Kategori: Kab. Serang

  • Wabup Najib Hamas Launching Gerakan Aksi Bergizi di MTsN 4 Anyer

    Wabup Najib Hamas Launching Gerakan Aksi Bergizi di MTsN 4 Anyer

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati Serang (Wabup) Muhammad Najib Hamas, secara resmi Launching Gerakan Aksi Bergizi di MTsN 4 Anyer, Kecamatan Anyer, pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan imunisasi HPV bagi para siswa.

    Dengan mengusung tema “Pilih Makan Gratis Bergizi untuk Keluarga Sehat dan Bahagia”, program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Serang.

    “Saya mewakili Ibu Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meresmikan peluncuran Gerakan Aksi Bergizi. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Kemenag,” ujar Najib Hamas kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

    Wabup Najib memastikan bahwa program ini akan diluncurkan secara menyeluruh ke seluruh satuan pendidikan, termasuk madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kanwil Kemenag Kabupaten Serang. Setiap sekolah nantinya akan mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis, yang akan difasilitasi oleh puskesmas setempat.

    “Program ini menekankan pentingnya kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi sejak dini, seperti satu butir telur per hari. Telur menjadi simbol penting pola makan sehat, karena mengandung protein tinggi dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qorni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi di berbagai lembaga pendidikan lainnya.

    “Setelah peluncuran di MTsN 4 Anyer, kegiatan akan kami lanjutkan ke MTs lainnya. Untuk Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) ada sekitar lima lembaga. Secara keseluruhan, termasuk RA hingga MA baik negeri maupun swasta, jumlah lembaga di bawah Kemenag Kabupaten Serang mencapai sekitar 923 lembaga,” ungkapnya.

    Uesul menambahkan, tujuan utama dari gerakan ini adalah mempersiapkan generasi muda yang sehat, kuat secara jasmani, serta tangguh secara mental dan spiritual.

    “Ini sejalan dengan misi Kementerian Agama dalam mendidik siswa secara utuh, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat fisik dan mentalnya,” pungkasnya.

    Turut hadir sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang, para Kepala OPD Kabupaten Serang, para camat, para Kepala Puskesmas se Kabupaten Serang, Perwakilan PT Candra Asri, PT Pokphan, dan Ketua TP PKK Kabupaten Serang yang juga Istri Wakil Bupati Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib. (Trg)

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Support Percepatan Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Support Percepatan Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa

    SERANG, Djawaranews.com – Rumah Sakit (RS) Adhyaksa di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, telah rampung. Selain punya fungsi kesehatan yustisi rumah sakit milik Kejaksaan Agung ini juga terbuka buat umum. Artinya masyarakat bisa memanfaatkan rumah sakit Adhyaksa untuk berobat.

    Saat ini tengah diupayakan percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa sebagai sarana pendukung yang memudahkan warga untuk menjangkau rumah sakit ini. Untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa, digelar Rapat Koordinasi Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa di aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamis 31 Juli 2025.

    Rapat langsung dipimpin oleh Kepala Kejati (Kajati) Banten Siswanto yang dihadiri oleh Asda 1 bidang Pemerintahan Pemprov Banten Komarudin, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan jajaran pejabat lainnya.

    Kepala Kejati (Kajati) Siswanto mengatakan, Rakor ini untuk menyamakan persepsi pelaksanaan percepatan pengadaan lahan exit Tol RS Adhyaksa sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan dan ketentuan yang berlaku.
    Kata Kajati, diharapkan pengadaan lahan exit Tol bisa rampung pada Desember 2025.

    “Ini semua kita libatkan dari Provinsi dan Kabupaten Serang, dari kami dari Kejaksaan adalah mendampingi,” kata Kajati usai rakor.

    Kajati berharap, dalam percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa berlangsung dengan tepat dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat meminimalkan berbagai kendala di lapangan.

    Kata Kajati, RS Adhyaksa dibangun di Kragilan karena di kecamatan ini sangat diperlukan rumah sakit untuk masyarakat Banten.

    Sementara Bupati Serang Ratu Zakiyah mengatakan, pihaknya mendukung keberadaan RS Adhaysa di wilayah Kabupaten Serang. “Keberadaan RS Adhyaksa sangat penting bagi pemenuhan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat baik yang ada di wilayah Kecamatan Kragilan maupun kecamatan lainnya,” kata Bupati Serang Ratu Zakiyah.

    Kata Bupati, Pemkab mensupport percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa agar dapat memberikan akses kemudahan dan kenyamanan bagi warga yang ingin berobat ke sini. “Saya selaku bupati dan Pemerintah Kabupaten Serang akan mendukung percepatan pengadaan lahan exit tol. Oleh karena itu kita akan berkoordinasi dengan steakholder dalam rangka pemenuhan itu,’ ujarnya.

    Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa pihaknya sudah menyiapkan anggaran dari APBD Banten untuk pembebasan lahan.

    “Kami mengapresiasi langkah Pak Kajati dan Ibu Bupati dalam rakor ini. Karena memang dalam proses pengadaan lahan perlu dipersiapkan dengan matang dan koordinasi yang kuat,” katanya.

    Kata Arlan,  dalam rakor  disepakati dukungan penuh dari Kejati dan Pemkab Serang. “Dalam prosesnya nanti akan terus dikawal sehingga kendala-kendala pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa bisa diselesaikan  dengan baik,” ujarnya.

    Arlan menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan membentuk tim verifikasi data, verifikasi data perencanaan kemudian tahap persiapan.
    “Mudah-mudahan sesuai jadwal, akhir September 2025 penetapan lokasi sudah bisa selesai,” tegasnya. (Trg)

  • 63.847 KPM di Kabupaten Serang Menerima Bantuan Pangan Beras

    63.847 KPM di Kabupaten Serang Menerima Bantuan Pangan Beras

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyalurkan bantuan pangan beras kepada 63.847 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Serang. Bantuan ini merupakan program dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk alokasi bulan Juni sampai Juli 2025.

    Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Mumun Munawaroh mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras disalurkan melalui kantor desa di setiap kecamatannya.

    “Untuk setiap KPM menerima bantuan pangan beras sebanyak 20 kilogram,” kata Mumun di sela meninjau penyaluran bantuan pangan beras di Kantor Desa Kebon Ratu, Kecamatan Lebak Wangi pada Rabu, 30 Juli 2025.

    Mumun Munawaroh menyebutkan, untuk penerima bantuan pangan beras di Kabupaten Serang pada tahun 2025 sebanyak 63.847 KPM. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2024 lalu sebanyak 85.434 KPM. “Yang menerima bantuan pangan beras tahun 2025 ini KPM di Kabupaten Serang berkurang dari tahun 2024 lalu,” katanya.

    Selain jumlah penerima berkurang, lebih lanjut Mumun Munawaroh menyebutkan, untuk sumber data yang digunakan untuk bantuan pangan tahun ini juga berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun 2024 menggunakan data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kemenko PMK. “Namun tahun 2025 data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos),” jelasnya.

    Lebih lanjut Mumun Munawaroh menjelaskan, bantuan pangan beras dilaksanakan untuk bulan Juni dan Juli disalurkan sekaligus. Sehingga masing-masing penerima bantuan mendapatkan 20 kilogram per KPM-nya. “Total bantuan untuk Kabupaten Serang selama 2 (dua) bulan ini mencapai 1.276.940 kilogram,” paparnya.

    Sekadar informasi, sebelum bantuan pangan beras disalurkan DKPP dan Dinas Sosial dan perwakilan Camat di Kabupaten Serang mengikuti sosialisasi bantuan beras dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional di salah satu hotel di Kota Serang pada 4 Juli 2025.

    Kemudian pada 12 Juli 2025, DKPP Kabupaten Serang melakukan pengujian kualitas dan kuantitas beras bantuan di Gudang Bulog Umbul Tengah, Taktakan Kota Serang. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap mulai pada 19 sampai 31 Juli 2025.

    Simbolis Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Serang dilaksanakan pada Senin, 21 Juli 2025 diserahkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bersamaan dengan Peluncuran Koperasi Merah Putih di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas.

    “Program bantuan pangan beras yang dialokasikan pada Juni dan Juli merupakan bentuk komitmen pemerintah, untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” urai Mumun.

    Masinah (40 tahun) warga Kampung Warakas, Desa Kebon Ratu, Kecamatan Lebak Wangi mengaku bersyukur mendapatkan bantuan pangan beras. “Terima kasih atas bantuan ini, sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. (Trg)

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Resmikan Gedung SDIT-SMPIT Raudhatul Jannah, Pemkab Berkomitmen Majukan Pendidikan

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Resmikan Gedung SDIT-SMPIT Raudhatul Jannah, Pemkab Berkomitmen Majukan Pendidikan

    SERANG, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Zakiyah menghadiri Kegiatan Peresmian Gedung SDIT dan SMPIT Raudhatul Jannah Kabupaten Serang yang berlokasi di Taman Wulandira Kecamatan Kramatwatu pada Selasa, 29 Juli 2025.

    Acara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati yang juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sugihardono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Asep Nugrahajaya, Kabag Kesra, Mamak Abror, Camat Kramatwatu, Sri Rahayu Basukiwati unsur Muspika, guru, dan pengurus Yayasan Raudhatul Jannah.

    Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Pemerintah Kabupaten Serang senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak dan memadai bagi para siswa.

    “Kami juga aktif membangun kerja sama dengan dunia usaha, pegiat pendidikan, serta yayasan-yayasan yang konsen terhadap peningkatan kualitas pendidikan warga Kabupaten Serang,” kata Bupati Ratu Zakiyah.

    Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Serang dalam menuju “terwujudnya Kabupaten Serang bahagia.” Bupati percaya bahwa masyarakat yang bahagia adalah masyarakat yang cerdas, terampil, dan berakhlak mulia.
    Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Serang tahun pelajaran 2025/2026. Data ini menunjukkan urgensi keberadaan sekolah swasta di daerah Kabupaten Srang.

    “Pertama, calon siswa pendaftar ke SD Negeri sebanyak 36.841. dari jumlah tersebut, yang diterima sebanyak 34.677. Dan sebanyak 2.164 calon siswa tidak terakomodir di SD Negeri,” jelas Bupati.

    Sementara calon siswa pendaftar ke SMP Negeri sebanyak 13.819. Dan yang diterima sebanyak 12.418, dan sebanyak 1.401 calon siswa tidak terakomodir di SMP Negeri.

    Melihat begitu banyaknya jumlah anak usia sekolah yang lulus SD maupun SMP, Bupati menambahkan, tidak mungkin seluruhnya bisa diakomodir di SD dan SMP Negeri saja.

    “Pemerintah Kabupaten Serang saat ini baru memiliki 707 SD Negeri dan 90 SMP Negeri. Oleh karenanya, keberadaan sekolah-sekolah swasta mutlak dibutuhkan di Kabupaten Serang untuk mengakomodir siswa agar dapat melanjutkan pendidikan baik di tingkat SD maupun SMP,” terangnya.

    Keberadaan sekolah-sekolah swasta, apalagi yang berkualitas seperti Yayasan Raudhatul Jannah yang saat ini diresmikan, mutlak sangat dibutuhkan dan akan menjadi amunisi baru bagi pemerintah kabupaten untuk memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas.

    Kata Bupati, Pemkab sangat berharap sekolah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggunakan metode dan kurikulum yang inovatif, sekaligus meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses sekolah negeri karena berbagai alasan.

    “Dan terakhir, Raudhatul Jannah diharapkan dapat mendorong inovasi pendidikan dengan memanfaatkan teknologi dan metode pembelajaran baru. Kami juga berharap sekolah ini mampu memberikan beragam pilihan agar masyarakat dapat memilih jenis pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka,” ungkap Bupati.

    Selain itu, Bupati optimis Raudhatul Jannah dapat menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik dalam beberapa kasus, dengan fleksibilitas dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan jadwal.

    “Namun, Yayasan Raudhatul Jannah perlu memperhatikan beberapa hal penting dalam pengelolaan sekolah. Yaitu, mempertimbangkan biaya agar tidak memberatkan masyarakat, membuka akses seluas-luasnya tanpa membebani masyarakat dengan biaya atau jarak tempuh sekolah, serta mematuhi regulasi dan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pesan Bupati.

    Bupati Serang mempertegas bahwa peresmian gedung sekolah ini bukan hanya seremoni semata, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita semua, baik pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi generasi penerus kita.

    “Kami merespons positif dan sangat berterima kasih kepada Yayasan Raudhatul Jannah atas kontribusinya mendirikan SDIT dan SMPIT di Kabupaten Serang. Semoga dengan keberadaan sekolah di bawah naungan Yayasan Raudhatul Jannah ini dapat berkontribusi positif dan menambah warna baru bagi kualitas pendidikan warga Kabupaten Serang,” pungkasnya.

    Sementara Ketua Yayasan Raudhatul Jannah M Maruf Marhaban mengatakan, pendirian SDIT dan SMIPT Raudhatul Jannah di Kabupaten Serang untuk mendekatkan sekolah dengan warga Kabupaten Serang. Ia berharap sekolah ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan SDM di Kabupaten Serang. (Trg)

  • Wabup Serang Najib Hamas Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

    Wabup Serang Najib Hamas Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengajak masyarakat untuk mengurangi konsumsi yang menghasilkan sampah plastik. Ajakan disampaikan Najib Hamas saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tahun 2025.

    “Hari ini saya mewakili Ibu Bupati Serang hadir di acara puncak Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Tema Hari Lingkungan Hidup se-Dunia hari ini adalah hentikan polusi plastik,” kata Najib Hamas kepada wartawan di Aula Tb. Suwandi pada Selasa, 29 Juli 2025.

    Najib Hamas mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan mulai dari hal-hal yang kecil, seperti mengurangi pemakaian konsumsi plastik meliputi sedotan plastik, botol plastik, dan lain-lainnya yang berbahan plastik. “Karena plastik ini sampah yang tidak bisa diproses ke alam, maka mulai hari ini yuk sama-sama kita kampanyekan di rumah kita mulai dengan mengurangi pemakaian sampah plastik,” katanya.

    Dengan digelarnya Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tahun 2025, Najib Hamas berharap masyarakat, stakeholder, terutama dinas terkait, para camat, serta support dari para perusahaan dan para pegiat lingkungan dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2025 dengan tema hentikan polusi plastik salah satu sampah yang sulit diurai. “Dengan melibatkan komunitas dan kecamatan, mengajak agar sampah plastik dimanfaatkan dengan didaur ulang yang menjadikan nilai ekonomis,” ujarnya. (Trg)

  • Pisah Sambut Kajari Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bangun Sinergi Pemberantasan Korupsi

    Pisah Sambut Kajari Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bangun Sinergi Pemberantasan Korupsi

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri Pisah Sambut Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang dari Lulus Mustofa kepada IG. Punia Atmaja di Pendopo Bupati pada Senin, 28 Juli 2025 malam.

    Bupati Ratu Zakiyah mengapresiasi pengabdian Lulus Mustofa selama menjabat sebagai Kajari Serang dan mengucapkan selamat bertugas kepada IG. Punia Atmaja.

    “Semoga kita terus bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka membangun Kabupaten Serang. Semoga kesuksesan senantiasa menyertai setiap langkah Bapak beserta keluarga. Dan kami juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Punia Atmaja,” ungkap Ratu Zakiyah dalam sambutannya.

    Ratu Zakiyah menyambut baik kehadiran Punia Atmaja sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Serang yang baru dan berharap dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk melakukan hal-hal baru untuk Kabupaten Serang.

    “Inilah mengapa kami sangat memerlukan kerja sama dan sinergi yang kuat dengan Kejari Serang dalam pemberantasan korupsi, peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat, serta dalam upaya menjaga ketertiban adalah kunci untuk menciptakan iklim yang kondusif,” tegasnya.

    Ratu Zakiyah menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan Kejaksaan Negeri Serang senantiasa terjalin dengan sangat baik.

    “Maka kami Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen penuh untuk bekerjasama dan saling membantu jika diperlukan dalam setiap program dan kegiatan yang bertujuan demi kemajuan Kabupaten Serang yang kita cintai,” tandasnya.

    Turut hadir Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang, dan sejumlah camat. (Trg)

  • Mulai Luntur, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajak Desa Budayakan Kembali Gotong Royong

    Mulai Luntur, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajak Desa Budayakan Kembali Gotong Royong

    Serang  – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak pemerintah desa (pemdes) dalam hal ini kepala desa (kades) untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat untuk membudayakan kembali gotong royong. Mengingat, saat ini budaya gotong royong di lingkungan masyarakat sudah mulai luntur.

    Ajakan disampaikan Bupati Ratu Zakiyah saat menghadiri Puncak acara HUT ke 46 Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran di depan gerbang Bendungan Sindangheula pada Senin, 28 Juli 2025 siang yang disaksikan oleh ratusan masyarakat, tokoh masyarakat, unsur Muspika, dan lainnya. “Mari kita budayakan kembali gotong royong yang hari ini mulai luntur di desa-desa,”ucapnya.

    Oleh karenanya, Ratu Zakiyah mengaku sudah berbincang bersama Kepala Desa Sindangheula, Suheli berkaitan dengan budaya gotong royong yang bertujuan untuk menuntaskan pengelolaan sampah. “Cari formulasi yang paling baik, bagaimana caranya agar pengelolaan sampah menjadi yang terbaik. Ciptakan inovasi-inovasi dengan bekerja sama dengan pihak ketiga,”katanya.

    Selain itu, Ratu Zakiyah juga mengingatkan khususnya masyarakat Desa Sindangheula untuk menjaga persatuan karena kekuatan ada pada persatuan. “Karena bersatu saja kita belum tentu kuat, apalagi kita bercerai berai. Oleh karena itu, apa yang dilakukan pak kades kami mendukung penuh dalam rangka kebersamaan, persaudaraan dan silahturahmi sehingga Desa Sindanghela terus tetap bisa terjaga persatuan dan kesatuannya di antara sesama warga,”ungkapnya.

    Pada momen tersebut, Ratu Zakiyah mengaku bersyukur bisa menghadiri dalam rangka memeriahkan dan menutup puncak HUT Desa Sindangheula ke 46, yang mana selain sebagai Bupati Serang juga sebagai warga Desa Sindangheula.

    “Tentu ini adalah satu hal yang luar biasa yang dilakukan kepala desa. Yang jelas, semoga dengan usia ke 46 tahun saya berharap semoga Desa Sindangheula bisa terus berinovasi melakukan yang terbaik, Sehingga Desa Sindangheula bisa semakin maju dan berkualitas,”tandasnya.

    Kades Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Suheli menyambut baik pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bahwa pertama harus menjaga persatuan dan kesatuan. “Kemudian lestarikan gotong royong, dan harus benar-benar mampu untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Tentunya ini adalah salah satu yang harus kita pertahankan,”ucapnya.

    Berkaitan dengan pengelolaan sampah, Suheli pun menyambut baik arahan Bupati Ratu Zakiyah. “Untuk persampahan kami coba untuk berinovasi pengolahan sampah organik dan anorganik. Tentu pertama adalah sosialisasi kepada masyarakat, memberikan arahan dan edukasi kepada masyarakat. Pemdes Sindangheula juga menganggarkan untuk pembeliaan alat-alat pengelolaan sampah baik organik dan anorganik,”paparnya. (Trg)

  • Launching Gapudakan TP PPK, Bupati Ratu Zakiyah Harap Bakal jadi Percontohan

    Launching Gapudakan TP PPK, Bupati Ratu Zakiyah Harap Bakal jadi Percontohan

    SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Launching Gerakan Perempuan Berbudidaya Ikan atau Gapudakan dan Pelatihan Budidaya Ikan bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di 29 kecamatan di Aula Tb Suwandi pada Jum’at, 25 Juli 2025. Bupati berharap, program-program inovasi yang digagas Dinas Perikanan (Diskan) bisa menjadi percontohan untuk daerah lain.

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku bersyukur dengan adanya program Gapudakan yang peruntukan bagi para TP PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Serang. ”Alhamdulillah hari ini saya bersama ibu-ibu PKK telah melaunching program Gapudakan gerakan perempuan membudidaya ikan. Gapudakan program pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Serang, semoga ini akan berhasil dan nanti bisa di tiru oleh kabupaten dan kota lain,” ungkapnya kepada wartawan.

    Dijelaskan Ratu Zakiyah, Program Gapudakan dalam rangka swasembada pangan salah satu dari asta cita Presiden Prabowo Subianto. Oleh karenanya, ia meminta kepada Ibu-ibu TP PKK untuk bergerak melakukan budidaya ikan di rumahnya masing-masing. ”Tadi kita sudah melihat semua ternyata sesimpel itu dan sebetulnya kita semua bisa swasembada pangan di depan rumah masing-masing,” katanya.

    Berkaitan dengan antusias TP PKK, Ratu Zakiyah mengapresiasi karena antusiasnya sangat luar biasa. Hanya saja, karena program ini merupakan program perdana maka hanya menyiapkan 4 kecamatan meliputi Kecamatan Anyer, Mancak, Kopo, dan Kecamatan Cikeusal untuk percontohan awal lantaran keterbatasan anggaran. “Maka kedepan kita akan kolaborasi bersama perusahaan untuk dana CSR (Corporate Social Responsibility) nya, sehingga nanti semua kecamatan bisa mendapatkan program (Gapudakan) ini,” harapnya.

    Dengan demikian, Ratu Zakiyah juga berharap TP PKK di 4 kecamatan yang mendapatkan program bantuan Gapudakan bisa berhasil. Sehingga keberhasilan itu dapat meningkatkan swasembada pangan di daerah, terutama dalam budidaya ikan. “Adapun untuk budidaya ikan meliputi ikan patin, ikan lele, dan ikan nila,” jelasnya.

    Lebih lanjut Ratu Zakiyah menjelaskan, budidaya ikan lebih utamanya dalam rangka untuk ketahanan pangan keluarga karena berada di depan pekarangan rumah. Disisi lain, dalam rangka juga mencegah dan menekan angka stunting. “Karena mengonsumsi ikan itu bagus ada kandungan proteinnya, jadi kita terimakasih kepada dinas perikanan yang menginisiasi program ini. Doakan semoga berhasil,” pintanya.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskan Kabupaten Serang Suhardjo program Gapudakan di inisiasi supaya perempuan pun beraktivitas juga di perikanan karena selama ini hanya ada pengolah dan pemasaran saja. Akan tetapi untuk ini membudidaya, agar wanita-wanita juga mencintai ikan.

    ”Kalau sudah mencintai otomatis mereka akan membudidaya ikan. Kalau di awali dengan kecintaannya mereka akan termotivasi untuk bisa berbudidaya ikan, intinya yang pertama untuk gizi keluarganya dulu, nanti kalau hasil berlebih yang di butuhkan bisa di jual untuk penghasilan keluarganya,” ujarnya.

    Adapun untuk bantuan program Gapudakan, kata Suhardjo meliputi paralon kemudian ada pompa, 200 benih ikan, dan bantuan pakan ikannya. Kedepannya, jika anggaran tersedia akan ada penambahan bantuan dan kecamatan yang mendapatkan bantuan tersebut.

    ”Pakan kita siapkan, nanti kalau udah mencintai mereka berapapun akan beli, untuk pakan nanti pasti pengadaan sendiri, untuk saat ini kita kasih dulu,” katanya.

    Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib mengatakan, program Gapudakan adalah salah satu program yang ditunggu. Karena memang PKK ingin fokusnya memberdayakan ibu-ibu supaya bisa memaksimalkan kesejahteraan keluarganya.

    ”Pelatihan seperti ini memang sangat pas sekali, kami berharap semua warga bisa mendapatkan pelatihan seperti ini di semua kecamatan karena ini dampaknya besar sekali. Intinya sangat berharap dan berterima kasih sekali adanya kegiatan ini supaya bisa meningkatkan kesehatan keluarga,” ujarnya.

    Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Ida Nuraida, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A), Encup Suplikah dan Pengurus TP PKK se Kabupaten Serang.(Trg)

  • Inovasi Balung Anak, Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Kurnia Teken PKS

    Inovasi Balung Anak, Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Kurnia Teken PKS

    Serang, Djawaranews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 9Disdukcapil) Kabupaten Serang dan Rumah Sakit (RS) Kurnia melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Balung Anak atau Bayi lahir langsung antuk akta kelahiran, kartu keluarga (KK) dan kartu identitas anak (KIA) dan pencatatan akta kematian di Kantor Disdukcapil pada Kamis, 24 Juli 2025. Balung Anak merupakan Program Inovasi Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) Disdukcapil Kabupaten Serang.

    Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri mengungkapkan, hingga tahun 2025 sebanyak 52 fasilitas kesehatan telah bekerja sama meliputi 11 Rumah Sakit (RS) dr. Dradjat Prawiranegara, RSUD Provinsi Banten, RS Hermina Ciruas, RS Budi Asih Serang, RS Fatimah, RS Sari Asih Serang, RS Tonggak Husada, RS Citra Sundari, RS Otika Medika, RS Puri Garcia dan RS Kurnia.

    ”Adapun 25 Puskesmas (yang dalam proses PKM Pematang, Petir, Bojonegara, Pulo Ampel, Kibin dan Binuang), kemudian 2 klinik yakni Klinik Pisang Mas Kopo dan Klinik Syakirah Medika, dan 14 praktek mandiri bidan,”ujar Nery sapaan Warnerry Poetri.

    Adapun tujuan dari inovasi program balung anak, lebih lanjut Nery mengungkapkan, untuk memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi setiap anak sejak dini, melalui pencatatan kelahiran yang cepat dan akurat, meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan secara menyeluruh, khususnya akta kelahiran dan KIA.

    Kemudian mendekatkan pelayanan dukcapil ke masyarakat melalui jejaring layanan kesehatan, agar lebih efektif dan responsif. Sehingga, manfaat yang dapat dirasakan bersama yakni orang tua tidak lagi direpotkan dengan proses administratif berulang, karena dokumen disiapkan segera setelah bayi lahir.

    ”Faskes berperan aktif dalam menjamin hak sipil anak sejak lahir, sesuai amanat undang-undang. Pemerintah daerah memiliki data yang lebih real time dan akurat, untuk keperluan perencanaan pembangunan, termasuk pendidikan dan kesehatan. Serta mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan bagi anak sejak usia dini atau yang kami sebut GISA (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk),”terangnya.

    Kepala Bidang (Kabid) PDIP Disdukcapil Kabupaten Serang, Hani Finola menambahkan, kerja sama dengan fasilitas kesehatan, kini bayi yang lahir di rumah sakit, puskesmas, bidan maupun klinik mitra, dapat langsung mendapatkan akta kelahiran, dimasukkan ke dalam KK, serta memiliki KIA tanpa perlu orang tua mengurus dokumen ke dukcapil. ”Kerja sama ini pihak fasilitas kesehatan dapat langsung meminta persyaratan-persyaratan pembuatan dokumen tersebut kepada pihak keluarga dan menyiapkan nama sedini mungkin,”ujarnya.

    Begitu juga kematian, sambung Hani, merupakan bagian dari siklus kehidupan yang tidak bisa dihindari. Namun demikian, setiap peristiwa kematian wajib didaftarkan sebagai bentuk pemenuhan hak sipil warga negara serta untuk kepentingan administrasi kependudukan yang sah.

    ”Dalam kenyataannya, banyak keluarga yang tidak segera mengurus akta kematian karena kesulitan waktu, akses, maupun pemahaman terhadap pentingnya dokumen tersebut. Maka dengan adanya kolaborasi ini, data kematian yang tercatat di rumah sakit akan langsung ditindaklanjuti untuk penerbitan akta kematian, sehingga prosesnya menjadi lebih efisien dan akurat,”jelasnya.

    Direktur RS Kurnia dr. Febriyanti mengatakan PKS dilakukan lantaran RS Kurnia berlokasi di Kecamatan Kramatwatu banyak pasien-pasien yang melahirkan atau persalinan. ”Jadi supaya warga sekitar Kramatwatu atau pasien-pasien itu keluar dari RS Kurnia bisa langsung memiliki dokumen kependudukan baik Akta kelahiran, KK, dan KIA,”ujarnya.

    Febriyanti berharap, dengan PKS program balung anak yang mana saat ini sudah dimudahkan melalui pelayanan digital melalui Aplikasi Serang Bahagia prosesnya akan lebih mudah bagi pasien yang berobat di RS Kurnia. ”Khususnya pasien melahirkan ini dengan mudah mendapatkan manfaat kependudukan, jadi sekalinya melahirkan sudah mendapatkan dokumen adminduk sehingga pasien-pasien tidak dipersulit untuk hal yang lainnya,”ucapnya. (Trg)

  • Diskoumperindag Kabupaten Serang Latih 652 Ketua dan Pengawas Kopdes MP

    Diskoumperindag Kabupaten Serang Latih 652 Ketua dan Pengawas Kopdes MP

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) memberikan pelatihan kepada 652 Ketua dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap, dengan tahap pertama diikuti oleh 120 orang, yang berlangsung dari 23 hingga 28 Juli 2025 di Allisa Resort Hotel Anyer.

    Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan yang pertama di Indonesia untuk ketua dan pengawas KDMP.

    “Kita yang pertama menurut informasi, setelah launching pada Senin 21 Juli kemarin KDMP Ranjeng yang menjadi percontohan nasional,” terang Adang.

    Adang berharap para peserta dapat memahami materi yang disampaikan dan aktif bertanya jika ada hal yang belum dipahami. “Bila perlu harus sering bertanya, karena mungkin masih banyak yang belum paham tentang koperasi makanya kita mengadakan pelatihan ini,” jelas Adang.

    Adang juga memastikan bahwa kegiatan koperasi akan dilakukan pemantauan dan pembinaan khusus agar tetap berjalan dengan baik. “Nanti di evaluasi keaktifan dan tidak aktifnya itu. Semoga semua koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Serang aktif dan maju terus semuanya. Kita evaluasi per triwulan, terus nanti akhir tahun ada rapat RAT,” paparnya.

    Kepala Bidang Koperasi Diskoumperindag Kabupaten Serang, Muhammad Rifky, berharap pelatihan ini dapat memberikan ilmu dasar-dasar koperasi kepada para pengurus dan pengawas.

    “Semua pengurus dan pengawas antusias dengan ada acara pelatihan koperasi ini, intinya setelah pulang dari pelatihan hari ini dan besok sudah bisa pelaksanaan untuk kegiatan kekoprasian di desanya masing-masing,” ujarnya. (Trg)