Kategori: Jakarta

  • Sosok Ali Hanafiah Mumpuni Gantikan Dito Jadi Menpora

    Sosok Ali Hanafiah Mumpuni Gantikan Dito Jadi Menpora

    Jakarta, Djawaranews.com – Di tengah dinamika politik nasional dan harapan besar terhadap perbaikan sektor kepemudaan dan olahraga, nama Ali Hanafiah mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai layak dan mumpuni untuk mengisi posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo
    Penilaian ini datang dari berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan organisasi kepemudaan, aktivis mahasiswa, tokoh olahraga, dan komunitas pemuda kreatif Mereka menilai bahwa rekam jejak dan dedikasi Ali Hanafiah selama ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat, pemahaman mendalam terhadap isu-isu kepemudaan, serta keberpihakan yang nyata terhadap pembangunan karakter dan prestasi generasi muda Indonesia.
    “Ali Hanafiah bukan hanya paham masalah, tapi juga punya visi dan komitmen yang jelas terhadap kemajuan pemuda. Ia dekat dengan akar rumput dan selalu hadir di tengah anak muda,” ujar AMIN SIAGIAN, Aktivis Nasional
    Amin siagian ketum GERAKAN PEMUDA AL WASLIYAH  juga mengungkapkan bahwa sosok Ali Hanafiah yang merupakan sosok yang dapat berkomunikasi kepada berbagai pihak, hal ini akan menjadi modal utama bahwa beliau layak untuk menempati jabatan Menpora.
    Di berbagai kesempatan, Ali Hanafiah dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong program pemberdayaan pemuda berbasis daerah, penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional, hingga dukungan konkret terhadap olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi.
    Dukungan terhadap Ali Hanafiah juga menguat di media sosial, di mana berbagai tagar seperti #AliHanafiahUntukMenpora menjadi perbincangan hangat. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa publik menginginkan figur yang mampu mengakselerasi perubahan di Kemenpora, dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, transparan, dan progresif.
    Bagi banyak kalangan, pergantian Menpora menjadi momentum strategis untuk menyuntikkan semangat baru dan membangun ulang kepercayaan pemuda terhadap pemerintah. Dalam konteks ini, Ali Hanafiah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.
    Mengapa Dr. Ali Hanafiah pantas jadi Menpora?
    1.Kepemimpinan Nasional di KNPI
    Sebagai Ketua Umum KNPI, Dr. Ali Hanafiah berhasil memimpin organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia yang menaungi berbagai unsur pemuda dari Sabang sampai Merauke. Hal ini menunjukkan kemampuan leadership dan konsolidasi yang kuat.
    2.Keberhasilan Membangun Jejaring Pemuda
    Di bawah kepemimpinannya, KNPI semakin aktif menjalin sinergi dengan pemerintah pusat/daerah, lembaga swasta, hingga komunitas akar rumput. Keberhasilan ini mencerminkan kapasitasnya dalam menghubungkan aspirasi pemuda dengan kebijakan nasional.
    3.Penguatan Program Kepemudaan
    Ia dikenal mendorong berbagai program peningkatan kapasitas pemuda, mulai dari kewirausahaan, digitalisasi, hingga pembinaan karakter kebangsaan. Upaya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan dalam membangun SDM muda yang kompetitif.
    4.Kedekatan dengan Dunia Olahraga
    Melalui jaringan kepemudaan, ia juga aktif mendukung kegiatan olahraga sebagai media pembinaan generasi muda. Hal ini selaras dengan visi Menpora untuk mengembangkan olahraga sebagai instrumen persatuan dan prestasi bangsa.
    5.Kredibilitas Akademik dan Profesional
    Dengan latar belakang pendidikan doktoral serta pengalaman luas di bidang hukum, ekonomi, dan manajemen, Dr. Ali Hanafiah memiliki kapasitas intelektual dan profesional yang mumpuni untuk merancang kebijakan strategis di tingkat kementerian.
    6.Regenerasi Kepemimpinan Nasional
    Penunjukannya akan menjadi simbol regenerasi kepemimpinan yang memberi ruang bagi tokoh muda visioner untuk berperan langsung dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam memajukan pemuda dan olahraga. (Red)
  • AMKI Pusat Audiensi ke Dewan Pers, Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Media Konvergensi

    AMKI Pusat Audiensi ke Dewan Pers, Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Media Konvergensi

    Jakarta, Djawaranews.com – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat mengadakan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Dewan Pers Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025).

    Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi AMKI untuk memperkenalkan visi, misi organisasi kepada lembaga yang menaungi dan mengatur ekosistem pers nasional.

    Rombongan pengurus AMKI Pusat yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua Umum Tundra Meliala. Ia didampingi Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hubungan Internasional Budi Nugraha, Ketua Bidang Hukum Rukmana serta dua pengurus bidang humas, Simon Leo Siahaan dan Rendi Herdiana.

    Kehadiran mereka disambut hangat oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang turut didampingi oleh Tenaga Ahli Dewan Pers, Sudrajat. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan nuansa diskusi terbuka mengenai perkembangan dunia media di tengah arus digitalisasi.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, memaparkan secara rinci latar belakang terbentuknya AMKI. Ia menjelaskan bahwa AMKI hadir sebagai wadah berhimpun bagi perusahaan media lintas platform yang kini semakin berkembang dan menghadapi berbagai tantangan konvergensi.

    “Perubahan pola konsumsi informasi oleh masyarakat menuntut media untuk beradaptasi agar tetap relevan, berkualitas, dan berdaya saing,” ujar Tundra Meliala.

    “AMKI didirikan untuk memperkuat kolaborasi antarperusahaan media di berbagai platform, baik cetak, elektronik, maupun digital. Kami ingin menghadirkan ekosistem pers yang sehat, beretika, dan mampu menjawab kebutuhan publik di era serba cepat ini,” sambung alumnus Lemhannas PPRA 51 itu.

    Selain memperkenalkan visi dan misi, Tundra juga secara resmi menyerahkan dokumen legalitas AMKI kepada Dewan Pers. Penyerahan berkas tersebut menjadi langkah konkret AMKI dalam menunjukkan keseriusannya membangun organisasi yang sah secara hukum dan siap berkontribusi bagi dunia pers nasional.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengurus AMKI. Ia menilai kehadiran AMKI dapat memperkaya dinamika organisasi pers di Indonesia, khususnya dalam menghadapi era konvergensi media yang menuntut inovasi dan profesionalisme.

    “Dewan Pers menyambut baik kehadiran AMKI. Kehadiran organisasi ini menunjukkan bahwa industri media terus bergerak maju, menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kami berharap AMKI dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga independensi pers sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalistik di tanah air,” ungkap Totok.

    Sekjen AMKI Pusat Dadang Rachmat menyatakan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog mengenai peluang kerja sama antara AMKI dan Dewan Pers, terutama dalam hal peningkatan kapasitas perusahaan media, perlindungan hukum bagi jurnalis, hingga penguatan literasi digital masyarakat.

    “Diskusi berjalan konstruktif, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pers agar mampu menjawab tantangan disrupsi informasi, maraknya hoaks, serta tuntutan transparansi publik.

    Dadang Rachmat menjelaskan ke depan AMKI akan mendorong program-program pelatihan, riset media, serta advokasi bagi perusahaan anggota.

    “AMKI tidak hanya sekadar wadah formal, melainkan juga pusat pertukaran gagasan dan inovasi,” katanya.

    Umi Sjarifah menambahkan, dengan adanya pertemuan ini, pengurus AMKI berharap langkah awal yang ditempuh dapat membuka jalan menuju kemitraan berkelanjutan dengan Dewan Pers.

    AMKI optimistis mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat peran pers nasional sebagai pilar demokrasi sekaligus penyedia informasi yang kredibel.

    “Silaturahmi dan audiensi ini menandai babak baru bagi AMKI dalam memperkenalkan diri ke ranah publik sekaligus memperkokoh posisi AMKI. Dengan visi kolaboratif dan orientasi pada profesionalisme, AMKI bertekad menjadi motor penggerak media konvergensi di Indonesia,” ucap Umi. (Red)

  • Jasa Raharja Raih Sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Tegaskan Fokus pada Kesejahteraan Pegawai dan Inovasi

    Jasa Raharja Raih Sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Tegaskan Fokus pada Kesejahteraan Pegawai dan Inovasi

    Jakarta, Djawaranews.com— Jasa Raharja mengumumkan bahwa pada September 2025 ini, perusahaan telah resmi memperoleh sertifikasi Great Place to Work® untuk periode 2025–2026. Pengakuan internasional tersebut diberikan oleh Great Place to Work® Institute, sebuah lembaga global independen yang menilai kualitas budaya kerja dan kepuasan karyawan melalui metode survei yang diakui secara internasional, 12 September 2025.

    Sertifikasi ini menegaskan bahwa Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada pelayanan publik yang berkualitas, tetapi juga pada penciptaan lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan mendukung pertumbuhan profesional setiap pegawai. Hasil survei menunjukkan bahwa lebih dari 95% karyawan merasa bangga bekerja di Jasa Raharja dan merekomendasikan perusahaan sebagai tempat kerja impian.

    Sertifikasi Great Place to Work® dikenal secara global sebagai standar emas dalam menilai budaya kerja di sebuah perusahaan. Proses penilaiannya menggunakan survei Trust Index™ yang menyoroti lima dimensi utama: kepercayaan terhadap pemimpin, rasa hormat, keadilan, kebanggaan atas pekerjaan, serta rasa memiliki terhadap organisasi.

    Di Jasa Raharja, Proses sertifikasi dilakukan secara nasional dan melibatkan seluruh unit kerja Jasa Raharja, baik Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah di Indonesia. Penilaian mencakup aspek kepercayaan terhadap manajemen, rasa bangga terhadap pekerjaan, rasa aman, hingga kualitas kolaborasi tim.

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang humanis, mendukung keseimbangan kehidupan kerja, serta mendorong inovasi berkelanjutan. Sertifikasi Great Place to Work® juga merupakan bagian dari strategi transformasi Jasa Raharja untuk menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

    Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Ia menyampaikan bahwa perolehan sertifikasi ini adalah buah kerja bersama seluruh insan Jasa Raharja.

    “Pengakuan dari Great Place to Work® merupakan hasil upaya bersama seluruh insan Jasa Raharja dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan produktif. Kami percaya bahwa kesejahteraan pegawai adalah kunci untuk menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. Karena itu, kami terus berkomitmen menciptakanruang yang mendukung pengembangan kompetensi, keseimbangan kehidupan kerja, dan lahirnya inovasi-inovasi baru,” ujar Rubi.

    Sebagai perusahaan yang memiliki mandat sosial untuk memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama. Lingkungan kerja yang kondusif memungkinkan setiap pegawai untuk berkontribusi maksimal dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.

    Dengan keberhasilan meraih sertifikasi Great Place to Work® 2025–2026, Jasa Raharja menegaskan langkahnya sebagai perusahaan yang unggul dalam layanan publik serta menjadi rumah yang membanggakan bagi para pegawainya. (Red)

  • Polri Hadiri Rapat Penting, Perkuat Perlindungan Nakes di Daerah Terpencil dan Rawan Konflik

    Polri Hadiri Rapat Penting, Perkuat Perlindungan Nakes di Daerah Terpencil dan Rawan Konflik

    Jakarta, Djawaranews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keamanan tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh wilayah Indonesia.

    Melalui Baharkam Polri, perwakilan kepolisian menghadiri rapat lanjutan pembahasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Perlindungan Keamanan dan Keselamatan bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan.

    Pertemuan ini digelar pada Jumat, 12 September 2025, bertempat di Poltekkes Kemenkes Jakarta, diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

    Rapat ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya pada 28 Agustus 2025. Dalam diskusi kali ini berfokus pada penyusunan Perpres yang akan menjadi payung hukum bagi nakes, terutama yang bertugas di daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, dan daerah rawan konflik.

    Kehadiran perwakilan dari Baharkam Polri, termasuk Kabaharkam Polri Irjen Pol Karyoto, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M.H. Ritonga, dan Dirpamobvit Brigjen Pol Suhendri S.IK, menegaskan keseriusan Polri dalam isu ini.

    Partisipasi Polri sangat krusial, mengingat Pasal 729 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengamanatkan agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memberikan perlindungan keamanan dan keselamatan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

    Selain Polri, rapat ini juga dihadiri oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kemenhan RI, Kemendagri, Komdigi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Kementerian Pekerjaan Umum, Kementrian Kesehatan.

    Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan upaya terpadu dari pemerintah untuk menciptakan landasan hukum yang komprehensif.

    Diharapkan, Perpres yang nantinya akan disahkan dapat menjadi jaminan hukum yang kuat. Ini akan memungkinkan para nakes untuk menjalankan tugas mulia mereka tanpa rasa khawatir, bahkan di lingkungan yang paling menantang.

    Dengan perlindungan yang memadai, pelayanan kesehatan di daerah-daerah sulit akan dapat berjalan lebih optimal, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. (**)

  • Tim Audit Polri Lakukan Resertifikasi “SMP” di Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ

    Tim Audit Polri Lakukan Resertifikasi “SMP” di Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ

    Jakarta, Djawaranews.com – Tim Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dari Baharkam Polri telah menyelesaikan kegiatan audit di PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) pada hari Rabu, 11 September 2025.

    Hasilnya, PHE ONWJ berhasil mencapai nilai total 94,37%, menunjukkan komitmen dan implementasi sistem pengamanan yang sangat baik.

    Audit yang berlangsung selama tiga hari ini mencakup evaluasi mendalam terhadap berbagai elemen sistem pengamanan perusahaan.

    Kegiatan hari ketiga yang berfokus pada elemen III hingga V, diawali dengan wawancara dan pemeriksaan dokumen, dilanjutkan dengan sesi review, dan diakhiri dengan closing meeting.

    Dalam closing meeting, Ketua Tim Audit Resertifikasi, Kombes Pol. Alan Gerrit Abast, S.I.K., memaparkan hasil audit kepada jajaran pimpinan dan staf PHE ONWJ.

    Paparan ini mencakup penilaian setiap elemen pengamanan, di mana PHE ONWJ menunjukkan hasil yang konsisten dan kuat di seluruh aspek.

    Setelah paparan, acara dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara dan Laporan Hasil Audit Resertifikasi, yang secara resmi menandai selesainya proses audit.

    Penutupan acara dilakukan oleh pimpinan puncak PT PHE ONWJ, diikuti dengan sesi foto bersama.

    Pencapaian ini mencerminkan kerja keras dan sinergi antara tim internal PHE ONWJ dengan tim audit Polri, serta menegaskan posisi perusahaan sebagai entitas yang memprioritaskan keamanan dalam setiap operasionalnya.

    Tentang Audit Resertifikasi SMP

    Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) adalah proses penilaian berkala yang dilakukan oleh Polri untuk memastikan implementasi standar pengamanan di objek vital nasional (Obvitnas) berjalan sesuai Perpol 7 Tahun 2019.

    Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, komitmen, dan kapabilitas pengelola Obvitnas dalam mengelola risiko keamanan. (***)

  • Restrukturisasi Pengurus Pusat, Beberapa Tokoh Pers Masuk Kepengurusan

    Restrukturisasi Pengurus Pusat, Beberapa Tokoh Pers Masuk Kepengurusan

    Jakarta, Djawaranews.com — Forum Pimred Multimedia Indonesia Pusat menggelar rapat pleno di Hotel Luminor Jakarta, Selasa (9/9/2025). Agenda utama dalam rapat tersebut adalah restrukturisasi pengurus pusat sebagai langkah penyegaran dan penguatan organisasi di tengah dinamika ekosistem media, organisasi pers saat ini.

    Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, mengatakan bahwa restrukturisasi kepengurusan menjadi penting agar organisasi semakin solid, kuat, dan profesional.

    “Restrukturisasi ini untuk membuat Forum Pimred Multimedia semakin solid, kuat, dan profesional,” ujar Lumi.

    Dalam restrukturisasi ini, sejumlah tokoh baru masuk ke dalam jajaran pengurus, baik sebagai pembina maupun penasihat. Selain itu, dilakukan pula pergantian posisi penting, termasuk Sekretaris Jenderal.

    Helmy Halim, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga, kini dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal Forum Pimred Multimedia Indonesia Pusat. Sementara itu, Sekjen sebelumnya bergeser menjadi Wakil Ketua Umum IV sekaligus Ketua Harian.

    “Pak Hadi Ismanto, Pak Raja Pane, Pak HCB, dan Pak Dahlan masuk kepengurusan. Kemudian posisi Sekjen dijabat oleh Helmy Halim, sementara Sekjen lama naik menjadi Waketum IV merangkap Ketua Harian,” jelas Lumi.

    Selain membahas restrukturisasi, rapat pleno juga menyoroti agenda strategis organisasi ke depan, salah satunya pengusulan agar Forum Pimred menjadi lembaga pelaksana Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

    “Di kepengurusan Forum Pimred sudah ada lebih dari satu asesor penguji yang mendapatkan sertifikat resmi dari Dewan Pers. Artinya, Forum Pimred berpeluang besar untuk bisa melaksanakan UKW,” tegas Lumi.

    Rapat pleno ini dihadiri sekitar 30 pengurus, baik secara langsung di lokasi maupun melalui Zoom Meeting. (Red)

  • Jasa Raharja Raih 4 Penghargaan TOP GRC Awards 2025, Perkuat Implementasi Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan

    Jasa Raharja Raih 4 Penghargaan TOP GRC Awards 2025, Perkuat Implementasi Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan

    Jakarta, Djawaranews.com – Jasa Raharja kembali meraih pengakuan di tingkat nasional dengan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2025 yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, pada hari ini (8/9/2025). Ajang yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Asosiasi GRC Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), dan sejumlah lembaga profesional tata kelola ini, menjadi salah satu penghargaan paling bergengsi di Indonesia dalam bidang tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk, & Compliance/GRC), 8 September 2025.

    Pada kesempatan ini, Jasa Raharja berhasil meraih Platinum Medali karena telah 7 kali berturut-turut menerima penghargaan 5 Star, serta TOP GRC Awards 2025 #5 Star. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi Jasa Raharja dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, serta kepatuhan, yang mendukung keberlangsungan bisnis sekaligus pelayanan publik secara berkelanjutan.

    Tidak hanya itu, Dewan Komisaris Jasa Raharja juga meraih penghargaan The High Performing Board of Commissioners on GRC 2025, sementara Harwan Muldidarmawan, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, dinobatkan sebagai The Most Committed GRC Leader 2025.

    Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam mengedepankan tata kelola yang transparan dan berintegritas.

    “Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja keras seluruh insan Jasa Raharja dalam menjaga tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan secara konsisten. Penghargaan ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi Jasa Raharja untuk menjadi perusahaan terpercaya dalam memberikan perlindungan dasar terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Yang terpenting juga bahwa penerapan GRC sangat didukun dan mendapatkan bimbingan dari Dewan Komisaris,” ujar Harwan.

    Selain itu, penghargaan yang diberikan kepada Dewan Komisaris Jasa Raharja sebagai The High Performing Board of Commissioners on GRC 2025 memperkuat posisi perusahaan dalam menjalankan pengawasan dan arah strategis yang efektif. Eko Suwardi, Komisaris Independen Jasa Raharja yang menghadiri acara tersebut menegaskan bahwa pencapaian ini tidak hanya milik manajemen, melainkan hasil dari sinergi seluruh elemen perusahaan.

    “Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan prinsip GRC terimplementasi di setiap lini organisasi. Pencapaian ini adalah hasil kerja bersama, yang menegaskan bahwa tata kelola merupakan aturan sekaligus menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Eko.

    TOP GRC Awards 2025 sendiri mengusung tema “Resilience to Sustainability: Leading Through GRC”, yang menekankan pentingnya ketahanan perusahaan dalam menghadapi tantangan sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis. Lebih dari 900 perusahaan di Indonesia mengikuti proses penilaian ketat, yang mencakup aspek implementasi GCG, manajemen risiko, kepatuhan, serta dukungan terhadap aspek keberlanjutan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

    Pencapaian Jasa Raharja di ajang ini bukan kali pertama. Sejak beberapa tahun terakhir, perusahaan konsisten meraih peringkat tertinggi dalam implementasi GRC, yang menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung transformasi dan inovasi pelayanan publik.

    “Prestasi ini semakin memotivasi kami untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan tepat kepada masyarakat, sekaligus terus memperkuat peran Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan lalu lintas serta pembangunan ekonomi nasional,” tutup Harwan.

    Dengan pengakuan ini, Jasa Raharja meneguhkan komitmennya untuk terus mengedepankan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang terukur, serta kepatuhan yang kuat, demi mewujudkan pelayanan publik terbaik dan keberlanjutan bisnis di masa depan. (Red)

  • Jasa Raharja Berpartisipasi di EASTS 2025, Dukung Sosialisasi Program Keselamatan Nasional untuk Transportasi Berkeselamatan

    Jasa Raharja Berpartisipasi di EASTS 2025, Dukung Sosialisasi Program Keselamatan Nasional untuk Transportasi Berkeselamatan

    Jakarta, Djawaranews.com – 4 September 2025, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi publik dengan berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum Menuju Transportasi Berkeselamatan. Acara ini menjadi side event dari East Asia Society for Transportation and Studies (EASTS) Conference ke-16 yang berlangsung di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, pada Selasa, 02 September 2025.

    FGD yang diselenggarakan oleh Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) tersebut menghadirkan lima narasumber dari kalangan pemerintah, praktisi, dan pelaku usaha transportasi. Salah satunya adalah Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana yang membawakan paparan bertema Sosialisasi Program Keselamatan Nasional dalam Rangka Mendukung Tercapainya Transportasi Berkeselamatan. FGD ini dimoderatori oleh Aditya Dwi Laksana, Ketua Forum Transportasi Jalan dan Perkeretaapian – MTI.

    Dalam paparannya, Dewi menegaskan bahwa Jasa Raharja, selain memiliki mandat utama memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, juga menjalankan peran dalam mendukung keselamatan transportasi. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program pencegahan kecelakaan berbasis data yang terintegrasi dengan pemangku kepentingan lintas sektor.

    “Jasa Raharja tidak hanya hadir setelah kecelakaan terjadi melalui penyaluran santunan dan penjaminan kepada korban kecelakaan sesuai dengan Pilar kelima RUNK LLAJ. Kami memperluas kontribusi dengan aktif dalam berbagai upaya pencegahan, salah satunya adalah intensifikasi Forum Keselamatan Lalu Lintas di mana kami berkolaborasi dengan stakeholder terkait yang sesuai dengan 5 PilarRUNK. Semua ini dilakukan agar penyelenggaraan transportasi publik di Indonesia semakin aman dan berkeselamatan,” ujar Dewi.

    Dewi menambahkan, Jasa Raharja juga menjalankan berbagai action plan keselamatan transportasi angkutan umum, khususnya bus dan truk. Action plan ini berfokus kepada tiga hal, yaitu penelitian dan evaluasi mendalam, upaya peningkatan kelayakan pengemudi dan awak angkutan umum, serta upaya peningkatan kelayakan armada angkutan umum.

    Upaya tersebut terbukti efektif, di antaranya dengan penurunan jumlah korban kecelakaan angkutan umum bus dan truk sebesar 33,34 persen dan penurunan nilai santunan sebesar 27,55 persen hingga Juli 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    FGD ini menjadi forum penting untuk mempertemukan regulator, operator, serta pengguna jasa transportasi dalam merumuskan konsep penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK-PAU) yang efisien dan efektif. Melalui forum ini, diharapkan lahir solusi konkret dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus keselamatan transportasi publik di Indonesia.

    “Keselamatan transportasi publik adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, Jasa Raharja selalu siap mendukung berbagai inisiatif maupun kebijakan yang digagas para stakeholder untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih selamat dan berkelanjutan,” tegas Dewi.

    Keikutsertaan Jasa Raharja dalam forum seperti EASTS 2025 menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mengedepankan keselamatan transportasi nasional. Dukungan ini sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi Jasa Raharja dengan seluruh stakeholder untuk mewujudkan transportasi yang aman, berkeselamatan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat pengguna jasa angkutan umum. (Red)

  • Syahrul Siregar Ditunjuk Jadi Korwil LSM LIRA Sumut dan Aceh Perkuat Jaringan

    Syahrul Siregar Ditunjuk Jadi Korwil LSM LIRA Sumut dan Aceh Perkuat Jaringan

    Jakarta, Djawaranews.com – Dewan Pendiri LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) tunjuk Syahrul Siregar menjadi Korwil (Koordinator Wilayah) LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Sumatera Utara dan Aceh guna memperkuat jaringan sebagai perpanjangan tangan Dewan Pendiri LSM LIRA di daerah

    Surat Keputusan tersebut ditandatangani Ketua Dewan Pendiri LSM LIRA, Kanjeng Raden Haryo (KRH).HM.Jusuf Rizal,SH bersama Sekretaris Dewan Pendiri, Mustakim Ishak. Surat Keputusan tersebut diterbitkan tanggal, 27 Agustus 2025

    Dalam Surat Keputusan Dewan Pendiri LSM LIRA yang diperoleh Redaksi disebutkan Korwil merupakan perpanjangtanganan Dewan Pendiri di Sumatera Utara serta Propinsi Aceh. Korwil bekerja membuka jaringan, konsolidasi serta mengawasi kinerja DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) maupun DPD (Dewan Pimpinan Daerah) serta melaporkan ke Dewan Pendiri untuk menjadi masukan serta mengambil kebijakan-kebijakan strategis guna memajukan organīsasi kedepan

    Sementara Sekretaris Dewan Pendiri, Mustakim Ishak yang dihubungi secara terpisah menyebutkan dengan adanya Korwil di Sumatera Utara dan Aceh akan memudahkan melakukan koordinasi guna mengetahui perkembangan organisasi, masalah yang dihadapi maupun konsolidasi program dan jaringan.

    “Saat ini era Revolusi Industri semua serba cepat. Misalnya, mesin organisasi tidak bergerak cepat diketahui. Selain itu di Sumut pengurus yang tidak taat pada organisasi, tidak punya integritas dan loyalitas dapat dibekukan dibekukan” tegas Mustakim Ishak sambil menyebutkan Syahrul Siregar pernah menjabat Gubernur LSM LIRA Sumut

    Dikatakan Sumut merupakan salah satu barometer kemajuan LSM LIRA. Jadi jika tidak ada gerakan akan menjadi aneh. Maka tugas Korwil salah satunya melakukan pembinaan, penguatan jaringan termasuk usulan penggantian Gubernur, Bupati, Walikota maupun LSO (Lembaga Sayap Organisasi) jika dinilai perlu agar organisasi tidak mati suri. (Red)

  • Polri dan TNI Bersinergis dengan Pengemudi Ojek Online dalam Aksi Damai “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan”

    Polri dan TNI Bersinergis dengan Pengemudi Ojek Online dalam Aksi Damai “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan”

    JAKARTA, Djawaranews.com  — Dalam semangat persaudaraan dan perdamaian, pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta menggelar aksi damai bertajuk “Tebar Sejuta Mawar Kebaikan POLRI, TNI dan Masyarakat” pada hari Selasa, 2 September 2025. Aksi yang mendapatkan dukungan penuh dari aparat keamanan ini berlangsung di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen komunitas ojol sebagai bagian dari masyarakat yang cinta damai dan mendukung kebangkitan Indonesia. Dalam aksi tersebut, para pengemudi ojol membawa spanduk dan megafon, serta membagikan bunga mawar sebagai simbol perdamaian dan kasih sayang.

    Pesan-pesan utama yang disampaikan dalam aksi damai ini antara lain:
    “Ojol cinta damai”
    “Kita adalah saudara”
    “Ojol mendukung bangkitnya Indonesia”
    “Ojol memaafkan hal yang sudah terjadi”

    Spanduk yang dibentangkan juga menegaskan semangat persatuan dengan tulisan “TEBAR SEJUTA MAWAR KEBAIKAN UNTUK CINTA KASIH & PERDAMAIAN INDONESIA TERCINTA” dan hashtag #KalianBukanMusuhKami.

    Aksi ini diamankan oleh personel Dalmas Dirsamapta, Korsabhara Baharkam Polri, yang turut memberikan dukungan dan memastikan kegiatan berjalan tertib. Partisipasi dan pengamanan dari pihak kepolisian menunjukkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat dalam menjaga ketertiban dan perdamaian.

    Aksi damai ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan perbedaan dengan damai, mengedepankan persaudaraan, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

    Ditempat Terpisah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib, S.I.K menyatakan apresiasi nya terhadap kegiatan Aksi damai teman teman Ojol dengan T-bar Sejuta Mawar Kebaikan bersama Polri, TNI dan Masyarakat. Polri untuk Masyarakat dan akan selalu hadir dalam setiap aktivitas Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri selalu siap, Terlihat dan Bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.(***)