Kategori: Kab. Serang

  • Door to Door Jasa Raharja berikan sosialisasi kepada Pemilik Angkutan Umum Akan Fungsi Dan Manfaat Pembayaran IWKBU

    Door to Door Jasa Raharja berikan sosialisasi kepada Pemilik Angkutan Umum Akan Fungsi Dan Manfaat Pembayaran IWKBU

    Serang, Djawaranews.com – Petugas Jasa Raharja Samsat Gerai Ramanuju Dede Nurul Hadi melakukan giat Door To Door dengan mengunjungi Pool Angkot yang berada di wilayah petir provinsi banten.

    Kegiatan ini dalam rangka untuk mensosilisasikan kepada para pemilik dan pengemudi angkutan umum tentang pentingnya melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pembayaran Iuran Wajib Kecelakaan Bermotor Umum ( IWKBU), manfaat UU No. 33/1964 Asuransi Kecelakaan Alat Angkutan Umum. Pada undang-undang ini, dijelaskan bahwa korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri.

    Kecelakaan ini diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan.

    Kasubag IWKBU PT Jasa Raharja Kanwil Banten Haris Subekti, menambahkan bahwa salah satu tugas pokok dan fungsi PT Jasa Raharja tertulis pada UU Nomor 33 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang di mana Jasa Raharja menghimpun dana dari masyarakat dengan melakukan pengutipan Iuran Wajib dari penumpang kendaraan angkutan umum.

    “Haris Subekti juga menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan kemitraan yang baik dengan pemilik angkutan umum sekaligus upaya memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi sudah dalam lingkup jaminan UU Nomor 33 dan mendata kendaraan perorangan yang ada di wilayah Banten.

    Adapun besaran iuran wajib diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut, dan Udara.

    Jasa Raharja  Kanwil Banten, Akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tentunya akan selalu menjalin silahturahmi yang erat kepada mitra kerja. (Trg)

  • DPRD Tetapkan Bupati-Wabup Serang Terpilih, Begini Kata Ratu Rachmatuzakiyah

    DPRD Tetapkan Bupati-Wabup Serang Terpilih, Begini Kata Ratu Rachmatuzakiyah

    Serang, Djawaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang resmi menetapkan Bupati-Wakil Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatuzakiyah dan M. Najib Hamas. Surat keputusan penetapan ditandatangani Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang.

    Penetapan tersebut dilaksanakan melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Pengumuman penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pemilihan Tahun 2024 dan Pengumuman akhir masa jabatan Bupati Serang di gedung dewan setempat pada Selasa, 20 Mei 2025.

    Selanjutnya, untuk pelantikan Bupati-Wabup Serang terpilih periode 2025-2030 menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

    Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatuzakiyah didampingi Wabup Serang M. Najib Hamas mengaku bersyukur usai dirinya ditetapkan sebagai Bupati Serang terpilih usai memenangkan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang Tahun 2024.

    “Hari ini Alhamdulillah kita semua sudah mendengar untuk penetapan pasangan bupati-wakil bupati terpilih (periode) 2025-2030. Ini syukur yang luar biasa sambil kita menunggu waktunya pelantikannya,” ujarnya kepada wartawan.

    Ratu Rachmatuzakiyah mengaku tidak akan melakukan persiapan apapun selain menunggu waktu Pelantikan yang akan dijadwalkan oleh Kemendagri melalui Pemprov Banten.

    “Tidak ada persiapan apa-apa, yang jelas kita menunggu dari Kemendagri kapan hari pelantikan itu tiba. Kita tidak melakukan pesta rakyat, tapi kita lebih kepada kumpul-kumpul dengan warga,” katanya.

    Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggelar pesta rakyat namun menggelar istighosah dan sholawat bersama setelah resmi dilantik sebagai Bupati Serang periode 2025-2030.

    “Ada istighosah, sholawat bersama warga, nanti ada waktunya. Jadi saya selaku Bupati terpilih mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh warga Kabupaten Serang yang sudah berpartisipasi pada PSU,” ungkapnya.

    Ratu Rachmatuzakiyah mengimbau kepada seluruh warga khususnya Kabupaten Serang untuk bersama-sama menjaga kondusifitas setelah berlangsungnya Pilkada dan PSU Pilkada 2024.

    “Ke depan tidak ada lagi pendukung calon A atau calon si B. Kita semua adalah masyarakat yang sama-sama warga Kabupaten Serang,” ucapnya.

    Kemudian jika dirinya resmi dilantik, Ratu Rachmatuzakiyah akan fokus melaksanakan 100 hari program kerja seperti melakukan konsolidasi bersama seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

    “Program 100 hari kerja tentu kita akan konsolidasi dengan eselon II, dan eselon III, Kepala OPD. Kemarin kita sudah menjadi pilot project dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk desa peduli sampah,” paparnya.

    Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa penanganan masalah sampah akan menjadi program utama yang akan dilakukan dirinya bersama Wakil Bupati Serang Najib Hamas dalam rangka melaksanakan 100 hari program kerja.

    “Makanya itu juga jadi prioritas kita untuk segera melakukan percepatan dalam rangka pengelolaan sampah. Ke depan Insya Allah kita akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka pengelolaan sampah,” ungkapnya.

    Turut hadir pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang para Komisioner KPU, Bawaslu, Unsur Forkopimda, Pimpinan Partai Pengusung, dan pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Serang. (Trg)

  • Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Serang Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA

    Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Serang Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid sebagai bagian dari proses penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA RI).

    Kegiatan verifikasi bertempat di Aula Tb. Suwandi pada Senin, 19 Mei 2025. Verifikasi ini menjadi langkah krusial dalam menilai komitmen dan kesiapan daerah dalam mewujudkan kabupaten layak anak atau lingkungan yang ramah anak, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya secara terpadu, baik secara daring maupun luring.

    Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, mengatakan untuk rangkaian penilaian sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir dan dokumen-dokumen serta lainnya sudah diunggah ke aplikasi tim penilai.
    “Sehingga untuk hari ini dikonfirmasi melalui pertemuan, dikonfirmasi serta kroscek antara realitas kegiatan dengan dokumen yang diunggah. Mudah-mudahan hasilnya bisa naik peringkat,” ucapnya.

    Rudy menambahkan bahwa Kabupaten Serang saat ini sudah mendapatkan nilai 700, sedangkan untuk persyaratan naik ke kategori Nindya harus memperoleh bobot 700 lebih. “Jadi jangan hanya 700, kalau bisa lebih, supaya mengejar kategori Utama tidak terlalu berat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut verifikasi saat ini, Kementerian PPPA memberikan waktu dua hari untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk penilaiannya oleh verifikator dari Kemen PPPA.

    Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, Encup Suplikhah, mengatakan bahwa semua yang dinilai ini dari beberapa kelembagaan dikelompokkan dalam lima klaster yang dinilai.

    “Meski demikian, tim penilai tidak meminta untuk turun ke lapangan karena jawaban dari pertanyaan verifikator sudah terjawab dengan baik,” katanya.

    Adapun untuk lima klaster yang dikelompokkan dalam kelembagaan penilaian dari Kemen PPPA, kata Encup, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan khusus anak dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya.

    Turut hadir Asda I Haryadi, Kepala Bapperida Rachmat Maulana, Kepala Dinkes Rahmat Fitriadi, Kepala Disdukcapil Warnerry Poetri, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Dinas Satpol PP Ajat Sudrajat, Kepala Dinsos Subur Prianto, perwakilan dari Polres Serang Kabupaten, dan Pengadilan Agama Serang.

    Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian PPPA, Susanti mengimbau kepada Pemprov Banten untuk tidak bosan memberikan pembinaan kepada kabupaten dan kota, guna mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak. “Sedangkan capaian baik yang sudah di peroleh agar dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar Susanti dalam sambutannya.(Trg)

  • Jasa Raharja Wilayah Banten Turut Serta Melakukan Sosialisasi SWDKLLJ Dan Opsen PKB Bersama Bapenda Provinsi Banten dan Tim Pembina Samsat  di  Kecamatan Kramatwatu

    Jasa Raharja Wilayah Banten Turut Serta Melakukan Sosialisasi SWDKLLJ Dan Opsen PKB Bersama Bapenda Provinsi Banten dan Tim Pembina Samsat  di  Kecamatan Kramatwatu

    Serang, Djawaranews.com – Petugas Jasa Raharja Samsat Cikande Nurochman melakukan Sosialisasi Opsen PKB dan SWDKLLJ di Kecamatan Kramatwatu sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kepatuhan masyarakat dan mengurangi tunggakan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ), serta melakukan sosialisasi Opsen PKB, Kamis (15/05/2025)

    Dalam kesempatan ini, Nurochman juga menjelaskan peran dan fungsi Jasa Raharja yang menjalankan dua program sosial yang pertama, yakni asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum di darat, laut, udara, danau, sungai dan penyeberangan berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964, yang berhak menerima santunan yakni Setiap penumpang yang sah dari angkutan umum. Kedua, asuransi kecelakan lalu lintas Jalan berdasarkan UU No. 34 Tahun 1964. penerima santunan pihak ketiga diluar kendaraan penyebab (pejalan kaki, pengendara motor dan mobil yang ditabrak, pengendara sepeda, penyeberang jalan). Dimana dana santunan tersebut didapat dari SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang dibayarkan pemilik kendaraan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor SAMSAT.

    “Dengan adanya penertiban pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Kabupaten Serang ini di harapkan dapat meningkatkan pendapatan PKB dan SWDKLLJ di tahun 2025 dan mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya pajak kendaraan bermotor.” ujar Nurochman. Kegiatan ini diarahkan oleh Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Ibu Arny Irawati Tenriajeng, dengan tujuan mengingatkan kepada masyarakat bahwa pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor dan untuk menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan raya .” Ujar Arny. Masyarakat perlu memahami bahwa Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarakan oleh masyarat bersamaan dengan PKB merupakan dana yang akan dipergunakan dalam memberikan santunan kecelakaan lalu lintas jalan. Dengan prinsip gotong-royong, seluruh masyarakat Indonesia berkontribusi membantu meringankan beban korban kecelakaan lalu lintas, tutup Arny. (Trg)

  • Pemkab Bakal Meriahkan Sambut Bupati dan Wabup Serang Ratu Zakiyah-Najiba Hamas

    Pemkab Bakal Meriahkan Sambut Bupati dan Wabup Serang Ratu Zakiyah-Najiba Hamas

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bakal memeriahkan pisah sambut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Bupati Serang-Wakil Bupati Serang periode 2024-2029, Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas.

    Namun, untuk waktu pelantikannya masih menunggu jadwal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

    Hal itu diungkapkan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, usai Rapat persiapan pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih di Aula KH. Syam’un Setda Kabupaten Serang pada Sabtu, 17 Mei 2025.

    “Rapat dari tim Pemkab Serang sudah 2 kali, saat ini rapat agak besar, sudah mulai kelihatan rangkaian acaranya agak detail, mudah-mudahan bisa berjalan bagus,” ujarnya.

    Oleh karenanya, kata Rudy, saat ini pihaknya sambil menunggu kepastian tanggal berapa acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, kemudian kepastian tempatnya.

    “Itu nanti akan menyesuaikan hari dan jam pelaksanaan kegiatan acara yang akan dilakukan pada hari ini,” katanya.

    Rudy menggambarkan, rencana Pemkab Serang menyambut dengan rangkaian yang disiapkan jika pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih di Pendopo Gubernur Banten, misalnya dimulai pukul 09.00 WIB, selesai pukul 12.00 WIB.

    Maka, Pemkab Serang pukul 13.00 WIB sudah melaksanakan rangkaian penyambutannya semeriah mungkin.

    “Jadi (hari itu juga) tidak di besokin. Nanti jam 1 pesta rakyat segala macam sampai kira-kira jam setengah 6 sore. Setengah hari penuh kegiatan ini dilaksanakan,” terangnya.

    Adapun untuk penyambutannya direncanakan, sebut Rudy, dimulai dari Lampu Merah Pisang Mas. Bupati-Wakil Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah-Najib Hamas, berjalan kaki menuju Pendopo Bupati Serang yang diiringi sekitar 25 ribu massa baik dari partai pendukung, relawan, dan lainnya.

    “Mulai dari Pisang Emas, ada tampilan seni tradisional, qosidah, pencak silat, di Alun-alun Barat pintu selatan akan disambut oleh kuda kepang dan buaya putih ada tarian tradisional. Kemudian nanti masuk ke pendopo, kita siapkan upacara dan tarian penyambutan,” paparnya.

    “Setelah itu, baru rangkaian untuk acara serah terima jabatan rapat paripurna, kemudian ramah tamah di situ setelah itu makan siang. Setelah itu, hiburan rakyat menghadirkan Pasha Ungu dan Charli ST 12 sampai pukul 17.30 atau 6 sorean,” urai Rudy.

    Turut hadir pada rapat persiapan pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih, Asda 1 Haryadi, Asda 2 Febrianto, Asda 3 Ida Nuraida, Staf Ahli Bupati Sugihardono, Kepala Bakesbangpol Epi Priatna, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, dan Kepala Diskominfo Haerofiatna.

    Kemudian Kepala BPKAD Sarudin, Kepala Bapperida Rachmat Maulana, Kepala Dinas Satpol PP Ajat Sudrajat, Sekretaris DPRD Raden Lukman, Kabag Hukum Lalu Farhan Nugraha, Kabag Umum Galih, dan pejabat eselon 3 OPD terkait. (Trg)

  • Dini Hari, 393 Jemaah Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan

    Dini Hari, 393 Jemaah Haji Kabupaten Serang Kloter 37 Diberangkatkan

    Serang, Djawaranews.com – Sebanyak 393 Jemah Haji Kloter 2 asal Kabupaten Serang Tahun 1446 Hijriyah diberangkatkan dari Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jemaah Haji Kloter 37 Nasional dilepas oleh Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Serang, Febrianto.

    Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, sejumlah Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang, Oesul Qurni , Kepala Bakesbangpol, Epi Priatna dan Kepala DPRKP Okeu Oktaviana, perwakilan Kanwil Kemenag Banten dan Kejari Serang.

    Asda II Kabupaten Serang, Febrianto menyampaikan imbauan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada para jemaah khususnya petugas yang mendampingi para jamaah yang pertama jaga kesehatan, kestabilan stamina karena ibadah haji itu memakai fisik. “Harus di jaga tentunya kesehatan dengan sempurna, itu yang pertama,” ujarnya.

    Kemudian imbauan Bupati Serang yang kedua, agar para jemaah selama di tanah suci untuk memperbanyak ibadah, jangan banyak istirahat, karena memang tanah suci itu tempat beribadah. Yang ketiga, para jemaah haji untuk mendoakan Kabupaten Serang terus menjadi daerah baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.

    “Ibu Bupati juga berharap jamaah haji yang di berangkat pada kloter 37 ini sebanyak 393, pulang pun sebanyak 393 dan semoga mereka meraih haji yang mabrur dan mabruroh,”ucapnya.

    Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni menyebutkan jumlah Jemaah Haji asal Kabupaten Serang tahun 2025 berjumlah 1.244 orang. “Jemaah Haji Kloter 37 Kabupaten Serang yang diberangkatkan saat ini 393 jamaah. Usia termuda 18 tahun dan usia tertua 94 tahun,” ujarnya.

    Sekadar diketahui, untuk rangkaian perjalanan Jemaah Haji Kloter 37 yakni tiba di Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 16 Mei 2025 Pukul 02:00 WIB, kemudian tiba di Asrama Haji Tangerang pada 16 Mei 2025 pukul 07:00 WIB, dan selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 01:00 WIB dan tiba di Tanah Suci pada 17 Mei 2025 pukul 06:55 WIB.

    Uesul Qurni menyampaikan terima kasih kepada Bupati Serang dan DPRD Kabupaten Serang yang telah mengalokasikan anggaran untuk keperluan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.

    “Semua yang telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan Pemda Kabupaten Serang baik pembernagkatan maupun kepulangan jemaah haji,” katanya.

    Uesul Qurni memastikan, para jemaah haji kloter 37 Kabupaten Serang seluruhnya telah memenuhi persyaratan istitho’ah dan siap diberangkatkan, dengan harapan semoga jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di tanah suci. “Semoga kembali utuh dengan harapan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. (Trg)

  • TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

    TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

    Serang, Djawaranews.com – Infrastruktur jalan maupun jembatan merupakan kebutuhan masyarakat yang vital dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian, khususnya masyarakat di pedesaan.

    Tentu saja, karena dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus, transportasi barang dan jasa akan lebih lancar serta membuka akses ke pasar yang lebih luas bagi petani dari hasil buminya dan para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    Hal itu akan terwujud dalam waktu dekat ini bagi masyarakat Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tepatnya warga Desa Silebu dan Suka Jadi.

    Saat ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0602/Serang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tengah membangun jembatan di wilayah tersebut.

    Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter dapat menghubungkan antara Desa Silebu dan Suka Jadi.
    Tidak sedikit warga yang antusias membantu proses pembangunan jembatan tersebut bersama TNI.

    Curhat warga Desa Silebu, Nuraeni, meyakini bakal merasakan dampak pembangunan jembatan di desanya.

    Karena sebelumnya, adanya jembatan warga harus memutar jalan jika hendak ke antar desa tersebut dengan jarak 3 sampai 5 kilometer, namun setelah jembatan jadi, kemungkinan berjarak hanya 541 meter.

    “Dulu sebelum ada jembatan, kita kalau mau ke arah Batu Belah, Nyapah harus muter ke arah Suka Maju ke Baru Belah. Nanti kalau jembatan jadi, lebih enak nganter anak sekolah di SDN Nyapah lebih dekat dari sini. Bersyukur jalan dan jembatan dibangun, lebih dekat lebih enak kita,” ucap Nuraini saat ditemui di lokasi yang tengah mengasuh anak balitanya.

    Sekadar diketahui, pembangunan jembatan merupakan bagian dari Program TMMD ke-124 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah pedesaan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih mudah.

    Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Arm Oke Kistianto, mengatakan jembatan ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

    Letkol Arm Oke Kistianto menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung dalam waktu dekat agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
    “Semoga berdampak terhadap perekonomian masyarakat meningkat,” ucapnya. (Trg)

  • Tangis Haru saat Lepas Pemberangkatan 393 Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang

    Tangis Haru saat Lepas Pemberangkatan 393 Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang

    SERANG – Tangis haru mewarnai pelepasan pemberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter 1 asal Kabupaten Serang 1446 Hijriyah di Halaman Pendopo Bupati Serang pada Senin, 12 Mei 2025.

    Tidak sedikit, ratusan jemaah maupun sanak keluarganya berpelukan erat sambil meneteskan air mata.

    Umumnya, baik para jemaah maupun sanak keluarganya berharap bisa pulang kembali ke rumahnya masing-masing dengan selamat setelah menjalani ibadah haji atau rukun Islam yang ke-5.

    Terlebih harapannya menjadi haji mabrur dan mabruroh.

    Sebanyak 393 Jemaah Haji Kloter 32 Nasional itu dilepas oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto sekitar pukul 08.00 WIB.

    Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Banten, Nanang Fathurrachman, Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni.

    Turut hadir juga para Staf Ahli Bupati, para Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Serang, dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Serang.

    Pj Sekda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto mengimbau kepada jemaah haji kloter 32 nasional untuk mematuhi saran dan petunjuk petugas haji selama di Mekkah dan Madinah.

    “Kita melepas jemaah haji kloter pertama Kabupaten Serang jumlahnya 393 orang termasuk petugas haji yang diberangkatkan hari ini,” ujarnya.

    Rudy berharap, ibadah haji merupakan bagian dari sebuah ibadah yang wajib bagi seluruh umat Islam.

    Oleh karenanya, bagi para jemaah untuk mematuhi tata tertib, mematuhi berbagai macam aturan yang sudah disiapkan oleh para petugasnya.

    “Ikuti perintah, saran, petunjuk dari para petugas haji sehingga teman-teman jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya dan setertib mungkin. Insya Allah pulang-pulang dengan haji mabrur dan mabruroh,” ungkapnya.

    Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang, Uesul Qurni menyebutkan jumlah Jemaah Haji asal Kabupaten Serang tahun 2025 berjumlah 1.244 orang.

    Rinciannya yang terdiri dari 5 kloter meliputi kloter 32 sebanyak 393 orang pada 12 Mei 2025, kloter 37 sebanyak 393 orang pada 16 Mei 2025, kloter 54 sebanyak 63 jemaah pada 24 Mei 2025, kloter 59 sebanyak 393 pada 27 Mei 2025, dan kloter 61 2 jemaah pada 28 Mei 2025.

    “Jemaah Haji Kloter 32 Kabupaten Serang yang diberangkatkan saat ini 393 jamaah, dengan rincian laki-laki 184 jamaah, perempuan 209 jamaah. Usia termuda 18 tahun atas nama Andini Sabrawi Jahidi asal jamaah dari Kramatwatu dan usia tertua 89 tahun Sarkam Sarman Alih asal jamaah dari Ciruas,” ujarnya.

    Adapun untuk Petugas Kloter 32 Kabupaten Serang berjumlah 10 orang, terdiri dari ketua kloter 1 orang, bimbingan ibadah 1 orang, PHD 3 orang, TKHI 2 orang, KBIHU 3 orang.

    Sedangkan rangkaian perjalanan Jamaah Haji kloter 32 yakni jamaah tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta hari ini, Senin 12 Mei 2025 pukul 11.00 WIB.

    Kemudian jamaah haji akan diberangkatkan ke Madinah pada hari Selasa 13 Mei 2025 pukul 08.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dan tiba di Madinah tanggal 13 Mei 2025 pukul 13.30 Waktu Arab Saudi.

    Jamaah kembali ke tanah air Indonesia pada tanggal 24 Juni 2025 pukul 15.15 WIB.

    “Terima kasih Ibu Bupati Serang dan DPRD yang mengalokasikan anggaran untuk keperluan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji yang telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan Pemda Kabupaten Serang,” katanya.

    Uesul Qurni memastikan, jamaah haji kloter 32 Kabupaten Serang seluruhnya telah memenuhi persyaratan istitho’ah dan siap diberangkatkan, dengan harapan semoga jamaah haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di tanah suci.

    “Semoga kembali utuh dengan harapan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. (Trg)

  • Wakil Gubernur Banten : Perkembangan Teknologi Harus Menjadi Perhatian

    Wakil Gubernur Banten : Perkembangan Teknologi Harus Menjadi Perhatian

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan saat ini perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Maka hal itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi masyarakat yang memiliki kemampuan pada bidang teknis mesin.

    Demikian disampaikan Dimyati Natakusumah dalam Rapat Kerja Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKS-TM) Tahun 2025 yang mengusung tema ’23 Tahun BKS-TM Indonesia Mempersiapkan SDM Teknik Mesin untuk Kemandirian Teknologi’ di Auditorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang, Rabu (7/5/2025).

    “Perkembangan teknologi ini sangat penting untuk dapat dikembangkan, supaya teknologi ini dapat bermanfaat bagi bangsa, negara maupun dunia,” ungkap Dimyati.

    Dimyati menyampaikan, dengan dukungan perkembangan teknologi, mampu mendukung dalam mewujudkan efisiensi dan efektivitas pada beberapa hal. Perkembangan teknologi harus menjadi perhatian.

    “Kita juga harus mengupgrade diri, baik di teknologinya maupun sumber daya manusianya,” katanya.

    Selain itu, Dimyati juga menuturkan orang-orang yang ahli pada teknik mesin sangat dibutuhkan. Tidak hanya pada sektor industri saja melainkan pada sektor-sektor lainnya.

    “Peluang karir dari teknik mesin itu terbuka luas. Maka saya harap Banten ini bisa menghasilkan ahli-ahli teknik mesin. Sehingga bisa menghasilkan produk unggulan baik untuk Banten dan Indonesia,” imbuhnya.

    Dimyati berharap rapat kerja itu menghasilkan sebuah sumbangsih pemikiran dalam mendukung program-program pemerintah

    “Diharapkan rapat kerja ini dapat menghasilkan pemikiran dan evaluasi serta menginventarisir permasalahan terkait teknik mesin,” jelasnya.

    Dalam laporannya, Sekretaris Jendral Badan Kerjasama Teknik Mesin (BKS-TM) Prof Ario Sunar Baskoro menyampaikan pihaknya akan mendukung program pemerintah dalam hal ini Asta Cita Presiden Prabowo Subianto pada point ke-4.

    “Kita juga akan selalu mendukung program Kemendikti Saintek dalam mewujudkan kampus berdampak yang berorientasi kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional, melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

    Di tempat yang sama, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Prof Fatah Sulaiman menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kampus Untirta menjadi lokasi Rapat Kerja BKS-TM Tahun 2025.

    “Kita harap raker ini dapat menghasilkan kesepakatan ide dan gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia ke depan,” katanya.

    Fatah menyampaikan tema yang diusung dalam raker BSM-TM ini sangat relevan dengan tantangan dan peluang bangsa Indonesia dalam menghadapi era transformasi teknologi dan industri berkelanjutan.

    “Kemandirian teknologi bukan hanya kemampuan menciptakan produk sendiri, melainkan menciptakan ekosistem SDM yang tangguh, visioner, dan adaptif terhadap dinamika zaman,” pungkasnya. (Trg)

  • Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Sinergi dan Kolaborasi Tentukan Keberhasilan 10 Program Pokok PKK

    Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni: Sinergi dan Kolaborasi Tentukan Keberhasilan 10 Program Pokok PKK

    Serang, Djawaranews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menegaskan pentingnya 10 Program Pokok PKK sebagai program yang konkret dan berdampak langsung kepada masyarakat. Para kader harus membangun sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak demi keberhasilan 10 Program Pokok PKK.

    Hal itu disampaikan Tinawati saat memberikan materi dan arahan dalam kegiatan Capacity Building TP PKK Provinsi Banten di Mancak, Kabupaten Serang, Rabu (7/5/2025).

    Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan perwakilan kader TP PKK dari delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten ini mengusung tema “Membangun Sinergi dan Kolaborasi untuk Banten yang Lebih Maju.” Acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan peran dan fungsi mereka dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

    Tinawati menekankan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang sejahtera dan berdaya. Oleh karena itu, 10 Program Pokok PKK memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan sosial yang positif. Program ini mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelestarian lingkungan.

    Disampaikan bahwa tugas TP PKK bukanlah tugas yang ringan. Para kader memiliki peran penting dalam membina, memberdayakan, dan mendampingi keluarga agar mampu menjadi pilar ketahanan sosial dan ekonomi bangsa.

    “Tugas TP PKK sangat mulia. Para kader memiliki tanggung jawab besar dalam membina keluarga, yang merupakan fondasi utama bangsa. Ini adalah pekerjaan dengan nilai pengabdian yang tinggi, yang berkontribusi langsung pada ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Tinawati.

    Ditambahkan, kader TP PKK harus terus meningkatkan kapasitas diri untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, seperti peningkatan angka kemiskinan, masalah kesehatan masyarakat, dan pengaruh globalisasi terhadap nilai-nilai lokal.

    Tinawati juga berharap kegiatan itu dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada kerja sama yang erat antara semua elemen masyarakat.

    “Melalui kolaborasi dan sinergi, saya berharap para kader PKK dapat kembali ke daerahnya masing-masing dengan membawa semangat baru, ilmu yang baru, dan mampu menerapkan program kerja yang konkret dan berdampak langsung pada masyarakat,” tambahnya.

    Di kesempatan itu, Tinawati mengajak seluruh kader untuk terus berkomitmen dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Banten. Dirinya menekankan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan sosial yang berdaya dan berintegritas.

    “Mari bersama-sama kita wujudkan Banten yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya. Keluarga adalah kunci, dan kader PKK adalah penggeraknya,” ujarnya

    Selain sesi materi dari Ketua TP PKK, kegiatan itu juga diisi dengan berbagai diskusi, serta simulasi pengembangan kapasitas kader. Hal ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan kader dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi di masyarakat.

    Melalui kegiatan itu, diharapkan setiap kader TP PKK mampu membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing, menjadikan keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat, sejahtera, dan berdaya di Provinsi Banten. (Trg)