Kategori: Daerah

  • Pemkot Serang Pastikan Rusunawa Margaluyu Layak Jadi Tempat Tinggal

    Pemkot Serang Pastikan Rusunawa Margaluyu Layak Jadi Tempat Tinggal

    KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui UPT Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Margaluyu memastikan fasilitas di Rusunawa Margaluyu sangat layak untuk ditempati bagi warga yang ingin tinggal, termasuk warga Sukadana yang terkena dampak normalisasi sungai pembuangan Cibanten.

    Tidak hanya infrastruktur, dari segi fasilitas penunjang lainnya di Rusunawa Margaluyu juga terbilang sudah cukup lengkap, mulai dari tersedianya air selama 24 jam nonstop, kamar mandi, sarana mebeler, seperti kursi dan lemari juga telah disediakan pihak pengelola, menjadikan Rusunawana Margaluyu sangat layak untuk menjadi tempat tinggal.

    Kepala UPT Rusunawa Margaluyu Zedi Bachmi menjelaskan, terdapat dua tipe pilihan ruangan Rusunawa. Antaranya,tipe 36 dan tipe 24 yang bisa ditempati.

    Dengan luasan area 6×6 meter untuk tipe 36 dan 4×6 untuk tipe 24, menjadikan Rusunawa Margaluyu terbilang cukup untuk menampung setiap keluarga yang ingin masuk.

    Mengenai persyaratannya sendiri bagi warga yang ingin tinggal, sambung Zedi, sangat mudah, cukup hanya dengan menunjukan KTP dan KK, pemohon sudah bisa masuk.

    Selain itu, warga juga tidak perlu repot-repot membawa lemari dan kursi karena didalamnya telah tersedia.

    “Intinya sangat layak untuk menjadi tempat tinggal, air nya nonstop, akses jalan juga sangat baik. Fasilitas kamar mandi, lemari, kursi juga sudah tersedia,” katanya.

    Mengenai tarifnya, masih kata Zedi, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu untuk setiap bulannya, bergantung bangunan dan lantai yang dipilih.

    Meski begitu, khusus warga Sukadana, Pemkot Serang sendiri telah menerbitkan Keputusan Walikota (Kepwal) nomor 167 Tahun 2025 tentang pembebasan sewa/retribusi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Margaluyu dan Kaujon bagi warga terdampak normalisasi sungai pembuangan Cibanten, agar bisa digratiskan selama setahun, dimulai sejak Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

    “Mumutuskan pembebasan sewa/retribusi sebagaimana dimaksud pada Diktum kesatu bagi masyarakat Lingkungan Sukadana Kelurahan Kasemen yang terdampak pembongkaran dan direlokasi ke Rusunawa. Pembebasan sewa selama satu tahun mulai Juli 2025 hingga 30 Juni 2026,” tulis dalam Kepwal tersebut.

    Masih dalam Kepwal tersebut, Dimana, akibat dari biaya yang timbul dari ditetapkannya Kepwal itu nantinya akan ditanggung dalam APBD Kota Serang.

    Sementara itu, Walikota Serang Budi Rustandi mengajak kepada seluruh warga untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang dikerjakan oleh Pemerintah, termasuk Normalisasi pembuangan Sungai Cibanten agar Kota Serang terbebas dari banjir, dengan tujuan agar dapat dirasakan masyarakat luas. Selain program normalisasi sungai adalah arahan dari pemerintah pusat, dengan begitu daerah harus melaksanakannya.

    Ketua Satuan Petugas (Satgas) Percepatan pembangunan dan investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil menjelaskan, Pemkot Serang saat ini masih terus memfasilitasi perpindahan warga Sukada 1 yang ingin pindah ke Rusunawa agar bisa berjalan lancar. (Trg)

  • Jasa Raharja Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan KM Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur

    Jasa Raharja Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan KM Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur

    Banyuwangi, Djawaranews.com — Jasa Raharja turut hadir mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan ke Pelabuhan Ketapang ASDP Indonesia Ferry, Banyuwangi, pada pagi hari ini ((6/7). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses penanganan korban kecelakaan kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025.

    Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo bersama Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Dodi Apriansyah, Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur Tamrin Silalahi, dan jajaran Jasa Raharja lainnya mendampingi Wapres Gibran dalam kunjungan tersebut. Kehadiran Jasa Raharja merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai representasi negara dalam memastikan penanganan korban berjalan dengan cepat, humanis, dan tepat sasaran.

    Ikut mendampingi perwakilan dari kementerian dan lembaga, yaitu Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana, Deputi Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ribut Eko Suyatno, Panglima Komando Armada 2 Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, General Manager ASDP Cabang Ketapang Yanes Kurniawan, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Irjen Pol. Aan Suhanan.

    Rangkaian kegiatan di Pelabuhan Ketapang ini dimulai dengan penyampaian paparan dari Deputi Operasi Basarnas Ribut Eko Suyatno kepada Wapres mengenai kondisi terkini evakuasi korban. Wapres juga menyapa langsung para keluarga korban yang masih menunggu kabar anggota keluarganya, serta meninjau Posko Operasi Basarnas yang menjadi pusat koordinasi pencarian dan evakuasi.

    “Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Sejak awal kejadian, tim Jasa Raharja langsung bergerak cepat dan aktif di Pos Terpadu Banyuwangi dan Ketapang untuk melakukan pendataan identitas korban serta ahli waris yang sah. Secara paralel, kami juga mulai melakukan pendataan awal untuk mengetahui status korban, domisili, serta ahli waris yang berhak, agar proses penyerahan santunan dapat berjalan cepat dan tepat ketika masa pencarian dinyatakan selesai,” ujar Rubi

    Handojo, Plt Direktur Utama Jasa Raharja. Hingga hari ini, enam korban telah berhasil diidentifikasi sebagai korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing ahli waris yang sah, sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kapal KMP Tunu Pratama Jaya juga memiliki perlindungan tambahan dari Jasaraharja Putera, anak perusahaan Jasa Raharja, yang memberikan manfaat tambahan sebesar Rp75 juta. Dengan demikian, total santunan yang diterima oleh ahli waris mencapai Rp125 juta per korban.

    “Kehadiran kami hari ini adalah bentuk nyata dari komitmen negara dalam melindungi masyarakat. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan korban dan pemberian santunan dapat dilakukan secepat dan seakurat mungkin,” tambah Rubi.

    Jasa Raharja juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan darurat ini, seperti Basarnas, TNI, Polri, ASDP Ketapang dan Gilimanuk, KNKT, dan berbagai unsur lainnya yang telah bekerja keras sejak hari pertama kecelakaan terjadi.

    “Sinergi antarinstansi menjadi faktor utama dalam memastikan evakuasi dan penanganan korban berjalan maksimal, karena musibah ini adalah duka kita bersama. Kami berharap seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tutup Rubi.

    Kehadiran Wakil Presiden bersama para pimpinan lembaga dan instansi teknis menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan perhatian penuh terhadap korban kecelakaan transportasi. Keterlibatan aktif Jasa Raharja sejak hari pertama juga mempertegas posisi BUMN ini sebagai garda depan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna angkutan umum di Indonesia. (Red)

  • Warga Keluhkan Air Mati,Pemkab Karo Datangi Tirtanadi Cabang Berastagi

    Warga Keluhkan Air Mati,Pemkab Karo Datangi Tirtanadi Cabang Berastagi

    TANAH KARO – Beberapa hari belakangan ini,warga Tanah Karo,khususnya Warga Kecamatan Berastagi kesulitan mendapatkan suplai air.

    Warga mengeluh karena kesulitan air bersih ini,bahkan mereka secara terpaksa harus rela membeli air,bila tidak untuk keperluan di Kamar Mandi saja sulit.

    Salah satu warga Berastagi yang juga penggiat Seni,Kano Sembiring mengatakan sudah berminggu- Minggu air mati di Berastagi.

    Kapan kembali hidup belum ada kejelasan, kalau mengurus itu saja nggak becus,mengundurkan dirilah,berarti tidak kopeten.”Ujarnya,Jumat ,(04/07/2025)

    Kami warga Berastagi meminta dan memohon kepada Bupati Karo,Antonius Ginting,tolong pak,segera turun dan tangani masalah penting ini,tolong ya Pak Bupati,kalau Bapak nggak tangani berarti Bapak juga tidak kompeten.”Kata Kano Sembiring.

    Air mati,kita akan kelabakan,karena ini kebutuhan yang sangat harus dipenuhi,jadi kalau butuh ya kita harus beli dengan harga air,Rp.40.000 per tangki.”Ujar Nesta Perangin-Angin Warga Gg Serasi Kelurahan Gundaling II Kecamatan Berastagi.

    Tagihan air juga terus diminta, dan seperti bayaran sama seperti sebelum sebelumnya, ada rencana Karanĝ Taruna Kecamatan Berastagi,akan bersama sama mendatangi Kantor PDAM Tirtanadi ini untuk mempertanyakan ini semua.”Jelasnya.

    Mengetahui permasalahan ini,Bupati Karo Brigjen Pol Purn Dr.dr Antonius Ginting,Sp.OG,M.Kes melalui Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Karo,Frans Leonardo Surbakti,Camat Berastagi David Cardona Sembiring dan Camat Merdeka Elsa Br Surbakti,Direktur Perumda Tirta Malem,Jusup Sukatendel mendatangi PDAM Tirtanadi Berastagi.

    Bupati Karo meminta Perumda Tirtanadi segerakan normalisasi suplai air di Berastagi.

    Kehadiran Pihak Pemkab Karo,langsung diterima oleh Lokot Parlindungan Siregar selaku Kabid Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi Sumut,dan Rudi Iskandar Saragih sebagai Kepala Cabang Perumda Tirtanadi Cabang Berastagi.

    Menurut Rudi Iskandar Saragih,warga Berastagi dan sekitarnya terganggu suplay air bersih,penyebabnya adalah terganggunya pipa utama di sumber mata air di Lau Melas Desa Ajijulu Kecamatan Tigapanah.

    Pihak Tirtanadi menjelaskan kalau sore ini,air yang ada di Berastagi bakal pulih.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Festival Bunga & Buah 31 Juli-02 Agustus di Taman Mejuah-Juah Berastagi

    Festival Bunga & Buah 31 Juli-02 Agustus di Taman Mejuah-Juah Berastagi

    TANAH KARO, SUMUT – Festival Bunga & Buah salah satu program agenda yang banyak dinantikan masyarakat Kabupaten Karo,maupun dari luar Kabupaten Karo bahkan mancanegara.

    Festival Bunga dan Buah kali ini sudah ditemukan waktunya,yakni tanggal 31 Juli sampai dengan 02 Agustus 2025.

    Hal ini diketahui usai rapat yang dibuka oleh Wakil Bupati Karo,Komando Tarigan,S.P,Kamis (03/07/2025).

    Dalam kata sambutannya Wakil Bupati Karo Komando Tarigan,S.P berharap kegiatan ini sukses dan membawa hal yang positif serta keberuntungan.

    Mengangkat tema ” Karo Paradise & Sympony, Festival Bunga dan Buah, pemenang tender pelaksana event Festival Bunga dan Buah 2025 adalah PT.Cipta Aksi Bersama.

    Festival Bunga & Buah ini sempat tertunda,menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo,Munarta Ginting,S.P penundaan ini dilakukan,karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo berharap kehadiran tamu undangan VVIP dari Pusat dan Provinsi Sumatera Utara.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Bupati Ratu Zakiyah Dilantik jadi Bunda PAUD Kabupaten Serang

    Bupati Ratu Zakiyah Dilantik jadi Bunda PAUD Kabupaten Serang

    Serang – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini atau Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni melantik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai Bunda PAUD Kabupaten Serang Periode 2025-2030 di Pendopo Bupati Serang pada Jum’at, 4 Juli 2025.

    Selain Bunda PAUD, dirangkaikan juga pelantikan Tifa Hensifa Hanum Najib sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Serang oleh Ketua Tim Pembina Posyandu, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.

    Tinawati Andra Soni mengatakan, bahwa pelantikan Bunda PAUD, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua TP PKK Kabupaten Serang merupakan yang terakhir paska Pilkada Serentak Tahun 2025. ”Namun karena Pilkada Kabupaten Serang ada PSU, maka baru hari ini tanggung jawab melantik Bunda PAUD, Tim Pembina Posyandu dan TP PKK tingkat kabupaten dan kota di Provinsi Banten,”ujarnya.

    Sedangkan berkaitan tugas pokok dan fungsi atau tupoksi, kata Tinawati, yang pasti baik Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai Bunda PAUD dan Tifa Hensifa Hanum Najib sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua TP PKK Kabupaten Serang sudah mengerti apa yang harus dilakukannya. ”Sebetulnya untuk arahan sama dengan yang sebelumnya, beliau pasti sudah mengerti,”katanya.

    Bunda PAUD Kabupaten Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan bahwa ini adalah tugas dirinya sebagai Bupati Serang yang melekat sebagai Bunda PAUD. ”Maka kedepan tentu kami akan terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini,”ujarnya.

    Selain pendidikan, kata Ratu Zakiyah, termasuk juga pola asuh anak yang akan terus memberikan gizi yang terbaik untuk para anak usia dini. ”Sehingga itu nanti kita kedepan terus menjadikan para anak didik usia dini untuk generasi emas Tahun 2045,”tandasnya.

    Disamping itu juga, Ratu Zakiyah kedepan memastikan akan terus memberikan sosialisasi kepada para guru PAUD di Kabupaten Serang untuk bisa menyampaikan kepada anak-anak didiknya agar tidak sering-sering bermain gadget. Karena itu, sangat mengganggu aktivitas bermain anak-anak, mengganggu penglihatan dan pancainderanya.

    ”Nanti kedepan saya akan menyosialisasikan itu supaya anak-anak bermain gadget dibatasi waktunya, tidak berlama-lama seperti sekarang yang sangat banyak dampak negatifnya,”tegasnya.

    Turut hadir Penjabat Sekrertaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Ida Nuraida, para Asisten Daerah (Asda), Para Staf Ahli Bupati dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.(Trg)

  • Kades Sirumbia : Kami Mayoritas Petani, Keluhan Masyarakat Harga Tidak Stabil

    Kades Sirumbia : Kami Mayoritas Petani, Keluhan Masyarakat Harga Tidak Stabil

    TANAH KARO, SUMUT – Di dalam zaman semakin berkembang,desa-desa yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani,Kepala Desa (Kades) memiliki peran penting dalam memimpin dan mengembangkan sektor pertanian serta kesejahteraan masyarakat.

    Kepala Desa tidak hanya penyelenggara pemerintahan desa,tetapi harus juga sebagai penggerak perekonomian desa,khususnya dibidang pertanian.

    Saat Tim Media “Takasima Group” berkunjung kesalahan satu desa di Kabupaten Karo,Desa Sirumbia Kecamatan Simpang Empat,Kamis (03/07/2025),desa ini juga salah satu yang mayoritas penduduknya bercocok tanam atau petani.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Sirumbia Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo Sumatera Utara,Arizona Sitepu.

    Kades yang ramah ini mengatakan kalau masyarakatnya secara global adalah petani.

    Mempunyai 200 kepala keluarga,desa Sirumbia mayoritas petani,peran kita sebagai pemerintahan adalah membentuk kelompok tani.”Pungkasnya,disela sela mengikuti program “Ayo Bertani” bersama TVRI.

    Arizona Sitepu juga mengungkapkan saat cuaca kemarau begini,kita pemerintah desa menyediakan air bersih untuk para petani,walau hal ini jauh dari maksimal,tapi kita akan terus berperan dalam membantu sektor pertanian.”Ujarnya.

    Saat ditanya,tanaman apa yang paling banyak di desa Sirumbia,Kepala Desa Arizona Sitepu mengatakan kalau disini pada umumnya tanaman sayur mayur (Hultikultura) yaitu sayur putih,Kol Bulat dan ada juga Ubi Rambat yang sering disebut Cilembu.”Katanya.

    Saat ini menjadi keluhan masyarakat adalah harga pertanian yang tidak stabil,dan bisa dibilang murah,sementara harga pupuk,obat kimia sangat tinggi,sehingga petani sering kelabakan.

    Harapan kita kepada Pemerintah Kabupaten Karo,kiranya memperhatikan keluhan petani kita ini dan adanya kontrol kestabilan harga,agar petani tidak merugi.”Jelasnya.

    Saat dikonfirmasi salah satu warga Desa Sirumbia Kecamatan Simpang Empat,Indra mengatakan kalau dia saat ini beralih menanam jagung di ladangnya,karena berapa kali kita menanam kol selalu merugi.”Katanya.

    Harga yang sangat sulit,kalau dalam melakukan penanaman menuju kualitas dan kuantitas kita petani mampu,tapi harga yang membuat kita menjerit,kayaknya lebih parah daripada bermain judi.”Tutupnya.
    (Erianto Perangin-Angin)

  • Tinjau Kopdes Merah Putih Ranjeng, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Warga jadi Anggota Koperasi

    Tinjau Kopdes Merah Putih Ranjeng, Bupati Ratu Zakiyah Ajak Warga jadi Anggota Koperasi

    Serang – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Ranjeng, Kecamatan Ciruas di Perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP) 2 pada Jumat, 4 Juli 2025.

    Menyusul, pada Selasa, 2 Juli sebanyak 326 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Serang menerima akta pendirian dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto.

    Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi Gubernur Banten beserta jajaran dalam rangka meninjau telah terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Desa Ranjeng.

    “Semoga dengan adanya Kopdes Merah Putih yang ada di Desa Ranjeng dapat memberikan dampak yang positif pastinya,” ungkapnya kepada wartawan.

    Ratu Zakiyah memastikan bahwa semua Kopdes Merah Putih yang ada di Kabupaten Serang akan dilakukan peninjauan secara bersama-sama.

    “Kita tinjau bersama-sama karena semua koperasi desa harus sama-sama sukses. Sehingga nanti kesejahteraannya juga tidak hanya di satu desa, tapi di desa lainnya juga bisa meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonominya bisa meningkat,” harapnya.

    Oleh karenanya, Ratu Zakiyah mengajak warga di Kabupaten Serang untuk mendaftarkan diri sebagai Anggota Kopdes Merah Putih.

    “Sehingga keinginan dari Pak Menteri Koperasi untuk setengah dari warga desa itu bisa menjadi anggota koperasi, yang dampaknya nanti bisa semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desanya masing-masing,” katanya.

    Gubernur Banten Andra Soni juga mengapresiasi masyarakat yang antusias dan pengurus koperasi dengan keberadaan koperasi desa merah putih.

    “Semangat ini harus kita pelihara untuk terus berkolaborasi antara tingkat pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten sampai dengan pemerintahan desa,” ujarnya.

    Turut mendampingi Kepala Dinas Koperasi Provinsi Banten Agus Mintono, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang Ida Nuraida, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Adang Rahmat, Kades Ranjeng Sapta Mulyana, dan Ketua Kopdes Merah Putih Ranjeng Cahyadi.

    Usai meninjau Kopdes Merah Putih Ranjeng, Gubernur Banten bersama Bupati Serang meninjau Toko Sembako Kopdes Merah Putih dan Konveksi Baju Kopdes Merah Putih.(Trg)

  • Perbaiki Rutilahu Hingga Normalisasi Sungai, Warga Sekitar Apresiasi Kepedulian Wilmar

    Perbaiki Rutilahu Hingga Normalisasi Sungai, Warga Sekitar Apresiasi Kepedulian Wilmar

    Serang – Warga Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu mengapresiasi kepedulian yang telah diberikan oleh Perusahaan Wilmar Group terhadap masyarakat disekitar kawasan tersebut. Desa Tonjong merupakan salah satu dari empat desa yang berada di lingkar kawasan industri Wilmar selain desa (Terate, Teluk Terate dan Pulopanjang).

    Berbagai bantuan telah diberikan kepada masyarakat disesuaikan dengan kebutuhan/kondisi desa setempat, seperti bantuan Jaring dan badan kapal, budi daya ikan dengan menggunakan method Bioflog bagi desa yang didalamnya terdapat komunitas nelayan, dibidang kesehatan juga telah dilakukan pembangunan Poskesdes di Pulopanjang serta merekrut warga local yang memiliki skill dibidang kesehatan untuk selanjutnya diberdayakan dalam kegiatan operasional Poskesdes tersebut serta bantuan berupa alat alat medis standart minimal untuk dapat digunakan sebagai penindak awal terutama bagi pasien yang membutuhkan pertolongan pertama mengingat Desa Pulopanjang belum memiliki Unit Pelayanan Kesehatan setaraf Puskesmas.

    Dimasa masa Covid yang lalu pihak Wilmar juga telah memberikan dukungan dalam program bantuan dalam bentuk Vacsinasi bagi warga masyarakat yang belum menerima vacsin, penyemprotan disinfectan dikampung kampung serta bantuan kemanusiaan dalam bentuk pemberian sembako.

    Dibidang Pendidikan juga dilakukan dengan memberdayakan karyawan karyawan dari Wilmar sendiri untuk turun langsung kesekolah sekolah yang ada di desa dengan peran sebagai tenaga pengajar dan pemberian Unit Computer sebagai sarana untuk belajar dan mengajar bagi siswa siswa di sekolah yang ada disekitar kawasan, termasuk perbaikan ruangan kelas yang rusak berikut sarana prasarana pendukung lainnya seperti meja kursi untuk siswa pelajar serta ruang wudhu yang layak dan hygenis mengingat masyarakat Banten adalah masyarakat yang religious sehingga kegiatan itu sendiri telah membawa pesan moral bagi anak anak didik untuk hidup bersih, tertib, ber kepribadian dan ber akhlak yang baik berdasarkan ajaran agama yang mereka anut.

    Melalui Yayasan Pendidikan yang ada di desa, kepada tenaga pengajar yang ada disekolah pun diberikan bantuan berupa honor/donasi untuk menambah moril dan semangat bagi para guru dalam menjalankan tugasnya bagi kemajuan anak didiknya.

    Warga Desa Tonjong yang juga sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tojong Tajudin Mamak mengatakan, tidak sedikit kepedulian PT Wilmar dalam memperhatikan lingkungan sekitar terutama di empat desa yang menjadi desa penyanggah. Sungai Kasuban yang selama ini mengalami pendangkalan dan penyempitan telah di lakukan normalisasi oleh pihak Wilmar dan baru dua minggu yang lalu saya beserta Kepala Desa dan beberapa tokoh masyarakat beserta Pihak Wilmar turun langsung kelapangan untuk melakukan survey terhadap Sungai Tonjong yang In shaa Allah juga akan dilakukan normalisasi sebagai antisipasi terhadap potensi banjir yang selalu datang saat musim penghujan di bulan November dan Desember, karena tahun lalu banjir yang terjadi dilokasi tersebut telah menimbulkan korban warga yang meninggal karena terseret arus .

    Pada tahun 2024 perbaikan Rutilahu juga telah dilakukan oleh Pihak Wilmar terhadap rumah warga yang benar benar layak untuk dibantu karena kondisi penghuni nya benar benar tidak mampu dan pada awal bulan Mei lalu pun pihak Wilmar juga sudah melakukan survey untuk menentukan perbaikan Rutilahu lagi di desa Tonjong dan Desa Pulopanjang.

    Perbaikan Rutilahu ini dilakukan dengan standart Wilmar termasuk penunjukan kontraktor yang mengerjakan perbaikan tersebut, saya tahu persis karena kami dilibatkan langsung bersama pihak Wilmar dalam pengawasan saat proses perbaikan Rutilahu tersebut.

    Pembuatan sumur bor juga telah dilakukan oleh pihak Wilmar untuk antisipasi musim kering yang panjang,

    Bantuan berupa perbaikan tempat ibadah dan bantuan dalam kegiatan PHBI diantaranya dengan pemberian hewan Qurban dalam setiap Perayaan Idul Adha juga dilakukan untuk tetap terpeliharanya hubungan emosional yang harmonis antara warga masyarakat dan pihak perusahaan termasuk santunan kepada anak yatim juga dilakukan pada momen momen tertentu.

    Bantuan-bantuan dari Wilmar tersebut, Tajudin menuturkan, disampaikan melalui pemerintah desa dan tidak melalui individu-individu dan pemerintah desa langsung menyampaikan kepada penerima manfaat seperti penerima bantuan perbaikan Rutilahu. “Jadi dampak positif dari keberadaan Wilmar sangat dirasakan warga sekitar,” katanya.

    Di bidang penerimaan tenaga kerja, pihak perusahaan selama ini melakukan nya secara terbuka, terlebih lagi akhir akhir ini dari masing masing desa (Terate, Teluk Terate, Tonjong dan Pulopanjang ) telah memiliki Lembaga berbadan hukum seperti BUMDES, dimana proses perekrutan tenaga kerja dilakukan secara tertib terlebih pihak Wilmar diketahui telah menggandeng petugas pendamping desa yang berasal dari KEMENDES Jakarta”, sehingga dipastikan sinergitas antara Bumdes dan pihak perusahaan dalam perekrutan berjalan dengan baik. paparnya.

    Sementara itu, penerima bantuan perbaikan Rutilahu Suliyah mengaku saat ini rumahnya jauh lebih nyaman setelah direnovasi oleh Wilmar. “Alhamdulillah sekarang kami lebih nyaman dan bisa tidur nyenyak dan anak anakpun bisa belajar dengan tenang dan bersih. Dulu sebelum dibangun tiap hari tiap malam perasaan selalu was-was takut sewaktu waktu rumah terutama plafon bisa roboh dan ambruk,” ujar warga Desa Terate tersebut.

    Sanitasi, instalasi jaringan kabel listrik dan air bersih yang digunakan oleh keluarga juga menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian bagi pihak Wilmar saat melakukan perbaikan termasuk pembuatan septiktank yang sebelumnya tidak ada sekarang sudah ada dan berfungsi.

    Terpisah, Manajer Humas Wilmar RM Bambang Wisnumurthy saat dikonfirmasi mengatakan, Kepedulian Wilmar Group khususnya yang ada di wilayah Kawasan Industri Terpadu Wilmar ini adalah merupakan komitmen perusahaan terhadap warga masyarakat yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan/bantuan yang dikemas dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), Community Development (CD) maupun Donasi/bantuan sosial yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai warga penerima manfaat.

    Dalam realisasinya, kita lakukan secara terbuka, transparan dengan skala prioritas mana yang harus didahulukan/dianggap penting serta dapat memberi manfaat secara langsung bagi warga masyarakat .

    Berbagai bantuan dalam program CSR, CD dan donasi telah dilakukan oleh pihak perusahaan khususnya dalam bidang Kesehatan meliputi (kesehatan ibu, anak , lansia), pembuatan Poskesdes, dukungan peralatan medis (Posyandu, ambulance laut ), dukungan tenaga medis, penyemprotan/fogging saat terjadinya wabah pandemic (DBD dan Covid). Dibidang Pendidikan berupa bantuan unit Computer, perbaikan ruang kelas dan bangku sekolah, penyediaan tenaga pengajar yang berasal dari karyawan Wilmar, pemberian honorarium bagi tenaga pengajar yang berasal dari sekolah, perbaikan MCK sekolah, pembuatan tempat wudhu anak anak pelajar. Dibidang Kesejahteraan masyarakat berupa Bansos sembako, perbaikan Rutilahu, normalisasi kali/sungai, pemberian jaring bagi nelayan yang kurang mampu, pembuatan bioflog (budi daya ikan didaratan), air bersih (pembuatan sumur bor), pemberian/suplay air bersih saat kemarau panjang. Dibidang Kemasyarakatan, bantuan dalam PHBI, perbaikan rumah ibadah, santunan anak yatim

    Sedangkan, terkait dengan rekrutmen tenaga kerja, Bambang memastikan, hampir 70 % tenaga kerja yang berada di perusahaan adalah warga local ditambah dengan warga warga lain diluar desa lingkar kawasan serta masyarakat lain yang masih dalam lingkup masyarakat Banten, Dipastikan tidak ada praktek penerimaan tenaga kerja yang berbayar. “Saat ini dalam perekrutan tenaga kerja kita sudah bekerjasama dengan BUMDES yang ada di desa,” kata Bambang. (Mgr)

  • Permudah  Pemilik Kendaraan Bayar Pajak dan Manfaatkan Program Pemutihan       Jasa Raharja Tangerang Kunjungi PT Multi Dimensi Persada

    Permudah Pemilik Kendaraan Bayar Pajak dan Manfaatkan Program Pemutihan Jasa Raharja Tangerang Kunjungi PT Multi Dimensi Persada

    Tangerang – Dalam rangka mengajak masyarakat memanfaatkan Program Penghapusan Pokok Denda Petugas Jasa Raharja Tangerang Satya Wardhani dan Indah Hayati  melakukan kunjungan  ke salah satu perusahaan kontraktor dengan  spesialisasi utama dalam pembangunan infrastruktur yaitu PT. Multi Dimensi Persada  yang berada di wilayah Serpong Tangerang Selatan. (02/07/2025)

    Selain menginformasikan mengenai program pemutihan yang sedang berjalan di Samsat wilayah Tangerang, Satya sekaligus melaksanakan  SIGAP  (Samsat Initiative For Growth Achievement) yang bertujuan untuk menjalin kerja sama antara perusahaan atau instansi kedinasan dalam hal meningkatkan kepatuhan dan kesadaran pemilik kendaraan bermotor agar melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

    “Kedatangan kami untuk memastikan keakuratan data kendaraan yang tidak beroperasi, dijual atau sudah dilelang kami arahkan untuk memblokir di Samsat Serpong selanjutnya kami sampaikan tentang SIGNAL (Samsat Digital Nasional) upaya mempermudah dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor secara online serta mengajak masyarakat bayar pajak ke samsat untuk memanfaatkan  program bebas denda ini” ujar Satya.

    Penanggung jawab perusahaan menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk mendukung upaya  Jasa Raharja dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

    Di lokasi  berbeda Kepala Cabang PT Jasa Raharja  Tangerang Panji Artha menegaskan bahwa Jasa Raharja sebagai bagian Tim Pembina Samsat  mendukung program pemutihan pokok denda  dan berkeinginan untuk menjalin kerjasama antar perusahaan dalam hal meningkatkan kepatuhan dan kesadaran pemilik kendaraan bermotor agar melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ sesuai waktu yang ditentukan serta berharap semua masyarakat memahami manfaat dari pembayaran pajak tersebut.

  • Sosialisasi Keimigrasian untuk TKA: Prosedur Lebih Mudah, Investasi Lebih Lancar di Banten

    Sosialisasi Keimigrasian untuk TKA: Prosedur Lebih Mudah, Investasi Lebih Lancar di Banten

    TANGERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka mendukung iklim investasi dan mempermudah penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang legal di Provinsi Banten, Kantor Wilayah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Rangka Penyederhanaan Prosedur dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Wilayah Provinsi Banten”.

    Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025 di Hotel Novotel Tangerang ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Banten, Ibu Felucia Sengky Ratna, A.Md.Im., S.H., M.Si.

    Dalam sambutannya ia menyampaikan pentingnya pemahaman jenis visa dan Ijin Tinggal Keimigrasian dalam rangka penggunaan TKA yang dipekerjaan pada Perusahaan akan meminimalisir pelanggaran Keimigrasian. Arah kebijakan pemerintah dalam rangka mewujudkan iklim investasi yang positif tentunya perlu didukung regulasi keimigrasian yang dapat mengakomodir kegiatan dan keberadaan TKA di Indonesia.

    Pemerintah berkomitmen menciptakan kemudahan berusaha, termasuk dalam hal perizinan keimigrasian untuk Tenaga Kerja Asing yang memang dibutuhkan,” tegas Ibu Felucia Sengky Ratna dalam sambutan pembukaannya.

    Penyederhanaan prosedur yang kami sosialisasikan hari ini bertujuan untuk mempercepat proses tanpa mengabaikan  aspek pengawasan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Tujuannya agar investasi di Banten semakin lancar dan memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah.

    Kegiatan yang dihadiri dari berbagai perwakilan instansi pemerintah dan Perusahaan pemberi kerja TKA ini merupakan wujud komitmen Pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus melakukan peningkatan peningkatan layanan dan penyederhanaan birokrasi di bidang keimigrasian, khususnya terkait pengurusan visa dan izin tinggal bagi TKA.

    Penyederhanaan prosedur ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempercepat proses kedatangan TKA yang dibutuhkan dunia usaha, sekaligus menjamin kepastian hukum dan pengawasan yang lebih efektif.

    Hadir sebagai narasumber yakni dari Direktorat Jenderal Imigrasi dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten. Kegiatan diisi dengan presentasi komprehensif dari masing-masing narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengklarifikasi permasalahan dan kendala yang sering dihadapi di lapangan.

    Sinkronisasi kebijakan dan pelayanan antara Imigrasi dan Dinas Ketenagakerjaan sangat penting, Dengan sosialisasi seperti ini, kami harap perusahaan dapat memahami secara utuh kewajiban hukumnya, mulai dari perizinan ketenagakerjaan hingga keimigrasian, sehingga penggunaan TKA benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan peraturan yang berlaku, serta memberikan manfaat maksimal bagi transfer ilmu dan pengembangan SDM lokal.

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan stakeholders terhadap peraturan keimigrasian dan ketenagakerjaan terkait TKA, serta mendorong pemanfaatan prosedur yang telah disederhanakan untuk kemudahan berusaha yang berkelanjutan di Provinsi Banten.