Kategori: Jawa Barat

  • Wali Kota Bandung Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Taat Hukum

    Wali Kota Bandung Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan yang Taat Hukum

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan pentingnya penataan ulang tata kelola pemerintahan yang berbasis pada kepatuhan terhadap hukum. Hal itu ditegaskan Farhan menanggapi kasus hukum yang menimpa salah satu pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung.

    “Kasus ini merupakan perkara lama. Saat ini, kami sedang membenahi tata kelola pemerintahan. Semua tindakan dan kebijakan yang diambil harus berdasarkan hukum. Itu prinsip utama yang saya pegang,” ujar Farhan usai menghadiri Pelantikan Rektor UPI, di Kampus UPI Bandung, Senin 16 Juni 2025.

    Farhan menyampaikan, pihaknya tidak mendapatkan informasi sebelumnya bahwa pejabat yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan hukum.

    “Saya kaget karena tidak pernah diinformasikan bahwa mereka masih diperiksa dalam kasus tersebut. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami dalam membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel,” akunya.

    Pemkot Bandung, lanjut Farhan, kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses tata kelola di seluruh sektor pemerintahan.

    “Saya sedang menyisir satu per satu apa saja yang menjadi pekerjaan rumah kita. Tata kelola yang baik adalah yang memastikan setiap kebijakan sesuai aturan. Ini penting agar ke depan tidak ada lagi celah yang menimbulkan masalah hukum,” jelasnya.

    Farhan juga mengajak seluruh ASN untuk menjunjung tinggi integritas dan keterbukaan dalam menjalankan tugas, guna menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat. (Red)

  • Apresiasi Gelaran Semesta Berpesta, Farhan: Kota Bandung Lautan Konser

    Apresiasi Gelaran Semesta Berpesta, Farhan: Kota Bandung Lautan Konser

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi penyelenggaraan acara Semesta Berpesta yang digelar BTV di Lapangan Prabuwangi, Arcamanik, Sabtu 14 Juni 2025.

    Menurutnya, acara ini menjadi bukti Kota Bandung tetap menjadi pusat kreativitas dan panggung terbuka bagi para pelaku industri musik serta komunitas kreatif.

    “Saya sudah lama tidak datang ke acara panggung seperti ini. Ambience-nya luar biasa. Masyarakat datang karena memang ada daya tarik tinggi,” ujar Farhan saat menghadiri langsung acara tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Farhan memastikan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk terus membuka ruang kreasi seluas-luasnya bagi siapa pun.

    Ia menyebut Bandung sebagai kota yang tumbuh dari semangat ekonomi kreatif dan menjelma menjadi tempat lahirnya karya-karya berkelas dunia.

    “Kata ‘siapa pun’ itu penting. Salah satu visi Kota Bandung hari ini adalah terbuka. Kami ingin semua bisa berkarya tanpa diskriminasi, baik itu anak-anak, perempuan, lansia, maupun penyandang disabilitas,” jelas Farhan.

    Farhan juga menyampaikan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mempermudah proses perizinan konser selama syarat teknis dan keamanan terpenuhi. Bahkan, untuk konser berbayar, pihaknya membuka peluang diskon pajak pertunjukan insidentil.

    “Bandung memang dikenal sebagai Bandung Lautan Konser. Komitmen kami jelas: mendukung penuh ruang ekspresi kreatif. Karena konser seperti ini menggerakkan ekonomi, mempersatukan warga, dan menunjukkan jati diri Bandung sebagai surga konser,” jelas Farhan.

    Sebagai penutup, Farhan secara pribadi menyebut panggungnya hari ini bukan lagi bersama deretan artis atau musisi, melainkan sebagai pengawal berlangsungnya kegiatan kreatif di Kota Bandung.

    “Kalau dulu saya manggung di atas panggung musik, sekarang panggung saya adalah memastikan kreativitas terus terekspresikan di Kota Bandung.”

    Semesta Berpesta menghadirkan sejumlah penampil lintas genre yang memanaskan suasana, di antaranya Juni Amorisa, Dongker, The Sigit, Idgitaf, Yovie & Nuno, hingga Guyon Waton. Ribuan warga yang hadir tampak antusias menikmati tiap penampilan musisi favorit mereka.

    Acara ini juga dimeriahkan dengan booth interaktif dari sejumlah brand nasional dan sesi spesial seperti lighting show dan brand moment. (Red)

  • Wali Kota Bandung Sampaikan Jawaban Tertulis, DPRD Resmi Bentuk Pansus

    Wali Kota Bandung Sampaikan Jawaban Tertulis, DPRD Resmi Bentuk Pansus

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025 di Ruang Rapat Paripurna, Jl. Sukabumi, Bandung, Rabu, 11 Juni 2025.

    Agenda rapat kali ini mencakup penyampaian jawaban Wali Kota Bandung terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) serta pembentukan empat Panitia Khusus (Pansus) baru, yaitu Pansus 7, 8, 9, dan 10.

    Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, dan dihadiri oleh 35 dari total 50 anggota DPRD, baik secara langsung maupun virtual.

    Edwin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat yang juga disiarkan secara daring.

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, baik secara fisik maupun melalui platform telekonferensi.

    Empat Raperda yang dibahas merupakan bagian dari Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025, yaitu:

    1. Raperda tentang Penyediaan, Penyerahan, dan Pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Perkotaan;
    2. Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren;
    3. Raperda tentang Keberagaman Kehidupan Bermasyarakat di Kota Bandung;
    4. Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

    Setelah meminta persetujuan forum, pimpinan rapat menyatakan bahwa jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi-fraksi akan disampaikan secara tertulis.

    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan secara resmi telah menyerahkan dokumen jawaban tersebut kepada DPRD untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan selanjutnya.

    Dalam forum yang sama, DPRD Kota Bandung juga mengesahkan pembentukan empat panitia khusus, masing-masing bertugas membahas satu dari empat Raperda yang dimaksud.

    1. Pansus 7 bertugas dalam Pembahasan Raperda PSU Perkotaan

    2. Pansus 8 bertugas dalam Pembahasan Raperda Penyelenggaraan Pesantren

    3. Pansus 9 bertugas dalam Pembahasan Raperda Keberagaman Kehidupan Bermasyarakat

    4. Pansus 10 bertugas dalam Pembahasan Raperda RPJMD 2025–2029

    Adapun masa tugas masing-masing Pansus berlaku sejak tanggal pembentukan hingga selesainya pembahasan dan pengambilan keputusan melalui forum DPRD.

    Keputusan resmi DPRD tentang pembentukan keempat Pansus tersebut akan dituangkan dalam dokumen tertulis sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas.

    Menutup rapat, pimpinan DPRD menyampaikan harapan agar para anggota Pansus dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. (Red)

  • Dekranasda Kota Bandung Siap Sukseskan Bandung Week Market dan Ekspansi Galeri

    Dekranasda Kota Bandung Siap Sukseskan Bandung Week Market dan Ekspansi Galeri

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung bakal merevitalisasi sejumlah galeri untuk memperkuat promosi dan eksistensi kerajinan lokal.

    Setelah tidak lagi menempati lokasi di Jalan Jakarta, saat ini Dekranasda tengah menyiapkan galeri baru di Braga City Walk bekerja sama dengan pelaku usaha lokal.

    Hal itu diungkapkan Ketua Harian Dekranasda Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin saat Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Dapur Hawu The Lodge Maribaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 10 Juni 2025.

    “Galeri di Pasar Kreatif PVJ dan lokasi lain seperti akan terus dimaksimalkan. Terlebih, Dekranasda tengah bersiap menyambut kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia pada 26 Juni 2025, yang secara khusus ingin melihat langsung geliat kerajinan Kota Bandung,” katanya.

    Menurut Ronny, Dekranasda Kota Bandung harus memberi manfaat nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Dekranasda berperan penting dalam pembinaan dan pengembangan seni kerajinan daerah serta peningkatan kesejahteraan para perajin,” katanya.

    Dekranasda mengemban visi sebagai lembaga andal dalam mendukung kemandirian ekonomi Indonesia.

    Misinya mencakup pelestarian budaya, peningkatan daya saing produk kerajinan, kemitraan global, dan mendorong IKM kerajinan masuk ke rantai pasok internasional.

    Di antara program strategis Dekranasda Kota Bandung tahun 2025, salah satu yang terdekat adalah Bandung Week Market yang akan digelar pada 26–29 Juni 2025.

    “Acara ini akan menghadirkan 18 pelaku usaha terkurasi untuk menampilkan produk unggulan Kota Bandung dalam format pameran dagang. Tujuannya jelas yaitu meningkatkan daya saing dan membuka peluang ekspor,” jelas Ronny.

    Selain itu, Dekranasda juga akan berpartisipasi dalam sejumlah agenda nasional dan internasional, di antaranya, Pameran Food Dekranas di Balikpapan, Pekan Kerajinan Jawa Barat, Indonesia Tourism and Trade Investment Expo di Yogyakarta, Pasar Kreatif di 8 mal Kota Bandung dan Pameran di Kota Medan serta Bandung Investment Summit.

    Acara Musda ini dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Muhammad Farhan, didampingi Wakil Ketua Fitriana Deni Erwin, Wakil Ketua Harian I Dewi Pertiwi Zulkarnain, Sekretaris TB Agus Mulyadi, serta para ketua dan koordinator bidang Dekranasda. (Red)

  • Tolak Keras Percaloan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi: Akan Kami Proses Secara Hukum

    Tolak Keras Percaloan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi: Akan Kami Proses Secara Hukum

    Sukabumi, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi imbau kepada seluruh peserta agar tidak mempercayai calo dalam melakukan klaim BPJS Ketenagakerjaan.

    Hal tersebut dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Ryan Gustviana pada Rabu, 04 Juni 2025.

    “Kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan saya ingatkan agar melakukan klaim Jaminan Hari Tua agar melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan, yakni melalui aplikasi JMO, Lapak Asik atau datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ryan.

    Ryan menegaskan bahwa petugas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi tidak ada yang melakukan door to door untuk memberikan layanan klaim kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Bagi orang yang mengaku-ngaku sebagai karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa menjanjikan para peserta untuk melakukan klaim akan kami proses secara hukum. Karena karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi tidak ada yang melakukan door to door untuk menawarkan klaim kepada peserta,” tegas Ryan.

    “Dan kepada peserta, kami mohon jika ada menemukan calo atau oknum yang menawarkan dapat membantu klaim BPJS Ketenagakerjaan agar melaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi,” ungkap Ryan.

    Ryan menambahkan bahwa proses klaim BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara transparan tanpa dipungut biaya.

    “Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang akan melakukan klaim melalui kanal resmi kami seperti melalui aplikasi JMO, Lapak Asik atau datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Karena setiap proses klaim dilakukan secara transparan tanpa dipungut biaya,” jelas Ryan.

    “Sementara itu, bagi peserta yang sudah melakukan klaim dapat melakukan pengecekan status klaim melalui website www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking,” lanjutnya.

    Terakhir, Ryan mengungkapkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi komitmen dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Dan kami juga menolak tegas proses pencalonan yang dapat merugikan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bagi yang kedapatan melakukan calo akan kami proses secara hukum,” tutup Ryan.

  • Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Buka Konsinyering dan Konsultasi Persiapan Bimtek Audit SMP di Pertamina Group

    Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Buka Konsinyering dan Konsultasi Persiapan Bimtek Audit SMP di Pertamina Group

    Bandung, Djawaranews.com – Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri membuka kegiatan konsinyering dan konsultasi persiapan pelaksanaan pembinaan teknis dan audit sistem manajemen pengamanan (SMP) di lingkungan Pertamina Group.

    Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 03 Juni 2025 di Hotel Patra, Bandung, Jawa Barat.

    Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Suhendri mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penerapan sistem manajemen pengamanan di lingkungan Pertamina Group berbasis Perpol No.7 Tahun 2019.

    “Kegiatan hari ini merupakan persiapan pelaksanaan pembinaan teknis dan audit sistem manajemen pengamanan (SMP) di lingkungan Pertamina Group,” kata Brigjen Pol Suhendri.

    “Selain itu, melalui kegiatan ini kita pastikan bahwa auditi di lingkungan Pertamina Group telah berbasis Perpol No.7 Tahun 2019,” ungkap Jenderal Bintang satu itu.

    Terakhir, ia berharap kegiatan pembinaan teknis dan audit sistem manajemen pengamanan (SMP) di lingkungan Pertamina Group ini dapat terlaksana dengan baik.

    “Dan kegiatan ini merupakan bentuk upaya Polri dalam memastikan keamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) yang ada di wilayah Indonesia,” tutupnya.

  • 199 PPPK Tenaga Pendidikan Kota Bandung Ikuti Orientasi Nilai dan Etika ASN

    199 PPPK Tenaga Pendidikan Kota Bandung Ikuti Orientasi Nilai dan Etika ASN

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) menyelenggarakan orientasi pengenalan nilai dan etika bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.

    Sebanyak 199 PPPK tenaga pendidikan resmi mengikuti orientasi Angkatan I yang digelar di Hotel Karang Setra, Jalan Bungur. Mereka terdiri dari 164 guru SD dan 35 guru SMP.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Pasal 31 Peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2020 tentang pengembangan kompetensi PPPK, dan Keputusan Kepala LAN Nomor 289/K.1/PDP.07/2022 tentang pedoman orientasi PPPK.

    “Selamat datang di lingkungan Pemkot Bandung. Orientasi ini adalah langkah awal penting dalam perjalanan Saudara sebagai abdi negara. Bukan sekadar pembekalan, tapi juga pondasi integritas, komitmen, dan wawasan kebangsaan,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat membuka acara, Senin 2 Juni 2025.

    Ia menilai, para PPPK adalah agen perubahan yang diharapkan membawa inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

    “Tenaga pendidik memegang peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hanya guru yang profesional dan melek teknologi yang mampu menjawab tantangan zaman,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menuturkan, kegiatan orientasi ini akan berlangsung dalam empat angkatan :
    1. Angkatan I: PPPK Tenaga Pendidikan – 199 orang (2-3 Juni 2025)
    2. Angkatan II: PPPK Tenaga Kesehatan – 53 orang (4-5 Juni 2025)
    3. Angkatan III: PPPK Tenaga Teknis – 153 orang (10-11 Juni 2025)
    4. Angkatan IV: PPPK Tenaga Teknis – 154 orang (12-13 Juni 2025)

    Orientasi ini mengedepankan pengenalan terhadap nilai, tugas, dan fungsi ASN, termasuk penguatan nilai-nilai dasar ASN yang terangkum dalam prinsip ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

    “Tujuan orientasi ini agar PPPK dapat menjalankan tugas pelayanan publik, pemerintahan, dan pembangunan dengan profesional. Juga agar mereka memahami dan mengamalkan nilai ASN BerAKHLAK,” bebernya.

    Adi menuturkan, untuk memperkaya wawasan para peserta, orientasi ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain Lembaga Administrasi Negara RI, Badan Kepegawaian Negara, Kantor Regional III Bandung, Kepala BKPSDM Kota Bandung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bandung.

    “Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung profesionalisme ASN, khususnya tenaga pendidik, demi menciptakan layanan publik yang berkualitas dan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya. (Red)

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Cikarang Tebar Ribuan Benih Ikan Lele

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Cikarang Tebar Ribuan Benih Ikan Lele

    CIKARANG, Djawaranews.com – Lapas Kelas IIA Cikarang melaksanakan Kegiatan Penebaran Benih Ikan Lele di Sarana Asimilasi dan Edukasi.

    Kegiatan diikuti oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang dan Pejabat Struktural Lapas Kelas IIA Cikarang

    Kepala Lapas Cikarang Urip Dharma Yoga mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan langkah PASTI dari pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan di seluruh UPT se Indonesia.

    “Kegiatan ini juga memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan pangan dan juga pembinaan kemandirian,” ujarnya.

    Kegiatan dimulai dari penebaran bibit Ikan Lele sebanyak 25.000 bibit dan 5 Bioflok dengan pemberian 5000 bibit pada setiap Bioflok yang sudah disebarkan.

    Kepala Lapas Cikarang berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan semangat bagi seluruh UPT Pemasyarakatan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan.

    “Diharapkan dengan kegiatan ini memberikan manfaat bagi instansi, pemerintah, dan masyarakat,” harapnya.

  • Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet, Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana

    Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet, Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet di Jalan Ciporeat Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Selasa, 27 Mei 2025.

    Bagi Pemkot Bandung, Agroforestry Kolam Retensi Ciporet ini sebagai salah satu upaya konkret mengatasi permasalahan banjir, menjaga ketahanan ekosistem, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan.

    Farhan menyampaikan, pembangunan kolam retensi ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk kesadaran bersama dalam menjaga ekosistem Kota Bandung. Terutama kawasan Bandung Timur yang sering terdampak bencana hidrometeorologi.

    “Keberadaan kolam retensi Ciporet ini menjadi salah satu upaya kita semua untuk memperkuat resiliensi warga Bandung terhadap ancaman banjir. Kita bukan sedang membangun sesuatu yang besar-besaran, tetapi membangun ketangguhan warga secara kolektif—bersama BBWS, provinsi, OPD kota, hingga masyarakat,” ujar Farhan saat peresmian.

    Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan perbukitan di sekitar Kota Bandung, seperti Manglayang, Tangkubanparahu, dan Malabar, yang berperan penting sebagai penjaga alam Bandung.

    Ia berharap keberadaan kolam retensi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konservasi, sekaligus menjadi ruang edukasi, ekowisata, dan penguatan ekonomi lokal melalui program-program berbasis masyarakat.

    “Jangan sampai ada gedung-gedung tinggi yang menghalangi pemandangan Manglayang. Kita jaga garis pandangnya dan kelestarian hutannya. Kita edukasi masyarakat tentang pentingnya gunung sebagai penjaga Bandung. Ini bukan sekadar infrastruktur, ini adalah kesadaran budaya,” tegas Farhan.

    Menurutnya, perlu pengelolaan kolam retensi secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, khususnya melalui pembentukan koperasi lokal yang diberi nama Koperasi Merah Putih.

    Ia berharap keberadaan koperasi ini dapat menjadi penggerak kegiatan ekonomi produktif masyarakat sekitar, sekaligus memastikan keberlangsungan pengelolaan kolam retensi.

    Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga memberikan instruksi langsung kepada DSDABM, DLH, dan DPKP, untuk segera membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sederhana di kawasan tersebut, mengingat adanya aktivitas usaha rumah tangga, seperti pabrik tahu, yang menghasilkan limbah cair.

    “Kita jangan hanya menegur tanpa solusi. Kalau memang butuh IPAL, kita bangun bersama. Ini bentuk gotong royong kita, bukan hanya sekadar proyek pemerintah, tetapi solusi bersama,” ujarnya.

    Sedangkan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi dalam laporannya mengungkapkan, pembangunan kolam retensi Ciporet bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan bagian dari solusi komprehensif untuk mengurangi potensi banjir di kawasan hilir, sekaligus memulihkan fungsi kawasan hulu.

    “Ini adalah bentuk konkret bagaimana kita mengelola ruang secara bijak. Tidak hanya membangun kolam retensi, tetapi juga mengelola vegetasi, ekosistem, dan memberdayakan masyarakat sekitar,” tututnya.

    “Harapannya, kawasan ini menjadi percontohan bagaimana pengelolaan ruang bisa dilakukan dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” imbuh Didi.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam proses perencanaan dan pembangunan, termasuk dukungan dari BBWS, Pemprov Jabar, dan berbagai stakeholder lainnya.

    “Ini adalah bentuk kerja kolektif. Kita berharap kolam retensi Ciporet menjadi titik awal perbaikan tata air di Kota Bandung,” tambahnya.

    Sementara itu, Anggota DPRD Komisi III Kota Bandung, AA Abdul Rozak menyampaikan dukungannya terhadap program ini dan mengajak masyarakat untuk ikut merawat dan memanfaatkan keberadaan kolam retensi dengan baik.

    “Kolam retensi Ciporet ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita semua. Mari kita jadikan ini sebagai ruang bersama, tempat belajar, beraktivitas, dan menjaga lingkungan. Kami di DPRD tentu akan mendukung penuh upaya Pemkot dalam menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan banjir dan lingkungan di Kota Bandung,” tegas Abdul Rozak.

    Acara peresmian yang berlangsung di kawasan Ciporet, Kecamatan Cibiru ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Anggota DPRD Komisi III Kota Bandung Rendiana Awangga, Penjabat Sekda Kota Bandung, Forkopimcam, dan perwakilan masyarakat. (Red)

  • Pemkot Bandung Bakal Dukung Pendidikan Anak Atlet Berprestasi

    Pemkot Bandung Bakal Dukung Pendidikan Anak Atlet Berprestasi

    Kota Bandung, Djawaranews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji dukungan bagi atlet kurang mampu, khususnya agar anak-anak mereka tetap bisa mengakses pendidikan.

    Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin di sela-sela pelantikan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Bandung di Kantor Koni Kota Bandung.

    “Kami sedang menyusun skema bantuan pendidikan bagi anak-anak atlet yang kurang mampu. Ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama membangun generasi yang sehat dan berprestasi,” ungkapnya.

    Menurut Erwin, dukungan terhadap pendidikan anak para atlet juga merupakan bagian dari pengembangan olahraga. Dalam hal ini, Pemkot Bandung terus berupaya mendukung pengembangan olahraga. Termasuk dalam hal pembinaan dan penyediaan fasilitas.

    “Dulu biliar kerap dianggap negatif, tapi sekarang kita harus melihatnya sebagai cabang olahraga yang memiliki nilai dan peran penting,” tuturnya.

    Selain pelantikan pengurus, POBSI Kota Bandung juga menggelar rapat kerja. Terkait hal itu, Erwin berharap, rapat kerja yang digelar menjadi wadah lahirnya program-program strategis dan progresif untuk memajukan biliar di Kota Bandung.

    “Saya berharap raker ini menghasilkan gagasan-gagasan segar yang tidak hanya fokus pada prestasi, tapi juga membangun ekosistem olahraga yang sehat dan inklusif,” katanya.

    Di tempat yang sama, Ketua Umum POBSI Kota Bandung, Agus Sujadi menyampaikan, dirinya kembali maju sebagai ketua karena masih ada program yang belum tuntas pada periode sebelumnya.

    “Saya maju kembali karena masih ada program yang belum dituntaskan. Saat ini ada hampir 43 rumah biliar di Kota Bandung, dan kami ingin biliar dipandang sebagai olahraga prestasi, bukan hanya dikaitkan dengan hal-hal negatif seperti karaoke atau SPA,” ujar Agus.

    Ia juga menyebutkan target yang ingin dicapai tahun ini, yaitu meraih dua medali emas yang sebelumnya belum berhasil diraih. “Mudah-mudahan tahun ini target dua emas bisa tercapai,” ujarnya. (Red)