Kategori: Kota Serang

  • Dinkes Kota Serang Berharap Jumlah Stunting Turun

    Dinkes Kota Serang Berharap Jumlah Stunting Turun

    SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) tim pembina Posyandu tingkat Kota Serang tahun 2025, bertempat di Garuda Hall Hotel Flamengo, Senin (21/04/2025).

    Kepala Dinkes Kota Serang A. Hasanuddin menyebutkan, bahwa terdapat 665 Posyandu   di enam kecamatan di Kota Serang.

    Dari 665 posyandu, lanjut dr Hasan sapaan akrabnya, terdapat 3 posyandu yang dinyatakan kurang aktif.

    “saya sampaikan bahwa 665 itu, yang aktif adalah sebanyak 662 Posyandu, dan yang tidak aktifnya ada 3 Posyandu karena Posyandu baru,” jelas dr Hasan

    Ia juga menyampaikan, terkait dengan data dan/atau jumlah stunting di Kota Serang per awal tahun 2025

    “jumlah stunting per Kecamatan, ini data tanggal tahun 2025 awal, yaitu Curug terdapat 48 orang, Walantaka 128 orang , kemudian Cipocok 77 orang , kemudian Serang 289 orang, Taktakan 374 orang, dan Kesemen sebanyak 177 orang.  Jadi itu adalah sebaran daripada data stunting yang ada di Kecamatan se-Kota Serang,” ucapnya

    Adapun data dan/atau jumlah terbaru, kata dr Hasan belum keluar, sehingga belum bisa di publikasikan.

    “mudah-mudahan dari data sementara itu, bisa turun. Jadi harapan kita semuanya, kita doakan dan dukungannya agar stunting turun,” imbuhnya.

    Terkait dengan adanya intervensi dan/atau percepatan penanganan stunting pasca rapat Koordinasi ini, dr Hasan berharap support dan sinergi.

    “Saya harap yang mengikuti acara rapat koordinasi terkait posyandu sekolah-sekolah. Ini agar mereka segera melakukan percepatan penanganan stunting dan lain-lain,” harapnya. (Trg)

  • Pemkot Serang Resmi Lepas 130 Kafilah MTQ ke XXII Tingkat Provinsi

    Pemkot Serang Resmi Lepas 130 Kafilah MTQ ke XXII Tingkat Provinsi

    SERANG – Pemerintah Kota Serang melalui bagian Kesra Setda Kota Serang menggelar acara pelepasan kafilah Kota Serang dalam acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIK tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 bertempat di halaman Puspemkot Serang, Jum’at (25/4/2025).

    Dalam sambutannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan selamat dan sukses atas terpilihnya para santri menjadi kafilah Kota Serang pada perlombaan MTQ tingkat provinsi Banten ke XXII di kabupaten Tangerang.

    Ia mengapresiasi, atas kerja keras, semangatnya dalam belajar, sehingga bisa mewakili Pemerintah Kota Serang.

    “Adik-adik tetap semangat ya, saya berharap nantinya dapat membawa prestasi dan mengharumkan Kota Serang,” ucap Budi

    Kafilah Kota Serang yang mengikuti MTQ tingkat Provinsi Banten, Kata Budi berjumlah 130 orang, terdiri 60 peserta, 20 Orang Pembina, 20 orang Official, dan 30 kesekretariatan.

    “Semoga semuanya selalu sinergi dan saling support satu sama lain, dan bisa membawa Prestasi Juara untuk Kota Serang,” harap Budi. (Trg)

  • Hari Otonomi Daerah ke-29, Gubernur Banten Andra Soni: Kunci Pemerataan Pembangunan

    Hari Otonomi Daerah ke-29, Gubernur Banten Andra Soni: Kunci Pemerataan Pembangunan

    Kota serang, DJawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni mengatakan otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan antara pusat dan daerah. Namun, merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Andra Soni saat memimpin dan membacakan amanat Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian pada Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (25/4/2025).

    Peringatan Hari Otda ke-29 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan itu menjadi momentum dalam refleksi atas perjalanan pelaksanaan otonomi daerah selama hampir tiga dekade.

    Mendagri M Tito Karnavian dalam amanat yang dibacakan Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, otonomi daerah harus menjadi sarana dalam mempercepat pembangunan, memperkuat integrasi nasional, dan meningkatkan daya saing daerah.

    “Otonomi daerah memberi ruang bagi daerah untuk mengelola urusan rumah tangganya sendiri, tetapi tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui kebijakan ini, pembangunan bisa lebih merata karena disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal,” baca Andra Soni.

    Dibacakan pemerintah daerah menjalankan dua fungsi utama dalam sistem pemerintahan Indonesia, yakni sebagai pelaksana urusan pemerintahan konkuren (desentralisasi) dan pelaksana tugas pembinaan dan pengawasan (dekonsentrasi) dari Pemerintah Pusat.

    “Kedua peran ini menuntut kapasitas kelembagaan yang kuat dan kolaborasi yang harmonis lintas sektor dan tingkatan pemerintahan,” bacanya.

    Lebih lanjut, dengan kontribusi dan dukungan semua pihak dalam pelaksanaan otonomi daerah mampu mewujudkan fondasi yang kuat agar membentuk tata kelola pemerintahan daerah yang responsif.

    “Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai elemen bangsa menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel,” baca Andra Soni.

    Tidak hanya itu, lanjutnya, dalam menghadapi tantangan global dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, otonomi daerah dinilai semakin relevan. Sehingga, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan pusat, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam merumuskan kebijakan strategis yang relevan dengan kondisi lokal.

    “Pembangunan nasional tidak akan berhasil tanpa sinergi yang efektif antara pusat dan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus terus meningkatkan kapasitasnya agar mampu melaksanakan otonomi secara efektif dan berkontribusi terhadap arah kebijakan nasional,” bacanya.

    Lebih lanjut, Andra Soni membacakan, melalui Peringatan Hari Otda ke-29 diharapkan mampu menjadi pijakan dalam mengoptimalkan penyelenggaraan urusan dan meningkatkan pelayanan publik di tengah-tengah tantangan dan dinamika yang ada.

    “Penguatan kapasitas daerah menjadi hal yang harus dikedepankan dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Trg)

  • Forum CSR-Badan Usaha Jalin Kolaborasi dan Sinergi Untuk Kota Serang Maju

    Forum CSR-Badan Usaha Jalin Kolaborasi dan Sinergi Untuk Kota Serang Maju

    SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui bagian pemerintahan Setda Kota Serang menggelar acara Rapat Koordinasi (Rakor) badan usaha di Kota Serang tentang dukungan program kesejahteraan sosial di lingkungan Kota Serang melalui forum CSR, bertempat di Hotel Puri Kayana, Rabu (23/4/2025).

    Ketua panitia Asda 1 Kota Serang Subagyo mengatakan, Rapat Koordinasi pada hari ini maksud dan tujuan nya adalah untuk mensinergikan terkait dengan badan usaha Kota Serang yang hendak memberikan bantuan melalui program CSR di Kota Serang.

    Ia menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota Serang sudah memiliki wadah dan/atau forum untuk menampung dan juga sekaligus menyalurkan bantuan CSR tersebut.

    “Forum CSR ini, wadah untuk seluruh badan usaha yang hendak menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kota Serang. Jadi Nantinya tercatat langsung ke pusat,” kata Subagyo

    Ia berharap melalui rapat Koordinasi ini, bisa terjalin kolaborasi dan sinergitas yang baik kedepannya.

    “Terutama untuk kebaikan warga masyarakat Kota Serang, yang benar-benar dalam kondisi yang membutuhkan,” harapnya

    Sementara itu,  Plt. Dinas Sosial Kota Serang Muhammad Ibra Gholibi mengatakan, dengan situasi dan kondisi saat ini, dimana kemampuan APBD Pemkot Serang terbatas dan banyaknya program-program kegiatan, maka perlu adanya sinergi dan kolaborasi, bersama badan usaha.

    “Jadi, intinya kita saling sinergi. Apa yang bisa disinergikan program kegiatan bersama perusahaan badan usaha di Kota Serang. Tentunya untuk membantu kemajuan di Kota Serang,” ungkap Ibra

    Ia juga mengatakan, Pemerintah Kota Serang   hanya merekomendasikan program kegiatan yang nantinya bisa untuk ditindaklanjuti oleh badan usaha.

    “Ya seperti, infrastruktur flyover, drainase yang rawan banjir maupun RTLH. Jadi kita sifat nya menawarkan dan tidak menerima dalam bentuk materi atau material bangunan. Murni yang membangun dari badan usaha,” jelasnya

    Adapun untuk perusahaan yang sedang dan/atau kecil, Pemkot Serang menawar program terkait dengan penurunan angka kemiskinan ekstrem.

    “Mulai dari bantuan RTLH, dan bantuan-bantuan secara langsung. Jadi kita hanya sinergikan apa-apa bantuan dari swasta, kita mencatat dan menawarkan program dan melaporkan ke kementerian,” ucap Ibra

    Perlu diketahui, badan usaha yang di undang pada kesempatan ini, kata Ibra berjumlah 150 badan usaha.

    “Dengan adanya forum CSR, diharapkan bisa terus sinergi dan apa yang menjadi kemapuan dari APBD Kota Serang bisa saling Kolaborasi,” harapnya. (Trg)

  • Pemprov Banten Bersama 8 Kabupaten/ Kota Komitmen Dukung Suksesnya Latsitardanus XLV/ 2025

    Pemprov Banten Bersama 8 Kabupaten/ Kota Komitmen Dukung Suksesnya Latsitardanus XLV/ 2025

    Serang, Djawaranews.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten bersama delapan pemerintah kabupaten/ kota komitmen mendukung suksesnya pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLV Tahun 2025. Hal itu sejalan dengan komitmen Gubernur Banten Andra Soni dalam mendukung pelaksanaan Latsitardanus XLV/2025 di Provinsi Banten.

    Demikian diungkap Nana Supiana dalam Rapat Rencana Riset Sosial dan Laporan Hasil Pelaksanaan Survei Kegiatan Latsitardanus XLV/2025 Provinsi Banten secara virtual di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (24/4/2025). Di Provinsi Banten, Latsitardanus XLV/2025 akan mengambil lokasi di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, serta Kota Cilegon.

    Dikatakan, meski wilayah Tangerang Raya yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan meski tidak menjadi lokasi Latsitardanus XLV/ 2025, komitmen untuk mendukung suksesnya Latsitardanus XLV/2025 di Provinsi Banten.

    Dalam kesempatan itu, Nana juga paparkan hasil koordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota sebagai lokasi kegiatan. Sedangkan wilayah Tangerang Raya juga menjadi bagian supporting dalam partisipasi Latsitardanus XLV/2025.

    “Dukungan Pemprov Banten untuk kesuksesan Latsitarda Nusantara menjadi komitmen Pemprov Banten sebagaimana komitmen Gubernur Banten. Hal – hal mengenai teknis dan non-teknis sudah dimitigasi dan dipetakan. Hal lain juga sedang dikonsolidasikan,” tegas Nana.

    “Persiapan daya dukung Pemprov Banten serta kabupaten/ kota sudah terkonsolidasi. Tinggal beberapa hal yang perlu dikonsolidasikan dan bisa diselesaikan pada minggu ini,” tambahnya..

    Dikatakan, harmonisasi dan sinkronisasi secara teknis terus dilakukan untuk memastikan kesiapan Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/ kota. “Pemprov Banten juga mendapatkan dukungan dari bupati/ walikota,” ucap Nana.

    Dirinya juga berharap, pelaksanaan Latsitasdanus XLV/ 2025 turut mendorong geliat perekonomian masyarakat Banten.

    Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Banten Beni Ismail memaparkan perkembangan hasil koordinasi dan sinergi Pemprov Banten dengan pemerintah kabupaten/ kota dalam mendukung Latsitardanus XLV/ 2025.

    Kesiapan dukungan itu antara lain pelibatan para peserta Latsitardanus XLV/2025 dalam program pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemprov Banten dan program pemerintah kabupaten/ kota, dukungan penyambutan peserta dan pembukaan kegiatan, hingga kegiatan sosialisasi di sekolah – sekolah yang menjadi kewenangan Pemprov Banten.

    Sebagai informasi, para peserta Latsitardanus XLV/2025 merupakan taruna dan taruni tingkat III dan IV Akademi Militer Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri, mahasiswa Politeknik Siber dan Sandi Negara, mahasiswa Universitas Pertahanan. (Trg)

  • Kantor Imigrasi Serang Gelar KIEP Terkait Peningkatan Penggunaan Aplikasi M-Paspor

    Kantor Imigrasi Serang Gelar KIEP Terkait Peningkatan Penggunaan Aplikasi M-Paspor

    SERANG, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang pada hari Kamis tanggal 24 April 2025 mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi, Edukasi dan Partisipasi (KIEP) Peningkatan Penggunaan Aplikasi M-Paspor di Hotel Horison UPI Serang.

    Acara diawali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan selanjutnya acara di buka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten Hendro Tri Prasetyo.

    Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten Hendro Tri Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Edukasi dan Informasi tentang tata cara permohonan Paspor pada Kantor Imigrasi, khususnya Imigrasi Kelas I Non TPI Serang bagi pemohon Paspor.

    Pada Kegiatan KIEP ini juga, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang I Gusti Agung Komang Artawan menyampaikan laporan kegiatan yang mana dalam kegiatan ini mengundang Narasumber dari Dukcapil Kota Serang yaitu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (Choetudin) tentang Alur Pelayanan serta Layanan yang ada di Catatan Sipil Kota Serang, dan juga Narasumber dari Disnakertrans yaitu Pengantar Kerja Ahli Muda (Usman) tentang Tata cara serta persyaratan menjadi Pekerja Migran Indonesia.

    Untuk Penyampaian tentang Aplikasi M-Paspor dan juga Tata Cara Permohonan serta Persyaratan Paspor Republik Indonesia disampaikan oleh Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Keimigasian Hendar Setiawan.

    Dalam acara kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Lanny Meitia Putri memberikan apresia kegiatan ini merupakan sarana Edukasi dan Informasi bagi para pengguna layanan keimigrasian untuk mengetahui aturan dan prosedur layanan administrasi pemerintahan secara up to date, baik dari Imigrasi, Dukcapil maupun dari Disnakertrans.

  • Gubernur Banten Andra Soni Serahkan Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025

    Gubernur Banten Andra Soni Serahkan Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 pada tiga kategori. Kategori Zero Accident sebanyak 153 perusahaan, kategori Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebanyak 215 perusahaan dan kategori Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS sebanyak 66 perusahaan. Penilaian dilakukan pada selama tahun 2024.

    K3 Award 2025 Provinsi Banten Tahun 2025 dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (23/4/2025).

    Andra Soni menyampaikan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Banten atas ketaatan perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten.

    “Penghargaan K3 ini kami berikan sebagai bentuk penghargaan kepada perusahaan – perusahaan yang telah patuh dalam menerapkan K3, hingga mampu mencapai zero accident. Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah,” ujar Andra Soni.

    Pada kategori Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Andra Soni menyerahkan penghargaan kepada 215 perusahaan. Berperan atas pembentukan dan peran aktif panitia pembina K3 di tempat kerja.

    Sedangkan pada kategori Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS atas komitmen dalam mencegah penyebaran HIV-AIDS di lingkungan kerja, Andra Soni menyerahkan kepada 66.

    Menurut Andra, penerapan K3 bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang bagi perusahaan dan kesejahteraan tenaga kerja.

    “Zero Accident adalah hasil dari keseriusan dan kedisiplinan. Ini adalah capaian luar biasa yang patut dicontoh. Pemerintah sangat mengapresiasi karena ini juga mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha,” ungkapnya.

    Andra Soni juga mengapresiasi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program-program prioritas pemerintah daerah.

    “Perusahaan-perusahaan di Banten telah berkontribusi dengan membangun usaha, membayar pajak tepat waktu, dan menyerap tenaga kerja lokal. Ini menunjukkan bahwa mereka telah menjalankan peran masing-masing dengan baik. Pemerintah sangat mengapresiasi dan berharap semua perusahaan di Banten terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, mengatakan bahwa budaya K3 diharapkan menjadi standar wajib di setiap tempat kerja.

    “K3 ini sudah mulai dibudayakan sejak 40 tahun lalu, dan penghargaan Zero Accident adalah bukti bahwa budaya itu mulai membuahkan hasil. Kita ingin tidak ada lagi kecelakaan kerja di Banten,” katanya.

    Septo menambahkan, meskipun angka kecelakaan kerja di dalam tempat kerja sudah menurun, penerapan prosedur keselamatan masih harus diperkuat, termasuk saat pekerja berada di luar area kerja.

    “Kalau sudah jadi kebiasaan dan SOP ditaati, maka pekerja bisa bekerja dengan aman, dan perusahaan juga diuntungkan,” tutupnya. (Trg)

  • MUI Mitra Strategis Pemprov Banten

    MUI Mitra Strategis Pemprov Banten

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan mitra strategis pemerintah daerah. MUI menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam melakukan pembinaan masyarakat terhadap bidang keagamaan.

    Demikian disampaikan Dimyati pada Silaturahmi dan Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten 1446 Hijriah di Gedung MUI Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (23/4/2025). Kegiatan itu mengusung tema Memperkuat Silaturahmi, Merajut Ukhuwah dan Memperkuat Fungsi MUI sebagai Khadimul dan Shadiqul Hukumah.

    Dalam kesempatan itu, Dimyati menyerahkan Dana Hibah Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Provinsi Banten kepada MUI Provinsi Banten sebesar Rp1,15 miliar kepada Ketua MUI Provinsi Banten A Bazari Syam.

    “Kalau kita lihat MUI ini banyak programnya, apalagi program terkait keumatan dan juga terhadap pendidikan masyarakat Banten yang religius. Jadi kita harap MUI ini dapat bergerak bersama Pemprov Banten,” ungkap Dimyati.

    Dimyati menuturkan tantangan globalisasi saat ini cukup berat, khususnya terkait keagamaan. Sehingga diharapkan MUI Banten dapat lebih proaktif dalam melakukan pembinaan keagamaan di tengah-tengah masyarakat.

    “Saya harap MUI dapat lebih pro aktif lagi, apalagi MUI ini ada hingga tingkat desa dan kelurahan. MUI bisa lebih masif lagi melakukan pembinaan kepada masyarakat,” katanya.

    Sementara, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Banten, Prof E Syibli Sarjaya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan pihak-pihak terkaitnya.

    “Kita lihat saat lebaran semua pihak saling memaafkan, dan semoga hal tersebut dapat terus dilakukan sepanjang waktu. Sehingga tidak ada perpecahan dan lain sebagainya,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Ketua MUI Provinsi Banten A Bazari Syam mengatakan MUI Provinsi Banten memiliki tugas untuk dapat memberikan pelayanan dan perlindungan bagi umat beragama.

    “Bagaimana MUI Provinsi Banten dapat memberikan pelayanan dan perlindungan umat,” pungkasnya. (Trg)

  • Gubernur Banten Terima Kunjungan Peserta PKDN Sespimti Polri Tahun 2025

    Gubernur Banten Terima Kunjungan Peserta PKDN Sespimti Polri Tahun 2025

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menerima peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-34 Tahun 2025 di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No.5, Kota Serang Rabu (23/4/2025).

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan terima kasih dan rasa bangga, lantaran Provinsi Banten dijadikan salah satu lokasi dalam melaksanakan Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri.

    “Selamat melaksanakan praktek kerja, semoga seluruh peserta mendapatkan ilmu, wawasan dan pengalaman berharga selama ada di Provinsi Banten,” ungkap Andra Soni.

    “Kami bangga, Provinsi Banten dijadikan tempat PKDN yang merupakan bagian penting dalam proses pembentukan calon pemimpin strategis Polri di masa depan,” sambungnya.

    Andra Soni berharap dalam kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman nyata bagi peserta, khususnya dalam memahami dinamika pemerintah daerah, sosial kemasyarakatan serta tantangan-tantangan strategis yang ada di Provinsi Banten.

    “Kerjasama yang kuat antara institusi Polri dan pemerintah daerah sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif, serta mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh,” katanya.

    Andra Soni menuturkan Provinsi Banten merupakan daerah aglomerasi dan daerah penyangga Daerah Khusus Jakarta. Tidak hanya itu, Provinsi Banten juga memiliki posisi yang strategis, baik dari sisi geografis, ekonomi, maupun sosial budaya.

    “Kegiatan PKDN ini akan menjalin komunikasi, kolaborasi dan sinergi yang makin erat antara Polri dan Pemprov Banten. Serta menumbuhkan semangat bersama – sama membangun Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, rombongan Sespimti Polri berjumlah 15 orang terdiri dari peserta didik dan para pendamping. Turut hadir pada kesempatan tersebut Katim Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri Irjen. Pol. Jawari, sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten dan tamu undangan yang lainnya. (Trg)

  • PWN Kunjungi Dinas Pariwisata Banten, Bahas Keberangkatan ke Pulau Panjang

    PWN Kunjungi Dinas Pariwisata Banten, Bahas Keberangkatan ke Pulau Panjang

    Serang, Djawaranews.com – Persatuan Wartawan Nusantara (PWN) melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke kantor Dinas Pariwisata Provinsi Banten pada Rabu (23/4/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan peliputan ke wisata Pulau Panjang yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2025.

    Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PWN Nasri berdiskusi langsung dengan jajaran Dinas Pariwisata mengenai teknis keberangkatan, agenda kegiatan, serta potensi kerjasama jangka panjang dalam promosi wisata daerah. Selain sebagai momen koordinasi, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara insan pers dengan pemerintah daerah.

    “Pulau Panjang sendiri menjadi salah satu unggulan yang tengah dipromosikan. Keindahan alam, potensi ekowisata, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi daya tarik utama kawasan ini. PWN berharap kunjungan ini dapat menjadi bahan liputan, “katanya.

    Selanjutnya, PWN berkomitmen mendukung promosi wisata melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif. Kami percaya bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap destinasi wisata.

    “Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan berita yang mengangkat potensi wisata lokal dengan narasi yang membangun citra positif pariwisata,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh Persatuan Wartawan Nusantara (PWN). Ia menekankan pentingnya sinergi yang dibangun melalui silaturahmi, sebagai langkah awal menuju kolaborasi yang lebih erat.

    “Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan wartawan. Silaturahmi seperti ini penting, karena dari sinilah jalinan kerja sama bermula. Tak kenal maka tak sayang,” ujar Linda dengan penuh kehangatan, “Tambahnya.

    Linda juga menambahkan bahwa peran media sangatlah di butuhkan dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata. Ia meyakini bahwa sinergi yang terjalin antara pemerintah dan media dapat membawa dampak positif bagi perkembangan daerah.

    “Segala bentuk kemajuan yang kita capai tidak lepas dari peran serta media. Informasi yang disampaikan melalui pemberitaan mampu membuka mata publik dan menarik minat wisatawan. Kami sangat menghargai kontribusi media dalam mendukung program pariwisata, ” Tutupnya. (Trg)