Kategori: Kota Serang

  • Korem 064/MY Luruskan Fakta, TNI Hadir Lebih Awal, Jaga Kondusifitas dan Fasilitasi Dialog

    Korem 064/MY Luruskan Fakta, TNI Hadir Lebih Awal, Jaga Kondusifitas dan Fasilitasi Dialog

    Serang – Menyikapi sejumlah pemberitaan terkait aksi unjuk rasa pada Sabtu (30/8) di Kota Serang, Korem 064/MY menegaskan kembali kronologi dan peran TNI di lapangan.

    Sejak pagi hari, sebanyak 1.300 prajurit TNI AD telah lebih dahulu hadir dan bersiaga di beberapa titik strategis. Kekuatan tersebut terdiri dari 800 personel jajaran Korem 064/MY, diperkuat 400 personel Batalyon Infanteri 87/ TP, serta 100 personel cadangan Brigif 14/MY/Kostrad yang disiagakan on call. Kehadiran ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus sinergi dalam mendukung tugas Polri menjaga stabilitas keamanan wilayah Banten.

    Meski berhadapan langsung dengan massa sebelum unsur kepolisian tiba secara penuh, prajurit TNI tetap mengedepankan pendekatan persuasif, santun, dan humanis. Situasi terkendali sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib.

    Dalam dinamika aksi, perwakilan massa menyampaikan permintaan untuk dipertemukan dengan Kapolda Banten. Menjawab aspirasi tersebut, Danrem 064/MY Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., hadir langsung di tengah massa, berdialog, lalu memfasilitasi pertemuan perwakilan pengunjuk rasa dengan Kapolda begitu jajaran kepolisian tiba di lokasi.

    “Sejak awal kami tegaskan, kehadiran TNI bukan untuk menakuti rakyat, melainkan untuk mendampingi. Aspirasi harus disalurkan dengan damai, dan aparat wajib memastikan situasi tetap tertib serta bermartabat,” ujar Danrem. Rabu, 3 September 2025

    Korem 064/MY menekankan bahwa pengamanan unjuk rasa dilakukan secara profesional, proporsional, dan netral, dengan tujuan utama menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

    Sebagai tindak lanjut, hingga beberapa hari ke depan Korem 064/MY bersama Polda Banten akan tetap bersiaga dan menggelar patroli skala besar di wilayah Serang. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    Melalui klarifikasi ini, Korem 064/MY mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang keliru, serta bersama-sama menjaga persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan di Provinsi Banten. (Trg)

  • Pemkot Serang Pastikan 3022 H Lahan Sawah LP2B Tak Akan Pernah Alih Fungsi, Kepala DKPP Sony August: Saya Jamin

    Pemkot Serang Pastikan 3022 H Lahan Sawah LP2B Tak Akan Pernah Alih Fungsi, Kepala DKPP Sony August: Saya Jamin

    KOTA SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan luas lahan pertanian di Kota Serang yang masuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak akan pernah beralih fungsi sejengkalpun, meski dihimpit kebutuhan akan lahan dan laju pertumbuhan jumlah penduduk yang terus bertambah.

    Demikian hal itu dikatakan ‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Serang, Sony August, berdasarkan data yang ada, jumlah lahan sawah di Kota Serang yang masuk kedalam program LP2B saat ini pada angka 3022 hektar, dari total luas keseluruhan lahan sawah di Kota Serang sebanyak 7353 hektar.

    Dimana, lahan sawah pertanian Kota Serang yang masuk LP2B ini tersebar di Kecamatan Kasemen dan Walantaka.

    “Untuk kita pertahankan di LP2B-nya itu tidak akan mungkin bergeser pada angka 3022 hektar. Posisinya di Kecamatan Kasemen dan Walantaka” jelas Sony August.

    Terkajt adanya isu baru-baru ini mengenai adanya pembangunan dan pengurugan disekitar area di Kecamatan Kasemen, lanjut Sony August, pihaknya memastikan lahan sawah LP2B di Kecamatan Kasemen tetap tidak akan tersentuh oleh pembangunan dan pembebasan lahan.

    “Karena kita dan PU sudah memetakan mana LP2B, dan mana yang RTRW industri, kita sudah memetakan kesana. Makanya ketahanan pangan kita yang berkelanjutan itu tidak mungkin akan disentuh industri, saya jamin itu, ” tegas Sony August.

    Menurutnya, saat ini Kota Serang berada pada urutan kelima sebagai daerah penghasil gabah di Provinsi Banten.

    Dari angka-angka tersebut, sambung Sony August, Kota Serang berhasil mengamankan kebutuhan akan berasnya sendiri, menurutnya, saat inu Kota Serang berhasil surplus beras sebesar 25 persen dari total keburuhan penduduk.

    Hal itu sejalan dengan hasil pertanian di Kota Serang yang terus meningkat, dari sebelumnya hanya bisa menghasilkan 5,9 ton perhektarnya,

    “Naik menjadi 7,3 ton untuk tiap hektarnya. Kita mengalami surplus 25 persen dari total keburuhan,” tutup Sony August. (Trg)

  • Warga Serang, Rahmatullah (41), Dilaporkan Hilang Dua Hari

    Warga Serang, Rahmatullah (41), Dilaporkan Hilang Dua Hari

    Serang, Djawaranews.com – Seorang pria bernama Rahmatullah (41), warga Link Gurugui RT/RW 001/001, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dilaporkan hilang sejak Minggu (31/8). Hingga Selasa (2/9), keberadaannya belum diketahui, 2 September 2025.

    Rahmatullah yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di Grup 1 Kopassus ini memiliki ciri-ciri keterbelakangan mental dan berbicara kurang jelas. Menurut keterangan atasannya, biasanya ia pergi ke pasar menggunakan sepeda ontel. Namun, pada hari Minggu lalu, Rahmatullah tidak kembali ke rumah hingga malam hari.

    “Biasanya dia ke pasar naik sepeda ontel, tapi sampai hari ini belum juga pulang,” ujar salah satu atasannya.

    Pihak keluarga berharap masyarakat yang melihat atau menemukan Rahmatullah dapat segera menginformasikan kepada keluarga di alamat yang tertera, atau melalui pihak tempatnya bekerja.

    “Semoga dengan dipublikasikan melalui media, saudara Rahmatullah segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkap pihak keluarga. (Ely)

  • Gubernur Banten Tegaskan Program dan Kegiatan Harus Sentuh Masyarakat

    Gubernur Banten Tegaskan Program dan Kegiatan Harus Sentuh Masyarakat

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengintruksikan seluruh pejabat dan pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Selain itu, memastikan program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

    Hal itu disampaikan Andra Soni uaai mengikuti Rapat Koordonasi Daerah Pengendalian Inflasi yang dipimpin langsug oleh Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B-Curug, Kota Serang, Selasa (2/9/2025).

    “Kita tetap menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan tugas dan fungsinya dan pelaksanaan kegiatan pembangunan tetap berjalan. Pastikan semua berjalan dengan baik,” ungkap Andra Soni kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Banten.

    Selanjutnya, Andra Soni mengatakan, situasi dan kondisi saat ini masih sangat dinamis. Sehingga diharapkan para pegawai Pemprov Banten dapat melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka menyikapi dan mengantisipasi beberapa hal yang harus dilakukan sebagai pemerintah daerah.

    “Bersama kita berdoa, semoga situasi di Banten terkendali dan kita tetap bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.

    Selain itu, Andra Soni juga menekankan setiap proses perencanaan pembangunan di Provinsi Banten harus langsung bersentuhan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    “Kita berupaya melayani masyarakat dengan baik, kita harus mengetahui kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

    Kemudian, Andra Soni juga mengintruksi seluruh OPD di Lingkungan Pemprov Banten untuk dapat saling bahu membahu. Sehingga sebuah program dan kegiatan dapat menjadi gerakan yang masif dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    “Saya minta kepada teman-teman OPD, meski bukan tugas dan fungsinya diharapkan dapat saling membantu,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Andra Soni juga menuturkan ketersedian dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat serta kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi harus menjadi perhatian khusus.

    “Seperti pasar murah kita lakukan koordinasi dengan Bulog, selanjutnya pastikan stok pangan kita itu terjaga. Jangan sampai tidak termonitor,” pungkansya.

    Berdasarkan berita resmi statistik BPS Provinsi Banten No. 42/09/36/Th. XIX pada 1 September 2025, menyampaikan pada Agustus 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Banten sebesar 1,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,79. (Trg)

  • Korem 064/MY Dukung Sinergi Pendidikan Dan Keamanan Dalam Wujudkan Banten Yang Aman dan Damai Pasca Unjuk Rasa

    Korem 064/MY Dukung Sinergi Pendidikan Dan Keamanan Dalam Wujudkan Banten Yang Aman dan Damai Pasca Unjuk Rasa

    SERANG – Danrem 064/MY menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda dan Instansi Terkait Provinsi Banten dalam rangka Penguatan Sinergi Pendidikan dalam Mewujudkan Banten yang Aman, yang diinisiasi oleh Polda Banten di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Senin (1/9). Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi lintas sektor pasca unjuk rasa Sabtu (29/8), sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga generasi muda dan stabilitas wilayah.

    Acara tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni S.M., M.A.P., Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki S.I.K., M.H., Danrem 064/MY Brigjen TNI Andrian Susanto S.I.P., M.Han.,M.I.Pol, Ketua DPRD Provinsi Banten H.Fahmi Hakim S.E., para pejabat utama Polda, unsur Forkopimda, serta para Rektor se-Provinsi Banten.

    Dalam sambutannya, Gubernur Banten menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga pendidikan dan keamanan.

    “Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menyukseskan program pendidikan di Provinsi Banten. Anak-anak sekolah dan mahasiswa merupakan kelompok yang rentan, sehingga tugas kita bersama melibatkan tenaga pendidik, pihak sekolah, hingga TNI-Polri untuk menjaga Banten tetap aman dan damai,” ujar Gubernur.

    Sementara itu, Danrem 064/MY menyoroti peran media dan tanggung jawab kolektif menjaga kondusivitas.

    “Peran media saat ini sangat mempengaruhi sikap masyarakat dan menggiring opini dalam memahami arti menyalurkan aspirasi dalam bentuk demo. Saat saya bersama Kapolresta Serang turun langsung di lapangan, kami mendapati ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum unjuk rasa untuk tindakan merugikan seperti pembakaran pos polisi. Bahkan ketika diajak berdialog, sebagian pendemo tidak memahami tujuan aksi mereka,” jelas Danrem.

    Beliau menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab bersama.

    “Tugas menjaga keamanan dan kenyamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI-Polri, tetapi juga seluruh elemen masyarakat hingga tingkat RT. Kami mengharapkan peran serta yang masif dari seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap aman dan damai. Peran media juga sangat penting dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.

    Adapun Kapolda Banten menekankan komitmen Polri untuk terus hadir mendampingi masyarakat.
    “Kami mengajak seluruh komponen untuk bergandeng tangan menjaga kondusifitas di Provinsi Banten. Polri akan selalu berbenah untuk meyakinkan masyarakat bahwa kami selaku institusi akan selalu membersamai Pemerintah dan elemen masyarakat demi mewujudkan keamanan dan kesejahteraan, sehingga Banten tetap aman dan damai,” ungkap Kapolda.

    Bagi Korem 064/MY, rapat koordinasi ini meneguhkan arti penting sinergi pendidikan, peran media, dan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi menjaga kedamaian sekaligus membangun generasi muda Banten yang berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa kebangsaan.

    (Trg)

  • Jaga Kondusifitas, Gubernur Banten Andra Soni Sambangi Sejumlah Ulama dan Tokoh Masyarakat

    Jaga Kondusifitas, Gubernur Banten Andra Soni Sambangi Sejumlah Ulama dan Tokoh Masyarakat

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi sejumlah ulama dan tokoh masyarakat pada Minggu (31/8/2025), dalam kesempatan itu, Andra Soni didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi.

    Kunjungan dan silaturahmi ke kediaman para ulama itu sebagai upaya memperkuat ikhtiar moral dan spiritual, serta menjaga kondusifitas Provinsi Banten.

    Andra Soni bersama Deden Apriandhi mengunjungi kediaman sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, yakni Abuya Murtadho, Abuya Muhtadi, Abuya Kurdi Kadomas, dan KH. Acep Nafis Imron Bustomi Cisantri.

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni dan Deden Apriandhi bersama ulama dan tokoh masyarakat juga melakukan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa, khususnya bagi masyarakat Banten.

    Setelah berkunjung ke sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, Pemprov Banten menggelar Istighosah bersama yang dipimpin oleh Abuya Muhtadi di masjid Agung As-tsauroh, Kota Serang.

    Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta persatuan dan kesatuan bangsa.

    “Kepada para tokoh masyarakat, alim ulama, pada kesempatan ini saya menyampaikan harapan agar senantiasa memberikan wejangan-wejangan kepada masyarakat untuk dapat terlibat aktif dalam upaya bersama menjaga ketertiban dan menjaga lingkungan di sekitar,” katanya. (Trg)

  • Pemkot Serang Pastikan Dana Kerohiman Warga Sukadana Tersedia Pada APBD Perubahan 2025

    Pemkot Serang Pastikan Dana Kerohiman Warga Sukadana Tersedia Pada APBD Perubahan 2025

    KOTA SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Serang memastikan anggaran dana kerohiman bagi warga Kampung Sukadana 1, Kecamatan Kasemen yang terdampak normalisasi pembuangan Sungai Cibanten tersedia pada APBD Perubahan Tahun 2025 ini.

    Demikian hal itu dikatan langsung Kepala BPKAD Kota Serang Imam Rana, jika pada APBD Perubahan Kota Serang 2025 tersedia anggaran dana kerohiman bagi Warga Kampung Sukadana 1, Kecamatan Kasemen.

    Diketahui, APBD Perubahan Kota Serang 2025 sebelumnya telah rampung dievaluasi oleh Pemprov Banten. Hasilnya, anggaran dana kerohiman tetap tersedia alias tidak dicoret.

    “Ada anggarannya (pada APBD Perubahan 2025),” tegas Imam Rana, Kamis (28/8/2025).

    Lebih jauh Imam Rana menjelaskan, alokasi anggaran dana kerohiman bagi warga Kampung Sukadana 1 itu termuat dalam Perda Kota Serang nomot 7 Tahun 2025 tentang P-APBD TA.2025 dan Perwal nomor 19 Tahun 2025 tentang Penjabaran P APBD TA.2025 Tanggal 20 agustus 2025 kemarin.

    Senada, Kepala Bidang (Kabid) Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Arif Redi Winata mengatakan, pada APBD Perubahan Kota Serang 2025, bantuan dana kerohiman bagi Warga Kampung Sukadana 1 tidak mengalami perubahan, yaitu Rp 5 juta untuk setiak KK nya.

    Menurutnya, saat ini Pemkot Serang tengah menyusun SK penerimanya agar tepat sasaran.

    “Angkanya Rp 5 juta per KK. Saat ini sedang disiapkan SK penerimanya dan tengah disusun oleh Bagian Hukum, ” terang Arif Redi.

    Lebih jauh Arif Redi menambahkan, program normalisasi sungai yang dilakukan Pemkot Serang saat ini banyak yang menjadi kewenangan pusat, kata dia, tidak hanya sungai Pembuangan Cibanten yang berada di Kampung Sukadana saja. Namun, ada pula daerah-daerah lain yang rencananya dalam waktu dekat akan dinormalisasi.

    Untuk itu, sambung Arif Redi, pihaknya berharap kepada Pemprov Banten untuk bisa ikut membantu anggaran bantuan kerohiman kepada warga, apabila terjadi penertiban kembali.

    Hal itu melihat APBD Kota Serang yang kecil, sehingga perlu andil dari pihak terkait, selain penanganan banjir di Kota Serang banyak yang menjadi kewenangan pusat juga. (Trg)

  • Wali Kota Serang Budi Rustandi Sosialisasikan Program ‘Serang Mengaji’, Libatkan Ulama untuk Perkuat Karakter

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Sosialisasikan Program ‘Serang Mengaji’, Libatkan Ulama untuk Perkuat Karakter

    SERANG, Djawaranews.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, secara resmi meluncurkan sekaligus mensosialisasikan program Serang Mengaji.

    Budi Rustandi langsung mensosialisasi program Serang Mengaji ini di hadapan para ulama, pimpinan organisasi Islam, serta camat dan lurah se-Kota Serang pada Kamis, 28 Agustus 2025.

    Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan seluruh lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat (ormas) Islam wajib mendukung program ini.

    Ia berharap terbentuk kolaborasi yang solid dengan para alim ulama dari FSPP, LPTQ, MUI, dan lainnya.

    “Harapan besar saya ketika program ini sudah berjalan, kita harus menjadikan anak-anak kita senang membaca Qur’an sebagai dasar dari akhlak dan masa depan kita,” ujar Budi Rustandi.

    Budi Rustandi menegaskan bahwa Gerakan Serang Mengaji tidak hanya berlangsung di masyarakat setelah Magrib, tetapi juga diwajibkan di lingkungan sekolah.

    “Program Serang Mengaji ini bukan hanya habis Magrib saja, tapi di sekolah juga wajib sebelum memulai belajar mereka membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

    Ia merinci, siswa SD dan SMP diwajibkan mengaji minimal selama sepuluh hingga lima belas menit sebelum pelajaran dimulai.

    Tujuannya adalah membiasakan anak sejak dini agar dekat dengan Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter berakhlak.

    Ketika ditanya mengenai latar belakang program ini, Wali Kota mengaku prihatin dengan fenomena sosial yang marak di kalangan anak muda.

    “Banyak anak muda ikut geng motor, melakukan hal-hal yang tidak baik. Nah, ini kita mulai sekarang dari dasar. Selain dari pelajaran di sekolah tentang agama, kita dorong dengan gemar mengaji,” tuturnya.

    Selain masyarakat dan sekolah, program ini juga akan diterapkan di lingkungan pemerintahan.

    Wali Kota Budi Rustandi menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan ikut serta dan dirinya siap memberi contoh langsung.

    “Iya, nanti saya contohin, saya ngaji begitu. Ikut ngaji saya. Nanti ngaji di OPD juga,” tegasnya. (Trg)

  • Penghargaan Kearsipan, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Arsip Penting Untuk Dikelola Dengan Baik

    Penghargaan Kearsipan, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Arsip Penting Untuk Dikelola Dengan Baik

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan sebuah arsip sangat penting untuk digunakan dalam sebuah kebijakan dan rencana pembangunan ke depannya. Data dan informasi setiap kegiatan diharapkan dapat diarsipkan dengan baik.

    Hal itu disampaikan A Dimyati Natakusumah saat menghadiri Penyerahan Penghargaan Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal LKD Kabupaten/Kota dan Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Perangkat Daerah Provinsi Banten Tahun 2024 serta Penandatanganan Nota Kesepahaman Gerakan Sadar Tertib Arsip di Lingkungan Pemprov Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B-Curug, Kota Serang, Selasa (26/8/2025).

    “Arsip itu jika dikelola dengan baik bisa menjadi big data, dengan kearsipan yang baik maka sebetulnya pengelolaan itu akan baik. Sehingga kita bisa melakukan check and recheck sesuai dengan data,” ungkap Dimyati.

    Dimyati menyampaikan, di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak, arsip sudah harus mampu dikelola dengan baik berbasis digital. Sehingga dapat membantu pihak – pihak yang membutuhkan.

    “Saat ini sudah mulai dilakukan digitalisasi dan ditata dengan rapi. Jika sudah menjadi big data semua data-data yang ada dan yang diperlukan itu akan bermanfaat,” katanya.

    Dimyati juga berharap kepada pihak-pihak terkait untuk dapat memperhatikan sisi keamanan dari sebuah arsip. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita juga harus memperhatikan bagaimana melakukan secure atau keamanan terhadap data tersebut,” ucapnya.

    Pada kesempatan itu, Dimyati juga menyampaikan selamat kepada pemerintah daerah dan OPD di lingkungan Pemprov Banten yang mendapatkan penghargaan tertib arsip terbaik tahun 2024.

    “Kita mengapresiasi dan memberikan semangat kepada semua elemen yang menata kearsipan dengan baik,” jelasnya.

    Sementara, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mego Pinandito menyampaikan berdasarkan hasil pengawasan eksternal oleh ANRI untuk Pemprov Banten menunjukan hasil yang baik mencapai 75,91.

    “Harapannya ini juga nanti akan bisa menular kepada unit-unit di bawah kabupaten/ kota maupun nanti sampai kepada daerah-daerah di bawahnya,” ujarnya.

    Selanjutnya, Mego menuturkan dengan penata arsip yang baik diharapkan mampu membantu dan mendukung dalam menentukan percepatan pembangunan daerah dan nasional.

    “ANRI sangat berharap bahwa hasil-hasil yang baik yang ada di dalam arsip ini dapat dimanfaatkan lebih lagi ke depan, dengan memanfaatkan arsip sebagai bahan-bahan perencanaan pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 248 Tahun 2025 Pemberian Penghargaan Kepada Kabupaten/ Kota dan Perangkat Daerah Tertib Arsip Terbaik Tahun 2024 memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kota Cilegon, Pemerintah Kota Tangerang serta penghargaan atas partisipasi pengawasan kearsipan pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten tahun 2024 kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang.

    Sementara, untuk penghargaan atas Tertib Arsip Terbaik Perangkat Daerah Provinsi Banten Tahun 2024, yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Dinas PUPR Provinsi Banten, dan Sekretariat Daerah Provinsi Banten. (Trg)

  • Buka Pembinaan B2SA, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Minta Kader PKK Jadi Agen Perubahan

    Buka Pembinaan B2SA, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni Minta Kader PKK Jadi Agen Perubahan

    Serang, Djawaranews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni membuka Pembinaan Konsumsi Pangan Beragam Bergizi Sehat dan Aman (B2SA) dalam Pertemuan Rutin TP PKK Kabupaten Serang dan TP PKK Kecamatan se- Kabupaten Serang. Tinawati Andra Soni mendorong kader PKK jadi agen perubahan di lingkungannya. Pembinaan dilaksanakan di Aula Gedung Tb Suwandi, Komplek Pendopo Bupati Serang, Jl Veteran No.1, Kota Serang, Selasa (25/8/2025).

    Tinawati mengatakan, kampanye B2SA merupakan program pemerintah melalui PKK untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih baik dan berkualitas. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pola makan yang benar dan bergizi seimbang.

    “Saya berharap para kader PKK dapat menjadi agen perubahan di tengah – tengah masyarakat. Mengajak dan membina keluarga – keluarga untuk menyusun menu harian yang tidak hanya lezat tetapi juga mengandung nilai gizi yang lengkap, beragam, serta aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya

    Menurutnya, kampanye B2SA merupakan alah wujud upaya pemerintah untuk melakukan swasembada pangan dengan mendorong pemanfaatan pangan lokal. “Jargon empat sehat lima sempurna mulai tergantikan dengan beragam, bergizi, sehat, dan aman. Lebih komplit selain bergizi dan sehat,” tambah Tinawati.

    Diakui Tinawati, anak – anak lebih memilih makanan cepat saji. TP PKK Provinsi Banten terus membina para kader PKK untuk terus melakukan gerakan dari rumah khususnya mengenai B2SA dengan memanfaatkan pangan lokal.

    Melalui kampanye B2SA, Tinawati berharap terjadi perubahan pola konsumsi yang lebih sehat di keluarga, khususnya anak – anak.

    “Ini bagian upaya kami sebagai kader PKK, khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan, menambah nilai gizi, penyuluhan kesehatan anak balita dalam program gizi Nasional,” jelasnya.

    Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Serang Tifa Hensifa Hanum Najib mengungkapkan, pembinaan diikuti oleh TP PKK Kabupaten Serang dan para ketua TP PKK Kecamatan se- Kabupaten Serang.

    Dirinya berharap, Pembinaan Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Sehat, dan Aman bermanfaat para kader PKK untuk sosialisasi atau kampanye ke masyarakat. (Trg)