Kategori: Kab. Serang

  • Siapkan Lahan SPPG, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG

    Siapkan Lahan SPPG, Pemkab Serang Bentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Serang, serta menyiapkan lahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pembentukan ini sebagai tindak lanjut surat Badan Gizi Nasional (BGN) kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

    Hal ini disampaikan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Febrianto usai Rapat menyusun rencana kerja percepatan program MBG, di ruang kerja Sekda Kabupaten Serang pada Rabu, 10 September 2025. Turut hadir Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Haryadi dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Serang.

    Febrianto mengatakan, pada awalnya ada surat dari BGN yang ditujukan ke Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah tentang permohonan dukungan penyediaan SPPG. “Surat tersebut telah dibalas yang berisikan bahwa Pemkab Serang menyetujui dan mendukung penyediaan lahannya untuk SPPG, dalam rangka menyukseskan program MBG kepada BGN,” ujarnya.

    Selanjutnya, sebut Febrianto, untuk menindaklanjutinya Pemkab Serang membentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Serang, yang kemudian mencari lokasi lahan yang awalnya ada lima lokasi. “Namun, setelah disurvei tim dari BGN hanya tiga lokasi yang masuk kriteria, dan kami juga sudah layangkan suratnya tinggal menunggu balasannya dari BGN,” katanya.

    Ketiga lahan itu, sebut Febrianto, Kantor Kecamatan Kopo, Kecamatan Lebakwangi, dan Fasos Fasum yang ada di Kecamatan Binuang dengan luas sekitar 800 meter sampai 1 hektare. “Saat ini, Pemkab Serang sedang menunggu surat persetujuan lahan dari Badan Gizi Nasional (BGN), untuk disetujui atau tidaknya lahan yang diusulkan tersebut,” katanya.

    Dijelaskan Febrianto, Satgas Percepatan Program MBG ini dibentuk mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 400.5.7/4072/SC tanggal 25 Juli 2025. Surat edaran itu berisikan pembentukan satuan tugas percepatan penyelenggara program makan bergizi gratis di daerah Kabupaten Serang.

    “Satgas percepatan MBG ini diketuai Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, lalu dibagi jadi tiga kelompok kerja, pertama perencanaan kerja, kedua pelaksanaan, ketiga pokja pengawasan. Untuk koordinator perencanaan ketuanya Asda 1, pelaksanaan itu Asda 2, serta pengawasan dan monitoring Asda 3,” terangnya.

    Lebih lanjut Febrianto menjelaskan, dalam tiga kelompok kerja ini tugasnya pertama menyusun rencana kerja percepatan program MBG di Kabupaten Serang, kedua melaksanakan koordinasi dengan BGN, instansi terkait dan seluruh OPD sesuai fungsinya. Kemudian, mengidentifikasi data sasaran penerima program sesuai kriteria yang ditetapkan oleh SPPG, keempat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kerja MBG, dan terakhir melaporkan hasil pelaksanaan program MBG secara berkala kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

    “Kita monitoring di wilayah yang sudah ada MBG nya, alhamdulillah sudah ada sekolah yang telah menerima MBG. Namun, SK kita masih godok, Insya Allah ada pertemuan terakhir akan kita SK kan secara formal oleh Ibu Bupati,” ucapnya.

    Sekadar diketahui, SPPG ini merupakan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didirikan untuk menyediakan dan mendistribusikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat terutama siswa. (Trg)

  • OJK dan Pemkab Serang Beri Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar SD-SMP

    OJK dan Pemkab Serang Beri Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar SD-SMP

    Serang, Djawaranews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten bersama Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, memberikan Edukasi Literasi Keuangan bagi Pelajar Jenjang Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Kamis-Jum’at, 11-12 September 2025 di Aula Kecamatan Tirtayasa.

    Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Febrian Ripera menuturkan bahwa edukasi ini dalam rangka Implementasi Program Simpanan Pelajar (SIMPEL) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Serang. “Ini juga sebagai rangkaian kegiatan persiapan Pencanangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Wisata Bumi Tirtayasa Tahun 2025,” ungkap Febrian melalui keterangan tertulisnya pada Jum’at, 12 September 2025.

    Sekadar diketahui, narasumber dihadiri oleh Analis PEPK dan LMSt OJK Provinsi Banten, Suwariyanti. Tampak para siswa baik jenjang SD dan SMP antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    Lebih lanjut Febrian mengungkapkan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan minat serta kesadaran para pelajar terhadap manfaat SIMPEL. “Kemudian diharapkan untuk meningkatkan realisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di lingkungan Kecamatan Tirtayasa,” katanya. (Trg)

  • Memastikan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sidak Puskesmas Bojonegara

    Memastikan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Bupati Serang Ratu Zakiyah Sidak Puskesmas Bojonegara

    SERANG, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Kecamatan Bojonegara, Rabu 10 September 2025, sekira pukul 10.00 WIB.

    Sidak dilakukan Bupati Ratu Zakiyah setelah menghadiri acara penyambutan personel Brigif 87 dan Yonif 841 yang kegiatannya dipusatkan di salah satu kawasan pergudangan di Bojonegara.

    Sidak Bupati ke Puskesmas Bojonegara untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan baik dan cermat di setiap puskesmas.

    Dalam sidak ini, Bupati Ratu Zakiyah masih mengenakan baju TNI dan langsung berdialog dengan masyarakat yang tengah berobat di puskesmas ini.

    “Bagaimana pelayanannya di sini,” tanya Bupati kepada warga yang tengah duduk di bangku antrean. Pagi itu, Puskesmas Bojonegara terlihat ramai oleh warga yang ingin berobat.

    “Baik, Bu,” jawab warga.

    “Apakah obat selalu ada,” tanya Bupati lagi.

    “Ada,” jawab warga lagi.

    Kemudian Bupati meninjau semua ruangan yang ada di Puskesmas Bojonegara yang tengah memberikan pelayanan. Antara lain ruangan pelayanan umum, USG, ruang IGD, dan lainnya.

    Terlihat Camat Bojonegara Bagja Saputra, Kepala Puskemas Yatni Nafisah dan Kasubag TU Rauf ikut mendampingi.

    Saat berada di ruang IGD, Bupati berdialog dengan salah satu korban tabrakan warga Ciranggon yang tengah dirawat.

    “Ini, kenapa Pak,” tanya Bupati.
    “Tabrakan, Bu,” jawab pasien yang diperkirakan berusia 30 tahun.
    “Bagaimana pelayanan di sini, apakah cepat menangani,” tanya Bupati.
    “Ya, cepat Bu. Alhamdulillah,” jawabnya.
    “Ya, saya ke sini untuk memastikan apakah respons pelayanan kesehatan di sini cepat atau lambat. Semoga cepat sembuh ya Pak,” kata Bupati.
    “Ya Bu, terima kasih,” jawab si bapak.

    Saat sidak, Bupati memang banyak berdialog dengan warga. Menanyakan semua perihal penanganan kesehatan. Mulai dari pelayanan medis, keberadaan dokter, obat-obatan, hingga lainnya.
    Bupati juga sempat menggendong seorang balita. Sang balita terlihat anteng di pangkuan Bupati. “Wah lucunya ya,” kata Bupati.

    Momen sidak juga dimanfaatkan warga untuk foto bersama. Ada yang mengajak foto selfi dan swafoto. Bupati melayani permintaan itu dengan ramah.

    Usai sidak Bupati menegaskan bahwa pelayanan di Puskesmas Bojonegara sudah berjalan baik.

    “Saya ingin memastikan pelayanan kesehatan yang ada di kecamatan, apakah sudah sesuai dengan yang seharusnya atau tidak. Saat saya tanya ke pasien-pasien yang ada di sini, alhamdulillah semua tanggapannya positif,” kata Bupati.

    Hal itu menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pukesmas Bojonegara kepada masyarakat sudah baik.

    “Semoga ini bisa dicontoh oleh puskesmas yang lain untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau kita sakit namun tidak dilayani dengan baik, pasti akan timbul hal yang negatif,” katanya.

    “Kalau kita dilayani dengan baik, datang ke sini langsung gercep, dokternya sigap, penanganannya maksimal, saya yakin semua akan tertangani dan tidak ada nyawa yang melayang,” sambungnya.

    Bupati mengucapkan terima kasih kepada semua petugas kesehatan yang sudah melaksanakan tugas dengan maksimal.

    “Terima kasih untuk segenap seluruh petugas yang ada di Puskesmas Bojonegara dan terus tingkatkan pelayanannya,” ujarnya.

    Sementara Camat Bojonegara Bagja Saputra mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kata Bagja, Puskesmas Bojonegara termasuk salah satu kecamatan yang sibuk melayani warga.

    Kasubag TU Puskesmas Bojonegara Rauf mengaku sangat terkejut dengan kedatangan Bupati. “Kita kaget juga kedatangan Bupati,” katanya.

    Kata dia, sidak Bupati ini menjadi motivasi dan memacu agar pihaknya terus bekerja secara maksimal untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. (Trg)

  • Bupati Serang Ratu Zakiyah Harap TNI Jadi Motor Penggerak Capai Swasembada Pangan

    Bupati Serang Ratu Zakiyah Harap TNI Jadi Motor Penggerak Capai Swasembada Pangan

    Serang, Djawaranews.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri penyambutan Personel Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan atau Brigif TP 87/Salakanagara, dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yonif TP 841/Sulangkar Wilayah Kodim 0602/Serang tahun 2025 di Komplek Pergudangan Permata Kecamatan Bojonegara pada Rabu, 10 September 2025.

    Hadir Komandan Brigif TP 87/Salakanegara, Kolonel Inf. Raden Henra Sukmadjidibrata, Danyon TP 841/Sulangkar Mayor Inf. Sandra Setiawan Prihandono, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0602/Serang, Letkol Arm Oke Kistiyanto dan Unsur Polri. Turut hadir juga Camat Bojonegara Bagja Saputra, Camat Waringin kurung, Imadul Majdi.

    Bupati Serang Ratu Zakiyah mengatakan bahwa kehadiran Brigif dan Yonif TP di Kabupaten Serang merupakan harapan baru untuk mempercepat pembangunan. Sinergisitas dari seluruh elemen, termasuk TNI, untuk mencapai program swasembada pangan yang merupakan prioritas pemerintah sangat diperlukan. “Kami berharap, personel TNI dapat menjadi motor penggerak bersama rakyat untuk mencapai program swasembada pangan,”ungkapnya.

    Bupati Ratu Zakiyah mengajak kepada seluruh Personel Brigif TP 87/Salakanagara dan Yonif TP 841/Sulangkar wilayah Kodim 0602/Serang agar segera beradaptasi dengan adat dan budaya lokal Serang. “Kami percaya, para prajurit dapat menjunjung tinggi pepatah, ’di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Keberagaman budaya adalah kekayaan kita, dan dengan saling menghormati, kita akan semakin kuat,”tegasnya.

    Bupati Ratu Zakiyah mengaku memahami bahwa Yonif TP merupakan satuan pelaksana langsung di bawah Komando Brigif, Korem, dan Kodam yang bertugas melaksanakan pertempuran darat. Sedangkan tugas pokok utama Brigif TP mencakup pembinaan teritorial.

    “Tugas ini sangat penting untuk mengoptimalkan ketersediaan pangan, kesehatan, dan konstruksi di wilayahnya. Maka kehadirannya di Kabupaten Serang harapan baru untuk mempercepat pembangunan,”urainya.

    Sebagai apresiasi, Bupati Ratu Zakiyah, atas nama Pemkab Serang dan seluruh masyarakat menyampaikan selamat bergabung kepada seluruh Personel Brigif TP 87/Salakanagara dan Yonif TP 841/Sulangkar di wilayah Serang. “Kami bangga bisa menjadi tuan rumah bagi prajurit – prajurit terbaik bangsa, karena kehadirannya suatu kehormatan dan kekuatan baru bagi stabilitas keamanan di wilayah kami,”tuturnya.

    Dalam sambutannya Komandan Brigif TP 87/Salakanegara, Kolonel Inf. Raden Henra Sukmadjidibrata berharap bisa bersinergi dna berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang maupun Kepolisian. “Sinergi dan kolaborasi untuk bersama menyukseskan program pemerintah pusat,”ujar Kolonel Inf. Raden Henra dalam sambutannya.

    Pada kesempatan itu secara simbolis dilakukan penyerahan plakat dari Komandan Brigif TP 87/Salakanegara, Kolonel Inf. Raden Henra Sukmadjidibrata kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai ucapan terima kasih. ”Ibu Bupati merupakan orang pertama yang menerima plakat dari kami,”ujarnya. (Trg)

  • Wabup Serang Sampaikan Raperda RPJMD Usul Bupati

    Wabup Serang Sampaikan Raperda RPJMD Usul Bupati

    Serang – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang Tahun 2025-2030, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang di gedung dewan setempat pada Senin, 8 September 2025.

    RPJMD merupakan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang ditindaklanjuti dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

    ”Amanat undang-undang yang mana setelah 3 bulan pelantikan kepala daerah hasil pilkada maka wajib menyampaikan RPJMD. Hal ini untuk memastikan, Pemkab Serang melalui OPD memahami prioritas dan program strategis yang akan di laksanakan di masing-masing OPD 5 tahun kedepan selama kepemimpinan Ibu Bupati Serang (Ratu Rachmatuzakiyah),”ungkapnya kepada wartawan usai paripurna.

    Lebih lanjut Najib Hamas mengungkapkan, bahwa dalam RPJMD terdapat beberapa isu strategis selain modal dasar yang dimiliki Pemkab Serang juga masih memiliki permasalahan pokok pembangunan. Diantaranya belum optimalnya tingkat kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang nyaman menuju Kabupaten Serang bahagia yang juga dijadikan isu strategis daerah yang dirumuskan ke dalam 5 isu strategis daerah.

    Kelima isu strategis meliputi, kata Najib Hamas, pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter unggul, kreatif, berdaya saing, dan sejahtera, Penataan infrastruktur wilayah kabupaten yang aman dan nyaman, tangguh dan berketahanan ekonomi. Kemudian pembangunan ekonomi yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan serta penciptaan iklim investasi yang ramah dan kondusif.

    ”Selanjutnya tata kelola pemerintahan yang bersih, gesit, kolaboratif, dan inovatif. Serta pemenuhan hak dasar masyarakat secara inklusif dan pembangunan wilayah kabupaten yang kondusif, berlandaskan nilai-nilai budaya, agama, dan kebangsaan,”paparnya.

    Lebih lanjut Najib Hamas memaparkan, dalam merumuskan isu strategis pihaknya merumuskan visi terwujudnya Kabupaten Serang bahagia. Kata ’bahagia’ sebutnya, menjadi tujuan dan target utama dari visi yang ingin dicapai didasari dari pemikiran.

    Yang kemudian, telah dirumuskan ke dalam 6 misi yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Serang yang unggul, sejahtera, dan berdaya saing dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan pemberdayaan perempuan.

    ”Meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah. Mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif dengan menciptakan iklim investasi untuk perluasan kesempatan kerja berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan,”ucapnya.

    Kemudian, sambung Najib Hamas, mewujudkan Kabupaten Serang sebagai pelopor swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, andal, dan berorientasi pada pelayanan publik prima.

    ”Serta mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dan harmonis dengan nilai-nilai religius dan kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Serang,”katanya.

    Untuk mencapai visi dan misi di atas, Pemkab Serang merumuskan program prioritas daerah dalam RPJMD sebagai bagian dari fokus pembangunan daerah meliputi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan penurunan stunting. Peningkatan kualitas dan sarana prasarana pendidikan serta pelaksanaan wajib belajar diniyah.

    ”Berikutnya peningkatan tata kelola pemerintahan yang andal, Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan, Peningkatan akses air bersih dan sanitasi, dan Penataan ruang publik terpadu,”urainya.

    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Penyampaikan Raperda Usul Bupati dan Penyampaian Raperda Prakarsa DPRD tentang perlindungan dan hak penyandang disabilitas di Pimpin Wakil Ketua DPRD I, Maksum yang merupakan Fraksi Partai Gerindra.

    Turut hadir para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Serang, perwakilan dari Unsur Forkopimda, BUMD, dan puluhan Anggota DPRD Kabupaten Serang.(Trg)

  • Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw, Pemkab Serang Gelar Istighosah

    Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw, Pemkab Serang Gelar Istighosah

    SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Memeringati Maulid Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam (Saw) 12 Robiul Awal 1447 Hijriyah, dan menggelar Istighosah do’a bersama di Pendopo Bupati Serang pada Kamis, 5 September 2025 malam.

    Turut hadir Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum dan para Wakil Ketua DPRD, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Serang, dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam.

    Sedangkan pembacaan Surat Yasin, Dzikir dan do’a bersama di Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Ulum Kecamatan Binuang, KH. Junaedi.
    Wabup Serang Muhammad Najib Hamas bersyukur bisa terlaksananya peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Istighosah do’a bersama para ulama dan umaro di Kabupaten Serang untuk kebaikan bangsa dan negara.

    “Juga sebagai momentum Maulid Nabi Muhammad Saw. Jadi momen selain silaturahmi antara ulama dan umaro juga kita mengetuk pintu langit berdoa bersama kepada Allah SWT semoga bangsa Indonesia, Provinsi Banten dan Kabupaten Serang damai dan terhindar dari hal hal yang di khawatirkan oleh banyak pihak”ungkapnya.

    Oleh karenanya, Najib Hamas mengimbau masyarakat tetap menjaga silaturahim saling meringankan beban masyarakat dan berikutnya saling menghargai sesama masyarakat karena tidak ada perbedaan terkait adat istiadat.

    “Kita berharap besok dan seterusnya tidak ada lagi kerumunan kerumunan aksi yang timbul anarkis, masyarakat mahasiswa boleh menyampaikan aspirasi lewat jalur secara ideologis atau audensi dengan penyelenggara pemerintahan,”ucapnya.

    Terlebih, kata Najib Hamas, di momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.
    “Momen Maulid Nabi Muhammad contoh sebagai teladan tidak ada hanya teladan dalam urusan ibadah, tetapi sebagai penyelenggara. Rosulullah sebagai teladan, sebagai pelayan umat yang terbaik, itu yang menjadi prioritas Rosulullah dalam mengayomi masyarakat,”tandasnya.

    Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Ulum Kecamatan Binuang, KH. Junaedi mengajak masyarakat untuk menjaga bangsa dan negara Indonesia secara bersama-sama dengan sebaik-baiknya.
    Apa yang sudah terjadi, untuk tidak mencari siapa dan menyalahkan siapapun.

    “Mari kita Songsong kebersamaan. Ciptakan Banten aman dan damai serta mendapatkan keridhoan Allah SWT,”ujarnya.(Trg)

  • Kantor DPRD Kabupaten Serang Tak Ada Penjagaan Kepolisian, Bahrul Ulum: Kita Terbuka Lebih Baik Diskusi Ketimbang Aksi

    Kantor DPRD Kabupaten Serang Tak Ada Penjagaan Kepolisian, Bahrul Ulum: Kita Terbuka Lebih Baik Diskusi Ketimbang Aksi

    Serang, Djawaranews.com – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyebutkan, tidak ada penjagaan ketat dari aparat kepolisian di kantor DPRD Kabupaten Serang, menyusul adanya rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh kelompok masyarakat ataupun mahasiswa.

    Pihaknya terbuka, bagi siapapun yang ingin menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kabupaten Serang, namun alangkah baiknya apalagi dilakukan dengan duduk bersama berdiskusi dan berdialog

    Dirinya khawatir, aksi demonstrasi yang dilakukan terdapat oknum yang tidak bertanggungjawab, yang membuat aksinya menjadi tidak murni dan malah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Kantor DPRD Kabupaten Serang milik masyarakat Kabupaten Serang, kami terbuka silahkan sampaikan aspirasi kita hargai itu kita tampung. Namun, lebih baik kita diskusi bersama biar terkendali, kita bukan tidak mau didemo namun khawatir ada oknum-oknum yang menunggangi aksi murni ini, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya, Kamis 4 September 2025.

    Bahrul Ulum mengaku, ada beberapa surat tembusan untuk melaksanakan aksi demonstrasi yang ditujukan ke DPRD Kabupaten Serang.

    Namun, sudah ada beberapa yang sudah diselesaikannya dengan cara duduk bersama menyampaikan aspirasinya.

    “Contoh kemarin dari forum SMP swasta, mereka awalnya ingin melakukan aksi demonstrasi namun kita ajak duduk bersama dan kita beri solusinya. Ketika nanti ada yang mau menyampaikan aspirasi, kita buka pintu diskusi dan dialog secara terbuka, kalau ditujukan ke lembaga nasional akan kita sampaikan kesana,” ujarnya.

    Dikatakan Bahrul Ulum, pihaknya sudah menyampaikan kepada Pemkab Serang, apabila kedepannya ada aksi demonstrasi bisa diterima bersama dengan berdiskusi dan berdialog.

    Ia berharap, tidak ada kejadian-kejadian yang dapat merugikan kelembagaan dan masyarakat Kabupaten Serang.

    “Kuncinya yaitu, ketika ingin menyampaikan diskusi hayu kita terbuka untuk duduk bersama berdialog. Sehingga, ketika nanti ada yang mau menyampaikan aspirasi, kita terima bersama dari DPRD Kabupaten Serang dan Pemkab Serang,” ucapnya. (Trg)

  • Pemkab Serang dan JSIT Jalin Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Pemkab Serang dan JSIT Jalin Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Serang, Djawaranews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Serang sepakat untuk menjalin kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

    Hal ini terungkap saat Pengurus JSIT Kabupaten Serang beraudensi bersama Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas.

    “Saya mewakili ibu bupati menerima audiensi JSIT. Tadi dilaporkan JSIT ini mengelola sekolah Islam sekitar 30 sekolah di Kabupaten Serang, kalau di provinsi cukup banyak,”kata Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas kepada wartawan usai audensi di Ruang Wakil Bupati pada Rabu, 3 September 2025.

    Najib Hamas mengatakan, JSIT selama ini sudah memberikan kontribusi konkrit untuk peningkatan pelayanan pendidikan masyarakat di Kabupaten Serang, baik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

    “Hari ini kehadirannya audensi bahwa untuk kolaborasi dan sinergi dalam hal peningkatan pelayanan mutu pendidikan ini butuh komunikasi dengan dinas terkait. Kedepannya nanti di agendakan sesuai dengan temanya, khususnya terkait dengan peningkatan SDM guru,”katanya.

    Meski disamping itu adanya aspirasi terkait sarana prasarana (sapras), akan tetapi yang prioritas akan disinkronkan dan disinergikan terkait dengan peningkatan kapasitas guru.

    “Hal ini supaya SPMP atau standar pelayanan minimal pendidikan yang menjadi kebijakan undang-undang melalui OPD terkait atau dinas pendidikan dan kebudayaan,”ungkap Najib Hamas.

    Dengan demikian, Najib Hamas mengapresiasi Jaringan Sekolah Islam Terpadu yang mana secara umum kualifikasi para guru sekolah Islam terpadu guru ini sudah di atas rata-rata.

    Akan tetapi masih perlu ada sinkronisasi dengan kebijakan-kebijakan baru di tingkat kementerian pendidikan dasar dan menengah.

    “Hal ini supaya output dari pendidikan ini itu sama-sama bisa di maksimalkan, baik sekolah negeri maupun swasta,”paparnya.

    Senada dikatakan Ketua Kordinator Daerah (Korda) JSIT Kabupaten Serang, Abdul Aziz Alhusairi.

    Kata dia, tujuan audensi JSIT Kabupaten Serang berkeinginan untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Serang.

    Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan maka perlu adanya kolaborasi dan komunikasi dengan pihak pemerintah.

    “Harapannya setelah ini ada bentuk yang nyata kolaborasi itu terjadi yakni peningkatan mutu itu terjadi. Kemudian untuk peningkatannya bisa dengan pelatihan-pelatihan, harapannya karena ini belum merata sehingga bisa merata,”ujarnya. (Trg)

  • Tahun 2026, Pemkab Serang Bakal Alokasikan Dana Insentif Guru SMP Swasta

    Tahun 2026, Pemkab Serang Bakal Alokasikan Dana Insentif Guru SMP Swasta

    SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama DPRD Kabupaten Serang menyepakati bakal mengalokasikan dana insentif untuk 1.141 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Kabupaten Serang.

    Dana insentif akan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2026.

    Hal ini terungkap saat audensi Forum Komunikasi SMP Swasta (FKSS) Kabupaten Serang bersama Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana dan sejumlah Kepala OPD terkait di Aula KH. Syam’un pada Senin, 1 September 2025.

    Yang mana dalam tuntutan FKSS Kabupaten Serang agar Pemkab Serang dan DPRD Kabupaten Serang untuk mengalokasikan dana APBD untuk bantuan insentif guru SMP Swasta yang tersebar di 29 kecamatan se Kabupaten Serang.

    ”Saya mewakili ibu bupati dalam rangka silahturahmi FKSS dengan Pemerintah Kabupaten Serang. Pada prinsipnya kami welcome kehadiran dan ide-ide brilian untuk bagaimana kedepan sekolah swasta juga bagian pilar penting dalam penguatan pendidikan di Kabupaten Serang,”ungkapnya.

    ”Terlebih, sebanyak kurang lebih 108 SMP Swasta di Kabupaten Serang sudah berkontribusi secara konkrit untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya warga Kabupaten Serang,”sambung Najib Hamas.

    Kemudian yang kedua, Najib Hamas mengatakan, terkait beberapa keinginan FKSS salah satunya dana insentif disampaikan pesan di akhir pertemuan, bahwa nanti Tim Pengurus FKSS nanti agar mendiskusikan bersama Komisi II DPRD dan Dindikbud untuk merancang apa-apa saja yang di tandatangani dalam MoU atau nota kesepahamannya.

    ”Karena nanti Insya Allah kita minta berkenan Ibu Bupati untuk penandatanganannya dijadwalkan kemudian. ”Insya Allah di alokasikan (dana insentif),”tegasnya.

    Akan tetapi, sebut Najib Hamas, meski dialokasikan pada 2026 mendatang namun belum terkait berapa besarannya untuk setiap gurunya.

    ”Itu termasuk nanti yang akan dibicarakan oleh tim kecil FKSS dengan dinas pendidikan. Gimana teknisnya, nanti kita menunggu dari komisi s dan FKSS dan Dindikbud,”terangnya.

    Senada dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.

    Terlebih, baik Pemkab Serang maupun DPRD Kabupaten Serang mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan para guru SMP Swasta khususnya.

    ”Pastinya kita akan akomodir di tahun 2026 dengan nilai yang belum kita pastikan, karena kita akan melihat kemampuan keuangan daerahnya dulu,”ujarnya.

    Ketua FKSS Kabupaten Serang, Ijet Supadji mengatakan untuk jumlah guru SMP Swasta di Kabupaten Serang sebanyak 1.141 yang terdaftar secara dapodik.

    Akan tetapi secara hitungan setiap sekolah guru-guru yang menginduk di sekolah sekitar 800 guru.

    ”Yang diajukan semuanya 1.141 guru yang akan menerima insentif, tapi nanti dibicarakan bersama kepala dinas pendidikan apakah nanti itu yang di ACC, apa yang 800 guru induk yang di ACC. Yang pasti untuk besaran sama dengan sekolah yang lain itu Rp300 ribu,”ujarnya.(Trg)

  • Simbolis, Wabup Serang Najib Hamas Serahkan Bantuan 497 RTLH

    Simbolis, Wabup Serang Najib Hamas Serahkan Bantuan 497 RTLH

    Serang, Djawaranews.com – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas menyerahkan secara simbolis bantuan 497 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Lapangan Tenis Indoor pada Senin, 1 September 2025.

    Penyerahan dilakukan usai Wabup Najib Hamas menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) ke 17 Tahun 2025.

    ”Hari ini saya hadir mewakili Ibu Bupati (Serang Ratu Rachmatuzakiyah) dalam rangka peringatan hari perumahan nasional tahun 2025. Yang kedua bersamaan diserahkan secara simbolis bantuan RTLH, total tahun 2025 ada 497 unit yang diserahkan simbolis,”ujarnya kepada wartawan.

    Najib Hamas mengatakan, bahwa bantuan tersebut berasal dari berbagai sumber yakni APBN, APBD Provinsi Banten, APBD Kabupaten Serang dan Baznas Kabupaten Serang serta CSR perusahaan.

    ”CSR perusahaan diharapkan karena kebutuhan kita cukup besar di Kabupaten Serang lebih dari 7.500 RTLH yang harus diperbaiki,” katanya.

    Oleh karena itu, Najib Hamas mengimbau kepada seluruh unsur stakeholder terutama perusahaan dan lembaga-lembaga serta pihak-pihak yang peduli untuk bergotong-royong bersama menuntaskan kawasan kumuh di Kabupaten Serang.

    ”Tahun ini sudah ada dari CSR perusahaan di wilayah Serang timur,” ucapnya.

    Mengingat, kata Najib Hamas masih tingginya backlog di Kabupaten Serang lantaran keterbatasan anggaran dan DAK belum signifikan dari pusat.

    Maka, pada tahun 2026 mendatang akan ditingkatkan komunikasi dengan provinsi dan potensi lain yang belum tergali.

    ”Diantaranya dari kepedulian perusahaan melalui CSR di wilayah masing-masing,” katanya.

    Ditempat yang sama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, bantuan yang diserahkan hari ini berasal dari APBD Kabupaten Serang berupa bantuan stimulan 200 unit, dan 16 unit penanganan rumah korban bencana.

    ”Untuk korban bencana tidak ada swadaya tapi kita memberikan bantuan secara utuh untuk rehab berat nilainya Rp60 juta, rehab sedang Rp27 juta,” ujarnya.

    Sedangkan untuk bantuan stimulan yang rutin diberikan harus ada swadaya dengan nilai bantuan Rp25 juta.

    Kemudian ada juga bantuan dari Kementrian PUPR 100 unit, dan Dinas Perkim Provinsi Banten 27 unit.

    ”Kemudian dari Baznas 98 unit, CSR Serang timur 7 unit, dan Koperasi BMI 6 unit. Total 497 unit,” ucapnya.

    Adapun kriteria penerima bantuan, sebut Okeu adalah Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) yang diperhatikan sehingga menimbulkan rumah tersebut jadi tidak layak huni.

    Maka, untuk menuntaskan 7.500 unit RTLH, akan dilakukan kolaborasi dengan Kementrian PKP, CSR perusahaan di Kabupaten Serang, dan Baznas.

    ”Kita juga sedang menjajaki untuk CSR bank Bjb. Mudah-mudahan ini juga bisa masuk dari Bank Bjb,” ucapnya.

    Sedangkan untuk pembangunan telah dilakukan melalui satu data.

    Okeu memastikan, akan mengupayakan agar selama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah – Najib Hamas sebanyak 7.500 RTLH bisa terselesaikan dengan segala upaya.

    ”Walaupun memang kemampuan fiskal Kabupaten Serang masih terbatas, kita lakukan upaya-upaya kolaborasi seperti itu. Termasuk kemarin juga kita sudah berkirim surat ke Yayasan Budha Suci. Mudah-mudahan dari Budha Suci juga nanti akan membantu juga,”paparnya.

    Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana dan para pejabat eselon II dan III serta para ASN di lingkungan Pemkab Serang. (Trg)