Kategori: Edukasi

  • PKKMB Untirta Tahun 2025, Andra Soni: Pemprov Banten Terus Tingkatkan Kualitas SDM

    PKKMB Untirta Tahun 2025, Andra Soni: Pemprov Banten Terus Tingkatkan Kualitas SDM

    Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Perguruan tinggi dapat turut berperan untuk mencapai tujuan itu.

    “Selamat kepada para mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai mahasiswa yang lulus untuk mengikuti perkuliahan di Untirta,” ungkap Andra Soni dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2025 di Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang, Senin (11/8/2025).

    Andra Soni berpesan kepada para mahasiswa baru untuk dapat memanfaatkan kesempatan dalam menimba ilmu di perguruan tinggi dengan sebaik-baiknya.

    “Semoga proses perkuliahan lancar, dan tujuan kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia bisa semakin terbuka jalannya,” sambungnya.

    Andra Soni juga mendorong Untirta dan kampus-kampus yang lainnya untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas kampus dan akademiknya.

    “Semoga civitas akademika bisa terus meningkatkan kualitas lulusan dan kehidupan kampus yang berjalan dengan baik,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan Pemprov Banten saat ini tengah melaksanakan Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten.

    Andra Soni juga menyebutkan bahwa Pemprov Banten memiliki program sarjana penggerak desa melalui dana bantuan desa.

    “Alhamdulillah tahun ini bantuan dana desa, salah satunya diperuntukan untuk sarjana penggerak desa,” imbuhnya

    Sementara, Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman menyampaikan saat ini terdapat tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda, mulai dari perkembangan teknologi yang pesat dan lainnya. Sehingga diharapkan generasi muda dapat mampu menjawab tantangan tersebut.

    “Anak muda harus menyiapkan diri sebagai sumber daya manusia Indonesia yang siap menjaga kehormatan dan kedaulatan,” ujarnya.

    Fatah Sulaiman juga berpesan kepada mahasiswa dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menampung inspirasi dan informasi yang produktif. (Trg)

  • Pendampingan UMKM Telur Asin Desa Cikuya: KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa Melangkah Pasti Lewat Pembuatan SKU dan Pengelolaan Akun Online Shop

    Pendampingan UMKM Telur Asin Desa Cikuya: KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa Melangkah Pasti Lewat Pembuatan SKU dan Pengelolaan Akun Online Shop

    Dalam kiprah pengabdian masyarakat yang penuh inovasi dan dedikasi, KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa dengan bangga mendampingi pelaku UMKM telur asin di Desa Cikuya menapaki langkah maju yang luar biasa melalui proses pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) dan pengelolaan akun online shop.

    Pembuatan SKU yang dilakukan secara detail dan terstruktur bukan hanya sekadar memenuhi aspek legalitas usaha, melainkan juga menjadi fondasi solid bagi UMKM telur asin dalam membangun kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas. SKU yang valid memungkinkan produk telur asin unggulan Desa Cikuya tampil profesional dan memiliki daya saing tinggi di ranah perdagangan, terutama pada platform digital.

    Tak hanya itu, pendampingan pengelolaan akun online shop dibawah bimbingan para mahasiswa KKM membawa keberhasilan strategis. Dengan manajemen produk yang rapi, pembuatan kode SKU yang sistematis, serta strategi pemasaran digital yang efektif, UMKM telur asin mampu menjangkau pelanggan yang lebih luas dan meningkatkan omzet secara signifikan. Langkah ini menjadikan usaha telur asin tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di era ekonomi digital yang dinamis dan penuh tantangan.

    KKM Kelompok 44 terus mengawasi dan membimbing UMKM dalam mengelola administrasi usaha yang efisien dan meningkatkan kualitas produk secara konsisten, menjadikan usaha telur asin Desa Cikuya sebagai simbol kesungguhan dan inovasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui kolaborasi dan sinergi yang luar biasa ini, KKM Universitas Bina Bangsa berharap UMKM telur asin Desa Cikuya akan terus tumbuh dan berkembang menjadi pelaku usaha mandiri yang inspiratif dan membanggakan, serta menjadi motor penggerak kemajuan perekonomian lokal yang berkelanjutan.

    Koord. Bidang Ekonomi & UMKM Kelompok 44 (Nur Ferah) menyampaikan : Sebagai perwakilan KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa, saya dengan bangga menyampaikan bahwa pendampingan kami dalam pembuatan SKU serta pengelolaan akun online shop bagi UMKM telur asin Desa Cikuya adalah bentuk nyata dedikasi kami untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal agar semakin adaptif, profesional, dan siap bersaing di era digital, sehingga memberikan manfaat optimal bagi kemajuan perekonomian desa.

    Demikian narasi ini dibuat sebagai wujud dokumentasi dan apresiasi atas langkah strategis KKM Kelompok 44 dalam mendukung perkembangan UMKM telur asin Desa Cikuya melalui pembuatan SKU dan pengelolaan akun online shop secara profesional dan berdampak besar. (Ika)

  • Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

    Hari Kebaya Nasional, Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

    Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh perempuan di Provinsi Banten bangga mengenakan pakaian kebaya. Simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman

    Hal itu diungkapkan Andra Soni saat menghadiri acara Hari Kebaya Nasional Tingkat Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Sabtu (26/7/2025).

    Kegiatan peringatan Hari Kebaya Nasional dikemas santai. Kegiatan diawali dengan tarian nusantara yang dibawakan oleh sejumlah anak perempuan dan Ibu-ibu pengurus Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten dengan mengenakan pakaian kebaya.

    Menurut Andra Soni, Provinsi Banten merupakan daerah yang kaya akan tradisi dan nilai budayanya. Melalui kegiatan seperti itu, dirinya yakin ekspresi perempuan Banten semakin kuat untuk menjaga budayanya. Serta tetap mengambil peran aktif mengisi pembangunan daerah maupun nasional.

    “Saya juga mengajak seluruh masyarakat Banten khususnya generasi muda untuk mencintai dan bangga terhadap warisan budaya kita,” kata Andra Soni.

    Andra Soni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PBI Banten yang terus memperjuangkan kelestarian budaya, khususnya dalam mengangkat nilai dan filosofi kebaya sebagai warisan budaya bangsa.

    “Karena kebaya merupakan pakaian sarat makna bagi perempuan Indonesia khususnya perempuan Banten. Ia simbol identitas perempuan Indonesia yang anggun, kuat, berakar pada nilai-nilai luhur, sekaligus adaptif dalam menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.

    Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan dengan adanya kegiatan itu dirinya semakin bangga mengenakan kebaya dalam kegiatan formal maupun sehari-hari.

    Menurut Tinawati, berkebaya bukan hanya soal pakaian, tapi tentang identitas dan jati diri. Kebaya mengingatkan pada kekuatan perempuan Indonesia yang anggun cerdas dan berbudaya.

    “Lewat Gerakan Perempuan Berkebaya ini, kita menunjukkan bahwa modernisasi tidak harus menghapus tradisi, tapi justru memperkuatnya,” pungkas Tinawati.

    Ketua PBI Banten Ina Suhud mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan dari Pemprov Banten, sehingga kegiatan memperingati Hari Kebaya Indonesia bisa berjalan dengan baik.

    “Ini merupakan kolaborasi yang baik, untuk kita sama – sama mengangkat nilai budaya perempuan,” katanya.

    Diakui Ina, PBI ini merupakan sebuah organisasi mandiri yang baru terbentuk sembilan bulan lalu. Namun dengan semangat kuat dari pada pengurus, eksistensi PBI bisa diakui pemerintah.

    “Tapi kami punya semangat tinggi untuk mempromosikan budaya kebaya Indonesia, khususnya Provinsi Banten melalui kegiatan sederhana yang kami sebar melalui media sosial,” jelasnya. (Trg)

  • Keberhasilan Gemilang dan Spektakuler Sosialisasi Remaja Anti Narkoba di SMA Negeri 9 Pandeglang: Membangun Generasi Emas Tanpa Noda Narkoba

    Keberhasilan Gemilang dan Spektakuler Sosialisasi Remaja Anti Narkoba di SMA Negeri 9 Pandeglang: Membangun Generasi Emas Tanpa Noda Narkoba

    Pandeglang – SMA Negeri 9 Pandeglang menjadi saksi dari sebuah momentum luar biasa yang menggetarkan jiwa dan menggugah kesadaran para generasi muda mengenai bahaya nyata narkoba. Dalam kegiatan sosialisasi anti narkoba yang diselenggarakan oleh Kelompok 44, 46, 47, dan 48 Universitas Bina Bangsa. Sebanyak 35 siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 ikut berpartisipasi penuh semangat dalam menggempur segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang yang mengintai masa depan mereka. Rabu, 23 Juli 2025

    Dibimbing oleh dua narasumber hebat dan penuh otoritas, yaitu Kaprodi Ilmu Hukum, M. Nassir Agustiawan, S.H.I., M.H. dan Kanit Reskrim Polsek Patia, AIPDA Dri Purwanto, S.H., M.H. Para remaja diajak untuk menyelami kesadaran tentang dampak destruktif narkoba yang tidak hanya menghancurkan fisik, tapi juga meruntuhkan mental dan moral generasi penerus bangsa.

    Suasana ruangan dipenuhi energi positif, di mana setiap kalimat yang dilontarkan para narasumber menjadi cambuk semangat bagi siswa untuk menolak dan melawan godaan narkoba dengan tegas dan tanpa kompromi. Dari pemaparan fakta-fakta yang menggetarkan hingga diskusi inspiratif, para remaja memperoleh bekal pengetahuan dan keyakinan yang kuat untuk menjadi generasi unggul dan berdaya saing.

    Momentum sosialisasi ini bukan sekedar acara biasa, melainkan sebuah panggilan suci bagi seluruh peserta untuk bersatu padu menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman narkoba. Dengan penuh harap dan keyakinan, kegiatan ini menjadi tonggak awal perjuangan remaja SMA Negeri 9 Pandeglang dalam mewujudkan masa depan yang cerah, sehat, dan bebas narkoba.

    Korbid Hukum & Penyuluhan Hukum KKM Kelompok 44 Desa Cikuya Nasywa Aura S berkomitmen memberikan pemahaman dan perlindungan hukum kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang adil dan tertib hukum.

    Demikianlah telah terlaksana sosialisasi anti narkoba yang luar biasa penuh semangat dan hikmah ini, menjadi bukti nyata komitmen Kelompok 44, 46, 47, dan 48 Universitas Bina Bangsa bersama narasumber dalam menegakkan nilai-nilai kebaikan dan kesehatan jiwa raga generasi muda bangsa. (ika)

  • Cahaya Ilmu Agama Berkilau di Cikuya: Kelas Ngaji Hebat Bersama Kelompok kkm  44 Universitas Bina Bangsa

    Cahaya Ilmu Agama Berkilau di Cikuya: Kelas Ngaji Hebat Bersama Kelompok kkm 44 Universitas Bina Bangsa

    CIKUYA – Di bawah langit Desa Cikuya, semangat menuntut ilmu agama berkobar luar biasa di antara anak-anak yang berderet rapi, siap menerima bimbingan dari KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa. Sabtu, 19 JULI 2025

    Suasana setiap pertemuan ngaji bahkan terasa seperti festival cahaya penuh kehangatan, tawa, dan ketulusan. Para mahasiswa hadir dengan tampilan paling rapi, senyum selebar hamparan sawah, serta gaya mengajar yang tidak hanya formal, tetapi juga dramatis dan menggoda hati.

    Setiap ayat suci yang diajarkan terasa bergetar di hati para santri cilik, didampingi penjelasan yang penuh semangat dan positif namun tetap sarat makna. Suasana kelas begitu hidup, anak-anak berebut menjawab pertanyaan, berlomba menghafal ayat, dan mengikuti setiap arahan bak peserta lomba nasional. Tak lupa, tepuk tangan dan pujian meriah selalu mengiringi mereka yang sudah berani tampil dan membaca dengan lantang.

    Sebagai pengajar, seluruh anggota KKM Kelompok 44 bertugas dengan semangat bak motivator ulung, memastikan setiap anak Desa Cikuya merasa istimewa. Setiap penjelasan diwarnai analogi seru dan kisah inspiratif, sehingga sesi mengaji berubah menjadi ajang eksplorasi ilmu dan kisah penuh warna. Bahkan, suara lantang mahasiswa saat memberikan motivasi membuat ruangan terasa penuh energi positif yang menular ke seluruh peserta.

    Suasana kelas ngaji ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi telah menjadi lambang kebersamaan dan harapan baru bagi masa depan anak-anak Desa Cikuya. Di sinilah, semangat dan harapan mereka dipupuk, serta mimpi besar dibentangkan selebar langit kampung halaman.

    Delia Ayunda M (Korbid. Keagamaan) mengatakan : “Jadilah generasi Quran yang cemerlang! Jangan pernah ragu menebar kebaikan dan menjaga cahaya ilmu di hati kalian!”

    Bersama KKM 44, kelas ngaji Desa Cikuya berkembang menjadi peristiwa luar biasa kombinasi antara dedikasi, kemeriahan, dan kehangatan yang tak mungkin dilupakan siapa pun yang hadir. (Ika)

  • Transformasi Pelayanan Desa: KKM Kelompok 44 UNIBA Bawa Gebrakan di Cikuya

    Transformasi Pelayanan Desa: KKM Kelompok 44 UNIBA Bawa Gebrakan di Cikuya

    CIKUYA –  Pelayanan desa di Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, jadi berbeda sejak hadirnya KKM Kelompok 44 Universitas Bina Bangsa. Para mahasiswa melayani warga desa dengan ramah, cepat, dan penuh semangat layaknya petugas profesional. Kamis, 17 JULI 2025

    Setiap warga yang datang selalu disambut dengan sopan dan dibantu hingga tuntas tanpa ribet. Urusan administrasi berjalan lancar, suasana kantor desa pun jadi lebih hangat dan bersahabat. Bahkan, tak jarang senyuman mahasiswa berhasil mencairkan ketegangan, membuat warga merasa betul-betul dihargai dan mendapat perhatian penuh bak tamu kehormatan.

    Tak hanya administrasi, mahasiswa juga membantu memperkenalkan layanan digital dan selalu siap menjawab pertanyaan warga dengan gaya formal dan pelayanan ekstra. Apapun keluhannya, langsung direspons tanpa menunda dan diselesaikan dengan teliti, seperti sedang menangani proyek besar berskala nasional.

    (Lukman Hakim) Koord. Bidang Pemdes KKM 44 menyampaikan : Terus berikan pelayanan terbaik dengan tulus dan sigap, karena senyum dan kepuasan masyarakat adalah keberhasilan kita bersama.
    Kehadiran mereka benar-benar membuat masyarakat merasakan servis “bintang lima” yang berbeda dari biasanya. Tidak ada kata “susah” dalam kamus pelayanan. (Ika)

  • Penerimaan Mahasiswa Peserta Kkm 2025 Universitas Bina Bangsa Kelompok 44 Di Desa Cikuya

    Penerimaan Mahasiswa Peserta Kkm 2025 Universitas Bina Bangsa Kelompok 44 Di Desa Cikuya

    Cikuya – Penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kelurahan Cikuya berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme. Kepala Desa Cikuya, bersama jajaran perangkat desa menyambut langsung kedatangan para mahasiswa di balai desa. Suasana terasa khidmat ketika mahasiswa diperkenalkan satu per satu dan diberikan arahan mengenai peran serta tanggung jawab mereka selama menjalankan program KKM di wilayah Cikuya. 08 Juli 2025

    Dalam sambutannya, Kepala Desa Cikuya Bukhori menegaskan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Beliau menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat menggali potensi lokal, beradaptasi dengan adat setempat, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama di bangku kuliah. Kepala desa juga menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKM merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Para mahasiswa kemudian menerima penjelasan tentang kondisi umum desa, program kerja yang akan dijalankan, serta tantangan yang mungkin dihadapi di lapangan. Kepala desa mengajak mahasiswa untuk berperan aktif, menjaga nama baik almamater, dan membangun hubungan harmonis dengan warga setempat. Dukungan penuh dari perangkat desa dan masyarakat menjadi modal utama bagi mahasiswa dalam menjalankan tugas pengabdian.

    Acara penerimaan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis atribut KKM kepada kepala desa oleh dosen pembimbing lapangan. Seluruh peserta tampak bersemangat dan siap menjalankan program kerja di Kelurahan Cikuya. Diharapkan, kehadiran mahasiswa KKM dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda di desa Cikuya. (Ika)

  • Pelepasan Mahasiswa Peserta KKM 2025 Universitas Bina Bangsa

    Pelepasan Mahasiswa Peserta KKM 2025 Universitas Bina Bangsa

    Serang – Pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh makna di halaman kampus A UNIBA. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kab. Serang, Ketua Dewan Pembina Yayasan UNIBA, Rektor UNIBA, jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, serta ribuan mahasiswa peserta KKM yang akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Provinsi Banten.

    Kegiatan dimulai dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyematan atribut KKM secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa, menandai dimulainya masa pengabdian mereka kepada masyarakat. 07 Juli 2025

    Sebanyak 2.047 mahasiswa dari berbagai fakultas siap menjalankan program kerja yang telah disusun berdasarkan kebutuhan desa dan kecamatan tujuan. Mereka akan ditempatkan di 19 kecamatan dan 95 desa/kelurahan di Kab. Serang, Kab. Pandeglang, Kab. Lebak, Kota Cilegon, dan Kota Serang.

    Rektor UNIBA, Prof. M. Suparmoko, dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, dan beradaptasi dengan kearifan lokal di lokasi KKM masing-masing. Pelepasan ini menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan memperkaya perspektif mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

    Ketua Dewan Pembina Yayasan UNIBA, Prof. Furtasan Ali Yusuf, menyampaikan bahwa KKM merupakan wahana pembelajaran langsung yang mengajak mahasiswa terjun menghadapi realita sosial, sekaligus melatih soft skill dan kemampuan adaptasi mereka.

    Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, memberikan apresiasi atas sinergi antara UNIBA dan pemerintah daerah dalam membangun desa melalui keterlibatan mahasiswa. Bupati berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan sosial yang membantu masyarakat dengan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, terutama dalam mengatasi permasalahan seperti sampah di Kabupaten Serang.

    Acara pelepasan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis atribut KKM oleh Bupati Serang kepada perwakilan mahasiswa. Suasana haru dan semangat kebersamaan menyelimuti momen ini, menandai awal perjalanan mahasiswa UNIBA dalam mengabdi kepada masyarakat. Diharapkan, program KKM tahun 2025 ini mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa serta menjadi pengalaman penting dalam perjalanan akademik dan sosial para peserta. (Ika)

  • Tingkatkan Kemampuan, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pelatihan Public Speaking dan Communication Skill

    Tingkatkan Kemampuan, DWP Imigrasi Tanjung Balai Karimun Gelar Pelatihan Public Speaking dan Communication Skill

    Karimun, Djawaranews.com – Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan KIEP (Komunikasi, Informasi, Edukasi, dan Partisipasi) terkait Peningkatan Kualitas Public Speaking and Communication Skill untuk memperkuat organisasi Dharma Wanita Persatuan.

    Kegiatan ini mengusung tema Upgrade Your Grade yang dilaksanakan di aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dengan mengundang narasumber Station Manager Radio Ardan, Bandung. Kamis, 19 Juni 2025.

    Dari pantauan, terlihat kegiatan KIEP Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun berlangsung meriah dan penuh keseruan. Apalagi, para peserta yang hadir sangat aktif untuk melakukan diskusi dengan narasumber.

    Saat ditemui, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanim Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Oktavia Farid mengatakan keterampilan komunikasi menjadi hal penting dalam mengemukakan maksud dan tujuan dari apa yang disampaikan kepada orang lain.

    “Sebagai anggota dharma wanita, tidak hanya mendampingi suami tapi juga memiliki kemampuan dalam berkomunikasi, bertutur kata tentu kami dituntut untuk bisa melakukannya dengan baik,” ucap Octavia.

    Kata Octavia, lewat kemampuan komunikasi yang baik tentu bisa menjadi kekuatan lisan bagi Dharma Wanita dalam mendampingi pasangan, termasuk mendorong kemajuan sebagai wanita yang mandiri.

    “Artinya di sini adalah menyampaikan pesan-pesan itu sampai. Karena banyak sekali kita menyampaikan sesuatu tapi orang lain tidak paham, sehingga menjadi salah paham atau gagal paham. Dengan komunikasi efektif bahkan dapat mempengaruhi siapa lawan bicara kita,” kata Octavia.

    Menurut Octavia, di tengah gempuran media sosial saat ini, sangat penting untuk memberi pemahaman yang baik dari apa yang disampaikan, sehingga tidak terjadi interpretasi yang berbeda dengan maksudnya.

    “Di era sekarang kalau dulu mulut mu harimau mu, sekarang jari mu harimau mu. Ternyata ini luar biasa, banyak komentar-komentar netizen dengan cara mengungkapkan tapi menyinggung, padahal maksudnya berbeda, terjadi gagal paham. Maka dari itu kami mencoba belajar mengenal apa itu public speaking,” ungkap Octavia.

    Octavia menjelaskan, selama ini yang menjadi kendala sehingga kerap terjadinya ‘Prahara’ dalam hal komunikasi adalah ketidakpercayaan diri.

    “Satu hal yang menjadi kendala adalah ketidakpercayaan diri dalam berbahasa, tapi bagaimana meningkatkan kepercayaan diri kembali ke diri masing-masing,” terangnya.

    Untuk itu, melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh Dharma Wanita bisa memahami dan memiliki kemampuan yang baik dalam komunikasi.

    “Tentu diharapkan wanita-wanita Indonesia ini memiliki kemampuan komunikasi yang baik, karena ini penting bagi kehidupan sehari-hari. Ke depan tidak hanya DWP Imigrasi saja, tapi akan kita buat dalam cakupan DWP se-Kabupaten Karimun,” tutupnya.

    Ketua DWP Kabupaten Karimun, Rosmawaty Djunaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang sangat baik dan positif karena dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan publik dan kemampuan berkomunikasi kepada masyarakat.

    Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, selaku Pembina DWP Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan KIEP Peningkatan Kualitas Public Speaking and Communication Skill diinisiasi Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun dengan mengundang DWP Kabupaten Karimun, DWP KSOP Karimun serta Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Karimun.

    “Kegiatan KIEP ini adalah pengganti istilah Sosialisasi dan merupakan singkatan dari Komunikasi (bersifat dua arah, tidak hanya one way communication), Informasi (disampaikan oleh narasumber), Edukasi (materi yang disampaikan narasumber) dan Partisipasi (dari para peserta). Hal ini akan menambah keseruan dalam diskusi pasca penyampaian materi oleh narasumber,” kata Farid.

    “Semoga KIEP ini bermanfaat bagi seluruh peserta termasuk DWP Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi,” harap Farid.

  • Gelar KIEP, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tingkatkan Kompetensi Kehumasan

    Gelar KIEP, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tingkatkan Kompetensi Kehumasan

    Karimun, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan KIEP (Komunikasi, Informasi, Edukasi, dan Partisipasi) Peningkatan Kompetensi Public Relation pada Birokrasi Pemerintahan dalam meningkatkan citra positif organisasi: Upgrade your grade di aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun.

    ‎Kegiatan KIEP (Komunikasi, Informasi, Edukasi, dan Partisipasi) ini diikuti seluruh perwakilan humas instansi pemerintah yang ada di wilayah Kabupaten Karimun. Kamis, 19 Juni 2025.

    Acara ini berlangsung hangat dan penuh diskusi. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut ialah Station Manager di Radio Ardan, Bandung – Hendra Gunawan alias Indra Aji.

    Dalam laporannya, Ketua Panitia Edi Sucipto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kehumasan serta menjalin sinergitas antar instansi pemerintah.

    “Ini merupakan wadah untuk menjalani silaturahmi serta menggali kemampuan tentang kehumasan. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir pada acara ini,” kata Edi Sucipto yang juga sebagai Kasi Tikkim di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun.

    Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid yang membuka acara ini mengatakan bahwa pentingnya peran humas dalam membangun citra organisasi.

    ‎ “Kehumasan bukan cuma soal bikin rilis dan posting di media sosial. Ini soal bagaimana kita membangun kepercayaan masyarakat dengan menyajikan informasi yang jujur, aktual, dan bermanfaat,” kata Farid.

    ‎Menurutnya, performa kehumasan yang baik akan mencerminkan profesionalisme imigrasi dan meningkatkan kredibilitas lembaga di mata publik.

    “Untuk itu, melalui kegiatan ini kita bisa bertukar ide dan pengalaman dalam membentuk strategi kehumasan yang lebih segar dan berdampak,” ungkapnya.

    ‎”Dan saya berharap seluruh peserta yang hadir untuk terus meningkatkan kapasitas kehumasan. Silahkan belajar dari narasumber, agar humas birokrasi pemerintahan di Karimun dapat bersinergi dalam mempublikasikan kinerja positif kepada masyarakat,” harapnya.