Kategori: Kota Serang

  • Deden Apriandhi Resmi Dilantik Gubernur Banten Andra Soni Sebagai Sekda Banten

    Deden Apriandhi Resmi Dilantik Gubernur Banten Andra Soni Sebagai Sekda Banten

    Banten, Djawaranews.com – Deden Apriandhi Hartawan resmi dilantik oleh Gubernur Banten Andra Soni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, pada Rabu, 9 Juli 2025. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang. Rabu, (9/7/25).

    Proses pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Forkopimda, politisi, serta ulama kharismatik Abuya KH Ahmad Muhtadi Dimyati. Dalam upacara tersebut, Gubernur Andra Soni memandu langsung pengambilan sumpah jabatan Deden Apriandhi sebagai Sekda Banten.

    “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Deden saat mengucapkan sumpah jabatan mengikuti pembacaan oleh Gubernur Banten.

    Usai pengambilan sumpah, Gubernur Banten secara resmi menyatakan pelantikan. “Pada hari ini, Rabu, 9 Juli 2025, saya Gubernur Banten secara resmi melantik Deden Apriandhi Hartawan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Banten,” ujar Andra Soni dalam prosesi pelantikan.

    Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan agar Sekda yang baru dapat segera menuntaskan berbagai tugas strategis, termasuk pengisian jabatan kosong kepala OPD yang masih menunggu proses seleksi dan pelantikan.

    Sementara itu, Sekda Banten Deden Apriandhi menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah yang diberikan. Ia menegaskan akan fokus pada penguatan birokrasi dan koordinasi antar perangkat daerah demi mendukung visi misi Gubernur Banten.

    Pelantikan Sekda ini menjadi bagian penting dalam penyegaran dan percepatan roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Dengan telah diisinya jabatan Sekda secara definitif, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan pelayanan publik semakin optimal. (Trg)

  • Pemkot Serang Treatment Ratusan Koperasi Agar Menjadi Sehat

    Pemkot Serang Treatment Ratusan Koperasi Agar Menjadi Sehat

    KOTA SERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus melakukan treatment kepada ratusan Koperasi di Kota Serang agar bisa tumbuh kembang dan semakin sehat.

    Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, dari 300 lebih koperasi di Kota Serang, hanya sekitar 140 lebih diantaranya yang dinyatakan aktif, 17 koperasi lainnya lagi dinyatakan sehat.

    Jumlah tersebut, kata dia, belum termasuk koperasi merah putih yang rencananya akan dilaunching pada 12 Juli besok. Sebanyak 76 koperasi merah putih siap ambil bagian untuk mensejahterakan warga Kota Serang kedepan.

    “Untuk itu, kita akan melakukan treatmen bersama dengan koperasi merah putih untuk perbaikan-perbaikan tata kelolanya kedepan, ” jelas Wahyu Nurjamil.

    Upaya peningkatan managerial dalam struktur kepengurusan koperasi terus dilakukan Pemkot Serang agar semakin kuat, sambung Wahyu, dari sebelumnya hanya 12 koperasi dikategorikan sehat, saat ini naik menjadi 17 koperasi yang dinyatakan sehat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

    “Tiga tahun ini kita terus berupaya, tadinya yang sehat ada 12, bertambah jadi 17 yang sehat,” bebernya.

    Lebih jauh Wahyu menjelaskan, sejumlah persyaratan harus dipenuhi pihak koperasi apabila ingin masuk kedalam kategori sehat, mulai dari persyaratan Rapat Anggota Tahunan (RAT), tata kelola, keanggota, managerial keuangan dan masih banyak lagi, semuanya itu harus dipenuhi pihak koperasi.

    Melihat dalam pelaksanaannya dilapangan, masih kata Wahyu, kebanyakan koperasi yang ada di Kota Serang bergerak pada bidang simpan pinjam atau yang biasa dikenal dengan Kosipa.

    Meski begitu, kata dia, Kosipa tidak ada kaitannya dengan koperasi merah putih, karena pada pendiriannya, koperasi merah putih didirikan berdasarkan pembentukan badan hukum baru.

    “Hasil musyawarah, koperasi merah putih itu membentuk sendiri, bukan dari penguatan koperasi yang ada, atau pengaktifan koperasi yang tidak aktif, ” katanya.

    Sejumlah tantangan besar dalam menumbuh kembangkan koperasi, mulai soal Pembinaan, pendampingan dan pengawasannya, semua terus dijalankan agar mimpi-mimpi koperasi di Kota Serang bisa segera terwujud. (Trg)

  • Instruksi Budi Rustandi Walikota Serang, Dukcapil dan Perkim Sinergi Berikan Layanan KK KTP Warga Rusunawa Gratis

    Instruksi Budi Rustandi Walikota Serang, Dukcapil dan Perkim Sinergi Berikan Layanan KK KTP Warga Rusunawa Gratis

    Kota Serang, Djawaranews.com – Sosialisasi pembuatan KK (Kartu Keluarga) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk Warga Rusunawa Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dilaksanakan Pemkot (Pemerintah Kota) Serang, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota Serang, yang bertempat di Rusunawa Margaluyu, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen Kota Serang Provinsi Banten, pada Selasa (8/7/2025).

    Hal tersebut juga sekaligus bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat mengenai prosedur pembuatan, persyaratan, dan betapa pentingnya dokumen kependudukan bagi warga seperti khususnya warga masyarakat yang sudah mendapatkan tempat tinggal di Rusunawa selaku warga yang terdampak proyek normalisasi di bantaran sungai kali Cibanten Sukadana Kasemen Kota Serang.

    Selain dari Intruksi atau perintah khusus Walikota Serang Budi Rustandi, pelaksanaan kerja ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya untuk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Ungkap H. Dul Barid, SE, M.Si. Selaku Kepala Disdukcapil Kota Serang, dalam keterangan nya kepada media.

    “Pada waktu dan kesempatan ini kami Disdukcapil siap memfasilitasi warga Rusunawa Magaluyu dalam hal pengurusan dokumen seperti KK, KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan lain-lain,” jelas H. Dul Barid, SE, M.Si.

    “Sebab KK dan KTP sebagai identitas resmi dan dasar untuk mendapatkan berbagai layanan publik, dan sarat penting lainnya,” tegas KepalaDisdukcapilKotaSerang.

    Juga dikesempatan terpisah Nofriady Eka Putra, ST., MM., MH. Slaku Kepala Dinas Perkim yang didampingi langsung Kepala UPTD Rusunawa Kota Serang, Zedi Bachmi, beserta pegawai lainnya telah mengapresiasi dan mendukung penuh kerja Walikota serta Disdukcapil yang telah melakukan sosialisasi kerja JB (jemput bola) dalam hal pelayanan warga.

    “Ini bukti kerja cepat Walikota Serang juga Disdukcapil dalam melakukan kunjungan langsung terhadap warga Rusunawa Margaluyu dengan telah memberikan pelayanan langsung guna pembuatan KK KTP juga dokumen lainnya.

    “Sebab dengan langkah dan bukti kerja nyata ini, Kami selaku Dinas Perkim Kota Serang merasa sangat terbantu. Setidaknya warga yang bermukim dan menempati rusunawa juga akan lebih merasa terbantu,” tutup Nofriady Eka Putra, ST., MM., MH. Selaku kadis Perkim Kota Serang diakhir penyampaian. (Trg)

  • Gubernur Banten Andra Soni Jajaki Perluasan Program Pendidikan Gratis Hingga Madrasah Aliyah

    Gubernur Banten Andra Soni Jajaki Perluasan Program Pendidikan Gratis Hingga Madrasah Aliyah

    Serang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Banten Amrullah di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Selasa (8/7/2025). Penguatan kolaborasi dan sinergi pendidikan di Provinsi Banten menjadi salah satu pembicaraan utama, khususnya perluasan penyelenggaraan program pendidikan gratis hingga madrasah aliyah.

    “Terima kasih atas silaturahminya. Selamat atas penugasannya sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Banten,” ucapnya.

    Dikatakan Kementerian Agama memiliki peran penting dalam pendidikan karakter melalui jalur pendidikan. Mulai tingkat raudhatul athfal(RA), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), hingga perguruan tinggi.

    “Kita berhitung jumlah sekolah, madrasah aliyah yang menjadi kewenangan Kemenag. Di Provinsi Banten ini jumlahnya masih 22,” ungkap Andra Soni.

    “Ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk Provinsi Banten. Ini juga terkait dengan daya tampung sekolah Madrasah Aliyah Negeri, serta SMA dan SMK Negeri di Provinsi Banten yang masih terbatas,” tambahnya.

    Sehingga lanjut Andra Soni, juga didiskusikan untuk melebarkan program pendidikan gratis hingga tingkat madrasah aliyah.

    “Ini akan kita diskusikan, kita evaluasi, sehingga ke depan kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten bekerjasama dengan Kemenag,” ucap Andra Soni.

    Dikatakan, salah satu yang menjadi kebanggaan Provinsi Banten adalah Madrasah Aliyah Negeri 2 Insan Cendekia Kota Tangerang Selatan yang dikelola Kemenag. Merupakan sekolah unggulan pertama nasional untuk madrasah aliyah.

    “Kita tentu MAN seperti ini bisa diduplikasi di beberapa wilayah di Provinsi Banten,” ucapnya.

    “Harapan saya, kita bisa berkolaborasi, saling mendukung bisa melaksanakan Asta Cita Pak Presiden Prabowo Subianto,” pungkas Andra Soni.

    Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Banten Amrullah mengatakan dirinya berkunjung ke Gubernur Banten Andra Soni dalam rangka silaturahmi. “Sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Banten yang baru harus dilakukan jalinan hubungan yang erat dan kuat antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Provinsi Banten,” ucapnya.

    “Mudah – mudahan ke depan Provinsi Banten lebih kuat dan lebih maju lagi,” ucapnya. (Trg)

  • Pemkot Serang Pastikan Rusunawa Margaluyu Layak Jadi Tempat Tinggal

    Pemkot Serang Pastikan Rusunawa Margaluyu Layak Jadi Tempat Tinggal

    KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui UPT Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Margaluyu memastikan fasilitas di Rusunawa Margaluyu sangat layak untuk ditempati bagi warga yang ingin tinggal, termasuk warga Sukadana yang terkena dampak normalisasi sungai pembuangan Cibanten.

    Tidak hanya infrastruktur, dari segi fasilitas penunjang lainnya di Rusunawa Margaluyu juga terbilang sudah cukup lengkap, mulai dari tersedianya air selama 24 jam nonstop, kamar mandi, sarana mebeler, seperti kursi dan lemari juga telah disediakan pihak pengelola, menjadikan Rusunawana Margaluyu sangat layak untuk menjadi tempat tinggal.

    Kepala UPT Rusunawa Margaluyu Zedi Bachmi menjelaskan, terdapat dua tipe pilihan ruangan Rusunawa. Antaranya,tipe 36 dan tipe 24 yang bisa ditempati.

    Dengan luasan area 6×6 meter untuk tipe 36 dan 4×6 untuk tipe 24, menjadikan Rusunawa Margaluyu terbilang cukup untuk menampung setiap keluarga yang ingin masuk.

    Mengenai persyaratannya sendiri bagi warga yang ingin tinggal, sambung Zedi, sangat mudah, cukup hanya dengan menunjukan KTP dan KK, pemohon sudah bisa masuk.

    Selain itu, warga juga tidak perlu repot-repot membawa lemari dan kursi karena didalamnya telah tersedia.

    “Intinya sangat layak untuk menjadi tempat tinggal, air nya nonstop, akses jalan juga sangat baik. Fasilitas kamar mandi, lemari, kursi juga sudah tersedia,” katanya.

    Mengenai tarifnya, masih kata Zedi, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu untuk setiap bulannya, bergantung bangunan dan lantai yang dipilih.

    Meski begitu, khusus warga Sukadana, Pemkot Serang sendiri telah menerbitkan Keputusan Walikota (Kepwal) nomor 167 Tahun 2025 tentang pembebasan sewa/retribusi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Margaluyu dan Kaujon bagi warga terdampak normalisasi sungai pembuangan Cibanten, agar bisa digratiskan selama setahun, dimulai sejak Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

    “Mumutuskan pembebasan sewa/retribusi sebagaimana dimaksud pada Diktum kesatu bagi masyarakat Lingkungan Sukadana Kelurahan Kasemen yang terdampak pembongkaran dan direlokasi ke Rusunawa. Pembebasan sewa selama satu tahun mulai Juli 2025 hingga 30 Juni 2026,” tulis dalam Kepwal tersebut.

    Masih dalam Kepwal tersebut, Dimana, akibat dari biaya yang timbul dari ditetapkannya Kepwal itu nantinya akan ditanggung dalam APBD Kota Serang.

    Sementara itu, Walikota Serang Budi Rustandi mengajak kepada seluruh warga untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang dikerjakan oleh Pemerintah, termasuk Normalisasi pembuangan Sungai Cibanten agar Kota Serang terbebas dari banjir, dengan tujuan agar dapat dirasakan masyarakat luas. Selain program normalisasi sungai adalah arahan dari pemerintah pusat, dengan begitu daerah harus melaksanakannya.

    Ketua Satuan Petugas (Satgas) Percepatan pembangunan dan investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil menjelaskan, Pemkot Serang saat ini masih terus memfasilitasi perpindahan warga Sukada 1 yang ingin pindah ke Rusunawa agar bisa berjalan lancar. (Trg)

  • THM di Kota Serang Berkedok Resto, DPC MOI Kota Serang: Pemerintah Kota Serang Perlu Lakukan Penertiban

    THM di Kota Serang Berkedok Resto, DPC MOI Kota Serang: Pemerintah Kota Serang Perlu Lakukan Penertiban

    Kota Serang, Djawaranews.com – THM (Tempat Hiburan Malam) dan izin restoran memiliki hubungan yang kompleks. Di satu sisi, izin restoran tidak secara otomatis mencakup aktivitas THM, dan praktik penyalahgunaan izin usaha sebagai restoran atau kafe untuk melakukan aktivitas THM seringkali menjadi sorotan, terutama di wilayah seperti Kota Serang di mana ada banyak tempat yang diduga menyalahgunakan izin usaha.

    Izin restoran biasanya fokus pada kegiatan penyediaan makanan dan minuman di tempat, dan tidak secara otomatis mencakup kegiatan hiburan seperti musik keras, tarian, atau aktivitas lain yang biasanya ada di THM.

    Beberapa THM berusaha menyamarkan aktivitas mereka dengan berpura-pura sebagai restoran atau kafe, namun pada kenyataannya mereka melakukan kegiatan THM. Hal ini seringkali menjadi sumber masalah, karena mereka dapat menikmati izin yang lebih mudah untuk restoran atau kafe, sementara kegiatan THM mereka tetap berjalan.

    Rian Sasmi Ramadhan S.H, salah seorang pengurus Media Online Indonesia (MOI) Kota Serang angkat bicara. Beberapa THM di Kota Serang berusaha menyamarkan aktivitas mereka dengan berpura-pura sebagai restoran atau kafe, namun pada kenyataannya mereka melakukan kegiatan THM. Hal ini seringkali menjadi sumber masalah, karena mereka dapat menikmati izin yang lebih mudah untuk restoran atau kafe, sementara kegiatan THM mereka tetap berjalan.

    “Izin restoran dan THM adalah dua hal yang berbeda, penyalahgunaan izin usaha sebagai restoran atau kafe untuk melakukan kegiatan THM adalah masalah yang perlu diatasi. Pemerintah Kota Serang harus mengambil tindakan tegas terhadap THM yang beroperasi secara ilegal, dan Pemerintah Kota Serang harus memastikan bahwa restoran atau kafe beroperasi sesuai dengan izin yang mereka miliki,” katanya, Minggu (30/06/25).

    Rian Sasmi Ramadhan S.H, salah seorang pengurus DPC MOI Kota Serang, akan menindaklanjuti terkait hal tersebut kepada pemerintah Kota Serang dan kepada Aparat Penegak Hukum. (Trg)

  • Wakil Gubernur Banten Lakukan Dialog dengan Perkumpulan Urang Banten

    Wakil Gubernur Banten Lakukan Dialog dengan Perkumpulan Urang Banten

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah melakukan Dialog dengan Perkumpulan Urang Banten (PUB) di Rumah Makan Pondok Rempah Jl Sochari No. 59, Kidang, Kota Serang, Minggu (29/6/2025). Dialog membahas pembangunan Provinsi Banten.

    Menurut Dimyati, orang Banten harus kompak dan, guyub. “Orang Banten harus kompak, silih asah asih dan asuh,” ucapnya.

    Orang Banten juga harus teliti. Sistem harus bagus untuk menghasilkan yang bagus.

    Dikatakan, orang Banten harus punya rasa memiliki dan ikut membangun daerah, Provinsi Banten.

    “Pemprov Banten mendorong pembangunan mulai dari tingkat pedesaan,” ungkap Dimyati.

    Diungkapkan, tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten tertinggi di Indonesia. Saat ini mencapai sekitar 70 persen.

    “Cendekiawan PUB tolong bantu berikan masukan ke kami untuk melangkah, membangun Banten maju dan lebih baik,” ungkap Dimyati.

    “Melahirkan gagasan dan ide yang menjadi masukan untuk kemajuan Provinsi Banten,” tambahnya.

    Dimyati berharap PUB menjadi pionir yang memberikan masukan positif untuk Provinsi Banten maju. Memberikan sumbangsih pemikiran apa yang diharapkan oleh masyarakat Banten.

    “Kebersamaan ini harus dibangun. Hadir dan bersatunya para tokoh turut mencegah konflik,’ pungkasnya.

    Seperti dijelaskan Ketua PUB Taufiqurrahman Ruki, PUB merupakan organisasi orang Banten dengan berbagai latar belakang profesi dan partai.

    Dijelaskan, untuk PUB ada yang memang etnik Banten lahir besar dan berbakti di Provinsi Banten. Kedua, orang bukan etnik Banten yang bekerja dan peduli Provinsi Banten. Ketiga, adalah siapa saja yang peduli Provinsi Banten.

    “PUB sifatnya inklusif bukan organisasi eksklusif,” tegasnya.

    “Banyak potensi sumber daya yang bisa diberdayakan untuk kemajuan Banten.
    PUB bersedia membantu Provinsi Banten,” pungkasnya

    Dalam kesempatan itu, Wagub A Dimyati Natakusumah mendapatkan cinderamata kartu anggota PUB dan golok Banten. (Trg)

  • Harganas ke-23 Tahun 2025, Plh Sekda Banten Deden Apriandhi: Pembangunan Bangsa Dimulai dari Keluarga

    Harganas ke-23 Tahun 2025, Plh Sekda Banten Deden Apriandhi: Pembangunan Bangsa Dimulai dari Keluarga

    Serang, Djawaranews.com – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 di Kantor Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (KemendukBangga/BKKBN) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (30/6/2025).

    Peringatan Harganas ke-32 Tahun 2025 mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.” Upacara diikuti jajaran pegawai BKKBN se-Provinsi Banten. Dalam amanatnya, Deden membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Republik Indonesia Wihaji.

    “Keluarga adalah pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global,” baca Deden.

    Dibacakan, pembangunan keluarga bukan sekadar upaya sosial, melainkan strategi besar untuk menciptakan ketahanan bangsa. Menurutnya, jika keluarga tangguh, maka negara pun akan menjadi kuat dan berdaya saing.

    “Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang,” baca Deden.

    Ditambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga kependudukan, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan keluarga melalui pendekatan yang proaktif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

    Di kesempatan ini, Deden turut didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, menyaksikan secara simbolis penandatanganan pakta integritas sembilan CPNS BKKBN Tahun 2024 bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan surat tugas penempatan kepada 32 CPNS BKKBN yang akan bertugas di berbagai wilayah Provinsi Banten.

    Menurut Deden, penguatan kelembagaan dan SDM BKKBN merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan keluarga di daerah.

    “Kami berharap para CPNS yang baru ini dapat menjadi motor penggerak dalam menyukseskan program pembangunan keluarga di Banten,” tutupnya. (Trg)

  • Jasa Raharja Gelar Pemeriksanaan Kesehatan Gratis (MUKL)  di Sejumlah Wilayah Rawan Laka

    Jasa Raharja Gelar Pemeriksanaan Kesehatan Gratis (MUKL) di Sejumlah Wilayah Rawan Laka

    Serang, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten kembali menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini menyasar langsung masyarakat setempat dan Wajib Pajak yang sedang melakukan pembayaran di SAMSAT, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah rawan kecelakaan.

    Adapun sasaran dari MUKL ini antara lain di Terminal Pakupatan, Samsat Induk Serang Kota, Samsat Induk Cikande dan Samsat Induk Pandeglang. Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia perlindungan kecelakaan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membangun budaya berkendara yang aman dan sehat.

    Selain pemeriksaan kesehatan secara gratis, kegiatan ini juga dibarengi dengan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Para peserta diberikan pemahaman mengenai perilaku berkendara yang aman, pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta kesiapan fisik saat berkendara.

    “Kami melihat pentingnya upaya pencegahan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi langsung ke masyarakat, kami ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini agar angka kecelakaan bisa ditekan,” ujar Sulistyaning Rahayu, Kepala Sub Bagian Pelayanan.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan Wajib Pajk yang hadir. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan layanan kesehatan ini untuk memeriksa tekanan darah, kadar gula, serta konsultasi kesehatan ringan—sekaligus memperoleh wawasan baru terkait keselamatan berkendara.

    Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran aktifnya dalam mendukung keselamatan dan kesehatan publik, khususnya bagi pengguna jalan. (Trg)

  • Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni Tekankan Pentingnya Generasi Muda Untuk Berencana

    Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni Tekankan Pentingnya Generasi Muda Untuk Berencana

    Serang, Djawaranews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan penting generasi muda untuk berencana. Baik berencana pada bidang pendidikan, pekerjaan hingga berencana dalam pernikahan.

    Hal itu disampaikan Tinawati usai menghadiri Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kesehatan Reproduksi Remaja tahun 2025 di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (25/6/2025).

    “Itu sangat penting, karena generasi muda itu segala sesuatunya harus direncanakan. Artinya kita harus bisa memilah dan memilih menjadi fokus kita kedepannya,” ungkap Tinawati.

    Tinawati mengatakan dengan generasi muda berencana tersebut akan memberikan dampak positif bagi generasi muda. Sehingga dibutuhkannya edukasi terkait pendidikan seksual dan keluarga berencana.

    “Kita harap juga kepada generasi muda yang telah mendapatkan edukasi tersebut dapat menyampaikan hal itu pada lingkungannya, baik itu kepada temannya dan yang lainnya,” katanya.

    Tinawati juga mengungkapkan dampak negatif dari pernikahan pada usia dini dan pergaulan bebas bagi generasi muda.

    “Pernikahan dini banyak memberikan dampak yang tidak baik, sehingga hal itu harus dihindari, maka dari itu sangat dibutuhkannya edukasi dan pengembangan pola pikir SDM terutama bagi remaja di masa pubertas,” imbuhnya.

    Tinawati menuturkan penguatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi konsentrasi Pemerintah Pusat dan Pemprov Banten.

    “Hal itu sesuai dengan Astacita Presiden Prabowo terkait memperkuat pembangunan SDM serta program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terkait sekolah gratis,” ungkapnya.

    “Itu semua berkesinambungan sampai ke lini terkecil yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa guna mengubah pola pikir masyarakat kita,” pungkas Tinawati. (Trg)