Kategori: Kota Tangerang

  • Jasa Raharja bersama Bapenda Provinsi melakukan Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Sosialisasi Kepgub Banten Nomor 170 Tahun 2025

    Jasa Raharja bersama Bapenda Provinsi melakukan Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Sosialisasi Kepgub Banten Nomor 170 Tahun 2025

    Tangerang, Djawaranews.com — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menggelar kegiatan Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah serta Sosialisasi Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025 di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, perwakilan perangkat daerah, jajaran kepolisian, petugas Jasa Raharja, serta para pelaku usaha setempat. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai kebijakan terbaru terkait pembebasan pokok dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2024, sebagaimana diatur dalam Kepgub Banten Nomor 170 Tahun 2025.

    Dalam sambutannya, perwakilan Bapenda Provinsi Banten menyampaikan bahwa program pembebasan pajak ini merupakan bagian dari insentif pemerintah provinsi untuk mendorong masyarakat menyelesaikan kewajiban perpajakan yang tertunggak serta sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi pascapandemi.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Pinang untuk memanfaatkan momentum ini dengan baik. Program pembebasan pokok dan denda PKB tahun 2024 ini berlaku untuk waktu terbatas, dan kami berharap masyarakat dapat segera memanfaatkannya,” ujar salah satu narasumber dalam penyuluhan tersebut.

    Dalam kesempatan yang sama, Andini, selaku petugas Jasa Raharja Ciledug, turut memberikan pemaparan mengenai tugas dan peran Jasa Raharja kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, baik di jalan raya maupun angkutan umum. Masyarakat juga dihimbau untuk memastikan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu karena di dalamnya juga termasuk iuran wajib yang menjadi dasar perlindungan dari Jasa Raharja.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di Provinsi Banten.Dari lokasi yang berbeda Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha menyampaikan kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan SWDKLLJ yang dibayarkan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama Samsat,

    “Jasa Raharja turut mensosialisasikan kepada masyarakat atau wajib pajak untuk taat dan tertib dalam melaksanakan kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor untuk meningkatkan tingkat kepatuhan dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ,” imbuhnya. (Ad)

  • Kampung KB Sedekah Berkah yang Wakili Kota Tangerang di Tingkat Provinsi Banten

    Kampung KB Sedekah Berkah yang Wakili Kota Tangerang di Tingkat Provinsi Banten

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memaksimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di seluruh wilayah di Kota Tangerang.

    Beberapa waktu lalu, Kampung KB Sedekah Berkah di wilayah Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh baru saja mengikuti rangkaian penilaian tahap verifikasi dalam perlombaan Kampung KB tingkat Provinsi Banten.

    Kampung KB Sedekah Berkah sudah mulai sejak tahun 2023 yang sebelumnya bernama Kampung KB Damai. Namun, setelah berganti kepengurusan berubah menjadi Kampung KB Sedekah Berkah pada tahun 2024.

    Ketua Kampung KB Sedekah Berkah Sulami menuturkan, Sedekah Berkah merupakan kepanjangan dari Sederhana Karena Amanah, Bersama Kita Kompak dan Harmonis. Berjalannya waktu, para warga terus mengadakan dan mengikuti berbagai pelatihan.

    “Kegiatan seperti Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Balita, Bank Sampah, KWT, dan sebagainya kami sudah berjalan. Jadi, tidak begitu berbeda dengan program Kampung KB pada umumnya. Kami terus berbenah dan belajar khususnya kami juga belajar ke Kampung KB Jimpitan,” ungkapnya, Senin (19/5/25).

    Ia melanjutkan, inovasi juga terus dihadirkan bersama seluruh warga. Mulai dari pemanfaatan sampah dan dijual menjadi kerajinan, hingga pemberian satu telur satu minggu untuk balita stunting, dan sedekah kain kafan.

    “Setiap minggu di hari Jumat, setiap rumah menyumbangkan satu butir telur dan akan diberikan kepada balita stunting di RW/RT masing-masing. Lalu, untuk sedekah kain kafan setiap bulan ada iuran sebesar Rp 10 ribu untuk membelikan kain kafan bagi warga yang meninggal sekaligus sumbangan. Untuk program lainnya kami juga menjual produk-produk daur ulang sampah dan biasanya kami jual di bazar-bazar,” lanjutnya.

    Sulami berharap, Kampung KB Sedekah Berkah dapat menginspirasi kampung-kampung lainnya untuk aktif dan memiliki berbagai inovasi. Ia juga optimis, Kampung KB Sedekah Berkah dapat menjadi juara di tingkat Provinsi Banten.

    “Kami sangat terbuka bagi kampung lain yang ingin belajar bagaimana mengelola program dan sebagainya, karena ilmu harus terus dibagikan dan bermanfaat bagi sekitar. Mudah-mudahan, semakin banyak kampung-kampung lain di Kota Tangerang yang maju dan mandiri. Kami juga berharap, lomba Kampung KB tingkat Provinsi Banten mendapatkan hasil terbaik dan dapat sampai ke tingkat nasional,” tutupnya. (Ad)

  • DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Penyuluhan Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil

    DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Penyuluhan Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan penyuluhan yang berfokus pada Persiapan Persalinan dan Manajemen Stres bagi Ibu Hamil, Aula Lantai 4, Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Senin (19/5/25).

    Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, yang ada di 13 kecamatan, di Kota Tangerang.

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menyatakan, dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan profesional mengenai tahapan persiapan persalinan, tanda-tanda bahaya selama kehamilan, serta pentingnya menjaga kesehatan mental.

    Dalam hal ini, lewat Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, DP3AP2KB mendatangkan narasumber Yulisza Syahtiani sebagai konselor.

    “Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para ibu agar dapat menjalani kehamilan dengan aman dan nyaman, serta mengelola stres dengan baik,” ungkap Tihar.

    Lanjutnya, kehamilan dan masa setelah melahirkan merupakan fase yang penuh tantangan, tidak hanya secara fisik, tapi juga secara mental.

    “Dengan penyuluhan ini, kami ingin memastikan para ibu mendapatkan bekal informasi yang cukup agar dapat menjalani masa tersebut dengan lebih siap dan tenang,” ujarnya.

    Diketahui, materi yang disampaikan juga mencakup teknik relaksasi, pentingnya dukungan keluarga, serta penanganan awal gejala depresi pascamelahirkan. Selain sesi materi, penyuluhan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.

    “Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap angka komplikasi kehamilan dan depresi pascamelahirkan dapat ditekan, serta tercipta lingkungan yang lebih mendukung bagi kesehatan ibu dan anak,” tutupnya. (Ad)

  • Perkuat Layanan Publik Terpadu hingga Permukiman Warga, 25 GKB Siap Dibangun Pemkot Tangerang

    Perkuat Layanan Publik Terpadu hingga Permukiman Warga, 25 GKB Siap Dibangun Pemkot Tangerang

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) resmi memulai pembangunan Graha Kita Bersama (GKB), yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, di lokasi pembangunan yang terletak di RT 004/RW 01 Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Senin, (19/05/2025).

    Dalam kesempatannya, wali kota Tangerang menyampaikan bahwa Pembangunan GKB ini adalah bentuk komitmen Pemkot dalam menjaga pelayanan publik yang optimal dan terintegrasi.

    “Khususnya adalah sebagai upaya percepatan sekaligus mendekatkan pelayanan di wilayah-wilayah padat penduduk di Kota Tangerang, sehingga masyarakat di wilayah tersebut dapat lebih dekat dalam mengakses pelayanan-pelayanan yang menjadi urusan dasar dan wajib seperti kesehatan dan pendidikan,” jabar wali kota.

    Selain sebagai upaya pecepatan pelayanan, Sachrudin, juga menerangkan, pembangunan GKB tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing.

    “Mengingat fungsi awal dari GKB ini adalah Posyandu yang berfungsi untuk pelayanan kesehatan terpadu mulai dari sejak masih ada di dalam kandungan hingga lanjut usia semuanya dilayani, kemudian berkembang fungsinya menjadi community center ataupun balai warga dengan fungsi yang lebih luas termasuk pelayanan pendidikan melalui kelompok belajar misalnya, serta fungsi-fungsi sosial kemasyarakatan lainnya,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Sachrudin, berharap, dengan adanya GKB ini nantinya akan semakin dapat meningkatkan rasa kebersamaan serta kolaborasi dalam memajukan Kota Tangerang.

    “Tidak hanya agar lebih familiar semata melainkan juga selaras dengan semangat kita dalam bersama-sama membangun kota,” tukas wali kota.

    Rencananya, di tahun 2025 ini, Pemkot akan membangun 25 GKB yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

    Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo.

    Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo memastikan bahwa pembangunan GKB tahun ini lebih luas cakupannya dibanding tahun 2024.

    Total 25 unit GKB akan dibangun di 13 kecamatan, meningkat dari 15 unit tahun lalu.

    “Pembangunan GKB akan dibagi dalam dua jenis ukuran bangunan, yaitu tipe 6×10 dan tipe 10×15 meter, tergantung ketersediaan lahan di lokasi masing-masing,” kata Decky.

    Tahap pertama pembangunan dimulai di empat kelurahan, yaitu Larangan Selatan, Babakan, Pondok Bahar, dan Panunggangan Barat.

    Keempatnya dipilih karena lokasinya berada di tengah permukiman padat dan sangat membutuhkan fasilitas publik yang representatif.

    Decky juga menyampaikan bahwa keterlibatan warga dalam proses perencanaan dan pemanfaatan GKB sangat penting agar bangunan ini tidak hanya menjadi aset fisik, melainkan pusat pengembangan masyarakat yang hidup dan berkelanjutan.

    Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap bahwa GKB akan menjadi titik temu berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan, menyelesaikan persoalan secara kolektif, serta mendorong inovasi pembangunan lokal dari bawah. (ADV)

  • Cetak Entrepeneur Kuliner, BLK Kota Tangerang Gelar Pelatihan Tata Boga

    Cetak Entrepeneur Kuliner, BLK Kota Tangerang Gelar Pelatihan Tata Boga

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mengentaskan angka pengangguran. Salah satunya, melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang yang baru saja membuka pelaksanaan Pelatihan Tata Boga yang akan berjalan mulai 16 Mei-10 Juni 2025 mendatang.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, pelatihan yang dilaksanakan kedua kalinya pada tahun ini dilengkapi berbagai manfaat yang bisa didapatkan para peserta. Mulai dari fasilitator profesional, biaya transportasi, sertifikasi, sampai layanan konsultasi dan pendampingan untuk mengembangkan usaha di sektor kuliner.

    “Kami menyelenggarakan pelatihan tata boga ini untuk mendorong terciptanya angkatan muda yang berkompeten di bidang entrepreneur khususnya di sektor kuliner. Apalagi, ada banyak benefit yang bisa didapatkan para peserta, seperti akan fasilitas kelas intensif untuk membuat 14 produk kuliner unggulan, seperti kue bronis, kue nastar, pizza dan sebagainya,” ujar Ujang selepas membuka Pelatihan Tata Boga di BLK Cibodas, Jumat (16/5/25).

    Salah peserta asal Neglasari, Novelia Arzana Levia menambahkan, pelatihan tata boga yang disediakan BLK Kota Tangerang yang dinilai sangat bermanfaat bagi para angkatan kerja muda di Kota Tangerang. Pasalnya, pelatiha tersebut memberikan fasilitas berupa sistematika kelas tata boga yang relevan dengan kebutuhan industri Food and Beverage (FnB) maupun peluang usaha kuliner yang sedang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

    “Saya sangat bersemangat menyambut pembukaan pelatihan tata boga ini, tidak hanya itu, saya juga berharap mendapatkan banyak pengalaman selama pelatihan nanti sebagai bekal untuk melamar kerja maupun membuka usaha kuliner sendiri,” tambah Novelia.

    Selain itu, Pemkot Tangerang juga masih menyediakan sederet program pelatihan berbasis kompetensi di berbagai bidang lainnya yang sudah mulai dibuka proses pendaftarannya. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi lama media sosial @tangerangkota, @disnaker_kotatangerang, dan @blk_kotatangerang. (Ad)

     

  • Tingkatkan Keterampilan Para Kader, TP PKK Kota Tangerang Gelar Pelatihan Pembuatan Konten

    Tingkatkan Keterampilan Para Kader, TP PKK Kota Tangerang Gelar Pelatihan Pembuatan Konten

    Kota Tangerang, Djawaranews.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang mengadakan pelatihan pembuatan konten vlog dan video kegiatan PKK di Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang, Kamis (15/5/25).

    Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh perwakilan kader 13 kecamatan dan 104 kelurahan.

    Staf Ahli TP PKK Kota Tangerang Rini Rizqiyya Maryono menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya peningkatan keterampilan para kader untuk dapat membuat video, konten dan vlog sebagai sumber informasi kegiatan PKK.

    “Menyampaikan pesan dan pembuatan konten menjadi hal penting bagi para kader PKK. Sebab penyampaian atau laporan kegiatan para kader harus bisa dikemas semenarik mungkin. Bukan hanya sebatas laporan saja, namun bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran masyarakat Kota Tangerang,” kata Rini.

    Rini melanjutkan, pelatihan ini bukan hanya untuk melatih para kader agar dapat membuat video dan foto, namun juga bisa menghasilkan konten yang bisa sampai dan diserap oleh masyarakat. “Harapannya dari pelatihan ini para kader dapat memberi dampak baik bagi masyarakat luas dari konten yang dibuat oleh para kader,” harap Rini.

    Diisi oleh narasumber yang merupakan ahli di bidangnya, yakni Noviar Jalu Sasongko yang merupakan profesional desain grafis anak muda Kota Tangerang. Materi yang disampaikan mengenai pembuatan konten video maupun foto yang mudah dari aplikasi yang sering dipakai content creator.

    Terlihat para peserta pun antusias untuk mempelajari bagaimana membuat video melalui aplikasi CapCut. Bahkan, sesi tanya jawab kepada narasumber tentang bagaimana cara pembuatan video yang menarik untuk di posting di sosial media berjalan sangat interaktif.

    “Semangat belajar dari para kader luar biasa, bahkan terlihat kader yang sudah senior pun antusias untuk melakukan pembelajaran editing video ini,” kata Jalu. (Ad)

     

  • Hadiri Acara Mahasiswa, Maryono: Jangan Berfikiran Negatif dan Suudzon

    Hadiri Acara Mahasiswa, Maryono: Jangan Berfikiran Negatif dan Suudzon

    Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan berpesan agar mahasiswa bisa terus mengasah skill dan wawasan untuk menghadapi tantangan pembangunan di Kota Tangerang.

    “Seperti yang tertuang dalam mars yang tadi kita nyanyikan bersama dari Bapak Djarnawi yang bunyinya ‘Di Timur Fajar Cerah Gemerlapan, Mengusir Kabut Hitam, Menggugah Kaum Muslimin Tinggalkan Peraduan.” tutur Maryono dalam pembukaa Darul Arqam Madya (DAM) dan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Tangerang di Patio Puspem Kota Tangerang, Rabu malam, (14/05/2025).

    “Yang artinya kurang lebih adalah tinggalkan peraduan itu, jangan berdiam diri, jangan stuck, bangkitlah, jangan berpikiran negatif dan suudzon terus. Tingkatkan skill, wawasan serta kolaborasi dan jadi bagian dari elemen pemuda Islam memiliki potensi besar, dan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Kota Tangerang yang inklusif, berkemajuan, dan religius.” Tegasnya.

    Dalam sambutannya, Maryono juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak dan civitas akademika yang berperan dan terlibat atas terselenggaranya DAM dan PID tersebut.

    “Ini sangat penting tentunya sebagai salah satu bagian dari upaya kaderisasi yang nantinya dapat ikut berkontribusi dalam upaya pembangunan yang berkelanjutan di Kota Tangerang dan juga Indonesia.” ucap Maryono.

    Lebih lanjut, Maryono mengajak kepada seluruh generasi muda secara luas untuk tak berhenti menimba ilmu dan pengalaman melalui berbagai wadah termasuk organisasi-organisasi kepemudaan baik di kampus maupun di masyarakat.

    “Karena kita tidak pernah tahu kita ke depannya kita akan menjadi apa, akan menjadi pemimpin apa, bisa di Permerintahan maupun di dunia usaha misalnya. Karena itu carilah pengalaman dan wawasan serta network yang seluas-luasnya.” tandas wakil. (Ad)

     

  • Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Delapan Atlet IBCA-MMA Diberangkatkan, Dispora Kota Tangerang Targetkan Cetak Prestasi di Kejurnas 2025

    Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang baru saja melepas pemberangkatan atlet untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts (IBCA MMA) di Surabaya, 15-18 Mei 2025.

    Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menuturkan, pihaknya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang mendukung penuh para atlet yang diberangkatkan agar dapat bersaing secara kompetitif selama kejuaraan berlangsung.

    Dispora Kota Tangerang menargetkan delapan atlet yang diberangkatkan dapat membawa pulang medali prestasi yang diperebutkan ke Kota Tangerang.

    “Kami mendukung penuh perkembangan cabang olahraga (cabor) baru ini dengan memberikan dukungan moral dan materi agar para atlet yang akan berlaga besok bisa memberikan pestasi yang terbaik sekaligus mengukir sejarah bagi Kota Tangerang,” ujar Kaonang didampingi Ketua Pengurus Cabang IBCA MMA Kota Tangerang, Arief Wibowo, di Kantor KONI Kota Tangerang, Rabu (14/5/25).

    Ia melanjutkan, pemberangkatan para atlet cabor IBCA-MMA tersebut merupakan perdana kali dilakukan di Kota Tangerang. Terlebih, cabor IBCA-MMA baru saja diakui secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, kemarin.

    Selain itu, Dispora Kota Tangerang menekankan pemberangkatan para atlet untuk berlaga di Kejurnas IBCA-MMA 2025 dilakuakn sebagai tindak lanjut persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan.

    “Kami berharap dengan diberangkatkannya para atlet cabor baru ini dapat mendukung antusias masyarakat untuk berpartisipasi mendorong kemajuan cabor yang mulai dikembangkan di Kota Tangerang ini,” pungkasnya. (Ad)

  • Pemkot Tangerang Siap Maksimalkan Kampung KB di 104 Kelurahan

    Pemkot Tangerang Siap Maksimalkan Kampung KB di 104 Kelurahan

    Kota Tangerang  – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memaksimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di 104 kelurahan yang ada di Kota Tangerang.

    Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengungkapkan, pihaknya akan terus memaksimalkan seluruh kelurahan di Kota Tangerang sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga, setiap Kampung KB mampu berdaya baik secara sosial, hingga ekonomi.

    “Setiap wilayah memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Maka kami juga terus berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan yang lebih mengenal wilayahnya. Sehingga, warga juga mampu berdaya baik secara sosial, hingga ekonomi melalui potensi yang mereka miliki,” ungkapnya, Rabu (14/5/25).

    Ia melanjutkan, Kampung KB juga tidak dapat berdiri sendiri. Maka, pembentukan Kampung KB harus dimulai dari masyarakat dengan dukungan kelurahan, kecamatan dan DP3AP2KB.

    “Masyarakat adalah sebagai pelaku dan Pemkot Tangerang yang menyediakan program. Jadi, titik beratnya ada pada masyarakat yang mampu menjalankan program-program yang sudah disediakan dan berkelanjutan,” lanjutnya.

    Diharapkan, seluruh Kampung KB di Kota Tangerang mampu memaksimalkan potensi tiap wilayah dan dapat menginspirasi wilayah lain. (Ad)

  • Tingkatkan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers

    Tingkatkan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers

    TANGERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka meningkatkan akusisi kepesertaa sektor Bukan Penerima Upah (BPJS), BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol berkolaborasi dengan Paguyuban Brilinkers Kota Tangerang guna melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Bersama Paguyuban Brilinkers Kota Tangerang. Turut hadir dalam kegiatan ini ialah Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan Bapak Hary Dwi Marwoko, Ketua Paguyuban Brilinkers Ibu Samsiah, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan dari Bank BRI KC Tangerang dan seluruh anggota Paguyuban Brilinkers.

    Ditempat yang terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Zain Setyadi mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan untuk memperluas kepesertaa BPJS Ketenagakerjaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU).

    “Kegiatan ini sebagai salah satu tindaklanjut kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) tentang program joint marketing racing untuk pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di Agen BRIlink,” kata Zain usai menghadiri kegiatan tersebut di Sari Rasa Seafood Taman Royal 3. Rabu, 14 Mei 2025.

    “Adapun dalam kegiatan ini, kami memberikan sosialisasi kepada teman-teman Paguyuban Brilinkers mengenai program BPJS Ketenagakerjaan sehingga nantinya dapat mensosialisasikannya lagi kepada masyarakat pekerja BPU/Informal yang ada di sekitarnya,” tambahnya.

    Apalagi saat ini, lanjut Zain menjelaskan bahwa pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan melalui Agen BRIlink. Sehingga harapannya Paguyuban Brilinkers ini dapat menjadi mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas kepesertaan.

    “Untuk itu, kami berharap kolaborasi ini sebagai upaya kita dalam memberikan kemudahan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU)/ Informal yang ada di sekitar kita,” harapnya.