Kategori: Kab. Tangerang

  • Hadiri Program Pendistribusian Renovasi RTLH dan Instalasi Air Bersih, Gubernur Banten Andra Soni : Tingkatkan konsolidasi dan Kolaborasi

    Hadiri Program Pendistribusian Renovasi RTLH dan Instalasi Air Bersih, Gubernur Banten Andra Soni : Tingkatkan konsolidasi dan Kolaborasi

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan konsolidasi dalam melaksanakan Pembangunan di Provinsi Banten. “Kita semua sudah bekerja, namun kita harus terus meningkatkan konsolidasi. Kita perlu kolaborasi,” kata Andra Soni dalam sambutannya pada Program Pendistribusian Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Instalasi Air Bersih di Wilayah Kabupaten Tangerang d Desa Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang, Rabu (6/8/2025).

    Program Pendistribusian Renovasi RTLH dan instalasi air bersih ditandai dengan gunting pita oleh Gubernur Banten Andra Soni di depan rumah hasil renovasi RTLH dan instalasi air bersih. Turut mendampingi Ketua Yayasan Bahtera Maju Indonesia Budi Karya Sumadi, anggota DPRD Provinsi Banten Wawan Suhada, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten M. Rachmat Rogianto, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten, Syibli Syarjaya. Usai gunting pita, Andra Soni melakukan peninjauan ke rumah Pepen, salah satu rumah hasil renovasi.

    Usai peninjauan Andra Soni menyampaikan apresiasi dan terima kasih seluruh pihak atas renovasi RTLH dan pembangunan instalasi air bersih tersebut. Andra Soni menjelaskan upaya renovasi rumah tidak layak huni merupakan sebuah tantangan Pemprov Banten. Namun, Andra Soni meyakini dengan konsolidasi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, tantangan tersebut akan ditangani dengan baik.

    Dalam sambutannya, Andra Soni juga menyinggung perkembangan rumah-rumah mewah yang tumbuh subur di Provinsi Banten. Namun, akan menjadi paradoks apabila di sekelilingnya masih terdapat RTLH. Untuk itu, Andra Soni mengajak pengembang untuk berkonsolidasi dan berkolaborasi menuntaskan persoalan RTLH di Provinsi Banten.

    Menurut Andra Soni, Provinsi Banten memiliki banyak potensi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk berhasil baik, potensi-potensi tersebut harus terkonsolidasi dan dilaksanakan secara kolaborasi.

    Renovasi RTLH dan pembangunan instalasi air bersih dilaksanakan Yayasan Bahtera Maju Indonesia. Sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial. Ketua Pembina Yayasan Bahtera Maju Indonesia, Budi Karya Sumadi mengatakan, yayasannya banyak melaksanakan kegiatan di Provinsi Banten. Pasalnya, Banten merupakan wilayah yang dekat dengan Daerah Khusus Jakarta. “Sehingga, terdapat hal yang kurang baik, kita merasa harus bertanggung jawab,” kata Budi Karya Sumadi, yang juga merupakan Menteri Perhubungan Republik Indonesia tahun 2014-2024.

    Menurut BKS, panggilan Budi Karya Sumadi, kegiatan sosial dilaksanakan melalui program Semai Karakter Iman dan Taqwa (Semarak) Banten. Saat ini, menurut BKS, pihaknya sudah melaksanakan renovasi 40 RTLH di Provinsi Banten dan membangun instalasi air bersih yang cukup untuk kawasan satu Rukun Warga (RW). Selain itu pihaknya melakukan bersih-bersih rumah ibadah, membagikan makanan Jum’at Berkah dan melakukan gerakan berantas buta huruf Al-Qur’an.

    Penerima bantuan renovasi RTLH, Pepen, warga Kampung Kendala Lamping Desa Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang, memanjatkan syukur atas renovasi rumahnya menjadi layak huni. Pepen menyampaikan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat yang memberikan bantuan. “Semua bantuan yang diberikan, insya Allah bermanfaat,” katanya sambil menyeka matanya yang berkaca-kaca. (Shj)

  • Pemkab Tangerang Akan Aktifkan Kembali Program Jumsih

    Pemkab Tangerang Akan Aktifkan Kembali Program Jumsih

    Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengungkapkan akan kembali menyosialisasikan dan mengaktifkan kembali program Jum’at Bersih (Jumsih)

    Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri gerakan gotong royong menjaga kebersihan sungai dan penanggulangan banjir yang digelar di Susukan Ngalor Situ Kelapa Dua, Rabu (6/8/25)

    “Sebetulnya saya dan Pak Bupati juga akan mensosialisasikan lagi Jumat Bersih, beliau sekarang sudah menyosialisasikan Jumat keliling tapi Jumat Bersih ini harus diaktifkan kembali,” ungkap Wabup Intan

    Dia mengatakan kehadirannya bersama anggota DPRD, salah satunya adalah untuk melihat langsung gerakan gotong royong membersihkan saluran air yang menjadi salah satu titik banjir dan mencari solusi menangani sampah di wilayahKec. Kelapa Dua

    “Pagi ini saya bersama dewan Provinsi Banten juga DPRD Kabupaten Tangerang beserta pak camat Pak Lurah dan seluruh jajaran kelurahan dan kecamatan Kelapa Dua melihat langsung agenda masyarakat bergotong-royong membersihkan saluran yang memang jadi salah satu titik banjir,” ujarnya.

    Dia juga menegaskan bahwa sampah di Kabupaten Tangerang saat ini menjadi tantangan besar yang harus ditangani bersama, tidak hanya pemerintah tapi semua pihak dan masyarakat harus bersinergi dan berkolaborasi mengatasi sampah. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus berupaya memperbanyak dam memaksimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) yang berada di kecamatan-kecamatan.

    “Sampah yang dikirim ke Jatiwaringin sudah overload. Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat ini akan mengaktifkan dan memaksimalkan beberapa TPS 3R di masing-masing kecamatan,” ujarnya

    Dirinya juga berharap masyarakat lebih peka dan peduli terhadap sampah, dengan membiasakan pola hidup bersih, memilah sampah dan tidak buang sampah sembarangan. Pihaknya juga mendorong pihak kecamatan, desa, kelurahan, RW dan RT di wilayah Kelapa Dua bisa membuka peluang kerjasama dengan swasta melalui program CSRnya dalam hal pengelolaan sampah.

    “Saya minta kecamatan sampai dengan RT dan RW di Kelapa Dua terus galakan pola hidup bersih, masyarakat jangan buang sembarangan dan jajaki buka kerja sama dengan Lippoland dalam program CSR-nya untuk pengelolaan sampah, paling tidak lingkup Kelurahan Kelapa Dua,”

    Dirinya berharap gerakan gotong royong tersebut menjadi komitmen awal bersama seluruh pemangku dan masyarakat di seluruh wilayah Kec. Kelapa Dua untuk senantiasa menjaga lingkungan dan bergotong royong menangani sampah.

    “Jadi mudah-mudahan acara gotong royong ini bukan cuma hari ini aja tapi rutin nanti dilakukan pak camat di seluruh wilayahnya. Nanti di Kecamatan Kelapa Dua tiap Jumat ada Jumsih yang dilakukan untuk seluruh unsur Kecamatan Kelapa Dua, bergerak bersama untuk bersih-bersih lingkungan,” pungkasnya

    Pihaknya juga menyatakan apresiasi dan terima kasihnya kepada anggota DPRD, kecamatan beserta seluruh jajarannya dan masyarakat yang bergerak cepat untuk merapikan beberapa saluran yang tersumbat yang diharapkan pada bulan Desember nanti semuanya sudah terbuka. (Shj)

  • Satpol PP Kab. Tangerang Tutup Aktivitas Kupasan Tanah di wilayah Kecamatan Balaraja

    Satpol PP Kab. Tangerang Tutup Aktivitas Kupasan Tanah di wilayah Kecamatan Balaraja

    TANGERANG, Djawaranews.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menutup aktivitas Kupasan Tanah di Jalan Raya Kresek, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, pada Selasa (5/8/2025). Penindakan ini dilakukan menyusul laporan masyarakat yang mengeluhkan dampak lingkungan dan keselamatan akibat aktivitas galian tersebut.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait aktivitas Kupasan Tanah yang menyebabkan jalan menjadi kotor dan berlumpur, hingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    “Kami menerima keluhan masyarakat akibat aktivitas kupasan tanah di wilayah Balaraja yang mengganggu dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Ana Supriyatna.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP Kabupaten Tangerang segera melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah ditemukan adanya pelanggaran, petugas langsung menghentikan aktivitas dan melakukan penutupan dengan memasang garis larangan di area tersebut.

    “Kami terjunkan personel ke lokasi dan langsung memberikan tindakan tegas dengan menutup lokasi kupasan tanah menggunakan garis kuning agar tidak ada aktivitas kembali,” tambahnya.

    Penutupan lokasi kupasan tanah berlangsung tanpa hambatan. Saat petugas tiba, aktivitas galian telah dihentikan oleh pengelola yang bersikap kooperatif dan mengikuti instruksi Satpol PP.

    “Proses penutupan berjalan lancar. Pengelola menghentikan aktivitas sebelum kami tiba dan bersedia mengikuti aturan,” jelasnya.

    Ana Supriyatna menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pelanggaran yang merugikan dan membahayakan masyarakat.

    “Tindakan ini kami lakukan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas galian atau kegiatan lain yang melanggar peraturan daerah dan mengganggu ketertiban umum.

    “Kami akan bertindak tegas terhadap siapapun yang melanggar perda dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

    Tambahnya, dalam proses penyegelan, petugas menemukan satu unit alat berat di lokasi yang turut diberi garis larangan. Pihaknya juga telah memberikan teguran langsung kepada pengelola agar tidak melanjutkan aktivitas tersebut.

    “Satu unit alat berat ditemukan di lokasi dan kami pasangi garis kuning sebagai tanda larangan. Kami juga telah menegur pengelola untuk menghentikan seluruh aktivitas kupasan tanah,” pungkasnya. (Shj)

  • Hadiri Kick Off CKG, Gubernur Banten Andra Soni : Penting Untuk Cegah dan Deteksi Dini Masalah Kesehatan

    Hadiri Kick Off CKG, Gubernur Banten Andra Soni : Penting Untuk Cegah dan Deteksi Dini Masalah Kesehatan

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni memastikan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah berjalan masif di Provinsi Banten. CKG bermanfaat untuk mencegah dan mendeteksi dini masalah kesehatan.

    Hal itu sampaikan Andra Soni saat mendampingi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi RI) Meutya Viada Hafid dalam Kick-off CKG Sekolah di SMP Katolik Penabur, Jalan Kelapa Gading Barat Raya, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (4/8/2025).

    Menurut Andra Soni, di Provinsi Banten telah tiga hari terakhir dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK dan SKh.

    “Pelaksanaan program ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan petugas Puskesmas di lapangan,” ujarnya.

    Ditegaskan, pemeriksaan kesehatan penting sebagai upaya pencegahan dan deteksi masalah kesehatan sejak dini.

    “Seringkali kita baru sadar pentingnya cek kesehatan saat sudah sakit. Padahal, melalui program ini kita bisa mendeteksi masalah kesehatan sejak dini,” kata Andra Soni yang saat itu didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

    Andra Soni menjelaskan, pemerintah provinsi membawahi satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SKh. Sedangkan pemerintah kabupaten/ kota bertanggung jawab atas SD dan SMP.

    “Kami berkolaborasi tanpa membatasi kewenangan. Bersama petugas Puskesmas dan dukungan Pemerintah Pusat, kami turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

    Andra Soni optimistis program nasional itu akan memberi manfaat besar bagi kesehatan anak-anak Banten.

    “Dengan kolaborasi kuat antara pusat dan daerah, kami yakin target nasional 53 juta siswa dapat tercapai, dan anak-anak Indonesia bisa tumbuh lebih sehat,” pungkasnya.

    Menkomdigi RI Meutya Viada Hafid menyampaikan bahwa CKG Sekolah merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

    “Sebelumnya, sudah ada 16 juta orang di Indonesia yang melakukan cek kesehatan gratis. Insyaallah, target berikutnya adalah 53 juta siswa dari Sabang sampai Merauke, tanpa ada siswa-siswi yang tertinggal atau non-student left behind,” ujarnya.

    Dijelaskan bahwa kementeriannya hadir untuk memastikan komunikasi publik berjalan transparan sekaligus memperkuat infrastruktur digital. “Ketika program ini dilakukan secara masif, data yang terkumpul akan sangat banyak. Maka, sistem pendataan harus terkoneksi dengan baik,” kata Meutya.

    Menkomdigi juga meninjau langsung beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan mata. “Kami ingin melihat apakah paparan gadget mempengaruhi kesehatan anak-anak. Ternyata benar, gangguan penglihatan menjadi salah satu masalah yang banyak ditemukan,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan bahwa program ini menyasar seluruh siswa SD, SMP, hingga SMA. “Meski hari ini kick-off, tiga hari sebelumnya program sudah berjalan. Dalam tiga hari, sudah ada 96.415 siswa di Banten yang diperiksa,” jelasnya.

    Dikatakan, program juga mencakup anak usia sekolah yang tidak bersekolah, santri pondok pesantren, dan pelajar sekolah agama.

    “Tenaga kesehatan datang langsung ke sekolah untuk pemeriksaan. Sementara bagi anak di luar sekolah, mereka bisa memanfaatkan pelayanan Puskesmas atau kegiatan di komunitas,” ujarnya.

    Ati mengungkapkan, rata-rata kesehatan siswa cukup baik, dengan gangguan yang banyak ditemukan berupa gangguan penglihatan jarak jauh (SMP dan SMA). Anemia pada remaja putri dan carie gigi pada anak SD Sedangkan untuk hasil skrining anemia, masih menunggu pemeriksaan laboratorium. (Shj)

  • Apresiasi Perusahaan Teladan, Pemkab Tangerang Gelar Corporate Awards 2025

    Apresiasi Perusahaan Teladan, Pemkab Tangerang Gelar Corporate Awards 2025

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) amenggelar Awarding Ceremony Corporate Awards Kabupaten Tangerang 2025 di Hotel Aryaduta Lippo Village, Rabu (30/7).

    Kegiatan ini merupakan ajang pemberian penghargaan khusus bagi perusahaan yang unggul dalam penerapan norma ketenagakerjaan dan hubungan industrial yang sehat.

    Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruhaa perusahaan peserta dan Disnaker Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan ajang ini secara profesional dan independen. Mengingat dunia industri saat ini harus menghadapi tekanan persaingan, tuntutan efisiensi, transformasi digital, hingga ketidakpastian ekonomi.

    “Corporate Awards ini adalah bentuk komitmen aadaerah dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang harmonis dan berkelanjutan. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan industri, kita bersyukur masih banyak perusahaan yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan dalam hubungan industrialnya,” ungkapnya di lokasi.

    Bupati Maesyal menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar piagam atau trofi, tetapi merupakan bentuk pengakuan publik terhadap integritas, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan perusahaan yang diharapkan berdampak positif terhadap pekerja dan masyarakat.

    “Perusahaan yang patuh hukum, memperhatikan kesejahteraan pekerjanya, dan membangun hubungan industrial yang konstruktif adalah perusahaan yang layak diteladani, diberi ruang lebih luas, dan diapresiasi secara publik” tandasnya.

    Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas hubungan industrial yang adil, kompetitif dan kolaboratif.

    “Melalui penghargaan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif,” katanya.

    Lebih lanjut, kata Rudi proses penilaian dilakukan secara selektif, diawali dari penjaringan administrasi terbuka, verifikasi lapangan, hingga penilaian oleh tim independen yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dan stakeholder ketenagakerjaan. Dari ribuan perusahaan di Kabupaten Tangerang, terpilih sembilan finalis terbaik dari tiga kategori skala usaha besar, menengah, dan kecil.

    Indikator penilaian mencakup kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan, penerapan hubungan industrial yang sehat, kepesertaan aktif dalam jaminan sosial ketenagakerjaan, fasilitas kesejahteraan pekerja, konsistensi pelaksanaan program CSR, serta aefektivitas Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit di perusahaan.

    “Data pencatatan pembentukan LKS Bipartit juga menunjukkan tren positif. Selama Januari hingga Juni 2025, tercatat 41 perusahaan membentuk LKS Bipartit, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

    Salah satu penerima penghargaan, GM Human Capital PT Adis Dimension Footwear, Atik Makrifah menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan perusahaannya mempertahankan predikat juara untuk kategori perusahaan besar.

    “Kami percaya bahwa hubungan industrial yang sehat hanya bisa terwujud jika pengusaha, pekerja, dan pemerintah duduk bersama, satu meja tiga asuara. Semoga pencapaian kami ini bisa menginspirasi perusahaan lain untuk terus tumbuh dan berinovasi,” ungkapnya. (Shj)

  • BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Sosialisasikan Program Jamsostek Kepada Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih

    BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Sosialisasikan Program Jamsostek Kepada Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih

    TANGERANG, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang sosialisasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten Tangerang.

    Adapun sosialisasi ini dilaksanakan pada saat acara Bimtek Pengawas dan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Kabupaten Tangerang.

    Diketahui, kegiatan Bimtek ini diikuti sekitar 1.400 orang pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang.

    Turut hadir dalam kegiatan ini ialah Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma dan Kepala Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Dra. Hj. Rd Anna Ratna Maemunah, M.Si.

    Saat ditemui, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi para pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten Tangerang tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

    “Hari ini kami melakukan sosialisasi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih se-Kabupaten Tangerang,” kata Ibkar. Jumat, 01 Agustus 2025.

    “Dimana program jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat penting dimiliki oleh seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih untuk pengalihan resiko kematian dan kecelakaan kerja untuk membantu keberlangsungan usaha dan cash flow koperasi dari resiko sosial kematian dan kecelakaan kerja,” jelas Ibkar.

    Lebih lanjut, menurut Ibkar bahwa seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih diwajibkan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Karena sesuai aturan, bahwa para pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih ini wajib dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini juga sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Ketenagakerjaan,” ucap Ibkar.

    Ibkar menjelaskan, bahwa pada sosialisasi ini BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang mensosialisasikan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih.

    “Untuk itu melalui sosialisasi ini, kita mendorong agar seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang ini terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Mengingat program ini sangat bermanfaat bagi seluruh pekerja,” ungkapnya.

    “Dan kedepannya, ketika Koperasi Desa Merah Putih ini sudah berjalan kita juga akan mendorong agar para anggotanya juga terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Dra. Hj. Rd Anna Ratna Maemunah, M.Si. mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut.

    “Program ini sangat bermanfaat bagi seluruh pekerja, untuk itu saya juga mendorong agar seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang ini terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkapnya.

  • Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Hadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional

    Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Hadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional

    Tangerang, Djawaranews.com – Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2025 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (29/7/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di sejumlah daerah.

    “Anak adalah masa depan bangsa, masa depan negara, dan harapan kita semua. Jangan sampai kasus kekerasan terhadap anak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal

    Bupati juga menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional ini menjadi momentum semua pihak untuk menguatkan semangat melindungi anak-anak sebagai generasi harapan bangsa. Untuk itu, salah satu kriteria penilaian terhadap kinerja camat ke depannya akan mencakup sejauh mana upaya dalam menangani dan mencegah kasus kekerasan terhadap anak di wilayah masing-masing.

    “Ke depannya, salah satu kriteria penilaian terhadap kinerja camat ke depannya akan mencakup upaya dalam menangani dan mencegah kasus kekerasan terhadap anak di kecamatan masing-masing,” jelasnya

    Dia menambahkan melalui tema “Anak Hebat, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, diharap menjadi semangat juga bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia. Pihaknya pun mengajak para pelajar untuk berani, giat belajar dan menghormati orang tua serta para guru.

    “Kalau kita ingin meraih cita-cita, menjadi pemimpin, pengusaha, atau tokoh masyarakat, kuncinya adalah belajar dan berprestasi. Tambah wawasan, rajin belajar, dan hormati orang tua serta guru kalian,” pesannya kepada para siswa yang hadir.

    Di akhir sambutannya, dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan HAN dan mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2025.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Anak Nasional Tahun 2025. Semoga anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh menjadi generasi yang positif, kreatif, dan membanggakan.” pungkasnya

    Pada kesempatan tersebut Bupati bersama Wakil Bupati Tangerang dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid juga berinteraksi dengan anak-anak dan meninjau langsung berbagai rangkaian puncak kegiatan HAN yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi tingkat PAUD hingga SMP. (Shj)

  • Disnaker Kabupaten Tangerang Gelar Bimbingan Teknis Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB untuk Perkuat Hubungan Industrial

    Disnaker Kabupaten Tangerang Gelar Bimbingan Teknis Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB untuk Perkuat Hubungan Industrial

    TANGERANG, Djawaranews.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Hotel Ibis Gading Serpong, Senin (28/7/2025).

    Acara tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan teknis bagi pengusaha, manajemen perusahaan, dan perwakilan pekerja dalam menyusun serta menerapkan regulasi internal yang sesuai dengan perundang-undangan.

    Dalam sambutannya, Rudi Lesmana menjelaskan bahwa Bimtek ini krusial untuk menciptakan hubungan kerja yang kondusif, adil dan berbasis hukum. “Kami ingin membangun budaya dialog sosial dan partisipatif antara pengusaha dan pekerja dalam merumuskan kebijakan internal, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pengawasan dan pembinaan hubungan industrial oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

    Menurut Rudi, Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas masih banyaknya perusahaan di wilayah Kabupaten Tangerang yang belum memiliki PP sah maupun PKB aktif, meskipun telah memiliki serikat pekerja/buruh. Padahal, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, dinamika ketenagakerjaan di wilayah ini menuntut regulasi yang tertata guna mencegah potensi konflik.

    Dalam penyampaiannya, Disnaker menekankan tiga hal utama yakni, perusahaan diminta segera menyusun dan mengesahkan PP jika telah memenuhi syarat, serikat pekerja perlu meningkatkan kapasitas dalam merumuskan PKB serta pentingnya memperkuat proses dialog sosial dalam penyusunan dokumen ketenagakerjaan.

    “Ini bukan sekadar pelatihan, tapi bagian dari komitmen bersama membangun hubungan industrial yang berkualitas,” tambah Rudi.

    Hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 524 perusahaan telah memiliki Peraturan Perusahaan (PP), sementara hanya 74 perusahaan yang terdaftar memiliki PKB sejak 2022. Untuk mempermudah proses administrasi, Kementerian Ketenagakerjaan telah menyediakan layanan digital melalui portal pppkb.kemnaker.go.id, yang memungkinkan proses pengesahan PP dan pendaftaran PKB dilakukan secara online dan efisien.

    Disnaker Kabupaten Tangerang berharap kegiatan Bimtek ini menjadi langkah signifikan dalam mewujudkan tertib administrasi hubungan kerja, peningkatan kualitas SDM perusahaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang. (Shj)

  • Bupati Tangerang Buka Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Semester I 2025

    Bupati Tangerang Buka Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Semester I 2025

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Inspektorat menggelar kegiatan pengawasan semester 1 tahun 2025 dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berdampak nyata bagi masyarakat, Kamis (24/07/25).

    Kegiatan yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tangerang serta seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa/Keluharan, Sekolah dan BUMD mengusung tema mewujudkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik melalui tindak lanjut secara digitalisasi dan integrasi dalam pelayanan publik.

    Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyampaikan, Inspektorat memiliki peran strategis dalam menjaga integritas, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program serta penggunaan anggaran di seluruh sektor pemerintahan. Sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi pilar penting dalam sistem pemerintahaan.

    “Melalui gelar pengawasan ini, mari kita memperkuat komitmen bersama dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan terpercaya. Karena hanya dengan pengawasan yang kuat, kita dapat memastikan bahwa seluruh pembangunan dan pelayanan publik benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat,” ungkap Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

    Menurut dia, gelar pengawasan ini mempunyai beberapa tujuan penting yang ingin dicapai bersama. Pengawasan yang konsisten dan objektif akan meminimalkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merugikan daerah. Agar setiap rupiah anggaran yang digunakan betul-betul sampai pada sasaran dan membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.

    “Kita selaku pelayan masyarakat maka semua bentuk pelayanan pemerintah harus mampu memberikan dampak positif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas serta program dan kegiatan harus dijalankan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan,” tandasnya.

    Selain itu, pihaknya berpesan jadikan pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai bagian dari mekanisme kontrol yang melekat dalam proses pengambilan keputusan, agar setiap kebijakan benar-benar dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan sesuai aturan yang berlaku.

    “Manfaatkan Gelar Pengawasan ini sebagai forum evaluasi bersama, untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan, serta merumuskan solusi yang tepat dan berorientasi pada perbaikan,” imbaunya.

    Di kesempatan yang sama Inspektur Kabupaten Tangerang, Tini Wartini menjelaskan bahwa Inspektorat merupakan garda terdepan dalam memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable serta berjalan sesuai aturan. Bahwa pengawasan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengawasan selama semester I Tahun 2025.

    “Acara ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan hasil pengawasan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Tini Wartini.

    Pihaknya berharap melalui gelar pengawasan daerah semester I Tahun 2025 ini, semua pihak bisa terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan Inspektorat untuk terus mendorong transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam mendukung pembangunan daerah.

    “Semoga nantinya dapat meningkatkan efektivitas pengawasan daerah dan meningkatkan koordinasi dan sinergi antar Perangkat Daerah (PD) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengawasan di lingkungan Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

    Dalam acara tersebut diberikan beberapa penghargaan kepada perangkat daerah,Kecamatan, Desa/Keluarahan sebagai bentuk apresiasi dalam pengelolaan anggaran yang sudan dijalankan. (Shj)

  • Tinjau Layanan Sertipikat Keliling di Kabupaten Tangerang, Wamen Ossy: Wujud Peningkatan Pelayanan Publik

    Tinjau Layanan Sertipikat Keliling di Kabupaten Tangerang, Wamen Ossy: Wujud Peningkatan Pelayanan Publik

    Kabupaten Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, meninjau Layanan Sertipikat Keliling yang digagas oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tangerang pada Rabu (23/07/2025). Layanan Sertipikat Keliling saat ini berada di halaman Kantor Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

    “Inovasi Layanan Sertipikat Keliling yang dilakukan oleh Kantah Kabupaten Tangerang ini dapat meningkatkan pelayanan publik kita kepada masyarakat. Akan sangat berdampak positif terhadap kinerja dan penerapan tugas dan fungsi dari Kementerian ATR/BPN,” ujar Wamen Ossy dalam sambutannya.

    Dalam apresiasinya, Wamen Ossy juga mengimbau agar Layanan Sertipikat Keliling ini terus ditingkatkan sistem pelayanannya agar melayani masyarakat dengan baik. “Bapak Kepala Kanwil BPN, mohon inovasi yang sudah ada ini harus disempurnakan terus. Kita harus berbicara kualitas, jangan kuantitas buru-buru memperbanyak, tapi siapkan dulu satu mobil ini betul-betul sangat bermanfaat, sangat applicable,” imbau Wamen Ossy.

    Dalam kegiatan ini, Wamen Ossy berkesempatan menyerahkan delapan sertipikat kepada delapan masyarakat selaku penerima. Sertipikat ini merupakan sertipikat hasil layanan yang diurus dari Kantah Kabupaten Tangerang dan diberikan di Layanan Sertipikat Keliling bagi masyarakat yang tinggal di dekat area Kecamatan Kosambi dan sekitarnya.

    Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Sudaryanto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelayanan ini berawal dari inisiasi dari seluruh satuan kerja (Satker) di bawah naungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten. “Kami dalam rapat bersama memang ingin melakukan inovasi, pelayanan apa yang sekiranya dampaknya langsung terasa untuk masyarakat, salah satunya Layanan Sertipikat Keliling ini untuk Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

    Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyebut Layanan Sertipikat Keliling ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. “Kabupaten Tangerang ini begitu luas, Kantah Kabupaten Tangerang berada di daerah Tigaraksa, menempuh sekitar 1 jam jika dari sini. Ketika ada inovasi ini, mereka hanya datang ke kantor kecamatan terdekat. Kami atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang, mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

    Dalam kegiatan ini, Wamen Ossy didampingi oleh perwakilan Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika; Tenaga Ahli Administrasi Negara dan Good Governance, Adjie Arifuddin; Tenaga Ahli Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja. Turut hadir, Kepala Kantah Kabupaten Tangerang, Yayat Ahadiat Awaludin. (Shj)