sebagai sarana memperkuat kerja sama lintas lembaga. “Senam bersama ini tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga mempererat hubungan antar instansi penegak hukum. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini karena sangat relevan dengan semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan,” ujarnya.

    Menurut Dodik, keterlibatan aktif Rutan Banjarnegara dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata peran strategis lembaga pemasyarakatan dalam membangun komunikasi yang harmonis sekaligus memperkuat nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan humanisme.

    Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 tahun ini menjadi momen reflektif sekaligus pengingat pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam melayani masyarakat. Rutan Banjarnegara menegaskan bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya menjaga warga binaan, namun juga membina dan memberdayakan mereka agar siap kembali menjadi bagian dari masyarakat secara utuh.

    Dengan semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara APH dan pemerintah daerah terus terjaga demi menciptakan pelayanan publik yang semakin humanis dan berkeadilan.

  • Lepas Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Menpora Dito: Promosikan Daerah ke Mata Dunia Melalui Olahraga

    Lepas Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Menpora Dito: Promosikan Daerah ke Mata Dunia Melalui Olahraga

    Banyuwangi, Djawaranews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, secara resmi melepas ratusan peserta Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 edisi ke-10 Etape ke-4. Etape ini akan menempuh jarak 150 KM yang merupakan etape terakhir dari pelaksanaan kompetisi balap sepeda internasional ini di RTH Maron Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (31/7) pagi.

    TdBI adalah contoh nyata bagaimana satu event olahraga dapat mendatangkan manfaat multidimensi. Bukan hanya menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, dan UMKM lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menarik investasi, dan memperkuat branding daerah di kancah global.

    “Saya sangat senang dengan pelaksanaan kejuaraan balap sepeda internasional ini, karena inilah yang harus bisa dicontoh daerah lain bagaimana mempromosikan daerah lokal khususnya Banyuwangi dengan ciri khas Ijen dikuatkan,” ujar Menpora Dito sebelum melepas peserta Etape 4.

    “Jadi, ini secara tidak langsung mata dunia semakin mengetahui keajaiban kawah Ijen itu sendiri dengan menyelenggarakan kompetisi balap sepeda berstandar internasional,” imbuh Menpora Dito.

    Sebanyak 20 tim telah berpartisipasi, terdiri dari 14 tim luar negeri dan 6 tim Indonesia dengan total, sekitar 100 pembalap dari 24 negara. Beberapa negara baru yang ambil bagian tahun ini antara lain Estonia, Italia, dan Arab Saudi. Panitia mencatat 44 tim dari berbagai negara mendaftar, namun hanya 20 tim yang terpilih berdasarkan peringkat UCI dan kualitas atlet.

    “Kejuaraan balap sepeda ini diikuti 24 negara. Tahun lalu saya hadir juga disini kalau tidak salah diikuti 10 klub sepeda nasional dan internasional, tapi tahun ini yang ikut 20 klub ratusan pebalap dari 24 negara. Jadi, kegiatan ini menjadi kegiatan yang memang makin dinantikan oleh dunia sepeda,” tutur Menpora.

    Menpora Dito berharap, kompetisi balap sepeda internasional TdBI di tahun-tahun mendatang diikuti lebih banyak lagi peserta dari seluruh belahan dunia. Ia senang dan bangga kegiatan ini dapat menjadi motivasi anak-anak muda berprestasi di olahraga.

    “Saya harap tahun depan yang ikut lebih banyak lagi dan insha Allah saya akan hadir bisa lebih lama lagi di Banyuwangi. Kepada para atlet, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi dan sportivitas nya yang tinggi, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di bidang olahraga,” harapnya.

    “Kepada Pemerintah Daerah Banyuwangi, panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Tour de Banyuwangi Ijen ini, saya mengapresiasi kerja keras dan dedikasinya sehingga acara ini berjalan dengan baik,” pungkas Menpora Dito.

    Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, Tour de Banyuwangi Ijen merupakan ajang sport tourism untuk memajukan olahraga sepeda di Indonesia, sekaligus ajang promosi wisata Banyuwangi. Even ini konsisten diselenggarakan dimana tahun ini memasuki gelaran ke-10.

    “Kami konsisten selenggarakan Tour de Ijen hingga satu dekade ini. TdBI bukan hanya ajang olahraga, melainkan telah menjadi ikon sport tourism Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.

    TdBI tahun ini menempuh total jarak 593 kilometer, terbagi dalam empat etape yang menyuguhkan keindahan lanskap Banyuwangi sekaligus tantangan medan ekstrem. Etape 1: Pasar Pesanggaran – Kantor Bupati Banyuwangi (125,5 km), Etape 2: Alas Purwo – Kantor Bupati Banyuwangi (158,8 km), Etape 3: RH Glenmore – Kantor Bupati Banyuwangi (140,3 km) dan Etape 4: RTH Maron Genteng – Paltuding Ijen (150 km). (Red)

  • Timnas Indonesia Runner-Up Piala AFF U-23, Menpora Dito Tetap Apresiasi Perjuangan Garuda Muda

    Timnas Indonesia Runner-Up Piala AFF U-23, Menpora Dito Tetap Apresiasi Perjuangan Garuda Muda

    Jakarta, Djawaranews.com – Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF U-23. Hasil ini diperoleh setelah Garuda Muda kalah 0-1 dari Vietnam dalam pertandingan final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7).

    Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Kadek Arel dan kawan-kawan dinilai sudah bermain maksimal.

    “Pastinya apresiasi, Indonesia bisa sampi ke final. Artinya strategi yang dipakai dan pola permaianan sudah baik,” ujar Menpora Dito setelah pertandingan.

    Menpora Dito yakin PSSI akan melakukan serangkaian evaluasi setelah gelaran Piala AFF tahun ini. Sebab akan ada sejumlah turnamen penting lainnya yang akan menanti.

    “Kedepan ada evaluasi, serta memastikan strategi kedepan untuk memantapkan permainan. Tantangan kedepan adalah mempertahankan emas SEA Games (sepak bola),” jelas Menpora Dito.

    Lebih lanjut, Menpora Dito juga memberikan apresiasi kepada suporter yang sudah memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tercatat, 35.592 penonton hadir langsung menyaksikan laga final kali ini.

    “Kita lihat tadi stadion penuh. Ini artinya energi dukungan dari masyarakat sangat luar biasa. Kepada masyarakat, mohon terus dukung dan doakan Timnas Indonesia,” terang Menpora Dito.

    Sementara, Ketum PSSI, Erick Thohir, menyayangkan kekalahan tipis Timnas Indonesia. Kendati demikian, dia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan pasukan Gerald Vanenburg yang telah dilakukan hingga sampai ke final.

    Disamping itu, Erick menyoroti kondisi Timnas Indonesia yang tampil tidak dengan kekuatan penuh. Misalnya Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah yang dalam keadaan tidak prima.

    “Ya memang kalau dibilang apakah ini tim terbaik, ya tidak. Kita kehilangan dua pemain inti, tapi ini bukan alasan ya. Arkhan dan Toni tidak bisa bermain (penuh), keseimbangan lapangan tengah tidak maksimal,” ucapnya.

    Seperti diketahui, Vietnam menjadi kampiun setelah menang 1-0 atas Indonesia. Gol kemenangan Vietnam dicetak Nguyen Cong Phuon pada menit ke-37.

    Meski gagal juara, dua penggawa Timnas Indonesia sukses meraih penghargaan individu. Jens Raven menjadi top skor dan Muhammad Ardiansyah kiper terbaik. Tentu ini menjadi bukti kualitas potensi generasi muda Indonesia. (Red)

  • Pertama Kali di Indonesia, FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series 2025 Jadi Momen Bersejarah

    Pertama Kali di Indonesia, FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series 2025 Jadi Momen Bersejarah

    Jakarta, Djawaranews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menghadiri upacara pembukaan turnamen bola basket 3×3, FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series 2025 di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (24/7) malam.

    Dalam sambutannya, Menpora mengatakan penyelenggaraan ajang ini merupakan momen yang bersejarah. Pasalnya untuk pertama kalinya Indonesia khususnya Jakarta menjadi tuan rumah kejuaraan dunia bola basket 3×3 putri yang merupakan agenda resmi federasi bola basket internasional FIBA.

    Apalagi selain FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series, juga digelar FIBA 3×3 Jakarta Challenger 2025 untuk sektor putra. “Dan kejuaraan ini selama empat tahun ke depan akan terus diselenggarakan di Indonesia,” sebut Menpora Dito.

    Menurut Menpora, penyelenggaraan FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series 2025 serta FIBA 3×3 Jakarta Challenger 2025 ini merupakan salah satu langkah, strategi, dan komitmen Kemenpora mendorong Timnas Basket 3×3 Indonesia bisa lolos ke Olimpiade 2028 di Los Angeles.

    Menpora Dito menjelaskan, Kemenpora melalui Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK)/Inaspro terlibat langsung dalam penyelenggaraan kejuaraan ini dengan bekerja sama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Menghadirkan venue yang representatif, penyelenggaraan ajang bola basket 3×3 dunia ini dirangkai sejumlah hiburan dan gerai UMKM untuk memaksimalkan pengalaman penonton yang datang.

    “Saya rasa venue-nya luar biasa. Jadi semoga semua pencinta basket maupun para anak muda bisa menikmati pertandingannya,” ujar Menpora Dito.

    Menpora juga mengajak masyarakat luas untuk meramaikan dengan datang menyaksikan langsung ajang ini yang berlangsung hingga Minggu (27/7) mendatang. Apalagi harga tiketnya relatif terjangkau yaitu hanya Rp10 ribu.

    “Dengan Rp10 ribu sudah bisa masuk, ada UMKM, ada performance, ada banyak lainnya. Jadi cocok banget untuk anak muda bergaul dan nongkrong di sini,” tutur Menpora Dito.

    Pembukaan FIBA 3×3 Women’s Series ini sendiri ditandai dengan lemparan bebas yang dilakukan Menpora Dito bersama Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Menpora lantas menyaksikan laga antara Tim Jakarta melawan Tim Filipina.

    Hadir mendampingi Menpora Dito dalam upacara pembukaan ini di antaranya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Staf Ahli Bidang Regulasi Kepemudaan dan Keolahragaan Samsudin, Staf Khusus Bidang Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra, Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati, Staf Khusus Bidang Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra Suryohadiprojo, serta Direktur LPDUK/Inaspro Ferry Yuniarto Kono. (Red)

  • Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Tutup Usia, Wamenpora Taufik: Almarhum Guru dan Sosok Panutan Bulu Tangkis Indonesia

    Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Tutup Usia, Wamenpora Taufik: Almarhum Guru dan Sosok Panutan Bulu Tangkis Indonesia

    Bandung, Djawaranews.com – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat, takziah ke almarhum Iie Sumirat di rumah duka Jl. Sukabakti VII No.60, RT/RW. 03/07, Sukapura, Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat.

    Wamenpora tiba di rumah duka sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (23/7) dini hari, usai mendapat kabar duka dari kerabat sesama bulu tangkis. Kedatangan Wamenpora dan rombongan disambut hangat sanak keluarga almarhum.

    Iie Sumirat lahir di Bandung, 15 November 1950. Almarhum juga sebagai orang yang pertama kali menemukan bakat luar biasa bulutangkis Wamenpora Taufik Hidayat kala masih berada di kampung halamanya, Pangalengan.

    “Tanpa beliau saya tidak akan bisa sampai ke titik ini, dari umur 9 tahun saya mulai latihan sama beliau sampai umur 14 tahun. Diajarin dasar-dasar bulu tangkis seperti apa dan beliau juga menjadi salah satu panutan bulu tangkis tanah air,” kenang Wamenpora Taufik.

    Di tengah duka dan rasa kehilangan yang mendalam, Wamenpora Taufik mengaku sangat kehilangan sosok Iie Sumirat yang ia anggap sudah seperti orang tuanya sendiri.

    “Yang nemuin saya, yang lahirin saya ya beliau ini. Dan buat saya sangat kehilangan sekali, dari kemarin memang sudah niatan ke Bandung saat beliau sakit tapi belum, dan tadi dikabarin dan ya langsung kesini,” paparnya.

    “Beliau sudah saya anggap seperti orang tua sendiri, karena waktu kecil kalau tidak latihan bahkan tidur dirumahnya sampai sekarang ya, karena rumah sama lapangannya sebelahan sampai sekarang masih ada,” urai Wamenpora menambahkan.

    Iie Sumirat merupakan salah satu legenda olahraga bulu tangkis yang membawa kejayaan Indonesia di panggung dunia, beliau tutup usia pada Selasa, 22 Juli 2025. Nama Iie Sumirat mulai mencuat di era 1970-an sebagai tunggal putra andalan tim bulutangkis Indonesia. Prestasinya paling menonjol saat membawa Indonesia menjadi juara Thomas Cup 1976 dan 1979, di mana ia tampil sebagai pemain kunci.

    Salah satu tonggak penting lainnya adalah keberhasilannya meraih gelar juara di Kejuaraan Invitasi Asia 1976 yang digelar di Bangkok. Turnamen ini spesial karena mempertemukan Indonesia dan China, dua raksasa bulu tangkis yang saat itu belum sering beradu di arena internasional resmi.

    Ia juga mencatatkan namanya dalam sejarah dunia bulu tangkis dengan merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 1977, yang merupakan edisi pertama turnamen tersebut. Ini sekaligus menegaskan kelasnya sebagai pemain elite dunia. Usai pensiun dari dunia atlet, Iie aktif sebagai pelatih dan mentor. Ia menjadi bagian penting dari PB SGS Bandung dan dikenal memiliki andil besar dalam mencetak atlet-atlet muda berbakat dari Jawa Barat.

    “Semua tidak ada yang abadi, untuk para atlet usia olahraga bulu tangkis itu ada batasnya, saya harap bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, yang pasti harus ada daya juang untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkas Wamenpora Taufik. (Red)

  • Buka Seri Nasional Durava Liga Anak Indonesia 2025, Wamenpora Taufik: Ajang Wujudkan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

    Buka Seri Nasional Durava Liga Anak Indonesia 2025, Wamenpora Taufik: Ajang Wujudkan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

    Jakarta, Djawaranews.com – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, secara resmi membuka Seri Nasional Durava Liga Anak Indonesia (LAI) By Inaspro Season 2 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola TNI AU Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/7).

    Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan pelepasan balon sebagai tanda dimulainya kompetisi yang berlangsung pada 1–5 Juli 2025.

    “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Liga Anak Indonesia Seri Nasional 2025 resmi dibuka. Selamat bermain dan selamat bergembira,” ujar Wamenpora Taufik saat membuka acara tersebut.

    Ajang ini diikuti oleh 1.395 anak dari 96 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang mewakili 36 regional dari seluruh Indonesia. Mereka turun dalam empat kategori usia: U-8, U-10, U-11, dan U-12. Selain itu, hadir pula 192 pelatih dan ofisial yang turut mendampingi para pemain muda berbakat.

    Wamenpora Taufik mengajak para peserta untuk menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Ia menyebut bahwa dari lapangan ini akan lahir pemain-pemain hebat yang kelak membanggakan bangsa.

    “Kalian datang ke Jakarta bukan hanya untuk bermain bola, tapi untuk menunjukkan bahwa masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan kalian semua. Dari kampung, dari kota, dari ujung timur sampai ujung barat, kalian punya mimpi yang sama: ingin jadi pemain hebat, memakai seragam timnas, dan bikin bangga orang tua kalian,” ujarnya.

    Wamenpora juga menegaskan bahwa tugas pemerintah adalah memastikan agar mimpi-mimpi itu terus tumbuh. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang aman, menyenangkan, dan berkualitas bagi anak-anak untuk belajar, berlatih, dan bertanding.

    “Liga Anak Indonesia ini bukan sekadar ajang perebutan juara, tetapi juga ruang belajar yang sehat dan menyenangkan. Dengan format yang baru, semua anak mendapat kesempatan bermain sehingga pengalaman dan pembelajaran menjadi fokus utama,” ucapnya.

    Momen pembukaan juga dimeriahkan oleh kehadiran para legenda sepak bola Indonesia, seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandy dan Leo Saputra. Para legenda tersebut diminta maju ke tengah lapangan agar anak-anak dapat melihat langsung sosok inspiratif yang pernah membela Merah Putih.

    “Kami ingin anak-anak tahu siapa panutan mereka. Kami ingin mereka terinspirasi, karena dari lapangan ini, bukan tidak mungkin kelak ada yang mengikuti jejak Mas Kurniawan dan kawan-kawan, bahkan melampaui,” ujar  Wamenpora Taufik.

    Mengakhiri sambutannya, Wamenpora memberikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, pendamping, panitia, operator lokal, dan tim dari Inaspro atas dedikasi mereka dalam menyukseskan acara ini. Ia juga menitipkan pesan penting kepada para peserta.

    “Bermainlah dengan semangat, jaga sportivitas, dan saling menghargai. Menang itu menyenangkan, tapi proses, semangat, dan persahabatan jauh lebih penting,” ujarnya. (Red)

  • Hadiri Hijriah Food Festival 2025, Wamenpora Taufik Harap Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Hadiri Hijriah Food Festival 2025, Wamenpora Taufik Harap Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Depok, Djawaranews.com – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat menghadiri penutupan Hijriah Food Festival 2025 di Masjid At-Thohir, Jalan Mochamad Thohir, Tapos, Depok, Jawa Barat (Jabar), Minggu (29/6) malam.

    “Terima kasih Pak Wamenpora sudah hadir dalam acara ini,” sapa Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi Thohir menyambut Wamenpora Taufik yang dalam kesempatan itu datang bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2003–2007 Agum Gumelar.

    Ketua KIKT dalam sambutannya menjelaskan, selain menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447, Hijriah Food Festival 2025 ini juga berperan sebagai jembatan mempererat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Sejumlah perwakilan China Chamber of Commerce hadir dalam festival yang diinisiasi Republika dan KIKT ini, di mana mereka turut membuka stan makanan dan minuman khas Tiongkok.

    “Pendekatan saya adalah bagaimana mempererat hubungan kedua negara ini, bukan hanya melalui kerja sama bisnis, tetapi juga lewat budaya dan makanan,” terang pria yang karib disapa Boy Thohir ini.

    Wamenpora Taufik memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Hijriah Food Festival 2025 ini. Ucapan selamat disampaikan Wamenpora atas kesuksesan acara yang digelar sejak 27 Juni lalu ini.

    “Sangat bagus ya. Dengan adanya acara ini mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, bukan hanya di Kota Depok, tetapi juga di seluruh Indonesia,” tutur Wamenpora Taufik.

    Tak luput Wamenpora juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-30 untuk Republika. Diketahui media ini merupakan salah satu inisiator penyelenggaraan Hijriah Food Festival 2025.

    “Untuk Republika selamat ulang tahun yang ke-30. Semoga berita-beritanya bagus untuk mengangkat anak-anak muda, olahragawan, bangsa Indonesia biar lebih maju lagi,” sebut Wamenpora.

    Hijriah Food Festival 2025 sendiri mengusung konsep hiburan keluarga yang ramah, religius, dan sarat budaya. Festival ini mengangkat tema kuliner lintas budaya yang menghadirkan sajian kuliner halal dari Indonesia, Timur Tengah, dan Tiongkok.

    Puluhan tenant berpartisipasi dalam festival ini, meliputi pelaku UMKM dan jenama populer yang menawarkan sajian dengan harga terjangkau. Hijriah Food Festival 2025 juga diramaikan acara seni dan budaya, tausiyah keagamaan, juga kegiatan edukasi anak-anak seperti mewarnai dan kaligrafi.

    Adapun pada hari terakhirnya festival ini ditutup dengan pesta kembang api spektakuler yang menghiasi langit malam di atas Masjid At-Thohir. (Red)