Kategori: Ekonomi

  • PMI di Korsel Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    PMI di Korsel Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    JAKARTA, Djawaranews.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) berhasil memulangkan jenazah Ngadiman, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan kerja di Korea Selatan.

    Kedatangan jenazah PMI asal cilacap tersebut diterima langsung oleh Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di Gateway Human Remains – Cargo Jenazah, Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada minggu petang (29/6).

    Selain menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga, Menteri Karding juga sekaligus memberikan santunan meninggal dunia karena kecelakaan kerja dan beasiswa bagi 2 orang anak dari BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp 213 juta. Hal ini sebagai bukti negara hadir memberikan perlidungan secara menyeluruh kepada PMI mulai dari berangkat hingga kembali ke tanah air.

    “Karena dia berangkat prosedural, ada kontrak kerja yang jelas, maka ada santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari santunan kematian dan santunan beasiswa untuk dua putra putri beliau,”terangnya.

    Ngadiman diketahui merupakan PMI yang diberangkatkan secara resmi oleh pemerintah melalui skema Government to Government (G to G) dengan Korea Selatan sehingga dirinya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

    “Kehadiran kami disini membuktikan bahwa negara hadir mulai dari awal perekrutan sampai pada akhir atau purna tugas, dan pesan dari ini menegaskan bahwa sebaiknya teman-teman semua yang mau bekerja di luar negeri berangkat secara prosedural,”imbuhnya.

    Berdasarkan laporan resmi dari KBRI Seoul, kejadian bermula saat almarhum sedang melakukan pembersihan mesin dari tumpukan kotoran dan sampah. Naas tubuhnya justru terhimpit mesin sehingga membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit. Meski telah mendapatkan perawatan, akhirnya almarhum Ngadiman dinyatakan meninggal dunia pada 25 Juni 2025 pukul 10:05 waktu setempat.

    Insiden ini tentu menggoreskan duka yang mendalam bagi keluarga, pemerintah, hingga masyarakat Indonesia. Di sisi lain, peristiwa yang dialami almarhum Ngadiman membuktikan pentingnya perlindungan bagi setiap pekerja karena risiko kecelakaan dapat terjadi kapan dan di mana saja.

    Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia, pada kesempatan terpisah menekankan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja termasuk PMI yang berangkat secara prosedural. Dengan demikian para PMI tersebut akan mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

    “Kami menyampaikan santunan yang merupakan hak dari almarhum sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi bukti bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan mampu menjadi jaring pengaman bagi pekerja di tengah risiko yang dapat menimpanya,” ucap Roswita.

    Mengakhiri keterangannya Roswita menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan PMI agar seluruhnya dapat bekerja keras tanpa rasa cemas.

    Sementara itu ditempat terpisah, Adi Hendarto selaku PPS Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel mengatakan bahwa santunan tersebut merupakan hadirnya negara kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    Lebih lanjut, Adi berharap santunan tersebut bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan. “Kami BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga besar Almarhum Ngadiman seorang Pekerja Migran Indonesia yang meninggal dunia saat bekerja. Semoga keluarga besar diberikan ketabahan,” ucapnya.

    “Dan santunan ini merupakan hak Almarhum selaku peserta BPJS Ketenagakerjaan serta bentuk hadirnya negara kepada seluruh pekerja Indonesia,” ungkapnya.

  • BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Karang Taruna DKI Jakarta Lindungi Pekerja GIG Hingga Youtuber

    BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Karang Taruna DKI Jakarta Lindungi Pekerja GIG Hingga Youtuber

    JAKARTA, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan bersama Karang Taruna DKI Jakarta lakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Pekerja GIG hingga Youtuber.

    Adapun Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini berlangsung di Graha BPJS Ketenagakerjaan, Salemba, Jakarta Pusat.

    Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, bersama perwakilan Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta, Akmal B.Y. Acara ini turut disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur DKI Jakarta, Raihanda Rafi.

    Deny menyampaikan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan, terutama dari kalangan pekerja sektor informal yang belum terlindungi.

    “Masih ada sekitar tiga juta penduduk di DKI Jakarta yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi dengan Karang Taruna ini adalah langkah penting untuk meraih target tersebut pada tahun 2025,” kata Deny.

    Akmal B.Y, yang juga menjabat sebagai Komisioner BPKN RI, menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai bentuk perlindungan sosial bagi seluruh elemen masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa Karang Taruna telah membentuk Unit Teknis Khusus untuk mendukung implementasi kerja sama ini hingga ke tingkat RW di seluruh wilayah Jakarta.

    “Kami akan mengajak saudara-saudara kami dari kalangan pekerja nonformal, pekerja ‘GIG’, Gen Z, UMKM, YouTuber, driver ojek online, hingga asisten rumah tangga untuk ikut terlindungi. Dunia kerja hari ini penuh ketidakpastian, dan perlindungan sosial adalah kebutuhan mendesak,” ujar Akmal.

    Akmal juga menegaskan bahwa pihaknya siap membentuk “Taruna Ketenagakerjaan” sebagai ujung tombak sosialisasi di tingkat akar rumput.

    “Lewat Karang Taruna, nanti masyarakat bisa mendaftar BPJS Ketenagakerjaan dengan mudah,” ungkap Akmal

    Wakil Kepala BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Arianto, yang turut hadir, mendukung langkah ini sebagai bagian dari strategi peningkatan literasi dan aksesibilitas program jaminan sosial. Sementara itu, Staf Ahli Gubernur DKI Jakarta, Raihanda Rafi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

    ”Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sangat peduli terhadap perlindungan sosial bagi sumber daya manusia di Jakarta. Kami berharap kerja sama ini akan menjadi salah satu langkah penting menuju Jakarta yang lebih sejahtera menjelang 500 tahun usianya,” ucap Raihanda.

    Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba, Brian Aprinto, sangat menyambut baik terjalinnya MoU tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi pemicu bagi lembaga lain untuk turut serta mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    ”Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi semua pihak untuk bergotong royong mewujudkan universal coverage perlindungan ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja mandiri yang belum terlindungi,” ujar Brian.

    Ia juga optimistis kerja sama ini akan berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta dari kalangan pekerja mandiri, sekaligus memperkuat pelayanan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh masyarakat.

    ”Kami berkomitmen terus meningkatkan kemudahan layanan mulai dari pendaftaran, pembayaran iuran, hingga pengajuan klaim, agar peserta benar-benar merasakan manfaat nyata dari program ini,” Pungkas Brian.

  • BAZNAS Banten Bersama PMI Gelar Donor Darah 

    BAZNAS Banten Bersama PMI Gelar Donor Darah 

    SERANG, Djawaranews.com – Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banten bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung pada 23 Juni 2025 di Rumah Sehat BAZNAS Banten, Kota Serang.

    Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Banten serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan.

    Puluhan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pegawai BAZNAS, tenaga kesehatan, masyarakat umum, hingga mahasiswa, turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut. Sebelum mendonorkan darah, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memastikan kondisi tubuh mereka layak untuk mendonorkan darah.

    Kepala Rumah Sehat BAZNAS Banten, dr. Selamet, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan khususnya dalam membantu ketersediaan darah bagi yang membutuhkan.

    “Kami berharap kegiatan donor darah ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya membantu PMI dalam menyediakan stok darah, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat serta menambah kesadaran akan pentingnya menyumbangkan darah untuk menyelamatkan jiwa manusia” ujarnya.

    Dengan adanya kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Banten tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

  • BPJS Ketenagakerjaan Bersama DPR RI Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Informal di Kota Serang

    BPJS Ketenagakerjaan Bersama DPR RI Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Informal di Kota Serang

    SERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka memperluas kepesertaan sektor informal, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang bersama Komisi IX DPR RI melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja mandiri atau informal di Kota Serang.

    Adapun sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan ini diikuti sebanyak 300 orang masyarakat pekerja mandiri atau informal.

    Hadir dalam kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan ini ialah Anggota Komisi IX DPR RI H Tubagus Haerul Jaman dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Gapura Indah, Kota Serang. Selasa, 24 Juni 2025.

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Uus Supriyadi mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memperluas kepesertaan dari sektor informal.
    Selain itu, sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi pekerja mandiri atau informal yang ada di Kota Serang mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    “Hari ini kami BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang bersama Bapak H Tubagus Haerul Jaman selaku perwakilan anggota DPR RI dari Komisi IX melakukan sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja informal yang ada di Kota Serang,” kata Uus.

    “Adapun sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi serta memperluas kepesertaan dari sektor informal seperti petani, nelayan, tukang bangunan, pedagang tukang ojek pangkalan, supir angkot dan lainnya. Sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pekerja informal yang ada di Kota Serang ini dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Uus.

    Uus menjelaskan bahwa saat ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 5 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

    Lebih lanjut, Uus juga mengungkap bahwa untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak harus menjadi pekerja dari sektor penerima upah. Namun bisa kepada masyarakat yang bukan penerima upah, seperti pedagang, petani, nelayan, tukang ojek, supir angkot dan lain-lain.

    “Semua masyarakat pekerja bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pekerja informal yang ada di Kota Serang yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendaftarkan dirinya,” ajak Uus.

    Sementara itu, H Tubagus Haerul Jaman selaku Anggota DPR RI dari Komisi IX mengapresiasi terkait manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Ia juga mendorong agar seluruh pekerja informal yang ada di Kota Serang terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

    “Saya sangat mengapresiasi atas manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan ini. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh pekerja informal yang ada di Kota Serang agar segera bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Jaman yang juga merupakan Tokoh Masyarakat Kota Serang.

  • Perluasan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang Jalin Kerjasama dengan PT. LKM Artha Kerta Raharja

    Perluasan Kepesertaan Sektor BPU, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang Jalin Kerjasama dengan PT. LKM Artha Kerta Raharja

    TANGERANG, Djawaranews.com – Guna memperluas kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang jalin kerjasama dengan PT LKM Artha Kerta Raharja Kabupaten Tangerang.

    Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma bersama Direktur Utama PT LKM Artha Kerta Raharja Kabupaten Tangerang R. Deny Hikmat di Hotel Qubika Gading Serpong. Jumat, 20 Juni 2025.

    Saat ditemui, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma mengatakan target kerjasama ini bertujuan untuk melindungi para debitur PT. LKM Artha Kerta Raharja tersebut.

    “Alhamdulillah, BPJS Ketenagakerjaan baru saja melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT. LKM Artha Kerta Raharja. Dimana kerjasama ini merupakan salah satu upaya kita dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU),” kata Ibkar.

    “Adapun target kerjasama ini kita menargetkan sekitar 10 ribu tenaga kerja BPU yang terlindungi. Jadi, melalui kerjasama ini setiap debitur PT. LKM Artha Kerta Raharja diwajibkan terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Ibkar.

    Lebih lanjut, Ibkar menjelaskan bahwa selain melakukan kerjasama, pihaknya juga melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh karyawan PT. LKM Artha Kerta Raharja.

    “Menurut Undang-undang, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 5 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program ini sangat memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ungkapnya.

    “Untuk itu, kita menggandeng PT. LKM Artha Kerta Raharja dalam mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan ini kepada seluruh debitur-nya,” tutup Ibkar.

  • BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Serahkan Santunan Sebesar Rp. 229 Juta Alm Suherman Aldo Seorang Petugas Taman

    BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Serahkan Santunan Sebesar Rp. 229 Juta Alm Suherman Aldo Seorang Petugas Taman

    Sukabumi, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia kepada Almarhum Suherman Aldo.

    Diketahui, Almarhum Suherman Aldo merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang bekerja sebagai Petugas Taman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi. Almarhum meninggal dunia mendadak saat sedang melakukan pekerjaan.

    Adapun santunan yang diberikan sebesar Rp 229.000.000 dengan rincian santunan kematian Rp 144.000.000, santunan berkala Rp 12.000.000, biaya pemakaman Rp 10.000.000 dan beasiswa 1 orang anak (maks) Rp 63.000.000.

    Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Ryan Gustaviana kepada ahli waris Neng Rian Haryani selaku istri Almarhum di Aula Setda Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan “Rapat Dinas Bulan Juni Tahun 2025 dan Expose Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Kepala Daerah dan seluruh jajaran Pemda Kabupaten Sukabumi. Selasa, 17 Juni 2025.

    Turut hadir dalam penyerahan tersebut ialah Wakil Bupati H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi Lukman Sudrajat dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palabuhanratu Eliwati.

    Saat ditemui, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar melalui Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengucapkan turut berdukacita kepada ahli waris yang menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

    “Kami Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan turut berdukacita kepada ahli waris yang menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan ini merupakan hak pribadi dari Almarhum untuk keluarga yang ditinggalkan,” kata Ade.

    Lebih lanjut, Ade juga mengapresiasi program BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa santunan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat.

    “Tentunya kami sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan ini. Untuk itu, jika masih ada dinas yang belum mendaftarkan para non ASN-nya, dihimbau untuk segera mendaftarkan pekerja non ASN karena BPJS Ketenagakerjaan itu memberikan manfaat yang luar biasa bagi peserta dan ahli waris,” ucap Ade.

    Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Ryan Gustaviana menambahkan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    “Saya juga mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Ryan.

    “Dan kami hadiri disini untuk menyerahkan hak para almarhum. Semoga dengan santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga yang tinggalkan,” tambah Ryan.

    Selain itu, Ryan juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi tentang pentingnya peningkatan Coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Sukabumi. “Harapannya agar semua masyarakat pekerja yang berada di Kabupaten Sukabumi dapat merasakan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

  • BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    JAKARTA, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan menegaskan dukungannya terhadap inisiatif kolaboratif antara Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam menghadirkan alternatif kesempatan berusaha dan perlindungan sosial bagi masyarakat melalui program “Rekrutmen Mitra Digital: Menjadi Pengusaha UMKM Bersama Grab!”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, dan membuka ruang bagi ribuan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk menjadi bagian dari ekosistem digital sebagai Mitra Pengemudi maupun Mitra Merchant.

    Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyampaikan bahwa transformasi ketenagakerjaan digital membawa peluang besar sekaligus risiko bagi para pekerja informal.

    “Mitra digital menghadapi risiko kerja yang nyata, mulai dari kecelakaan hingga ketidakpastian di hari tua. Dalam kerja sama ini, mitra yang bergabung akan mendapatkan perlindungan jaminan kerja, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), bahkan satu bulan bebas iuran dari Grab. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem kerja yang layak dan terlindungi,” ujar Pramudya.

    Hingga Mei 2025, tercatat belasan ribu mitra Grab telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Angka tersebut diharapkan meningkat mengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial dan jumlah para profesi driver ojek online yang belum memiliki perlindungan. Khusus Grab, tercatat sudah 34 mitra telah menerima manfaat JKK dengan total klaim Rp489 juta, dan 14 mitra lainnya menerima manfaat JKM sebesar Rp588 juta. Salah satu kasus menonjol berasal dari mitra pengemudi Jabodetabek yang mengalami kecelakaan kerja dan seluruh biaya pengobatannya ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa batas plafon.

    “Pekerja berhak bekerja keras dan bebas cemas dari seluruh kemungkinan risiko yang muncul. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai contoh pembangunan ekosistem ketenagakerjaan masa depan yang adaptif, inklusif, dan melindungi seluruh lapisan pekerja Indonesia,” lanjut Pramudya.

    Selanjutnya Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap transformasi UMKM berbasis digital.

    “Digitalisasi adalah kunci masa depan UMKM. Platform seperti Grab menjadi jembatan antara pengusaha UMKM dengan pasar yang lebih luas. Dengan adanya akses layanan pengantaran, pembayaran digital, hingga pelatihan, masyarakat bisa tumbuh menjadi wirausaha tangguh. Dalam kondisi sulit, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, tapi peluang. Dan hari ini, Grab hadir memberi peluang itu,” jelas Maman.

    Program ini tidak hanya memperluas akses kerja, tetapi juga memastikan perlindungan sosial secara menyeluruh bagi mitra. Grab memfasilitasi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di lokasi acara, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi mitra merchant, serta penyediaan solusi kendaraan melalui PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

    Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa Grab hadir sebagai bantalan sosial di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

    “Tujuan utama dari acara ini adalah memberikan akses yang inklusif bagi siapa pun yang ingin berusaha. Melebihi target, acara ini dihadiri hampir 2.000 orang yang berpotensi menjadi Mitra GrabBike, GrabCar, GrabMart, GrabFood dan Agen GrabKios. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Grab hadir sebagai bantalan sosial. Lebih dari 50% Mitra Pengemudi Grab sebelumnya adalah korban PHK, tidak memiliki pekerjaan, atau kehilangan sumber pendapatan (Riset ITB 2023). Sekarang mereka punya penghasilan, akses pelatihan, bahkan sebagian besar penghasilannya meningkat lebih dari dua kali lipat (Data Internal Grab). Hari ini mereka punya kembali kendali atas hidupnya. Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi momentum pembukaan harapan agar Indonesia terus melaju,” tutup Neneng.

    Sementara itu ditempat terpisah, Adi Hendarto selaku PPS Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel menyambut atas kolaboratif antara Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam menghadirkan alternatif kesempatan berusaha dan perlindungan sosial bagi masyarakat.

    “Ini merupakan langkah yang positif. Sehingga melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak UMKM yang terlindung program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucapnya.

  • BPJAMSOSTEK Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    BPJAMSOSTEK Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital melalui Program Rekrutmen Mitra Digital

    JAKARTA, Djawaranews.com – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menegaskan dukungannya terhadap inisiatif kolaboratif antara Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dalam menghadirkan alternatif kesempatan berusaha dan perlindungan sosial bagi masyarakat melalui program “Rekrutmen Mitra Digital: Menjadi Pengusaha UMKM Bersama Grab!”.

    Kegiatan ini berlangsung di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, dan membuka ruang bagi ribuan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk menjadi bagian dari ekosistem digital sebagai Mitra Pengemudi maupun Mitra Merchant.

    Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyampaikan bahwa transformasi ketenagakerjaan digital membawa peluang besar sekaligus risiko bagi para pekerja informal.

    “Mitra digital menghadapi risiko kerja yang nyata, mulai dari kecelakaan hingga ketidakpastian di hari tua. Dalam kerja sama ini, mitra yang bergabung akan mendapatkan perlindungan jaminan kerja, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), bahkan satu bulan bebas iuran dari Grab. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem kerja yang layak dan terlindungi,” ujar Pramudya.

    Hingga Mei 2025, tercatat belasan ribu mitra Grab telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Angka tersebut diharapkan meningkat mengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial dan jumlah para profesi driver ojek online yang belum memiliki perlindungan. Khusus Grab, tercatat sudah 34 mitra telah menerima manfaat JKK dengan total klaim Rp489 juta, dan 14 mitra lainnya menerima manfaat JKM sebesar Rp588 juta. Salah satu kasus menonjol berasal dari mitra pengemudi Jabodetabek yang mengalami kecelakaan kerja dan seluruh biaya pengobatannya ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa batas plafon.

    “Pekerja berhak bekerja keras dan bebas cemas dari seluruh kemungkinan risiko yang muncul. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai contoh pembangunan ekosistem ketenagakerjaan masa depan yang adaptif, inklusif, dan melindungi seluruh lapisan pekerja Indonesia,” lanjut Pramudya.

    Selanjutnya Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap transformasi UMKM berbasis digital.

    “Digitalisasi adalah kunci masa depan UMKM. Platform seperti Grab menjadi jembatan antara pengusaha UMKM dengan pasar yang lebih luas. Dengan adanya akses layanan pengantaran, pembayaran digital, hingga pelatihan, masyarakat bisa tumbuh menjadi wirausaha tangguh. Dalam kondisi sulit, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, tapi peluang. Dan hari ini, Grab hadir memberi peluang itu,” jelas Maman.

    Program ini tidak hanya memperluas akses kerja, tetapi juga memastikan perlindungan sosial secara menyeluruh bagi mitra. Grab memfasilitasi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di lokasi acara, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi mitra merchant, serta penyediaan solusi kendaraan melalui PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

    Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa Grab hadir sebagai bantalan sosial di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

    “Tujuan utama dari acara ini adalah memberikan akses yang inklusif bagi siapa pun yang ingin berusaha. Melebihi target, acara ini dihadiri hampir 2.000 orang yang berpotensi menjadi Mitra GrabBike, GrabCar, GrabMart, GrabFood dan Agen GrabKios. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Grab hadir sebagai bantalan sosial. Lebih dari 50% Mitra Pengemudi Grab sebelumnya adalah korban PHK, tidak memiliki pekerjaan, atau kehilangan sumber pendapatan (Riset ITB 2023). Sekarang mereka punya penghasilan, akses pelatihan, bahkan sebagian besar penghasilannya meningkat lebih dari dua kali lipat (Data Internal Grab). Hari ini mereka punya kembali kendali atas hidupnya. Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi momentum pembukaan harapan agar Indonesia terus melaju,” tutup Neneng.

    Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma menyambut baik atas kolaborasi yang dilakukan Grab dan Kementerian UMKM.

    Ibkar berharap melalui kolaborasi ini dapat memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU).

    “Ini merupakan langkah yang positif. Semoga dengan adanya kolaborasi ini semakin banyak ekosistem digital yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Ibkar.

  • Cek Penerima BSU, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Sumatera Bagian Selatan

    Cek Penerima BSU, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Sumatera Bagian Selatan

    Palembang, Djawaranews.com – Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi pekerja terdampak inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

    Hal tersebut dikatakan Adi Hendarto selaku PPS Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel. Senin, 16 Juni 2025.

    “Alhamdulillah. Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah kepada seluruh pekerja yang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

    “Adapun bantuan ini sebagai perhatian negara kepada seluruh pekerja Indonesia dalam meringankan beban ekonomi pekerja yang terdampak inflasi,” ujarnya.

    Terkait hal tersebut, Adi mengimbau kepada seluruh pekerja agar melakukan pengecekan apakah sudah terdaftar sebagai penerima BSU melalui daring atau datang ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan.

    “Dan utuk memastikan apakah termasuk penerima BSU, pengecekan bisa dilakukan secara daring maupun langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Bagi pekerja di wilayah Sumatera Bagian Selatan, keberadaan kantor BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu dalam proses verifikasi data dan pencairan bantuan,” ungkapnya.

    Berikut ini daftar lengkap kantor BPJS Ketenagakerjaan di berbagai kota dan kabupaten di Sumbagsel yang bisa didatangi untuk mendapatkan informasi seputar status kepesertaan dan pencairan BSU.

    1. Kantor Cabang Bandarlampung

    JL. DRS. Warsito No. 4 RT/ RW 003/005 Kel Talang, Kec Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung – 35162

    Tlp : 0721-486036, 0721-486783

    2. Kantor Cabang Pringsewu Sudirman

    Jl. Jend. Sudirman No 2 A ruko 2 Kel. Pringsewu Barat Kabupaten Pringsewu – 35373

    Tlp : 0729-23570

    3. Kantor Cabang Metro Nasution

    JL. AH Nasution No 252 B RT/RW 015/007, Yosadadi Metro Timur, Koda Metro

    Tlp : 0725-7855208

    4. Kantor Cabang Lampung Selatan Kalianda

    Jalan Kolonel Makmun Rasyid No.24 Kel Way Urang Kec Kalianda Kab. Lampung Selatan

    Tlp : 0727 3321660

    5. Kantor Cabang Bengkulu

    JL. Pangeran Natadirdja No. 8 KM 7,5 RT/ RW 06/02 Kel. Jalan Gedang Kec Gading Cempaka, Kota Bengkulu 38225

    Tlp : 0736-20451, 0736-343385

    6. Kantor Cabang Argamkamur

    Jl. Ir Soekarno Ds. Rama Agung Kec. Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara,

    Tlp : 0737-5263255

    7. Kantor Cabang Rejang Lebong Curup

    JL. Soeprapto No. 129 B, Talang Rimbo Lamo Curup – 39114 Kab Rejang Lebong

    Tlp : 0732-23888

    8. Kantor Cabang Jambi

    JL. Slamet Riyadi/ Broni No. 16 Kel. Solok Sipin Kec Telanai Pura Kota Jambi – 36121

    Tlp : 0741-61918

    9. Kantor Cabang Muaro Jambi Sengeti

    JL. Lintas Sumatra, Sengeti, Sekernan, Kab Muaro Jambi, Kota Jambi 36381

    Telp : 0741 3055600

    10. Kantor Cabang Batanghari Muara Bulian

    JL. Sri Sudewi RT/ RW 11/03 Kel. Rengas Condong Kec Pasar Muara Bulian

    Tlp : 0743-22381

    11. Kantor Cabang Tanjung Jabung Barat Kuala Tungkal

    JL. Prof DR Sri Soedewi Maschum Sofwan SH Tungkal Ilir Kab Tanjung Jabung Barat, Jambi 36514

    Tlp : 0742-7351768

    12. Kantor Cabang Lampung Tengah

    JL. Negara, Lingkungan II, Kel Seputih Jaya, Kec Gunung Sugih, Lampung Tengah 34161

    Telp : (0725) 527567, 26634

    13. Kantor Cabang Lampung Utara Kotabumi

    JL. Jenderal Sudirman, Kta Gapura, Kotabumi, Kab Lampung Utara 34511

    Tlp : 0724-3290051

    14. Kantor Cabang Tulang Bawang Banjar Agung

    JL. Lintas Timur Kel Unit II Kec Banjar Agung Kab Tulang Bawang, Lampung 34682

    Tlp : 0726-7721212

    15. Kantor Cabang Muaraenim

    JL. Jend A Yani No. 54B Muara Enim

    Tlp : 0734-423300

    16. Kantor Cabang Lahat Pasar Lama

    JL. Kolonel Burlian No 21B Kel Bandar Agung Kec Lahat Kab Lahat

    Telp 0731-325335

    17. Kantor Cabang OKU Baturaja

    Jln Urip Sumoharjo No.07 Kel Kemelaraja Kec Baturaja Timur

    Telp 0735-324843

    18. Kantor Cabang Prabumulih Sudirman

    JL. Jenderal Sudirman KM 6 No.2E Prabumulih Timur

    Tlp : 0713-3300138

    19. Kantor Cabang Lubuk Linggau Yos Sudarso

    JL. Yos Sudarso no. 18 Kel Taba Jemekeh Lubuk Linggau

    Telp : 0733-4540755.

    20. Kantor Cabang Muara Bungo

    Jl. Sultan Thaha No. 111, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi – 37211.

    Tlp : 0747-22295

    21. Kantor Cabang Sarolangun Lintas Sumatera

    Jl. Lintas Sumatera Kel. Aur Gading samping Nafiti Hotel Sarolangun

    Tlp : 0745-91463

    22. Kantor Cabang Sungai Penuh Yos Sudarso

    Jl. Depati Parbo Desa Karya Bakti Kec. Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh (Depan Bulog Kota Sungai Penuh)

    Tlp : 0748-23454

    23. Kantor Cabang Merangin Bangko

    JL. Jenderal Sudirman Lintas Sumatera KM 1 RT/ RW 014/000 Dusun Bangko Kec Bangko Kab Merangin 37313

    Tlp : 0746-322956

    24. Kantor Cabang Palembang

    JL. Jenderal Sudirman No. 131 Rt/RW 030/008 Kelurahan Ilir Timur 1 Kota Palembang 30126

    Tlp : 0711-310017

    25. Kantor Cabang Banyuasin Pangkalan Balai

    Jl Raya Pelambang- Betung KM 43 Kel. Kayu Aro Kuning Pangkallan Balai Sumsel

    Tlp : 0711-7691001

    26. Kantor Cabang Pangkalpinang

    JL. Jenderal Sudirman No. 9 RT/ RW 009/002 Kel Gabek 1 Kec Gabek Kota Pangkal Pinang 33117

    Tlp : 0717-431415, 0717-431107

    27. Kantor Cabang Belitung Tanjung Pandan

    JL. Jenderal Sudirman No. 20 Pangkal Lalang- Kec Tanjung Pandang, Kab Belitung Provinsi Bangka Belitung – 33412

    Tlp : 0719-9301073

    Cara Cek Penerima BSU Lewat Link BPJS Ketenagakerjaan

    Calon penerima BSU dapat melakukan pengecekan status penerima BSU 2025 melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

    Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti untuk memastikan penerimaan BSU bulan Juni-Juli 2025 melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan. Buka alamat resmi bpjs ketenagakerjaan https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada halaman utama, gulir ke bagian yang bertuliskan “Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU?”.

    Formulir akan meminta memasukkan data berikut.

    – Nomor Induk Kependudukan (nik)

    – Nama lengkap sesuai KTP

    – Tanggal lahir

    – Nama ibu kandung

    – Nomor handphone aktif

    – Alamat email aktif

    Setelah data lengkap dan benar diisi, klik tombol “lanjutkan” untuk memproses pengecekan. Sistem akan menampilkan apakah terdaftar sebagai penerima BSU 2025 atau tidak.

  • Gandeng Paguyuban BRILinkers, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Harapkan dapat Memperluas Kepesertaan

    Gandeng Paguyuban BRILinkers, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Harapkan dapat Memperluas Kepesertaan

    Sukabumi, Djawaranews.com – Guna meningkatkan coverage kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi melakukan pertemuan dengan Paguyuban BRILinkers dan Empowering Paguyubang BRILinkers.

    Adapun kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Balcony Sukabumi pada Kamis 12 juni 2025 dengan diikuti sebanyak 30 agen BRILink.

    Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Dine Novaliza Dewi, Manager Pemasaran Mikro Bank BRI Cabang Kota Sukabumi Yedi Pebriana Juandi, Petugas PPBK Bank BRI Cabang Kota Sukabumi, Tim BPJS Ketenagakerjaan Kantor Pusat dan Tim BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat.

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Ryan Gustviana mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk peningkatan literasi terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh Agen Brilink yang ada di Sukabumi.

    “Dan kegiatan empowering paguyuban BRILinkers Kota Sukabumi ini merupakan tindaklanjut terkait program joint marketing racing pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di AgenBRILink Tahun 2025,” kata Ryan.

    “Untuk itu, melalui kolaborasi dengan Paguyuban BRILinkers Kota Sukabumi ini kami berkomitmen untuk meningkatkan coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sukabumi,” lanjut Ryan.

    Ryan menjelaskan bahwa melalui program joint marketing racing ini kedepannya para Agen Brilink akan menjadi salah satu mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas kepesertaan.

    “Kami berharap melalui kolaborasi ini, nantinya para Agen Brilink dapat membantu kami dalam mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan serta menjadi tempat pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Ryan.