Kategori: Kota Tangerang

  • Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Genjot Kemandirian Pangan Melalui Pembinaan KWT

    Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Genjot Kemandirian Pangan Melalui Pembinaan KWT

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang terus mengintensifkan program monitoring dan pembinaan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT). Hal ini sebagai bagian dari upaya dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat dan komitmen DKP Kota Tangerang dalam meningkatkan kapasitas KWT melalui pendampingan teknis dan penyuluhan.

    Program DKP untuk KWT ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pembinaan dan konsultasi pertanian, konsultasi masalah pertanian, perikanan, hama penyakit, hingga bantuan sarana prasarana pertanian, bantuan bibit tanaman dan juga perikanan serta pelatihan untuk perawatan hingga manajemen KWT.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, bahwa program pembinaan KWT merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

    “Kami berupaya maksimal untuk memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam KWT, agar dapat memanfaatkan pekarangan rumah mereka secara optimal untuk produksi pangan,” ujarnya.

    Kegiatan edukasi ini semakin diperkuat dengan kehadiran Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari Provinsi Banten. POPT turut serta memberikan arahan teknis langsung di lapangan, memastikan bahwa informasi dan praktik yang diberikan sesuai dengan standar terbaik dalam budi daya tanaman.

    “Ini bukan hanya tentang menanam, tapi juga tentang membangun kemandirian dan keberlanjutan. Kami ingin KWT menjadi motor penggerak ketahanan pangan di tingkat keluarga dan komunitas,” jelasnya.

    Dengan memperkuat peran KWT sebagai garda terdepan, kemandirian pangan masyarakat Kota Tangerang diharapkan dapat terus meningkat. Diharapkan KWT akan menjadi unit produksi pekarangan yang mandiri dan menghasilkan nilai ekonomi, sekaligus mempersingkat rantai produksi pertanian dengan makanan sehat yang ditanam sendiri dan dikonsumsi oleh warga sekitar. (Ad)

     

  • Pemkot Tangerang Ubah Eks Relokasi Pasar Anyar Jadi Ruang Terbuka Hijau

    Pemkot Tangerang Ubah Eks Relokasi Pasar Anyar Jadi Ruang Terbuka Hijau

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pascarevitalisasi Pasar Anyar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan penataan untuk memperindah dan menambah kenyamanan pengunjung.

    Tak terkecuali, lahan eks relokasi Pasar Anyar tepatnya di area depan yang kini perlahan diubah menjadi taman penghijauan, Senin (14/7/25).

    Diketahui, hal ini dilakukan Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pada Bidang Pertamanan, sejak bangunan semi permanen lokasi relokasi ditertibkan jajaran Satpol PP Kota Tangerang.

    Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, saat ini timnya tengah fokus mengubah eks relokasi Pasar Anyar menjadi taman penghijauan yang terbuka untuk umum.

    Lahan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat relokasi sementara pedagang Pasar Anyar saat proses revitalisasi berlangsung, kini disulap menjadi ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat sekaligus estetika bagi warga sekitar dan pengunjung.

    “Pembangunan taman ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta menyediakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” ucap Boyke.

    “Lahan yang sebelumnya digunakan untuk kepentingan sementara, kini kami manfaatkan kembali untuk kepentingan jangka panjang yaitu ruang hijau kota. Taman ini menjadi bagian dari strategi penghijauan urban yang juga mendukung kesehatan dan kenyamanan warga,” sambungnya.

    Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, taman ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial serta sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Pemkot Tangerang juga mengajak warga, nantinya untuk turut menjaga dan merawat taman demi keberlangsungan manfaatnya.

    “Transformasi lahan bekas relokasi ini merupakan bagian dari program besar Pemkot Tangerang dalam meningkatkan rasio Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Pasar Anyar,” katanya.

    Hingga kini, Pemkot Tangerang terus melakukan pemetaan lahan-lahan potensial yang bisa dialihfungsikan menjadi taman kota atau ruang terbuka lainnya. (Ad)

     

  • Kegiatan MPLS Ramah di SMP Negeri 24 Tangerang, Memperkenalkan Lingkungan Sekolah dengan Cara Menyenangkan

    Kegiatan MPLS Ramah di SMP Negeri 24 Tangerang, Memperkenalkan Lingkungan Sekolah dengan Cara Menyenangkan

    Tangerang, Djawaranews.com – Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah di SMP Negeri 24 Tangerang resmi dimulai hari ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal warga sekolah, kurikulum, dan lingkungan sekitar dengan cara yang menyenangkan dan edukatif. Pantauan Fixsnews. co. Id, ratusan siswa baru terlihat antusias mengikuti kegiatan MPLS di sekolah yang beralamat di Jalan Sunan Giri, No.44, Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah.

    Kepala SMP Negeri 24 Tangerang, Bustami, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS tahun ini disusun sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dengan tema “Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan,” MPLS Ramah dirancang untuk memuliakan dan menghormati hak anak. Peserta didik baru akan diperkenalkan pada aktivitas 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta pengenalan lingkungan sekolah, guru, dan demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu orang tua yang telah mempercayakan anak-anak hebat ini kepada kami. Kami berkomitmen untuk mendidik mereka dengan sebaik-baiknya di SMP Negeri 24 Tangerang. Tujuan utama MPLS adalah membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenali potensi diri, dan menjalin keakraban antar teman,” ujar Bustami .

    Bustami juga menekankan pentingnya kegiatan yang mendidik dan positif. “Kami melarang segala bentuk perpeloncoan atau aktivitas yang mengarah pada kekerasan. Semua kegiatan harus dalam pengawasan guru untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa,” tegasnya.

    Panitia MPLS 2025, Mimi Hazami, S.Pd, memaparkan bahwa selama MPLS, peserta didik baru akan mendapatkan materi tentang pengenalan visi misi sekolah, kurikulum, wawasan wiyata mandala, belajar efektif, pendidikan karakter, etika, dan tata tertib sekolah. Pelaksanaan MPLS memegang enam prinsip, yaitu ramah, edukatif, efektif dan efisien, inklusif, partisipatif, dan fleksibel.

    “Hal menarik dalam MPLS tahun ini adalah kegiatan pagi ceria yang diisi dengan senam sehat dan acara tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Selain itu, ada juga demonstrasi dari berbagai ekstrakurikuler di SMP Negeri 24 Tangerang. Perwakilan peserta didik dari berbagai ekstrakurikuler akan unjuk kebolehan dengan memamerkan kepiawaiannya. Ada 10 jenis ekstrakurikuler, termasuk Pramuka, BTQ, hadroh, basket, voli, silat, Palang Merah Remaja (PMR), dan yang terbaru, Paskibraka,” ungkap Mimi.

    Mimi berharap para murid baru tahun ajaran 2025/2026 dapat mengikuti kegiatan MPLS hingga selesai. MPLS Ramah di SMP Negeri 24 Tangerang diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa baru, membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah, dan membangun rasa kebersamaan yang kuat.

    “Mudah-mudahan, kegiatan MPLS berjalan lancar hingga hari terakhir, dan kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru dapat berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh murid SMP 24 Tangerang dapat menjadi generasi Indonesia Emas 2045 yang membawa Kota Tangerang menjadi lebih baik,” harapnya.

    Salah satu murid baru, Olin, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan MPLS. “Saya sangat senang bisa bertemu teman-teman baru dan mengenal sekolah ini. Kegiatan yang diadakan sangat seru dan membuat saya merasa lebih nyaman,” katanya.

    Kegiatan MPLS akan berlangsung hingga 18 Juli 2025, dengan berbagai agenda menarik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa baru. (Ad)

  • Jasa Raharja Tangerang Sosialisasi SIGNAL Corporate & SIGAP ke PT. Mitra Abadi Priangan

    Jasa Raharja Tangerang Sosialisasi SIGNAL Corporate & SIGAP ke PT. Mitra Abadi Priangan

    Tangerang, Djawaranews.com – Petugas Jasa Raharja Samsat Gerai Teluknaga, Muhamad Ikbal Bersama Dian Herdiyan, melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor PT. Mitra Abadi Priangan dalam rangka melaksanakan giat sinergitas antar Perusahan yang berlokasi dibawah wilayah kelapa dua, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program SIGAP (Samsat Inisiative For Growth Achievement) ini selain dalam rangka silaturahmi sekaligus menjalin kerja sama antara Perusahan atau instansi kedinasan dalam hal meningkatkan kepatuhan sekaligus sosialisasikan pembayaran pajak kendaraan melalui aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional). Kegiatan ini merupakan salah satu action plan Jasa Raharja Tangerang yang juga  merupakan salah satu Tim Pembina Samsat Provinsi Banten yang bertugas melayani registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, pembayaran pajak kendaraan bermotor, dan SWDKLLJ.

    Bersama Tim Pembina Samsat, Jasa Raharja berkeinginan untuk menjalin kerja sama dalam hal meningkatkan kepatuhan dan kesadaran pemilik kendaraan bermotor agar melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tepat waktu khususnya dalam hal ini kendaraan yang dimiliki oleh Perusahaan terkait beserta kendaraan pegawainya. Adapun saat ini pembayaran pajak kendaraan sudah dipermudah melalui aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional), aplikasi tersebut bisa di download melalu app store melalui smartphone android maupun ios.  “Dalam pertemuan ini kami menyampaikan sosialiasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) dan UU 22 Tahun 2009 Pasal 74 tentang Penghapusan data kendaraan bagi pemilik yang tak membayar perpanjangan masa berlaku lima tahunan STNK dalam tempo menunggak dua tahun.” Tambah Ikbal, Kamis (10/07/2025).

    Dari lokasi berbeda Kepala Cabang PT Jasa Raharja Tangerang, Panji Artha menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antar perusahaan. Dengan menggandeng Perusahaan di wilayah Tangerang akan terciptanya sinergitas dengan Jasa Raharja dalam hal pembayaran PKB dan SWDKLLJ.

    Manfaat pembayaraan SWDKLLJ yaitu jika pengendara motor mengalami kecelakaan sesuai UU No. 34 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 16 Tahun 2017, akan mendapat santunan dari Jasa Raharja baik berupa santunan meninggal dunia ataupun biaya perawatan luka-luka. “Santunan ini merupakan bentuk perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.’’ Tutup Panji. (Trg)

  • Optimalisasi Layanan Hepatitis B, Petugas Kesehatan Puskesmas di Kota Tangerang Diberi Pembekalan Khusus

    Optimalisasi Layanan Hepatitis B, Petugas Kesehatan Puskesmas di Kota Tangerang Diberi Pembekalan Khusus

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Dalam upaya mendukung pencapaian target eliminasi Hepatitis B, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) menggelar Pelatihan Pengelolaan Layanan Hepatitis B bagi Petugas Pelaksana Program di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Angkatan I, di d’Prima Hotel Tangerang, yang berlangsung hingga 12 Juli 2025 mendatang.

    Kegiatan ini diikuti 20 peserta, yang terdiri dari dokter dan bidan perwakilan puskesmas se-Kota Tangerang. Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam pelaksana layanan Hepatitis B.

    Yakni, agar mampu mengelola layanan secara komprehensif, sesuai dengan standar pelayanan dan pedoman yang berlaku.

    “Pelatihan ini penting untuk memastikan bahwa layanan Hepatitis B di FKTP dapat berjalan optimal, mulai dari deteksi dini, penatalaksanaan kasus, hingga rujukan yang tepat,” ungkap dr. Dini, Jumat (11/7/25).

    Ia pun menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita dalam mewujudkan eliminasi Hepatitis B di Kota Tangerang,” jelasnya.

    Selama enam hari, para peserta akan mendapatkan materi teoritis dan praktik lapangan yang mencakup alur layanan Hepatitis B, skrining ibu hamil, tata laksana bayi baru lahir dari ibu HBsAg positif, hingga pelaporan dan pemantauan kasus.

    “Dinkes Kota Tangerang berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di masing-masing wilayah kerja, serta menjadi agen penggerak dalam penguatan layanan Hepatitis B di FKTP,” harapnya. (Ad)

     

  • DKP Kota Tangerang Pastikan Kondisi Beras Bantuan Aman dan Layak Dikonsumsi

    DKP Kota Tangerang Pastikan Kondisi Beras Bantuan Aman dan Layak Dikonsumsi

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memastikan kualitas kondisi beras bantuan pangan pemerintah yang akan didistribusikan ke masyarakat dalam kondisi bermutu dan layak dikonsumsi.

    Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, Pemkot Tangerang baru saja melakukan pemeriksaan langsung di Gudang Bantuan Usaha Logistik (BULOG) Cikande untuk memastikan kondisi beras bantuan pangan pemerintah telah memenuhi standar kelayanan dan keamanan sebelum didistribukan kepada masyarakat Kota Tangerang.

    “Pemeriksaan ini sebagai agenda rutin untuk memastikan kondisi beras bantuan yang akan dibagikan ke masyarakat tetap dalam kondisi baik. Terlebih, kami tidak ingin kondisi beras bantuan pemerintah yang sampai ke tangan masyarakat nanti tidak memenuhi standar kualitas pangan yang telah ditetapkan,” ujar Muhdorun, Kamis (10/7/25).

    Ia melajutkan, Pemkot Tangerang memastikan pemeriksaan telah dilakukan secara menyeluruh dengan beberapa fokus penilaian, mulai dari parameter kadar air sampai evaluasi fisik yang meliputi warna, bentuk, sampai aroma beras itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi beras bantuan pangan pemerintah yang akan didistribusikan dalam kondisi bermutu, aman, serta layak dikonsumsi.

    “Kami telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, hasilnya tidak ada kejanggalan, jadi semua kondisi beras bantuan pangan pemerintah yang akan didistribusikan nanti dalam kondisi berkualitas serta sangat layak untuk dikonsumsi,” tambahnya.

    Selain itu, Pemkot Tangerang menekakan kepada pihak penyedia (BULOG) untuk terus melakukan pemeriksaan ketat secara berkala. (Ad)

  • Pemkot Perbaiki Turap, Sachrudin: Mudah-mudahan Ke Depan Situasi Membaik

    Pemkot Perbaiki Turap, Sachrudin: Mudah-mudahan Ke Depan Situasi Membaik

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, pada Rabu (10/07) meninjau langsung perbaikan turap Kali Angke yang sempat jebol dan menyebabkan air menggenangi kawasan Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, Kelurahan Pedurenan, Kota Tangerang.

    “Kita upayakan untuk menambal turap-turap yang jebol menggunakan kisdam (karung pasir) di beberapa titik di kawasan perumahan tersebut. Ini langkah sementara untuk mencegah potensi limpasan air lebih lanjut jika terjadi hujan susulan,” ungkap Sachrudin.

    Lebih lanjut, Sachrudin menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menangani banjir, termasuk pengerukan sungai yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

    “Untuk kali-kali yang menjadi kewenangan kami, tentunya kami juga lakukan pengerukan. Sementara itu, kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar segera dilakukan normalisasi untuk sungai yang menjadi kewenangan pusat, seperti Kali Angke yang melintasi Perumahan Ciledug Indah. Harapannya, ke depannya situasi bisa lebih terkendali dan membaik,” paparnya.

    Selain meninjau perbaikan turap, Sachrudin juga terjun langsung bersama petugas membantu warga membersihkan rumah pasca-banjir. Upaya ini meliputi pembersihan rumah warga, pengangkutan sampah, hingga penyemprotan lumpur yang terbawa air.

    “Tadi petugas kita sudah melakukan berbagai upaya untuk membantu warga yang terkena banjir, mulai dari membantu bersih-bersih rumah warga, mengangkut sampah, sampai penyemprotan lumpur,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan paket makanan kepada warga terdampak banjir di Ciledug Indah.

    Sebagai informasi, banjir di Kota Tangerang hingga Rabu (10/07) telah surut, tinggal daerah candulan yang masih tergenangi air. Sebagian besar warga sudah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan rumah dan perabotan, meskipun ada juga yang masih bertahan di tempat pengungsian. (Ad)

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi, Pemkot Tangerang Distribusikaan 5.755 Bantuan Permakanan dan 245 Logistik

    Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi, Pemkot Tangerang Distribusikaan 5.755 Bantuan Permakanan dan 245 Logistik

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir sejak Minggu (6/7) hingga saat ini terpenuhi, Selasa (8/7/25).

    Melalui Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Tangerang telah mendistribusikan sebanyak 5.755 bantuan permakanan dan 245 bantuan logistik ke berbagai wilayah yang terdampak banjir sejak beberapa hari terakhir.

    Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk respons cepat Pemkot Tangerang dalam mengantisipasi dampak bencana serta menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

    “Kami mengutamakan keselamatan dan kebutuhan warga. Bantuan ini kami salurkan secara langsung ke titik-titik terdampak agar masyarakat segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

    Bantuan permakanan yang diberikan meliputi 5.755 nasi bungkus, 15 kasur lipat, lima selimut, 15 family kit, 24 kain sarung, 10 pembalut, enam pampers dewasa, 100 pampers bayi, 20 baju anak dan bayi, 15 kids ware, lima terpal alas, 18 air minweal, delapan mie instan, dan empat karung beras 5kg.

    Selain distribusi bantuan, Pemkot Tangerang juga telah membuka posko-posko tanggap darurat dan dapur umum di sejumlah lokasi yang tersebar di 13 kecamatan, bekerja sama dengan BPBD, Dinas Kesehatan, dan relawan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal aduan resmi Pemkot seperti aplikasi LAKSA atau call center 112,” imbaunya.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat, diharapkan penanganan banjir dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (Ad)

     

  • Disperindag Banten Gelar Pameran Mall to Mall, Libatkan 13 IKM dari Tiga Daerah

    Disperindag Banten Gelar Pameran Mall to Mall, Libatkan 13 IKM dari Tiga Daerah

    Tangerang, Djawaranews.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten kembali menggelar Pameran Mall to Mall sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan promosi produk Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Banten. Pameran ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 23 hingga 29 Juni 2025, bertempat di West Entrance Supermal Karawaci, Kota Tangerang, Senin. (7/7/25).

    Sebanyak 13 pelaku IKM terlibat dalam pameran ini dengan menampilkan beragam produk unggulan dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon. Produk-produk yang dipamerkan meliputi makanan olahan, kriya, produk herbal, kosmetik lokal, dan fesyen berbasis wastra daerah.

    Pameran Mall to Mall merupakan bagian dari program penguatan pasar domestik yang diinisiasi oleh Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Banten. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk IKM lokal di pasar modern.

    Kepala Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST, M.Si, mengatakan bahwa pameran ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendorong perekonomian rakyat. Ia menegaskan pentingnya dukungan bagi pelaku IKM agar produk lokal Banten dapat dikenal luas dan bersaing secara nasional maupun internasional.

    “Kami mendukung penuh arahan Bapak Gubernur untuk membangun perekonomian rakyat yang kokoh dan merata. Melalui pameran seperti ini, kami ingin produk IKM Banten dapat menembus pasar yang lebih luas, bahkan sampai ke ekspor,” ujar Babar.

    Plt. Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, S.IP., M.Si, menambahkan bahwa pameran ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku IKM. Menurutnya, mall juga dapat menjadi ruang branding dan edukasi bagi para pelaku usaha kecil.

    “Kami ingin memberikan ruang strategis bagi pelaku IKM untuk tumbuh dan berjejaring. Pameran ini menjadi bagian dari ekosistem penguatan industri kecil yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Novriyadi.

    Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kemitraan dengan ritel modern, distributor, reseller, serta mempertemukan pelaku IKM dengan konsumen strategis. Dengan terselenggaranya pameran ini, pelaku IKM diharapkan semakin percaya diri, terus berinovasi, dan menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi daerah menuju Banten yang lebih maju dan sejahtera. (Ad)

  • Upaya Penanganan Banjir Digencarkan, Dinas PUPR Kota Tangerang Telah Pasang Ratusan Kisdam Darurat

    Upaya Penanganan Banjir Digencarkan, Dinas PUPR Kota Tangerang Telah Pasang Ratusan Kisdam Darurat

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memberikan penanganan responsif menanggulangi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah. Dini hari tadi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang telah membangun kisdam sebagai tanggul darurat di bantaran Kali Ledug Periuk.

    Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu menuturkan, pembangunan kisdam tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah darurat untuk mengantisipasi meluasnya genangan banjir di sekitar kawasan Perumahan Total Persada, Alamanda dan Kelurahan Gembor, Periuk.

    “Kami malam tadi sudah membangun kisdam darurat di beberapa lokasi yang terindikasi rawan jebol. Salah satunya, kami telah menuntaskan pembangunan kisdam darurat di bantaran Kali Ledug yang memang belum diturap secara permanen. Hal ini menjadi langkah yang solutif untuk meminimalkan risiko banjir di tengah curah hujan tinggi seperti tadi malam,” ujar Iwan, Selasa (8/7/25).

    Ia melanjutkan, Dinas PUPR Kota Tangerang menyiapkan 400 kisdam untuk memastikan tanggul di Kali Ledug tetap dapat beroperasi mengalirkan debit air secara lancar. Terpantau, Dinas PUPR Kota Tangerang memastikan pembangunan kisdam sudah dituntaskan sejak pagi tadi.

    “Ada ratusan kisdam yang sudah disiapkan. Dini hari tadi kami sudah menurunkan 400 kisdam ke Kali Ledug Periuk, 300 kisdam di Sipon, Cipondoh, serta 200 lagi sedang disiapkan untuk menanggulangi banjir di Komplek PDK Cipondoh,” tambahnya.

    Dinas PUPR Kota Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana banjir. Terlebih, berdasarkan perkembangan monitoring terkini menunjukkan terdapat lebih dari 10 titik lokasi genangan banjir yang tersebar di enam kecamatan. (Ad)