Kategori: Kab. Serang

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Serang Ajak ASN Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Serang Ajak ASN Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

    SERANG, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di halaman Pendopo Bupati Serang pada Senin, 2 Juni 2025. Pada upacara itu, Ratu Rachmatuzakiyah membacakan arahan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yudian Wahyudi.

    Pada momen itu, Bupati Ratu Rachmatuzakiyah mengajak khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

    “Hari ini kita memperingati hari lahir Pancasila diingatkan bahwa kita harus berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Terutama untuk para ASN sebagai pelayan masyarakat, maka kita tidak boleh tebang pilih memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

    Memberikan keadilan pelayanan terhadap masyarakat, kata Bupati, termasuk nilai sila ke 5 Pancasila yaitu keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, di Hari Lahir Pancasila Bupati mengajak untuk terus memperkokoh kesatuan dan persatuan dengan menghargai perbedaan.

    “Pancasila adalah rumah bagi kita semua dari semua keberagaman, suku, budaya, agama tapi dalam wadah Pancasila, kita dipersatukan untuk saling terus bersatu teguh, bersatu padu untuk menjadikan bangsa Indonesia semakin kuat,”tegas Ratu Rachmatuzakiyah.

    Turut hadir pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Rudy Suhartanto, Unsur Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pegawai di ingkungan Pemkab Serang.

    Bupati Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas melaksanakan upacara hari lahir Pancasila bukan hanya sebatas acara seremonial.

    “Tetapi kita semua warga Indonesia diharapkan semakin menjiwai aplikasi pelaksanaan nilai-nilai luhur Pancasila di antaranya adalah saling menghormati, saling menghargai dan semangat bersama untuk bergotong royong untuk Indonesia maju,” ujar Wakil Bupati Serang, Najib Hamas. (Trg)

  • Desa Sindanglaya Kabupaten Serang jadi Pilot Project Program Radenmas Kemendes PDT

    Desa Sindanglaya Kabupaten Serang jadi Pilot Project Program Radenmas Kemendes PDT

    Serang, Djawaranews.com – Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) Republik Indonesia menjadikan Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang sebagai pilot project (proyek percontohan) Program Rencana Desa Negara Emas atau Radenmas 2045. Program Radenmas 2045 bekerjasama dengan Yayasan Quantum Akhyar Institute yang diketuai oleh Ustadz Adi Hidayat.

    Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Menteri Desa (Mendes) PDT, Yandri Susanto, dan Ketua Yayasan Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Para Dirjen Kemendes PDT, disaksikan oleh Wamendes Ahmad Riza Patri dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Pantai Pasir Putih Florida Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 1 Juni 2025.

    Usai melakukan penandatanganan, dilanjutkan meninjau Si Opung atau metode menanam padi di atas kolam atau empang. Kemudian dilanjutkan penanaman holtikultura berbagai macam pohon buah-buahan di Kampung Kadubajo sebagai bentuk implementasi Gerakan Indonesia Menanam atau Gerina.

    Ketua Yayasan Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat, berharap menuju 2045, seperti pemerintah mencanangkan menuju Indonesia Emas, pihaknya mendorong dari bawah, pemerintah top-down dari atas ke bawah, untuk membersamai dari bawah ke atas. “Dari bawah ini di level desa, sehingga kalau desanya baik, tertata bagus, secara otomatis juga ke atasnya akan mudah untuk didapatkan hasilnya,” ujarnya.

    Maka permulaannya, lanjut Ustadz Adi Hidayat, untuk menata desa sebanyak 70 ribu desa se-Indonesia, Yayasan Quantum Akhyar Institute bersama Kemendes dimulai di Kabupaten Serang. “Dengan pertimbangannya 1 sejarah, yang kedua karakteristiknya, dan yang ketiga letak strategisnya dalam menopang kekuatan Indonesia. Jadi program ini tidak membuka lapangan kerja, tapi membuat semua warga desa bekerja. Supaya semuanya aktif, ini bukan duet maut, tapi duet hidup. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ucap Ustadz Adi Hidayat.

    Mendes PDT Yandri Susanto mengapresiasi apa yang dilakukan Ustadz Adi Hidayat dan tim melalui Yayasan Quantum Akhyar Institute yang sudah melakukan MoU dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama. “Kita berharap melalui kerja sama ini Kabupaten Serang sebagai pilot project benar-benar greget, kalau kata Ustadz Adi Hidayat mengembalikan kejayaan Banten dimulai dari tanah Serang. Kita minta kepada seluruh elemen di Serang terutama kepala desa, ayo kita sambut program yang sangat mulia dan brilian ini di masing-masing desa,” ujarnya.

    Sesuai dengan arahan Ustadz Adi Hidayat, sebut Yandri, desa itu berdasar tematik meliputi ada desa cabai, desa tomat, desa padi, jagung, ayam petelur, sehingga siklus sistem ekonomi itu bisa berjalan baik dan lancar. Terutama untuk menyambut adanya gerakan Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia oleh Presiden Prabowo, dan ada juga kebutuhan mendesak dan kebutuhan setiap hari bahan baku makanan bergizi gratis (MBG).

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan terima kasih kepada Kemendes PDT dan Yayasan Quantum Akhyar Institute yang telah memilih Kabupaten Serang sebagai pilot project untuk Gerakan Indonesia Menanam. “Tentu ini kesyukuran yang luar biasa bagi Pemerintah Kabupaten Serang karena dipilih jadi pilot project, tapi juga kita harus lari cepat karena ini adalah gerakan yang harus segera disambut dengan baik,” ujarnya.

    Oleh karena itu, setelah hari ini, kata Rachmatuzakiyah, ke depannya pihaknya akan mengumpulkan OPD terkait terutama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) karena ada tenaga penyuluh pertanian. Pihaknya juga bersama Mendes Yandri dan Ustadz Adi Hidayat bersama-sama memetakan potensi desa masing-masing yang ada di Kabupaten Serang.

    “Sehingga tadi permintaan dari Ustadz Adi Hidayat tidak tumpang tindih, jadi setiap desa punya tematiknya. Ini akan dijadikan desa apa, misalnya desa padi, desa holtikultura, dan sebagainya sehingga tidak tumpang tindih. Jadi bisa saling mensuplai bahan baku, terutama untuk ketahanan pangan nasional. Insya Allah semua desa harus siap, nanti kita buat aturan itu,” jelasnya.

    Turut hadir perwakilan dari Pemprov Banten, Unsur Forkopimda Kabupaten Serang, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang, para kepala desa, camat se-Kabupaten Serang, para pendamping desa, dan para penyuluh pertanian serta ratusan tamu undangan. (Trg)

  • Kemendes PDT Inisiasi Gerakan Indonesia Menanam di Kabupaten Serang

    Kemendes PDT Inisiasi Gerakan Indonesia Menanam di Kabupaten Serang

    Serang, Djawaranews.com – Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDT) menginisiasi implementasi Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang akan dilaksanakan di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada 1 Juni 2025. Kemendes PDT akan bekerjasama dengan Quantum Akhyar Institute, sebuah yayasan yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat.

    Hal ini terungkap saat Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Rafdinal, mendatangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang diterima oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Rudy Suhartanto pada Rabu, 28 Mei 2025. Turut mendampingi Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Haryadi, dan sejumlah Kepala OPD.

    “Rapat ini untuk mempersiapkan kegiatan Gerina atau Gerakan Indonesia Menanam. Itu salah satu program unggulan Pak Presiden, diinisiasi oleh Pak Menteri Desa, dilaksanakan di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka pada tanggal 1 Juni. Kemudian bekerja sama dengan Yayasan Quantum Akhyar Institute, sebuah yayasan yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat,” ujarnya.

    Dikatakan Rudy, Gerakan Indonesia Menanam atau Gerina adalah gerakan untuk menanam baik tanaman pangan maupun holtikultura yang disesuaikan dengan kondisi kewilayahan, tepatnya di Desa Sindanglaya dan di wilayah Kabupaten Serang, kebutuhannya apa.

    “Tujuannya untuk menggerakkan masyarakat agar menanam berbagai macam pertanian dalam swasembada pangan. Ini kan untuk Indonesia Emas 2045, salah satunya program ketahanan pangan, ketahanan pangannya kita sekarang menggerakkan masyarakat untuk gemar menanam,” terangnya.

    Sekadar diketahui, Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) adalah gerakan menanam, menumbuhkan, dan memanen Tanaman Pangan/Serelia yang menaungi berbagai lapisan masyarakat di seluruh provinsi di Indonesia, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sebagai salah satu fondasi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

    Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Rafdinal, mengatakan bahwa untuk memastikan program-program Presiden Prabowo Subianto bisa didukung masyarakat Kabupaten Serang, Banten.

    “Sekarang kita harus mulai bekerja dengan sangat total, sehingga ke depan dengan kegiatan-kegiatan yang seperti bisa menarik perhatian teman-teman untuk di Kabupaten Serang, Banten,” katanya.

    Dijelaskan Rafdinal, pada pelaksanaan Gerakan Indonesia Menanam akan dilakukan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding oleh Mendes PDT, Yandri Susanto, dan Pimpinan Yayasan Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat, dan PKS dengan para Dirjen Kemendes PDT.

    “Jadi ini untuk memberikan kesadaran masyarakat yang utuh bagaimana bisa menanam, tanaman-tanaman untuk masyarakat kita di sana, apalagi banyak program pemerintah, program MBG, program gizi gratis, dan harapannya tentu jangan sampai nanti MBG itu didatangkan nyuplai itu dari luar desa kita,” jelasnya. (Trg)

  • Rapat Paripurna DPRD, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Sampaikan 9 Program Prioritas

    Rapat Paripurna DPRD, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Sampaikan 9 Program Prioritas

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan Pidato Sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang di gedung dewan setempat, setelah resmi dilantik bersama Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas oleh Gubernur Banten Andra Soni pada Selasa, 27 Mei 2025. Dalam pidatonya, Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan 9 program prioritas singkat dalam 100 hari kerja ke depan.

    Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan bahwa secara singkat dalam 100 hari kerja ke depan, hal-hal urgen yang akan dilaksanakan untuk mendukung persiapan pencapaian visi, misi, dan program prioritas, yakni pertama konsolidasi dan penataan ASN Pemerintah Kabupaten Serang dalam rangka pencapaian visi-misi Kabupaten Serang 2025-2030. Kedua, mengoordinasikan kepastian pembayaran TPP ASN, Siltap perangkat desa, dan BHPRD tepat waktu dan tanpa pungli.

    “Ketiga, menganggarkan insentif guru madrasah dan guru ngaji yang tepat sasaran, keempat, meningkatkan insentif RT dan RW, perangkat desa, dan insentif kader posyandu serta akan menerbitkan surat keputusan Bupati Serang tentang penetapan kader posyandu,” ucapnya.

    Kelima, lanjut Ratu Rachmatuzakiyah, melanjutkan pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB) Kabupaten Serang di Kecamatan Cinangka dan mengkaji kebijakan lanjutan pembangunan MTB dan pembentukan tim percepatan pembangunan yang nantinya akan menjadi destinasi wisata religi di Kabupaten Serang. Keenam, memastikan program beasiswa bagi anak-anak berprestasi, penghafal Qur’an, yatim piatu, dan tidak mampu.

    “Sedangkan ketujuh, meningkatkan sasaran bantuan bagi usaha ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dan rentan untuk meningkatkan perekonomian. Kedelapan, menyusun strategi terkait dengan pencapaian asta cita presiden dan wakil presiden terkait swasembada pangan di Kabupaten Serang. Terakhir, membuat kebijakan terkait ‘Kabupaten Serang bebas sampah’ (rumah tangga, desa, pasar, dan fasum) dan penyusunan strategi proses pengolahan sampah terpadu dengan nol residu,” paparnya.

    Disamping itu, Ratu Rachmatuzakiyah berkomitmen membentuk Satgas Pungli di Kabupaten Serang untuk memastikan seluruh pelayanan publik dapat diakses dan bebas dari pungutan liar. Dirinya selaku Bupati Serang periode 2025-2030 tidak akan mau melakukan kesalahan sebelumnya. “Rumah kediaman kami di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun Pabuaran akan menjadi rumah dinas bupati dan tidak akan disewa atau dibayar dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Serang,” tegasnya.

    Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan bahwa dalam rangka membangun daerah, pihaknya mengusung visi “Terwujudnya Kabupaten Serang Bahagia”. Hal ini akan dapat diwujudkan dengan tingkat kesejahteraan yang menyeluruh mencakup sejahtera secara finansial, mental, kesehatan, dan spiritual, serta menciptakan lingkungan yang nyaman sebagai kabupaten hunian, kreatif, pendidikan, dan industri yang harmonis dan berkelanjutan.

    “Kemudian mewujudkan masyarakat Kabupaten Serang yang bahagia dengan makna yang utuh, bahagia karena merasakan keadilan, bahagia karena memiliki akses pendidikan dan kesehatan yang layak, bahagia karena bisa hidup dalam lingkungan yang aman, asri, dan religius, dan bahagia karena masyarakat Kabupaten Serang didengar, dilibatkan, dan dihargai oleh pemerintahnya,” paparnya.

    Selanjutnya, lebih lanjut Ratu Rachmatuzakiyah memaparkan bahwa agar visi tidak hanya sebatas ilusi, maka akan berupaya untuk mengejawantahkan visi tersebut dalam misi-misi yang akan menyelesaikan permasalahan pembangunan dengan fokus pada kebijakan di antaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Serang yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan pemberdayaan perempuan.

    Kemudian, meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah, mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif dengan menciptakan iklim investasi untuk perluasan kesempatan kerja berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan.

    “Kami juga akan mewujudkan Kabupaten Serang pelopor swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, handal, dan berorientasi pada pelayanan publik prima, dan mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dan harmonis dengan nilai-nilai religius kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Serang,” urainya.

    Turut hadir mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, mantan Sekda Kabupaten Serang, Lalu Atharussalam Rais dan Tubagus Entus Mahmud, unsur Forkopimda, Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Serang, dan para tamu undangan lainnya. (Trg)

  • Resmi, Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas Jabat Bupati dan Wakil Bupati Serang

    Resmi, Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas Jabat Bupati dan Wakil Bupati Serang

    Serang, Djawaranews.com – Ratu Rachmatuzakiyah – M.Najib Hamas resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang periode 2025-2030 hasil dari Pemilihan Suara Ulang (PSU) Tahun 2025 paska Pilkada Kabupaten Serang Tahun 2024.

    Keduanya dilantik oleh Gubernur Banten Andra Soni di Pendopo Gubernur Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug Kota Serang pada Selasa, 27 Mei 2025.

    Selain pelantikan juga dilakukan Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Serang masa jabatan 2021-2025 Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa (almarhum) di wakili Pelaksana Harian (Plh) Bupati Serang Rudy Suhrtanto kepada Bupati dan Wakil Bupati Serang masa jabatan 2025-2030.

    Usai dilantik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih khususnya masyrakat Kabupaten Serang. ”Terimakasih banyak Kepada seluruh masyarakat, kemudian kepada Gubernur Banten yang sudah melantik kami setelah penantian panjang, selama pemilukada ini ada di Kabupaten Serang,”ujarnya.

    Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, setelah resmi menajabt sebagai Bupati Serang bukanlah hal yang miudah untuk dilalui. Yang mana, untuik prosesnya membutuhkan waktu yang sangat panjang dengan adanya PSU Pilkada Kabupaten Serang Tahun 2025.

    ”(Di Kabupaten Serang) Baru kali ini ada pemilihan suara ulang. Jadi alhamdulillah terimakasih banyak untuk semua warga masyarakat yang sudah memilih kami, semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,”tegasnya.

    Adapun untuk program 100 hari kerja, Rachmatuzakiyah menjanjikan akan memprioritaskan program pelayanan dasar baik pelayana kesehatanm pendidikan dan infrastruktur. ”Janji pertama tentu kami akan terus melayani masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun yang lainnya. Kemudian kami juga akan menganggarkan untuk dana insentif bagi guru ngaji, kader posyandu sebagai garda terdepan untuk melayani masyarakat,”tandasnya.

    Kemudian untuk konsentrasi program prioritas lainnya, sebut Rachmatuzakiyah berkaitan dengan persoalan sampah yang sudah darurat bukan hanya di Kabupaten Serang melainkan sudah isu nasional. Oleh karenanya, ia akan koordinasi terlebih dahulu dengan para kepala OPD di linghkungan Pemkab Serang.

    ”Kita akan koordinasi, kita rapatkan utnuk percepatannya supaya pengelolaan sampah bisa lebih baik lagi di Kabupaten Serang, karena sampah itu tidak menjadi isu Kabupaten Serang saja yang sudah darurat tapi sudah isu nasional. Jadi Insya Allah kita lakukan percepatan mengambil satu kebijakan untuk mengatur, sehingga pengelolaan sampah tidak semrawut seperti saat ini,”ucapnya.

    Turut hadir pada pelantikan tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) yang juga suami Bupati Serang Yandri Susanto. Begitupun Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas ditemani sang istri.

    Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya, menyampaikan selamat bertugas kepada Zakiyah dan Najib. ”Saya mengucapkan selamat mengemban amanah dan selamat bekejra kepada Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih periode 2025-2030 yang baru saja dilantik,” katanya.

    Ia berharap baik Zakiyah dan Najib dapat bersinergi mendorong implementasi program pemerintah pusat. ”Pelaksanaan kegiatan pada hari ini juga menjadi momentum kebersamaan, sinergi dan penyelarasan pekerjaan, program kerja, dan kegiatan pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat,”ujarnya.

    ”Khususnya dalam implementasi program Presiden Prabowo Subianto yang meliputi, program makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, membangun sekolah unggul dan memperbaiki sekolah-sekolah. Kemudian, melanjutkan dan menambah program kesejahteraan sosial, dan menaikkan gaji ASN terutama guru, dosen, dan tenaga kesehatan,”sambung Andra Soni.

    Andra Soni menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten juga berharap perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Serang dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Banten. ”Hal ini menyangkut implementasi delapan program kreativitas pemerintah provinsi Banten yakni, Banten Bagus, Banten Sehat, Banten Cerdas, Banten Kuat, Banten Indah, Banten Makmur, Banten Ramah, dan Banten Melayani,”katanya.

    Turut hadir juga sederet politisi Partai Amanat Nasional (PAN) mulai dari Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu hingga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Tampak juga Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah. (Trg)

  • Jasa Raharja Wilayah Banten Gelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara  dan Gamifikasi JR Safety Road

    Jasa Raharja Wilayah Banten Gelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara dan Gamifikasi JR Safety Road

    Serang, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keselamatan berlalu lintas dengan menggelar Sosialisasi Keselamatan Berkendara dan Gamifikasi JR Safety Road di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Peningkatan Pendapatan Bidang Sumbangan Wajib di wilayah Kabupaten Serang.

    Penanggung Jawab Samsat Induk Serang, Nurrochman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendorong budaya berkendara yang aman, tetapi juga merupakan bentuk sinergi antara Jasa Raharja dan Bapenda dalam menjalankan peran pelayanan publik secara terpadu.

    “Melalui kerja sama dengan Bapenda dan integrasi kegiatan dengan giat Peningkatan Pendapatan, kami berupaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi pemenuhan kewajiban administrasi kendaraan, tetapi juga melalui edukasi keselamatan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka sehari-hari,” ujar beliau.

    Antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan ini, terutama karena penyampaian materi dilakukan secara kreatif dan partisipatif. Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran jangka panjang dan turut menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Serang dan sekitarnya. (Trg)

  • SPMB Tahun 2025, Plh Bupati Serang Ingatkan Jangan Keluar dari Jalur Aturan

    SPMB Tahun 2025, Plh Bupati Serang Ingatkan Jangan Keluar dari Jalur Aturan

    Serang, Djawaranews.com – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Serang, Rudy Suhartanto, mengingatkan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 untuk tidak keluar dari jalur aturan atau petunjuk teknis (juknis) yang sudah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).

    Baik SPMB melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Hal ini disampaikan Rudy usai Penandatanganan Komitmen Bersama Dukungan SPMB Tahun 2025 antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Kemendikbud melalui Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Banten, Ombudsman, dan pihak-pihak terkait lain di Pendopo Bupati Serang pada Jumat, 23 Mei 2025.

    “Yang pasti kita berupaya semaksimal mungkin supaya semua masuk dalam koridor aturan main, seperti apa yang sudah digariskan oleh kementerian pendidikan. Jangan ada lagi yang mencoba untuk keluar dari jalur itu,” tegas Rudy.

    Oleh karenanya, kata Rudy, Penandatanganan Komitmen Bersama Dukungan SPMB Tahun 2025 ini juga mengevaluasi kinerja sistem penerimaan siswa baru tahun 2024 di Provinsi Banten yang sudah dievaluasi oleh kementerian yang dihadiri juga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    “Prinsipnya Kabupaten Serang sudah cukup baik untuk penerimaan siswa barunya, komitmen sudah cukup kuat, kemudian menjalankan berbagai macam otonomi sudah bagus,” katanya.

    Rudy lebih menekankan kepada komitmen bersama dan sosialisasi yang bagus kepada masyarakat. Sistem koordinasi yang terbangun sedemikian rupa dari unsur tim panitia penerima siswa baru di sekolah baik di SD, SMP, dan dinas pendidikannya untuk saling bersinergi menginformasikan berbagai macam persoalan ketika ada.

    “Diinformasikan sedemikian rupa, sehingga jalan keluarnya bisa lebih cepat untuk bisa diselesaikan dengan baik,” tandasnya.

    Rudy juga menyebutkan bahwa sebagai bahan evaluasi, pelajaran tahun 2024 ada sistem yang down. Maka, tahun 2025 ini pemerintah pusat melalui Kominfo dengan melalui kementerian pendidikan sudah berusaha sangat optimal untuk menjaga agar peristiwa 2024 tidak terjadi lagi.

    “Ini kan memicu reaksi yang sangat luar biasa. Kami ingin Kominfo Kabupaten Serang memperkuat sistem itu supaya jangan terjadi seperti tahun kemarin,” ucapnya.

    Kepala BPMP Provinsi Banten, Afrizal Sihotang, mengapresiasi proses SPMB Tahun 2024 di Kabupaten Serang yang berjalan sukses. Sehingga harapannya di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2025 yang berganti SPMB atau Sistem Penerimaan Murid Baru lebih sukses minimal sama di Tahun 2024.

    “Harapan kami kepada Pemkab Serang melalui Pak Kadis Pendidikan dan rekan-rekan media semua untuk mensosialisasikan, karena juknis untuk SPMB tahun 2025 ini sudah ditandatangani,” ujarnya.

    Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya, mengatakan bahwa terhitung 6 Maret 2025 pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan kepala dinas yang berkaitan dengan tata cara penerimaan siswa atau sistem penerimaan murid baru.

    “Sehingga surat keputusan dan hal-hal teknis lainnya sudah disiapkan sebelumnya. Tinggal kita minta dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

    Asep menjelaskan bahwa untuk sosialisasi mulai saat ini sudah dilakukan, yakni proses pendaftaran untuk SD pada 21 sampai 30 Juni, SMP 23 sampai 27 Juni, dan seleksi tanggal 1 sampai 5 Juli untuk SD, dan SMP tanggal 30 Juni sampai 4 Juli.

    “Kemudian untuk pengumumannya serentak untuk SD dan SMP pada tanggal 7 Juli. Sehingga tanggal 8 sampai 11 Juli semua siswa yang dinyatakan diterima di satuan pendidikan yang dituju itu bisa melakukan daftar ulang,” terangnya.

    Adapun untuk kuotanya, sebut Asep, untuk SD dan SMP pihaknya menyiapkan satuan pendidikan itu taman kanak-kanak ada 178 satuan pendidikan, SD 745, dan SMP ada 204.

    “Sedangkan daya tampung dari masing-masing satuan pendidikan ini sudah ditetapkan oleh SK kepala dinas. Rinciannya untuk TK itu 7.695 siswa, SD 36.649 siswa, SMP ada 23.706 siswa, dan semuanya persilahkan nanti masyarakat ada yang melalui jalur daring, luring, dan blended,” paparnya.

    Turut hadir Asisten Daerah (Asda) 3 Bidang Administrasi Umum, Ida Nuradi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statisti dan Persandian (Diskominfo) Haerofiatna, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Warneery Poetri, Kabag Hukum Lalu Farhan Nugraha, dan Camat Anyer Imron Ruhyadi.(Trg)

  • Desa Cikande Permai Masuk Program Desa Cantik tingkat Nasional

    Desa Cikande Permai Masuk Program Desa Cantik tingkat Nasional

    Serang, Djawaranews.com – Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, masuk Program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik tingkat Nasional yang dipilih Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan.

    Selanjutnya, Desa Cikande Permai bakal dilakukan pembinaan oleh BPS Kabupaten Serang. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, di sela Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik Kabupaten Serang yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo).

    “Penentuannya juga kita sudah berdasarkan survei yang dilakukan ke beberapa unggulan desa kecamatan, ternyata yang memenuhi syarat untuk nantinya bisa menularkan ke semua desa yang ada di Kabupaten Serang ada di Desa Cikande Permai,” ujarnya.

    Tutty menegaskan bahwa Desa Cikande Permai dinilai memiliki dasar yang kuat, seperti infrastruktur, IT, dan aparat desanya yang punya kompetensi untuk melakukan itu semua.

    “Jadi kita ada beberapa kriteria, yang masuk adalah desa Cikande Permai,” ucapnya.

    Tutty menyebutkan bahwa output Desa Cantik akan didapatkan sesuai kebutuhan desa masing-masing. Misalnya, desa tersebut sedang membutuhkan website, saat ini sudah tersedia maka akan ditingkatkan pengelolaannya.

    “Utamanya kalau outputnya akan kelihatan adalah minimal data monografi desa supaya up to date,” terangnya.

    Lebih lanjut, Tutty menyebutkan bahwa lomba desa cantik tersebut dilakukan seluruh Indonesia, sehingga setiap provinsi dan kabupaten/kota pasti punya desa cantik sebagai perwakilan.

    “Nanti ada juaranya. Kalau yang tahun kemarin kita itu sudah 3 besar Provinsi Banten. Sekarang kita ingin tembus nasional, tiga besar nasional cita-cita kami tahun ini,” harapnya.

    Tutty memastikan bahwa Desa Cikande Permai sendiri sudah siap mengikuti lomba tersebut, dan penilaian akan dilakukan pada Agustus mendatang.

    “Jadi kita terus siapkan desanya ketika penilaian Agustus mereka sudah siap. Penilaian dari pusat, kita hanya siapkan kisi-kisinya,” katanya.

    Rakor bertempat di Aula KH. Syam’un pada Kamis, 22 Mei 2025, tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto. Turut hadir Sekretaris Diskominfo, Dimas Panduasa.

    Rudy mengatakan bahwa Pemkab masih punya PR ingin mewujudkan satu data. Database yang dimaksud adalah yang masuk kategori statistik. “Seperti sektoral reguler, pokoknya harus ada,” ujarnya.

    Menurut Rudy, hal tersebut menjadi PR lama yang agak sulit diwujudkan karena harus membangun komitmen bersama dengan semua stakeholder dan komponen.

    “Untuk membangun komitmen itu kita bikin rakor dari Kominfo hari ini. Kemudian kita ingin dilanjutkan dengan rakor satu data statistik, jadi ada rakor lanjutan dengan modeling zoom atau apapun yang diselenggarakan hari Rabu depan untuk menginput data statistik,” katanya.

    Dengan demikian, kata Rudy, tidak perlu datang ke kantor lagi, cukup dengan rakor zoom atau by WhatsApp sehingga prosesnya akan lebih mudah dan murah.

    “Karena teman-teman di statistik juga membutuhkan kecepatan penyampaian data agar proses pengolahannya lebih cepat. Kan yang disampaikan oleh OPD masih data mentah, perlu diolah sedemikian rupa, jadi kualitasnya dinaikkan menjadi sebuah data kategori statistik,” terangnya.

    Sebagai komitmen politik untuk sampai ke level desa agar semua desa punya data statistik, pemerintah pusat mencanangkan program desa cinta statistik atau desa cantik.

    “Sehingga mereka menghimpun data statistik itu dengan program desa cantik. Tapi kan kemampuan pemerintah daerah kemampuan BPS terbatas, maka satu yang dicanangkan untuk fokus kita melakukan pembinaan desa Cikande Permai sebagai desa cantik,” katanya.

    Sekretaris Diskominfo Kabupaten Serang, Dimas Panduasa, mengatakan bahwa data statistik penting, oleh karena itu harus didukung oleh semua pihak. “Ini untuk mendukung terwujudnya satu data Kabupaten Serang,” ujarnya.

    “Kemudian, inikan ada perlombaan atau penghargaan untuk desa cinta statistik, kita support karena yakin data nya sudah ada di desa masing-masing, tinggal bagaimana kita Diskominfo berkolaborasi dengan BPS mengolah data itu menjadi informasi dan informasi itu bisa sampai pada masyarakat,” tutur Dimas. (Trg)

  • Inisiatif Bupati Tatu, Kejari Kabupaten Serang Segera Terbentuk

    Inisiatif Bupati Tatu, Kejari Kabupaten Serang Segera Terbentuk

    Serang, Djawaranews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Serang akan segera terbentuk atas inisiatif Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Setelah terbentuk, Gedung Kantor Kejari Kabupaten Serang akan dibangun di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang di Kecamatan Kragilan dengan luas lahan 1,5 hektare.

    Hal ini terungkap saat Kunjungan Kerja Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dalam Rangka Pembentukan Kejaksaan Negeri Kabupaten Serang di Pendopo Bupati pada Rabu, 21 Mei 2025.

    Kepala Biro Perencanaan Kejagung RI, Tiyas Widiarto, dan Asisten Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana, Politik, Hukum, Keamanan, dan Pemerintah Daerah Kementerian PAN RB, Istiyadi Insani, beserta jajaran diterima oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, para Asda, para Staf Ahli Bupati, dan para kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang.

    Pj Sekda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, mengatakan bahwa kesungguhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk menggagas terbentuknya Kejaksaan Negeri Kabupaten Serang itu sejak tahun 2021 oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama DPRD.

    “Sehingga Alhamdulillah usulan kita di tahun 2021 sekarang di respon, bahkan sudah mau ke finalisasi di verifikasi administrasinya, dan tinjau kelapangannya,” ujarnya kepada wartawan.

    Dengan demikian, Rudy berharap dalam waktu yang tidak lama lagi akan diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Kejaksaan Negeri Serang.

    “Sehingga, di tahun berikutnya kita bisa lebih dekat memberikan pelayanan penanganan hukum di Kabupaten Serang, pastinya untuk masyarakat Kabupaten Serang,” katanya.

    Kepala Biro Perencanaan Kejagung RI, Tiyas Widiarto, mengatakan bahwa kegiatan mereka hari ini menindaklanjuti usulan yang disampaikan oleh Pj Sekda dari Bupati Serang ke Kejaksaan Tinggi Banten dan diteruskan ke Kejaksaan Agung.

    “Kejagung setelah melakukan kajian verifikasi atas prasyarat atas terbentuknya syarat Kejaksaan Negeri Kabupaten Serang menganggap ini sudah cukup,” ujarnya.

    Asisten Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana, Politik, Hukum, Keamanan, dan Pemerintah Daerah Kementerian PANRB, Istiyadi Insani, mengatakan bahwa persyaratan pembentukan Kejari ada tiga kelompok besar, pertama kaitannya dengan prasyarat pembentukan.

    “Prasyarat pembentukan itu adalah adanya dukungan dari Pemkab Serang dan DPRD terkait dengan pembentukan kejaksaan negeri tersebut,” jelasnya.

    Istiyadi menambahkan bahwa inisiatif pembentukan Kejari Kabupaten Serang datang dari Bupati Serang.

    “Kemudian kejaksaan agung membentuk tim, tim itu kemudian membuat kajian, dan dari hasil kajian itu diusulkan kepada Kementerian PAN RB dan proses berikutnya diusulkan ke presiden untuk dilakukan penetapan dengan peraturan presiden (perpres),” terang Istiyadi.

    Prasyarat yang kedua, lanjut Istiyadi, adalah adanya unsur substantif teknis terkait dengan pembentukan Kejari, yaitu jumlah perkara.

    “Sampai saat ini dalam jumlah perkara yang distandarkan minimal 40 perkara. Sekarang di Kabupaten Serang ini sudah mencapai 667 perkara, sudah melebihi dari jumlah standar yang ada, sudah overload, dan ini membangun urgensi terbentuknya kejaksaan negeri itu,” jelasnya.

    Kemudian ketiga, dukungan aspek berupa kesiapan pembentukan, baik personil, anggaran, sarana prasarana, dan lain-lain.

    “Dari lahan yang disediakan Pemda seluas 1,5 hektare itu sudah cukup memadai, sehingga sudah bisa dibangun kantor di samping itu juga untuk rumah dinas dan seterusnya yang mendukung pelaksanaan dari kegiatan kejaksaan negeri tersebut,” urainya. (Trg)

  • Avanza Vs Avanza di Tol Tangerang-Merak, Satu Tewas dan Tiga Luka

    Avanza Vs Avanza di Tol Tangerang-Merak, Satu Tewas dan Tiga Luka

    Serang, Djawaranews.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 54.859 B (arah Tangerang), Kampung Kadinding, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Selasa sore, 21 Mei 2025.

    Kecelakaan yang melibatkan dua unit mobil Toyota Avanza tersebut menyebabkan satu korban jiwa dan tiga korban lainnya luka berat dan luka ringan.

    Kecelakaan yang melibatkan dua unit mobil Toyota Avanza tersebut menyebabkan satu korban jiwa dan tiga korban lainnya luka berat dan luka ringan.

    Kecelakaan di jalan bebas hambatan itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB.

    Avanza dengan nomor polisi A 1780 BB yang dikemudikan Felix Holypratama Surbakti (24) berpenumpang Herman Surbakti (61), Olivia Christy (19), dan Lilis Suryani (55) melaju dari arah Merak menuju Tangerang.

    Di lokasi kejadian, kendaraan yang berisi satu keluarga asal Kompleks Griya Permata Asri, Kelurahan Dalung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, itu diduga hilang kendali dan menabrak bagian belakang Avanza dengan nomor polisi B 1730 DKS yang dikemudikan Unus (53).

    Korban jiwa akibat peristiwa nahas itu atas nama Olivia Christy. Sedangkan, korban luka berat Lilis Suryani dan dua korban luka ringan Felix Holypratama Surbakti dan Herman Surbakti.

    Sedangkan, Unus beserta dua penumpangnya yang merupakan karyawan BUMN atas nama Ferry Sumarsono (51) dan Saiful Anwar (51) tidak mengalami luka-luka.

    Kasatlantas Polres Serang, AKP Ferry Octaviari Pratama, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. (Trg)