Kategori: Kota Serang

  • Siswa Ngadu Ke Pemkot, Karena Nunggak SKL Tidak Keluar, Walikota Budi Rustandi Gercep Bereskan Masalah

    Siswa Ngadu Ke Pemkot, Karena Nunggak SKL Tidak Keluar, Walikota Budi Rustandi Gercep Bereskan Masalah

    Kota Serang – Walikota Serang, Budi Rustandi, kembali menunjukkan respons cepatnya (gercep) dalam menangani aduan langsung dari masyarakat.

    Kali ini, ia turun tangan membereskan masalah yang dialami Salwa, seorang lulusan SMK asal Kasemen yang terancam gagal melanjutkan kuliah karena Surat Keterangan Lulus (SKL) miliknya ditahan oleh pihak sekolah karena ada tunggakan.

    Dengan raut wajah penuh harap, Salwa menceritakan persoalannya. Lulusan dari SMK Husada Pertama ini mengaku tidak bisa mendaftar ke Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang karena dokumen kelulusannya ditahan.

    “Ini SKLnya ditahan sama pihak sekolah karena adanya tunggakan sekolah sekitar Rp18 juta,” ujar Salwa saat mengadu, Senin 4 Agustus 2025.

    “Kita mau daftar ke mana pun dipersulit karena tidak ada SKL dan ijazah itu. Saya datang ke sini untuk minta bantuan agar SKL-nya bisa diambil,” lanjutnya.

    Mendengar aduan tersebut, Walikota Budi Rustandi langsung menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

    Ia mengakui bahwa laporan seperti yang dialami Salwa ia terima hampir setiap hari.

    “Dua orang hari ini (yang melapor). Saya setiap hari menerima laporan begini,” kata Walikota Budi.

    Ia memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti tanpa pandang bulu.

    Baginya, tidak boleh ada anak yang terhambat pendidikannya karena masalah biaya.

    “Pokoknya semua ini saya tampung, ya. Jangan sampai ada yang putus sekolah,” tegasnya.

    Sikap gerak cepat Walikota Budi dalam menuntaskan masalah ini ternyata sudah dikenal luas, bahkan hingga ke kalangan pendidik.

    Diceritakan oleh Inung salah satu Tim Walikota Serang saat membereskan persoalan ini, di mana aksinya menuai simpati dan pujian dari salah satu kepala sekolah.

    “Kepala sekolahnya sangat apresiasi. Sampai dikasihkan SKL yang aslinya, disangka saya (minta) fotokopi, tapi malah aslinya yang dikasihkan karena respect,” ungkap Inung.

    “30 tahun saya di sini, belum pernah menemukan pemimpin seperti Pak Budi,” kata Inung menirukan ucapan Kepala Sekolah saat membereskan persoalan SKL milik Salwa yang ditahan akibat nunggak bayaran.

    Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa setiap aduan warga, sekecil apa pun, akan menjadi prioritas untuk dibereskan dengan cepat oleh Walikota Serang Budi Rustandi. (Trg)

  • Menggempur Gelombang Negatif Bullying (Perundungan) : KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa Mencetak Generasi Taat Asas di SDN Cikuya

    Menggempur Gelombang Negatif Bullying (Perundungan) : KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa Mencetak Generasi Taat Asas di SDN Cikuya

    Serang, Djawaranews.com – Dalam panggung kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter yang kokoh, KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa mengambil peran strategis sebagai garda terdepan pemberantas bullying di lingkungan SDN Cikuya, Kecamatan Sukaresmi. Dengan bahasa tegas namun penuh empati, kami menyuarakan pentingnya pengetahuan hukum dan kesadaran akan dampak buruk bullying yang dapat meluluhlantakkan masa depan cerah anak-anak – generasi penerus bangsa yang harus dipelihara dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan moral dan sosial.

    Melalui sosialisasi yang dikemas penuh warna dan interaktif, kami membawa jiwa keadilan langsung ke hati para siswa kecil, mengenalkan konsep bullying secara gamblang, serta menanamkan nilai keberanian untuk berkata “Tidak!” pada semua bentuk perundungan. Kami meyakinkan mereka bahwa hukum hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi sebagai benteng pelindung atas hak asasi setiap anak tanpa kecuali.

    Kami percaya, mengedukasi siswa tentang aturan dan konsekuensi bullying adalah langkah awal revolusi karakter yang akan membuka jalan bagi terbentuknya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan sarat dengan nilai hormat serta persahabatan sejati. Di sinilah, masa depan cerah desa terukir. Dengan keberanian, pengetahuan, dan cinta kasih sebagai pondasi utama untuk membawa generasi emas menuju puncak kejayaan.

    Koord. Bidang Hukum dan Penyuluhan Hukum Kelompok 44 (Lina Maulida) menyampaikan : Jangan pernah takut untuk bersuara dan saling mendukung, karena setiap dari kalian berhak tumbuh di lingkungan yang aman, penuh persahabatan, dan bebas dari bullying bersama kita ciptakan sekolah hebat, generasi kuat!

    Misi kami bukan sekadar menyampaikan pesan, tapi menyalakan bara semangat hukum di dada para siswa agar mereka tumbuh menjadi insan cerdas, kritis, dan berani membela kebenaran, demi mewujudkan SDN Cikuya yang bebas bullying, damai, dan penuh kehidupan positif. (Trg)

  • Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi H Buka Pembinaan Mental, Bela Negara dan Kepemimpinan Pegawai RSUD Banten

    Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi H Buka Pembinaan Mental, Bela Negara dan Kepemimpinan Pegawai RSUD Banten

    Serang, Djawaranews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandi mengatakan, pelayan publik tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis. Pelayan publik harus memiliki mental yang kuat serta kepemimpinan yang tangguh serta semangat kebersamaan.

    Demikian disampaikan Deden Apriandhi Hartawan dalam sambutannya pada Capacity Building Pembinaan Mental Bela Negara dan Kepemimpinan UPT RSUD Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten di Grup 1 Kopassus, Jl Raya Serang Cilegon, Taman Baru, Kota Serang, Selasa (5/8/2025).

    “Pelayanan yang prima kepada masyarakat tidak akan terwujud jika kita tidak memiliki nilai-nilai integritas, kedisiplinan, empati, tanggungjawab dan jiwa korsa. Ini berarti menumbuhkan semangat solidaritas dan kebersamaan,” ungkap Deden.

    Pada kesempatan itu, Deden juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Grup 1 Kopassus yang telah berkolaborasi dengan RSUD Banten untuk memberikan pelatihan kepada para pegawai.

    “Ini dalam rangka peningkatan etos kerja dan kedisiplinan dari para pegawai. Dan, tidak kalah pentingnya adalah memperkuat jiwa korsa. Jiwa korsa itu jiwa kebersamaan antara satu dengan yang lainnya,” katanya.

    “Sehingga, mereka dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk kepentingan masyarakat itu dilandasi oleh rasa kebersamaan yang dimiliki,” sambungnya.

    Selanjutnya, Deden berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum pembelajar agar setiap tantangan pekerjaan yang dihadapi dapat diatasi dengan bersama. Serta jadikan sebagai komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki ketangguhan mental, kedewasaan emosional serta kepemimpinan.

    “Untuk menjalankan visi-misi Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur Banten itu memang butuh kebersamaan, butuh keseriusan, dan butuh kedisiplinan. Oleh karena itu, manfaatkan pelatihan ini untuk bisa lebih meningkatkan kemampuan, baik secara pribadi, individu, ataupun secara kelompok,” jelasnya.

    Sementara, Direktur Utama RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho menyampaikan pelatihan bertujuan untuk membentuk jiwa korsa, kedisiplinan, cinta tanah air dan bela negara.

    “Pelatihan diikuti 50 peserta dari para pegawai RSUD Banten. Kami berharap agar seluruh peserta menghayati acara ini dan diimplementasikan dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Trg)

  • Plang Edukasi Sampah: Mahakarya Inspiratif KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa untuk Desa Cikuya Menuju Generasi Emas Peduli Lingkungan

    Plang Edukasi Sampah: Mahakarya Inspiratif KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa untuk Desa Cikuya Menuju Generasi Emas Peduli Lingkungan

    Serang, Djawaranews.com

    Dalam semangat pengabdian tanpa batas, KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa hadir sebagai motor perubahan di Desa Cikuya melalui penciptaan plang edukasi sampah yang tidak hanya menjadi penanda fisik, namun juga simbol kebangkitan kesadaran lingkungan warga desa. Plang edukasi sampah ini lahir dari kepedulian mendalam akan perlunya edukasi berkelanjutan mengenai pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan di setiap lini kehidupan masyarakat.

    Dengan desain penuh warna-warni inspirasi dan pesan moral yang menggugah, plang ini berdiri megah di titik strategis desa, memancarkan energi positif dan menyerukan ajakan abadi untuk membuang sampah pada tempatnya. Kehadiran plang ini tak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mengukuhkan komitmen Desa Cikuya menuju era baru: desa yang bersih, sehat, dan membanggakan.

    Koord. Bidang Sosial Budaya dan Pemeberdayaan Masyarakayat serta Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan Kelompok 44 (Maryawan) menyampaikan : saya sangat bangga dapat memimpin pembuatan plang edukasi sampah ini sebagai wujud komitmen kami dalam menanamkan budaya peduli lingkungan dan menciptakan Desa Cikuya yang bersih dan inspiratif bagi generasi mendatang.

    Karya ini menjadi bukti nyata bahwa KKM Kelompok 44 bukan sekadar hadir sebagai pelengkap, tetapi sebagai agen perubahan yang menorehkan legasi monumental dalam membentuk generasi emas yang sadar lingkungan. Dengan sinergi hebat, kreativitas melimpah, dan semangat yang berkobar, plang edukasi sampah persembahan KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa siap menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk meniti langkah serupa menuju masa depan yang lebih hijau dan bersih. (Ika)

  • Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

    Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

    Serang, Djawaranews.com – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Yassierli, membuka Project Based Learning (PBL) Smart Sector di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang pada Senin, 4 Agustus 2025. PBL diyakini akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri.

    Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, menyambut baik kegiatan PBL dengan memberi pembelajaran Smart Farming, Smart IT Creative Skills, Smart Manufacturing, Smart Building, dan Smart Supply Chain yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker melalui BBPVP Serang.

    “Hari ini saya mewakili Ibu Bupati untuk menghadiri pembukaan pelatihan PBL. Sebagaimana arahan Pak Menteri, pelatihan di BBPVP adalah transformasi terkait tantangan ke depan untuk peningkatan kapasitas SDM atau skill, ternyata kompetensi ini harus terus berkembang,” ujarnya kepada wartawan.

    Meski demikian, kata Najib Hamas, Menaker Yassierli menyampaikan jika terdahulu untuk pelatihan menjahit masih tetap berlangsung. “Akan tetapi ke depan sesuai kebutuhan industri, kompetensi ini akan terus berkembang dan juga semakin beragam,” katanya.

    Oleh karenanya, Najib Hamas mengaku dirinya dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Diana Ardhianty Utami, sudah berdiskusi bersama Menaker Yassierli dan Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat.

    “Pemda Kabupaten Serang akan bersinergi dengan BBPVP untuk melakukan MOU terkait peningkatan kapasitas SDM, daya dukung industri. Kemudian yang kedua, pelatihan SDM untuk pengurus koperasi, itu yang akan kita rintis dan laksanakan,” terangnya.

    Dengan demikian, Najib Hamas mengajak warga Kabupaten Serang, khususnya para pemuda lulusan SMA, SMK, atau kuliah, untuk berkomunikasi dengan Disnakertrans yang mewakili Pemda Kabupaten Serang untuk mengikuti kerja sama pelatihan yang saat ini digelar sangat banyak dan beragam.

    “Baik pelatihan barista, pendamping wisata, pengelolaan koperasi, dan sebagainya. Mudah-mudahan ini bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kapasitas lulusan SMK atau kuliah. Kemudian bisa secara mandiri anak muda berkarya membuat peluang-peluang ekonomi dengan wirausaha, jadi tidak hanya semata-mata untuk kerja di pabrik,” tukasnya.

    Menaker Yassierli mengatakan bahwa dengan digelarnya PBL, pihaknya berkeinginan sebuah program pelatihan juga sesuai dengan perkembangan teknologi. Oleh karenanya, banyak konten yang disebut dengan smart-smart.

    “Selanjutnya, kita ingin penjembatan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan di industri. Makanya kita buat namanya project based learning, pelan-pelan kita nanti akan sambungkan mereka dalam suatu program magang, tetapi pelan-pelan. Untuk sekarang, kita coba dulu, nanti kita lihat hasilnya, nanti kita evaluasi,” ujarnya.

    Menaker Yassierli optimis ke depan bahwa project based learning akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri. “Harapannya kita ingin project based learning ini nanti menjadi salah satu tren baru yang digantungi oleh anak-anak muda, milenial, untuk mereka bisa meningkatkan kompetensi mereka. Adapun untuk target project based learning sebanyak 20 ribu orang yang kita latih,” paparnya.

    Turut hadir Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmat, Kepala BBPVP Serang, Adi Nugroho, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Fatah Sulaiman, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, dan tamu undangan lainnya serta ratusan peserta pelatihan.

    Sekadar diketahui, Project-Based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proyek nyata dan autentik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Dalam PBL, siswa bekerja pada proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, sehingga mereka dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari dalam konteks yang lebih luas dan berarti. (Trg)

  • Kreativitas dan Dedikasi KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa: Mengukir Wajah Baru Desa Cikuya Melalui Plang “Selamat Datang” yang Indah dan Bermakna

    Kreativitas dan Dedikasi KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa: Mengukir Wajah Baru Desa Cikuya Melalui Plang “Selamat Datang” yang Indah dan Bermakna

    Serang, Djawaranews.com – Dalam rangka menorehkan jejak strategis di bidang pemerintahan desa, KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab meluncurkan karya monumental berupa pembuatan plang “Selamat Datang” yang indah dan sarat makna di gerbang utama Desa Cikuya. Plang ini bukan sekadar simbol biasa, melainkan lambang kebanggaan, identitas, dan spirit kekompakan warga yang memancarkan aura kehangatan dan keramahan tanpa batas bagi setiap tamu yang melangkahkan kaki di bumi tercinta ini.

    Melalui langkah visioner ini, kami ingin menghadirkan wajah baru desa yang mencerminkan kemajuan, harmoni, serta kematangan dalam pengelolaan pemerintahan lokal. Tidak hanya sebagai penanda geografis, plang ini menjadi saksi bisu atas kerja sama harmonis antara mahasiswa KKM dan aparatur desa yang bertekad kuat membawa Desa Cikuya menuju masa depan yang cemerlang dan membanggakan.

    Dengan desain yang menawan dan eksekusi yang presisi, plang “Selamat Datang” ini diharapkan mampu mewarnai setiap sudut desa dengan energi positif dan meningkatkan rasa cinta serta rasa memiliki warga terhadap tanah kelahirannya. Sebuah kontribusi monumental dari KKM Kelompok 44 yang menegaskan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil penuh dedikasi dan kebersamaan.

    Koord. Bidang Pemerintahan Desa dan Pelayanan Masyarakat Kelompok 44 (Muhamad Fathurrohman) menyampaikan : Sebagai Koordinator saya menyampaikan bahwa pembuatan plang “Selamat Datang” di Desa Cikuya merupakan wujud kontribusi nyata kami dalam mendukung bidang pemerintahan desa, yang bertujuan memperkuat identitas dan citra desa serta meningkatkan rasa kebanggaan dan kenyamanan bagi warga dan tamu yang berkunjung.

    Demikian narasi ini kami buat sebagai dokumentasi pengabdian dan kiprah luar biasa KKM Universitas Bina Bangsa dalam mendukung penguatan pemerintahan desa melalui inovasi dan karya nyata yang berdaya guna bagi masyarakat Desa Cikuya. (Trg)

  • SIAP-SIAP, Pawai Budaya HUT ke-18 Kota Serang Digelar 6 Agustus 2025, Ini Rutenya

    SIAP-SIAP, Pawai Budaya HUT ke-18 Kota Serang Digelar 6 Agustus 2025, Ini Rutenya

    Kota Serang – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Serang segera dimulai dengan perhelatan akbar Pawai Budaya Kota Serang 2025, yang akan berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025.

    Acara ini menjadi salah satu puncak perayaan HUT dan akan menampilkan berbagai kekayaan seni dan budaya dari seluruh penjuru Kota Serang.

    Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Nur Agis Aulia dijadwalkan hadir untuk menyapa langsung para peserta dan masyarakat.

    Menurut pengumuman resmi dari akun Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Serang, acara pawai akan dimulai pada pagi hari.

    Rute Pawai dan Lokasi Panggung Kehormatan

    Pawai Budaya mengambil rute di jalan protokol utama Kota Serang. Berikut detail rute dan jadwal yang perlu diketahui:

    – Hari/Tanggal: Rabu, 6 Agustus 2025

    – Waktu: Mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai

    – Start: McDonald’s Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang

    – Finish: Gedung Golkar Kota Serang

    – Panggung Kehormatan: Depan Kantor Bawaslu Provinsi Banten, tempat pejabat menyaksikan peserta pawai

    Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas

    Karena Jalan Jenderal Sudirman digunakan sebagai rute utama, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas pada hari dan jam pelaksanaan.

    Bagi warga yang tidak mengikuti pawai, sebaiknya mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

    Pembuka Kota Serang Fair 2025

    Pawai Budaya ini menjadi acara pembuka rangkaian pesta rakyat Kota Serang Fair 2025 yang akan berlangsung hingga 10 Agustus di Stadion Maulana Yusuf.

    Dengan mengusung tema “Kreatif dan Berbudi”, pawai ini diharapkan menjadi etalase semangat kebersamaan, kreativitas, dan kekayaan budaya Kota Serang. Jangan lewatkan kemeriahannya. (Trg)

  • Pemkot Serang, Terus Komitmen Menata Pasar Rau Lebih Baik Serta Modern

    Pemkot Serang, Terus Komitmen Menata Pasar Rau Lebih Baik Serta Modern

    Kota Serang – Langkah tegas akan ditempuh bagi Oknum-oknum yang diduga memfasilitasi keberadaan pedagang liar atau pedagang kaki lima ilegal yang berada di pasar Rau.

    Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi usai dialog bersama RRI Banten dalam rangka HUT Kota Serang ke-18 Jumat (1/8/2025).

    “Oknum-oknum Pasar Rau tetap ya, kalau tidak mengikuti saya, saya akan laporkan ke aparat hukum secara aturan atau secara pidana, ketika dia tidak mengikuti program saya, itu saja. Pokoknya saya akan tindak tegas dan mudah-mudahan mereka bisa mengikuti arahan saya, kalau tidak saya akan tindak tegas,” kata Budi.

    Ia juga menjelaskan, selama ini banyak keluhan dari masyarakat sekitar yang terdampak langsung oleh keberadaan pedagang liar tersebut.

    Selain merusak estetika Kota, lanjut Budi aktivitas itu juga menyebabkan kerugian lingkungan dan sosial serta drainase terganggu.

    “Hingga bagaimana bisa menjadi jual beli lapak, bahkan berjualan di tempat yang sangat sangat salah, makanya warga sekitarnya itu demo ke saya bahwa ingin segera ada penertiban, karena mereka yang terdampak banjirnya,” ucapnya.

    Budi berkomitmen untuk menertibkan dan menata kembali kawasan tersebut sesuai visi pemerintah daerah. Kepemimpinan tegas dan berani menjadi kunci dalam penataan Kota Serang agar lebih tertib dan bersih.

    “Saya tak ingin menjadi pemimpin yang hanya duduk manis di meja, semua rapat saya yang pimpin terkait program strategis daerah, jangan sampai hanya duduk, santai, tanda tangan tapi tidak tau konsepnya seperti apa kedepannya,” pungkasnya. (Trg)

  • Ini Untungnya Status Kota Serang Jadi Pusat Ibukota Provinsi Secara Administrasi

    Ini Untungnya Status Kota Serang Jadi Pusat Ibukota Provinsi Secara Administrasi

    KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah memperjuangkan agar Kota Serang secara administrasi jelas menyandang status pusat ibukota provinsi.

    Tidak hanya dalam lisan, keterang status Kota Serang sebagai pusat ibukota Provinsi Banten diharapkan bisa dituangkan kedalam Peraturan Pemerintah (PP).

    Sejumlah kelebihan jika Kota Serang bisa segera menyandang pusat ibukota provinsi.

    Asisten Daerah I Kota Serang Subagyo mengatakan, penegasan status Kota Serang sebagai pusat ibu kota Provinsi Banten pastinya memiliki manfaat strategis, mulai dari kejelasan administrasi pemerintahan hingga upaya percepatan pembangunan daerah.

    Menurut Subagyo, melalui penegasan ini, diharapkan perhatian pemerintah provinsi maupun pusat terhadap wilayah ibukota akan semakin meningkat, terutama soal anggaran dana transfer, dengan begitu pembangunan Kota Serang sebagai pusat ibukota Provinsi yang sesungguhnya bisa semakin dipercepat.

    “Mudah-mudah ada perlakuan khusus, seperti peningkatan DAU (Dana Alokasi Umum) Dari Provinsi juga harapannya bisa lebih fokus lagi membangun ibukotanya, ibukota Provinsi Banten yaitu Kota Serang, ” katanya, Kamis (31/7/2025) malam.

    Subagyo mencontohkan, seperti Kota Banjarmasin yang mengalami perubahan status menjadi pusat ibukota provinsi. Kota tersebut melesat tumbuh pasca kota tersebut berubah status.

    “Berbagai percepatan pembangunan terjadi, mulai pembangunan lapangan bandara dan peningkatan infrastruktur lainnya menjadi lebih cepat dan terkonsentrasi, setelah daerah tersebut resmi berubah statusnya menjadi pusat ibukota provinsi, ” tutupnya. (Trg)

  • Gubernur Banten Andra Soni Serahkan 9.709 SK PPPK Pemprov Banten

    Gubernur Banten Andra Soni Serahkan 9.709 SK PPPK Pemprov Banten

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan 9.709 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (1/8/2025). Penyerahan SK PPPK dilakukan secara hibrid, yaitu diserahkan langsung dan secara virtual yang menghubungkan seluruh PPPK di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Andra Soni menyampaikan selamat kepada pegawai Pemprov Banten yang baru saja mendapatkan SK Pengangkatan PPPK Tahap 1 Formasi Tahun 2024. “Saya mengucapkan selamat, hari ini bukan hanya formalitas. Tapi titik awal dari tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat, bukan dilayani,” ungkap Andra Soni.

    Andra Soni mengatakan menjadi aparatur sipil negara (ASN), termasuk PPPK bukan hanya tentang status. Tetapi memiliki makna negara memberikan amanah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

    “Dan kita wajib menjawabnya dengan kerja nyata bukan sekedar rutinitas. Ingatlah tiga hal penting, pertama integritas, semangat belajar dan etos kerja yang kuat,mari kita tunjukkan, bahwa ASN bisa bekerja dengan luar biasa,” katanya.

    Andra Soni berharap PPPK di Pemprov Banten dapat menjadi motor penggerak perubahan dengan menjadi contoh, disiplin, profesional dan berdedikasi tinggi.

    “Pemerintah perlu ASN yang memiliki semangat pembaruan, bukan hanya tunggu perintah. Kita butuh pemimpin di setiap level, bukan hanya pelaksana,” imbuhnya.

    “Maka, saya harap, mulai hari ini tanamkan tekad dalam hati, saya siap mengabdi dengan sepenuh hati, saya akan bekerja bukan hanya untuk memenuhi target tapi membawa manfaat nyata bagi rakyat Banten,” sambungnya.

    Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan terima kasih kepada kepala daerah sebelumnya yang telah memproses tahapan untuk pengangkatan PPPK di Pemprov Banten.

    “Harapan saya semoga saudara PPPK bekerja lebih giat sebagai ASN, kita berharap pelayanan pada masyarakat semakin baik, pesan saya pada ASN adalah melayani bukan dilayani,” jelasnya.

    Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Nana Supiana menyampaikan penyerahan SK PPPK tersebut menjadi langkah penting dalam upaya mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Nana dalam laporannya.

    Selanjutnya, Nana berharap dengan pengangkatan PPPK tersebut dapat menjadi upaya dalam menghadirkan tenaga kerja yang berkualitas dan kompeten serta siap menjawab tantangan tugas dan fungsi pemerintahan serta meningkatkan kinerja organisasi.

    “Penerima SK ini diharapkan tidak hanya memiliki syarat-syarat administratif, tetapi juga memiliki semangat pengabdian yang tinggi, integritas, dan komitmen untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, pada tahap 1 formasi 2024 terdapat 9.709 orang yang mendapatkan SK PPPK di Pemprov Banten. Terdiri dari Tenaga guru 3.671, Tenaga teknis 5.803 dan Tenaga kesehatan 235. (Trg)