Kategori: Kab. Serang

  • Walaupun di Guyur Hujan, Bupati Serang Beserta Camat Survei Jalan Cikuya

    Walaupun di Guyur Hujan, Bupati Serang Beserta Camat Survei Jalan Cikuya

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Hj.Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd,. MM, di Samping Camat Pabuaran Idham Dhanal mengunjungi lokasi jalan Kp.Cikuya RT.016/005 Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran pada, Minggu (6/7/2025).

    Kunjungan ini sebagai jawaban tuntutan aspirasi masyarakat Kp.Cikuya yang sekian lama menginginkan akan di bangunkanya jalan sebagai akses masyarakat menuju aktivitas rutinitas.

    Hadir dalam kunjungan Camat Pabuaran Idham Dhanal, ASDA , dinas PU serta Kepala Desa Sindangsari yang di wakili Hasanudin dan RT, RW Tokoh Masyarakat Kp.Cikuya.

    Dalam sambutannya Bupati Serang mengatakan, Pembangunan jalan Kp.Cikuya sepanjang 1.400 m dan lebar 4 meter akan menjadi skala prioritas pembangunan di Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang pada anggaran 2025.

    “Infrastruktur Jalan ini menjadi kewajiban kami dan akan memastikan koneksitivitas antar wilayah karena jalan Kp.Cikuya sebagai jalan alternatif yang menuju Kota Serang. Saya sebagai bupati siap membangun dan memperbaiki jalan ini atas aspirasi masyarakat,” ujar Bupati.

    Sarwani selaku perwakilan masyarakat Kp.Cikuya berterima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah mengunjungi lokasi jalan Kp.Cikuya dikatakannya dan ucapan terimakasih. “Jalan Cikuya ini selalu di lalui masyarakat sebagai jalan utama, banyak siswa menuju ke Sekolah seperti Mts.Al-Mahdi Sindang Heula, SMP Negeri 2 Pabuaran dan masyarakat ke pasar membawa hasil bumi. Kami berharap di tahun 2025 ini di bangunkannya jalan Kp.Cikuya,” tuturnya. (Trg)

  • Bupati Ratu Zakiyah Dilantik jadi Bunda PAUD Kabupaten Serang

    Bupati Ratu Zakiyah Dilantik jadi Bunda PAUD Kabupaten Serang

    Serang – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini atau Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni melantik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai Bunda PAUD Kabupaten Serang Periode 2025-2030 di Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 4 Juli 2025.

    Selain Bunda PAUD, dirangkaikan juga pelantikan Tifa Hensifa Hanum Najib sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Serang oleh Ketua Tim Pembina Posyandu, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.

    Tinawati Andra Soni mengatakan, bahwa pelantikan Bunda PAUD, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua TP PKK Kabupaten Serang merupakan yang terakhir paska Pilkada Serentak Tahun 2025. ”Namun karena Pilkada Kabupaten Serang ada PSU, maka baru hari ini tanggung jawab melantik Bunda PAUD, Tim Pembina Posyandu dan TP PKK tingkat kabupaten dan kota di Provinsi Banten,”ujarnya.

    Sedangkan berkaitan tugas pokok dan fungsi atau tupoksi, kata Tinawati, yang pasti baik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai Bunda PAUD dan Tifa Hensifa Hanum Najib sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua TP PKK Kabupaten Serang sudah mengerti apa yang harus dilakukannya. ”Sebetulnya untuk arahan sama dengan yang sebelumnya, beliau pasti sudah mengerti,”katanya.

    Bunda PAUD Kabupaten Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan bahwa ini adalah tugas dirinya sebagai Bupati Serang yang melekat sebagai Bunda PAUD. ”Maka kedepan tentu kami akan terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini,”ujarnya.

    Selain pendidikan, kata Ratu Zakiyah, termasuk juga pola asuh anak yang akan terus memberikan gizi yang terbaik untuk para anak usia dini. ”Sehingga itu nanti kita kedepan terus menjadikan para anak didik usia dini untuk generasi emas Tahun 2045,”tandasnya.

    Disamping itu juga, Ratu Zakiyah kedepan memastikan akan terus memberikan sosialisasi kepada para guru PAUD di Kabupaten Serang untuk bisa menyampaikan kepada anak-anak didiknya agar tidak sering-sering bermain gadget. Karena itu, sangat mengganggu aktivitas bermain anak-anak, mengganggu penglihatan dan pancainderanya.

    ”Nanti kedepan saya akan menyosialisasikan itu supaya anak-anak bermain gadget dibatasi waktunya, tidak berlama-lama seperti sekarang yang sangat banyak dampak negatifnya,”tegasnya.

    Turut hadir Penjabat Sekrertaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Ida Nuraida, para Asisten Daerah (Asda), Para Staf Ahli Bupati dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.(Trg)

  • Jasa Raharja Berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kab. Serang Gelar Rapat Forum Komunikasi, Siap Berupaya Turunkan Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Akibat Kendaraan Over Dimension Over Loading

    Jasa Raharja Berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kab. Serang Gelar Rapat Forum Komunikasi, Siap Berupaya Turunkan Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Akibat Kendaraan Over Dimension Over Loading

    Serang, Djawaranews.com – Bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kab. Serang pada tanggal 3 Juli 2025 telah diadakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas yang dihadiri oleh Polres Serang, BPTD Kelas II Banten, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten, Dinas Pekerjaan Umum Kab. Serang, Satuan Polisi Pamong Praja dan beberapa stakeholder terkait.

    Pembahasan rapat adalah mengenai permasalahan lalu lintas tindak lanjut penanganan penanganan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Hal ini menjadi perhatian khusus juga bagi pihak Jasa Raharja karena berdasarkan data yang ada, kecelakaan yang melibatkan truck sebagai kendaraan penyebab menempati urutan ke-2 setelah sepeda motor sebagai penyebab laka terbanyak di Banten. PT Jasa Raharja juga konsisten melaksanakan program preventif terhadap kecelakaan dari sisi socio engineering untuk mengurangi tingkat kecelakaan di Banten. Terkait kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) sendiri, Jasa Raharja berinisiasi akan melaksanakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Ditlantas Polda Banten terhadap komunitas truk di wilayah Kab. Serang dan melakukan pemasangan spanduk himbauan. Program preventif socio engineering ini juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial Jasa Raharja yang tergabung dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) LLAJ sebagai pilar sistem yang berkeselamatan.

    Kepolisian dan Dinas Perhubungan juga menyampaikan apresiasi kepada stakeholder terkait atas koordinasi yang berjalan sangat baik sampai dengan saat ini. Pihaknya meminta bantuan stakeholder untuk dapat saling bersinergi dan mendukung terhadap program nasional Indonesia menuju Bebas Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

    Kepala Sub Bagian Administrasi Santunan Pelayanan, Sulistyaning Rahayu menegaskan, “Upaya preventif terhadap Over Dimension Over Loading (ODOL) ini menjadi perhatian bagi Jasa Raharja karena tingginya angka kecelakaan di Banten juga disebabkan salah satunya oleh faktor tersebut. Jasa Raharja akan selalu mendukung Kepolisian dan Dinas Perhubungan serta stakeholder lainnya untuk melaksanakan sosialisasi dan penertiban terhadap kendaraan truk yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau Over Dimension Over Loading (ODOL) baik di jalan maupun terhadap pengusaha atau pun pihak karoseri, karena selain menyebabkan tingginya fatalitas yang dialami korban kecelakaan, juga dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan. (Trg)

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima Audiensi Warga Cibetus di Pendopo Berlangsung Mengharukan

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima Audiensi Warga Cibetus di Pendopo Berlangsung Mengharukan

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menaruh perhatian besar terhadap nasib warga Kampung Cibetus, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang.Orang nomor satu di Kabupaten Serang itu menegaskan bahwa masalah yang dihadapi warga Kampung Cibetus akan menjadi perhatian Pemkab Serang karena menyangkut hajat hidup masyarakat.

    Sementara terkait hukum yang menjerat beberapa warga Cibetus, Bupati Ratu Zakiyah meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

    Pemkab Serang tidak bisa mengintervensi ranah hukum. Demikian disampaikan Bupati Serang Ratu Zakiyah saat menerima audiensi perwakilan warga Cibetus di ruang rapat Bupati, Kamis 3 Juli 2025 pukul 16.30 WIB.

    Dalam audiensi itu, Bupati didampingi Pj Sekda Ida Nuraida, Kepala DPMTSP Samsudin, Kepala Kesbangpol Epi Priatna, Asda I Haryadi, Kabag Hukum Lalu Farhan Nugraha, dan Dinas Lingkungan Hidup. Audiensi berjalan dengan sangat lancar dan mengharukan. Warga mencurahkan aspirasinya kepada Bupati terkait dengan kasus pembakaran kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) yang menyeret belasan warga ditangkap.

    Ita, salah satu warga, mengungkapkan bahwa suami dan pamannya ikut ditangkap dalam kasus pembakaran kandang ternak ayam milik PT STS. Ia berharap, Bupati Serang bisa membantu persoalan yang dihadapi warga.

    Kata Ita, warga hanya ingin hidup nyaman, damai, tanpa polusi yang ditimbulkan dari kandang ayam. “Kami hanya ingin hidup sehat di kampung kami. Kami ingin tenang hidup di desa kami,” katanya.

    Ita meminta agar Bupati berkunjung ke Cibetus dan melihat kondisi warga. “Kami berharap Ibu Bupati bisa ke Cibetus, untuk melihat kondisi ril,” katanya.

    Sementara Rijal, yang aktif mendampingi warga, menambahkan sejak kehadiran PT STS menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Dampak yang ditimbulkan membuat warga tidak nyaman seperti polusi, iritasi, gatal-gatal, dan ispa.

    Puncak kemarahan warga meledak pada 24 November 2024 dengan melakukan aksi unjuk rasa yang berakhir dengan pembakaran terhadap kandang ternak ayam milik PT STS. Dalam kasus ini ada belasan warga yang ditangkap. Lima anak-anak dan 12 orang dewasa. Kata Rijal, untuk anak-anak sudah divonis 6 bulan penjara masa percobaan oleh PN Serang.

    Sementara 12 orang dewasa, baru tiga orang yang sudah diputus hukuman 1 tahun penjara oleh PN Serang. “Kami berharap Bupati bisa memfasilitasi kasus ini agar warga tidak lagi ketakutan. Warga hanya ingin hidup tenang dan damai,” ujarnya.

    Menanggapi aspirasi warga, Bupati Serang Ratu Zakiyah menegaskan, akan menjadi atensi. “Tentu kami prihatin dengan apa yang menimpa warga Kampung Cibetus. Kami meminta agar warga sabar sebab setiap kejadian ada hikmahnya,” katanya.

    Terkait dengan beberapa warga yang sedang menjalani proses hukum Bupati meminta agar menghormati proses hukum. “Kita adalah negara hukum, sebab itu harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

    Bupati mengatakan, akan mengunjungi Kampung Cibetus untuk melihat kondisi ril warga di sana. Warga yang anggota keluarganya ditangkap akan diberikan bantuan sembako untuk mengurangi beban hidup keluarganya di rumah. Sementara Kepala DPMPTSP Syamsudin menegaskan setelah kejadian pembakaran kandang ayam aktivitas PT STS itu sudah dihentikan. Ia mengatakan bahwa dirinya terus memantau kasus tersebut.

    Usai audiensi warga yang mayoritas ibu-ibu memeluk Bupati dengan erat sebagai pemimpin mereka. Suasana haru pun sangat terasa karena isak tangis pecah. Mereka menangis di pelukan Bupati sambil berharap kasus ini segera beres. (Trg)

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Lantik Ida Nuraida jadi Pj Sekda

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Lantik Ida Nuraida jadi Pj Sekda

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melantik Ida Nuraida sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang di Pendopo Bupati pada Rabu, 3 Juli 2025. Pelantikan berlangsung khidmat dan lancar yang dibarengkan dengan pelantikan sejumlah pejabat fungsional lainnya.

    Ida Nuraida saat ini menjabat Asda III Bidang Administrasi Umum Pemkab Serang. Pelantikan Pj Sekda merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2018 tentang penjabat sekretaris daerah. Berdasarkan peraturan itu, kepala daerah harus menetapkan dan mengangkat penjabat sekretaris daerah sebelum terpilihnya pejabat sekretaris daerah definitif.

    Dalam sambutannya, Bupati mengatakan meskipun nomenklaturnya adalah penjabat, namun Ida Nuraida diminta bekerja maksimal.

    “Saya ingin mengingatkan bahwa fungsi dan perannya sama dengan pejabat definitif. Saya meminta kepada penjabat yang baru untuk membantu saya menuntaskan program kerja yang harus diselesaikan, terutama pencapaian program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Serang yang menjadi fokus utama,” katanya.

    Bupati meminta agar Pj Sekda melakukan konsolidasi internal dan eksternal, serta memantau dan mengawasi agar program prioritas tersebut tercapai secara efektif dan efisien. “Saya juga berharap progres pelaksanaannya dilaporkan secara periodik kepada saya,” katanya.

    Bupati juga berharap bahwa Ida Nuraida dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif dan mendorong kompetisi yang profesional serta pengembangan karier ke depannya.

    Sementara bagi seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Serang, Bupati mengajak untuk senantiasa kompak, memupuk integritas, dan terus meningkatkan kinerja masing-masing.
    “Hal ini demi mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih sejahtera dan bahagia,” tegasnya.

    Pj Sekda Kabupaten Serang, Ida Nuraida, mengatakan bahwa setelah dilantik, pihaknya harus menyesuaikan ritme kerja pimpinan dan mengatur segalanya menjadi lebih baik.

    “Saya juga harus mencapai visi misi terutama program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Muhammad Najib Hamas. Pada hari ini langsung kita akan lakukan evaluasi terhadap program kerja tersebut,” ucap Ida.

    Turut hadir Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Plh Sekda Rudy Suhartanto, Ketua DPRD Bahrul Ulum, para Staf Ahli Bupati, Para Asda, dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang. (Trg)

  • Panen Udang Vaname, Bupati Ratu Zakiyah Dorong Desa Domas jadi Kampung Nelayan Merah Putih

    Panen Udang Vaname, Bupati Ratu Zakiyah Dorong Desa Domas jadi Kampung Nelayan Merah Putih

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong Desa Domas, Kecamatan Pontang menjadi Kampung Nelayan Merah Putih Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah saat meninjau Panen Udang Vaname Budidaya Sistem Bioflok di Desa Domas pada Rabu, 2 Juli 2025.

    “Alhamdulillah hari ini kita bisa hadir di sini langsung didampingi oleh Pak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), dalam rangka panen udang vaname di Desa Domas,” kata Ratu Zakiyah kepada wartawan di dampingi Mendes PDT, Yandri Susanto usai meninjau Panen Udang Vaname Budidaya Sistem Bioflok. Turut hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.

    Ratu Zakiyah mengatakan bahwa dengan mengajak Mendes PDT, Yandri Susanto agar melihat secara langsung potensi yang dimiliki Desa Domas, Kecamatan Pontang. Terlebih, Kepala Desa (Kades) Domas, Kecamatan Pontang Ukon Hidayat salah satu kepala desa yang inovatif sehingga pihaknya mendorong agar menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

    “Kita mengusulkan desa ini menjadi kampung nelayan merah putih. Jadi mohon doanya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Serang, semoga Desa Domas bisa menjadi salah satu yang mendapat alokasi menjadi kampung nelayan merah putih,” katanya.

    Mengingat, sebut Ratu Zakiyah, selaras dengan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang periode 2025-2030 untuk meningkatkan swasembada pangan salah satunya di Desa Domas, Kecamatan Pontang. “Alhamdulillah semoga kita ini juga bisa di replikasikan oleh desa-desa yang lain, potensi desa yang ada untuk di kembangkan sehingga itu bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi di desa masing-masing,” ungkapnya.

    Ratu Zakiyah mengungkapkan bahwa Kabupaten Serang memiliki potensi produksi perikanan yang cukup besar dan lengkap baik dari perikanan budidaya juga penangkapan. “Perikanan budidaya mulai dari budidaya air tawar, payau dan juga budidaya laut,” terangnya.

    Mendes PDT Yandri Susanto juga menyampaikan apresiasi untuk Desa Domas yang telah melakukan panen udang vaname hasil dari bioflok sebagai salah satu program ketahanan pangan dari Kemendes PDT yang menggunakan dana desa.

    “Saya apresiasi kepada Ibu Bupati Serang dan jajaran wabil khusus Pak Kades Domas yang sudah banyak inovasinya sehingga lahan-lahan nganggur selama ini tidak bermanfaat, ketika di buat bioflok menjadi cuan,” ucapnya.

    Yandri juga mendukung penuh dorongan Bupati Serang untuk menjadikan Desa Domas menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. “Dukungannya kita usulkan misalnya Domas ini menjadi salah satu kampung merah putih, anggarannya lumayan besar, itu akan merubah wajah desa ini nanti, termasuk bisnisnya akan menjadi bagus di bidang nelayan dan budidaya,” jelasnya. (Trg)

  • Tinjau SDN Sukamaju, Bupati Ratu Zakiyah Intruksikan Segera Dibangun

    Tinjau SDN Sukamaju, Bupati Ratu Zakiyah Intruksikan Segera Dibangun

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suka Maju tepatnya di Kampung Suka Maju, Desa/Kecamatan Tanara yang kondisinya memprihatinkan pada Senin, 30 Juni 2025. Ratu Zakiyah mengintruksikan, kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) agar segera membangun 5 ruang kelas yang bangunanya sudha tidak layak digunakan.

    “Berdasarkan pengaduan masyarakat hari ini saya berkunjung ke lokasi SDN 1 Sukamaju Kecamatan Tanara, terkait dengan bangunan sekolah yang sungguh memprihatinkan,”ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.

    Ratu Zakiyah didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dindikbud Eeng Kosasih, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Janjusi dan Kepala SDN Sukamaju, Samuti meninjau satu ruang kelas yang ambruk pada bagian atapnya. Kemudian meninjau ruang kelas lainnya yang sama halnya kondisinya memprihatinkan tidak layak digunakan.

    “Yang kondisinya rusak parah sebetulnya ada 1 (ruang kelas), tapi (5 ruang kelas lainnya) ini terlihat jika terkena benturan khawatir roboh karena bangunan ini dibangun sejak tahun 1978,”katanya.

    Oleh karenanya, Ratu Zakiyah memohon dukungan agar revitalisasi atau pembangunan SDN Sukamaju baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK), maupuun berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2026.

    “Jadi Insya Allah mohon doanya semoga kita bisa masukan ini ke anggaran revitalisasi dari DAK atau dari APBD, kita lihat yang tercepat sehingga warga masyarakat disini bisa melaksanakan pembelajaran yang sebaik dan senyaman mungkin. Saya mengajak Plh Kepala Dindikbud untuk melihat secara langsung agar menjadi prioritas (dilakukan pembangunan) untuk anggaran Tahun 2026,”ungkapnya.

    Dengan demikian, Ratu Zakiyah berkeinginan untuk pembangunan ruang kelas SDN Sukamaju secara keseluruhan tidak hanya sebagian. “Karena menurut informasi dari Pak Eeng, kalau untuk pembangunan rehab kelas itu pasti total di sesuaikan dengan kebutuhan yang ada disini,”terangnya.

    Ratu Zakiya menyarankan, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada tahun ajaran baru agar di relokasi terlebih dahulu di SDN lainnya.

    “Saya menyarankan ke Pak Samuti (Kepala SDN Sukamaju) untuk tahun ajaran baru karena kondisi bangunan sudah tidak layak dan tidak nyaman untuk para siswa baru maka saya menyarankan untuk di pindahkan dulu ke SD lain. Jadi anak-anak SD yang masuk ke SDN ini tetap bisa memperoleh pendidikan yang layak,”harapnya.

    Sementara Kepala SDN Sukamaju Samuti mengatakan untuk satu ruang kelas yang ambruk terjadi pada Desember 2024 lalu dari 5 ruang kelas yang ada. Adapun jumlah siswa sebanyak 125 orang. ”Ini memang sudah tidak layak digunakan, mengingat bangunan SDN ini dibangun sejak Tahun 1978,”ujarnya.

    Oleh karenanya, Samuti berharap bangunan SDN Sukamaju bisa segara dibangun sebagai tindak lanjut kehadiran Bupati Serang meninjau secara langsung.

    “Mudah-mudahan segara dibangun, karena saya sebagai kepala sekolah merasa khawatir anak-anak belajar dibawah ancaman keselamatannya, karena ketika musim hujan ada saja bagian atap yang jatuh. Jadi sangat mengkhawatirkan keselamatan siswa,”ungkapnya.

    Turut mendampingi juga Plh Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Rudy Suhartanto, Asda 1 Haryadi, Asda 2 Febrianto, Asda 3 Ida Nuraida, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. (Trg)

  • Peringati HANI, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Masyarakat Wujudkan Gerakan Serang Tanpa Narkoba

    Peringati HANI, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Masyarakat Wujudkan Gerakan Serang Tanpa Narkoba

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak masyarakat untuk sama-sama mewujudkan gerakan Kabupaten Serang Bahagia Tanpa Narkoba. Hal tersebut disampaikan Bupati Serang pada momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

    Bupati Serang juga menyoroti tentang penyalahgunaan narkoba yang terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Masih dikatakan Bupati, daya rusaknya sangat luar biasa, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

    “Dengan melihat daya rusak yang ditimbulkan, kejahatan narkoba ini digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Terlebih lagi, kejahatan narkoba bersifat lintas negara dan terorganisir, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak,” kata Bupati Serang di SMKN 1 Tanara pada Senin, 30 Juni 2025.

    Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI, masih dikatakan Bupati Serang, bukanlah bentuk peringatan hari ulang tahun berdirinya suatu lembaga narkotika. Akan tetapi, merupakan hari peringatan oleh seluruh bangsa dan negara di dunia sebagai wujud keprihatinan untuk memberikan dukungan, motivasi dan semangat kepada korban penyalahgunaan narkoba untuk dapat bangkit sehingga dapat pulih dan produktif sehingga hidup lebih baik dan manusiawi.

    “Korban penyalahgunaan narkoba telah mengakibatkan banyaknya nyawa yang hilang akibat keganasan narkoba, dimana 30 sampai dengan 50 orang meninggal perharinya karena narkoba,” terang Bupati Serang.

    Diakui Bupati Serang, mengingat Kabupaten Serang sudah menjadi zona merah narkoba, oleh karena itu dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Pemerintah Kabupaten Serang bersama BNN Provinsi Banten akan melakukan test urine terhadap peserta senam bahagia tanpa narkoba.

    “Selain itu, Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen membentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serang, dengan menyerahkan permohonan usulan pembentukan BNN Kabupaten Serang kepada kepala BNN Provinsi Banten sebagai wujud perang melawan narkoba,” jelas Bupati.

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah juga mengingatkan, bahwa upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Serang tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

    “Mari kita mulai dari lingkungan terdekat, keluarga kita sendiri. Awasi dan bimbing anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam lingkaran setan narkoba. Jadikan rumah kita benteng pertahanan utama dari ancaman ini. Laporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika,” jelas Bupati.

    Selain itu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah juga mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Serang, baik para pemuda, pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, untuk menjadi agen perubahan.

    “Jadilah duta anti narkotika di lingkungan masing-masing. Sebarkan informasi tentang bahaya narkotika, ajaklah teman dan saudara untuk menjauhi barang haram ini, serta dorong mereka yang sudah terlanjur terjerumus untuk berani melaporkan diri dan menjalani rehabilitasi,” ajak Bupati.

    Menutup sambutannya pada momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 ini, Bupati Serang mengajak semua untuk sama-sama kita perbaharui tekad dan komitmen kita untuk mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia Tanpa Narkoba.

    “Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, kita pasti mampu menciptakan Kabupaten Serang Bahagia yang aman, sehat, dan produktif, bebas dari jeratan narkotika,” tutupnya. (Trg)

  • DLH Kejar Penuntasan 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Serang Terkait Penanganan Sampah

    DLH Kejar Penuntasan 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Serang Terkait Penanganan Sampah

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengurangan Sampah di Lingkungan bagi para kepala desa (kades) di Kecamatan Bandung di Aula kecamatan setempat pada Rabu, 25 Juni 2025. Bimtek sebagai upaya DLH dalam penuntasan persoalan sampah, yang merupakan salah satu dari sepuluh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah-Muhammad Najib Hamas.

    “DLH kolaborasi dengan PT Indah Kiat sebagai offtaker limbah kertas dari bank sampah, dengan menggelar bimbingan teknis sebagai upaya menuntaskan program 100 hari kerja Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati Serang,” kata Pelaksana Harian Kepala Bidang (Plh Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada DLH Kabupaten Serang, Cahyo Harsanto.

    Cahyo mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi pengurangan sampah ke desa-desa di wilayah Kecamatan Bandung pihaknya mengajak desa dan masyarakat langsung untuk terlibat mengelola sampah. Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Nomor 3 Tahun 2024 bahwa pemerintah desa dapat mengalokasikan program pengelolaan sampah menggunakan dana desa.

    “Dalam sosialisasi atau bimtek juga mengajak masyarakat untuk membentuk bank sampah dalam upaya mengedukasi dan upaya pengurangan sampah di sumber. Melalui bank sampah diharapkan masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengelolaan sampah dan mendapatkan manfaat ekonomis dari sampah-sampah yang bisa didaur ulang seperti botol, kertas, dan lainnya,” terangnya.

    Pada sosialisasi tersebut, tampak para aparatur desa sangat antusias terhadap program-program terkait pengelolaan persampahan. Sebab, diakui karena sampah menjadi masalah di wilayah mereka. Turut hadir Camat Bandung, Fakih.

    “Diharapkan terjadi sinergi dari masyarakat, desa, kecamatan, dan OPD terkait, sehingga masalah sampah dapat terselesaikan,” ucapnya.

    Cahyo memaparkan cara mengelola sampah yakni, tepis atau terampil pilah sampah, nabung di bank sampah adalah pengelolaan sampah dengan mengumpulkan sampah dengan sistem di tabung. Adapun jenis sampah yang dapat ditabung meliputi kertas, plastik, logam, dan kaca.

    “Kemudian mengelola sampah organik menjadikan pupuk kompos yang merupakan pupuk organik dari proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme menjadi materi yang lebih sederhana dan berguna bagi tanaman,” katanya.

    Selanjutnya, tambah Cahyo, mengelola sampah lanjutan yakni sampah residu adalah sampah yang tidak dapat didaur ulang seperti Styrofoam, diapers, pembalut, puntung rokok, dan tisu bekas.

    “Sampah yang tidak bisa diolah di TPST dan bank sampah akan diangkut oleh kecamatan, DLH kemudian dibuang ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir Sampah),” jelasnya. (Trg)

  • DPMD Kabupaten Serang Prioritaskan Penguatan BUMDES, Pakar Ekonomi Soroti Tata Kelola dan SDM

    DPMD Kabupaten Serang Prioritaskan Penguatan BUMDES, Pakar Ekonomi Soroti Tata Kelola dan SDM

    Serang – Pemerintah Kabupaten Serang, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas strategi penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). (16/06/25)

    dihadiri oleh para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah desa, akademisi, dan pelaku usaha. FGD tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Alimuktiyanto, seorang pakar ekonomi, sebagai narasumber kunci.

    Dalam paparannya, Prof. Dr. Alimuktiyanto menekankan pentingnya empat aspek utama untuk keberhasilan Bumdes. Pertama, tata kelola yang baik dan transparan merupakan fondasi yang kokoh. Ini mencakup struktur organisasi yang jelas, sistem rekrutmen dan promosi yang meritokratis, serta regulasi internal yang terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses. Transparansi dalam pengelolaan keuangan, termasuk mekanisme pelaporan yang akurat dan terbuka untuk umum, sangat penting untuk membangun kepercayaan dari masyarakat.

    Aspek kedua yang disoroti adalah kapasitas sumber daya manusia (SDM). Bumdes membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan terlatih dalam berbagai bidang, mulai dari manajemen keuangan hingga pemasaran. Pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan menjadi investasi penting untuk keberlanjutan Bumdes.

    Ketiga, modal sosial berperan krusial dalam keberhasilan BUMDES. Kepercayaan, kerjasama, dan dukungan dari masyarakat setempat merupakan aset berharga yang perlu dipelihara dan ditingkatkan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan operasional BUMDes sangat penting.

    Terakhir, Prof. Dr. Alimuktiyanto menyoroti pentingnya strategi pengelolaan usaha dan kemitraan yang tepat. Bumdes perlu mengembangkan rencana bisnis yang realistis dan terukur, serta membangun jaringan kemitraan yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah, sektor swasta, maupun lembaga keuangan.

    Plt. Kepala (DPMD) Sugi Hardiono Diwakilkan Kepada Kepala Bidang Pemberdayaan Dede Hadhi Swandhi Kabupaten Serang menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan Bumdes melalui tiga pilar. pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi kemitraan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu Bumdes untuk meningkatkan kinerja, memberikan dampak positif bagi perekonomian desa, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah berharap agar Bumdes dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di tingkat desa.

    “FGD yang Kita Laksanakan Hari Ini Memanggil Tema Yang Sangat Strategis Dan Relevan Yakni Tata Kelola, Kapasitas Sumber Daya Manusia, Social Capital, Dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) , Tema Ini Mencerminkn Berapa Kompleks Nya Tantangan Pembangunan Desa Dewasa Ini, Sekaligus Menjadi Pengingat Bagi Kita Bahwa Pemberdaya Ekonomi Desa Tidak Bisa Di Lakukan Secara Partial Atau Sektoral,” Ungkap Dede Hadi Swandhi

    Sebagaimana Kita Ketahui Bersama, Bumdes Merupakan Salah Satu Inovasi Penting Dalam Kerangka Pembangunan Desa Berbasis partisipasi dan potensi lokal, dalam kontek Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Bumdes Di Posisikan Sebagai Pilar Utama Kemandirian Desa Dalam Bidang Ekonomi. “Melalui Bumdes, Desa Di Harapkan Dapat Mengelola Aset Dan Potensi Yang Dimilikinya, Menciptakan Lapangan Kerja, Serta Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa,” Tutup Dede. (Red)