Kategori: Kab. Tangerang

  • Tangani Kemiskinan Ekstrem, DPKP Kabupaten Tangerang Bentuk Kelompok Ekonomi Petani di 10 Desa

    Tangani Kemiskinan Ekstrem, DPKP Kabupaten Tangerang Bentuk Kelompok Ekonomi Petani di 10 Desa

    TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) Tahun 2025. Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan 10 Desa Lokus Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Tangerang, Kamis (17/4/2025).

    Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan salah satu salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat.

    “Berkaitan dengan implementasi strategi tersebut, Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang akan mengembangkan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) di 10 desa lokus kemiskinan esktrem,” kata Asep.

    Selain untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, kegiatan PIPL juga dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan peningkatan penganekaragaman pangan masyarakat berbasis pada potensi sumberdaya lokal di daerah. Penerima manfaat kegiatan ini adalah masyarakat di lokus kemiskinan ekstrem yang akan dibentuk mejadi Kelompok Ekonomi Petani (KEP).

    Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DPKP Kabupaten Tangerang Abdul Munir menambahkan tujuan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) yaitu untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal dengan mengembangkan industri pangan lokal; mendorong inovasi dan teknologi pengolahan; memberdayakan pelaku UMKM pangan; menciptakan lapangan kerja baru; menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di 10 desa dan membentuk Kelembagaan Ekonomi Petani.

    Menurut Munir, sosialisasi Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) ini merupakan kegiatan kolaborasi penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang tahun 2025.

    “Kami mengharapkan dengan dibentuknya Kelompok Ekonomi Petani bisa berkembang usaha pengolahan pangan lokal atau diversifikasi penganekaragaman konsumsi pangan di 10 Desa lokus Pensasaran, Percepatan, dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE,” ujar Munir.

    Berikut 10 desa lokus penerima manfaat serta penentuan lokasi kegiatan kelembagaan ekonomi petani:

    1. Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji
    2. Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur
    3. Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler
    4. Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya
    5. Desa Daon, Kecamatan Rajeg
    6. Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg
    7. Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya
    8. Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga
    9. Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg
    10. Desa Cikuya, Kecamatan Solear. (Shj)

  • Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum RW 024 Bencongan

    Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum RW 024 Bencongan

    Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara Ramah Tamah Halal Bihalal dan Peresmian Fasilitas Umum yang digelar di lingkungan RW 024, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Sabtu (19/4/25).

    Acara ini menjadi momentum penting atas peresmian tiga fasilitas umum hasil usulan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), yaitu pembangunan gapura, pagar masjid, dan pengaspalan jalan di RT 01.

    Bupati Tangerang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat RW 024 Kelurahan Bencongan yang terus aktif mengawal proses pembangunan, mulai dari perencanaan sampai dengan realisasinya.

    “Saya mengapresiasi peran aktif warga, RT, RW, dan seluruh pihak yang terlibat. Ini bukti nyata bahwa proses Musrenbang jika dijalankan dengan baik, bisa benar-benar menghasilkan pembangunan yang bermanfaat langsung untuk masyarakat. Jalan, pagar masjid, dan gapura ini hasil kerja bersama yang patut kita banggakan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang meningkatkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. Pemkab Tangerang saat ini sedang merancang program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP swasta. Program ini nantinya akan dilaksanakan secara bertahap di tahun 2025, menyusul program sekolah gratis yang sudah diterapkan di jenjang SMA/SMK.

    “Tujuan kami jelas. Tidak boleh ada anak Kabupaten Tangerang yang putus sekolah. Pendidikan dan kesehatan adalah fokus utama pembangunan SDM demi menyambut Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

    Selain itu, Bupati Maesyal juga meminta seluruh masyarakat, khususnya masyarakat RW 024 Kelurahan Bencongan untuk bersinergi dan bergotong-royong mengoptimalkan layanan Posyandu, termasuk peningkatan frekuensi layanan dan penyediaan makanan tambahan serta vitamin untuk ibu hamil dan balita.

    “Saya mohon kepada warga RW. 024 Kelurahan Bencongan ini, secara bergotong royong mengoptimalkan layanan Posyandunya. Baik itu frekuensi layanan maupun penyediaan makanan tambahan serta vitamin untuk ibu hamil dan balita yang ada di wilayah ini,” katanya.

    Ketua RW 024, Edi Martono menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas teralisasinya pembangunan tiga fasilitas umum hasil usulan Musrenbang. Pihaknya juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga, seperti usulan peningkatan fasilitas yang telah dibangun di RW. 024

    “Terima kasih atas dukungan dari Bapak Bupati dan jajaranRW. 024 sudah mendapatkan banyak hal di tahun ini. Kami berharap ke depan RW. 024 bisa menjadi contoh lingkungan yang aktif dan mandiri, tentunya dengan dukungan dari semua pihak,” ujar Edi. (Shj)

  • DPKP Bekerja Sama PT Pupuk Indonesia Amankan Stok Pupuk Musim Tanam 2025

    DPKP Bekerja Sama PT Pupuk Indonesia Amankan Stok Pupuk Musim Tanam 2025

    TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk mengamankan stok pupuk bagi petani pada musim tanam 2025. Kedua pihak berkomitmen mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Tangerang.

    Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani. Hal ini sejalan dengan program swasembada pangan nasional.

    “Saat ini, PT Pupuk Indonesia telah melakukan berbagai upaya konkret, salah satunya dengan memastikan ketersediaan stok pupuk dari gudang Lini III produsen hingga ke kios-kios pengecer,” ujar Asep.

    Adapun stok pupuk yang saat ini disiapkan untuk petani di Kabupaten Tangerang menjelang musim tanam tahun ini mencapai 1.814 ton pupuk urea dan 1.654 ton pupuk NPK.

    Secara keseluruhan, alokasi pupuk untuk Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 mencakup pupuk urea sebanyak 10.281 ton, NPK sebesar 7.915 ton dan Organik sebesar 96.000 ton.

    Asep berharap dengan adanya kemudahan akses dan ketersediaan pupuk, para petani dapat lebih bersemangat dalam mengelola lahan pertaniannya.

    “Kami dari DPKP akan terus memberikan pendampingan teknis kepada petani, agar produktivitas pertanian di Kabupaten Tangerang semakin meningkat,” tutupnya. (Shj)

  • Dinilai Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tertibkan 17 PMKS

    Dinilai Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tertibkan 17 PMKS

    TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang bersama Dinas Sosial Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan penertiban terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

    Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (16/4/2025) dengan menyasar sejumlah titik strategis yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya para PMKS.

    Dalam operasi ini, petugas berhasil mengamankan sebanyak 17 PMKS, yang terdiri dari pengemis, anak jalanan, dan gelandangan.

    Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menjelaskan bahwa ke-17 PMKS ini ditemukan di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Tigaraksa, Cikupa, Pasar Kemis, Rajeg, Balaraja, dan Panongan. Lokasi-lokasi ini merupakan wilayah padat aktivitas masyarakat dan dinilai rawan terhadap keberadaan PMKS.

    17 PMKS yang terjaring kemudian dibawa ke Panti Rehabilitasi Dinas Sosial yang berada di wilayah Jayanti untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut, sesuai program penanganan yang berlaku.

    “Penertiban ini dilakukan sebagai langkah untuk menjaga ketertiban umum serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

    Agus menyampaikan, operasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, tim Satpol PP dibantu oleh personel dari Dinas Sosial guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur.

    “Selain penertiban, kami juga melakukan pendekatan humanis kepada para PMKS. Mereka didata dan diberikan edukasi agar tidak kembali mengemis di jalan,” ujar Agus Suryana.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada PMKS karena hanya akan memperparah permasalahan sosial. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban dengan melaporkan keberadaan PMKS atau pelanggaran ketertiban lainnya melalui kanal aduan resmi pemerintah daerah.

    “Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala dan terpadu. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif,” pungkasnya. (Shj)

  • Koperasi Abdi Kerja Raharja Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Koperasi Abdi Kerja Raharja Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

    TANGERANG, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan syariah Abdi Kerja Raharja.

    Adapun kerjasama tersebut dalam rangka memberikan perlindungan kepada seluruh anggota koperasi Abdi Kerja Raharja dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

    Diketahui, penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma bersama Ketua Koperasi Abdi Kerja Raharja Hj. E. Farida SE., M.Si. Kamis, 17 April 2025.

    Dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma memberikan apresiasi koperasi Abdi Kerja Raharja.

    “Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Koperasi Abdi Kerja Raharja Hj. E. Farida yang telah mendaftarkan seluruh anggota koperasinya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ibkar.

    Ibkar menyebutkan, bahwa dalam kerjasama ini, pihaknya menargetkan sebanyak 31.151 anggota koperasi Abdi Kerja Raharja terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

    “Dan saat ini ada sekitar 30 ribuan anggota koperasi Abdi Kerja Raharja ini telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Ibkar.

    “Semoga dengan adanya kerjasama ini kita harapkan seluruh anggota koperasi Abdi Kerja Raharja ini menjadi peserta sehingga terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Ibkar.

    Lebih lanjut, Ibkar menjelaskan bahwa saat ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 5 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

    “Dan program ini sangat bermanfaat bagi seluruh pekerja Indonesia baik pekerja formal maupun informal seperti pengurus RT, RW, Kader Desa, Nelayan, Petani dan lainnya. Untuk itu, saya mengajak untuk bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

    “Untuk itu, melalui kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan koperasi Abdi Kerja Raharja ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota Koperasi Abdi Kerja Raharja tersebut,” tutup Ibkar.

    Sementara itu, Ketua Koperasi Abdi Kerja Raharja Hj. E. Farida SE., M.Si. mengatakan pihaknya sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan.

    “Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat bagi seluruh anggota Koperasi Abdi Kerja Raharja. Dimana program ini bisa memberikan perlindungan kepada kami,” ucapnya.

  • Hadiri Pelantikan PSMTI, Gubernur Banten Ajak Investasi di Banten Selatan

    Hadiri Pelantikan PSMTI, Gubernur Banten Ajak Investasi di Banten Selatan

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten masa bakti 2024–2028 di JHL Solitaire Hotel Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu malam (16/4/2025). Andra Soni ajak PSMTI investasi wisata dan pertanian di wilayah Banten Selatan.

    Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi atas peran aktif PSMTI dalam kegiatan sosial dan komitmennya terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Banten. Menurutnya, PSMTI sebagai organisasi yang solid, dengan anggota yang memiliki latar belakang beragam dan potensi besar di berbagai bidang.

    “Organisasi PSMTI terdiri dari banyak anggota yang punya kelebihan tersendiri baik dari sisi sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan, maupun keguyuban. Basis sebagai pengusaha dan orang yang terbiasa berwiraswasta selalu melihat peluang, dan ini adalah aset besar bagi Banten,” ujar Andra Soni.

    Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PSMTI, demi percepatan pembangunan daerah.

    “Kami berterima kasih dan berharap apa yang diniatkan oleh kawan-kawan PSMTI Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik. Pemprov Banten terbuka atas segala bentuk kerja sama untuk kemajuan daerah,” tambahnya.

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni turut menawarkan peluang investasi di wilayah selatan Provinsi Banten, terutama di sektor pariwisata dan pertanian. Ia menjelaskan bahwa Provinsi Banten memiliki garis pantai sepanjang 560 kilometer serta tanah yang subur dan potensi wisata yang besar.

    “Kami mengundang PSMTI untuk turut serta mengembangkan potensi wisata dan pertanian di wilayah Selatan. Selain itu, di Provinsi Banten saat ini terdapat 16 pabrik pengolahan pakan ternak yang memerlukan bahan baku. Daripada harus mendatangkan dari jauh, lebih baik kita tumbuh bersama di sini,” jelas Andra Soni.

    Menutup sambutannya, Andra menyampaikan harapan agar kepengurusan PSMTI yang baru mampu merancang program-program yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

    “Kami yakin di bawah kepengurusan baru, PSMTI akan semakin berkembang dan membawa manfaat nyata. Sekali lagi, kami dari Pemprov Banten siap bersinergi dalam berbagai bentuk kerja sama,” pungkasnya.

    Acara pengukuhan dan pelantikan ini menjadi penanda awal semangat baru dalam kiprah PSMTI Banten yang diharapkan dapat semakin aktif dalam peran sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Pengurus PSMTI resmi dikukuhkan melalui Surat Keputusan Nomor 070/PP/PSMTI/IV/02025, yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta.

    Dalam sambutannya, Wilianto menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. “Amanah ini adalah kepercayaan dan tanggung jawab besar. Kami percaya jajaran yang baru akan semakin solid, aktif, dan memberikan kontribusi nyata tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa di Banten, tetapi juga bagi bangsa dan negara,” ujar Wilianto.

    Ia juga menekankan pentingnya PSMTI sebagai wadah pemersatu masyarakat Tionghoa, serta berharap kepengurusan yang baru dapat melahirkan program-program inovatif dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

    Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi Banten terpilih, Sri Suryadi Hanjaya, menjelaskan bahwa pada 12 Oktober 2024 lalu telah dilaksanakan musyawarah daerah yang menetapkan dirinya sebagai ketua untuk masa bakti 2024–2028.

    “PSMTI memiliki visi menjadikan suku Tionghoa di Banten berperan aktif dalam bidang ekonomi, sosial, seni, dan budaya. Kami ingin terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tegas Sri Suryadi.

    Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya periode kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa PSMTI Provinsi Banten ke arah yang lebih progresif dan inklusif. (Shj)

  • Sidak Samsat Balaraja, Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Ada Pungli di Pelayanan Masyarakat

    Sidak Samsat Balaraja, Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Tidak Ada Pungli di Pelayanan Masyarakat

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samsat Balaraja. Memastikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor berjalan lancar dan aman.

    Selain itu, Andra Soni mengungkapkan sidak tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti sejumlah laporan yang disampaikan masyarakat kepada pihaknya.

    “Saya datang tiba-tiba (ke Samsat Balaraja, red) dan pantauan saya ada satu-dua yang menyampaikan ke saya terkait hal-hal yang harus kita tindak lanjuti,” ungkap Andra Soni di Halaman Samsat Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/4/2025).

    Dalam menindaklanjuti hal tersebut, Andra Soni telah menginstruksikan Kepala Samsat Balaraja untuk dapat melakukan inovasi. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat optimal.

    “Saya meminta kepada Kepala Samsat untuk melakukan inovasi dan setiap harinya di evaluasi. Berdasarkan pantauan saya sudah terurai jadi mereka sudah membagi loket mana untuk daftar ulang, dan loket mana ganti kaleng dan loket yang lainnya,” katanya.

    Selanjutnya, Andra Soni juga mengungkapkan Samsat Balaraja merupakan salah satu Samsat yang memiliki data kendaraan yang paling tinggi.

    Bahkan, kata Andra Soni, selama 5 hari terakhir mengalami kenaikan jumlah masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Balaraja. Pada biasanya Samsat Balaraja melayani 1.500 hingga 2.000 wajib pajak per harinya.

    Diketahui, Pemprov Banten sedang melaksanakan program pembebasan pokok dan/atau sanksi pajak kendaraan bermotor dimulai pada tanggal 10 April hingga 30 Juni 2025. Program tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pokok dan/atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

    “Dalam pantauan saya, Samsat Balaraja ini salah satu Samsat yang data kendaraannya paling tinggi. Kemudian dalam lima hari terakhir trafik paling tinggi di sini. Bisa mencapai 5.000 sampai 6.000 wajib pajak per harinya,” jelasnya.

    Dengan penambahan jumlah wajib pajak yang hadir ke Samsat Balaraja tersebut, Andra Soni berharap pelayanan dapat dimaksimalkan dengan sebaiknya. Sehingga masyarakat dapat terlayani.

    Andra Soni juga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Dirlantas Polda Banten yang bertugas di Samsat Balaraja.

    “Permintaan saya bagaimana pelayanan maksimal. Pastikan pemerintah hadir bagi rakyat dan rakyat untuk mendapatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya. (Shj)

  • Wabup Minta PSM Bantu Penyaluran Program Sosial Tepat Sasaran

    Wabup Minta PSM Bantu Penyaluran Program Sosial Tepat Sasaran

    Tangerang, Djawaranews.com -Wakil Bupati  (Wabup)Tangerang Intan Nurul Hikmah meminta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Tangerang untuk membantu penyaluran program-program sosial pemerintah tepat sasaran dan akurat.

    Hal tersebut diungkapkan, Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Capacity Building Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dilaksanakan di Gedung Usaha Daerah, Selasa (15/04/25)

    “Saya minta kepada para Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten Tangerang bisa membantu kami, pemerintah daerah agar penyaluran program-program sosial yang berikan lebih tepat sasaran dan akurat,” pinta Intan.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, salah satunya dengan upaya peningkatan membangun sinergitas dan kemitraan secara terpadu dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

    Wabup Intan mengatakan bahwa PSM merupakan ujung tombak dalam pelayanan sosial. Capacity Building yang diinisiasi Dinas Sosial ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang sejahtera dan berdaya saing.

    “PSM hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah, serta menjadi agen yang berdampak pada perubahan sosial. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

    Dia berharap dengan adanya kegiatan Capacity Building ini, para PSM Kab. Tangerang nantinya bisa lebih aktif lagi dalam memperkuat pondasi dan ketahanan sosial masyarakat serta mampu memperluas pelayanan publik yang adil dan merata.

    Lanjut dia, melalui kegiatan ini, para pekerja sosial masyarakat akan mendapatkan ilmu, wawasan dan pengetahuan yang cukup yang diharapkan akan membuat para PSM Kabupaten Tangerang semakin kompeten, profesional, dan responsif dalam menghadapi dinamika sosial di wilayah masing-masing.

    “Dengan penguatan peran PSM di setiap desa dan kelurahan, diharapkan bisa memperkuat fondasi sosial masyarakat, menciptakan ketahanan sosial, serta memperluas jangkauan pelayanan publik yang adil dan merata,” ujarnya.

    Ia juga menandaskan para pekerja sosial sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam menjangkau langsung masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial. PSM menjadi garda terdepan dalam pendataan, pendampingan, dan penyaluran program sosial secara tepat sasaran.

    “Saya mengajak kepada seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai wadah belajar, bertukar pengalaman, dan mempererat kolaborasi antar sesama pelaku sosial,” tuturnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Aziz Gunawan mengungkapkan bahwa kegiatan Capacity Building Pekerja Sosial Masyarakat diikuti oleh 100 peserta. Masing-masing kecamatan mengirimkan 3 orang yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Kasi Pemberdayaan Kecamatan.

    “Hari ini merupakan hari pertama kegiatan  Capacity Building Pekerja Sosial Masyarakat atau PSM, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini dibagi menjadi beberapa sesi karena keterbatasan tempat,” jelas Azis. (Shj)

  • Dituduh terima pungutan liar, Ali Hanafiah: Tuduhan Tersebut Tidak Benar

    Dituduh terima pungutan liar, Ali Hanafiah: Tuduhan Tersebut Tidak Benar

    Kab.Tangerang, Djawaranews.com – Kepala UPTD PPD Samsat Balaraja, Ali Hanafiah mengaku dirinya dan staf petugas yang dituduh menerima pungutan liar telah diperiksa oleh Inspektorat Provinsi Banten. Hasil pemeriksaan tersebut menegaskan bahwa tidak ada bukti terkait pungutan liar di Samsat Balaraja.

    “Alhamdulillah saya beserta petugas yang dituduhkan sudah diperiksa (inspektorat), hasil pemeriksaan tadi menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, dan ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat framing tersebut,” Ungkap Ali kepada kepada awak para media pada, Senin (14/04/2025).

    Terkait hal tersebut, karena framing yang terlanjur viral dan merugikan dirinya dan institusi lembaga, pihaknya mempertimbangkan untuk melaporkan akun tiktok yang diduga sengaja merekam video, membuat narasi sendiri serta menyebarkan video tersebut.

    “Nih orang niat betul, dari awal rekam video, lalu si pembuat video sendiri yang mengatakan bahwa ‘Dulu Cuma Gocap sekarang 300.. Gila’, jadi dia yang rekam dia yang membuat statement itu sendiri, Karena sudah membuat Fitnah, maka kami mempertimbangkan untuk melaporkan ke Aparat Penegak Hukum, kami akan minta pertimbangan atasan terlebih dahulu,” Sambungnya.

    Diketahui bahwa sejak Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor bergulir pada 10 April 2025 lalu, Samsat Balaraja telah melayani 22.392 Wajib Pajak.

    “Update data per pukul 22.00, Lebih kurang 22.392 Wajib Pajak telah terlayani,” Pungkasnya. (Shj)

  • Bupati Tangerang Minta PGRI Bersinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

    Bupati Tangerang Minta PGRI Bersinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

    Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang untuk menguatkan sinergitas dan kolaborasi mewujudkan salah satu misi Kabupaten Tangerang dalam RPJMD 2025-2029 yaitu Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas.

    Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Pemilihan Kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Hotel Instana Nelayan Kota Tangerang, Sabtu (12/04/25).

    “PGRI merupakan salah satu mitra pemerintah yang strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dengan kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dan semakin kuat ini, saya yakin kualitas pendidikan akan semakin meningkat dan visi besar Kabupaten Tangerang dapat diwujudkan bersama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Dalam sambutannya, dia mengatakan, pemilihan kepengurusan baru merupakan salah tahapan penting bagi organisasi PGRI. Untuk itu, dia berharap proses pemilihan kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan lancar, demokratis, jujur dan adil. Dan kepada mereka yang terpilih nanti bisa mengemban amanah organisasi dengan iklas dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kepada pengurus yang nantinya terpilih, saya berpesan untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan baik dan mampu menjadikan PGRI sebagai wadah organisasi profesi yang solid, inovatif, dan adaptif sehingga melahirkan generasi generasi emas yang membawa kemajuan tidak hanya bagi Kabupaten Tangerang tetapi juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.

    Ia menambahkan PGRI telah menunjukkan semangat dan upaya yang luar biasa, tetap memastikan pendidikan kepada anak anak didik berjalan, khususnya saat menghadapi badai Covid-19 beberapa tahun yang lalu. Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh perjuangan, dedikasi dan pengorbanan yang telah dicurahkan oleh seluruh jajaran PGRI dan anggota.

    “Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapakan Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Terima kasih atas seluruh perjuangan, dedikasi dan keiklasan PGRI dan anggotanya selama 5 tahun terakhir yang telah menunjukan dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

    Dia juga berharap malalui acara pemilihan Kepengurusan PGRI Kabupaten Tangerang dan halal bihalal, bisa menjadi sarana untuk kita saling memaafkan, merefleksikan sumbangsih dan dedikasi jajaran PGRI beserta seluruh anggotanya dalam rangka membangkitkan dan menguatkan semangat baru untuk bekerja lebih baik lagi kedepannya. (Shj)