Kategori: Cilegon

  • Bahas Kedaruratan Pelabuhan Merak, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Perlindungan Korban Kecelakaan

    Bahas Kedaruratan Pelabuhan Merak, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Perlindungan Korban Kecelakaan

    Cilegon, Djawaranews.com  – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanggulangan kondisi darurat di kawasan pelabuhan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melalui Moch Farouk Afero dan Riska Marlita menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor Kesiapsiagaan Penanganan Kedaruratan Kesehatan di Pintu Masuk Pelabuhan Merak yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banten pada Rabu, 3 September 2025, bertempat di Ruang Sinergi, Lantai 2, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banten.

    Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala BKK Kelas I Banten, dr. Laode M. Hajar Dony, dan membahas sejumlah agenda penting terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kegawatdaruratan kesehatan di wilayah Pelabuhan Penyeberangan Ferry Merak. Fokus utama rapat meliputi penyusunan mekanisme koordinasi lintas sektor serta rencana tindak lanjut penanggulangan kondisi darurat yang melibatkan berbagai unsur terkait.

    Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai sektor strategis, antara lain: Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten, Komandan Pangkalan TNI AL III Merak, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Komandan Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Merak, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten, serta unsur kepolisian dari Polsek Pulomerak dan Polsek Kawasan Pelabuhan Merak. Selain itu, turut hadir General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Ketua Gapasdap Merak, dan Ketua DPP Indonesian National Ferryowners Association (INFA) Merak.

    Pada rapat tersebut, masing-masing instansi menyampaikan kesiapan dan ketersediaan sumber daya untuk turut berperan dalam penanganan tanggap darurat, baik dalam situasi kecelakaan di atas kapal, wabah penyakit menular, maupun kejadian luar biasa wabah penyakit tidak menular. Hal ini mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam membangun sistem respons darurat yang terintegrasi dan efisien di kawasan Pelabuhan Merak.

    Dalam forum tersebut, Jasa Raharja Kanwil Banten turut menyampaikan dukungan penuh melalui telah tersedianya ambulans yang standby di Pelabuhan Merak, serta komitmen terhadap percepatan proses penjaminan bagi korban kecelakaan penumpang kapal yang terdaftar pada manifest. Dukungan ini menjadi bagian penting dari upaya kolaboratif untuk memastikan respons cepat dan penanganan yang optimal terhadap setiap insiden yang terjadi di wilayah perairan dan pelabuhan.

    Keterlibatan Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sebagai BUMN yang hadir memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat, sekaligus mendukung penuh penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi risiko darurat di kawasan transportasi laut. (Lan)

  • Jasa Raharja Bersinergi Dukung Pemilihan Duta Lalu Lintas Pelajar Cilegon

    Jasa Raharja Bersinergi Dukung Pemilihan Duta Lalu Lintas Pelajar Cilegon

    Cilegon, Djawaranews.com – Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melalui tim Samsat Cilegon, Moch Farouk Afero dan Riska Marlita, menghadiri undangan rapat yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon pada Rabu (27/08/2025). Rapat tersebut digelar dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar sekaligus mendukung program keselamatan jalan melalui pemilihan Duta Lalu Lintas tingkat SMP dan SMA.

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri, SE., MM., turut dihadiri oleh Uci selaku Kamsel Satlantas Polres Cilegon, jajaran Dinas Pendidikan Kota Cilegon, serta para mitra terkait. Dalam kesempatan itu, Heri menegaskan bahwa program ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Cilegon, mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

    “Program pemilihan Duta Lalu Lintas ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membina generasi muda agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya. Kami melibatkan Satlantas, Jasa Raharja, dan Dinas Pendidikan karena ini juga menjadi atensi WaliKota Cilegon,” ujar Heri Suheri.

    Seleksi Duta Lalu Lintas nantinya akan melalui beberapa tahap, yaitu tes tertulis, penilaian rekam jejak dan perilaku keseharian siswa, serta wawancara. Hasil seleksi akan disampaikan langsung ke sekolah masing-masing dan diumumkan pada upacara resmi di Pemkot Cilegon.

    Sebelum seleksi berlangsung, para peserta dari 15 SMP Negeri dan 9 SMA Negeri di wilayah Kota Cilegon akan mendapatkan materi pembekalan tentang keselamatan berlalu lintas. Materi tersebut disampaikan oleh tim gabungan, termasuk Jasa Raharja, guna membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar.

    Perwakilan Jasa Raharja, Moch Farouk Afero, menambahkan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan jalan bagi generasi muda.

    “Melalui Duta Lalu Lintas, kami berharap para pelajar dapat menjadi teladan sekaligus agen perubahan di lingkungannya, sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat terus tumbuh dan mengurangi risiko kecelakaan,” ungkap Farouk.

    Dengan adanya program ini, Pemerintah Kota Cilegon bersama para pemangku kepentingan berharap angka kecelakaan di kalangan pelajar dapat ditekan, sekaligus menumbuhkan generasi muda yang lebih sadar akan keselamatan di jalan raya. (Lan)

  • Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI Ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon

    Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI Ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon

    CILEGON, Djawaranews.com – Komisi XIII DPR RI yang membidangi Reformasi regulasi dan Hak asasi manusia (HAM) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Jumat (22/8/2025).

    Rombongan dipimpin secara langsung oleh Ketua Tim Kunjungan, Rinto Subekti dan H. Sugiat Santoso beserta Anggota Komisi XIII DPR RI.

    Kunjungan kerja ini diterima dengan hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, didampingi oleh Direktur Kerjasama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi, Arief Munandar, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang, Hasanin, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Aditya Triputranto serta seluruh jajaran Pejabat Struktural dilingkungan Kantor Wilayah Ditjenim Banten dan Unit Pelaksana Teknis se-Banten.

    Kegiatan diawali dengan kunjungan dan pemantauan langsung ke pelayanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon.

    Rombongan DPR RI melakukan tinjauan ke beberapa sektor pelayanan untuk melihat lebih dekat kinerja dan fasilitas yang tersedia bagi masyarakat pemohon layanan Keimigrasian.

    Usai melakukan peninjauan, agenda dilanjutkan dengan Rapat Dengar Pendapat di Ballroom Hotel Royale Krakatau, Cilegon. Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pelayanan imigrasi, kebijakan keimigrasian, serta tantangan dan inovasi dalam mendukung iklim investasi dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Banten, khususnya yang berkaitan dengan sektor ketenagakerjaan dan industri.

    Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, dalam pemaparannya menyampaikan, “Kinerja Keimigrasian di wiliayah Banten Tahun 2025, bagaimana Imigrasi yang berada di Provinsi Banten berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi WNI maupun WNA di wilayah Banten, sampai saat ini PNBP Keimigrasian di Provinsi Banten telah melampaui target yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sehingga akan memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian Negara,” kata Felucia.

    Felucia menjelaskan bahwa selain dari segi pelayanan tentunya Imigrasi Banten juga terus berupaya meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap orang asing secara Tegas, Humanis, dan Berkeadilan. “Pengawasan Orang Asing yang Intensif Melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) yang bersinergi dengan TNI, POLRI, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah, kami telah melaksanakan operasi pengawasan di seluruh wilayah Banten,” jelasnya.

    “Hasilnya, kami berhasil menindak 377 Warga Negara Asing yang melanggar peraturan keimigrasian. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara DPR RI selaku mitra pengawas Pemerintah dengan Ditjen Imigrasi dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran, khususnya untuk mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Banten,” lanjutnya.

     

    Seluruh anggota Komisi XIII DPR RI turut mendukung upaya Kanwil Ditjenim Banten dalam percepatan peningkatan sarana dan prasarana, melalui penyediaan Gedung kantor yang representatif khususnya untuk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon.

    Selain itu, Komisi XIII juga mendorong penambahan unit pelayanan keimigrasian di wilayah Banten mengingat luasnya wilayah Banten serta populasi penduduk di Provinsi Banten.

  • Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Deportasi Warga Negara Korea Selatan yang Melanggar Peraturan Keimigrasian

    Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Deportasi Warga Negara Korea Selatan yang Melanggar Peraturan Keimigrasian

    CILEGON, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon telah melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap seorang warga negara asing asal Korea Selatan dengan inisial RC pada hari ini, 13 Agustus 2025.

    RC terbukti melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang menyatakan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang untuk melakukan tindakan administratif terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya atau diduga dapat membahayakan keamanan dan ketertiban umum, atau tidak menghormati serta menaati peraturan perundang-undangan di wilayah Indonesia.

    Pendeportasian dilakukan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 878, setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengawasan orang asing secara konsisten, profesional, dan berintegritas guna menjaga kedaulatan serta keamanan negara.

  • Gubernur Banten Tutup BCF-IFA 2025

    Gubernur Banten Tutup BCF-IFA 2025

    Kota Cilegon, Djawaranews.com – Gubernur Banten Andra Soni menutup kegiatan Budaye Cilegon Fest and International Folk-Art (BCF-IFA) 2025 di Alun-alun Kota Cilegon, Minggu (10/8/2025) malam.

    Kegiatan berlangsung dari tanggal 6 – 11 Agustus 2025, menampilkan sejumlah tarian tradisional dan kebudayaan Kota Cilegon.

    Event itu diikuti oleh utusan dari beberapa negara sahabat seperti India dan Korea Selatan (Korsel) yang membawakan tarian negaranya masing-masing.

    Andra Soni mengapresiasi terselenggaranya kegiatan BCF-IFA 2025. Menurutnya, kegiatan festival itu bukan hanya sekedar panggung hiburan, tetapi juga merupakan ruang interaksi budaya yang menyatukan antar bangsa.

    “Ini mencerminkan bahwa Kota Cilegon merupakan daerah yang sangat terbuka dengan peradaban lain,” katanya.

    Andra Soni meyakini, kegiatan seperti itu akan membangun sebuah kepercayaan Kota Cilegon ke depan dan akan semakin maju.

    “Apalagi saat ini dipimpin oleh seorang kepala daerah yang energik, muda, dan penuh semangat,” ujarnya.

    Selain itu, Kota Cilegon juga dianugerahi Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa berupa laut yang dalam dan natural. Sehingga banyak kapal-kapal besar yang bersandar. Maka dari itu Kota Cilegon dikenal sebagai Kota Pelabuhan.

    “Saya yakin, dengan kolaborasi yang kuat para pemangku kepentingan, Kota Cilegon ini akan semakin maju,” pungkasnya.

    Pada kesempatan itu, Gubernur Andra Soni juga melakukan launching Hari Golok atau Golok Day untuk memperingati dan mengingatkan akan kelestarian Kebudayaan Golok di Kota Cilegon.

    Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, festival itu merupakan komitmen dirinya bersama Wakil Wali Kota Cilegon untuk bisa memberikan dan melestarikan budaya di Kota Cilegon

    Robinsar meyakini masyarakat Cilegon adalah masyarakat yang berbudaya, mengedepankan sopan santun, serta kejujuran. Sehingga, ketika bicara budaya, tidak hanya sekedar tari dan musik, tapi identitas jati diri suatu daerah. (Lan)

  • Kirab Budaya BC-FIFA 2025, Ribuan Warga Padati Jalanan Kota Cilegon

    Kirab Budaya BC-FIFA 2025, Ribuan Warga Padati Jalanan Kota Cilegon

    CILEGON – Suasana Kota Cilegon pada Minggu (10/8) pagi berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati jalur utama untuk menyaksikan Kirab Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Budaye Cilegon Fest & International Folk Arts (BC-FIFA) 2025.

    Sejak matahari terbit, masyarakat sudah memadati trotoar sambil bersorak dan bertepuk tangan menyambut setiap penampilan. Kirab dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, melintasi Landmark Kota Cilegon, lalu berakhir di Alun-alun Kota Cilegon.

    Sepanjang rute, peserta kirab menampilkan beragam tarian, musik, dan atraksi khas dari empat negara sahabat—India, Korea Selatan, Rusia, dan Bulgaria—yang berpadu dengan penampilan memukau seniman lokal.

    Wali Kota Cilegon, Robinsar, hadir langsung memimpin rangkaian acara. Ia menyampaikan bahwa Kirab Budaya hanya salah satu dari berbagai agenda BC-FIFA yang akan terus berlanjut hingga malam hari.
    “Pagi ini kita gelar Kirab Budaya, nanti malam ada pertunjukan seni dari seniman lokal dan nasional,” ungkapnya.

    Robinsar menegaskan, keterlibatan seniman dari berbagai negara menjadikan BC-FIFA 2025 sebagai momentum penting dalam mengenalkan seni dan budaya Cilegon ke pentas internasional.
    “Ini pertama kalinya kita melibatkan seniman lokal, nasional, dan internasional dalam satu panggung. Ada dari India, Korea, Rusia, dan Bulgaria,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas bangsa.
    “Kita ingin seni dan budaya terus berkembang di Cilegon. Budaya adalah jati diri yang harus kita pelihara bersama,” tegasnya.

    Kirab Budaya BC-FIFA 2025 tak hanya menjadi tontonan memukau, tetapi juga memperkuat hubungan antarbudaya di tengah masyarakat. Perpaduan seni lokal dan internasional ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang membawa Cilegon semakin dikenal di kancah global. (Lan)

  • Empat Negara Ramaikan Budaye Cilegon Festival 2025

    Empat Negara Ramaikan Budaye Cilegon Festival 2025

    CILEGON – Budaye Cilegon Festival & International Folk Arts (BC-FIFA) 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (7/8) malam. Gelaran ini menjadi ajang bertemunya ragam seni budaya, baik lokal maupun internasional, di satu panggung yang memikat.

    Dalam sambutannya, Robinsar menegaskan bahwa BC-FIFA 2025 bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian dari strategi besar Pemkot Cilegon untuk mengangkat budaya sebagai pilar pembangunan. “Festival ini mempererat persaudaraan, membangun citra kota, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

    Tahun ini, BC-FIFA terasa istimewa dengan kehadiran delegasi dari empat negara sahabat: Korea Selatan, Rusia, Bulgaria, dan India. Masing-masing akan menampilkan kekhasan budaya mereka, mulai dari tarian tradisional, musik, hingga busana khas. Kehadiran mereka diharapkan memperkaya pengalaman budaya masyarakat Cilegon.

    Robinsar juga memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari panitia, relawan, hingga para seniman lokal dan internasional.
    “Kerja keras dan dedikasi Anda semua menjadi kebanggaan bagi kita, sekaligus membuka peluang Cilegon dikenal sebagai kota budaya kelas dunia,” tuturnya.

    BC-FIFA 2025 akan berlangsung hingga 10 Agustus mendatang, menghadirkan beragam penampilan seni dan pameran budaya. Robinsar mengajak masyarakat untuk hadir dan ikut memeriahkan.
    “Mari sambut tamu kita dengan keramahan, menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama acara. Semoga festival ini memberi manfaat sosial, menumbuhkan semangat kebudayaan, dan mengangkat nama Cilegon di kancah internasional,” tutupnya. (Lan)

  • Anak TK dan SD di Cilegon Ikut Workshop Tari Tradisional, Dikenalkan Budaya Dunia

    Anak TK dan SD di Cilegon Ikut Workshop Tari Tradisional, Dikenalkan Budaya Dunia

    Cilegon – Puluhan anak dari tingkat TK dan SD antusias mengikuti Workshop Tari Tradisional yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Budaye Cilegon Fest dan International Folk Arts 2025 yang menghadirkan penari profesional dari berbagai negara.

    Workshop ini bertujuan mengenalkan seni tari tradisional sekaligus memperluas wawasan budaya bagi generasi muda.

    Istri Wakil Wali Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dinilai bisa menjadi ruang belajar menyenangkan sekaligus penuh nilai.

    “Ini bukan sekadar meniru gerakan tari, tetapi memahami makna di balik setiap gerakan dan cerita budaya yang dibawakan,” ujar Nur Kusuma dalam sambutannya.

    Ia juga mendorong para peserta untuk aktif bertanya dan terlibat dalam proses belajar tari. Menurutnya, seni bisa menjadi pintu masuk efektif untuk mengenalkan budaya bangsa lain secara menyenangkan dan membekas.

    Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, CIOFF Indonesia, dan panitia Budaye Cilegon Fest 2025. (Lan)

  • PT Wastec Andalkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Atasi Limbah B3 di Cilegon

    PT Wastec Andalkan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Atasi Limbah B3 di Cilegon

    Cilegon – PT Wastec International terus menunjukkan komitmennya dalam menangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kota Cilegon. Berpengalaman lebih dari dua dekade, perusahaan ini aktif mengangkut, mengumpulkan, hingga mengolah limbah dari berbagai sektor industri.

    HSE Dept. Head PT Wastec International Cilegon, Yuli Ismawardi, menyebut pengelolaan limbah dilakukan dengan teknologi efisien dan ramah lingkungan. Berbagai jenis limbah seperti limbah padat, cair, hingga sludge ditangani langsung oleh tenaga ahli tersertifikasi.

    “Setiap minggu kami melakukan perawatan terhadap delapan mesin yang beroperasi secara bergantian demi menjaga kinerja maksimal dan kepatuhan terhadap standar lingkungan,” kata Yuli saat ditemui, Rabu (6/8/2025).

    PT Wastec juga mengantongi izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta memiliki jaringan operasional di berbagai kota di Indonesia.

    Tak hanya itu, perusahaan ini juga menerapkan sistem digital FESTRONIK untuk pemantauan proses secara real-time. Armada pengangkut limbah pun telah dilengkapi GPS Tracking dan terintegrasi dengan aplikasi SILACAK, sehingga proses pengangkutan dapat dipantau secara transparan.

    “PT Wastec International telah menjalankan seluruh aturan dan prosedur yang berlaku di lokasi penghasil limbah B3, serta bertanggung jawab terhadap limbah yang kami kelola,” ujar Yuli.

    Jasa pengolahan limbah PT Wastec juga telah terdaftar dalam e-purchasing catalogue dan memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    Selama pandemi COVID-19, PT Wastec juga ambil bagian dalam pemusnahan limbah medis. Mereka bermitra dengan rumah sakit pemerintah dan swasta, serta menyediakan perlengkapan seperti masker bagi instansi dan masyarakat.

    Menanggapi pertanyaan soal keamanan proses pemusnahan limbah, Yuli memastikan semua prosedur telah sesuai standar ISO.

    “Proses pemusnahan sudah sesuai standar ISO 14001:2015. Sarana dan prasarana telah diuji dan dinyatakan aman,” jelasnya.

    Pemantauan rutin juga dilakukan terhadap insinerator dan fasilitas lainnya, termasuk uji emisi, guna memastikan kegiatan sesuai regulasi.

    “Selain sebagai pengelola limbah, kami ingin berkontribusi aktif bersama pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan di Cilegon,” tutup Yuli. (Lan)

  • Pemkot Cilegon Luncurkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 104 Ribu Siswa

    Pemkot Cilegon Luncurkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 104 Ribu Siswa

    Cilegon, Djawaranews.com – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melaunching Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak sekolah dalam rangka menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045 yang bertempat di MAN 2 Cilegon, Rabu 06 Agustus 2025.

    Peresmian dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh peserta didik di Kota Cilegon.

    Program tersebut akan menjangkau seluruh siswa yang ada di Kota Cilegon dengan sasaran anak-anak berusia 7 hingga 17 tahun yang sedang menempuh pendidikan di SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Tak hanya itu anak-anak yang berada di pondok pesantren dan pendidikan non formal juga turut menjadi bagian dalam program tersebut.

    Adapun jumlah siswa yang akan menjadi target pemeriksaan mencapai 104.406 siswa dengan rincian 55.450 siswa tingkat SD/MI, 24.806 siswa SMP/MTs dan 24.150 siswa tingkat SMA/MA/SMK. Program pemeriksaan akan dilakukan satu kali dalam setahun yaitu setiap awal tahun ajaran baru dengan rentang waktu pelaksanaan mulai dari bulan Juni hingga Desember.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi yang unggul dan sehat. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

    “Langkah ini merupakan upaya konkret kita untuk memastikan anak-anak di Cilegon tumbuh sehat, kuat dan siap bersaing di masa mendatang. Ini juga sebagai bentuk persiapan kita untuk menuju indonesia emas 2045 yang dimulai dari kesehatan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Robinsar juga menghimbau kepada seluruh siswa untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Ia menegaskan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga serta menjaga pola makan mengingat saat ini berbagai penyakit mulai menyerang anak – anak.

    “Saya minta anak-anak di Cilegon ini mulai peduli dengan kesehatan. Jangan malas olahraga, makan juga harus dijaga sebab sekarang banyak penyakit yang menyerang anak-anak, contohnya diabetes saat ini bukan hanya penyakit orang dewasa saja,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari menjelaskan bahwa program PKG anak sekolah ini merupakan salah satu bagian dari program nasional yang ditujukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit pada anak-anak agar tidak berkembang menjadi penyakit serius.

    “Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi pra-penyakit maupun penyakit yang mungkin ada sejak dini, sehingga bisa ditangani secepatnya dan mencegah risiko komplikasi, kecacatan, bahkan kematian,” ungkapnya.

    Ratih juga mengungkapkan bahwa jenis pemeriksaan akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta didik. Untuk tingkat SMA sederajat, pemeriksaan mencakup status gizi, aktivitas fisik, tekanan darah, gula darah, TBC, anemia, serta pemeriksaan telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, hati, dan reproduksi.

    “Pemeriksaan disesuaikan dengan jenjang sekolah. Untuk tingkat SMA, meliputi gizi, tekanan darah, gula darah, TBC, anemia, hingga kesehatan reproduksi. Semoga dengan adanya program ini anak-anak di Kota Cilegon dapat tumbuh dengan kondisi fisik dan mental yang optimal sehingga mampu menjadi bagian dari generasi emas yang diharapkan,” pungkasnya. (Lan)