Kategori: Kab. Tangerang

  • Harkitnas Jadi Momen Menguatkan Kesadaran, Persatuan dan Keberanian

    Harkitnas Jadi Momen Menguatkan Kesadaran, Persatuan dan Keberanian

    Tangerang, Djawaranews.com – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi momen untuk menguatkan kembali kesadaran, persatuan, dan keberanian menolak penjajahan.

    Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal saat menyampiakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia pada upacara peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Selasa (20/5/25).

    “Pada momentum Peringatan Ke-117 Hari Kebangkitan Nasional ini, kita semua membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid pada acara yang juga dihadiri  Dandim 0510 Tigaraksa, Wakapolresta Tangerang, dan perwakilan instansi vertikal lainnya di lingkup Pemkab Tangerang.

    Menurut dia, kebangkitan bukan sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa, namun merupakan ikhtiar yang terus hidup untuk menjawab tantangan zaman yang saat ini jauh lebih kompleks, baik disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, maupun ancaman terhadap kedaulatan digital di tanah air.

    Di era digital banyak kemajuan yang telah dicapai, mulai dari bidang ekonomi, kesehatan sampai dengan pengembangan SDM. Semua pihak pun dituntut untuk dapat beradaptasi dengan cepat dan memimpin perubahan.

    “Namun, perlu diingat bahwa tidak semua persoalan dapat selesai melalui pendekatan digitalisasi. Pemerintah sebagai pemberi pelayanan publik harus tetap hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat dan benar-benar berpihak pada rakyat,” tandasnya.

    Dia pun mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersinergi dalam mewujudkan visi nasional, termasuk mendukung penuh delapan atau Asta Cita misi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melalui program-program prioritas di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan.

    “Kabupaten Tangerang siap menjadi bagian dari kebangkitan nasional dengan melaksanakan program strategis yang berpihak pada rakyat. Semua ikhtiar ini adalah untuk membangun masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan beradab,” tegasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian bagi daerah serta penyerahan seimbolis SK kenaikan pangkat periode Juni 2025 kepada 199 pegawai, dan SK pensiun per1 Juni 2025 kepada 57 pegawai. (Shj)

  • Pemkab Tangerang dan 3 Instansi Tanda Tangani Kesepakatan Penanganan Korban Kecelakaan Melalui Program TACS

    Pemkab Tangerang dan 3 Instansi Tanda Tangani Kesepakatan Penanganan Korban Kecelakaan Melalui Program TACS

    Tangerang, Djawaranews.com – Pemkab Tangerang Bersama Polres Metro Tangerang Kota, PT Jasa Raharja cabang Tangerang, dan BPJS Kesehatan Kancab Tigaraksa menandatangani kesepakatan bersama penanganan korban kecelakaan lalu lintas jalan melalui Program Traffic Accident Claim System (TACS).

    Penandatanganan bersama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Kaplres Metro Tangerang Kota, Kencab Jasa Marga Tangerang, dan Kancab BPJS Kesehatan Tigaraksa di Pendopo Bupati, Kota Tangerang, Jum’at (16/5/25).

    Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengatakan, penandatangan kesepakatan ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis. Acara tersebut menandai komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan terhadap penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

    “Dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama ini secara resmi, semua pihak menyatukan komitmen dan langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan penanganan korban kecelakaan lalu melalui program TACS,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

    Dia menjelaskan program TACS merupakan sebuah inovasi sinergis yang inovatif untuk mempercepat proses pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas, mulai dari sisi evakuasi, perawatan medis, proses klaim asuransi sampai dengan santunan.

    “Program TACS ini bukan sekedar sistem digital saja tapi wujud nyata sinergitas lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan yang terpadu, demi pelayanan yang cepat, tepat dan terintegrasi,” jelasnya.

    Selanjutnya dia, Pemkab Tangerang berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan program TACS ini, termasuk dengan keterlibatan rumah sakit daerah agar pelayanan terhaap korban kecelakaan benar-benar dapat dilakukan secara cepat, efisien dan akuntabel tanpa tertunda.

    “Kita berharap kerjasama yang dilakukan ini tidak hanya berhenti pada tataran formalitas penandatanganan saja tapi benar-benar dapat segera diimplementasikan secara konsisten dengan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

    Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam kesepakatan program TACS ini.    

    “Semoga program TACS ini menjadi model budaya pelayanan publik yang cepat tanggap dan kolaboratif. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah bersama dalam membangun pelayanan publik yang terpadu, responsif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tutupnya. (Shj)

  • Ade Yuliasih Anggota DPD RI Ajak Pelajar SMA Alhusna Kedaung Amalkan 4 Pilar MPR RI

    Ade Yuliasih Anggota DPD RI Ajak Pelajar SMA Alhusna Kedaung Amalkan 4 Pilar MPR RI

    Kab.Tangerang, Djawaranews.com – Ade Yuliasih, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sosialisasikan 4 Pilar MPR RI. Sosialisasi berlangsung di Yayasan Alhusna Waziyadah Ashhabul Maimanah, SMA Alhusna Kedaung, Reancalang Desa Kedaung, Kabupaten Tangerang, Kamis 15 Mei 2025.

    Ade Yuliasih menyampaikan poin-poin 4 Pilar MPR RI, yakni pancasila sebagai dasar dan idiologi negara, undang – undang dasar negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Tap MPR sebagai konstitusi negara, NKRI bentuk negara bhineka tunggal Ika sebagai semboyan negara.

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI itupun diikuti ratusan siswa dan siswi serta para guru SMA Alhusna Kedaung. Dalam sosialisasi itu, pelajar yang hadir terlihat menyimak materi yang disampaikan Anggota DPD RI Ade Yuliasih.

    “Jadikan 4 Pilar MPR RI ini sebagai dasar kita dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ade Yuliasih dihadapan warga yang menjadi peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI.

    Adapun bentuk pengalaman dari 4 Pilar MPR RI kata Ade, yang paling mudah dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat yaitu dengan saling menghargai antara sesama, tolong menolong dan gotong royong.

    “Menghargai pendapat, menghargai keragaman berbudaya dan beragama. Kemudian saling menolong atau peduli terhadap sesama, termasuk gotong royong dalam kebaikan salah satunya menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman dan tentram,” katanya.

    Sebagai pelajar kata Ade, juga bisa mengamalkan 4 Pilar MPR RI dengan terus merawat semangat belajar. Mulai dari belajar didalam kelas juga dilingkungan sekolah.

    “Rajin beribadah, rajin membaca buku, rajin menolong teman yang sakit atau sedang kesusahan, termasuk saling mengingatkan sesama pelajar untuk semangat belajar itu juga bagian dari mengamalkan 4 Pilar MPR RI,” katanya.

    Diakhir pembicaraanya, Ade Yuliasih mengajak semua pelajar untuk memulai bahkan mengajak keluarga, tetangga hingga masyarakat secara luas untuk saling mengingatkan pentingnya mengamalkan 4 Pilar MPR RI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Semogah edukasi pentingnya 4 Pilar MPR RI terus berlanjut. Tidak hanya diruangan ini, tetapi juga adik adik teruskan sosialisasinya melalui obrolan biasa dengan keluarga, tetangga atau warga secara umumnya,” katanya. (Shj)

  • Pelatihan Sosial Kultural BKPSDM, ASN Dituntut Jadi Jembatan Komunikasi, Mediator dan Pemersatu

    Pelatihan Sosial Kultural BKPSDM, ASN Dituntut Jadi Jembatan Komunikasi, Mediator dan Pemersatu

    Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka Pelatihan Sosial Kultural Angkatan I dan II bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Ashrof Farhan Firzada, dilaksanakan secara daring pada Rabu (14/05/2025) di Ruang Rapat BKPSDM Kabupaten Tangerang. Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Ashrof Farhan Firzada, mengungkapkan, Kabupaten Tangerang merupakan daerah pluralis dengan adat, budaya, bahasa dan latar belakang sosial ekonomi. Karena itu, diperlukan sikap dan prilaku ASN yang menghargai perbedaan dalam pelayanan publik bagi seluruh lapisan masyarakat.

    “Saya berharap pelatihan sosial kultural yang diberikan kepada para ASN Kabupaten Tangerang ini bisa memberikan pemahaman dan keterampilan peserta untuk memiliki sensitivitas sosial. ASN dituntut untuk mampu menjadi jembatan komunikasi, mediator konflik serta agen pemersatu dalam dinamika sosial yang ada di masyarakat,” katanya.

    Dia juga mengatakan bahwa menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten baik dari sisi intelektual, teknis, manajerial dan sosial kultural. Dengan begitu, pelatihan sosial kultural tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi jajaran aparatur Pemerintahan Daerah.

    “Saya mengapresiasi penyelenggaraan yang dibuat oleh BKPSDM, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya yang sistematis dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Hadiyanto, menjelaskan bahwa pelatihan sosial kultural angkatan I dan II tahun anggaran 2025 dilaksanakan pada 14 hingga 26 Mei 2025, pembelajaran dilaksanakan secara blended learning dan tenaga pengajar berasal dari Direktorat Pembelajaran Karakter dan Sosial Kulturan LAN RI.

    “Ada beberapa materi yang akan disampaikan yaitu Generik yang merupakan belajar mandiri atau online melalui platform ASN Berpijar, muatan lokal dengan tema mitigasi konflik horizontal suku, ras dan agama di lingkup Pemkab Tangerang, aktualisasi dan sharing session hasil aktualisasi terkait tema. Total keseluruhan jumlah jam pelajaran sebanyak 73 JP (Jam Pelajaran) pada setiap angkatan.

    Sebagai informasi, pada Pelatihan Sosial Kultural Angkatan I dan II tahun Anggaran 2025 diikuti oleh para peserta yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Tangerang dengan target Jabatan Pengawas sebanyak 80 orang. Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kinerja sehari-hari dan menjadi motor penggerak pelayanan publik yang berintegritas dan berorientasi pada masyarakat. (Shj)

  • Resmikan Balai PKK Melati 24, Sekda: Simbol Kekuatan Gotong Royong

    Resmikan Balai PKK Melati 24, Sekda: Simbol Kekuatan Gotong Royong

    Tangerang — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja meresmikan Balai PKK Melati 24 RW 022 Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Sabtu (10/5/25).

    Dalam sambutannya, Sekda yang membacakan sambutan Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis gotong royong. Selain itu Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh berbagai inisiatif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing”.

    “Bangunan ini merupakan bukti semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat khususnya di RW 022 Kelurahan Binong. Balai PKK ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi rumah besar pemberdayaan masyarakat,” ujar Soma Atmaja.

    Dia berharap dengan hadirnya Balai PKK Melati 24 bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, khususnya bagi para kader PKK, perempuan, dan keluarga. Menurut dia, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dan penting peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

    “Dengan adanya Balai PKK Melati 24, diharapkan berbagai program pemberdayaan dan pelatihan dapat berjalan secara lebih terarah dan optimal, serta mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang produktif, mandiri, dan harmonis,” harapnya.

    Sementara itu, Melasari Sadeli Ketua PKK Melati 24 RW. 022 menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas terbangunnya Balai PKK Melati 24. Berbagai kegiatan rutin program PKK Melati 24 dapat dilakukan dengan lebih nyaman dengan adanya Balai PKK tersebut.

    “Beberapa program berdasarkan tugas Pokja seperti adanya Posyandu, setiap sabtu minggu ke 2, pemantauan kesehatan ibu dan anak, adanya program bank sampah dapat dilakukan dengan lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Selain itu, PKK RW 022 akan menggelar program UMKM melalui pelatihan kepada warga sehingga memiliki bekal untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta pendidikan karakter dan keagamaan.

    “Semoga dengan adanya Balai PKK Melati 24 ini program-program kami dapat berjalan lebih terarah dan memiliki dampak yang positif bagi warga RW 022,” ujarnya.

    Peresmian ini secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Tangerang dengan menggunting pita sebagai penanda bahwa Balai PKK Melati 24 sudah resmi penggunaannya.

    Turut hadir Ketua Fraksi Gerinda pada DPRD Kab.Tangerang, Camat Curug, Unsur Forkopimcam, Lurah Binong, TP PKK  dan masyarakat sekitar.   (Shj)

  • Intan Nurul Hikmah Canangkan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang

    Intan Nurul Hikmah Canangkan Gerakan Ibu Hamil Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang

    Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah mencanangkan Gerakan Ibu Hamil dalam rangka Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, , Kamis (08/05/25). Acara ini diikuti secara daring di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

    Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menjelaskan, Gerakan Ibu Hamil dalam rangka Gerebek Posyandu Kabupaten Tangerang Tahun 2025 ini merupakan salah satu upaya intervensi pencegahan stunting yang bukan hanya menjadi prioritas tingkat kabupaten namun juga nasional.

    “Gerakan Ibu Hamil ini merupakan bagian dari program Gerebek Posyandu sebagai salah satu upaya intervensi pencegahan stunting sejak dini yang bukan hanya jadi prioritas tingkat kabupaten tapi juga secara nasional” ungkap Wabup Intan.

    Menurut dia, gerakan yang menyasar para ibu hamil ini diharapkan mampu mencegah timbulnya kasus Stunting baru. Melalui gerakan ini upaya-upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil dilakukan dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat lintas sektor, termasuk pihak swasta.

    “Gerakan Ibu Hamil ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat. Di sini, nantinya ibu-ibu hamil akan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilannya serta pendampingan dari para tenaga kesehatan,” jelasnya.

    Dia mengapresiasi para pihak yang telah berupaya keras merealisasikan program-program pencegahan Stunting dan percepatan penurunannya.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara aktif dalam pencegahan dan penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Mucklis melaporkan bahwa Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan OPD, TP PKK, kecamatan, Puskesmas, desa, kader posyandu termasuk pihak swasta untuk terus menguatkan program Gerebek Posyandu dan program turunannya seperti Gerakan Ibu Hamil.

    “Gerebek Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayaan balita dan ibu hamil yang dilaksanakan selama tahun 2025 di seluruh Posyandu di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, kader Posyandu dan masyarakat,” ungkap dr. Muchlis.

    Dia berharap dengan adanya Gerebek Posyandu tahun kedua ini balita dan para ibu hamil akan lebih banyak lagi terlayani dengan lebih baik sehingga angka Stunting Kabupaten Tangerang yang masih sekitar 7,7 persen dapat terus ditekan.

    “Gerakan ini berlangsung di 2.352 Posyandu dengan sasaran balita pada tahun ini adalah 243.811. Untuk balita-balita yang bermasalah dengan gizi, kami akan berikan PMT selama 3 bulan. Ibu hamil yang bermasalah dengan gizi, kita berikan PMT selama 4 bulan,” ujarnya. (Shj)

  • Resmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang, Gubernur Banten Andra Soni : Memperluas Akses Pendidikan Masyarakat

    Resmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang, Gubernur Banten Andra Soni : Memperluas Akses Pendidikan Masyarakat

    Tangerang, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 15 Kabupaten Tangerang di Desa Suradita Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang, Rabu (7/5/2025). Sekolah baru itu memberikan kesempatan akses pendidikan masyarakat lebih merata.

    Peresmian SMKN 15 Kabupaten Tangerang ditandai dengan Pemukulan Gong dan Penandatanganan Prasasti oleh Gubernur Banten didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Nana Supiana, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman. Selanjutnya, Andra Soni melakukan gunting pita dan meninjau ruangan SMKN 15 Kabupaten Tangerang.

    Dalam sambutannya, Andra Soni mengaku bersyukur bisa meresmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang. Diungkapkannya, sekolah itu sudah dirintis pendiriannya sejak tahun 2018 silam. “Alhamdulillah saat ini diresmikan,” katanya.

    Andra Soni mengatakan, SMKN 15 Kabupaten Tangerang sebagai kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, DPRD Provinsi Banten, dan masyarakat Cisauk Kabupaten Tangerang. Dirinya meyakini, dengan kolaborasi, bisa maju adil dan merata.

    “Syaratnya tidak korupsi,” tandasnya.

    Andra Soni juga mengatakan, tanggal 2 Mei 2025 lalu, dirinya meluncurkan Program Sekolah Gratis. Program itu menyasar SMA/SMK/SKh negeri dan swasta. Tujuannya, untuk memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak di Provinsi Banten mendapatkan pendidikan secara adil dan merata. Sehingga, Provinsi Banten mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

    Sehubungan dengan penerimaan siswa baru 2025, yang akan berlangsung pada Juni 2025 mendatang, Andra Soni berpesan kepada seluruh aparatur pendidikan dan komponen masyarakat untuk tidak melakukan aksi titip menitip anaknya untuk bersekolah di sekolah negeri. “Titip menitip adalah awal dari perilaku korupsi,” katanya.

    “Kepala sekolah harus tegar. Banten maju, adil, dan merata pembangunannya bisa tercapai. Syaratnya, tidak korupsi,” tandas Andra Soni.

    Andra Soni mengatakan, apabila tidak bisa diterima sekolah di negeri, jangan memaksakan. “Kami memberikan kesempatan yang sama antara sekolah negeri dan swasta. Di sekolah negeri gratis. Pemprov Banten juga sudah memberlakukan sekolah gratis di swasta,” katanya.

    Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan SMKN 15 Kabupaten Tangerang. “Pembangunan sekolah ini merupakan tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan kejuruan,” katanya.

    Keberadaan sekolah itut, tutur Intan, sangat strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul. Intan menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam segala bidang pembangunan.

    Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Lukman mengatakan, SMKN 15 Kabupaten Tangerang berdiri di atas lahan seluas 6.300 meter persegi. Lahan itu diperoleh dari hibah Pemerintah Kabupaten Tangerang.

    SMKN 15 Kab. Tangerang menyelenggarakan dua pendidikan vokasi dengan keahlian bisnis digital dan kuliner. Sekolah itu memulai pembelajaran pada Tahun Ajaran 2025/2026 dengan kapasitas masing-masing keahlian sebanyak dua kelas. “Sementara daya tampung siswa sebanyak 144 orang,” katanya. (Shj)

  • Wabup Tangerang Buka FLS3N dan O2SN Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Tangerang

    Wabup Tangerang Buka FLS3N dan O2SN Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Tangerang

    Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Tangerang.

    Acara yang masih dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Senin (5/525).

    Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan bahwa keterlibatan semua unsur pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, hingga dunia usaha sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

    Acara ini mengangkat tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

    “Tema ini mengingatkan kita semua bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dibutuhkan keterlibatan dan kolaborasi semua unsur, baik pemerintah, para orang tua, guru, masyarakat maupun dunia usaha yang merupakan bagian dari semesta pendidikan,” ungkap Wabup Intan.

    Menurut dia, kegiatan ini sangat relevan dengan misi pembangunan daerah Kabupaten Tangerang, yaitu meningkatkan pendidikan yang berkualitas. Ajang ini juga bertujuan untuk memberikan wadah bagi peserta didik dalam menyalurkan minat, bakat, dan potensi mereka, sekaligus menghasilkan talenta yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing secara global.

    “Pelaksanaan festival dan olimpiade ini adalah wadah aktualisasi talenta, tempat di mana anak-anak kita dapat belajar tidak hanya untuk menjadi juara, tetapi untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta budaya bangsa,” ujarnya.

    Dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, para guru, orang tua murid, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FLS3N dan O2SN tersebut. Penyelenggaraan FLS3N dan O2SN merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi semua unsur dalam menciptakan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga seni, olahraga, dan nilai-nilai kejujuran serta kerja sama.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, para guru, orang tua murid, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi dan kolaborasi semua unsur dalam menciptakan pendidikan yang holistik,” ucapnya.

    Dia berpesan kepada seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik, jujur, dan sportif, bukan hanya mengejar kemenangan namun juga belajar dan memperbanyak pengalaman.

    “Kepada anak-anakku para peserta didik, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Jadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga, bukan semata-mata untuk menang, tetapi untuk belajar dan berkembang,” pesannya.

    Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk terus menguatkan sinergitas dan kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter dan berkeadilan di Kabupaten Tangerang.

    “Akhir kata, saya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berkeadilan di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Shj)

  • Wakil Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Calon Haji dengan Suasana Penuh Haru

    Wakil Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Calon Haji dengan Suasana Penuh Haru

    TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melepas dan memberangkatan 393 orang jamaah calon haji gelombang kedua kloter 11 JKG, asal Kabupaten Tangerang tahun 2025 di Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Minggu (4/5/2025).

    Suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu saat Intan Nurul Hikmah menyampaikan sambutannya di hadapan ratusan calon jamaah haji dan keluarga yang hadir. Dalam pesannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

    “Hari ini sebanyak 393 calon jamaah haji kloter 11 diberangkatkan menuju Asrama Haji Pondok Gede. Saya berpesan kepada seluruh calon jamaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental. Ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan stamina yang prima,” ujar Wabup Intan.

    Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan kepada para jamaah calon haji untuk selalu mengikuti arahan dan bimbingan dari para pembimbing haji agar mereka dapat melaksanakan seluruh proses ibadah haji dengan baik, tertib dan lancar.

    “Ikutilah arahan dari para pembimbing haji. Mereka adalah orang-orang yang berpengalaman dan akan membantu bapak dan Ibu dalam setiap tahapan ibadah haji. Semoga dengan mengikuti bimbingan, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan meraih predikat haji yang Mabrur,” katanya.

    Dia menyampaikan, selain membantu dalam hal transportasi dan akomodasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan insentif kepada seluruh jamaah calon haji Kabupaten Tangerang sebagai bentuk peningkatan pelayanan masyarakat.

    “Alhamdulillah, pada tahun ini Bapak Bupati dan saya berinisiatif memberikan insentif kepada seluruh jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Tangerang. Walaupun nominalnya tidak banyak, ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kami,” ungkapnya.

    Pelepasan gelombang kedua ini merupakan bagian dari total 2.170 jamaah calon haji asal Kabupaten Tangerang yang akan diberangkatkan pada tahun 1446 H/2025 M. Diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa predikat haji mabrur. (Shj)

  • Meriahkan HARDIKNAS, Bupati Tangerang Berikan Voucher Umroh Bagi Guru

    Meriahkan HARDIKNAS, Bupati Tangerang Berikan Voucher Umroh Bagi Guru

    Tangerang – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menghadiri rangkaian kegiatan memperingati HARDIKNAS tingkat Kabupaten Tangerang yang diikuti seluruh guru Paud/TK, SD dan SMP Negeri dan Swasta.

    Dalam sambutannya Bupati Tangerang menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa menjadi momentum bersama untuk merefleksikan sumbangsih dan dedikasi seluruh guru dalam rangka membangkitkan dan menguatkan semangat baru untuk bekerja lebih baik lagi mencerdaskan bangsa.

    “Saya atas nama pribadi, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa demi mencapai Indonesia Emas 2045,” ungkap Bupati Tangerang, Sabtu (03/05/2025).

    Pihaknya juga mengajak untuk terus bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan di Kab. Tangerang, khususnya dalam meningkatkan angka lama sekolah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan angka lama sekokah dari 9 tahun menjadi 12 tahun.

    “Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta. Saat ini rata-rata lama sekolah di Kabupaten masih 9 tahun, kita ingin tingkatkan sampai 12 tahun,” tandasnya

    Diketahui acara memperingati HARDIKNAS dirangkaikan dengan senam massal, lomba cerdas cermat, pemberian beasiswa dari BAZNAS, penghargaan desa penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, penyerahan penghargaan kepala sekolah inspiratif, penyerahan beasiswa bagi warga belajar kesetaraan, penyerahan juara lomba sanitasi sekolah, penyerahan juara guru konten kreator serta pengundian 2 tiket umroh.

    Di kesempatan yang sama, Dini salah satu guru SDN 1 Jambe yang mendapatkan voucher umroh mengungkapkan rasa syukur atas apa yang didapatkan.

    “Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Bupati Tangerang dan Dinas Pendidikan. Syukur Alhamdulillah, tidak menyangka kalo hari ini saya dapet voucher umroh,” pungkasnya. (Shj)