Kategori: Kab. Tangerang

  • Amil Desa Sangat Penting Cegah Pernikahan Anak Di Bawah Umur

    Amil Desa Sangat Penting Cegah Pernikahan Anak Di Bawah Umur

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan anak di bawah umur bagi Amil Desa di Ruang Rapat Bola Sundul Gedung Usaha Daerah, Rabu (11/6/25).

    Kepala DPPPA Asep Suherman menyampaikan pernikahan anak di bawah umur masih menjadi persoalan serius yang berdampak besar terhadap masa depan anak-anak. Hal ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi keluarga serta masyarakat.

    “Dengan Persoalan tersebut menjadi tanggung jawab bersama, maka DPPPA terus melakukan upaya, salah satunya melakukan sosialisasi dengan para amil di tingkat desa,” ungkapnya.

    Menurut Asep Suherman, peran amil desa sangat penting dalam hal ini. Selain menjalankan tugas-tugas keagamaan dan sosial, amil juga menjadi tokoh yang didengar oleh masyarakat. Amil Desa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing memberikan pemahaman, memberikan edukasi, dan turut serta mencegah terjadinya pernikahan anak yang belum cukup usia.

    “Sebanyak 114 peserta yang merupakan para amil desa dari tiga kecamatan, yakni Tigaraksa, Solear dan Cisoka mengikuti kegitan sosialisasi pencegahan poernikahan anak,” kata Asep Suherman.

    Selain itu, Asep berharap amil desa dapat berperan aktif, menjadi agen edukasi dari aspek kesehatan, psikologis, pendidikan, sosial, hukum dan penyuluh di tengah masyarakat dalam menyampaikan pentingnya mencegah pernikahan dini dan mendorong anak-anak menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu.

    “Semoga kegiatan ini dapat memberdayakan amil desa untuk lebih bijak dan berperan aktif dalam menjaga generasi muda agar tumbuh dan berkembang secara optimal sebelum memasuki jenjang pernikahan,” ujarnya..

    Sementara itu salah satu Amil desa mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan DPPPA sangat bermanfaat terutama menambah pengetahuan dan dapat di sebarluaskan ke masyarakat sekitar.

    “Nanti kita akan mencoba menanamkan kesadaran bahwa mencegah pernikahan anak adalah bagian dari perlindungan hak-hak anak dan investasi bagi masa depan generasi muda terutama di lingkungan desa,” pungkasnya. (Shj)

  • Bupati Tangerang Lepas Peserta Karnaval Festival Tabuh Bedug Ke-34 Kecamatan Teluknaga

    Bupati Tangerang Lepas Peserta Karnaval Festival Tabuh Bedug Ke-34 Kecamatan Teluknaga

    TANGERANG, Djawaranews.com – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid membuka sekaligus melepas perserta karnaval dalam rangkaian Festival Tabuh Bedug Ke-34 Tahun 2025 di Kecamatan Teluknaga, Minggu (08/06/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, karnaval dalam rangka Festival Tabuh Bedug bukan sekadar tradisi tahunan yang dilestarikan selama 34 tahun. Festival Tabuh Bedug sudah menjadi identitas masyarakat Teluknaga.

    “Kegiatan yang sarat dengan pelestarian budaya dan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Tabuhan bedug tidak hanya mengalunkan irama semangat, tetapi menggemakan nilai-nilai kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

    Dirinya berharap festival tabuh bedug tersebut juga bisa menumbuh kembangkan rasa bangga dan cinta akan budaya sebagai warisan luhur yang penuh makna, khususnya bagi para generasi muda.

    “Melalui festival ini, saya berharap para generasi muda untuk mengenal dan lebih mencintai budaya daerahnya sendiri serta menjadi pelaku aktif dalam menjaga warisan leluhur,” harapnya.

    Dia juga terus mendukung kegiatan festival bedug ini yang sarat akan nilai-nilai edukatif, spiritual, dan sosial. Pemkab Tangerang juga bersama seluruh pihak terkait akan mengembangkan festival bedug ini agar lebih meriah dan mampu menjadi daya tarik yang pada akhirnya mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung kegiatan budaya yang memiliki nilai edukatif, spiritual, dan sosial seperti Festival Tabuh Bedug ini. Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat Teluknaga untuk terus menjaga tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga untuk kemaslahatan kita bersama.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah kecamatan, DPK KNPI, Karang Taruna, dan seluruh panitia serta elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Kita juga doakan supaya masyarakat kecamatan Teluk Naga tetap rukun, bersatu dan sehat,” ucapnya.

    Ketua Pelaksanan kegiatan, Ahmad Lutfi mengungkapkan bahwa Festival Tabuh Bedug Ke-34 ini diikuti oleh 19 tim dari 12 desa dengan total peserta sekitar 1.000 orang lebih.

    “Ada 19 tim dari 12 desa, 100 mobil dan seribu orang lebih peserta karnaval Festival Tabuh Bedug Ke-34 tahun 2025 ini,” ungkapnya.

    Dia berharap dengan dukungan bupati, wakil bupati, dan peran serta aktif seluruh komponen masyarakat Teluknaga, kegiatan ini dapat menjadi salah satu agenda tahunan unggulan yang bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat serta sarana pelestarian beragamnya kearifan lokal di wilayah Kecamatan Teluknaga. (Shj)

  • Pastikan Keterjaminan Penumpang Angkutan Umum, Jasa Raharja Tangerang Lakukan Kunjungan ke PO Adhi Prima

    Pastikan Keterjaminan Penumpang Angkutan Umum, Jasa Raharja Tangerang Lakukan Kunjungan ke PO Adhi Prima

    Tangerang, Djawaranews.com – Penanggung jawab Samsat Induk Kelapa Dua, Rasyid Rahman Ridho melakukan giat Customer Relationship Management (CRM) ke Perusahaan Jasa Angkutan Penumpang Bus Pariwisata Adhi Prima yang berdomisili di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang

    Kedatangan petugas Jasa Raharja diterima langsung oleh pemilik Bus Pariwisata Adhi Sembiring, dalam kesempatan ini Ridho menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan tersebut untuk melakukan konsolidasi data dengan pihak pengurus mengenai unit armada yang masih beroperasi, sudah terjual atau rencana penambahan armada baru serta memberikan himbauan kepada para pengurus jasa angkutan tersebut agar tertib administrasi kendaraan antara lain tertib atas pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ serta tertib melakukan pelunasan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).

    Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan kondisi armada Bus Pariwisata Adhi Prima untuk memastikan bahwa armada dalam kondisi prima. Selain melakukan pengecekan kondisi kendaraan, Jasa Raharja juga melakukan pengecekan IWKBU (Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum) milik masing-masing armada Bus. Dengan memastikan bahwa kendaraan bermotor umum dalam kondisi prima dan sudah lunas IWKBU.  Jasa Raharja akan membuat rasa aman dan nyaman kepada masyarakat ketika menggunakan moda transportasi umum serta untuk meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas kendaraan bermotor umum yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. “Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan kemitraan dengan baik dan pemilik angkutan umum sekaligus upaya memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi sudah dalam lingkup jaminan UU Nomor 33 dan mendata kendaraan perorangan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang”, ungkap Ridho, Rabu (04/06/2025)

    Di Lokasi yang berbeda, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang Panji Artha, menambahkan bahwa salah satu tugas pokok dan fungsi PT Jasa Raharja adalah memegang amanah mengelola program asuransi sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 jo PP Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. Dalam UU No.33 Tahun 1964, dijelaskan bahwa korban yang berhak atas santunan, adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan umum yang mengalami kecelakaan selama penumpang berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan. .“Dengan melakukan kegiatan koordinasi ini merupakan bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat karena dengan koordinasi ini kami berharap dapat meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas agar pengguna angkutan umum merasa tenang dan aman pada saat melakukan perjalanan,”tutup Panji. (Shj)

  • Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Jasa Raharja Tangerang Sinergi dengan Komisi III DPRD Prov.Banten dan Bapenda Prov. Banten Gelar Sosialisasi Pajak Daerah

    Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Jasa Raharja Tangerang Sinergi dengan Komisi III DPRD Prov.Banten dan Bapenda Prov. Banten Gelar Sosialisasi Pajak Daerah

    Tangerang, Djawaranews.com – Jasa Raharja Tangerang bersinergi dengan Bapenda Provinsi Banten, Komisi III DPRD Prov. Banten, serta Kepolisian Polda Banten untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di wilayah Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

    Hadir mewakili Jasa Raharja Tangerang Fuad Hardani selaku Penanggungjawab Samsat Balaraja, bersama anggota Komisi III Muhammad Mamduh, Imas dari Bapenda Provinsi Banten dan Ade Komarudin selaku Paur Sie Stnk Samsat Balaraja. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyebarluaskan informasi terkait  Peraturan Gubernur Banten Nomor 170 yang mengatur tentang pemutihan pokok pajak dan denda kendaraan bermotor, serta pemberlakuan Opsen pajak.

    Fuad Hardani, dalam paparannya menjelaskan bahwa Jasa Raharja hadir untuk memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, yang mana sumber pendanaannya berasal dari Iuran Wajib yang dikutip dari pengusaha angkutan umum dan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang diabayarkan masyarakat saat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat. ”Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa membayar Pajak Kendaraan Bermotor memiliki benefit salah satunya mendapat perlindungan saat berkendara melakukan perjalanan, maka itu mumpung sedang ada program pemutihan dihimbau kepada masyarakat untuk segera membayar pajaknya di samsat terdekat”, ujar Fuad.

    Dari tempat lain, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha, mengungkapkan dukungan penuh terhadap kebijakan Pergub tentang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor. “Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini dan segera melaksanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor baik di samsat maupun melalui aplikasi. Pembayaran pajak tepat waktu tidak hanya mendukung pembangunan daerah tetapi juga memberikan jaminan perlindungan bagi pengguna jalan,” tutup Panji. (At)

  • Satpol PP Bantu Penataan PKL di Kawasan Pasar Sentiong

    Satpol PP Bantu Penataan PKL di Kawasan Pasar Sentiong

    Tangerang, Djawaranews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan perbantuan penataan terhadap ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja, Rabu (4/6/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban umum, kenyamanan lingkungan, serta pemerataan ekonomi bagi seluruh pelaku usaha.

    Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, mengatakan, sebanyak 60 personel Satpol PP dikerahkan dan bergabung bersama unsur TNI, Polri, serta petugas Trantib Kecamatan Balaraja. Mereka bersinergi melakukan penataan lokasi berjualan PKL yang sebelumnya mendirikan lapak di bahu jalan dan halaman depan pasar.

    Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, pihak Kecamatan Balaraja telah melakukan sosialisasi dan pemberian surat peringatan I, II, dan III kepada para PKL. Upaya tersebut merupakan bagian dari tahapan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku di Kabupaten Tangerang. Namun karena belum diindahkan secara maksimal, langkah penataan dengan bantuan lapangan dilaksanakan sebagai alternatif penyelesaian.

    “Penataan ini melibatkan kurang lebih 117 PKL yang selama ini berjualan di area yang tidak sesuai peruntukannya. Dalam prosesnya, petugas membantu para pedagang mengemas barang dagangan serta mengumpulkan material lapak yang masih bisa digunakan kembali,” ujar Agus. Ia menambahkan bahwa pendekatan dilakukan secara humanis dan persuasif agar situasi tetap kondusif.

    Langkah ini diambil setelah menerima keluhan dari para pedagang resmi di dalam Pasar Sentiong, yang menyatakan bahwa keberadaan PKL di luar pasar mengganggu akses dan menurunkan omzet mereka. Masyarakat cenderung berbelanja di lapak-lapak luar yang lebih mudah dijangkau, sehingga pedagang pasar mengalami kerugian.

    Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan tindakan represif, melainkan bagian dari strategi kolaboratif penataan kawasan demi kenyamanan dan keberlanjutan usaha semua pihak. Pemerintah juga menyediakan fasilitas relokasi sebagai bentuk solusi jangka panjang.

    “Penataan ini untuk menciptakan keadilan, bukan pembatasan. Kita ingin memastikan ruang publik digunakan sesuai fungsinya, dan para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya di tempat yang semestinya,” kata Ana.

    Sebagai bagian dari solusi, para PKL yang semula berjualan di luar dipindahkan ke dalam pasar untuk mengisi los yang telah disediakan oleh PD Pasar Kabupaten Tangerang. Diharapkan, langkah ini menciptakan ekosistem usaha yang lebih rapi, legal, dan menguntungkan semua pihak.

    Satpol PP Kabupaten Tangerang akan tetap melakukan pendampingan dan pengawasan rutin untuk menjaga agar hasil penataan ini berjalan berkelanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong lingkungan usaha yang tertib, bersih, dan ramah bagi masyarakat serta pelaku ekonomi kecil.

    Sementara itu, Herman, salah seorang warga, menyoroti keberadaan pedagang kaki lima dan bangunan liar sebagai penyebab utama masalah lalu lintas ini. Menurut Herman, aktivitas jual beli yang tidak tertata di sepanjang jalan memicu kemacetan yang meresahkan

    “Saya sangat terganggu dengan adanya Bangli yang ada sepanjang jalan raya Pasar Sentiong, soalnya selain terlihat kumuh, baik motor maupun mobil sering berhenti sembarangan untuk belanja,” ujar dia. (Shj)

  • Bupati Tangerang Luncurkan MTU Pelatihan Tata Busana, Seluruh Peserta Dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

    Bupati Tangerang Luncurkan MTU Pelatihan Tata Busana, Seluruh Peserta Dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

    TANGERANG, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Mobile Training Unit (MTU) Pelatihan Tata Busana UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang.

    Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah di Halaman Kantor Kecamatan Gunung Kaler, Rabu (04/6/25).

    Peresmian ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pelatihan seperti Kecamatan Gunung Kaler.

    “Ini adalah upaya pengembangan dan perluasan program pelatihan kerja oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja. Dengan adanya mobil pelatihan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Jayanti atau Kosambi untuk mendapatkan pelatihan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

    Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa layanan pelatihan melalui MTU ini mencakup keterampilan tata busana dan otomotif. Pelatihan akan dilaksanakan selama 20 hari kerja. Dan setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta juga akan menerima bantuan berupa mesin jahit guna mendukung praktik langsung dan memulai usaha mandiri.

    “Pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan, tapi juga diikuti dengan dukungan alat produksi. Harapannya, peserta dapat membuka usaha sendiri, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan penurunan angka kemiskinan,” ungkapnya.

    Pihaknya berharap adanya MTU yang dapat menjangkau wilayah-wilayah kecamatan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah-wilayah pelosok.

    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Tangerang, Rudi hartono mengatakan program MTU tersebut merupakan bagian dari inisiatif layanan “jemput bola” Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang bertujuan memberikan kemudahan akses pelatihan dan meningkatkan mutu pelayanan publik.

    “Masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui kecamatan masing-masing secara manual, atau secara online melalui sistem aplikasi yang sedang terus dikembangkan,” jelasnya.

    Selain itu, Rudi hartono menyebutkan bahwa peserta pelatihan ini juga didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai untuk upaya dalam memberikan perlindungan selama mengikuti pelatihan.

    “Dan kita juga telah mendaftarkan para peserta pelatihan ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, selama mengikuti pelatihan maupun praktek di lapangan mereka terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

    Terkait hal tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan perlindungan kepada seluruh peserta tata busana tersebut.

    “Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Disnaker yang telah memberikan perlindungan kepada seluruh peserta ini. Jadi, selama mengikuti pelatihan para peserta telah dijamin perlindungannya oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ibkar.

    “Dan melalui kolaborasi ini, kami menargetkan sebanyak 500 peserta yang akan terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambah Ibkar.

    Ibkar juga menambahkan bahwa para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut akan dilindungi program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

    “Hal ini dilakukan agar seluruh peserta Pelatihan Tata Busana di UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang merasa aman dan nyaman selama mengikuti pelatihan karena sudah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan” ungkap Ibkar.

    Untuk diketahui, bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki 5 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

    Selain itu, untuk mempercepat perlindungan kepada seluruh pekerja Indonesia, BPJamsostek terus menggalakan kampanye bertema “Kerja Keras Bebas Cemas”. Dimana kampanye ini bertujuan mengajak seluruh pekerja apa pun, formal seperti karyawan atau buruh, maupun pekerja informal seperti nelayan, pedagang, petani, guru ngaji, marbot masjid, driver ojol hingga pekerja seni mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

  • Pemkab Luncurkan Mobil Pelatihan Tata Busana UPTD Latihan Kerja Disnaker

    Pemkab Luncurkan Mobil Pelatihan Tata Busana UPTD Latihan Kerja Disnaker

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Mobile Training Unit (MTU) Pelatihan Tata Busana UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah di Halaman Kantor Kecamatan Gunung Kaler, Rabu (4/6/25).

    Peresmian ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pelatihan seperti Kecamatan Gunung Kaler.

    “Ini adalah upaya pengembangan dan perluasan program pelatihan kerja oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja. Dengan adanya mobil pelatihan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Jayanti atau Kosambi untuk mendapatkan pelatihan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

    Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa layanan pelatihan melalui MTU ini mencakup keterampilan tata busana dan otomotif. Pelatihan akan dilaksanakan selama 20 hari kerja. Dan setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta juga akan menerima bantuan berupa mesin jahit guna mendukung praktik langsung dan memulai usaha mandiri.

    “Pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan, tapi juga diikuti dengan dukungan alat produksi. Harapannya, peserta dapat membuka usaha sendiri, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan penurunan angka kemiskinan,” ungkapnya

    Pihaknya berharap adanya MTU yang dapat menjangkau wilayah-wilayah kecamatan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah-wilayah pelosok.

    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Tangerang, Rudi hartono mengatakan program MTU tersebut merupakan bagian dari inisiatif layanan “jemput bola” Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang bertujuan memberikan kemudahan akses pelatihan dan meningkatkan mutu pelayanan publik.

    “Masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui kecamatan masing-masing secara manual, atau secara online melalui sistem aplikasi yang sedang terus dikembangkan,” jelasnya

    Peluncuran MTU tersebut juga dihadiri oleh staf ahli, perwakilan kepada OPD, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat Kec. Gunung Kaler. (Shj)

  • Optimalkan Potensi Desa, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Dorong Kolaborasi BPD Dan Kepala Desa

    Optimalkan Potensi Desa, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Dorong Kolaborasi BPD Dan Kepala Desa

    Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan, pemerintah fokus memperkuat desa. Dirinya mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memperkuat kolaborasi dengan Kepala Desa dalam mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.

    Hal itu diungkapkan Dimyati usai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABDSI) Kabupaten Tangerang 2025 – 2031 di Gedung Serba Guna Kabupaten Tangerang, Jl H Somawinata No. 1, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (2/6/2025).

    Menurut Dimyati, saat ini pemerintah fokus memperkuat desa. Berbagai program pembangunan di desa terus digencarkan, baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten.

    “Maka kita sekarang terus dorong berbagai program pembangunan supaya desa itu kuat, infrastrukturnya bagus, masyarakatnya makmur, dan sejahtera,” kata Dimyati.

    BPD dan kepala desa, lanjutnya, harus didorong supaya bisa meningkatkan kapasitasnya dalam memajukan level desa. Sehingga bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada dan masyarakat mendapatkan dampaknya.

    Masih menurut Dimyati, hal itu akan terwujud manakala terjadi kolaborasi yang kuat antar keduanya. Apalagi Presiden Prabowo Subianto saat ini memberikan perhatian besar kepada desa dengan membentuk Koperasi Merah Putih.

    “Itu tujuannya semata untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat desa. Sebab jika seluruh desa sudah maju, maka bangsa Indonesia ini akan makmur,” pungkasnya.

    Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid berharap, keberadaan PABDSI Kabupaten Tangerang ini dapat memperkuat pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Tangerang. Dirinya juga berkomitmen akan terus memperhatikan kesejahteraan desa.

    “Yang terpenting komitmen antara BPD dengan kepala desa dan perangkatnya terus terjalin dengan baik dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (Shj)

     

  • Gubernur Banten : Membangun Ekosistem Kewirausahaan Penting

    Gubernur Banten : Membangun Ekosistem Kewirausahaan Penting

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan membangun ekosistem kewirausahaan di kalangan anak muda merupakan hal penting. Diperlukan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.

    Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Grand Launching Bocorocco Entrepreneur 2025 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Sabtu (31/5/2025).

    Dalam kesempatan itu Andra Soni sampaikan apresiasi atas kepada Bocorocco Indonesia atas kontribusinya dalam membangun pondasi wirausaha yang kuat menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

    “Acara ini bukan hanya selebrasi, tapi juga momentum strategis untuk mengakselerasi lahirnya wirausaha-wirausaha tangguh dari seluruh penjuru Indonesia,” ucapnya

    “Saya mengapresiasi Bocorocco Indonesia yang telah berperan aktif menanamkan nilai kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, tiga pilar utama dalam membangun Indonesia Emas 2045,” tambah Andra Soni.

    Dirinya mengaku melihat semangat luar biasa dari para wirausahawan atau entrepreneur muda itu.

    “Mereka tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tapi juga pada dampak sosial dan keberlanjutan. Ini yang kita butuhkan untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Andra Soni.

    Dalam kesempatan itu, CEO Bocorocco Indonesia sekaligus Owner dan Presiden Direktur PT Chosen Mitra Abadi, Ridwan Saidbun, secara resmi meluncurkan program terbaru Bocorocco Shining Star atau BOSS 2025.

    “BOSS 2025 adalah tonggak baru bagi kami. Melalui program ini, kami berkomitmen mencetak satu juta entrepreneur unggul dan adaptif. BOSS adalah kontribusi nyata kami dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

    Sebagai informasi, lebih dari 1.300 entrepreneur dari berbagai daerah di Indonesia hadir dalam acara itu. Mereka merupakan bagian dari jaringan Bocorocco Entrepreneur, yang telah tumbuh menjadi salah satu komunitas wirausaha terbesar.

    Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sertifikat butik virtual kepada para perwakilan entrepreneur dari berbagai wilayah. Platform butik virtual itu memudahkan para peserta program BOSS dalam memasarkan dan memperkenalkan produk-produknya ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar global. (Shj)

  • Optimalisasi Pendapatan Daerah, Jasa Raharja dan Bapenda Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB di Kecamatan Panongan

    Optimalisasi Pendapatan Daerah, Jasa Raharja dan Bapenda Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB di Kecamatan Panongan

    Tangerang, bantenpedia.id – Sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Jasa Raharja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, yang mulai berlaku pada Januari 2025 dan memberikan tambahan bagi PAD Kabupaten Tangerang melalui pembagian Opsen Pajak.

    Dalam rangka mendorong optimalisasi pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor, Jasa Raharja Tangerang secara aktif menjalin kerja sama dan melaksanakan sosialisasi di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

    Sosialisasi terbaru dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Panongan. Acara ini diikuti oleh 100 peserta, yang terdiri dari Ketua RT, RW, dan kepala desa se-Kecamatan Panongan. Acara dibuka secara resmi oleh Drs. H. Heru Ultari, Kepala Kecamatan Panongan, dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Fuad Hardani selaku Penanggung Jawab Samsat Balaraja dari Jasa Raharja Tangerang, Niskar Zega, Kepala UPT II Hj. Farida dari Bapenda Kabupaten Tangerang, dan Purwa Aditiyana dari Bapenda Provinsi Banten.

    Dalam pemaparannya, Niskar Zega menjelaskan bahwa Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan, sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 33 dan 34 Tahun 1964. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendorong kesadaran dan kepatuhan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ujar Fuad. Selain itu, ia juga memperkenalkan aplikasi Signal yang memudahkan proses pembayaran PKB tahunan.

    Kepala Cabang PT Jasa Raharja Tangerang, Panji Artha Jasa Raharja, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif sosialisasi ini. “Kami akan terus berperan aktif dalam memberikan edukasi dan informasi terkait opsen pajak kendaraan, serta membantu mempermudah administrasi pembayaran pajak bagi masyarakat. Harapannya, sinergi ini akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Panji. (End)