Kategori: Cilegon

  • Manifest Akurat, Santunan Cepat: Sosialisasi Jasa Raharja di Pelabuhan Merak

    Manifest Akurat, Santunan Cepat: Sosialisasi Jasa Raharja di Pelabuhan Merak

    Cilegon, Djawaranews.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten mengikuti kegiatan sosialisasi manifest penumpang dan kendaraan pada Pelabuhan Merak (Senin, 4 Agustus 2025),  bertempat di ruang rapat Simpang Raya Cilegon yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi laut.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Ibu Arny Irawati Tenriajeng, yang secara langsung memberikan pemaparan mengenai pentingnya kepesertaan penumpang dalam program perlindungan dasar Jasa Raharja. Ia juga menekankan urgensi kelengkapan dan ketepatan pengisian data manifest oleh operator kapal dan pengurus angkutan barang, mengingat hal tersebut menjadi komponen utama dalam proses penjaminan ketika terjadi risiko kecelakaan.

    “Data manifest memiliki peran krusial dalam penjaminan Jasa Raharja. Tanpa adanya data yang valid dan sesuai, proses pemberian santunan bagi korban kecelakaan dapat mengalami kendala,” ujar Arny dalam sambutannya.

    Kegiatan ini turut melibatkan Jasa Raharja Putera, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PT ASDP Indonesia Ferry, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), serta operator kapal dan perwakilan pengurus truk dan bus.

    Dengan adanya kolaborasi antar instansi ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan terhadap pengisian manifest semakin meningkat, sehingga memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pengguna jasa angkutan penyeberangan. (Lan)

  • Jasa Raharja Kanwil Banten Sosialisasikan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Peran SWDKLLJ di Kecamatan Ciwandan

    Jasa Raharja Kanwil Banten Sosialisasikan Pemutihan Pajak Kendaraan dan Peran SWDKLLJ di Kecamatan Ciwandan

    Cilegon, 16 Juli 2025 – Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten terus berkomitmen mendukung peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

    Hari ini, Rabu (16/7), Dede Nurul Hadi selaku perwakilan Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten Samsat Ramanuju, melaksanakan kegiatan door to door kepada masyarakat di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Kegiatan ini menyasar pemilik kendaraan roda empat yang masa berlaku pajaknya telah habis atau jatuh tempo.

    Dalam kunjungannya, Dede memberikan sosialisasi mengenai Keputusan Gubernur Banten Nomor 285 Tahun 2025 tentang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, yang diperpanjang hingga 31 Oktober 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membayarkan pajak kendaraan tanpa dikenakan denda administrasi.

    Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai manfaat SWDKLLJ yang dibayarkan bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dana tersebut berfungsi sebagai perlindungan dasar bagi masyarakat jika mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.

    Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Arny Irawati Tenriajeng, menjelaskan bahwa Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, yang besarannya telah ditetapkan pemerintah. Saat ini, santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, sementara untuk korban luka-luka diberikan biaya perawatan maksimal hingga Rp20 juta, termasuk biaya ambulans dan pertolongan pertama. Untuk korban yang mengalami cacat tetap, santunan maksimal yang diberikan juga mencapai Rp50 juta. Apabila korban meninggal dunia dan tidak memiliki ahli waris, Jasa Raharja menanggung biaya penguburan hingga Rp500 ribu.

    “Jasa Raharja hadir sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat. Ruang lingkup jaminan kami mencakup korban kecelakaan lalu lintas jalan raya dan angkutan umum, termasuk korban tabrak lari dan kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan atau lebih,” ungkap Arny.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, Jasa Raharja berharap masyarakat semakin sadar akan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, sekaligus memahami manfaat SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan sosial.

  • Ponpes Al-Bustaniyah Ukir Sejarah di CBT-MQKN 2025

    Ponpes Al-Bustaniyah Ukir Sejarah di CBT-MQKN 2025

    Cilegon, Djawaranews.com – Jum’at (20/06/25) Pondok Pesantren Al-Bustaniyah Curug, Kota Cilegon, menorehkan prestasi bersejarah dengan mengikutsertakan lima santriwan dan santriwati dalam ajang Computer Based Test Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (CBT-MQKN) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 17–19 Juni 2025, bertempat di Ponpes Al-Bustaniyah, Jl. KH. Syam’un Abduh, Lingkungan Curug Kepuh, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon.

    Adapun para peserta mewakili Provinsi Banten dalam beragam marhalah dan majelis sebagai berikut:

    1. Zaskia Fitri Azahra – Marhalah Wustha, Majelis Fiqih-Ushul Fiqh
    2. Maulina Yusfi Amelia – Marhalah Wustha, Majelis Akhlak
    3. Muhadi – Marhalah Ulya, Majelis Akhlak
    4. Andini – Marhalah Ulya, Majelis Hadis-Ilmu Hadis
    5. Muhammad Reza Zamzami – Marhalah Ulya, Majelis Nahw

    Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon, H. Amin Hidayat, mengapresiasi semangat para peserta. “Terima kasih atas partisipasi Ponpes Al-Bustaniyah dalam MQKN tahun ini. InsyaAllah tahun depan kita akan dorong lebih banyak lembaga ponpes untuk ikut serta. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan jangan pernah lelah untuk terus belajar,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan kegiatan.

    Sementara itu, Kasi Pakis Kemenag Kota Cilegon, H. Iwan Kurniawan, menginstruksikan para proktor agar terus mendampingi dan menjaga koordinasi dengan panitia dari Kanwil Kemenag Provinsi Banten. “InsyaAllah, jika ada perwakilan dari Kota Cilegon yang tembus 10 besar, akan kita usahakan bantuan transportasi. Semangka! (Semangat, Kakak),” katanya penuh semangat.

    Ketua Yayasan Al-Bustaniyah, KH. Ade Fahrudin Syam’un, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keterlibatan santri dalam MQKN. “Kami mohon maaf atas segala kekurangan. InsyaAllah tahun depan persiapan akan lebih matang. Bagi kami, yang terpenting adalah pembelajaran dan proses luar biasa ini, dengan dukungan luar biasa dari Kankemenag Kota Cilegon dan Kanwil Kemenag Provinsi Banten.”

    Dalam penutupan kegiatan, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bustaniyah, Ustadz Yamani A.R., memberi pesan penuh motivasi kepada peserta. “Jangan patah semangat. Ini hadiah dari Allah, buah perjuangan para pendiri. MQKN 2025 ini harus jadi cambuk untuk meningkatkan prestasi seluruh keluarga besar Al-Bustaniyah.”

    Salah satu peserta, Muhadi, menyampaikan rasa haru usai mengikuti musabaqah. “Mohon maaf saya masih grogi dan banyak kekurangan, tapi insyaAllah tahun depan kita lebih siap. Terima kasih kepada pimpinan pondok, yayasan, dan para pendamping. Hayuk, teman-teman, tahun depan lebih banyak yang ikut!”

    Kegiatan ditutup dengan foto bersama serta diskusi ringan di ruang Yayasan Al-Bustaniyah antara pimpinan pondok, ketua yayasan, pendamping, dan seluruh peserta.

    Selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan tugas mulia ini. Semoga terus berkontribusi dalam menebar cahaya ilmu dan keimanan. (Trg)

  • Gapasdap, INFA, ASDP, dan Jasa Raharja Gelar Kurban Raya Iduladha 1446 H: 11 Sapi dan 2.500 Paket Daging untuk Warga

    Gapasdap, INFA, ASDP, dan Jasa Raharja Gelar Kurban Raya Iduladha 1446 H: 11 Sapi dan 2.500 Paket Daging untuk Warga

    Cilegon, Merak, Djawaranews.com – Dalam rangka merayakan Iduladha 1446 H, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) bersama Indonesia Ferry Association (INFA), PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Jasa Raharja menggelar Kurban Raya dengan menyembelih 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Sebanyak 2.500 paket daging kurban disiapkan untuk disalurkan kepada warga di dua kelurahan, yakni Mekarsari dan Taman Sari pada, Sabtu (7/6/2025).

    Penyaluran daging dilakukan langsung dari pelabuhan oleh perwakilan panitia, yang kemudian mendistribusikannya ke masjid-masjid, RT, dan RW setempat untuk memastikan pembagian berlangsung merata dan tepat sasaran.

    Ketua Umum Gapasdap Cabang Merak, Togar Napitupulu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar-lembaga dalam berbagi kepada masyarakat.

    “Semangat Iduladha adalah semangat berbagi. Kami berharap daging kurban ini bisa meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi warga,” ujar Togar.

    Ketua panitia kurban, Erwin Risahondua, menambahkan bahwa pelaksanaan Kurban Raya telah direncanakan secara matang agar berjalan tertib dan transparan.

    “Kami melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pengurus lingkungan, agar pendistribusian berjalan adil dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan,” jelas Erwin.

    Program ini menjadi simbol kolaborasi antara sektor transportasi penyeberangan dan lembaga pelayanan publik dalam membangun solidaritas sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Selain menjadi momentum berbagi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. (Trg)

     

  • Spirit of Sea’, STL Grup Tunjukkan Arah Kepedulian Sosial di Merak

    Spirit of Sea’, STL Grup Tunjukkan Arah Kepedulian Sosial di Merak

    Merak, Djawaranews.com – Dalam nuansa penuh syukur dan kebersamaan, PT. Pelayaran Surya Timur Line Grup (STL Grup) merayakan ulang tahunnya yang ke-21 dengan menggelar kegiatan santunan anak yatim di sekitar wilayah operasional Cabang Merak. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan perjalanan bisnis selama lebih dari dua dekade, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar pada, Selasa (27/5/2025).

    Kegiatan ini berlangsung di area fasilitas internal STL Merak dan dihadiri puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar, yang datang dengan penuh antusias. Suasana akrab dan hangat langsung terasa sejak awal acara yang dimulai dengan doa bersama. Selanjutnya, dilakukan penyerahan santunan yang mencakup perlengkapan sekolah, paket makanan bergizi, dan bantuan uang tunai, sebuah bentuk perhatian yang bukan hanya simbolis, tetapi juga fungsional bagi kebutuhan anak-anak tersebut.

    Kepala Cabang PT. STL Merak, Erwin Risahondua, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan terhadap komunitas sekitar.

    “Kami percaya bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang bisa kami bagikan kepada sesama. Di usia ke-21 ini, kami ingin menegaskan bahwa STL tidak hanya hadir sebagai pelaku industri pelayaran, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” ujar Erwin.

    Acara juga diwarnai dengan sesi interaksi dan ramah tamah antara anak-anak yatim dan para karyawan STL, yang menambah kehangatan suasana. Tak hanya memberikan bantuan, STL juga berupaya menciptakan momen yang berkesan dan penuh perhatian bagi anak-anak tersebut.

    HUT ke-21 STL Grup tahun ini mengusung tema “Spirit of Sea”, sebuah filosofi yang menggambarkan semangat perusahaan untuk terus melaju menghadapi tantangan zaman, dengan tetap mengarungi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas. Tema ini diangkat sebagai refleksi atas identitas STL sebagai pelayaran nasional yang menjadikan lautan sebagai jalur utama, namun tak melupakan daratan tempat masyarakat menjejakkan kaki.

    Dani, Kepala Operasional STL Grup, yang menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar acara seremonial tahunan.

    “Kami tidak hanya berlayar di lautan, tetapi juga berlayar bersama masyarakat. Komitmen sosial ini sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan, dan akan terus kami pelihara. Ini bukan yang pertama, dan tidak akan menjadi yang terakhir,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, STL Grup ingin memastikan bahwa setiap perayaan ulang tahun perusahaan juga menjadi perayaan bagi masyarakat sekita sebuah pesan kuat bahwa sukses bukan hanya milik perusahaan, tetapi juga milik bersama. Dengan menggabungkan profesionalisme bisnis dan kepedulian sosial, STL Grup menegaskan jati dirinya sebagai pelayaran nasional yang berlayar dengan hati. (Ad)

  • ASDP Dinilai Lempar Tanggung Jawab, APSS Ancam Bawa Masalah Limbah Kapal ke DPRD Cilegon

    ASDP Dinilai Lempar Tanggung Jawab, APSS Ancam Bawa Masalah Limbah Kapal ke DPRD Cilegon

    Cilegon, Djawaranews.com – Aliansi Peduli Selat Sunda (APSS) kembali gigit jari usai pertemuan resmi dengan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak. Alih-alih membawa kejelasan soal keberadaan fasilitas penerimaan limbah kapal atau Reception Facility (RF), pertemuan itu justru berujung pada kekecewaan mendalam. ASDP dinilai tak menjawab inti persoalan dan justru cenderung melempar tanggung jawab ke pihak lain. Kamis (08/05/25)

    Pertemuan yang digelar pekan ini hanya dihadiri jajaran manajer operasional ASDP. Sang General Manager, yang diharapkan hadir, justru absen dengan alasan ada agenda lain. Dalam forum tersebut, perwakilan ASDP bernama Muhamad Jahri menyampaikan bahwa pengelolaan limbah kapal tidak dilakukan sembarangan, melainkan lewat pihak ketiga bernama PT IFPRO—yang disebut sebagai anak usaha ASDP.

    Namun jawaban itu dianggap tak memuaskan. “Jawaban ASDP tidak punya akar, tidak punya rotan. Mereka tahu ada masalah regulasi, tapi tetap tidak memberi solusi. Ini bentuk pengelakan,” ujar Hadi, Koordinator Lapangan APSS.

    Jahri juga menyatakan bahwa ASDP belum memiliki fasilitas RF permanen, meskipun regulasi seperti Konvensi MARPOL 73/78 dan Permenhub No. 29 Tahun 2014 mewajibkannya. Ia berdalih bahwa tanggung jawab tak sepenuhnya ada pada ASDP. “Kami ini hanya operator pelabuhan. Keputusan bukan di tangan kami sepenuhnya. Ada KSOP dan BPTD sebagai regulator,” kata Jahri.

    Pernyataan ini justru menyulut kritik keras dari APSS. Mereka menilai ASDP tidak menunjukkan itikad baik untuk menuntaskan persoalan limbah, terlebih sebagai pengelola pelabuhan tersibuk di Indonesia. “Mereka hanya sebut pihak ketiga, tapi tak ada bukti. Mana dokumen izin, integrasi sistem, atau kajian lingkungannya? Ini rawan jadi modus buang limbah diam-diam ke laut,” tegas Wawan, Sekretaris Jenderal APSS.

    APSS menyebut ketiadaan RF permanen bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi juga ancaman nyata bagi ekosistem Selat Sunda. Mereka mencatat, setiap hari lebih dari 60 kapal melintasi kawasan tersebut, namun hanya tujuh di antaranya milik ASDP.

    Merasa jalan dialog tertutup, APSS kini siap melangkah ke jalur politik. Mereka akan mengajukan surat resmi ke DPRD Kota Cilegon untuk menggelar hearing terbuka dengan menghadirkan semua pihak terkait. “Ini bukan isu teknis semata, tapi soal komitmen negara terhadap laut. DPRD harus buka ruang dialog dan transparansi,” tegas Wawan.

    Tak berhenti di situ, APSS juga menuntut keterbukaan dokumen lingkungan dari seluruh operator pelayaran, termasuk swasta, yang beroperasi di Pelabuhan Merak. Mereka mendesak audit menyeluruh agar praktik pencemaran tak terus dibiarkan.

    “Kami tidak akan diam. Publik berhak tahu apa yang terjadi. Ini bukan soal teknis, ini soal moral,” tutup Hadi. (Lan)

  • Sinergitas Jasa Raharja Banten Bersama Bapenda Provinsi Banten Sosialisasikan Manfaat Program Pemutihan Pokok Pajak & Denda Kendaraan Bermotor Dan Fungsi PT Jasaraharja

    Sinergitas Jasa Raharja Banten Bersama Bapenda Provinsi Banten Sosialisasikan Manfaat Program Pemutihan Pokok Pajak & Denda Kendaraan Bermotor Dan Fungsi PT Jasaraharja

    Cilegon, Djawaranews.com – Jasa Raharja Kantor wilayah Banten bersama dengan Bapenda Provinsi Banten melakukan giat sosialisasi Pajak Daerah yang bertempat di Kecamatan Cibeber. Selaku narasumber mewakili Jasa Raharja Wilayah Banten kegiatan sosialisasi ini disampaikan oleh Penanggung Jawab Samsat Induk Ciputat, Retno Saputra. (06/05/2025).

    Melalui perwakilan Bapenda Provinsi Banten  Ibu Riva memaparkan terkait optimalisasi pendapatan Pajak Daerah di tahun 2025 dan juga mensosialisasikan Pergub No.170 tentang Pemutihan Pokok Pajak dan Denda Kendaraan Bermotor. Selain itu juga Anita menjelaskan tentang pemberlakuan Opsen Pajak sesuai dengan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) Nomor 1 Tahun 2022, bahwasannya tidak ada penambahan beban pajak. Ibu Riva menghimbau agar Masyarakat segera memanfaatkan kebijakan pemutihan yang sedang berlangsung, karena Provinsi Banten telah memberikan kebijakan diskon PKB dan BBNKB sehingga tidak akan menambah nominal yang harus dibayarkan oleh wajib pajak.

    Selanjutnya, Retno Saputra menjelaskan peran dan fungsi Jasa Raharja yang menjalankan dua program sosial yang pertama, yakni asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum di darat, laut, udara, danau, sungai dan penyeberangan berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964 Jo PP No. 17 Tahun 1965. Dari UU No. 33 Tahun 1964, yang berhak menerima santunan yakni setiap penumpang yang sah dari angkutan umum.

    Kedua, asuransi kecelakan lalu lintas Jalan berdasarkan UU No. 34 Tahun 1964 Jo PP No. 18 Tahun 1965. Untuk UU No. 34 Tahun 1964, penerima santunan pihak ketiga diluar kendaraan penyebab (pejalan kaki, pengendara motor dan mobil yang ditabrak, pengendara sepeda, penyeberang jalan). Dimana dana santunan tersebut didapat dari SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang dibayarkan pemilik kendaraan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor SAMSAT. Selain itu ada juga aplikasi Signal yang dapat permudah dalam melakukan pembayaran PKB tahunan. Sehingga dapat dipahami dengan taatnya para pemilik kendaraan dalam membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor, maka secara otomatis pemilik kendaraan sudah membayarkan SWDKLLJ yang nantinya digunakan untuk memberikan jaminan perawatan kepada korban kecelakaan lalu lintas dan juga santunan meninggal dunia.

    Kegiatan ini di amini oleh Kepala Kantor Wilayah Banten, Arny Irawati Tenriajeng menjelaskan bahwa salah satu tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah agar masyarakat dapat lebih memahami tentang aturan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam hal ini yang ditugaskan kepada PT. Jasa Raharja. “Adapun itu tugas pokok dan fungsi Jasa Raharja ialah pertama memberikan santunan, kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan angkutan umum dan menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan, kedua menghimpun dan mengelola dana, dari masyarakat guna memenuhi pemberian hak masyarakat atas santunan. Tidak lupa kami sampaikan kepada pemilik kendaraan bermotor untuk selalu taat aturan lalu lintas, selalu hati-hati dalam berkendara, dan bayar pajak sebelum habis masa waktunya. (Lan)

  • Kajati Banten Dukung Pembentukan Gerakan Jaga Investasi

    Kajati Banten Dukung Pembentukan Gerakan Jaga Investasi

    CILEGON, Djawaranews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Dr. Siswanto, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap pembentukan gerakan menjaga investasi di Provinsi Banten. Dukungan itu disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning bersama para pelaku usaha industri yang digelar di Birdie Café n Resto, Kota Cilegon, Jumat, 25 April 2025.

    Acara yang diinisiasi untuk menampung aspirasi dunia usaha ini dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten H. Fahmi Hakim, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, serta Tim Satgas Pelaksanaan Percepatan Berusaha Daerah. Para pelaku usaha dari Kota Cilegon memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog langsung dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten.

    Dalam dialog tersebut, muncul usulan dari peserta mengenai pentingnya membentuk gerakan menjaga investasi. Menanggapi hal itu, Siswanto menegaskan bahwa Kejaksaan siap berkolaborasi dalam memperkuat perlindungan investasi, salah satunya melalui peran strategis di dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi.

    “Peran Kejaksaan dalam Satgas ini sangat penting, terutama untuk memberikan kepastian hukum dan mendorong penegakan hukum yang adil bagi para investor,” ujar Siswanto.

    Ia menambahkan, keikutsertaan Kejaksaan bertujuan menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan bebas dari hambatan birokrasi maupun praktik korupsi.

    Coffee Morning yang diadakan secara berkala ini diharapkan menjadi ruang dialog yang efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan dunia usaha di Banten. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menciptakan suasana usaha yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan investasi.

    Kasi Penerangan Hukum Kejati Banten, Rangga Adekresna, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kejaksaan akan terus mendorong terciptanya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan pelaku usaha untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah. (Lan)

  • Wakil Gubernur Banten : Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Dorong Investasi

    Wakil Gubernur Banten : Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Dorong Investasi

    Cilegon, Djawaranews.com – Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik, mempercepat kemajuan, serta membuka ruang investasi yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusuma usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cilegon Dalam Rangka Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Minggu (27/4/2025).

    Dimyati juga menegaskan bahwa eksistensi Kota Cilegon saat ini patut disyukuri, namun harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Cilegon masih eksis, masih ada, dan kita semua merasakan ada kemajuan. Tetapi, momentum Hari Jadi ke-26 ini harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih prima lagi kepada masyarakat,” kata Dimyati.

    Dimyati juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang ideal. Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk menerapkan konsep manajemen modern dalam mengelola kota, dengan merujuk pada teori Plato mengenai pemerintahan yang adil dan efisien. “Anggaplah Walikota sebagai Direktur, Wakil Walikota sebagai Wakil Direktur, Ketua DPRD sebagai Komisaris Utama, dan anggota DPRD sebagai anggota Komisaris. Adapun pemegang saham utama adalah rakyat. Maka keuntungan, dividen, harus kembali sebesar-besarnya kepada rakyat, bukan malah dinikmati oleh pejabat atau aparatnya,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, Dimyati juga menegaskan pentingnya membuka akses investasi yang lebih luas di Cilegon dan Banten. Menurutnya, kunci keberhasilan investasi terletak pada keterbukaan, kenyamanan, dan keamanan bagi para investor. “Investasi jangan dipersulit. Investor harus merasa aman dan nyaman. Tidak boleh ada oknum yang mengganggu. Kalau ada yang mengganggu, saya yang akan pasang badan,” tegas Dimyati. Dimyati juga mengingatkan bahwa praktik mengganggu investasi, baik berupa ancaman maupun pemerasan, harus diberantas untuk menciptakan iklim usaha yang sehat.

    Di sektor ketenagakerjaan, Dimyati mendorong agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Cilegon memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerja. “Kami menargetkan 70 persen tenaga kerja di pabrik-pabrik dan perusahaan investasi adalah warga lokal. Karena Cilegon ini kota industri, saya sedih kalau masih ada warga Cilegon yang menganggur,” ujarnya.

    Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menyediakan berbagai program pelatihan melalui Dinas Tenaga Kerja di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten serta Balai Latihan Kerja (BLK) di tingkat Pusat. “Kalau tidak bisa menjahit, kita latih mengelas. Kalau tidak bisa mengelas, kita ajarkan administrasi. Yang penting ada kemauan bekerja,” tambah Dimyati.

    “Perayaan Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kota Industri. Dengan semangat sinergi, transparansi, dan pemberdayaan masyarakat, Cilegon optimistis mampu mempercepat terwujudnya kota yang lebih maju, makmur, dan berdaya saing di masa depan,” tutupnya

    Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ikhwan dalam sambutannya menekankan pentingnya menghargai jasa para pejuang dan pendahulu yang telah membangun Kota Cilegon hingga seperti saat ini.

    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Di usia ke-26 ini, kita harus merefleksikan capaian kinerja, mengidentifikasi kekurangan, dan berkomitmen memperbaikinya untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Rizki.

    Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kerja keras dan kolaborasi demi mewujudkan masyarakat Cilegon yang adil dan makmur.

    Sementara itu, Walikota Cilegon, Robinsar, menekankan bahwa Hari Jadi ke-26 ini menjadi energi baru bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus melangkah maju.

    “Momentum ini adalah kesempatan berharga untuk merefleksikan apa yang telah kita capai. Saya bersama Wakil Walikota berkomitmen bekerja cepat, responsif, dan kolaboratif untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Robinsar.

    Robinsar juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera di Kota Cilegon. (Lan)

  • Direktur Operasional PT KBS Ajak Stakeholder dan LSM Kawal Pembangunan

    Direktur Operasional PT KBS Ajak Stakeholder dan LSM Kawal Pembangunan

    Cilegon, Djawaranews.com – Direktur Operasional PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) Aep Dedi Laksana meluruskan pemberitaan yang berkembang terkait pandangan terhadap keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Cilegon.

    Dalam pemberitaan yang berkembang Aep Dedi Laksana dituding menyoroti praktik LSM dengan menyalahgunakan peran mereka dengan menyatakan bahwa ‘yang kami rasakan adalah tentunya tentang LSM-LSM yang berkedok demo, ujung-ujungnya minta pekerjaan’ sebenarnya masalah fundamental kurang bagus, Inilah penting hadirnya bapak-bapak (red-pemerintah dan aparat penegak hukum).

    “Pertama kata ‘LSM-LSM yang berkedok demo, ujung-ujungnya minta pekerjaan’ itu ucapan Kapolda kemudian dalam forum diskusi tersebut saya hanya menyikapi perkataan tersebut melalui forum tanya jawab, dan entah apa motivasinya dikutip di beberapa Media yang tersebar padahal tidak ada proses wawancara,” ungkap Aep Dedi Laksana, Minggu (27/04/2025).

    “Atas nama pribadi menegaskan bahwa PT KBS tidak bersikap antipati terhadap LSM. Sebaliknya, justru ingin merangkul seluruh stakeholder, termasuk LSM, untuk bersama-sama menjaga iklim investasi dan menciptakan suasana yang kondusif di Cilegon,” Imbuhnya.

    Perlu saya sampaikan, Lanjut Aep Dedi Laksana pihaknya di PT KBS tidak anti terhadap LSM. Justru ia mengakui bahwa LSM punya peran penting dalam mengawal pembangunan dan menjaga lingkungan investasi yang sehat.

    Statement yang beredar dalam berita yang berkembang, Lanjut Aep Dedi Laksana diduga tidak utuh, pemberitaan tersebut dikutip dari acara Focus Group Discussion (FGD) Coffe Morning beberapa waktu lalu, Dia diberi kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan ide terkait “Macet Priok Horor”.

    “Atas hal tersebut ini menjadi peluang pemindahan sebagian padatnya aktivitas Tanjung Priok dapat dialihkan ke Pelabuhan Cigading. Ide tersebut, menurutnya, disampaikan secara pribadi untuk mendorong pemanfaatan fasilitas dermaga dan rel kereta api yang tersedia di kawasan tersebut dan hal ini difasilitasi Pemerintah Banten (Gubernur) yang berdampak signifikan terhadap PAD,” ujarnya.

    Posisinya dalam FGD tersebut, Lanjut Aep Dedi Laksana sebagai penanya dan menyikapi statement Kapolda Banten terhadap isu LSM, bahwa yang dimaksud fundamental itu adalah bukan sesuatu yang buruk melainkan sikap profesionalisme, memiliki kemampuan dibidang masing-masing yang dapat mendukung pembangunan dan iklim investasi yang baik.

    “Tidak bermaksud bahwa fundamental itu hal yang jelek. Pada kesempatan ini mohon maaf jika hal ini menimbulkan salah pengertian, membuat gaduh dan tidak bermaksud menyinggung,” kata Aep.

    “LSM yang sehat dan kredibel adalah mitra strategis dalam membangun daerah. Kami ingin membangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, lingkungan pesantren, dan LSM, agar tercipta suasana kondusif yang membuat investor nyaman berinvestasi di Cilegon,” Imbuh Aep Dedi Laksana.

    Menurutnya, iklim investasi yang aman dan stabil hanya bisa tercipta jika semua elemen bersinergi. Untuk itu, PT KBS membuka ruang dialog, kolaborasi, dan komunikasi intensif dengan seluruh pihak, termasuk dalam mendengar masukan maupun kritik konstruktif.

    “Intinya, kami ingin semua stakeholder bergerak bersama. Jika suasana kondusif, maka pembangunan akan terus berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas.
    Melalui klarifikasi ini, berharap tidak ada lagi kesalahan pahaman di masyarakat. Menekankan bahwa PT KBS berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif, dengan menghargai kontribusi semua pihak dalam menciptakan lingkungan usaha yang sehat dan berkelanjutan,” tutup Aep Dedi Laksana. (Lan)