Kategori: Kab. Tangerang

  • Pemkab Tangerang Canangkan Program Sekolah Gratis untuk SD dan SMP Swasta

    Pemkab Tangerang Canangkan Program Sekolah Gratis untuk SD dan SMP Swasta

    Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencanangkan program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP swasta secara bertahap. Pencanangan tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Bupati Tangerang bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kadis Pendidikan, perwakilan PGRI, Dewan Pedidikan, DPRD dan perwakilan unsur Forkopimda, Jumat (02/05/25)

    “Ibu bapak, kita mulai ya pencanangan sekaligus dimulainya sekolah gratis secara bertahap di Kabupaten Tangerang untuk SD, SMP swasta umum,” kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

    Menurut dia, program sekolah gratis tingkat SD dan SMP swasta umum merupakan bentuk komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dan jadi skala prioritas utama yang pelaksanaanya secara berkala dan berkelanjutan.

    “Memang baru sekitar Rp40 miliar yang kita gelontorkan tahun 2025, mengakomodir 25 ribu bagi SMP swasta umum, 24 ribu bagi SD swasta umum. Tahun 2026 dan 2027, mudah-mudahan paling lambat 5 tahun, sudah tuntas tapi kita coba adakan percepatan-percepatan,” ungkapnya.

    Dengan program sekolah gratis tingkat SD dan SMP swasta umum, beban orang tua semakin ringan serta memberikan motivasi kepada anak didik agar lebih semangat lagi sekolah. Selanjutnya, tujuan utamanya ke depan adalah meningkatnya rata-rata angka tingkat pendidikan sekolah di Kabupaten Tangerang. “Secara umum, bahwa kebijakan ini positifnya adalah meringankan beban orang tua dari sisi ekonomi, yang kedua memberikan motivasi kepada anak didik agar lebih semangat lagi dia sekolah, yang ketiga tidak melulu SD dan SMP negeri menjadi tujuan tapi juga di swasta,” ujarnya.

    Bupati Maesyal juga mengajak semua pihak bersama-sama dan bergotong royong meneguhkan serta meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan bermutu.

    “Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” ujarnya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. (Shj)

  • Disporabudpar Gelar Sarasehan, Kreativitas dan Keberanian Pemuda Modal Sosial Kemajuan Daerah

    Disporabudpar Gelar Sarasehan, Kreativitas dan Keberanian Pemuda Modal Sosial Kemajuan Daerah

    Tangerang – Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar sarasehan pemuda dengan tema “Peran Organisasi Kepemudaan dalam meningkatkan Pemuda yang Berdaya Saing”, Selasa (29/14/2025).

    Dalam sambutannya, Bupati Tangerang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Prima Saras Puspa mengungkapkan Kabupaten Tangerang membutuhkan partisipasi aktif pemuda dalam berbagai bidang, mulai dari inovasi teknologi, wirausaha, pelestarian budaya, pelindungan lingkungan, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

    “Kita semua menyadari bahwa pemuda bukan hanya sekadar generasi penerus, tetapi juga mitra aktif dalam proses pembangunan. Semangat, kreativitas, idealisme dan keberanian pemuda merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah,” ucapnya.

    Ia mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan ide, gagasan, maupun kritik yang membangun, karena kemajuan daerah tidak akan mungkin tercapai tanpa partisipasi aktif dan kontribusi nyata dari para pemudanya.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan sarasehan seperti ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang inklusif, partisipatif, dan responsif terhadap aspirasi pemuda dan masyarakat,” ujarnya.

     

    Pada kesempatan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Ratih Rahmawati menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 80 OKP di Kabupaten Tangerang, dimana Disporabudpar memberikan dana stimulus sebesar dua juta rupiah untuk mendukung pengembangan potensi Pemuda di berbagai bidang agar terus inovatif.

    “Sarasehan Pemuda turut mengundang Ketua KNPI Kabupaten Tangerang M. Yusuf Basnar dan Tokoh Pemuda Subandi Misbah yang menjadi pembicara dalam sesi forum group discussion. Peserta kegiatan sendiri merupakan perwakilan dari masing-masing organisasi kepemudaan yang berkomite dalam DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten,” jelasnya.

    Ratih Rahmawati berharap dengan forum diskusi yang bersifat informal dan santai, dimana para peserta dapat menyampaikan pendapat, gagasan, dan pengalaman mereka secara terbuka dan bebas, dapat membantu membangun pemahaman yang lebih baik tentang suatu isu atau masalah serta menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah atau organisasi kepemudaan, serta membangun rasa kebersamaan.

    “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mendorong partisipasi aktif dari masyarakat atau anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan serta memberikan kesempatan kepada masyarakat atau anggota organisasi untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan harapan mereka,” harapnya. (Shj)

  • Bupati Tangerang Minta Koordinator Olahraga Kecamatan Identifikasi dan Bina Potensi Atlet Lokal

    Bupati Tangerang Minta Koordinator Olahraga Kecamatan Identifikasi dan Bina Potensi Atlet Lokal

    Tangerang – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta kepada semua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) agar aktif mengidentifikasi dan membina potensi atlet lokal. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat melantik 29 KOK Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2025-2029 di Pendopo Bupati Ki Samaun Kota Tangerang, Rabu (30/4/25).

    “KOK itu menjadi ujung tombak pembinaan di wilayahnya dan memiliki tugas mulia. Saya berharap KOK semakin aktif untuk mengidentifikasi dan membina potensi atlet lokal,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Menurut dia, pembangunan sumber daya pemuda merupakan salah satu sasaran strategis dalam misi Pemerintah Kabupaten Tangerang: “Mewujudkan pendidikan yang berkualitas” melalui Peningkatan daya saing olahraga yang dilakukan dengan pembinaan terhadap atlet yang berkualitas. Misi dan pencapaian ini tidak mungkin berhasil bilamana tidak ada pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

    “Dengan sinergi yang kuat antara KOK, KONI, pemerintah kecamatan, dan pemangku kepentingan lainnya, saya yakin akan lahir banyak talenta berbakat yang dapat membawa nama harum Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

    Dia menandaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sarana, prasarana, serta program pembinaan atlet di seluruh kecamatan. Hal ini bukan hanya sekedar mengejar prestasi, tetapi ada hal yang lebih utama yaitu pembentukan karakter, sikap sportivitas dan solidaritas.

    “Kita ingin atlet-atlet asal Kabupaten Tangerang berdiri tegak apapun hasilnya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” tandasnya.

    Dirinya pun mengucapkan selamat bekerja dan semoga sukses dalam menjalankan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan untuk kemajuan keolahragaan di Kabupaten Tangerang.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat kepada para Koordinator Olahraga Kecamatan yang telah resmi dilantik. Terima kasih juga kepada KOK sebelumnya atas segala jerih payah dan dedikasinya untuk memajukan olah raga di Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (Shj)

  • Resmikan Rumah Ibadah Khonghucu, Bupati Tangerang Tekankan Harmoni dan Toleransi Umat Beragama

    Resmikan Rumah Ibadah Khonghucu, Bupati Tangerang Tekankan Harmoni dan Toleransi Umat Beragama

    Tangerang, Djawaranews.com Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meresmikan Rumah Ibadah Khonghucu Kwan Kong Bio Lithang Bukit Ni Makin Ciapus, Kecamatan Panongan, Minggu (27/4/25).

    Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga harmoni, saling menghormati, dan toleransi antarumat beragama, etnis, dan suku di Kabupaten Tangerang. Pemerintah hadir memastikan semua umat beragama dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman dan damai.

    “Jangan ada batasan dalam hubungan kemanusiaan. Kita Pemerintah hadir untuk memastikan semua umat beragama dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman dan damai,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

    Ia menambahkan, pemerintah daerah mendukung pembangunan rumah ibadah apa pun agamanya sepanjang sesuai dengan regulasi yang berlaku, yakni peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

    “Kami pemerintah tidak melarang dan membatasi keyakinan dan agama apa pun di Kabupaten Tangerang untuk mendirikan rumah ibadah selagi prosesnya ditempuh dengan benar dan sesuai dengan regulasi dan peraturan yang berlaku. Kami izinkan untuk mendirikan rumah ibadah, sepanjang semua sudah ditempuh dan telah sesuai,” tegasnya.

    Pihaknya berharap rumah ibadah Kwan Kong Bio tidak hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan saja, namun juga menjadi tempat aktivitas sosial yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat.

    “Kita ingin rumah ibadah ini menjadi pusat kegiatan yang memperkuat rasa kebersamaan. Ini prinsip kita dalam membangun toleransi di Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

    Acara peresmian juga dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Xs. Budi Santoso Tanuwibowo. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan kebanggaannya atas semangat gotong-royong para pemuda Konghucu yang telah membangun tempat ibadah tersebut.

    “Lintang ini dibangun berkat inisiatif dan kerja keras pemuda-pemudi Konghucu. Tempat ini diharapkan tidak hanya untuk sembahyang, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan kegiatan sosial,” ujar Budi Santoso.

    Ia juga mengingatkan bahwa sosok Kwan Kong, yang menjadi inspirasi nama rumah ibadah ini dihormati karena loyalitas, kejujuran, dan patriotisme, bukan hanya karena kehebatannya di medan perang.

    “Rumah ibadah ini hendaknya menjadi simbol kebajikan, kejujuran, dan pengabdian kepada sesama,” pesannya.

    Selain itu, Budi Santoso juga mengapresiasi pemerintah atas segala upayanya dalam memulihkan hak-hak umat Khonghucu di Indonesia, termasuk dalam pengakuan identitas di KTP.

    Peresmian ini dihadiri juga oleh Kaban Kesbangpol, FKUB, Kemenag, Sekcam unsur Muspika, tokoh masyarakat, donatur, serta warga sekitar. Semangat toleransi dan kebersamaan begitu terasa dalam acara ini, menegaskan komitmen Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang menghargai keberagaman. (Shj)

  • Wabup Tangerang Lepas Gerak Jalan Santai HUT Ke-19 Kecamatan Gunung Kaler

    Wabup Tangerang Lepas Gerak Jalan Santai HUT Ke-19 Kecamatan Gunung Kaler

    Tangerang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah menghadiri gerak jalan santai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kecamatan Gunung Kaler. Acara yang diikuti seluruh element masyarakat tersebut digelar di Halaman Kantor Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (25/04/2025).

    Pada kesempatan tersebut, Wabup Tangerang menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-19 Kecamatan Gunung Kaler. Perjalanan Kecamatan Gunung Kaler menjadi momentum penting yang patut diapresiasi dan dijadikan semangat untuk terus lebih baik lagi.

    “Semoga di usia yang ke-19 tahun, Kecamatan Gunung Kaler menjadi kecamatan yang mampu bersaing dan menjadi pendorong kesuksesan pembangunan Kabupaten Tangerang,” kata Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah.

    HUT ke-19 Kecamatan Gunung Kaler tahun 2025 ini mengangkat tema “Tumbuh, Tangguh, berdaya saing untuk mewujudkan Kecamatan Gunung Kaler semakin Populer”. Menurut dia, tumbuh berarti terus bergerak sedangkan tangguh berarti mampu menghadapi tantangan baik di sektor ekonomi, sosial, dan teknologi. Sementara berdaya saing artinya harus mampu bersaing secara sehat dengan memiliki inovasi dan produktif di tengah perubahan zaman.

    “Saya mengajak semua jajan pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, petani, guru dan seluruh element untuk terus mendukung pembangunan di Kecamatan Gunung Kaler secara berkelanjutan demi cita-cita bersama,” ajaknya.

    Saat melepas gerak jalan santai, Wabup Intan juga meresmikan Program Gunung Kaler Anter Adminduk (GRUDUK). Sebuah program inovasi kecamatan yang diharapkan dapat memutus praktik percaloan dalam pengurusan administrasi kependudukan.

    “Sebuah kemajuan dalam meningkatkan pelayanan kependudukan untuk masyarakat, sehingga dapat memutus mata rantai percaloan, jika masih ada oknum yang melakukannya segera laporkan,” pungkasnya.

    Sementara itu, Camat Gunung Kaler Kurnia, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ibu Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah serta kepada elemen masyarakat Gunung Kaler atas partisipasinya mengikuti Gerak Jalan dalam rangkaian acara HUT ke-19 Kecamatan Gunung kaler.

    “Ini bentuk rasa syukur di usia yang beranjak dewasa, semoga pelayanan publik semakin baik, pembangunan bertambah, warganya semakin sejahtera dan semakin populer,” ujar Kurnia.

    Pihaknya menjelaskan program GRUDUK ini agar masyarakat merasa nyaman dan aman. “Kita sediakan kendaraan dan kurir yang sudah dilengkapi dengan alamat penerima dan berkas yang masih tersegel mengingat identitas seseorang adalah informasi yang rahasia,” pungkasnya. (Shj)

  • Bupati Tangerang Tinjau Perbaikan Jalan Syekh Nawawi

    Bupati Tangerang Tinjau Perbaikan Jalan Syekh Nawawi

    Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau langsung proses perbaikan Jalan Raya Syekh Nawawi di Kecamatan Gunung Kaler, usai menghadiri peringatan Milad ke-19 Kecamatan Gunung Kaler, Rabu (24/4/25).

    Acara milad ke-19 Kecamatan Gunung Kaler berlangsung meriah dengan dihadiri para tokoh masyarakat, kepala desa, anggota DPRD. Bupati mengapresiasi kekompakan dan semangat warga dalam membangun daerahnya.

    “Alhamdulillah, semua tokoh hadir, termasuk para kepala desa, dewan, dan masyarakat Gunung Kaler. Semua bersemangat dan mendoakan agar kecamatan ini semakin maju dan sejahtera di usia yang ke-19 ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

    Setelah kegiatan milad, Bupati langsung meninjau perbaikan infrastruktur jalan di Jalan Syekh Nawawi. Perbaikan jalan berupa betonisasi sepanjang 170 meter tersebut dilakukan di titik-titik yang mengalami kerusakan.

    “Kami tadi bersama petugas teknis langsung mengecek kualitas pekerjaan di lapangan. Ketebalan beton sesuai RAB, yaitu 15 cm. Ini penting untuk memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar berkualitas,” ungkap Bupati.

    Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam meningkatkan infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan warga.

    “Komitmen kami jelas, pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat. Jalan yang baik akan mendukung aktivitas warga dan memperlancar roda perekonomian. Karena itu kualitas menjadi perhatian utama,” tegasnya.

    Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan wilayah, khususnya di Kecamatan Gunung Kaler. (Shj)

  • Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Tangerang, Djawaranews.com – Dalam rangka penanganan stunting di wilayah Kabupaten Tangerang dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan sebanyak 50 paket pangan di tiga desa di Kecamatan Tigaraksa.

    Desa ketiga yang menerima bantuan pangan tersebut yaitu Desa Pematang, Desa Pasairnagka dan Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/04/2025)

    Penyaluran bantuan paket pangan dimulai dengan seremoni penyerahan bantuan di Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa dan dihadiri Kepala Desa Pematang, aparatur desa, para kader PKK, Kader Posyandu dan 50 Kepala Keluarga warga penerima manfaat Desa Pematang. Kemudian di Desa Pasirnangka dan terakhir di Kelurahan Tigaraksa.

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ir Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan, penyaluran bantuan pangan yang dilaksanakan pada kesempatan ini merupakan bantuan penanganan stunting dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi di wilayah Kabupaten Tangerang.

    “Jumlah bantuan yang kami berikan sebanyak 50 paket pangan di 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa. Bantuannya berupa 3 Kg beras fortifikasi, 1 Kg daging ayam beku, 1 Kg jeruk dan 1 Kg kacang hijau dengan total 150 paket ke 3 lokus desa/kelurahan stunting,” kata Asep.

    Kegiatan tersebut merupakan pemberian tahap pertama. Selanjutnya tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Lokus sasaran penerima manfaat tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi (SKPG) gabungan tahunan 2024 disandingkan dengan lokasi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting.

    “Untuk kelompok penerima manfaat berasal dari keluarga rentan pangan berisiko stunting (ibu hamil dan baduta/balita) yang didata/verifikasi oleh aparatur desa dan kader PKK, kami hanya menerima usulan data stunting dan ibu hamil dari Pemerintah Desa yang ada di 3 desa yang menjadi lokus bantuan,” ucapnya.

    Bantuan yang diberikan Pemkab Tangerang melalui DPKP merupakan stimulan atau rasangan memberikan gizi untuk anak-anak yang stunting atau kisaran gizi buruk dan gizi kurang.

    “Diharapkan pemerintah Desa dapat melanjutkan melalui anggaran dana desa untuk memberikan telur atau makan bergizi lainnya kepada Keluarga rentang stunting atau balita gizi buruk dan balita gizi kurang, sehingga angka stunting di desa Pematang berkurang,” ujar Asep.

    Di tempat yang sama, Kepala Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Suharna mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Ibu Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan kepada 50 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Desa Pematang.

    “Bantuan yang kami dapatkan ini semoga bisa mengatasi stunting, gizi kurang dan Balita gizi buruk dan ibu Hamil di wilayah desa kami, karena itu tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan pangan warga kami. Semoga ke depan bantuan bisa ditambah lagi untuk penanganan stunting dan gizi buruk, juga kemiskinan ekstrem,” ujar Suharna.

    Salah satu warga yang menerima bantuan, Ibu Imas, warga Kelurahan Tigaraksa, mengaku senang menerima bantuan dari Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang.

    ”Alhamdullliah kami dapat bantuan berupa beras fortivikasi, ayam beku, jeruk dan kacang hijau. Bantuan ini sangat bermanfaat buat makan yang bergizi untuk anak-anak kami. Terima kasih Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan,” kata Imas. (Shj)

  • Kolaborasi Forkopimda Kuat, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Provinsi Banten Swasembada Pangan

    Kolaborasi Forkopimda Kuat, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Provinsi Banten Swasembada Pangan

    Tangerang, Djawaranews.com Gubernur Banten Andra Soni optimis ketahanan pangan di Provinsi Banten akan semakin kuat, bahkan bisa sampai swasembada. Apalagi didukung dengan kolaborasi yang kuat seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Hal itu diungkap Andra Soni usai mengikuti Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/4/2025).

    Gerakan Tanam Padi Serentak dilakukan di 14 Provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Andra Soni mengatakan, dukungan dari Forkopimda sangat luar biasa baik jajaran Polda, Korem, Kejati, dan Kejari maupun stakeholder lainnya dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

    “Kami sering banyak berdiskusi terkait ketahanan pangan ini, bahkan tidak jarang juga kami meminjam alat dari Polda dan Danrem untuk membantu petani,” ucapnya.

    Dikatakan, Pemprov Banten mempunyai target tanam padi di bulan April ini sekitar 38.160 hektar dari total target tanam di tahun 2025 ini seluas 624.053 hektar. Realisasi tanam dari Januari sampai Maret 2025 mencapai 163.974 hektar atau 26,28 persen.

    “Kami juga terus melakukan intensifikasi lahan, perbaikan irigasi, serta bantuan pupuk dan benih kepada masyarakat. Termasuk menyediakan alat-alat pertanian modern untuk menunjang produktivitas petani kita,” jelas Andra Soni.

    Dirinya berharap dengan berbagai upaya peningkatan itu Provinsi Banten kembali berada pada peringkat delapan besar nasional sebagai daerah produksi padi.

    “Apalagi lahan kita masih luas, terutama di wilayah Banten Selatan dan itu kita akan optimalkan,” pungkasnya.

    Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid menambahkan, Gerakan Tanam Padi Serentak di Provinsi Banten dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Rancalabuh II, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang dengan luas tanam 5 hektar sawah.

    “Adapun jenis bibitnya kami menggunakan varietas benih Ciherang. Selain di lima hektar lahan sawah itu, varietas bibit tersebut juga ditanam di 5.465 hektar lahan sawah di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

    Pada bulan April Ini, kata Agus, target tanam Provinsi Banten seluas 38.160 hektar dengan sebaran tanam serentak hari ini di Kabupaten Pandeglang 16.396 hektar, Kabupaten Lebak 11.498 hektar, Kabupaten Tangerang 5.465 hektar, Kabupaten Serang 4.517 hektar, Kota Tangerang 21 hektar, Kota Cilegon 69 hektar dan Kota Serang 194 hektar.

    “Target luas panen kita di tahun 2025 sebesar 566.237 hektar dengan realisasi Januari – Maret seluas 151.722 hektar atau sudah mencapai 26,80 persen. Sedangkan untuk target produksi sebesar 2.888.373 ton GKG atau setara 1.826.318 ton beras dan sudah terealisasi sebesar 824.784 ton GKG atau setara 521.511 ton beras dan sudah mencapai 28,56 persen,” jelasnya.

    Terakhir, Agus menegaskan jika proyeksi neraca ketersediaan dan kebutuhan beras tahun 2025 akan menghasilkan 1.826.318 ton beras dengan konsumsi penduduk Banten tahun 2025 sebesar 1.508.444 ton beras.

    “Sehingga dalam tahun 2025 Provinsi Banten diproyeksikan akan mengalami surplus sebesar 317.874 ton beras,” tutupnya. (Trg)

  • Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Pemkab Tangerang Bantu 150 Paket Pangan 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa

    Tangerang – Dalam rangka penanganan stunting di wilayah Kabupaten Tangerang dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan sebanyak 50 paket pangan di tiga desa di Kecamatan Tigaraksa.

    Ketiga desa yang menerima bantuan pangan tersebut yaitu Desa Pematang, Desa Pasairnagka dan Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/04/2025)

    Penyaluran bantuan paket pangan dimulai dengan seremoni penyerahan bantuan di Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa dan dihadiri Kepala Desa Pematang, aparatur desa, para kader PKK, Kader Posyandu dan 50 Kepala Keluarga warga penerima manfaat Desa Pematang. Kemudian di Desa Pasirnangka dan terakhir di Kelurahan Tigaraksa.

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ir Asep Jatnika Sutrisno menjelaskan, penyaluran bantuan pangan yang dilaksanakan pada kesempatan ini merupakan bantuan penanganan stunting dan Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi di wilayah Kabupaten Tangerang.

    “Jumlah bantuan yang kami berikan sebanyak 50 paket pangan di 3 Desa di Kecamatan Tigaraksa. Bantuannya berupa 3 Kg beras fortifikasi, 1 Kg daging ayam beku, 1 Kg jeruk dan 1 Kg kacang hijau dengan total 150 paket ke 3 lokus desa/ kelurahan stunting,” kata Asep.

    Kegiatan tersebut merupakan pemberian tahap pertama. Selanjutnya, tahap kedua akan dilaksanakan pada Juni 2025. Lokus sasaran penerima manfaat tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi (SKPG) komposit tahunan 2024 disandingkan dengan lokasi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting.

    “Untuk kelompok penerima manfaat berasal dari keluarga rentan pangan berisiko stunting (ibu hamil dan baduta/balita) yang didata/verifikasi oleh aparatur desa dan kader PKK, kami hanya menerima usulan data stunting dan ibu hamil dari Pemerintah Desa yang ada di 3 desa yang menjadi lokus bantuan,” ucapnya.

    Bantuan yang diberikan Pemkab Tangerang melalui DPKP merupakan stimulan atau rasangan pemenuhan gizi untuk anak-anak yang rentang stunting atau gizi buruk dan gizi kurang.

    “Diharapkan pemerintah Desa bisa melanjutkan melalui anggaran dana desa pemberian telur atau makan bergizi lainnya kepada Keluarga rentang stunting atau balita gizi buruk dan balita gizi kurang, sehingga angka stunting di desa Pematang berkurang,” ujar Asep.

    Di tempat yang sama, Kepala Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Suharna mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Ibu Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan kepada 50 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Desa Pematang.

    “Bantuan yang kami dapatkan ini semoga bisa mengatasi stunting, gizi kurang dan Balita gizi buruk dan ibu Hamil di wilayah desa kami, karena itu tak lupa kami ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan pangan warga kami. Semoga ke depan bantuan bisa ditambah lagi untuk penanganan stunting dan gizi buruk, juga kemiskinan ekstrem,” ujar Suharna.

    Salah satu warga yang menerima bantuan, Ibu Imas, warga Kelurahan Tigaraksa, mengaku senang menerima bantuan dari Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang.

    ”Alhamdullliah kami dapat bantuan berupa beras fortivikasi, ayam beku, jeruk dan kacang hijau. Bantuan ini sangat bermanfaat buat makan yang bergizi untuk anak-anak kami. Terima kasih Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang yang sudah memberikan bantuan paket pangan,” kata Imas. (Shj)

  • Peringati Hari Raya Kartini, Wabup Ajak Perempuan Taat Pajak

    Peringati Hari Raya Kartini, Wabup Ajak Perempuan Taat Pajak

    TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar acara istimewa bertajuk ‘Tangkab Moment’ (Tangerang Kabupaten Moment) dalam rangka memperingati Hari Kartini, di Eastvara Mall, Kecamatan Pagedangan, Senin (21/4/25).

    Agenda ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

    Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para perempuan di Kabupaten Tangerang.

    “Kartini mengajarkan kepada kita bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan penggerak, pemikir dan pelaku yang membawa perubahan,” ujarnya di lokasi.

    Menurut Intan, perempuan Tangerang saat ini memainkan berbagai peran penting sebagai ibu rumah tangga, profesional, pengusaha, hingga pemimpin yang menginspirasi. Oleh karena itu, kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah harus terus didorong, termasuk dalam hal ketaatan membayar pajak.

    “Tidak perlu menunggu menjadi seseorang yang ‘besar’ untuk berkontribusi. Langkah sekecil apapun, bila dilakukan bersama, akan membawa dampak besar,” tambahnya.

    Acara Tangkab Moment ini juga diisi dengan talk show yang mengangkat korelasi antara peran perempuan dan pentingnya kesadaran membayar pajak. Perempuan sebagai pengambil keputusan di rumah tangga berperan besar dalam menentukan pengeluaran, termasuk kewajiban membayar pajak.

    Bapenda pun memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan berbagai inovasi layanan pembayaran pajak. Saat ini, pembayaran pajak seperti PBB, pajak restoran, hotel, hingga reklame dapat dilakukan secara digital melalui QRIS, e-commerce, virtual account, serta gerai retail seperti Alfamart dan Indomaret.

    “Yang terbaru, Bapenda juga menjalin kerja sama dengan Bank BCA untuk semakin memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya,” jelasnya

    Wabup Intan berharap acara ini bisa dijadikan agenda rutin. Tidak hanya pada Hari Kartini, tetapi juga dalam momen-momen lain yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui pajak.

    “Selamat Hari Kartini. Mari terus berkarya, terus bersinergi, dan terus menjadi cahaya bagi sekeliling kita. Perempuan hebat membangun keluarga. Perempuan hebat membangun usaha. Perempuan hebat juga membangun Tangerang,” tutup Intan. (Shj)