Kategori: Banten

  • Kakanwil Kemenkum Banten Saksikan Detik-detik Proklamasi HUT RI ke-80 di Pendopo Gubernur Banten

    Kakanwil Kemenkum Banten Saksikan Detik-detik Proklamasi HUT RI ke-80 di Pendopo Gubernur Banten

    SERANG, Djawaranews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, Pagar Butar Butar, menghadiri dan menyaksikansecara virtual upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Minggu (17/8).

    Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, serta Wakil Gubernur Banten, Ketua DPRD Banten, Kapolda Banten, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Banten.

    Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Pagar Butar Butar hadir didampingi oleh Kepala Bagian Umum Agus Salim, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Rahadyanto, dan Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum Septi Erni.

    Upacara detik-detik Proklamasi ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali semangat persatuan dan kerja sama dalam membangun bangsa. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda Banten menandai komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berkelanjutan.

    Kakanwil Pagar Butar Butar menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 tahun ini harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi, bekerja keras, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju.

  • Kado Spesial HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ratusan Warga Binaan Lapas Serang Terima Remisi Umum dan Dasawarsa

    Kado Spesial HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ratusan Warga Binaan Lapas Serang Terima Remisi Umum dan Dasawarsa

    SERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang Kanwil Ditjenpas Banten memberikan remisi atau pengurangan masa pidana ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Serang. Minggu (17/08)

    Pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa bagi Narapidana yang dilaksanakan secara terpusat pada Lapas Kelas IIA Serang. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten M Ali Syeh Bana, Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto, Walikota Serang, Budi Rustandi, Forkopimda Provinsi Banten dan Kota Serang, Kepala Satker di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Banten, Kepala Lapas Kelas IIA Serang Gumilar Budirahayu, Pejabat Manajerial dan Petugas Lapas Kelas IIA Serang.

    Penyerahan Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten dan Gubernur Banten secara simbolis kepada Perwakilan Warga Binaan yang mendapatkan Remisi. Adapun Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Serang yang mendapat RU I sebanyak 580 orang dan RU II sebanyak 13 orang (5 orang langsung pulang, 8 orang menjalani subsider), dan Warga Binaan yang mendapatkan Remisi Dasawarsa sebanyak RD I 583 orang, RD II 8 orang (5 orang langsung bebas, 3 orang menjalani subsider), dan RD I Denda 9 orang

    Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Gumilar Budirahayu, menyampaikan apresiasi atas dukungan GubernurBanten. Penyerahan remisi secara simbolis oleh Gubernur merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warga binaan.

    “Remisi ini bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan dari negara atas usaha dan kesungguhan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan. Harapannya, remisi ini dapat memotivasi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Kalapas

    Kalapas menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan, baik kepribadian maupun kemandirian, agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai insan yang lebih baik.

    “Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan mampu mengisi masa pidana dengan kegiatan positif, produktif, dan bermartabat. Dengan begitu, setelah bebas nanti mereka bisa berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tambahnya.

    Pemberian remisi diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi warga binaan untuk terus menjaga kedisiplinan, menaati aturan, serta menumbuhkan jiwa nasionalisme dalam semangat kemerdekaan.

    (ZR)

  • Peringati HUT Ke-80, Kemenkum Banten Teguhkan Komitmen Layanan Hukum

    Peringati HUT Ke-80, Kemenkum Banten Teguhkan Komitmen Layanan Hukum

    SERANG, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (17/08/2025) di lapangan Kanwil Kemenkum Banten.

    Kepala Kantor Wilayah, Pagar Butar Butar, bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, mulai dari Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Marsinta Simanjuntak, pejabat struktural, JFT/JFU, CPNS, PPNPN, serta Dharma Wanita Persatuan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil membacakan naskah sambutan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, yang menekankan pentingnya makna kemerdekaan sebagai amanah perjuangan para pahlawan bangsa.

    Menko menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan, tetapi tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita bangsa dalam melindungi rakyat, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menjaga perdamaian dunia.

    Dalam sambutannya, Menko juga menyampaikan bahwa tema peringatan HUT ke-80 tahun ini adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan tekad seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan menatap Indonesia Emas 2045 dengan optimisme.

    Lebih lanjut, empat pilar utama yang harus diwujudkan jajaran Kementerian Hukum dan instansi terkait adalah penegakan hukum yang berkeadilan, perlindungan hak asasi manusia yang nondiskriminatif, pelayanan keimigrasian yang maksimal, serta pemasyarakatan yang manusiawi. Hal ini sejalan dengan visi besar Astacita Presiden Prabowo Subianto, guna memperkuat supremasi hukum dan martabat bangsa di mata dunia.

    Dalam amanat yang dibacakan, Kakanwil Pagar Butar Butar menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan dan dedikasi dalam melaksanakan tugas.

    “Kemerdekaan ini harus kita maknai dengan kerja nyata, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Upacara berlangsung khidmat, ditutup dengan pekik semangat “Merdeka” yang menggema di lapangan Kanwil Kemenkum Banten. Kakanwil menegaskan bahwa seluruh jajaran di wilayah Banten akan menjadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat.

  • PAN Banten Gelar Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan Aneka Lomba

    PAN Banten Gelar Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan Aneka Lomba

    SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Banten menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 di halaman kantor DPW PAN Banten, Minggu, 17 Agustus 2025.

    Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, dipimpin langsung oleh Sekretaris DPW PAN Banten, Fadel Islami. Hadir pula dalam upacara tersebut Bendahara DPW PAN Banten Agung Sukmana, serta sejumlah pengurus, kader, dan simpatisan partai berlambang matahari terbit itu.

    Dalam suasana yang penuh nasionalisme, seluruh peserta mengenakan pakaian seragam putih-biru khas PAN. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” berkumandang di tengah-tengah upacara disusul pembacaan teks Proklamasi dan doa untuk para pahlawan bangsa.

    Usai upacara, kemeriahan dilanjutkan dengan beragam perlombaan khas HUT Kemerdekaan, seperti lomba makan kerupuk, tarik tambang, balap karung, joget balon, dan sebagainya. Suasana akrab dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut.

    Antusiasme peserta sangat tinggi mengikuti aneka perlombaan ini. Mereka bersaing secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa diwujudkan dalam kebersamaan dan keceriaan.

    Panitia menyediakan beragam hadiah menarik bagi para pemenang lomba. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pengurus DPW PAN Banten kepada para pemenang di akhir rangkaian acara.

    Sekretaris DPW PAN Banten, Fadel Islami, mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 ini merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan kader PAN dan masyarakat.

    “Ini adalah bentuk syukur kami atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat cinta Tanah Air dan gotong royong,” ujar Fadel.

    Hal senada disampaikan Bendahara DPW PAN Banten, Agung Sukmana. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi internal partai serta membangun hubungan yang lebih dekat antara kader dan masyarakat.

    “Kita ingin menunjukkan bahwa PAN bukan hanya hadir dalam dunia politik, tapi juga aktif membangun kebersamaan dan merawat semangat kebangsaan. Ini bagian dari komitmen kami dalam menjaga nilai-nilai luhur kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan,” kata Agung.

    Acara ditutup dengan ramah tamah yang semakin mempererat ikatan kekeluargaan antar peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan PAN Banten dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI dengan cara yang penuh makna. (Trg)

  • Percepat Pembentukan Posbankum, Kemenkum Banten Koordinasi dengan Biro Hukum

    Percepat Pembentukan Posbankum, Kemenkum Banten Koordinasi dengan Biro Hukum

    SERANG, Djawaranews.com – Dalam rangka mendukung arahan Menteri Hukum terkait perluasan dan percepatan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh wilayah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten melakukan koordinasi strategis dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Jumat (15/08/2025).

    Koordinasi dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Pagar Butar Butar bersama Plt. Kepala Biro Hukum Provinsi Banten Hadi Prawoto.

    Program pembentukan Posbankum menjadi salah satu strategi nasional dalam memperluas jangkauan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terakreditasi, sejalan dengan misi Kementerian Hukum dalam memperkuat negara hukum yang menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendampingan hukum.

    Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi arahan Menteri Hukum sekaligus mendukung target nasional pemenuhan hak bantuan hukum bagi seluruh warga negara.

    Posbankum bukan hanya tempat konsultasi, tetapi juga sarana edukasi hukum bagi masyarakat. Dengan keberadaan Posbankum yang merata, diberharap tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan haknya hanya karena keterbatasan akses informasi dan pendampingan hukum.

  • Provinsi Banten Peringkat Pertama Kecukupan Pangan

    Provinsi Banten Peringkat Pertama Kecukupan Pangan

    Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meraih Penghargaan Peringkat Pertama Prevalence of Undernourishment (PoU) dari Badan Pangan Nasional. Provinsi Banten tempati peringkat pertama tingkat kecukupan konsumsi pangan, tidak ada daerah kategori rawan pangan di Provinsi Banten.

    Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy kepada Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten Ade Ahmad Kosasih di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

    PoU merupakan salah satu indikator dari agenda pembangunan global pada kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada tujuan ke-2, yaitu mengakhiri kelaparan, meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan pertanian berkelanjutan.

    Ade Ahmad Kosasih mengungkapkan, Provinsi Banten mendapatkan penghargaan peringkat pertama untuk capaian angka PoU sebesar 2,55 persen, dibawah rata-rata target nasional sebesar 8,27 persen dan target RPJMN sebesar 5 persen.

    “Angka capaian kita jauh berada di bawah nasional bahkan dari target RPJMN,” Katanya.

    Dengan capaian PoU yang cukup kecil itu, artinya tingkat kecukupan konsumsi pangan di seluruh daerah di Provinsi Banten tercukupi dengan baik dan tidak ada daerah kategori rawan pangan.

    “Baik itu kebutuhan pokok pangan strategis yang masuk 12 komoditi maupun yang 23 komoditi pangan yang dipantau,” ujarnya.

    Bahkan, kata Kosasih, berdasarkan ketersediaan pangan yang ada, Provinsi Banten ini termasuk daerah yang surplus dari batas kewajiban pemerintah sebesar 377 ton, kondisi ketersediaan pangan di Provinsi Banten mencapai 430 ton.

    “Itu belum termasuk yang di tahun 2025 ini sebesar 100 ton,” pungkasnya.

    Hal itu, kata Kosasih, bisa tercapai berkat kerja kolaboratif seluruh stakeholder serta OPD teknis terkait lainnya. Misalnya kondisi pertanian kita saat ini sudah berkelanjutan, kemudian akses pangannya mudah, termasuk distribusi serta harga pangannya cukup relatif stabil.

    “Dari potret kerawanan pangan yang dilakukan pada tahun 2024, Provinsi Banten seluruhnya tidak ada yang mengalami daerah maupun kecamatan yang rawan pangan. Ini posisi penting dan saya berharap kedepan posisi ini bisa dipertahankan,” katanya. (Trg)

  • Kuliah Membangun Karakter, Cakap Bekerja dan Mempersiapkan Masa Depan

    Kuliah Membangun Karakter, Cakap Bekerja dan Mempersiapkan Masa Depan

    Jatinangor – Gubernur Banten Andra berikan motivasi kepada para mahasiswa baru pada Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Tahun Akademik 2025/2026 di Jatinangor, Rabu (13/8/2025). Saat ini Andra Soni sedang menempuh program doktoral (S3) di Fisip UNPAD. Andra Soni berpesan, kuliah adalah membangun karakter, cakap bekerja dan mempersiapkan masa depan.

    “Selamat kepada kawan – kawan yang telah duduk di depan senat,” ucapnya.

    “Hari ini adalah titik awal yang penting dalam perjalanan hidup anda. Bagi sebagian besar, ini adalah hari pertama mengenakan jaket almamater, memasuki ruang kuliah baru, memulai sebagai insan akademis,” tambahnya.

    Dikatakan, pengenalan kehidupan kampus bukan sekedar acara penyambutan. Melainkan gerbang menuju babak baru yang akan membentuk cara berpikir, bertindak, dan berkontribusi untuk bangsa.

    Andra Soni pun menyitir kata – kata Bung Karno beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia. Menurutnya, kalimat itu bukan retorika semata. Tetapi dari keyakinan bahwa pemuda memiliki energi perubahan yang tidak dimiliki kelompok usia lain. “Energi yang harus diarahkan pada pembangunan,” ucapnya.

    Menurutnya, di era saat ini, setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi generasi muda. Yakni disrupsi teknologi, krisis lingkungan, serta kesetaraan dan inklusi.

    Andra Soni berharap para mahasiswa baru memiliki tiga pilar. Pertama, integritas melalui kejujuran dan konsistensi. Kedua, kompetensi yakni tidak sekedar niat baik namun ditopang kemampuan akademik, keterampilan dan kecerdasan sosial. Serta ketiga, empati atau memahami denyut nadi masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memutuskan kebijakan berdasarkan nilai kemanusiaan.

    “Universitas bukan hanya rumah belajar teori, melainkan laboratorium kepemimpinan,” ucapnya.

    “Sebagai gubernur, saya sering menemukan ide segar justru datang dari anak muda karena keberanian mereka mencoba hal baru dan berpikir out of the box,” tambah Andra Soni.

    Andra Soni juga berpesan kepada para mahasiswa baru untuk tidak hanya mengejar gelar. Namun membangun karakter, cakap bekerja, serta menyiapkan masa depan.

    “Setiap langkah kecil anda di kampus ini adalah latihan untuk melangkah lebih besar di panggung Indonesia,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga kisahkan perjalan hidupnya sejak masa kecil mengikuti orang tua bekerja di Malaysia. Saat lulus SD kembali ke Indonesia untuk masuk SMP dan SMA. Mendapatkan kata – kata motivasi yang diterapkannya hingga saat ini dari guru matematika Abdul Tampubolon “Jangan menunggu besok apa yang bisa kita kerjakan hari ini.”

    Dikatakan proses – proses dimanapun, anak siapapun, dimana saat ini tidak akan menghilangkan kesempatan kalau berusaha. Sehingga setelah menjabat sebagai ketua DPRD Provinsi Banten dirinya termotivasi untuk menyelesaikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S3). Kini sedang menempuh program doktoral (S3) di Fisip UNPAD.

    “Bukan untuk gagah – gagahan, tapi untuk contoh kepada keluarga dan anak keturunan saya,” ungkapnya.

    “Punya jabatan bukan hanya karena nasib baik tapi karena pendidikan dan kerja keras,” tegas Andra Soni.

    Seperti diungkap Dekan Fisip UNPAD Prof Mohammad Benny Alexandri, pada PKKMB pihaknya selalu mengundang tokoh untuk hadir.

    “Alhamdulillah beliau berkenan hadir. Beliau juga sedang berkuliah di sini (menempuh S3, red),” ucapnya.

    “Pengalaman beliau bisa menjadi motivasi para mahasiswa baru,” tambah Prof Benny.

    Salah satu peserta PKKMB Fisip Unpad Tahun 2025/2026. Khayru Osman Mulyana mengaku, terinspirasi orasi Gubernur Banten Andra Soni.

    Khayru mengaku bersyukur bisa kuliah Fisip Unpad. Dirinya berjanji untuk mengimplementasikan pesan Andra Soni untuk memanfaatkan kesempatan sebagai mahasiswa Fisip Unpad.

    Katanya, seperti diungkapkan Gubernur Banten Andra Soni, tidak banyak mahasiswa yang memiliki kesempatan emas menempa diri di Fisip Unpad. “Saya akan memanfaatkan kesempatan ini, sesuai inspirasi Pak Gubernur,” katanya.

    Khayru adalah mahasiswa baru Fisip Unpad Prodi Administrasi Bisnis. Khayru merupakan alumni SMA Pembangunan Jaya Bintaro Kota Tangerang Selatan.

    PKKMB Fisip Unpad Tahun Akademik 2025/2026 dipimpin Dekan Fisip Unpad Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri diiukuti seluruh mahasiswa baru Fisip Unpad dalam Sidang Terbuka Senat Fisip Unpad. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Majelis Wali Amanat Prof. Dr. Arry Bainus, Wakil Rektor Unpad Prof. Dr. R Widya Setyabudi Sumadinata serta para Wakil Dekan Fisip Unpad. (One)

  • Sekda Provinsi Banten : Ketahanan Keluarga Pondasi Keberlanjutan dan Keadaban Bangsa

    Sekda Provinsi Banten : Ketahanan Keluarga Pondasi Keberlanjutan dan Keadaban Bangsa

    Kota Serang – Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi H mengatakan, ketahanan keluarga menjadi pondasi keberlanjutan dan keadaban bangsa. Orang tua hebat akan melahirkan anak-anak yang kuat, tangguh, dan adaptif.

    Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

    “Ketahanan keluarga bukan hanya soal ekonomi atau fisik, tetapi juga spiritual, emosional, dan sosial,” kata Deden pada Seminar Parenting dengan tema Orang Tua Hebat, Anak Kuat untuk Membangun Keluarga Tangguh di Era Digital yang dilaksanakan Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (13/8/2025).

    Seminar menghadirkan Pakar Neuro Parenting Aisyah Dahlan itu membagikan materi mengenai strategi pengasuhan anak yang efektif di era digital, meliputi penguatan komunikasi keluarga, pemahaman literasi digital, hingga pembentukan karakter anak yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

    Menurut Deden, di era digital semua dituntut melek teknologi, membangun komunikasi efektif di rumah, menanamkan nilai-nilai luhur. “Yang terpenting kita juga harus mendampingi anak dalam penggunaan teknologi,” ujarnya.

    Deden mengajak seluruh pihak untuk memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan karakter, moral, dan etika.

    “Mari jadikan rumah sebagai tempat aman, nyaman, dan penuh cinta, serta membangun budaya literasi digital yang sehat,” tambah Deden.

    Pembina BKOW Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memberikan apresiasi kepada BKOW dan seluruh panitia penyelenggara atas inisiatif yang strategis dalam memperkuat peran orang tua di tengah tantangan era digital.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada narasumber utama, dr Aisyah Dahlan, yang dikenal sebagai tokoh nasional di bidang neuro-parenting dan spiritualitas,” katanya.

    Sementara itu Ketua BKOW Provinsi Banten Irna Narulita Dimyati menegaskan pentingnya pola asuh yang selaras antara ayah dan ibu untuk melahirkan anak-anak yang berkarakter baik.

    “Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual,” tuturnya.

    Sebagai informasi, seminar Parenting dengan tema Orang Tua Hebat, Anak Kuat untuk Membangun Keluarga Tangguh di Era Digital bersama Pemerintah Provinsi Banten bersama Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten. (One)

  • Tingkatkan Kinerja, Kemenkum Banten Dukung Badan Strategi Kebijakan Hukum Kumpulkan Data

    Tingkatkan Kinerja, Kemenkum Banten Dukung Badan Strategi Kebijakan Hukum Kumpulkan Data

    SERANG, Djawaranews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten menerima kunjungan tim Pusat Strategi Kebijakan Tata Kelola Hukum, Badan Strategi Kebijakan Hukum (BSK Hukum) dalam rangka pengumpulan dan verifikasi data lapangan Indeks Layanan Kesekretariatan (ILK) Semester I Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung pada 11 hingga 14 Agustus 2025 ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan survei ILK yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 26 Mei hingga 13 Juni 2025, Selasa (12/08/2025).

    Kegiatan verifikasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, Pagar Butar Butar, yang didampingi jajaran pimpinan tinggi pratama. Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa layanan kesekretariatan merupakan tulang punggung kelancaran administrasi di setiap unit kerja. Survei dan verifikasi ini menjadi instrumen penting untuk mengukur kualitas layanan yang mencerminkan profesionalisme, efisiensi, dan akuntabilitas birokrasi.

    “Lebih dari sekadar angka, indeks ini memiliki peran strategis dalam mendukung reformasi birokrasi. Kualitas layanan kesekretariatan yang baik berarti kita memperkuat tata kelola, mempercepat proses kerja, dan meningkatkan kepuasan penerima layanan,” ujarnya.

    Selain verifikasi ILK, kunjungan tim BSK Hukum juga mencakup pengumpulan data lapangan untuk pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkum Banten. Hal ini sejalan dengan implementasi Permenkumham Nomor 1 Tahun 2023 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Kekayaan Intelektual, yang menekankan penguatan peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), evaluasi kebijakan, serta transparansi dan partisipasi publik.

    Kakanwil menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, mekanisme pengaduan daring maupun luring, forum konsultasi publik, serta kerja sama dengan media dan organisasi masyarakat akan terus diperkuat.

    “Kita semua memiliki tanggung jawab kolektif untuk mengembangkan kinerja berlandaskan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Dengan sinergi dan komitmen kuat, kita mampu menciptakan penegakan hukum yang profesional, adil, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Kegiatan verifikasi dilakukan melalui wawancara dengan pengampu tugas dan fungsi kesekretariatan serta perwakilan pegawai di Kantor Wilayah. Tim BSK Hukum berharap hasil pengumpulan data ini dapat menjadi bahan masukan berharga untuk perbaikan kualitas layanan kesekretariatan dan penguatan kebijakan di masa mendatang.

  • Kejati Banten Serahkan Rangka Badak Jawa ke Museum Negeri Banten untuk Pelestarian

    Kejati Banten Serahkan Rangka Badak Jawa ke Museum Negeri Banten untuk Pelestarian

    Serang – Pada hari Senin 11 Agustus 2025, bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Banten telah dilaksanakan kegiatan Pengembalian Barang Bukti dan Pengelolaan Aset 2 (dua) Tengkorak Badak Jawa atau Badak Cula Satu berikut dengan Tulang Belulang berdasarkan Putusan Nomor :39 /Pid.Sus-LH/2024/PN Pdl pada tanggal 5 Juni 2024 yang Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap (Inkracht Van Gewijsde) yang diserahkan kepada Balai Taman Nasional Ujung Kulon.

    Beberapa waktu yang lalu Kejaksaan Negeri Pandeglang telah melakukan penuntutan terhadap beberapa Terdakwa yaitu KARIP, LELI, ISNEN, SAYUDIN dan ATANG DAMANHURI, SAHRU dan LIEM HOO KWAN WILLY dengan salah satu barang buktinya adalah 1 (satu) buah tengkorak badak jawa atau badak cula satu dan 1 (satu) buah tengkorak badak jawa atau badak cula satu berikut dengan tulang belulang.

    Terhadap barang bukti tersebut telah diberikan status hukum berdasarkan Putusan Nomor: 39/Pid.Sus-Lh/2024/Pn Pdl Tanggal 5 Juni 2024 yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yang menyatakan barang bukti berupa 1 (satu) buah tengkorak badak jawa atau badak cula satu dan 1 (satu) buah tengkorak badak jawa atau badak cula satu berikut dengan tulang belulang dikembalikan kepada Balai Taman Nasional Ujung Kulon dan berdasarkan putusan tersebut, sehingga pada hari ini Jaksa pada Kejaksaan Negeri Pandeglang selaku eksekutor menyerahkannya kepada Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dengan Berita Acara.

    Namun berdasarkan hasil koordinasi, karena TNUK tidak mempunyai tempat untuk menyimpan 2 (dua) rangka badak jawa/badak bercula satu  berikut dengan tulang belulang tersebut dan  karena termasuk dalam katagori aset tidak ternilai dan dalam konteks kekayaan negara merupakan aset biologis yang memiliki nilai ekonomi dan berperan penting dalam pariwisata, perlindungan ekosistem, pelestarian dan penelitian, studi ilmiah, program konservasi, dan edukasi maka menjadi relevan jika 2 (dua) rangka badak jawa/badak bercula satu tersebut diserahkan dan disimpan kepada UPTD Taman Budaya dan Museum Kelas B dalam hal ini Museum Negeri Banten sesuai dengan tugas dan fungsi museum untuk dikelola sebagaimana ketentuan yang berlaku.

    Kepala Tinggi Banten Dr. Siswanto, S.H., M.H menyampaikan sehingga setelah TNUK menerima 2 (dua) rangka badak jawa/badak bercula satu  berikut dengan tulang belulang maka selanjutnya dikembalikan lagi kepada Jaksa disertai dengan alasan dan selanjutnya berdasarkan kebijakan Jaksa selaku eksekutor diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Cq. Museum Negeri Banten dan selanjutnya menjadi tanggungjawab nya.

    “Rangka badak jawa dari TNUK dikembalikan ke Jaksa, lalu diserahkan ke Museum Negeri Banten untuk menjadi tanggung jawabnya.” Ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.

    Bahwa dilakukan penandatanganan Berita Acara Pengembalian Barang Bukti Dari Kejaksaan Negeri Pandeglang Ke Taman  Nasional Ujung Kulon dan Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Aset yang berasal dari barang bukti dari Taman  Nasional Ujung Kulon ke Museum Negeri Banten untuk dikelola.

    Hadir dalam acara Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Yuliana Sagala, S.H., M.H, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Banten, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang diwakilkan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Kepala Museum Negeri Banten, para Asisten, Koordinator dan kabag TU pada Kejaksaan Tinggi Banten, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang beserta jajaran.

    Pada kegiatan ini juga disampaikan Piagam Penghargaaan dari Menteri Kehutanan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Banten dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten atas peran aktif dan dukungannya dalam penanganan perburuan kasus perburuan badak jawa dan perburuan satwa liar dilindungi di Kawasan Balai Taman Nasional Ujung Kulon. (Trg)