Kategori: Nasional

  • Guna Memastikan Keamanan Pada Wisatawan, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Lakukan Pengecekan di Taman Nasional Bromo Tengger

    Guna Memastikan Keamanan Pada Wisatawan, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Lakukan Pengecekan di Taman Nasional Bromo Tengger

    Jawa Timur, Djawaranews.com – Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri gelar kegiatan pembinaan teknis (Bimtek) Sistem Pengawasan objek wisata pada program prioritas polri kegiatan IX di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kamis, 10 Juli 2025.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Harry Kurniawan selaku penanggung jawab bimtek serta didampingi oleh Kombes Pol Noerwiyanto, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata dan Pembina Fitriana Nurhayati.

    Turut hadir pula, pihak pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yakni Nur Asman S.H selaku Kepala Seksi PTN Wilayah I dan Hariyono selaku Kepala Resort Cemoro Lawang.

    Adapun rangkaian kunjungan Tim Bimtek sistem pengawasan obwis program prioritas polri kegiatan IX di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini ialah melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), memberikan arahan tentang bagaimana sistem pengamanan obwis diterapkan oleh pengelola demi memelihara keamanan dan ketertiban pengunjung.

    Selanjutnya, melakukan diskusi tentang hal-hal yang sudah dilakukan oleh pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) serta melakukan peninjauan Lautan Pasir, Kawah Bromo.

    Terakhir, Tim Bimtek melihat Infrastrukur, sarana keamanan, keselamatan, pola pengamanan, sistem pengamanan internal, layanan kesehatan dan pusat informasi yang ada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tersebut.

    Saat ditemui usai kunjungan, Brigjen Pol Harry Kurniawan selaku penanggung jawab Tim Bimtek mengatakan kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk menindaklanjuti program prioritas polri kegiatan IX.

    “Pertama saya mengucapkan terimakasih kepada pengelola Taman Nasional Bromo atas kesediaannya menerima Tim Bimtek ini,” katanya.

    “Dan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas program prioritas polri kegiatan IX dan merupakan upaya Polri untuk mendukung program Asta cita pemerintah yaitu bapak Presiden RI,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Harry mengungkapkan bahwa Polri bertanggung jawab untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah, Polres, Polsek dan bhabinkamtibmas dalam bekerjasama dengan pengelola destinasi wisata nasional yang ada di seluruh Indonesia.

    “Dan hasil kunjungan ini, kami melihat objek wisata ini telah tertata dengan baik, namun masih perlu pembenahan sistem pengamanan pada objek wisata seperti, infrastruktur jalannya, layanan keselamatan pengunjung, keamanan, layanan klinik kesehatan, pusat informasi serta kenyamanan di kantong parkir pengunjung,” imbuhnya.

    “Karena hal ini tertuang dalam kriteria pengamanan pada objek wisata yang terdiri dari 6 Elemen dan 121 Kriteria serta penting dilakukan Risk Assessment Objek wisata ini,” lanjutnya.

    Terakhir, Harry berharap hasil temuan Tim Bimtek terhadap sistem pengawasan pada objek wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pengelola.

  • Presiden Prabowo Disambut Hangat dalam Upacara Kenegaraan di Istana Planalto, Brasilia

    Presiden Prabowo Disambut Hangat dalam Upacara Kenegaraan di Istana Planalto, Brasilia

    Brasil, Djawaranews.com – Suasana khidmat dan penuh kehormatan terasa di Istana Planalto, Brasilia ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Brasil, pada Rabu, 9 Juli 2025. Dalam prosesi upacara penyambutan kenegaraan, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva beserta Ibu Negara Rosangela Lula da Silva.

    Menandai dimulainya rangkaian upacara penyambutan kenegaraan di istana Planalto, iring-iringan kendaraan Presiden Prabowo disambut oleh 114 pasukan berkuda militer Brasil dengan berseragam upacara khas yang identik. Selanjutnya kendaraan Presiden Prabowo bergerak perlahan menuju titik drop off. Prosesi dilanjutkan dengan inspeksi pasukan  kehormatan militer Brasil oleh Presiden Prabowo. Dengan langkah tegap, Presiden Prabowo berjalan melakukan inspeksi pasukan hingga tiba di ujung jalan menuju pintu utama istana.

    Setelah melaksanakan inspeksi pasukan Presiden Prabowo kemudian berjalan menuju pintu utama Istana Planalto, tempat Presiden Lula da Silva dan Ibu Negara Rosangela Lula da Silva telah menunggu.

    Usai berjabat tangan dan berpelukan hangat, kedua pemimpin negara kemudian berdiri berdampingan untuk memberikan penghormatan dalam pengibaran bendera merah putih yang diiringi oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya. Serta dilanjutkan dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Brasil dengan bendera Brasil yang sebelumnya telah berkibar di halaman istana.

    Selanjutnya, Kedua Kepala Negara tampak saling bergandengan tangan dan berbincang begitu hangat sambil berjalan menuju lokasi foto bersama. Setelah proses pengambilan foto, kedua kepala negara saling memperkenalkan anggota delegasi dari kedua negara.

    Tampak delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, dan Duta Besar RI untuk Brasil Edi Yusup.

    Usai perkenalan delegasi, Presiden Prabowo dan Presiden Lula kemudian berjalan menuju balkon utama Istana Planalto untuk menerima penghormatan dari parade pasukan kehormatan militer kebanggaan Brasil.

    Setelah menyaksikan parade, kedua kepala negara mengadakan pertemuan bilateral bersama-sama dengan seluruh delegasi guna membahas hubungan bilateral Indonesia – Brasil beserta berbagai peluang kerja sama di segala bidang strategis.

    Menutup kunjungan kenegaraan ini, Presiden Lula menyelenggarakan jamuan santap siang kenegaraan bagi Presiden Prabowo beserta delegasi di Itamaraty kompleks Kementerian Luar Negeri Brasil. (Red)

  • Rapat dengan DPR RI, Mendagri Jelaskan Prestasi Kinerja dan Pengelolaan Anggaran Kemendagri dan BNPP Tahun 2024

    Rapat dengan DPR RI, Mendagri Jelaskan Prestasi Kinerja dan Pengelolaan Anggaran Kemendagri dan BNPP Tahun 2024

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan berbagai prestasi dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tahun Anggaran (TA) 2024 dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Selasa (8/7/2025). Capaian positif tersebut tercermin dari sejumlah indikator kinerja strategis yang berhasil diraih sepanjang tahun berjalan.

    Ia menjelaskan, Kemendagri berhasil merealisasikan anggaran sebesar Rp5,16 triliun atau 96,55 persen dari pagu sebesar Rp5,35 triliun. Realisasi ini menempatkan Kemendagri pada peringkat ke-6 dari 21 kementerian/lembaga (K/L) dengan pagu anggaran sedang, serta peringkat ke-33 dari total 86 K/L secara nasional. Persentase ini juga lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada pada angka 95,62 persen.

    Selain itu, atas penyajian Laporan Keuangan Tahun 2024, Kemendagri kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini tersebut merupakan yang ke-11 kali berturut-turut sejak laporan keuangan tahun 2014. “Artinya dapat secara implisit bahwa Kementerian Dalam Negeri dalam merealisasikan anggarannya dianggap efisien, efektif, transparan, akuntabel, artinya dapat mengelola keuangan tersebut,” ujarnya di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta.

    Tak hanya itu, Kemendagri juga mencatat berbagai prestasi dalam pelaksanaan program. Di antaranya adalah capaian nilai kinerja anggaran sebesar 93,68 atau predikat “Sangat Baik” menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kemendagri juga mengalami peningkatan nilai pada sejumlah indikator tata kelola pemerintahan, seperti Nilai Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan sebesar 77,90 atau kategori “Sangat Baik” menurut Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

    Lebih lanjut, Mendagri mengatakan bahwa Kemendagri memperoleh Nilai Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 88,92 atau kategori A- dari KemenPANRB. Selain itu, Kemendagri juga meraih Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar 98,95 atau predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

    Pada kesempatan yang sama, Mendagri turut memaparkan kinerja BNPP selama tahun 2024. Realisasi belanja BNPP tercatat sebesar Rp231,63 miliar atau 98,01 persen dari total pagu. Capaian ini menempatkan BNPP di atas rata-rata nasional, serta berada di peringkat ke-11 dari 47 K/L dengan kategori pagu kecil dan peringkat ke-16 dari total 86 K/L secara nasional.

    BNPP juga kembali meraih opini WTP ke-11 kalinya secara berturut-turut dari BPK, serta mencatatkan nilai Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar 98,23 dari Bappenas. Nilai Indeks Reformasi Birokrasi BNPP pun meningkat dari 70,08 menjadi 73,88. Selain itu, layanan publik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) memperoleh kategori “Prima” dari KemenPANRB.

    “Kami berterima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI yang selalu melakukan pengawasan kepada Kementerian Dalam Negeri dan BNPP dengan nilai-nilai yang cukup baik tersebut,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyampaikan pagu indikatif Kemendagri dan BNPP untuk tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa pagu indikatif Kemendagri pada 2026 sebesar Rp3.244.174.658.000. Berdasarkan kebutuhan yang ada, pihaknya juga telah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3.145.931.679.000. Adapun pagu indikatif BNPP untuk 2026 sebesar Rp131.115.351.000, dengan usulan tambahan anggaran sebesar Rp235.184.696.000.

    Sebagai informasi tambahan, selain Mendagri, hadir pula Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima. (Rg)

  • Pastikan Keamanan Pada Objek Wisata Nasional di Jatim, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bintek

    Pastikan Keamanan Pada Objek Wisata Nasional di Jatim, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Bintek

    Jawa Timur, Djawaranews.com – Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri gelar kegiatan pembinaan teknis (Bintek) Program Prioritas Polri kegiatan IX di destinasi pariwisata nasional wilayah hukum Polda Jatim. Selasa, (08/07/25).

    Kegiatan ini dipimpin oleh Brigjen Pol Harry Kurniawan – Auditor Utama TK II Korsabhara Baharkam Polri yang juga selaku penanggung jawab bintek program prioritas polri kegiatan IX di destinasi pariwisata nasional wilayah hukum Polda Jatim serta didampingi oleh Kombes Pol Noerwiyanto, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata dan Pembina Fitriana Nurhayati.

    Dari pantauan, Tim Bintek tersebut menghadap Kapolda Jawa Timur selanjutnya berkunjung ke objek wisata Kebun Binatang Surabaya. Kemudian melakukan Bintek Pamwisata kepada Kanit Pamobvit pada 7 Polres Jajaran Polda Jatim dan terakhir Kunjungan dan Bimtek Pamwisata kepada Personel Unit Pamobvit Polres Gresik.

    Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto menyambut baik atas kunjungan Tim Bintek ke Polda Jawa Timur.

    Lebih lanjut, ia berharap kunjungan Tim Bintek Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dapat mendukung optimalisasi pengamanan pada objek wisata yang ada di wilayah hukum Polda Jatim.

    “Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh Tim Bintek Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri yang telah hadir ke Polda Jatim ini,” kata Kapolda.

    “Dan kami Polda Jatim sangat perlu dukungan dari Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri untuk optimalisasi pengamanan di Objek wisata, khususnya antisipasi terjadi seperti di Pelabuhan penyebaran Gilimanuk agar tidak terulang lagi,” lanjutnya.

    Selain itu, ia menambahkan bahwa penggunaan K9 di daerah dan polres jajaran sangat penting untuk mencegah gangguan Kamtibmas di kawasan objek wisata yang ada di wilayah hukum Polda Jatim.

    Sementara itu, Brigjen Pol Harry Kurniawan selaku penanggung jawab Bintek mengatakan bahwa program Prioritas Polri Kegiatan IX ini sangat penting dalam mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden RI.

    “Kami Korsabhara Baharkam Polri senantiasa terus meningkatan kemampuan personil objek wisata dengan pelatihan serta dukungan Sarpras,” katanya.

    “Selain itu, kami Tim Bintek akan melakukan kordinasi dan Komunikasi sistem pengamanan dengan pengelola objek wisata serta Polres jajaran untuk memberikan pemahanan tentang sistem pengamanan pada ojek wisata,” ungkapnya.

  • Jasa Raharja Perkuat Budaya Sadar Risiko di Kalangan Internal lewat Risk Management Update 2025

    Jasa Raharja Perkuat Budaya Sadar Risiko di Kalangan Internal lewat Risk Management Update 2025

    Jakarta – Sebagai upaya memperkuat tata kelola dan budaya sadar risiko di lingkungan internal, Jasa Raharja menggelar acara Risk Management Update pada Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta.Kegiatan yang mengangkat tema “Empowering People, Strengthening Risk Culture: Dari Kesadaran Menuju Ketangguhan” ini dihadiri oleh para kepala unit kerja, kepala kantor wilayah, dan kepala cabang Jasa Raharja, baik secara luring maupun daring.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya manajemen risiko dalam mendukung pencapaian visi perusahaan sebagai penyelenggara perlindungan dasar yang kompeten dan terpercaya. Melalui forum ini, Jasa Raharja mendorong seluruh insan perusahaan untuk memahami konsep risiko serta menerapkannya dalam praktik kerja sehari-hari.

    Dalam sambutannya, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan menegaskan bahwa penguatan budaya sadar risiko menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi, khususnya dalam menghadapi dinamika lingkungan eksternal yang penuh ketidakpastian. Ia juga menekankan perlunya kewaspadaan terhadap risiko kecurangan (fraud), baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal.

    “Tentunya tidak lepas dari fenomena yang akhir-akhir ini kita hadapi. Saat ada sebuah kondisi, maka perlu dilakukan identifikasi dan analisa serta diambil langkah mitigasinya, yang paling kita hindari untuk menjaga kepercayaan para stakeholder adalah risiko fraud. Untuk itu kami mengajak semua untuk menyelami pembahasan hari ini mengenai pemahaman risiko fraud dan ciri-cirinya, faktor pemicu internalfraud itu apa saja, begitu juga faktor eksternal. Tak bisa kita pungkiri kadang dari eksternal itu mengajak dan mempengaruhi untuk kita melakukan fraud,” ujar Harwan.

    Ia juga mengingatkan bahwa dampak dari tindakan fraud tidak hanya bersifat individual, tetapi juga dapat merusak reputasi dan keberlangsungan organisasi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, Harwan mendorong insan Jasa Raharja untuk menjaga integritas pribadi dan profesional, serta mengimplementasikan prinsip manajemen risiko dalam seluruh lini aktivitas kerja.

    Sebagai narasumber dalam acara ini, Kun Wahyu Wardana, ahli di bidang asuransi,manajemen risiko, hukum, dan sumber daya manusia serta seorang penulis buku, menggaris bawahi pentingnya peran manusia dalam efektivitas sistem manajemen risiko. Menurutnya, sebesar apa pun kekuatan sistem, tidak akan efektif bila tidak didukung oleh pola pikir yang tepat dari sumber daya manusia.
    “Ketika kita bicara pada key success factor-nya untuk menerapkan risk management yang efektif adalah kembali kepada people-nya, kita berangkat kepada hal yang sangat mendasar, yaitu risk mindset.” jelasnya.

    Ia kemudian melanjutkan dengan pemaparan mengenai risiko menurut David Hillson, seorang ahli yang dikenal sebagai The Risk Doctor. Kun menyampaikan bahwa risiko adalah sesuatu yang alami dalam hidup. Jadi saat melakukan sesuatu, jangan pernah berpikir tidak ada risiko sama sekali. Walaupun begitu, setiap risiko adalah sesuatu yang dapat dikelola. Perspektif ini penting untuk membangun ketangguhan organisasi. Alih-alih menghindari risiko, insan perusahaan perlu membangun kemampuan untuk mengelola dan mengubahnya menjadi peluang.

    “Yang perlu kita yakini adalah setiap risiko itu bisa di-manage dengan baik. Dengan menyadari ini maka kita akan mengubah perspektif bahwa risk is manageable. Ini membuat kita tidak lagi memposisikan diri sebagai victim, tapi memikirkan bagaimana kita mengubah situasi itu menjadi sebuah victory,” tambah Kun.

    Acara ini menjadi pengingat bahwa manajemen risiko bukan sekadar alat bantu organisasi dalam menghindari kerugian, melainkan sebuah budaya yang harus tertanam di setiap individu di dalam perusahaan. Dengan mengedepankan integritas, kesadaran, dan mindset yang tangguh, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas internalnya demi menjaga kepercayaan masyarakat serta mencapai tujuan dan visi perusahaan.

  • KMP Tunu Pratama Jaya Mengalami Kecelakaan di Selat Bali, Jasa Raharja Bergerak Cepat untuk Jamin Santunan Seluruh Korban

    KMP Tunu Pratama Jaya Mengalami Kecelakaan di Selat Bali, Jasa Raharja Bergerak Cepat untuk Jamin Santunan Seluruh Korban

    Kecelakaan laut yang melibatkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Jasa Raharja sebagai BUMN yang menjalankan amanah perlindungan dasar bagi masyarakat korban kecelakaan alat angkutan umum.

    Kapal yang tengah berlayar membawa penumpang dari Pelabuhan Ketapang,Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dilaporkan mengalami kebocoran diruang mesin hingga menyebabkan kapal terbalik dan hanyut ke arah selatan, pada Kamis dini hari (3/7) sekitar pukul 00.16 WITA. Proses evakuasi masih terus berlangsung oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polair, dan instansi terkait lainnya.

    Begitu mendapatkan informasi, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Timur Tamrin Silalahi dan jajarannya langsung mengambil langkah cepat dalam memastikan bahwa seluruh penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan ini mendapatkan hak-haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan bahwa Jasa Raharja berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang dalam kecelakaan angkutan umum resmi, termasuk dalam kondisi darurat.

    “Kami mengucapkan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Jasa Raharja merespons cepat kecelakaan ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah Bali dan Jawa Timur. Karena proses evakuasi masih berlangsung, petugas kami siaga untuk melakukan pendataan korban secara akurat dan nantinya mengunjungi rumah sakit tempat korban dibawa untuk memastikan para korban dijamin sesuai ketentuan, serta petugas kami juga telah bergerak ke rumah korban yang telah dinyatakan meninggal dunia guna mempercepat penyerahan santunan meninggal dunia kepada ahli waris” jelas Rubi.

    Seluruh penumpang kapal yang tercatat dalam manifest dan menjadi korban kecelakaan ini dijamin berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum. Sedangkan jumlah santunannya diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017 yang mencakup jenis alat angkutan darat, laut, serta udara.

    Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan korban luka-luka hingga maksimal Rp20 juta, yang dibayarkan langsung ke rumah sakit. Selain itu, biaya pertolongan pertama (P3K) dan ambulans juga dijamin dengan nilai maksimal masing-masing Rp1 juta dan Rp500 ribu.

    Sebagai BUMN yang memiliki tugas utama memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan yang berorientasi pada pelayanan publik prima, Jasa Raharja tidak hanya menjamin dari sisi santunan, tetapi juga terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan mitra strategis guna memastikan kecepatan pelayanan dilapangan, terlebih pada situasi darurat seperti saat ini.

  • Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Tandatangani Minutes of Meeting Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia–Arab Saudi

    Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Tandatangani Minutes of Meeting Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia–Arab Saudi

    Jeddah, Djawaranews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud, pada kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu, 2 Juli 2025. Pertemuan ini merupakan sebuah langkah strategis bagi hubungan kedua negara melalui platform Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT).

    Pada kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi ini Presiden Prabowo dan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) menggelar pertemuan empat mata (tete-a-tete), dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi dari kedua negara guna membahas isu-isu utama yang menjadi perhatian bersama.

    Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin sekaligus melaksanakan pertemuan perdana Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT). Kedua pemimpin negara dalam pertemuan ini telah menandatangani Minutes of Meeting (MoM) DKT Indonesia–Arab Saudi, yang salah satu isinya adalah kesepakatan Tata Kelola DKT, yang akan menjadi kerangka acuan institusional DKT dan selanjutnya akan dikoordinasikan oleh kedua Menteri Luar Negeri.

    Penandatanganan MoM DKT ini menjadi capaian monumental yang mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra strategis Arab Saudi di kawasan Asia Tenggara. Adapun format DKT ini juga telah diterapkan oleh Arab Saudi dalam hubungan strategisnya dengan Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok.

    Pertemuan bersejarah ini diakhiri dengan jamuan kenegaraan yang diselenggarakan oleh Pangeran MBS sebagai bentuk penghormatan terhadap Presiden Prabowo. Kunjungan ini turut menjadi tonggak penting dalam arah baru diplomasi aktif Indonesia dalam peta geopolitik dan ekonomi dunia Islam. (Red)

  • Jasa Raharja Selenggarakan Workshop TJSL 2025, Perkuat Transformasi Program Sosial Berbasis Shared Value

    Jasa Raharja Selenggarakan Workshop TJSL 2025, Perkuat Transformasi Program Sosial Berbasis Shared Value

    Jakarta – PT Jasa Raharja menyelenggarakan Workshop Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2025 yang berlangsung di Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, pada Senin, 23 Juni 2025 lalu.

    Acara ini menjadi forum strategis bagi penguatan pemahaman dan implementasi program TJSL Jasa Raharja yang kini diarahkan untuk sejalan dengan nilai keberlanjutan dan kontribusi bisnis, sesuai
    dengan arahan Kementerian BUMN.

    Dengan tema “Building Bridges: Integrating Sustainability, Strengthening Business”, workshop ini dihadiri oleh perwakilan tim TJSL dari seluruh Kantor Wilayah Jasa Raharja. Para peserta diajak untuk melihat lebih jauh bagaimana program TJSL tidak lagi sebatas aktivitas filantropi, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi perusahaan.

    Dalam sambutannya, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menegaskan pentingnya transformasi pendekatan TJSL yang dilakukan oleh perusahaan. “Kegiatan ini sangat penting bukan hanya sebagai pembelajaran, tetapi juga menjadi titik tolak dalam memperkuat transformasi, cara pandang, dan praktik TJSL di Jasa Raharja.

    Sebagai BUMN yang membawa mandat pelayanan publik, Jasa Raharja memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam memberikan perlindungan asuransi kecelakaan kepada masyarakat, juga menjawab kebutuhan sosial secara luas melalui program-program TJSL,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Dewi menekankan bahwa pendekatan TJSL kini mengacu pada prinsip Creating Shared Value (CSV), yaitu menciptakan nilai bersama yang berdampak positif baik bagi masyarakat maupun bagi perusahaan secara langsung dan terukur.

    Hal ini dilakukan dengan menyelaraskan program TJSL dengan direktorat operasional agar hasilnya bisa memperkuat efektivitas layanan, kesadaran publik terhadap keselamatan, dan citra perusahaan sebagai pelindung masyarakat.

    Senada dengan hal tersebut, Edi Eko Cahyono selaku Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Kementerian BUMN menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan workshop ini.

    “Kami menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Jasa Raharja pada pagi hari ini. Bagaimana kita berkoordinasi, menyatukan semangat untuk mencapai apa yang kita strategikan dalam jangka waktu satu tahun ke depan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia berharap program TJSL di Jasa Raharja dapat dilihat oleh pihak eksternal sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. “Jasa Raharja ini bukan sekadar korporasi yang ada profit forward looking yang bisa disajikan, tapi juga berkontribusi terhadap masyarakat serta nilai-nilai yang disepakati bersama oleh masyarakat dunia, yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.”

    Dalam sesi materi, para peserta dibekali dengan pemahaman tentang konsep Sustainable Development Goals (SDGs), CSV, dan Roadmap Sustainability and Operational Impact (RSOI) yang disampaikan oleh Al Mujizat dari Shared Value Indonesia. Selain itu, dilakukan sesi Focus Group Discussion (FGD) mengenai
    pembahasan program kerja TJSL Jasa Raharja yang dipandu oleh Al Mujizat, serta sesi implementasi TJSL dan Pembiayaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) oleh Khawarid Pasaribu, Kepala Urusan TJSL Jasa Raharja.

    Saat menutup acara, Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo menekankan pentingnya keberlanjutan dan integrasi dalam setiap transformasi yang dilakukan perusahaan. Seluruh inisiatif TJSL perlu disinkronkan dengan misi perusahaan agar setiap program yang dijalankan benar-benar berkontribusi pada tujuan strategis Jasa Raharja.

    “Arahan untuk Jasa Raharja, tetap tidak disamakan dengan asuransi umum, tetap perlu ada asuransi seperti Jasa Raharja yang lebih banyak muatan ataupun penugasan sosial. Walau asuransi sosial, kita tetap harus hitung karena tidak ada tempatnya untuk organisasi yang rugi dan membebani keuangan negara. Minimal harus mandiri sehingga kita bisa membiayai operasional kita dan terus menjalani
    tugas menyantuni korban kecelakaan, sambil kita memperbaiki dan mentransformasi diri,” kata Rubi.

    Ia juga menambahkan bahwa transformasi yang dilakukan ini tidak pernah berhenti. “Kita harus menjaga dan memastikan bahwa kita bisa terus bertransformasi, memberikan layanan sebaik-baiknya dan bisa mengelola penerimaan sebaik-baiknya sehingga bisa menjamin perusahaan ini akan sustain ke depan,” tutupnya.

    Melalui pelaksanaan workshop ini, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam mengedepankan prinsip keberlanjutan dan nilai bersama dalam seluruh lini programn sosial perusahaan, sebagai bagian dari transformasi menyeluruh menuju perusahaan yang lebih adaptif dan berdampak luas bagi masyarakat.

  • Adat Budaya Karo Dan Hobby Catur Menambah Persaudaraan di Perantauan

    Adat Budaya Karo Dan Hobby Catur Menambah Persaudaraan di Perantauan

    JAKARTA – Kebanyakan olahraga catur sangat diminati dan untuk mengisi waktu senggang untuk mengasah otak,hal ini juga sering dimanfaatkan oleh mereka penggemar catur.

    Di perjalanan suku Karo , kita tidak bisa terlepas dari yang namanya adat budaya,suka maupun duka,sehingga dimanapun kita berada,budaya ini harus kita jalani.

    Hakim Torong,SH salah seorang praktisi hukum maupun tokoh politik,seni dan juga olah raga khususnya dunia catur mengatakan selalu merasa bersyukur apabila mendapat undangan pesta adat,terlebih pesta pernikahan,sehingga setiap ada undangan suka dan duka ,semaksimal mungkin kita usahakan hadir.”Ujarnya.

    Semalam,Sabtu (28/06/2025) kita diundang dalam acara budaya Karo “Runggu”, menuju pernikahan Keponakan kami Ari Ginting dengan pasangannya Moria Br Pasaribu di Gedung Serba Guna HKBP Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Usai Acara adat “Runggu” tersebut kami langsung beranjak pergi, ke pesta adat budaya Karo, pernikahan Antony Ginting dengan pasangannya Amelya Br Barus di Gedung Dhanapala Senen Jakarta Pusat.

    Usai mengikuti resepsi acara adat dan makan siang,kami pun pamit sambil bersalaman dengan kedua orang tua penganten, kami kembali ke Gedung Serba Guna HKBP Cempaka Putih,Jakarta Pusat.

    Didalam acara “runggu” tersebut, teguun (Acara) kami sudah selesai,namun kami masih menunggu acara ini selesai,menunggu kami berada di kantin dan melihat papan catur,langsung tersentak untuk mencari lawan tanding, ada Master Gelap (MG) Perangin, jadilah kita pesta acara adat dan budaya serta melampiaskan hobby.”Pungkas Hakim Torong dengan tersenyum.
    (Erianto Perangin-Angin )

  • Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital: Terobosan Sejarah dalam Pelayanan Kesehatan Indonesia

    Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital: Terobosan Sejarah dalam Pelayanan Kesehatan Indonesia

    Denpasar, Djawaranews.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025. Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah merintis dan membangun KEK Sanur yang disebut sebagai terobosan sejarah dalam dunia pelayanan kesehatan di Indonesia.

    “Saya ingin juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas semua pihak yang telah merintis pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ini yang diperuntukkan untuk kesehatan. Saya kira ini adalah suatu terobosan yang pertama kali di republik kita,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya di Bali Beach Convention Center.

    KEK Sanur merupakan kawasan terintegrasi yang dikembangkan sebagai world-class Health & Tourism Destination. Melalui keberadaan KEK Sanur, pemerintah bertujuan mengurangi jumlah warga Indonesia yang selama ini mencari pengobatan ke luar negeri dan mengakibatkan devisa negara keluar dalam jumlah besar.

    “Kita tadi sudah diberitahu bahwa begitu banyak warga negara Indonesia yang mencari pengobatan di luar negeri yang mengakibatkan juga pengeluaran devisa kita yang sangat besar. Dengan inisiatif ini, kita bisa memberi pelayanan kesehatan yang tidak kalah dengan yang terbaik di dunia,” ungkap Presiden Prabowo.

    Tidak hanya untuk warga Indonesia, KEK Sanur juga diharapkan menjadi destinasi unggulan bagi pasien internasional. Hingga 2045, kawasan ini diproyeksikan dapat menyerap 18.375 tenaga kerja dan dampak ekonomi lainnya termasuk penghematan devisa hingga Rp86 triliun serta potensi perolehan devisa Rp19,6 triliun.

    Infrastruktur di KEK Sanur juga meliputi rumah sakit bertaraf internasional, hotel bintang lima, pusat konvensi terbesar di Pulau Bali berkapasitas 5 ribu orang, Ethnobotanical Garden seluas 4,9 hektare yang menyimpan lebih dari 380 jenis tanaman obat, serta sentra UMKM dan area komersial yang mendukung pelaku usaha lokal.

    Presiden Prabowo pun menyampaikan penghargaan secara khusus kepada para mitra luar negeri yang berkontribusi dalam proyek ini. “Dan kepada sahabat-sahabat di luar negeri, sekali lagi terima kasih atas partisipasinya, terima kasih atas dukungannya. Saya kira Kawasan Ekonomi Khusus Pelayanan Medis dan Kesehatan ini merupakan suatu hal yang dapat dibanggakan oleh Indonesia dan partisipasinya sangat kami hargai,” tutupnya.

    Turut hadir dalam peresmian tersebut diantaranya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Red)