Kategori: Jakarta

  • Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di BEST HC Award 2025, Buktikan Unggulnya Kepemimpinan dan Inovasi SDM

    Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di BEST HC Award 2025, Buktikan Unggulnya Kepemimpinan dan Inovasi SDM

    Jakarta, Djawaranews.com — prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Jasa Raharja pada ajang BEST Human Capital (HC) Award 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah BusinessAsia Indonesia. Dalam acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025 tersebut, Jasa Raharja berhasil meraih penghargaan untuk dua kategori sekaligus, yakni Best Director on Human Capital 2025 dan Best Innovation, 29/08/25.

    Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, keberhasilan Jasa Raharja meraih dua penghargaan ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui inovasi dan kepemimpinan yang visioner.

    “Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Jasa Raharja terus berkomitmen mengelola sumber daya manusia secara strategis dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa inovasi dan kepemimpinan yang berorientasi pada pengembangan talenta akan memperkuat kinerja perusahaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rubi.

    Lebih lanjut, Rubi menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi Jasa Raharja untuk terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan human capital.

    “Kami akan terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan SDM, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital dan program-program peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dengan begitu, kami dapat memastikan bahwa seluruh insan Jasa Raharja siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

    Ajang BEST HC Award 2025 merupakan penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diberikan kepada perusahaan dan organisasi yang dinilai sukses dalam mengembangkan strategi pengelolaan SDM secara berkelanjutan. Tahun ini, penghargaan mengusung tema ‘Membangun SDM Unggul dan Berkualitas untuk Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045’.

    Ketua Penyelenggara sekaligus CEO Majalah BusinessAsia Indonesia Juanda Jafar menjelaskan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi perusahaan yang mampu menciptakan lingkungan kerja positif, meningkatkan kompetensi karyawan, dan melakukan transformasi di bidang human capital. Sementara itu, Ketua Dewan Juri Dr. Eng. Hary Budiarto, M.Kom., IPM., menegaskan bahwa SDM unggul adalah kunci keberhasilan organisasi dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi. Ia juga menekankan pentingnya kompetensi digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus daya saing global.

    Kedua penghargaan ini menegaskan posisi Jasa Raharja sebagai perusahaan BUMN yang tidak hanya fokus kepada pelayanan publik, tetapi juga memiliki perhatian serius dalam membangun budaya kerja yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan. Jasa Raharja pun semakin memperkuat reputasinya sebagai perusahaan yang adaptif terhadap perubahan sekaligus konsisten dalam mendorong pengelolaan SDM yang berdaya saing tinggi. (Red)

  • Pajak dari Usaha Ekonomi Digital Tembus Rp40 Triliun

    Pajak dari Usaha Ekonomi Digital Tembus Rp40 Triliun

    Jakarta, Djawaranews.com – Pemerintah mencatat penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp40,02 triliun hingga 31 Juli 2025. Angka tersebut berasal dari pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), pajak aset kripto, pajak fintech, serta pajak melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP).

    Rinciannya, PPN PMSE menyumbang Rp31,06 triliun, pajak kripto Rp1,55 triliun, pajak fintech Rp3,88 triliun, dan pajak SIPP Rp3,53 triliun.

    “Kontribusi pajak dari sektor ekonomi digital menunjukkan tren positif, baik dari PPN PMSE, pajak kripto, pajak fintech, maupun pajak SIPP. Ini bukan pajak baru, melainkan penyesuaian mekanisme agar lebih praktis dan efisien,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, dalam keterangan resmi, Rabu (27/8/2025).

    Hingga Juli 2025, pemerintah telah menunjuk 223 perusahaan sebagai pemungut PPN PMSE. Dari jumlah itu, 201 perusahaan sudah melakukan pemungutan dan penyetoran. Pada Juli lalu, ada tiga penunjukan baru yakni Scalable Hosting Solutions OÜ, Express Technologies Limited, dan Finelo Limited, serta pencabutan penunjukan untuk Evernote GmbH, To The New Singapore Pte. Ltd., dan Epic Games Entertainment International GmbH.

    Sementara itu, penerimaan pajak kripto hingga Juli 2025 tercatat Rp1,55 triliun, pajak fintech Rp3,88 triliun, dan pajak SIPP Rp3,53 triliun.

    Rosmauli menegaskan, penerapan pajak digital ini juga bertujuan menciptakan level playing field antara pelaku usaha konvensional dan digital, sekaligus memperkuat ruang fiskal negara. (Trg)

  • Pemprov DKI Jakarta Anugerahkan Paritrana Award 2024 untuk Dorong Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    Pemprov DKI Jakarta Anugerahkan Paritrana Award 2024 untuk Dorong Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    JAKARTA, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta menyelenggarakan Penganugerahan Paritrana Award 2024. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang berkomitmen dalam perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

    Acara yang berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh berbagai pihak.

    “Paritrana Award adalah ajang penghargaan tahunan dari pemerintah pusat dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pihak-pihak yang berhasil mengimplementasikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Marullah Matali yang juga sebagai ketua panitia Paritrana Award Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

    Marullah menjelaskan penghargaan ini bersifat kompetitif dan melibatkan berbagai sektor. Peserta berasal dari sektor perdagangan, keuangan, industri, pertanian, UKM, hingga pemerintahan tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan. “Ini adalah ajang kompetisi yang menguji siapa yang paling serius melaksanakan perlindungan Jamsostek di wilayahnya,” kata Marullah.

    Tim penilai dari BPJS Ketenagakerjaan menciptakan atmosfer kompetitif yang mendorong peningkatan cakupan kepesertaan Jamsostek di Jakarta. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah maupun sektor usaha yang berhasil meraih predikat terbaik. “Pemenang peringkat pertama akan mewakili Jakarta di ajang Paritrana Award tingkat nasional,” ungkap Marullah.

    Marullah juga menyoroti pentingnya pencapaian target universal coverage Jamsostek di DKI Jakarta. Ia menyebut saat ini terdapat kesenjangan sekitar 15 persen dari target nasional. “Kita baru di angka 51 persen, padahal target dari Kemendagri adalah 66 persen, dan ini harus tercapai pada 2026,” ujar Marullah.

    Menurut Marullah, untuk mencapai target tersebut, semua pihak harus bersinergi dan bergerak bersama. Ia mengajak seluruh lapisan untuk berperan aktif, baik pemerintah maupun swasta.

    “Kita harus optimistis bahwa target universal coverage ini bisa kita capai bersama,” tegas Marullah.

    Paritrana Award Provinsi DKI Jakarta 2024 terdiri dari empat kategori, mencakup pemerintah kabupaten/kota, pemerintah kelurahan/desa, perusahaan besar/menengah, dan pelaku usaha kecil/mikro. Untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, juara pertama diraih Kota Administrasi Jakarta Selatan, disusul Jakarta Timur dan Jakarta Pusat.

    “Pemenang-pemenang ini adalah bukti nyata komitmen tinggi dalam mendukung kesejahteraan pekerja,” kata Marullah.

    Kategori Kelurahan dimenangkan oleh Kelurahan Cipinang sebagai juara pertama, Kelurahan Cikoko di posisi kedua, dan Kelurahan Kebon Melati sebagai juara ketiga. Di sektor perusahaan, pemenang terbagi berdasarkan bidang, seperti keuangan, manufaktur, pertanian, pendidikan, perdagangan, dan jasa.

    “Penghargaan ini membuktikan sektor swasta juga berperan penting dalam memperluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Marullah.

    Kategori Usaha Mikro Kecil (UMK) dimenangkan oleh Sinergi Pangan Gemilang, diikuti oleh Jamu Mencos dan Alam Anugerah Lestari. Marullah optimistis sejumlah pemenang dari DKI Jakarta berpeluang besar meraih juara di tingkat nasional.

    “Biasanya yang menang di DKI itu kualitasnya sudah tinggi, dan saya yakin kita bisa bersaing secara nasional,” pungkas Marullah.

    Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov DKI dalam penyelenggaraan Paritrana Award.

    Ia menyebut program ini sempat tertunda pada 2019 akibat pandemi, namun berhasil kembali digelar secara konsisten. “Paritrana Award tahun ini adalah bukti bahwa komitmen terhadap perlindungan pekerja tidak pernah surut,” ujar Deny.

    Deny juga merespons tantangan dalam mencapai target 66 persen cakupan Jamsostek di DKI Jakarta. Menurutnya, perluasan kepesertaan harus dilakukan secara masif, termasuk di lingkungan BUMD.

    “Kami mulai dengan PD Pasar Jaya sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kepesertaan,” kata Deny.

    PD Pasar Jaya saat ini mengelola 158 pasar di DKI Jakarta yang mencakup sekitar 100 ribu toko. Bila setiap toko mempekerjakan lima orang, maka potensi kepesertaan bisa mencapai 500 ribu pekerja. “Jumlah ini akan sangat signifikan menutup gap kepesertaan yang saat ini masih sekitar 600 ribu,” terang Deny.

    Upaya lain dilakukan melalui kerja sama dengan Disnakertransgi DKI Jakarta untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan-perusahaan besar dan menengah. Banyak perusahaan yang sebelumnya hanya melaporkan sebagian pekerja, kini didorong untuk melaporkan seluruhnya. “Dengan pembinaan yang tepat, kepatuhan terhadap program Jamsostek akan meningkat secara signifikan,” kata Deny.

    Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng Dinas PPKUKM DKI Jakarta melalui program JakPreneur. Dari sekitar 300 ribu UMKM dalam program tersebut, baru 150 ribu yang menjadi peserta aktif.

    “Kami akan terus dorong sisanya agar terlindungi juga oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Deny.

    Deny meyakini kolaborasi multipihak akan menjadi kunci keberhasilan mencapai universal coverage sebesar 66 persen.

    Ia menegaskan komitmen bersama sangat diperlukan demi mewujudkan kesejahteraan pekerja.

    “Insyaallah target itu bisa kita capai jika semua pihak punya semangat dan visi yang sama,” tegas Deny.

    Dilokasi berbeda, Brian Aprinto Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba turut menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mensosialisasikan Program BPJS Ketenagakerjaan ke seluruh lapisan pekerja khususnya di area Jakarta Pusat. Menurutnya pencapaian target universal coverage bukan hanya penting bagi kesejahteraan tenaga kerja, tapi juga menjadi indikator utama penilaian Paritrana Award.

    “Pencapaian ini harapannya menjadi salah satu cara untuk terwujudnya perlindungan secara menyeluruh kepada seluruh tenaga kerja, dan mendorong Jakarta untuk menjadi yang terbaik secara nasional.” ucap Brian.

  • Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    Jakarta, Djawaranews.com – Mabes Polri meminta jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek, untuk melindungi kerja wartawan yang bertugas meliput suatu peristiwa.

    Imbauan tersebut untuk menanggapi terjadinya kekerasan terhadap jurnalis saat bertugas oleh oknum personel kepolisian dalam beberapa hari terakhir.

    “Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).

    Karopenmas mengatakan media merupakan mitra strategis dan salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat.

    “(Media) berperan besar dalam memberikan informasi kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya,” terangnya.

    Maka dari itu, ia mengimbau seluruh jajaran kepolisian untuk melindungi tugas wartawan. (Red)

  • Verifikasi Rampung, Hendry Ch Bangun Yakin Unggul Jelang Kongres Persatuan PWI 2025

    Verifikasi Rampung, Hendry Ch Bangun Yakin Unggul Jelang Kongres Persatuan PWI 2025

    JAKARTA, Djawaranews.com — Proses verifikasi bakal calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat untuk Kongres Persatuan PWI 2025 resmi tuntas. Hasilnya, dua nama untuk kursi ketua umum dan dua nama untuk ketua DK dinyatakan sah maju ke kongres yang akan digelar di Cikarang, Bekasi, 29–30 Agustus 2025.

    Ketua Tim Penjaringan, Zulkifli Gani Ottoh atau Zugito, menegaskan semua dokumen telah diperiksa teliti. “Setelah diverifikasi, dua calon ketua umum dan dua calon ketua DK memenuhi syarat dan resmi sebagai calon Kongres Persatuan PWI 2025,” ujarnya di Sekretariat Panitia Kongres Persatuan PWI, di Hall Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (26/8).

    Untuk kursi ketua umum, Akhmad Munir yang semula mengklaim dukungan 17 provinsi tinggal 15 setelah dua dinyatakan tidak sah. Dukungan Riau dan Banten tidak sah. Riau karena tak bermaterai, Banten karena dukungan ganda.

    Sementara Hendry Ch Bangun yang menyerahkan 14 dukungan resmi, terverifikasi 13 karena satu ganda. Namun, di luar itu, ada 7 surat dukungan tambahan yang masih dalam bentuk PDF dan belum dikirim fisik. Total faktual, Hendry sudah mengantongi dukungan 21 provinsi dengan estimasi 49 suara dari 87 suara yang diperebutkan pada Kongres Persatuan PWI 2025 ini.

    Kursi Ketua DK juga kompetitif. Atal S. Depari yang awalnya 15 dukungan, sah 13. Sihono HT yang sejak awal bersama Hendry, kini juga mengantongi 13 dukungan. Dengan demikian, pasangan Hendry–Sihono dan Munir–Atal sama-sama sah karena melebihi ambang minimal 8 provinsi.

    Selain verifikasi, rapat Tim Penjaringan juga membahas Pakta Integritas yang wajib ditandatangani panitia kongres, calon ketua umum, calon ketua DK, dan seluruh ketua PWI provinsi.

    “InsyaAllah lancar. Beberapa hari lagi kita sudah punya ketua umum baru PWI Pusat 2025–2030,” seloroh Zugito yang juga Ketua SC. Ia menegaskan tujuan utama kongres bukan sekadar memilih, melainkan menguatkan kembali semangat persatuan wartawan.

    “Setelah kongres, seluruh anggota PWI harus kembali bersatu demi organisasi,” tandasnya. (Trg)

  • Webinar Anti Korupsi, Kemenkum Dorong Jajaran Berintegritas dari Kesadaran Menuju Kebiasaan

    Webinar Anti Korupsi, Kemenkum Dorong Jajaran Berintegritas dari Kesadaran Menuju Kebiasaan

    Jakarta, Djawaranews.com  – Kementerian Hukum terus mendorong jajaran untuk berkerja dan berkinerja dengan penuh integritas. Salah satunya dengan menyelenggarakan Webinar Nasional Integritas dan Anti Korupsi dengan tema “Dari Kesadaran menjadi Kebiasaan”, Selasa (19/08/2025).

    Turut mengikuti langsung di Graha Pengayoman, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten Pagar Butar Butar didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Agus Salim. Serta turut mengikuti seluruh jajaran Kemenkum Banten secara virtual.

    Wakil Menteri Hukum Eddy O.S. Hiariej dalam sambutannya menyebut bahwa tema webinar sekarang ini sangat sederhana, namun mengimplementasikannya tidaklah mudah.

    “Kesadaran hukum kita masih hetronom berbeda jika kesadaran hukum kita sudah otonom, yang datangnya dari diri sendiri, dari hati nurani, jadi tema kita sangat sederhana namun untuk mengimplementasikannya tidaklah mudah,” tuturnya.

    Wamen juga menyebut terdapat 4 langkah strategis untuk menanamkan integritas dalam diri jajaran. Keempat langkah tersebut adalah Reformasi birokrasi yang berlanjutan, Peran serta KPK, Transformasi digital dan Peningkatan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani menyampaikan bahwa webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang korupsi, membangun integritas, dan memperkuat nilai-nilai antikorupsi.

    “Dengan adanya webinar ini juga bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi yang berkelanjutan,” tuturnya.

  • Menkum Buka IPExpose 2025, Dorong Ekonomi Berbasis KI

    Menkum Buka IPExpose 2025, Dorong Ekonomi Berbasis KI

    Jakarta, Djawaranews.com – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, secara resmi membuka Intellectual Property Expose (IPExpose) Indonesia 2025 di Jakarta. Mengusung tema “Elevating Indonesia’s IP to the World”, ajang ini menjadi panggung strategis untuk menampilkan kontribusi nyata kekayaan intelektual Indonesia dalam mendukung inovasi, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045, Rabu (13/08/2025).

    Dalam sambutannya, Menkum menegaskan bahwa pembangunan ekosistem kekayaan intelektual bukan sekadar pemberian hak eksklusif, melainkan instrumen strategis dalam membangun ekonomi berbasis pengetahuan.

    “Negara yang mampu mengelola kekayaan intelektualnya dengan baik akan memiliki keunggulan dalam mendorong investasi, memperkuat posisi tawar dagang, dan menciptakan nilai tambah tinggi,” ujarnya.

    Melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum berperan tidak hanya sebagai administrator sistem pendaftaran, tetapi juga sebagai fasilitator pertumbuhan ekosistem inovasi nasional. Sinergi lintas sektor—pemerintah, swasta, universitas, dan masyarakat—diperkuat melalui program unggulan seperti IP Talks, IP Workshop, IP Business Matching, IP Exhibition, dan IP Contest.

    “IPExpose 2025 bukan sekadar perhelatan seremonial, tetapi momentum untuk menjadikan kekayaan intelektual sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan,” pungkas Menkum sebelum secara resmi membuka acara.

    Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten Pagar Butar Butar, yang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DJKI dalam membangun ekosistem KI sebagai motor penggerak perekonomian berbasis pengetahuan di Indonesia.

  • Perkuat Organisasi, Madas Nusantara Gelar Rapimnas dan HUT Dihadiri 1000 Anggota

    Perkuat Organisasi, Madas Nusantara Gelar Rapimnas dan HUT Dihadiri 1000 Anggota

    Jakarta, Djawaranews.com – Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara perkuat organisasi gelar Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) dan HUT, 17 Agustus 2025 dihadiri 1000 anggota di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian konsolidasi organisasi, jaringan dan konsolidasi program

    Meski baru berusia satu tahun sejak didirikan 17 Agustus 2024 dan izin AHU Kemenkumham, 19 Oktober 2024, ormas Madas Nusantara dibawah kepemimpinan Kanjen Raden Haryo (KRH).HM.Jusuf Rizal,SH melesat cepat yang mampu merangsang tumbuhnya organisasi ke-Maduraan.

    Dari laman website Madas Nusantara disebutkan jika Madas Nusantara merupakan wadah berkumpul, silaturahmi, komunikasi, koordinasi serta jaringan pengembangan usaha dengan tidak meninggalkan nilai-nilai spiritual yang menjadi salah satu kekuatan warga etnis Madura.

    Disebutkan juga jika Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi organisasi yang bertujuan mendidik sumberdaya manusia berkualitas (SDM) guna mempersiapkan Generasi Emas 2045 dan menuju Madura menjadi Propinsi.

    Ormas Madas Nusantara juga memiliki jargon Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri melalui program Bina,Lindung dan Sejahtera guna meningkatkan harkat, martabat dan citra warga Madura. Warga Madura adalah pekerja keras, memiliki integritas, komitmen dan loyalitas dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa

    Berbagai Lembaga Sayap Organisasi (LSO) dibentuk guna memperkuat dan memberi kesempatan bagi kemajuan dan kepemimpinan warga Madura, baik lokal, nusantara dan luar negeri. LSO tersebut dirancang sebagai ujung tombak pengembangan organisasi yang modern

    Sedikitnya Madas Nusantara memiliki 11 LSO meliputi Brikom (Brigade Komando), Majelis Dzikir Nusansara (MDN), LBH Madas Nusantara, Seni dan Budaya (SB), Srikandi Perempuan Madas (SPM), Madas Nusantara Muda (Generasi Muda), Koperasi dan UMKM, Radio Madas Nusantara (RMN), Media Madasnusantara News (MMN), Dompet Sedekah Bangsa (DSB), dan PUK (Pengurus Unit Kerja) Madas Nusantara-FSPTSI-KSPSI.

    Madas Nusantara mendukung program pemerintahan Prabowo Subianto, khususnya untuk mengawal berbagai kebijakan yang pro rakyat, serta turut memerangi korupsi yang kian merajalela mulai eksekutif, legislatif dan yudikatif, mulai pusat hingga desa. Begitu juga di BUMN dan BUMD.

    Dalam satu tahun kedepan, Madas Nusantara menargetkan akan membentuk kepengurusan di 38 Propinsi, 514 Kabupaten Kota. Untuk daerah yang warga Maduranya sedikit atau belum ada, tetap dapat membentuk kepengurusan dengan anggota khusus (anggota keturunan dan atau diluar warga Madura untuk program asimilasi antar etnis dan penguatan jaringan usaha)

    Guna mengisi program Bina, Lindung, Sejahtera, Madas Nusantara menggagas Lomba Cipta Lagu Madura untuk Nusantara dengan menarik Nana Mardiana, isteri penyanyi asal Madura Imam S.Arifin sebagai Ketua Panitia. Lalu membuat Madas Nusantara Award (MNA). Menerbitkan Buku Bela Negara untuk Generasi Z (Gen Z) serta membuat Aturan Komitmen Jarak Berdagang (AKJB) antar warga Madura di perantauan

    Ormas Madas Nusantara dalam rangka melindungi dan membina anggota pengusaha, seperti pedagang besi tua, warung kelontong, usaha parkir menyediakan bantuan advokasi dan hukum. Dengan demikian warga Madura yang berusaha, tidak rentan jadi ajang pemerasan oknum APH (Aparat Penegak Hukum) maupun oknum ormas, wartawan dan LSM.

    Tidak hanya disitu, Ormas Madas Nusantara yang anggotanya rata-rata pekerja sektor informal seperti pedagang sate, daging, ikan, supir, warung kelontong, kopi keliling, dagang barang rongsokan, dan lainnya membentuk PUK Madas Nusantara yang tergabung di Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)- KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia). Kemudian didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan sehingga jika mengalami kecelakaan dan kematian dapat di-cover

    Berdasarkan catatan Redaksi, Ormas Madas Nusantara dibawah kepemimlinan Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu, tumbuhnya tergolong cepat. Jusuf Rizal yangvmasih keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja (Bersama Raden Wijaya mendirikan kerajaan Majapahit) tidak asing dalam dunia organisasi, media maupun politik. Penggiat anti korupsi itu lewat Madas Nusantara terus mendorong Madura jadi Propinsi. (Red)

  • Kemenko Polkam Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Keamanan Siber guna Hadapi Ancaman Digital

    Kemenko Polkam Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Keamanan Siber guna Hadapi Ancaman Digital

    Jakarta, Djawaranews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Peningkatan Kapasitas Sumber Daya
    Manusia (SDM) Keamanan Siber dalam Menghadapi Kompleksitas Ancaman di Era Digital” pada hari Kamis, 7 Agustus 2025, di Bekasi, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, pemerintah daerah, praktisi teknologi informasi, akademisi, dan sektor swasta.

    Seminar ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Eko D. Indarto. Dalam sambutannya, Deputi menegaskan bahwa pembangunan talenta dan kapasitas SDM di bidang keamanan siber merupakan fondasi utama dalam strategi pertahanan negara di ruang digital.

    “Di tengah akselerasi transformasi digital yang masif di seluruh aspek kehidupan, mulai dari pemerintahan, keuangan, pendidikan, hingga pelayanan publik, kita juga dihadapkan pada peningkatan eskalasi dan kompleksitas ancaman siber. Serangan siber tidak lagi hanya menargetkan infrastruktur teknologi, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi, sosial, dan politik melalui ancaman nyata terhadap privasi warga, kedaulatan data, dan keamanan nasional. Oleh karena itu, investasi pada SDM yang unggul dan adaptif adalah sebuah keniscayaan,” ujar Eko D. Indarto.

    Deputi menambahkan statistik menunjukkan peningkatan insiden ransomware, kebocoran data sensitif, dan eksploitasi teknologi baru seperti AI oleh pelaku siber. Semua ini mempertegas satu hal, bahwa dibutuhkan SDM keamanan siber yang tidak hanya handal, tapi juga tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.

    “Sayangnya, saat ini Indonesia menghadapi tantangan serius dalam hal ketersediaan dan kualitas talenta keamanan siber. Permintaan meningkat 20–30% setiap tahun, tetapi jumlah lulusan dan tenaga profesional masih jauh dari cukup, Kompetensi yang tersedia belum merata, terutama dalam bidang-bidang mutakhir seperti cloud security, cryptography, IoT & AI security, Soft skills seperti kemampuan analitis, komunikasi lintas disiplin, dan kolaborasi dalam situasi krisis juga masih perlu ditingkatkan,” Lanjut Eko.

    Eko D. Indarto menegaskan Kemenko Polkam, melalui Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, memegang peran penting sebagai koordinator lintas sektor dalam memastikan bahwa ekosistem kebijakan, program, dan sinergi antar-kementerian/lembaga dapat mendukung percepatan penyiapan SDM digital nasional termasuk dalam bidang keamanan siber.

    “Upaya ini juga sejalan dengan misi besar pemerintah dalam mewujudkan manusia digital Indonesia yang unggul, sebagaimana diarahkan oleh Bapak Presiden dalam berbagai program prioritas nasional mulai dari keamanan data kesehatan dalam layanan Cek Kesehatan Gratis, sistem digital koperasi dalam Koperasi Merah Putih, hingga keamanan data sosial pada program Makan Bergizi Gratis,” sambung Eko D. Indarto. (Red)

  • Jasa Raharja Perkuat Wawasan Global Insan Jasa Raharja lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

    Jasa Raharja Perkuat Wawasan Global Insan Jasa Raharja lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

    Jakarta, – Jasa Raharja memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan International Exposure Program bagi 25 insan Jasa Raharja penerima beasiswa yang telah menjadi mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran. Acara Opening Ceremony berlangsung Selasa, 5 Agustus 2025 di Kampus Deakin University Lancaster University Indonesia (DLI), Bandung, 7 Agustus 2025.

    Acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Human Capital Jasa Raharja Akhdiyat Setya Purnama (secara daring), Kepala Urusan Pengembangan Human Capital Jasa Raharja Made Deda Purwantini, Rektor DLI Prof. Greg Barton, Representatif Navitas Education Erin Old, Komisaris Unpad EdEx Prof. Diana Sari, Direktur Unpad EdEx Arif Gustaman, serta Kepala Program Studi Magister Manajemen FEB Unpad Prof. Sunu Widiyanto, SE., M.Sc., Ph.D.

    Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran setara dengan kunjungan akademik internasional melalui rangkaian kegiatan yang menggabungkan short course bersama akademisi internasional, mentoring, kunjungan industri, dan jejaring profesional global.

    Dalam sambutannya, Kepala Divisi Human Capital Jasa Raharja Akhdiyat Setya Purnama menyampaikan bahwa program International Exposure Program sejalan dengan apa yang menjadi tema dari Divisi Human Capital Jasa Raharja, yaitu Nurturing employee by developing supportive environment to enhance performance and sustainable corporation.“

    Kami di Divisi Human Capital memiliki komitmen untuk memupuk, merawat, mengembangkan insan-insan Jasa Raharja, sehingga tentunya bisa berkontribusi memberikan performa yang maksimal dan nantinya juga bisa menjadi tenaga kerja super di masa depan,” jelas Akhdiyat.

    Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo menyampaikan harapannya untuk dapat mencetak insan-insan Jasa Raharja yang unggul lewat program ini, yaitu talenta-talenta muda yang memiliki kapabilitas, kompetensi, learning agility dan yang paling utama adalah integritas.

    “Saya berharap International Exposure Program tak hanya dapat membantu mencetak insan-insan Jasa Raharja yang hebat dan pintar, tapi juga yang memiliki integritas yang tinggi sehingga mereka bisa menjaga amanah dalam menjalankan pekerjaan yang dipercayakan perusahaan kepada mereka,” tambahnya.

    International Exposure Program yang berlangsung pada 4–8 Agustus 2025 ini mencakup agenda utama seperti Short Course di DLI dengan topik kepemimpinan strategis, inovasi, dan teknologi, Exclusive Networking Dinner bersama perwakilan Austrade, VGTI, dan Kedutaan Besar Inggris, Mentoring Lecture di Unpad, serta Company Visit ke IBM Indonesia.

    Selain itu, peserta juga mengikuti ExploreImpact Challenge, kompetisi dokumentasi kreatif di media sosial yang mendorong refleksi pembelajaran dan penguatan personal branding.

    Melalui kolaborasi ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang adaptif, berdaya saing global, dan memiliki integritas tinggi untuk mendukung keberlanjutan perusahaan serta pembangunan nasional. (Red)