Kategori: Kota Serang

  • H.Tubagus Haerul Jaman: Empat Pilar Kebangsaan Indonesia Landasan Kokoh Menjaga Persatuan

    H.Tubagus Haerul Jaman: Empat Pilar Kebangsaan Indonesia Landasan Kokoh Menjaga Persatuan

    Serang, Djawaranews.com – H.Tubagus Haerul Jaman pada kesempatan kali ini mengatakan Empat Pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan landasan yang kokoh dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keberagamaan indonesia. setiap masyarakat harus mampu menyikapi perkembangan dunia dengan baik sambil memupuk dan melaksanakan nilai-nilai kebangsaan, seperti gotong royong, musyawarah, tradisi dan kearifan lokal.

    Selain itu Setiap individu harus memiliki kemampuan untuk meyelesaikan sejumlah masalah yang dihadapi dengan menerapkan nilai-nilai keempat pilar kebangsaan tersebut dan menjadikan bagian untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. “Pancasila bukan hanya sebagai landasan filosofi dan ideologi, tetapi juga sebagai pedomanetika bagi perilaku setiap warga negara. Implementasi pancasila dalam kehidupan sehari hari menciptakan harmoni dan keseimbangan dalam hubungan antarmanusia, baik di dalam maupun di luar negri,” kata Haerul Jaman, mensosialisasikan Empat Pilar MPR-RI Kebangsaan yang dihadiri 150 peserta yang terdiri dari, pemuda dan masyarakat kelurahan se-kota serang bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang, Provinsi Banten, pada tanggal 22 April 2025 lalu.

    Pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran terhadap 4 Pilar Kebangsaan. Sejak usia dini, anak-anak Indonesia harus diajarkan tentang arti pentingnya Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI bagi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia. Dan sebagai generasi penerus, anak-anak Indonesia harus dibekali dengan pemahaman yang kuat tentang 4 Pilar Kebangsaan agar mereka dapat menjaga dan memperkuat persatuan bangsa di masa depan.

    Salah satu cara untuk menerapkan 4 pilar kebangsaan di kehidupan sehari-hari adalah dengan menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Yaitu dengan menjadi warga negara yang cinta tanah air. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menaati aturan-aturan yang ada, membayar pajak dengan tepat, serta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

    Selain itu, warga negara juga dapat mencintai bangsanya dengan cara mempromosikan produk-produk lokal, mendukung olahraga tanah air dan juga mengekspresikan rasa cintanya melalui seni atau karya tulis tertentu. “Sosialisasi Empat Pilar MPR, dimaksudkan agar semua anak bangsa semakin mengenal sejarah, ideologi Bangsa, dan cita-cita Indonesia merdeka, agar semua masyarakat apalagi kalangan milenial dan generasi nya, makin cinta pada bangsa dan negara. Persis sebagaimana pepatah yang populer kalau tidak mengenal maka tak menyayangi,”.

    Selanjutnya saya mengajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjaga keharmonisan Bangsa Indonesia Yang lebih baik lagi. ujar jaman sebelum acara Empat Pilar ditutup. (Trg)

  • Gubernur Banten Andra Soni Lepas KKM Unsera Tahun 2025

    Gubernur Banten Andra Soni Lepas KKM Unsera Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni Melepas Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Serang Raya 2025 di Auditorium Rachmatoellah Convention Hall (RCH) Unsera Jl Raya Cilegon Km 5, Drangong, Kota Serang, Selasa (22/4/2025). Pelepasan ditandai dengan pemukulan gong.

    Selain melepas mahasiswa KKM, pada kesempatan itu Gubernur Banten Andra Soni bersama Rektor Unsera Abdul Malik juga menandatangani kesepahaman untuk membangun Provinsi Banten yang berkeadilan.

    Di depan ratusan mahasiswa, Andra Soni mengatakan jika kampus dan mahasiswa merupakan mitra strategis pembangunan. Melalui KKM, mahasiswa terjun langsung ke masyarakat. Mendengar, belajar, sekaligus memberikan kontribusi nyata.

    “Di situlah mahasiswa dituntut untuk bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Andra Soni.

    Dirinya mencontohkan, mahasiswa bisa memberikan kontribusi membantu program pemerintah melalui kegiatan edukasi tentang gaya hidup sehat, pentingnya sanitasi yang bersih, serta mengelola sampah dengan baik.

    “Termasuk juga pendampingan utama dengan sasaran UMKM agar bisa naik kelas baik dari sisi pemasaran maupun manajemen pengelolaannya,” ujarnya.

    Dikatakan Andra Soni, Provinsi Banten mempunyai potensi luar biasa baik dari SDA, posisi geografis dan penguatan SDM. Diakuinya, tantangannya juga cukup besar seperti kesenjangan wilayah terutama antara Provinsi Banten utara dan selatan.

    “Oleh karena itu pembangunan berkeadilan adalah prioritas kami. Memastikan seluruh masyarakat Banten memiliki akses yang setara,” katanya.

    Terakhir, Andra Soni mengapresiasi sinergitas antara Pemprov Banten dengan Unsera dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Menurutnya, sangat relevan dan mencerminkan semangat kolaboratif yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

    Sementara itu Rektor Unsera Abdul Malik menambahkan, peserta KKM Unsera tahun ini berjumlah 935 mahasiswa dan 60 dosen pembimbing. Sasaran utama KKM yang akan dijalankan mencakup pengelolaan sampah dan pembinaan UMKM.

    “Pengelolaan sampah itu sangat penting. Termasuk juga peningkatan kapasitas UMKM yang itu menjadi pilar kemajuan perekonomian daerah,” katanya.

    Dengan kehadiran Gubernur Banten yang melepas langsung peserta KKM ini, merupakan sebuah dukungan nyata dari pemerintah terhadap dunia pendidikan, terutama di kampus. “Insya Allah mahasiswa kami siap mengabdi di masyarakat dan membantu program Pemprov Banten,” katanya. (Trg)

  • Jasa Raharja Samsat Kota Serang Mengadakan Pengecekan Kesehatan Gratis Upaya Kondisi Vit Bagi Wajib Pajak Yang Melakukan Pembayaran Program Pemutihan

    Jasa Raharja Samsat Kota Serang Mengadakan Pengecekan Kesehatan Gratis Upaya Kondisi Vit Bagi Wajib Pajak Yang Melakukan Pembayaran Program Pemutihan

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi Banten mulai membuka pemutihan pajak 2025 ini sejak tanggal 10 April 2025 hingga 30 Juni 2025. Jumlah hari yang cukup banyak ini diharapkan dapat dimanfaatkan para wajib pajak untuk menerima pembebasan pokok dan sanksi pajak.

    Petugas Jasa Raharja samsat kota Serang secara langsung mengadakan MUKL (Mobil Unit Keliling Pelayanan) kegiatan Pemeriksaan Kesehatan secara gratis, mengingat beberapa hari ini Samsat kota Serang mengalami peningkatan wajib pajak untuk melakukan pelunasan PKB dan SWDKLLJ. Tujuan dari MUKL ini untuk menjaga  kondisi Vit wajib pajak dan petugas samsat Kota Serang. ‘’ Ujar Rangga

    Dalam kegiatan ini, tim medis dari Jasa Raharja memberikan layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, pemeriksaan kesehatan umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan. Selain itu, Petugas Jasa Raharja juga menginformasikan mengenai program asuransi sosial yang disediakan oleh Jasa Raharja, yang dapat memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

    Kepala Kantor Wilayah Banten Arny Irawaty Tenriajeng juga memastikan bahwa Masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus memberikan perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan Masyarakat. (Trg)

  • Dua Anggota TNI Ditahan, Terlibat Pengeroyokan Warga Kota Serang Hingga Tewas

    Dua Anggota TNI Ditahan, Terlibat Pengeroyokan Warga Kota Serang Hingga Tewas

    SERANG, Djawaranews.com – Dua anggota TNI, Pratu MI dan Pratu MS, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) 034 Serang atas kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Fahrul Abdilah (29), warga Lontar Baru, Kota Serang. Selasa, ( 22/04/25)

    Penetapan tersangka dilakukan sejak Kamis, 18 April 2025. Keduanya kini menjalani penahanan dan pemeriksaan mendalam di kantor Denpom 034 Serang.

    “Sejak tanggal 18 April kemarin, keduanya sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. Pratu MI dan Pratu MS juga akan diperiksa secara mendalam terkait kasus pengeroyokan maut tersebut,” ujar Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto kepada awak media di Markas Korem.

    Menurut Danrem, olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan di dua lokasi, yakni di depan Bank Banten, Jalan Veteran, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, serta kontrakan 27 di Kecamatan Cipocok Jaya. Pihaknya juga telah memeriksa sembilan saksi di TKP pertama dan lima saksi di TKP kedua.

    “Atas nama Korem 064, saya menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi dan diduga melibatkan dua oknum anggota TNI yang menyebabkan kerugian bagi warga sipil,” ungkapnya.

    Kronologi kejadian bermula saat Pratu MI dan Pratu MS menghadiri takziah anak seorang anggota TNI. Seusai acara, mereka berkumpul bersama teman-temannya sambil mengonsumsi minuman keras, lalu berjalan menuju Alun-Alun Kota Serang.

    “Pada Selasa dini hari, 15 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, terjadi cekcok ringan di depan Bank Banten karena saling ledek,” jelas Andrian.

    Usai kejadian di lokasi pertama, mereka kemudian menuju tempat hiburan malam, sebelum akhirnya menuju kontrakan 27 untuk mengunjungi teman mereka. Di lokasi kedua inilah kembali terjadi keributan yang berujung pengeroyokan terhadap korban.

    “Kasus ini masih kami dalami, termasuk pemeriksaan kemungkinan keterlibatan narkoba. Kami pastikan proses penyelidikan dilakukan secara cepat, transparan, dan komprehensif. Siapa pun anggota TNI yang terbukti bersalah akan dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Andrian.

    Sementara itu, Nana, ayah korban yang merupakan warga Kampung Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, meminta agar keempat pelaku, termasuk dua anggota TNI, dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

    “Saya sangat sedih kehilangan anak. Nyawa anak saya tidak bisa digantikan oleh apa pun. Saya berharap keadilan ditegakkan dan para pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

    Nana mengungkapkan, berdasarkan keterangan teman-teman korban, saat itu Fahrul tengah nongkrong bersama rekannya di Alun-Alun Kota Serang. Tiba-tiba seorang temannya dikejar oleh empat orang, dan saat Fahrul berusaha melerai, ia malah dikeroyok oleh para pelaku yang diduga membawa senjata api.

    Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 18 April 2025. Jenazah telah dimakamkan di tempat pemakaman umum dekat kediaman keluarga. (Trg)

  • Wakil Gubernur Banten Terima DPRD Provinsi Sumut Terkait Perda Pesantren

    Wakil Gubernur Banten Terima DPRD Provinsi Sumut Terkait Perda Pesantren

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah menerima kunjungan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (21/4/2025).

    Dalam kunjungan itu, Bapemperda DPRD Provinsi Sumut ingin memperdalam berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

    Wagub A Dimyati mengungkapkan, secara umum Provinsi Banten ini dikenal sebagai daerah yang agamis dengan kekuatan pondok pesantren (Ponpes) sebagai basis utamanya.

    “Terutama di empat wilayah seperti Kabupaten Serang, Tangerang, Pandeglang dan Lebak. Di empat daerah itu basis Ponpes kita sangat kuat,” kata A Dimyati.

    Oleh karena itu, lanjutnya, untuk memperkuat keberadaannya, Pemprov Banten menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2022 yang diharmonisasikan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya.

    “Mudah-mudahan dari kunjungan ini mendapatkan banyak hal yang bisa diterapkan di sana, apalagi Sumut itu daerahnya lebih luas,” pungkas Dimyati.

    Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara Darma Putra Rangkuti menambahkan, kunjungan dirinya bersama rombongan ke Provinsi Banten itu dalam rangka ingin memperdalam terkait dengan Perda nomor 1 tahun 2022 di atas.

    “Meskipun kultur kita berbeda, tapi secara umum perda di Provinsi Banten ini bisa menjadi pembanding,” katanya.

    Selain ke Pemprov Banten, rombongan juga akan berkunjung ke DPRD Provinsi Banten, sehingga bahan yang didapat bisa lebih komprehensif. “Apalagi pembahasan Raperda ini merupakan inisiatif dari DPRD,” pungkasnya. (Trg)

     

  • Wakil Gubernur Banten Terima DPRD Provinsi Sumut Terkait Perda Pesantren

    Wakil Gubernur Banten Terima DPRD Provinsi Sumut Terkait Perda Pesantren

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah menerima kunjungan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (21/4/2025).

    Dalam kunjungan itu, Bapemperda DPRD Provinsi Sumut ingin memperdalam berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

    Wagub A Dimyati mengungkapkan, secara umum Provinsi Banten ini dikenal sebagai daerah yang agamis dengan kekuatan pondok pesantren (Ponpes) sebagai basis utamanya.

    “Terutama di empat wilayah seperti Kabupaten Serang, Tangerang, Pandeglang dan Lebak. Di empat daerah itu basis Ponpes kita sangat kuat,” kata A Dimyati.

    Oleh karena itu, lanjutnya, untuk memperkuat keberadaannya, Pemprov Banten menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2022 yang diharmonisasikan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya.

    “Mudah-mudahan dari kunjungan ini mendapatkan banyak hal yang bisa diterapkan di sana, apalagi Sumut itu daerahnya lebih luas,” pungkas Dimyati.

    Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara Darma Putra Rangkuti menambahkan, kunjungan dirinya bersama rombongan ke Provinsi Banten itu dalam rangka ingin memperdalam terkait dengan Perda nomor 1 tahun 2022 di atas.

    “Meskipun kultur kita berbeda, tapi secara umum perda di Provinsi Banten ini bisa menjadi pembanding,” katanya.

    Selain ke Pemprov Banten, rombongan juga akan berkunjung ke DPRD Provinsi Banten, sehingga bahan yang didapat bisa lebih komprehensif. “Apalagi pembahasan Raperda ini merupakan inisiatif dari DPRD,” pungkasnya. (Trg)

  • Ade Yuliasih Anggota DPD RI Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten

    Ade Yuliasih Anggota DPD RI Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten

    Serang, Djawaranews.com – Hj. Ade Yuliasih, Anggota DPD RI menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Yayasan Anak Bangsa Yan Banten, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin 21 April 2025.

    Dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan siswa dan siswi serta guru SMK Yayasan Anak Bangsa Yan Banten, Ade Yuliasih menyampaikan bahwa pancasila sebagai dasar dan idiologi negara.

    Kemudian, undang – undang dasar negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Tap MPR sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara bhineka tunggal Ika sebagai semboyan negara.

    “Jadikan 4 Pilar MPR RI ini, sebagai dasar kita dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ade Yuliasih dihadapan siswa dan siswi SMK Yan Banten dan beberapa pelajar yang mewakili lembaga pendidikan lainnya.

    Ade Yuliasih mencontohkan, pengamalan 4 Pilar MPR RI, yaitu sikap toleransi antara umat beragama.

    “Berbeda agama tapi tetap hidup rukun berdampingan. Itulah contoh bentuk pengamalan 4 Pilar MPR RI,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ade Yuliasih dialog langsung dengan para pelajar, dimulai dengan menyampaikan pertanyaan kepada peserta sosialisasi.

    “Coba saya tanya ya, siapa yang tau lima prinsip dasar negara Indonesia ?,” tanya Ade kepada peserta sosialisasi.”Siapa yang bisa jawab ?,” timpanya mempertegas bertanya.

    Pertanyaan itupun dijawab seorang pelajar SMK Yayasan Yan Banten. Ade Yuliasih kemudian menguatkan jawaban dengan menjelaskan lima prinsip dasar negara Indonesia.

    “Lima prinsip dasar negara Indonesia itu, ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Ketakutan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Pertanyaan demi pertanyaan terus disampaikan Ade Yuliasih untuk menguji pengetahuan pelajar dalam memahami 4 Pilar MPR RI.

    “Kehidupan berbangsa dan bernegara dikenal dengan musyawarah dalam menyelesaikan masalah. Musyawarah ini termasik dalam sila keberapa ?,” tanya Ade Yuliasih.

    Pertanyaan itupun direspon Royadi, Pelajar dari SMK Bani Ismail. Dengan memakai pengeras suara, ia menjawab bawah musyawarah merupakan termasuk dalam sila 4.

    “Sila empat,” katanya. Jawaban itupun dibenarkan Ade Yuliasih.

    Dalam acara yang sama, Kepala Sekolah Yan Banten, Ahmad Ali Subhan menyambut baik acara sosialisasi 4 pilar MPR RI. Menurutnya, materi yang disampaikan bermanfaat untuk pelajar.

    “Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Ade Yuliasih, Anggota DPRD RI,” katanya. (Trg)

  • Wali Kota Serang Hadiri Rapat Koordinasi Usulan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Serang–Rangkasbitung: Langkah Nyata Menuju Kota yang Lebih Maju

    Wali Kota Serang Hadiri Rapat Koordinasi Usulan Elektrifikasi Jalur Kereta Api Serang–Rangkasbitung: Langkah Nyata Menuju Kota yang Lebih Maju

    Serang – Wali Kota Serang menghadiri rapat koordinasi usulan elektrifikasi jalur kereta api Serang–Rangkasbitung yang dilaksanakan di kantor PLN UP3 Banten Utara. Kamis 17 April 2025

    Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antar lembaga untuk mendorong percepatan modernisasi transportasi di wilayah Banten, khususnya Kota Serang. Usulan elektrifikasi ini menjadi titik awal perubahan besar dalam sistem transportasi massal, yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat.

    “Ini adalah salah satu bukti nyata bahwa Kota Serang sedang bergerak maju. Dengan ada nya usul jalur kereta listrik langsung dari serang ke rangkas, kita mendorong efisiensi, ramah lingkungan, dan tentu saja peningkatan kualitas pelayanan transportasi untuk warga,” ujar Wali Kota Serang, Budi Rustandi dalam rapat tersebut.

    Elektrifikasi jalur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat distribusi logistik, serta menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur berbasis energi bersih.

    Wali Kota Serang menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan terus aktif mengawal proses ini hingga terealisasi, karena transportasi modern adalah simbol kemajuan peradaban dan pelayanan publik yang lebih baik. (Trg)

  • Wali Kota Serang Monitoring Kegiatan Mengajar Generus Nusantara: Pastikan Tidak Ada Manipulasi Data Murid.

    Wali Kota Serang Monitoring Kegiatan Mengajar Generus Nusantara: Pastikan Tidak Ada Manipulasi Data Murid.

    Serang – Wali Kota Serang melakukan monitoring langsung ke pusat kegiatan belajar Generus Nusantara yang berlokasi di Komplek Taman Krisan, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Kamis 17 April 2025

    Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas pendidikan nonformal di Kota Serang berjalan dengan jujur, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda.

    “Saya datang langsung untuk memastikan tidak ada manipulasi data murid. Kalau ada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang fiktif, adukan ke saya, dan saya sendiri yang akan adukan ke kejaksaan,” tegas Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di hadapan para pengelola dan peserta didik.

    Langkah monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Serang untuk menjaga integritas sistem pendidikan. Wali Kota menekankan bahwa pendidikan adalah kunci masa depan dan harus dilaksanakan secara bersih tanpa rekayasa data demi kepentingan pribadi.

    Kegiatan ini menjadi bukti kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada kualitas generasi penerus bangsa. Pemerintah Kota Serang akan terus mengawal setiap proses pendidikan agar benar-benar menyentuh masyarakat dan tidak menjadi alat kepentingan yang menyimpang. (Trg)

  • Silaturahmi Dengan Kapolres, Kepala Imigrasi Serang Bahas Potensi Pelanggaran Warga Asing

    Silaturahmi Dengan Kapolres, Kepala Imigrasi Serang Bahas Potensi Pelanggaran Warga Asing

    SERANG, Djawaranews.com – Dalam upaya mempererat hubungan kelembagaan, Kepala Imigrasi Kelas I Non TPI Serang I Gusti Agung Komang Artawan menemui Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko di Mapolres Serang, Selasa (15/4/2025).

    Kedatangan I Gusti Agung Komang Artawan yang didampingi sejumlah Pejabat Utama Kantor Imigrasi Serang disambut hangat Kapolres Serang di ruang kerjanya.

    “Pertemuan ini tiada lain adalah silaturahmi untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang dengan Polres Serang,” terang Kapolres Condro Sasongko.

    Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, Kapolres Serang dan Kepala Kantor Imigrasi membahas sejumlah isu terkini terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Keduanya juga saling bertukar informasi terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi.

    “Tadi dibahas potensi kerawanan dan pelanggaran keimigrasian yang mungkin terjadi di wilayah Polres Serang dan membangun pola kerja sama dalam pertukaran informasi dan penindakan terhadap orang asing yang melanggar aturan,” jelas Condro Sasongko yang didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES dan Kasatintelkam Iptu Saeful Sani.

    I Gusti Agung Komang juga berharap silaturahmi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam pengawasan warga asing maupun masyarakat Kabupaten Serang yang keluar negeri.

    Menurutnya, Kapolres sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerjasama guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Serang.

    “Kami berharap kerjasama yang telah terjalin antara kepolisian dan lembaga Imigrasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Serang bisa terjalin lebih baik lagi,” ujar I Gusti Agung.